Eternal love
Summary :
Hidup Minhyun itu sederhana, dia hanya ingin menjadi penyanyi dan bertemu Idolanya tapi hidup sederhananya musnah sejak ia menolong laki-laki berkulit tan namun memiliki suhu tubuh sedingin es. Apalagi ketika ia mengetahui ia tengah mengandung anak dari laki-laki misterius itu. #Vampire #2Hyun JR/Minhyun BaekRen JaeYong Bnior KaiHun Ongniel #NU'EST #Mpreg.
.
.
.
.
Achan Van Jeevas
.
Chapter 9 : War Of Heart
.
Semua adil dalam Perang dan Cinta.
.
.
Vampire ialah salah satu kaum supernatural yang memiliki kekuatan yang besar dan paling disegani oleh kaum lainnya namun mereka sendiri tidak pernah merasa diatas angin dan tetap berteman dengan kaum supernatural lainnya.
Saat itu yang memimpin para Vampire ialah raja yang tegas dan bijaksana, nama sang Raja adalah Jung Yunho atau dikenal dengan Lord U-Know. U-Know memiliki sepupu bernama Choi Siwon, keduanya sudah saling menganggap satu sama lain sebagai saudara.
Mereka berdua memiliki seorang putra yang lahir ditahun yang sama, putra sang Raja diberi nama JR (Junior Royal) karena dia adalah penerus sah tahta kerajaan dan putra Siwon diberi nama S. Coups (Choi Seungcheol). Layaknya kedua Ayah mereka keduanyapun menjalin hubungan yang baik sampai S. Coups jatuh cinta pada sahabat JR yang bernama Aron.
Aron Kwak ialah sahabat kecil JR, Aron akan selalu menemani JR bermain ketika Ibu JR –BoA lebih memperhatikan Jinyoung –adik JR. SCoups selalu mendekati Aron namun Aron akan memalingkan wajahnya dan memandang JR. Merasa jika cintanya bertepuk sebelah tangan S. Coups akhirnya mengajak duel sepupunya.
Berjam-jam kedua sepupu itu saling melukai satu sama lain namun berakhir dengan S. Coups yang terjatuh dan kalah. Bukannya mendekatinya, Aron malah mendekati JR. Merasa sudah dipermalukan S. Coups keluar dari Istana.
Dalam kehancuran jiwa dan raganya S. Coups membuat kesimpulan jika Aron lebih memilih JR karena JR adalah pewaris sah tahta kerajaan dan dia hanyalah seorang vampire yang tidak memiliki apa-apa. Para Iblis telah menaburkan benih-benih kejahatan padanya.
S. Coups bersumpah ia akan menghancurkan sepupunya dan seluruh anggota kerajaan, dia akan menjadi Raja seluruh kaum supernatural.
Ia membuat rencana kejinya sedikit demi sedikit. Dengan mulut manis dan tipu dayanya ia memanipulasi banyak kaum untuk tunduk dibawah perintahnya dan yang paling banyak ialah kaum campuran, Half-Blood.
Para Half-Blood langsung terjerat dengan seluruh ucapan S. Coups. Dia menjanjikan bahwa mereka akan merdeka dan tidak akan terinjak-injak oleh kaum pureblood.
Bertahun-tahun ia rencanakan perang berdarah itu dan akhirnya sudah ada ribuan pengikut yang tunduk padanya.
Lima belas tahun yang lalu pada malam purnama berdarah, kudeta keji ia yang rencanakan akhirnya bergerak melakukan serangan pertamanya yaitu pada Ayah dan Ibunya sendiri. Dengan keji ia menusuk jantung kedua orangtua yang sudah membawanya hadir didunia dan yang lebih keji lagi, dia memerintahkan adiknya menyaksikan aksinya.
Akhirnya serangan utama ia lakukan tepat pada jam 12 malam pada keluarga kerajaan vampire. Selain penyerangan pada keluarga kerajaan, S. Coups juga menghancurkan kerajaan-kerajaan bangsa lain yang memiliki ikatan dekat dengan keluarga kerajaan vampire.
