SAEGUK HIGHSCHOOL SPECIAL (ALL SIDE)
.
.
Keadaan di Saeguk Highschool berjalan seperti biasa. Murid murid masih berisik. Kantin selalu ramai. Tapi ada yang berbeda kali ini, semua member monster tidak rusuh seperti biasanya.
"sehun kemana?"
Yap karena sehun tidak datang ke sekolah hari ini.
"kenapa tanya aku, tanya luhan sana" ucap chanyeol malas sambil lanjut main game di ponselnya
"aku juga tidak tau, tidak ada kabar dari wali kelas maupun dari sehun sendiri. Telponku juga tidak diangkat" jelas luhan
BRAK
Baekhyun membanting catur yang dari tadi dia mainkan SEDIRIAN:)
"aku bosan. Sangat bosan kalau tidak ada sehun. Aku ke kantin dulu" baekhyun keluar dari markas gengnya sambil membanting pintunya kasar
"kenapa dia ?" tanya xiumin bingung
"entahlah, lagipula benar juga. Tidak ada sehun benar benar membosankan" jawab chen
.
.
"baby..oh baby…" senandung lagu terus mengalir lewat bibir baekhyun. Sesekali dia menghentakkan kakinya mengikuti lagu yang ia dengar saat ini
"pak, saya ingin memberi surat izin sehun. Dia menemani ibunya ke bandara" ucap yoona dengan sopan kepada sang kepala sekolah
Kaki baekhyun terhenti melihat wali kelasnya berada di kantor kepala sekolah. Ia mendekatkan wajahnya ke pintu kantor yang terbuka sedikit.
"memangnya sehun mau pergi kemana?"
"ke hongkong untuk beberapa bulan"
Baekhyun membelakkan matanya. Perlahan tangannya menutup mulutnya tidak percaya.
"Sehun mau pindah ke hongkong?! Kok dia tidak memberitahu kami"
Setelah mendengar pernyataan kaget tadi, baekhyun langsung lari ke markas.
"mereka harus tau!hiks sehun pindah…"
Sepeninggal baekhyun, yoona melanjutkan laporannya pada kepala sekolah "pak, bukan sehun yang pergi tapi ibunya"
Pak kepala sekolah langsung menepuk kepalanya "ah iya iya, maaf tadi salah bicara"
Tidak tau saja, kalau perkataannya itu berakibat salah paham.
.
.
BRAKK
"hhh..hah…sehun..hahh…"
"tenang baek, tarik nafas dulu, lalu tahan" ucap suho menenangkan baekhyun
"mati dong saya:) oke aku sudah tidak apa apa" jawab baekhyun
"bicaralah" ucap kris
Baekhyun sejenak menatap semua member "sehun..sehun..dia akan pindah"
"APAAA?!"
Eh? Itu bukan suara salah satu member monster. Baekhyun membalikkan badannya dan sudah ada taehyung beserta gengnya disana
"mau apa kau kesini?" ucap baekhyun sinis
"apa itu penting?! Lanjutkan yang tadi!" tegas taehyung
Sepertinya juga member lain setuju apa yang dikatakan taehyung. Baekhyun menarik nafasnya dalam
"tadi aku tidak sengaja menguping pembicaraan bu yoona dengan pak kepala sekolah. Bu yoona melapor bahwa sehun akan pergi ke hongkong untuk beberapa bulan. Bukankah itu sama saja sehun pindah ke hongkong?!"
Terlihat wajah cemas dari semua orang disana. Mereka tidak tau apa yang harus dilakukan.
"tidak bisa seperti ini, aku harus menelpon sehun" ucap suho frustasi
TUUUUT
"halo?"
Semua orang disana membelakkan matanya begitu mendengar suara sehun.
"keraskan suaranya" perintah kris
Suho menekan tombol loudspeaker agar semua orang di ruangan itu mendengar suara sehun
"sehun kau dimana?" tanya suho
"ah aku? Aku di bandara incheon. Kenapa ho?"
Lagi dan lagi semua membelakkan matanya kaget
"kapan pesawatnya berangkat?" tanya suho lagi
Butuh waktu beberapa detik sebelum sehun menjawab "1 jam lagi"
Setelah mendengar perkataan sehun, semua orang di ruangan itu dengan cepat menuju parkiran sekolahan. Mereka tidak peduli jika gara gara ini mereka akan mendapat peringatan dari sekolah
"halo pak? Iya. Aku akan membayar 2x lipat gaji bapak. Tolong buka pagarnya sekarang" ucap suho kepada orang di seberang sana
Ia menyuruh satpam tentunya. Bagaimana ia punya nomor ponsel satpam? Tiap pagi dia akan selalu menelpon satpam untuk membukakan pagar untuknya jika ia terlambat. Sebagai bayarnya, iya akan memberi tip yang lumayan
Beberapa menit kemudian sederet mobil mobil mahal keluar dari gedung parkiran Saeguk Highschool
.
