Fateful Encounter.
Hari ini Jasmine bangun dari tidurnya dengan penuh semangat. Ia mpersiapkan dirinya. Mulai dari mandi, menata rambutnya dan memakai make up. Hari ini Jasmine akan mendaftar ke sebuah agensi. Ayahnya merekomendasikan Slytherin, sedangkan ibunya memilih Hufflepuff. Ia juga tidak mungkin memilih Gryffindor tidak dengan ayah dan ibu kandung yang juga aktris dan aktor di bawah agensi itu. Jasmine pun memilih Ravenclaw atau Slytherin
Mengenakan kemeja putih berlengan panjang dan rok biru tua selutut, tak lupa blazer berwarna biru tua untuk mempermanis penampilannya. Jasmine telah siap. Mengambil portofolio yang telah disusunnya dari tadi malam. Jasmine berjalan menuju ruang makan dimana kakeknya, Orion bersama kedua orang tuanya telah berkumpul.
"Pagi." sapa Jasmine. Gadis itu memeluk ayah angkatnya dan mencium pipi ibunya.
"Pagi sayang. Tidurmu nyenyak?" tanya Alice. Jasmine mengangguk. "Seperti bayi bu." jawab Jasmine.
"Jasmine, Kakek sudah menyiapkan supir pribadi dan mobil untukmu bila kau ingin jalan - jalan. Hari ini kau akan ke kantor agensi'kan." kata Orion sambil tersenyum. Jasmine tersenyum lebar seraya mengucapkan terima kasih. Pagi ini Jasmine memilih roti bakar dan segelas susu panas sebagai sarapannya. Seusai ia menghabiskan sarapannya, Jasmine segera berangkat menuju agensi yang di tuju.
Ravenclaw Agensi terletak di jantung kota London. Desain classic dan perpaduan warna biru dan putih menjadi ciri khas Ravenclaw. Dengan langkah-langkah penuh percaya diri, Harrieta memasuki gedung mewah itu. Ia sudah memiliki janji dengan direktur utama Ravenclaw, Filius Flitzwick.
Pertemuan Jasmine dengan direktur Ravenclaw tersebut berjalan mulus tanpa halangan. Filius cukup terkesan. Jasmine bisa menyelesaikan seluruh kontrak di Asia, hanya menyisahkan kontrak tahunannya. Jasmine hanya menunggu kabar baik darinya.
Seusai dari Ravenclaw Agensi, Sesuai dengan keinginan ayahnya. Jasmine menuju Slytherin Agensi. Desain yang sangat mewah dan warna hijau dan perak menjadi ciri khas bangunan itu. Jasmine menghela nafas yang dalam sebelum ia turun dari mobil dan melangkahkan kakinya kedalam gedung yang memiliki tanda ular, sama seperti Ravenclaw yang memiliki tanda gagak.
Direktur dari Slytherin Agency adalah Severus Snape. Ayahnya sudah membuat janji untuknya. "Kau aktris baru?" tanya seseorang tiba - tiba. Jasmine menoleh ke arah suara sambil memberikan senyuman manisnya. Gadis berbola mata hijau tersebut, terdiam saat menyadari siapa yang berbicara. Draco Malfoy.
Pemuda berambut pirang platina tersebut baru saja, keluar dari ruanga Severus, saat Draco menemukan gadis yang amat mirip dengan Harrieta. Ia pun menyapa gadis itu. "Draco Malfoy" kata Draco memperkenalkan diri. Gadis berbola mata hijau bagai emerlad itu terdiam sebentar. "Ah, Jasmine⦠Jasmine Black" balas Jasmine.
"Nama yang indah, aku harap kau di terima, nona Black" kata Draco.
