12 Bintang di Tempat Berhantu

.

.

.

.

Desclaimer : Starry Sky © HoneyBee

Hello guys comeback again with Yuka-chan nih

Hihihihi, sudah lama amat sangat lama sekali kalian menunggu fanfic ini updatenya wkwkwkwwk. Sekali lagi maaf yang sebesar besarnya. Itu karena disini aku juga sibuk dan juga antri dengan banyak deretan fanficku yang juga masih tahan ongoing ini.

Naah, sekarang saatnya untuk kita beraksi dan membaca kisah seram dan lucu para pemain Starry Sky disini wkwkwkw. Jadi siapakan mental dan semuanya jika perlu karena disini kita akan berpesta dan bersenang senang bersama hehehehe

Jadi langsung saja kita scroll ke bawah yuk guys

.

.

Good Reading

.

.


Kazuki : Waah terima kasih semuanya yang sudah datang nih

Senyum Kazuki terpancar cerah setelah melihat mereka semua ber-12 belas muris yang mereka ajak, berkumpul di taman kota.

Kazuki sudah mengumpulkan Naoshi, Kotarou, Iku teman sekelasnya di kelas 3

Lalu Aozora juga mengajak teman sekelasnya yaitu Suzuya, Homare, dan Miyaji

Tak lupa Tsubasa membawa Tomoe, Kanata, dan Azusa

Semuanya komplit 12 setelah mereka melalui perjuangan panjang untuk mengajak mereka satu persatu dengan tentunya penawaran menarik dan juga sedikit paksaaan.
Aozora tidak memiliki kesulitan namun Kazuki dan Tsubasa yang harus berjuang tenaga mencari teman dan mengajak mereka untuk ikut...

Kazuki : Aozora-kun, sekarang kita sudah ngumpul semua, terus kita naik apa nih?

Naoshi : Iyaa tak sabarnya

Aozora : Kita naik mobilku, tapi sayang aku cuman punya dua saja, dan itu hanya cukup untuk 4 orang saja tiap mobil

Aozora menunjukkan 2 mobil yang ia pakirkan bersama 2 sopirnya yang sedang menunggu disana.

Kazuki : Halah kok gitu, lalu 4 orang bagaimana?

Kanata : Iyaa itu...

Semuanya recah dengan tranportasi yang ada. Namun tiba tiba lelaki tinggi berjalan dengan santai ditengah tengah mereka sambil menunjukkan kunci mobilnya.

Iku : Sebenarnya udah feeling, kita akan kekurangan mobil jadi aku bawa mobil punyaku disana

Sahut Iku sambil menunjuk mobil miliknya yang tersembunyi di dekat pohon jati besar

Kazuki : Kau benar benar penyelamat kami huaaaaaa

Kazuki memeluk Iku sambil menangis terharu

Suzuya : Waah...Iku-senpai ternyata sudah bisa naik mobil sendiri yaa

Iku : Iyaap tentu saja, kami kelas 3 sudah bisa membuat SIM dan bisa naik mobil ini

Tsubasa : Sugoiii kerenn

Iku : Hihihihi, kasian kalian bertiga masih belum bisa naik mobil *memandang Kazuki, Naoshi, dan Homare*

Kazuki : Heeey, gue udah bisa tau, tapi terpaksa aku tidak membawa mobil ke sekolah untuk mencontoh adek adek kelas lain untuk tidak membawa kendaraan pribadi ke sekolah.

Padahal sebenarnya Kazuki tidak diperbolehkan naik mobil, karena di rumah mobilnya cuman satu dan dipakai ayahnya untuk kerja

Homare : Sebenarnya aku masih belajar saat saat ini...aku takut terluka lagi

Naoshi : Aku sudah bisa naik motor yak

Iku : Ini tentang mobil yaa...kok bisa nyasar sampe motor sih

Aozora : Okee sudah komplit jadi ada 4 orang tiap 3 mobil, kita bisa berangkat sekarang

Kazuki : Eeeit sebelum itu kita harus absen dahulu, takutnya ada yang belum hadir, Okee mulai dari kelas 2 dahulu hehehehe

Kazuki : Aozora...

Aozora : Aaah merepotkan...Hadir

Kazuki : Suzuya

Suzuya : Hadir...

Kazuki : Miyaji

Miyaji : Ada...

Kazuki : Homare

Homare : Hadir...