Serangan tiba-tiba itu menghasilkan kekecauan luar biasa, dikarenakan rasa dendam dan iri serta kehancuran hatinya S. Coups menjadi monster yang paling mengerikan.
Satu persatu S. Coups menusuk jantung keluarga kerajaan hingga ia sampai diruang singgasana sang Raja namun bukan Lord U-Know yang ada disana melainkan putra sulungnya, JR.
"Hentikan semua ini S. Coups." Ujar JR mencoba tetap tenang berbicara dengan sepupunya.
S. Coups mengeluarkan senyum iblisnya tangan kanannya masih memegang pedang kebanggaannya, pedang yang meneteskan darah seorang mentri vampire. "Aku tidak bisa, sepupu. Dimana Lord U-Know? Aku ingin menusuk jantungnya."
"Ayah ada di London begitu juga Ibu." JR turun dari kursi kebanggaan Ayahnya dan mendekati sosok berantakan S. Coups yang sudah ternoda banyak darah. Hanya ada mereka berdua diruangan besar ini. "Kau memilih saat yang tepat untuk memulai perang, ketika sang Raja dan Ratu tidak ada."
"Itu memang rencanaku. Disaat Raja dan Ratu tidak ada aku akan menghancurkan kerajaan mereka sehingga saat mereka pulang mereka tahu bahwa mereka bukan lagi penguasa bangsa vampire."
JR sudah berdiri didepan S. Coups, ia juga membawa pedang perak yang telah menemaninya sejak kecil. "Ada dua cara menjadi Raja, S. Coups. Pertama kau mendapatkannya saat Raja itu memberikan tahtanya padamu dan kedua kau membunuh Raja sebelumnya. Sedangkan kau tidak melakukan dua-duanya."
S. Coups mengangkat pedangnya dan menunjuk sepupu tampannya. "Aku akan menjadikanmu sebagai alat tawar menawar, Ayahmu akan segera memberikan mahkotanya padaku ketika ia melihat putra sulungnya dalam ambang kematian."
Crangg!
Dua pedang itu saling menyerang.
Crang! Crang!
"Kau tidak mengenal siapa Ayahku sesungguhnya." Ujar JR sambil membalas serangan-serangan S. Coups.
S. Coups tersenyum remeh. "Oh, Aku mengenal baik Ayahmu. Dia sama seperti Ayahku dan aku akan membuat kematian Ayahmu sama dengan Ayahku. Aku akan membunuhnya."
Crang! Crang! Crang!
"S. COUPS! Hentikan."
S. Coups segera memandang asal suara tersebut namun kesempatan itu tidak disia-siakan oleh JR, JR memukul dada S. Coups.
"Ugghh."
"JR, Berhenti! Jangan sakiti dia." Teriak Aron dan langsung berdiri diantara kedua sepupu itu ketika ia melihat S. Coups sudah berdiri dan siap menyerang JR lagi. "Kalian berdua berhentilah."
"Aku tidak akan berhenti sampai dia mati." Ujar S. Coups.
Aron memandang S. Coups. "Apa yang kau inginkan hingga melakukan hal keji seperti ini, Seungcheol?"
S. Coups tersenyum mendengar panggilan yang Aron berikan padanya, Aron adalah satu-satunya yang ia perbolehkan memanggil namanya, hanya Aron seorang. "Aku menginginkan kekuasaan."
"Kekuasaan seperti apa yang kau inginkan?" tanya Aron dengan lembut.
S. Coups membelai pipi Aron dengan lembut. "Kekuasaan memilikimu seutuhnya dan kekuasaan untuk memimpin kaum vampire."
Aron kini memandang JR dan dengan gerakan cepat ia menusukkan belati perak diperut JR. "Maafkan aku."
"Akhhh." JR memandang perutnya yang mengeluarkan darah kental, dia memandang Aron dengan tatapan kosong.
S. Coups melebarkan matanya melihat pemandangan didepannya."A-apa yang kau lakukan?"
"Melukainya." Ujar Aron dengan datar sambil memandang JR yang jatuh pingsan. Aron lalu memandang S. Coups. "Kini kau mendapatkan keduanya."