.
"apakah barang barang ibu sudah ibu bawa semua?" tanya sehun khawatir. Sang ibu membalas dengan anggukan
"hah…" sehun menghela nafasnya dengan berat
"ada apa?"
"tidak, bu. Hanya saja, aku khawatir dengan para cecunguk tanpa aku"
"maksudmu teman temanmu?" tanya ibu. sehun balas mengagguk
"mereka selalu saja membuat masalah. Ibu, kenapa ibu harus mendaftarkan aku kesekolah itu. Kalau saja aku masuk ke sekolahan yang isi muridnya normal semua, pasti aku tidak perlu khawatir seperti ini"
"eiy, jangan bicara seperti itu tentang teman temanmu"
"ibu tidak mengenal mereka dengan baik" kata sehun sambil menggeleng geleng kepalanya.
.
.
"suho, apa sehun mengangkat telponmu?" tanya kris sambil menyetir dengan kecepatan yang tidak bisa dibilang normal
"tidak, Cuma tadi saja dia mengangkat telponku. Setelah itu tidak ada" jawab suho pasrah
"aaaah tidak. Padahal…padahal… hubunganku dengan sehun sudah meningkat satu level. Sedikit lagi menuju pelaminan-AWW" baekhyun menatap sinis orang yang memukul kepalanya
"pacaran saja belum, bagaimana mau pelaminan" sindir chen
"tidak, aku tipe orang yang tidak mau mengotorinya-AWW, YAK SAKIT, CHEN!"
"tidak mau mengotori bagaimana, hey kau sudah menciumnya, merabanya-"
"berarti tinggal skidipapap" ucap baekhyun santai
Skidipapap?-_-
"baekhyun, nanti kau turun di depan sana ok" ucap kris sinis. Baekhyun menampilkan wajah tanda tanya dengan sedikit aegyo. Melihat itu chen langsung sok muntah di depan muka baekhyun
"aegyomu itu menjijikkan. Jadi hentikan. Mahkluk setengah jadi ini benar benar meresahkan"
.
.
Sementara itu dimobil member wings yang tentu saja sempit sempitan karena taehyung yang seharusnya ikut di mobil sebelah tapi ia malah naik moil namjoon
"hei taehyung, bukannya seharusnya kau naik mobil yoongi? Lihat panbesmu itu benar benar menggangu" sindir jungkook
"panbes?" tanya taehyung dengan muka bingungnya
"pantat besar" jawab jungkook singkat. Taehyung merespon dengan berkata 'oh' tanpa suara
"anu…namjoon-ah, bisa lebih cepat?"
"taehyung kenapa kau tidak keluar saja? Suaramu mengganggu?" seketika taehyung diam. Tapi dia berbiacara lagi
"kalau aku tidak ada, nanti sehun khawatir"
"ada aku yang menjaganya" jawab namjoon singkat
Jungkook dan jin saling berpadangan. Mereka mengirim kode kode lewat mata mereka. Taehyungmelihat itu seperti ada yang tidak beres
"maksudmu?" tanya taehyung pelan
"bukan apa apa" jawab namjoon singkat. Bukan apa, taehyung hanya khawatir kalau dia harus menambah saingannya lagi, cukup member monster saja jangan di tambah dari member geng dia sendiri
.
.
Sudah tiba waktunya untuk sehun dan ibunya mengucapkan salam perpisahan. Seperti yang kita duga, tentunya sehun menangis. Ia tidak rela berpisah dengan ibunya walau hanya beberapa bulan.
"jangan lewatkan makan. Ibu sudah membuat banyak sekali kimchi. Semua ibu simpan di lemari es. Ibu juga membeli banyak mie instan, tapi bukan berarti kau makan mie terus. Ibu juga membeli banyak sekali susu, jadi jangan lupa minum susu juga" ucap mrs. Oh sambil mengelus tangan anaknya yang sedang ia genggam
Sehun hanya mengangguk angguk saja, karena suaranya tidak bisa keluar. Ia terlalu banyak menangis. Sehun hanya menatap punggung ibunya menjauh sambil melambaikan tangannya. Setelah ia tidak meliat ibunya lagi, ia segera pergi ke kamar mandi.