Miyaji : Haah tidak menyangka habis pulang sekolah kita akan berlibur seperti ini, Homare, untung besok kita libur 2 hari

Homare : *tertawa kecil* benar Miyaji-kun, lagipula jarang sekali Aozora yang pendiam dan tenang seperti itu tiba tiba mengajak kita untuk liburan

Miyaji : Sebenarnya aku cukup kaget, ia tiba tiba mengajak kita seperti itu, baru pertama kali ia mengajak kita pergi, biasanya kita yang biasanya mengajaknya duluan, itupun kita harus memaksanya terus.

Homare : Iyaa benar

Setelah Kazuki mengabsen semua kelas 2,3,1

Kazuki : Okee dan terakhir..Azusa..

Semuanya hening tidak ada suara

Kazuki : Azusa...Azusa...Azusaa

Kazuki memanggil nama Azusa beberapa kali namun tidak ada yang menyahut satupun

Kazuki : Ehmm...OMG APAKAHHH DIA NGGAK DATENG?

Kazuki langsung heboh dan berteriak teriak sendiri

Tsubasa : Eeeeh...Azusa gak ada...astaga bagaimana ini?

Tsubasa juga ikut ikutan heboh menyadari teman sekelasnya tersebut tidak datang.

Aozora : Azusa dari kelas 1 bukan? Bukannya itu tanggung jawabmu yang mengajaknya Tsubasa

Tsubasa : Ooh iyaa..tapi sumpah kemarin aku sudah mengajaknya beberapa kali dan ia bilang ia setuju gitu

Jelas Tsubasa sambil mengingat kemarin dulu ia berusaha mendekati Azusa sampai akhirnya lelaki itu menyiyakan ajakan Tsubasa yang tanpa henti tersebut

Kazuki : Aduuuh bagaimana ini?

Kotarou : Apa mungkin dia terlambat?

Naoshi : Bisa jadi itu...

Azusa : Kalian tidak perlu resah seperti itu tau

Dari balik perosotan, Azusa muncul sambil tersenyum licik

Tsubasa : Huaaa...Azunyan akhirnya kau datang

Tsubasa langsung memeluk Azusa, namun lelaki itu langsung melewati dan menghindar dengan cepat membuat Tsubasa hampir tersungkur jatuh ke depan.

Tsubasa : Huhuhuhu, aku kira kau tidak akan datang, aku sudah hampir mau menangis tau

Azusa : Yaa sebenarnya jadwalku sedang longgar hari ini, kalo sibuk aku tidak mau ikut denganmu tau...

Kanata : Ciih...syukurlah kau datang juga, sungguh anak yg tak tau diri, kita hampir saja meninggalkanmu tau

Azusa yang merasa tersindir, mulai menatap tajam Kanata

Azusa : Heey..aku sudah ada disini dari awal tau, kau harus melihat dirimu sendiri yaa, yang datangnya terlambat, dasar ubanan

Kanata : Apaa katamuuu haahh?

Tsubasa : Eeeh, eeeh, eeeh, sudah jangan berantem dong

Saat anak kelas satu saling berdebat, Tomoe sebagai anak kelas satu juga hanya terdiam memandangi mereka sambil mengantap snack cokelat yang ia bawa.

Aozora tidak bisa menahan emosi, lalu memukul kepala Kanata dan Azusa

Aozora : Sudah jangan berantem lagi adek adekku yang tersayang, atau kalian berdua akan kuhukum yaa, sekarang kita masuk mobil dulu

Ucap Aozora dengan aura gelap disekelilingnya membuat Azusa dan Kanata ketakutan

Suzuya : Aozora, ini ada pembagian tempat duduk mobil tidak?

Lelaki itu mencoba meredakan emosinya sebelum menjawab dengan bernafas pelan pelan. Ia tidak menyangka harus mengurusi mereka semua sperti ini, kalo bukan karena suruhan Sang Ketua Kelas Kazuki yang menyebalkan dan memberikan keputusan menyeleneh seperti ini, pasti Aozora tidak mau ikut dengan acara tidak jelas seperti ini

Aozora : Iyaa benar, aku sudah mencatat pembagiannya dibuku ini

Kazuki : Boleh pinjam Aozora, aku akan mengumumkannya

Lelaki berambut pink itu memberikan buku miliknya pada Kazuki

Kazuki : Okee untuk mobil pertama...

.

.

.

.

Bersambung


Wah cukup lelah juga yak memonitori dan mengatur cerita dengan banyak karakter seperti ini wkwkwkw, tapi tak masalah aku mencintai kalian.

Okee tak menyangka kita sudah chapter 3 aja nih dan kita disini sudah mulai ketemu dengan beberapa karakter disini :v okeee yaa ini masih pemanasan sih. Tunggu chapter berikutnya yak

Baiklah sekian dari Saya, jangan lupa follow, favorite, dan review fanfic ini yak. Arigatou Minna