Name: Naruto DxD Chronicles EX
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure, Romance

Pair: Naruto Uzumaki x Gabriel, Sasuke Uchiha x Rossweisse, Ajuka Beelzebub x Serafall Leviathan, Sirzech Lucifer x Grayfia Lucifuge, Leon Strife x Lily Trina, Kurama x Yasaka, Matatabi, Toneri Otsutsuki x ?, Minato Uzumaki x Iriana Liliana Strife, Kagami Uchiha x Erina Lucifer, Vali Lucifer x Kuroka, Issei Hyoudou x Irina Shidou x Rias Gremory x Asia Argento x Ravel Phenex, Yuuto Kiba x Xenovia Quarta, Gasper Vladi x Valerie Tepes x Koneko.

Chapter 2: The Secret Revealed

-Kyoto, Japan. Uzumaki Household-

Minato dan Aria Uzumaki yang sudah selesai menyelesaikan tugasnya untuk menghentikan Kokabiel untuk membunuh bibi-nya yang merupakan adik dari Maou Lucifer pun memutuskan untuk pulang ke rumah dan setelah mereka mencium bau makanan yang sangat favoritkan , mereka pun langsung bergegas menuju ke ruang makan dan disana mereka pun menemukan ayah dan ibu mereka serta sosok paman dan bibi mereka yang bernama Sasuke Uchiha dan juga Rossweisse yang datang bersama dengan putra mereka sekaligus sahabat dari Minato yang bernama Kagami.

"Oh, kau sudah pulang Minato-kun, Aria-chan..." Ucap ibu dari Minato dan Aria "Jadi bagaimana?"

"Seperti yang kau lihat kaa-chan. Aku dan Aria tidak apa-apa." Jawab Minato yang mengelus surai rambut dari adiknya dan membuat adiknya itu tersenyum, kemudian dia melihat Sasuke dan berkata "Tumben kau kesini, sensei. Apa kau ada program latihan untukku dan Kagami?"

"Hn, tidak ada. Aku kesini karena aku, istriku dan putraku diundang untuk makan malam oleh ayah dan ibumu." Jawab Sasuke dan Minato pun menggangguk mengerti akan perkataan senseinya dan mantan rival ayahnya itu.

Minato dan Aria pun duduk di bangkunya masing-masing dan kemudian Minato pun menatap ibunya dan berkata "Maaf, kaa-chan…"

"Eh, kenapa kau meminta maaf padaku Minato-kun?"

"Aku membunuh Kokabiel karena dia mengetahui tentang identitasmu dan hampir saja membongkarnya pada bibi Rias dan yang lain bahkan Xenovia." Jawab Minato dan kemudian dia melanjutkan "Aku minta maaf padamu karena aku melanggar janjiku padamu ayah, dan Azazel-ossan karena harusnya aku membawanya bersama dengan Vali ke Azazel-ossan tapi aku malah membunuhnya."

"Minato-kun…" Ucap sang ibu dan kemudian dia melanjutkan "Kenapa kau melakukan itu? Kenapa kau tidak ingin siapapun selain keluarga kita, keluarga Leon-san dan Sasuke-san dan saudara-saudaraku selain saudara-saudaraku dari fraksi malaikat jatuh kecuali Azazel tahu tentang statusku sebagai ibumu, Minato-kun?"

"Karena aku tidak ingin dianggap berbeda…" Jawab Minato dan kemudian dia melanjutkan "Aku tidak mau dikenal karena mereka mengenalku sebagai putra dari Uzumaki Naruto yang merupakan wakil ketua dari fraksi manusia dan juga Gabriel yang merupakan malaikat yang juga merupakan seorang Seraphim. Aku ingin dikenal sebagai diriku sendiri bukan karena nama kalian berdua, tou-chan, kaa-chan. Maaf kalau aku menyakiti hatimu, kaa-chan."

"Tidak apa-apa, Minato-kun." Ucap Gabriel yang langsung menghampiri dan memeluk putranya dalam-dalam yang sedang menangis karena dia telah merasa telah menyakiti hati ibunya. Kemudian dia pun tersenyum dan berkata "Aku malah bangga padamu Minato-kun. Kau tidak ingin dikenal dengan menggunakan nama kami berdua tapi kau ingin dikenal dengan kepribadian dan jati dirimu sendiri, aku senang sekali melahirkan putra sepertimu Minato-kun."

"Arigatou, kaa-chan…" Balas Minato dan membuat semua yang ada disana tersenyum.