Seperginya sehun ke kamar mandi, member monster dan wings masuk ke dalam bandara dan mengecek jadwal penerbangan. Masih ada 30 menit lagi. Mereka semua berpencar ke segala arah demi bertemu sehun.
Sementara yang di cari masih sibuk di kamar mandi melanjutkan acara nangis menangisnya. Sehun keluar dari bilik toilet dan mencuci wajahnya di wastafel
"aku ini kenapa…" ucap sehun, lalu membasuh wajahnya lagi dengan air
"sudah wajahku seperti gembel, ditambah nangis semakin mirip gembel" ucapnya lagi sambil mengusap wajahnya dengan tisu kering
Sehun keluar dari tolet dengan lesu. Ditambah perutnya lapar. Makanan di bandara mahal semua. Tapi kakinya tetap melangkah ke arah restoran sushi yang ada di bandara
Ia mendudukkan bokongnya di kursi paling pojok dan mulai memesan satu per satu menu yang ada.
Beberapa menit kemudian, menu sudah terhidangkan. "ah..aku pasti sudah gila" ia melihat semua makanan yang ada di mejanya
Bagaimana bisa ia membayar semua itu.
Sementara itu semua member monster dan wings yang mencari sehun akhirnya berkumpul di satu tempat. Banyak orang melihat kearah mereka. Ya gimana yah..bayangin aja ada.. ada 18 laki laki tampan berkumpul di satu tempat, tentu saja mereka akan jadi pusat perhatian dong:)
"bagaimana? kau bertemu sehun?" tanya suho, yang di tanya hanya menggelengkan kepalanya
"kau?" tanya suho ke member lain dan tentunya hanya dibalas gelengan
Suho menghela nafasnya kasar dan mengacak rambutnya frustasi. Sementara taehyung hanya menatap member wings dengan tatapan 'aku ingin menangis…'
"sudahlah guys. Lagipula hanya beberapa bulan kita tidak bertemu sehun" ucap kris menenangkan member lainnya
"tapi kalau sehun tidak balik lagi bagaimana?" tanya baekhyun sedih
PTAK
"yak taehyung?!"
"jangan asal bicara, sehun pasti kembali. Sudahlah kita pulang saja!"
Mereka semua juga setuju dan memutuskan untuk pulang saja
.
.
Sehun bersandar dikursi dengan perutnya yang sedikit buncit. Dia kekenyangan. Sekarang dia hanya tinggal pikirkan bagaimana ia membayar semuanya. Ia menatap sekelilingnya dan berharap uang jatuh tepat didepannya
dia mengambil ponsel di sakunya, lalu menyalakan ponselnya yang dari tadi ia matikan. Ia menatap sebentar kontak member member monster. Biasanya kalau masalah uang, member monster adalah solusinya. Tapi kali ini ia tidak mau melibatkan mereka. Karena ini masalah yang ia perbuat sendiri
sehun menundukkan kepalanya dengan lemas. Pelayan yang ada disana melihat sehun dengan curiga. Untuk memastikan, mereka mendatangin sehun di pojokan
"permisi, ini billnya. Bayar dikasir ya" kata pelayan tersebut lalu mengambil piring piring kosong yang ada di depan sehun
Sehun menatap pelayan tersebut, yang ditatap malah salah tingkah.
"ehe ada apa lagi ya?" kata pelayan itu masih salah tingkah
"anu...saya tidak bisa membayar" wajah pelayan yang tadinya malu malu, sekarang malah jadi wajah jengkel
"bagaimana bisa? Kalau mau makan ya harus bayar!"
"a-aku bisa cuci piring kok"
"kalau cuci piring aku juga bisa!"
"ya jangan ngegas dong" sehun monyong lima senti
"gratiskan saja semua ini" suara berat tiba tiba datang dari belakang.
"NAMJOON?!"
"bos?"
"BOS?!" sehun menatap namjoon dengan tatapan bertanya 'kenapa kau dipanggil bos?"
"keluargaku pemilik restoran ini" ucap namjoon singkat padat jelas. Sehun memejamkan matanya sambil mengepal tangannya didadanya lalu menggumam kalimat tanda ia bersyukur
Pelayan tadi langsung pergi setelah membungkukkan badannya ke arah namjoon dan sehun. Sepeninggal pelayan tadi, sehun langsung memeluk namjoon karena saking senangnya. Namjoon tersenyum tipis. Diam diam dia menikmati/?