Senyum penuh kepuasan tercetak jelas dibibir S. Coups, ia mendekatkan tubuhnya pada Aron dan merangkul pinggang vampire yang lebih pendek darinya itu. "Kau memang pantas menjadi Ratuku."
Aron tersenyum dan memeluk tubuh S. Coups, air mata lolos dari matanya.
"Aku mencintaimu, Aron."
"Ketahuilah, bahwa aku juga mencintaimu Seungcheol."
Pada pagi harinya, JR dan beserta seluruh anggota kerajaan yang lain dimasukan ke penjara bawah tanah dan S. Coups memproklamasikan bahwa ialah Raja Baru kaum Vampire dan memerintahkan untuk seluruh bangsa supernatural lainnya tunduk dibawah perintahnya.
"Bagaimana jika Lord U-Know dan Lady BoA kembali?" tanya Aron ketika keduanya telah selesai melakukan sesi bercinta.
S. Coups menjilati leher dan dada kekasihnya lalu memandang wajah manis Aron. "Jangan panggil mereka seperti itu, kini akulah yang menjadi Raja dan kau adalah Ratuku. Dan jangan cemas, aku belum membunuh JR dan Jinyoung serta dua anak U-Know yang dari manusia itu. Aku bisa menjadikan mereka senjata pamungkasku. U-Know tidak akan sanggup melihat salah satu dari anak-anaknya mati."
Aron mengangguk mengerti, matanya terpejam ketika sentuhan memabukan S. Coups lagi-lagi membuatnya melayang. "Seungcheol, aku butuh istirahat."
"Tentu saja kau butuh istirahat, besok adalah hari pernikahan kita." dan dengan itu S. Coups mencium dahi Aron. "Selamat tidur, Ratuku."
Keesokan harinya, hari dimana pernikahan S. Coups dan Aron digelar, para tamu yang datang mayoritas adalah para pengikut S. Coups.
Senyum S. Coups melebar ketika ia melihat kekasih hatinya memasuki altar dengan pakaian putih serta membawa buket bunga mawar berwarna merah –tradisi para vampire. S. Coups melihat sekelilingnya dan tidak menemukan Ren –adiknya namun ia tidak peduli sejak ia membunuh kedua orangtuanya didepan Ren –yang notabenya sahabat JR- membuat pikiran adiknya kacau dan itu balasan karena beraninya dia memihak pada musuh kakaknya sendiri.
"Seungcheol." Ucap Aron ketika ia sudah ada didepan vampire tampan tersebut.
S. Coups mengambil tangan kanan kekasihnya dan mencium punggung tangan yang tertutup sarung tangan tersebut. "Ratuku."
"Hari ini kita berkumpul untuk menyaksikan dua putra para dewa bersatu dalam ikatan abadi pernikahan. Raja S. Coups dan Ratu Aron ucapkan sumpah kalian didepan kami semua."
"Kwak Aron aku bersumpah akan terus mencintaimu dan menjadikanmu sebagai orang paling bahagia diatas muka bumi ini. Maukah kau menjadi Ratu dalam hidupku?"
Aron tersenyum manis matanya sudah tampak berair, ia mendekatkan dirinya pada S. Coups dan dengan gerakan cepat tanpa diduga ia menjatuhkan buket bunga mawarnya, sebuah belati perak ada disana dan dengan cepat ia menusuk sosok didepannya.
Jlebb
Nafas S. Coups tercekat dan memandang belati perak yang menancap tubuhnya, belati itu tidak tepat pada jantungnya namun ia merasakan hatinya hancur berkeping-keping. S. Coups terjatuh, matanya masih memandang Aron yang juga memandangnya.
"S. COUPS! MENYERAHLAH."
S. Coups melirik asal suara dibelakangnya, disana ada JR dan teman-temannya. "Ba-bagaimana bisa?" namun pertanyaannya langsung terjawab dengan melihat adiknya ada disamping kanan JR.
"REN!" Teriak S. Coups penuh murka. "Kenapa kalian diam saja! Serang mereka! Akhh."
Para pengikutnya langsung menyerangi JR dan yang lainnya.
"Jangan bergerak." Aron langsung duduk didepan S. Coups. "Semakin kau banyak bergerak maka belati ini semakin dalam melukai jantungmu."
