"Yak Pak tua, spermamu benar-benar menakjubkan!"
Chanyeol menaikkan sebelah alisnya. Apa katanya tadi? Sperma? waahhh gadis di depannya ini benar-benar frontal.
"YAK BYUN BAEKHYUN JAGA BICARAMU! Dia itu pamanmu!"
Apa kata Taeyeon tadi? Paman? Jadi apakah gadis di depannya ini adalah keponakannya? Ah, tidak, tidak! Keponakan Chanyeol kan seorang anak laki-laki. Bukan seorang gadis berperawakan tomboy seperti gadis ini. Chanyeol berpikir, kenapa anak yang pasti belum menginjak 15 tahun dihadapannya dibiarkan ikut menjemputnya? Bukankah harusnya dia berada di sekolah bukannya malah membolos seperti ini.
"Tak apa kok Eonni! Di Amerika sana malah banyak gadis yang dengan terang-terangan meminta one night stand dengan Chanyeol!"Yuri membela cucunya.
"Eomma dengarkan Nenek!" Dan Taeyeon langsung mendelik tajam kepada anaknya yang berkata demikian.
"Sudah, sudah" Tengah Kakek Park. "Mari kita pulang dan menikmati makan malam! Taeyeon-ah! Nanti suamimu datang ke rumahkan?"
Pertanyaan Kakek Park hanya dibalas anggukan oleh putrinya.
"Apa?! Makan malam di rumah lagi? Bukankah tadi Kakek berjanji akan mentraktirku pizza dan strawberry Cheese Cake?" Baekhyun mengerucutkan bibirnya beberapa centi, tak terima atas usulan Kakeknya yang berbanding terbalik dengan janjinya saat berangkat ke bandara tadi.
"Byun Baekhyun! Sudah berapa kali ibu bilang jangan terlalu sering memakan pizza dan makanan manis!" Tegur Taeyeon yang Taeyeon sendiri tahu bahwa tegurannya tak akan benar-benar di dengarkan oleh putranya.
"Eomma! Usiaku sudah lama legal!"
Dan keluarga itupun beranjak meninggalkan bandara dengan perdebatan yang tidak terlalu berguna.
Chanyeol menatap lekat bocah di depannya, masih tidak mempercayai kalau itu adalah keponakannya. Diperhatikan dari bawah, kakinya pendek dan jenjang berjalan rapat. Pinggulnya membentuk S line dan bokongnya sintal. Jarinya lentik dan tangannya yang kurus melambai-lambai saat berjalan tanpa dibuat-buat. Lehernya jenjang tidak memiliki jakun dan kulitnya putih mulus seperti boneka porselen. Bibirnya tipis berwarna pink alami. Pipinya cubby dan matanya sipit. Dan kenapa dadanya tidak menggembung besar seperti wanita pada umumnya, Chanyeol yakin kalau itu adalah faktor usianya yang baru saja beranjak remaja.
Intinya, bocah di depannya adalah SEORANG GADIS. Dan 'dia' sama sekali bukan tipe Chanyeol. Eh?
Mungkin Ibunya salah memberitahukan tentang keponakannya, atau Chanyeol mempunyai keponakan lain yang berstatus oppa dari gadis di depannya.
Ya,! Chanyeol yakin itu.
~UNCLE~
"Ck! Dasar tidak ingat umur!" Ucap Baekhyun ketika melihat kelakuan kakeknya yang memilih duduk di kursi belakang bersama istrinya. Taeyeon berada di depan di samping supir. Lalu Chanyeol dan Baekhyun duduk di bagian tengah mobil.
"Seperti kau tidak pernah bermesraan saja!" Balas Kakek Park kemudian.
"Pak Tua, apa kau tidak ingat kalau aku masih muda dan masih pantas untuk bermesraan?!" Baekhyun lalu beralih menatap neneknya "Nenek, bagaimana kau bisa menjadi seorang istri dari Pak tua mesum ini?! Apa Pak tua ini pergi ke cenayang dan mengguna-gunaimu?"
"Kau tak tahu? Kakekmu dulu benar-benar tampan"Sahut Taeyeon dari arah depan. "Sangat mirip dengan putranya" Lanjut Taeyeon.
"Kau benar Eonni! Saat aku melihat Chanyeol yang sekarang aku merasa déjà vu! Seperti kembali saat aku pertama kali pindah menjadi tetanggamu dan menemukan kalau ayah Eonni begitu tampan! Aku tak menyangka kalau sekarang dia yang menjadi suamiku" Yuri menambahkan sambil terkikik kecil.
"Kau benar! Saat itu usiaku delapan tahun dan kau bahkan baru enam tahun!"
Baekhyun mengernyit heran dengan percakapan ibu dan neneknya. Apa? Kakeknya? Mirip dengan pamannya? Tapi setelah beberapa saat Baekhyun mengamati Chanyeol baik-baik rasanya… tidak mungkin. Bahkan Baekhyun sudah mengamati Chanyeol lamat-lamat sampai pori-pori terkecil Chanyeol. Sampai bola matanya hampir meloncat keluar. Sampai Chanyeol menatapnya tajam dengan tatapan 'apa kau lihat-lihat, bocah!'.