"terima kasih ya. Untung saja ada kau, namjoon. Kalau tidak, bisa mati aku"
"makanya jangan makan kalau uangnya tidak ada" sehun langsung melepaskan pelukaannya dan menatap namjoon dengan tidak suka
"maksudmu itu apa hm?-_-"
Namjoon hanya tertawa "ah tidak tidak hahahaha"
.
.
Semua member monster dan wings berkumpul, tentunya kecuali namjoon. Tadinya mereka langsung ingin pulang , tapi tiba tiba namjoon menghilang
"namjoon masih tidak mengangkat telponnya?" tanya yoongi, taehyung hanya menggelengkan kepalanya
"eh itu bukannya namjoon dan…sehun?!" tunjuk jungkook ke lawan arah. Terlihat namjoon berjalan sambil becanda tawa dengan sehun
Semua orang tidak sempat cemburu, mereka malah kaget kenapa sehun masih di korea.
"kalian semua kenapa disini?" tanya sehun heran
"hei, seharusnya kami yang bertanya kenapa kau disini" jawab jongin
"tentu saja aku mengantarkan ibuku keluar negri" jawab sehun balik tanpa tau situasi
"jadi yang pergi bukan kau? Tapi ibumu?" tanya jongin sekali lagi. Sehun hanya mengangguk watados. Sedetik kemudian baekhyun langsung memeluk sehun, tentunya di hadiahi tatapan tidak suka dari semua member monster dan taehyung, mungkin juga dari namjoon
"hei lepas lepas" chen menarik lengan baekhyun dengan agresif. Baekhyun menatap sinis kearah chen
"apa apa?" ucap chen menantang.
"sudah sudah, kalian ini seperti anak kecil saja" ucap namjoon melerai mereka. Sehun langsung menatap namjoon kagum. Dia hanya bersyukur akhirnya ada satu temannya yang normal
Tapi orang lain malah salah mengartikan tatapan sehun
"hei namjoon, kau apakan sehun?sampai sampai sehun menatapmu seperti itu?" tanya kris tidak suka. Sehun langsung menatap kris dengan tatapan 'please-_-'
Sedangkan namjoon tidak menjawab, dan hanya menggeleng gelengkan kepalanya
Taehyung yang dari tadi diam saja, memilih masuk mobil duluan. Entahlah. Suasana hatinya sedang buruk setelah melihat interaksi antara namjoon san sehun tadi
Tapi yang lain tidak peka. Mereka kira taehyung hanya lelah karena berlarian kesana kemari tadi
"bentar bentar, itu berarti sehun akan sendirian dirumah selama beberapa bulan?" tanya lay. Menyadari itu semua orang menatap sehun. Ada yang menatap seperti om om nakal, ada juga yang menatap sehun kasihan
"heh heh mata kalian-_- mau kutusuk pakai wasabi?" ucap sehun mengancam
"kalau begitu aku bisa datang ke rumah sehun. Lalu menginap dirumah sehun. Dan 'yuhu' bersama sehun" ucap kai sambil tersenyum miring
"yuhu?-_-" tanya sehun. Ia merasa tidak nyaman dengan tatapan jongin yang mesum itu.
"jongin, jangan bercanda. Sebelum kau 'yuhu' duluan dengan sehun. Aku duluan akan 'nayana' dengan sehun" kata luhan
"jangan asal ngomong, aku akan duluan 'tiroro' dengan sehun"- xiumin
"hun pulang yuk" ajak namjoon. Tentunya dibalas anggukan oleh sehun. Daripada ia harus mendengan celotahan teman teman segengnya yang tidak waras.
Me,ber wings langsung berangkat meninggalkan member monster yang masih lanjut berdebat
"bentar guys, sehun mana?" tanya suho
"jangan bilang…." - tao
"sialan namjon itu" - luhan
"lihat saja nanti" –baekhyun
.
.
.
ANYONGASEYO YOROBUN! IYA INI SPECIAL CHAPTER. SEBENERNYA GA ADA SPECIALNYA SIH. CUMA YA KAN BIASANYA SEHUN SIDE, SEKARANG ALL SIDE. TAPI CHAPTER DEPAN BAKAL SEHUN SIDE LAGI KOK. EH TAPI BAKAL ADA CHAPER BERIKUTNYA LAGI GAK YA…WKWK. MUNGKIN ADA, MUNGKIN ENGGA EHEHEHE
JANGAN LUPA DI REVIEW YA!