S. Coups memandang kosong Aron. "Bodohnya aku mengira jika kau memilihku dari JR. Kau akan selalu memilih JR dan mengutamakannya."
Wushhhhh
S. Coups memandang sekelilingnya dan mengernyit bingung, beberapa saat yang lalu langit tampak cerah dan sekarang langsung berubah mendung dan angin dingin datang.
"Choi Seungcheol, kau sudah melanggar banyak aturan!"
Mata S. Coups melebar ketika ia melihat sosok yang terselimuti cahaya, disamping kanan dan kiri sosok bercahaya tersebut ada sang Raja dan Ratu Vampire yang sesungguhnya. U-Know dan BoA. Dan dibelakang ketiganya ada beberapa pasukan berpedang dan langsung mengejar pasukan S. Coups, mereka adalah Hunter. Pasukan khusus sang Dewa Langit.
Pasukan S. Coups sudah banyak yang kabur namun para Hunter menangkap mereka dan membunuh mereka tanpa ampun.
"Kau memulai perang yang seharusnya tidak kau lakukan. Sebagai hukumannya kau akan diasingkan digerbang neraka abadi selama 13thn. Kau akan disekelilingi oleh Bara Api Abadi dan tidak akan ada yang bisa menyelamatkanmu hingga hukumanmu selesai." Ujar sosok bercahaya tersebut dengan suaranya yang dalam, sosok tersebut tak lain dan tak bukan ialah sang Dewa Langit itu sendiri.
"Akhhhhhh!" teriak S. Coups ketika tubuhnya disekelilingi oleh awan hitam dan menghilang beserta seluruh prajuritnya.
"Tidak, tidak… Seongcheol! Seongcheol!"
Ren dan Taeyong langsung mendekap Aron ketika tangan Aron mau menyentuh awan gelap yang menyekeliling S. Coups.
.
.
"Apa yang terjadi pada S. Coups sekarang?" tanya Sehun ketika adegan-adegan itu telah berlalu dari pandangannya, kini mereka bertiga ada di hutan yang sama ketika Sehun kecil membawa Minhyun kecil.
"Dua tahun yang lalu ia telah bebas dari hukumannya, banyak yang bilang ia akan kembali melakukan balas dendam pada keluarga kerajaan." Jelas Kris masih dengan menggendong Minhyun.
"Dan JR. Apa kau tahu dimana dia sekarang? Apakah dia tahu kalau Minhyun tengah mengandung?"
"Kudengar dia ada di London. Entahlah, aku sudah tidak berkomunikasi dengan U-Know lagi. Dan usia JR sebentar lagi 100 tahun. Ia akan dinobatkan menjadi Raja Vampire namun dengan bayang-bayang S. Coups yang telah bebas harus membuatnya bersiap-siap jika ada serangan dari sepupunya itu."
"Aku memang pernah membaca buku tentang bangsa Vampire yang akan menobatkan anak sulung mereka menjadi pemimpin jika usianya sudah 100 tahun."
Kris mengacak rambut keponakannya. "Kau baru mengetahui dunia supernatural ketika usia 15 tahun namun kau sudah mengetahui hampir semuanya."
"Itu karena aku membaca banyak buku." Sehun lalu memandang adiknya. "Jika Minhyun adalah belahan jiwa JR sedangkan kaum vampire memiliki masalah kelam seperti ini membuatku takut jika Minhyun akan terseret dan membahayakan hidupnya. Aku tidak mau sesuatu terjadi pada Minhyun."
"Kau memang seorang kakak yang hebat Sehun tapi ketahuilah JR adalah Vampire paling bijaksana dan berhati baik yang pernah aku temui dalam lima ratus tahun hidupku. Dia akan melindungi Minhyun seumur hidupnya."
.
.
-Dua Bulan Kemudian-
NEW YORK
"Buang dia." Perintah S. Coups pada sosok cantik didepannya.
Clara menatap datar S. Coups, tangannya masih menimang bayi didepannya. "Dia putramu, S. Coups."
"Aku bilang buang dia!" geram S. Coups tanpa memandang bayi yang berada ditangan Clara.