"Oh ya Naruto…" Ucap Sasuke dan membuat Naruto menatapnya "Jadi Kokabiel sudah keluar dari gambar atas apa yang telah dilakukan Minato, lalu apa yang akan kau lakukan?"

"Ini sudah sesuai rencana aku, Leon dan Azazel meskipun ada sedikit perubahan karena apa yang dilakukan Minato." Jawab Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Fraksi malaikat jatuh akan mengadakan rapat antara fraksi malaikat, fraksi iblis dan juga fraksi manusia. Fraksi malaikat dan fraksi iblis akan menyalahkan Azazel atas kejadian penyerangan dia pada Rias beserta peeragenya dan Xenovia, tapi jika Azazel berhasil menggunakan kartu-nya dengan baik maka keempat fraksi akan berdamai sesuai rencanaku, Leon dan juga dia."

"Aku mengerti…" Balas Sasuke dan kemudian dia menatap Naruto dalam-dalam dan berkata "Hei, Naruto. Aku sedikit penasaran akan sesuatu, apa kau akan ikut serta dalam rapat itu?"

"Tentu saja, keempat fraksi akan berdamai dan sebagai orang yang mendambakan perdamaian sejati maka aku akan ikut." Jawab Naruto.

Sasuke pun mengigit bagian bawah bibirnya dan berkata "Bagaimana kalau kedua orang itu datang?"

Situasi di rumah itu pun canggung, Gabriel pun melihat suaminya dengan tatapan sedih dan Minato yang mendengar itu pun mengepalkan tangannya karena dia tahu cerita tentang dua orang yang mengkhianati Naruto saat dia tidak sengaja mendengar pembicaraan ayah dan ibunya. Meskipun Rossweisse, Kagami dan juga Aria tidak merasa apapun karena Rossweisse dan Kagami merasa itu bukanlah urusan mereka dan Aria yang masih kecil dan polos tidak begitu mengerti pembicaraan Sasuke dan ayahnya dan hanya melahap ramen-nya saja. Naruto yang mendengar itu pun menatap Sasuke dan berkata "Aku sudah tidak peduli dengan dua orang itu lagi."

Melihat Sasuke menatapnya dengan tatapan tajam, dia pun menghela nafas dan berkata "Aku tidak berbohong padamu Sasuke. Aku memang sudah tidak peduli pada mereka lagi. Lagipula, untuk apa aku mengurus urusan mereka berdua? Toh, aku sendiri punya keluarga sendiri. Istri yang cantik dan juga putra-putri yang sangat aku cintai dan sayangi."

"Aku percaya padamu Naruto…" Balas Sasuke dan kemudian dia menatap sahabatnya yang sudah benar-benar bahagia dan bangkit akan masa terpuruknya dan dia pun membatin 'Kalau saja aku ada di sampingmu saat dua orang itu menusukmu dari belakang, sudah aku habisi mereka berdua Naruto. Kau sudah menderita di Elemental Nation sangat lama karena statusmu sebagai Jinchuuriki yang telah menghancurkan rumah kita. Saat kau berada disini dan memulai hidup baru, aku pikir kau akan hidup bahagia tapi ternyata kau kembali dikhianati. Terima kasih telah membuat sahabatku bangkit kembali dari keterpurukannya dan memberikannya kebahagiaan, Gabriel-san."

Gabriel kemudian melihat suaminya dan berkata "Oh ya, Naruto-kun… Siapa saja yang akan berada di dalam rapat itu?"

"Dari fraksi manusia, ada aku Leon, Sasuke,Lily, dan juga Iriana serta Kagami. Dari fraksi malaikat ada Michael dan juga Irina Shidou yang kata-nya telah menjadi AS dari Michael, Xenovia dan Minato yang mau tidak mau harus ikut karena dia telah terlibat dalam masalah ini. Fraksi iblis ada Sirzech, Grayfia dan Serafall serta Rias dan Sona beserta para peeragenya yang merupakan saksi atas penyerangan Kokabiel di Kuoh Academy. Dan terakhir fraksi malaikat jatuh akan ada Azazel dan Vali." Jawab Naruto.

"Aku tidak tahu kenapa tapi sepertinya Xenovia tidak akan ikut dalam rapat itu mewakili fraksi malaikat tou-chan." Ucap Minato

"Kenapa memangnya?" Tanya Naruto.