"Pak Tua ini? Mirip dengan Paman? Aku tidak percaya!"Ucap Baekhyun gamblang.
"Memangnya kapan kau pernah mempercayai kakekmu ini?"Balas Kakek Park.
"Hei Pak tua, aku bahkan tidak percaya kalau kau pernah muda! Aku pikir kau terlahir sudah dalam keadaan tua!"
Kakek Park dan Taeyeon melotot tajam sedangkan Yuri malah terbahak-bahak. Chanyeol menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berpikir apakah semua gadis muda di Korea seperti ini?.
"Tapi aku setuju dengan ide kalau paman itu tampan! Jadi Eomma, Kakek, Nenek," Tiba-tiba Baekhyun menggaet tangan Chanyeol di sampingnya dengan mesra sambil merapatkan tubuhnya ke tubuh Chanyeol, membuat Chanyeol salah tingkah sendiri. "Bolehkah aku menikahi Paman Chanyeol"
"uhuk uhuk uhuk" Itu Chanyeol yang tersedak ludahnya sendiri.
"Sekolah dulu sana yang benar"Ucap Kakek Park kalem sambil menarik kerah belakang baju Baekhyun agar jauh-jauh dari Chanyeol.
"Haisss! Sebentar lagikan aku juga lulus!"Bela Baekhyun kepada dirinya sendiri.
"kenapa tidak?! Daripada mendapatkan pergaulan yang tidak benar kalau Baekhyun setuju dan Chanyeol setuju kita bisa menikahkan mereka!"Bela Yuri sambil terkikik.
"Kakek dengarkan Nenek!"
"Yeobo~ kenapa kau suka sekali membela cucu nakalmu yang satu ini?!"Rengek Kakek Park.
"Yak Pak tua berhentilah bersikap seperti itu kau sudah tidak pantas!" Protes Baekhyun. Baekhyun beralih menatap neneknya "Benarkan Nek, kau akan merestuiku bila aku menikah dengan paman Chanyeol kan?" Baekhyun mengerjabkan matanya beberapa kali berusaha terlihat imut di depan neneknya.
"Ck! Kau kira pamanmu tidak memiliki seorang pacar apa?" Celetuk Taeyeon.
"Apa?! Tidak bisa! Paman Chanyeol harus memutuskan pacarnya sekarang dan menjadi mempelai priaku!"
"Memangnya Chanyeol mau denganmu?!" Tambah Taeyeon dengan nada mengejek.
"Tentu saja paman mau denganku! Benarkan Paman~~~" Baekhyun menatap Chanyeol sambil menakupkan kedua tangannya di depan dada, lalu mengerjap-ngerjapkan matanya sambil menggembungkan pipinya imut.
Chanyeol menatap Baekhyun terkejut. Gadis ini bodoh atau apa? Tapi cantik. Eh? – batin Chanyeol. Chanyeol segera menguasai pikirannya kembali. Berdehem agar tidak membuatnya canggung lalu menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.
"Hei Bocah," Chanyeol mengembil nafas dalam lalu menghembuskannya perlahan "Aku – " Baekhyun menatap mata besar Chanyeol dengan penasaran akan jawaban pamannya. " –tidak ingin menikahi seorang gadis kecil"
/hening/
Baekhyun tiba-tiba mengubah mimik mukanya menjadi dingin.
"Yak Park Chanyeol …" Ucap Baekhyun kalem dan terkesan serius berbeda seratus delapan puluh derajat dari sebelumnya.
"… asal kau tahu…"Chanyeol melirik Baekhyun sedikit heran dengan polahnya.
"… aku ini lima bulan lebih tua daripada dirimu…" Chanyeol membelalakkan matanya kaget namun tak dapat bersuara.
"… dan juga…" Chanyeol deg-deg-an menanti jawabannya.
/hening/
"AKU INI NAMJA BRENGSEK!"
.
.
Tbc
Yaampun maaf baru update… aku ga ngira responnya bakal sebanyak itu padahal ini Cuma ff abal-abal *crying in da sky* dede bahagia tapi dede juga gasiap gimana kalau kalu capter selanjutnya malah mengecewakan TT TT. Tapi big thanks banget loh sama respondnya dede terharu sampe loncat-loncat dikira emak dede ga sehat.
Yaampun banyak banget yang penasaran kakeknya Baekhyun siapa… capter depan aku kasih tahu dehhh tapi enaknya siapa yaaaaa…
Saran dan masukannya please biar aku dapet ide yang bagus. Tapi maaf kalo penulisan nya rada berantakan soalnya aku bukan orang yang ahli nulis cerita. Tapi tetep review yaaa… biar akunya juga semangat. Terimakasih^^
P.s. menilik dari salah satu review, incest itu apa ya?
P.s.s. Streaming kokobop kuy walaupun projek gagal tapi harus tetep semangat streaming biar viewer nambah sebanyak mungkin. Ayo EXO-L pada kompak kan kita One :D :D :D