"Kita bisa menggunakannya untuk mempengaruhi Aron. Aron akan melakukan apapun untuk putranya." Walaupun cara berpikir Clara dan S. Coups sama namun Clara tidak tega pada sosok bayi yang baru berusia tiga bulan itu. Selama tiga bulan dialah yang merawat bayi kecil ini.
"Bagaimana bisa kau membuangnya ketika kau yang mengeluarkannya secara paksa dari perut Aron."
S. Coups mencekik leher putih Clara. "Jangan berbicara seolah kita berdua memiliki hati nurani."
"Akhh." Tangan kanan Clara mencengkeram tangan S. Coups, walaupun ia salah satu vampire yang kuat namun sosok didepannya adalah tuannya dan dia akan selalu patuh pada tuannya, sedangkan tangan kirinya masih membawa sosok bayi yang tengah tertidur pulas.
"Sekarang buang dia dan mari kita lanjutkan rencana balas dendam kita…" S. Coups melepaskan cekikannya pada leher Clara dan kembali duduk dikursi besar kebanggaannya. "..aku pada bangsaku dan kau pada kakakmu."
Clara mengelus lehernya lalu memandang bayi mungil dilengannya. "Setidaknya berikan nama untuknya. Selama tiga bulan dia bahkan tidak memiliki nama."
S. Coups memandang bayi ditangan Clara sebentar lalu membuang mukanya. "Samuel. Namanya Samuel."
.
.
CANADA
Tok Tok Tok
Sosok pemuda manis berambut pink itu menghentikan gerakannya yang tengah membuat teh untuk dirinya ketika mendengar suara ketukan pintu.
Dia mengernyit bingung. "Siapa yang bertamu pada jam 2 dini hari." Tapi walaupun begitu dia tetap bergerak menuju pintu rumah sederhanya.
Jam memang sudah menunjukan angka 2 dan sosok itu masih bangun karena dia sendiri sejak ada sosok lain yang hadir ditubuhnya menjadi suka bangun pada malam hari dan tidur pada pagi hingga siang hari.
Tok Tok Tok
Jantung pemuda manis itu berdebar, ia bingung apakah harus membukanya atau membiarkannya. Tapi bagaimana jika yang mengetuk pintunya adalah tetangganya, tetangga-tetangganya sudah sangat baik padanya, mungkin saja mereka tengah membutuhkan bantuannya.
Cklek.
Sosok manis itu membuka pintu rumahnya dan tidak ada siapa-siapa, dia melangkahkan kakinya kedepan dan matanya melebar ketika melihat ranjang besar didekat gerbang kecilnya. Ia melangkahkan kakinya dengan cepat walaupun agak kesusahan karena kondisi perutnya yang membesar dan dengan perlahan mengambil ranjang itu.
Dan matanya melebar bukan main ketika ada sosok mungil yang hanya dibalut selimut seadanya tengah memandangnya dengan mata polosnya. "B-bayi."
Sosok itu segera memandangi sekelilingnya dan sekilas dalam kegelapan malam ia melihat sekelebat bayangan hitam dengan rambut berwarna blonde. Kakinya sudah akan berlari mendekati sosok tadi namun terhenti ketika mendengar tawa bayi dalam keranjang tersebut.
"Ehehhe mmbbrrr hehheh."
Pemuda manis itu terkekeh dengan suara suara yang ditimbulkan bayi itu lalu melangkahkan kakinya menuju rumahnya. "Halo, Sweetheart. Sepertinya Ibumu tidak menginginkanmu. Kau akan menjadi temannya Woojin, nde?" tangannya lalu mengelus perutnya sendiri.
.
.
.
.
TBC
12 August 2017
.
.
A/N : Kalau kalian ingin baca moment 2hyun bersama, Achan saranin baca ff Achan yang lainnya yah coz ff ini emang Achan fokusin ke plot ceritanya. Jadi bagi yang bosen nd gk sabar pengen baca adegan 2hyun mending baca ff achan yg how great is your love disana full of 2hyun moment!
.
.
.
.
Bye Bye Bye
L.O.V.E Ya