"Dia sudah mendengar tentang kematian Tuhan dari Kokabiel, pasti itu membuat mentalnya down dan tidak percaya lagi pada gereja." Jawab Minato.

"Hmm, sungguh disayangkan…" Balas Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Padahal dia bisa jadi Exorcist yang tangguh sama seperti kau kalau dia berlatih lebih keras lagi, apalagi dia pemegang Durandal."

"Ya, sungguh disayangkan…"

"Hmmmm…."

"Ada apa Gabriel-chan? Apa yang kau pikirkan?" Tanya Naruto.

"Sepertinya aku akan ikut ke rapat 4 fraksi besok."

"Ehhhhh!"

"Kau serius kaa-chan?/Gabriel-chan?" Tanya Minato dan Naruto.

"Aku serius… Aku akan pergi bersama dengan ayah dan juga adikmu. Minato-kun. Kau berangkat saja duluan besok." Jawab Gabriel dan sang putra pun menggangguk, kemudian dia melanjutkan "Sudah saatnya kita membuka rahasia ini Naruto-kun. Aku tahu kau juga merasa bersalah saat kau berbohong pada Serafall saat dia bertanya siapa istrimu kan, Naruto-kun? Lagipula aku ingin mereka tahu kalau aku dan kau sudah bersama dan mempunyai Minato-kun dan Aria-chan."

"Bagaimana menurutmu, Minato?" Tanya Naruto pada anak sulungnya itu.

"Aku terserah kaa-chan saja." Jawab Minato.

Keesokan harinya, Minato pun pergi terlebih dahulu karena ibunya bilang dia akan datang sedikit terlambat bersama dengan ayahnya dan juga adiknya. Setelah itu, dia pun pergi ke rumah ketua fraksi manusia yang bernama Leon Strife yang sedang ditemani dua perempuan cantik berambut pirang di sebelahnya, yang satunya adalah sang istri yang bernama Lily Trina dan yang satunya adalah Iriana Liliana Strife yang merupakan putri dari dua orang di depannya itu sekaligus pacarnya.

"Ohayou, Minato-kun…"

"Oh, ohayou Iriana-chan…"

Mereka pun saling menatap satu sama lain dan membuat wajah kedua orang itu memerah, membuat Leon berkata "Apa kau hanya ingin menyapa putriku saja dan kami tidak, Minato? I'm hurt you know, Minato."

"Ekkkkkkk!" Teriak Minato yang dikagetkan oleh atasan sang ayah dan dia pun berkata "Maaf aku tidak menyadari keberadaan kalian berdua, Leon-sama, Lily-sama."

Lily hanya tersenyum saat melihat sikap putra dari orang yang sudah dia anggap kakaknya sendiri itu dan kemudian dia berkata "Itu karena kau hanya berfokus pada putriku saja jadi kau tidak melihat kami, Minato-kun."

Sang anak yang mendengar perkataan ibunya pun wajahnya memerah dan dia pun berteriak "Mama!"

"Maaf, maaf… Iriana-chan." Balas sang ibu saat melihat anaknya terlihat malu dan sedikit sebal saat digoda oleh dia dan suaminya, kemudian dia pun melihat Minato dan berkata "Jadi kau datang sendiri, tidak bersama dengan ayahmu?"

"Ahhh, tou-chan bilang dia akan sedikit terlambat karena dia juga akan membawa kaa-chan dan Aria." Jawab Minato.

Mendengar itu, mereka berdua pun cukup terkejut dan Leon pun berkata "Gabriel juga akan datang? Apa dia serius? Kalau ibumu itu benar-benar datang, bisa-bisa rapat hari ini bisa geger saat mereka tahu kalau seorang Seraphim seperti ibumu, Gabriel bisa menikah dan memiliki kalian berdua tanpa menjadi malaikat jatuh."

Mendengar itu, Minato pun menghela nafas dan berkata "Sepertinya memang sudah saatnya mereka tahu akan hal ini, lagipula aku yakin mereka bisa mengerti akan hal ini mengingat hal-hal yang aneh sudah terjadi seperti kematian Tuhan dan juga Knight dari bibiku bisa menggunakan pedang dengan gabungan cahaya dan juga kegelapan. Lagian juga aku sudah lelah menutupi identitas kaa-chan dan membuatnya sedih karena dia pikir aku tidak suka kalau orang-orang mengetahui tentang dia."

Leon pun menggangguk mengerti dan dia pun berkata "Ayo kita pergi, aku yakin Sasuke dan Kagami juga sudah ada disana."

Mereka pun melanjutkan perjalan dan mereka pun sampai ke dalam kawasan Kuoh Academy dan Minato pun melihat Sasuke dan Kagami sedang menahan Vali Lucifer yang berniat mengajak rivalnya yang bernama Issei Hyoudou untuk bertarung karena dia menggoda saudari kembarnya, Erina Lucifer dan membuat Xenovia Quarta dan juga Yuto Kiba untuk menghalangi Vali untuk membunuh Issei yang belum cukup kuat untuk melawan Vali.

"Vali, aku pikir kau harus hentikan ini…" Ucap Minato dan membuat sahabatnya selain Kagami menatapnya.

"Kenapa kau menghentikanku Minato?" Tanya Vali dan dia pun melanjutkan sambil menunjuk Issei "Orang ini selalu saja menatap adikku dengan tatapan mesumnya dan kau pikir sebagai kakak, aku bisa membiarkannya?"

Minato pun menghela nafas dan dia pun berkata "Sudah maafkan saja dia Vali, aku tahu kau hanya melakukan tugasmu sebagai kakak untuk melindungi adikmu tapi kau juga harus tahu Erina-chan pasti tidak ingin melihat kakaknya berkelahi dan terkena masalah karena dirinya. Lagipula, jika kau berniat melawannya sekarang dengan sungguh-sungguh… Dia bisa mati dengan cepat karena dia belum sampai pada levelmu dan kalau dia mati kau akan kesulitan mencari rival untukmu bertarung. Aku dan Kagami sudah bosan meladenimu bertarung kau tahu, Hakuryuukou."

Vali yang mendengar itu pun hanya mendengus dan berkata "Tch, kau bicara seolah-olah kau dan Kagami tidak menikmati pertarungan kita bertiga saja, Kiiroi Senko."

Minato yang mendengar itu wajahnya pun memerah dan membuat Vali menyeringai dan kemudian Minato menatapnya dengan tajam "Jangan panggil aku itu, itu panggilan Minato-jiji dan tou-chan."

"Terserah kau saja, Kiiroi Senko."

Minato pun menatap sahabatnya itu dengan tajam dan kemudian dia menatap bibinya yang juga memang sudah ada disana sejak lama "Lain kali bilang pawn-mu itu untuk jaga sikapnya pada Erina-chan, bibi Rias. Aku tidak ingin dia melihat Erina-chan seperti itu lagi karena aku sudah mengganggapnya sama seperti adikku sendiri."

Gadis cantik bersurai silver panjang lurus pun menundukkan kepalanya saat mendengar perkataan Minato dan membuatnya bergumam "Aku inginnya lebih, Minato-kun…"

Iriana yang pendengarannya melebihi manusia biasa pun kaget saat mendengar itu dan langsung menatap tajam Erina dan Minato pun dengan wajah polos pun berkata "Kau bilang apa tadi, Erina-chan?"

"E-Ehhh! Ti-Tidak ada, Minato-kun." Balas Erina yang panik saat orang yang disukainya itu mendengar gumamannya dan dia pun melihat kakaknya yang sudah pergi ke dalam ruangan rapat bersama dengan Azazel "Tunggu aku, onii-chan!"

Setelah kepergian dua kakak beradik itu, Minato pun melihat sahabatnya yang menyeringai tidak jelas dan dia pun berkata "Kau kenapa kau melihatku seperti itu, Kagami?"

"Seperti biasa, kau sungguh populer di kalangan gadis-gadis cantik, Minato hehehehe." Jawab Kagami.

"Terserah kau saja Kagami…" Balas Minato yang menaikkan alisnya atas perkataan sahabatnya selain Vali itu dan kemudian dia menggenggam tangan Iriana dan berkata "Ayo kita ke dalam juga Iriana-chan."

"Oke, Minato-kun…"

"Tunggu dulu Minato-senpai…"

Minato yang sedang berjalan bersama dengan Iriana, Leon, Lily, Sasuke dan Kagami pun menghentikan langkahnya dan menatap mantan kouhai-nya itu "Ada apa Xenovia?"

"Aku minta maaf Minato-senpai."

"Tidak usah meminta maaf padaku karena keputusanmu untuk mengabdi menjadi iblis reinkarnasi dalam peerage bibiku, Xenovia." Balas Minato yang menghampiri Xenovia dan menepuk pundaknya "Aku tahu kau melakukan itu karena kau kehilangan kepercayaan pada gereja atas kabar yang kau terima dari Kokabiel. Kau sebagai salah satu umatnya yang setia pasti sangat hancur saat mengetahui kematian dari tuan-mu kan, bahkan Argento-san saja sampai pingsan saat mendengar kabar itu bukan? Yang aku mau darimu hanya satu darimu Xenovia…"

"Apa itu, senpai?"

"Gunakan kekuatanmu dan juga pedang suci milikmu itu untuk melindungi bibiku." Jawab Minato dan Xenovia pun menggangguk dan dia pun berjanji untuk melakukan apapun untuk melindungi Rias. Kemudian dia pun melihat Yuuto dan berkata "Yuuto Kiba, kalau bisa aku minta tolong untuk mengajarkan Xenovia untuk meningkatkan kecepatannya. Dalam segi kekuatan, dia memang kuat tapi kalau dalam segi kecepatan… Dia masih banyak kekurangannya karena dia terlalu mengandalkan kekuatannya dalam bertarung dan membuatnya sulit mengontrol kecepatannya sendiri."

"Aku akan berusaha semampuku Uzumaki-san." Balas Yuuto yang menyeringai saat melihat wajah Xenovia yang memerah karena perkataan sang senpai. Anggap saja balas dendam atas kekalahannya melawannya sebelum mereka melawan Kokabiel.

Setelah itu, Minato dan yang lain pun memasuki ruangan rapat dan mereka pun melihat fraksi iblis yang beranggotakan bibinya serta peeragenya yang masuk bersama dengan dirinya, Sirzech Lucifer dan istrinya yang bernama Grayfia Lucifuge, Serafall Leviathan yang juga istimewanya datang bersama dengan Ajuka Beelzebub yang merupakan sahabat dari ayahnya di Underworld, dan juga Sona Sitri yang merupakan adik dari Serafall Leviathan yang datang bersama dengan peeragenya. Fraksi malaikat jatuh yang beranggotakan Azazel, sang sahabat Vali dan juga adiknya Erina dan kemudian fraksi malaikat yang beranggotakan dirinya sendiri, Michael dan juga kouhai-nya selain Xenovia yang bernama Irina. Tidak seperti Xenovia yang lahir di luar Jepang, dia sama-sama lahir di Jepang sepertinya dan dia merupakan rekan sesama AS. Dia adalah AS dari ibunya sedangkan Irina merupakan AS dari pamannya, Michael.

Minato pun menghampiri pamannya dan berkata "Maaf, aku terlambat paman."

"Tidak apa-apa…" Balas Michael dan kemudian dia melanjutkan "Oh ya mana ayahmu, dia tidak datang?"

Bukan Minato yang menjawab tapi Leon "Tenang saja, Michael. Dia akan datang, aku bisa merasakannya."

Michael pun percaya akan perkataan dari atasan adik iparnya itu dan kemudian dia duduk di bangkunya dan mereka pun memulai rapat karena ketua dari fraksi manusia yaitu Leon sudah hadir dan rapat itu pun berlangsung sengit karena Serafall dan Sirzech agak murka pada Azazel yang mereka pikir membiarkan anak buahnya bertindak seenaknya dan melukai adik mereka. Michael juga sedikit emosi tapi bisa dia tahan karena dia tahu benar sikap saudaranya itu, meskipun mempunyai sikap kemesuman tingkat tinggi tapi dalam lubuk hatinya yang paling dalam, dia hanya menginginkan perdamaian abadi sama seperti adik iparnya yang membuat adiknya yang tidak peduli pada lelaki manapun kecuali dirinya bisa jatuh hati padanya dan harus dia akui, dia kagum akan hal itu karena hal itu sulit dilakukan.

"Sigh, aku tidak ada hubungannya apa-apa dengan hal itu. Kokabiel bertindak dengan kemauannya sendiri." Ucap Azazel dan kemudian dia melanjutkan sambil melirik Minato "Lagipula Minato-kun disebelah sana telah membunuh Kokabiel. Tapi jangan khawatir Minato-kun, meskipun perjanjian kita adalah membawa Kokabiel kepadaku untuk aku kurung ke Cocytus tapi aku cukup senang dengan tindakanmu untuk membunuhnya. Aku tidak suka anak buah yang suka membangkang lagipula."

"Ugh, sama-sama Azael-ojii…"

"Oh ya, omong-omong…" Ucap Serafall Leviathan dan kemudian dia melanjutkan "Kau itu putra dari Naruto-kun kan? Sudah lama kita tidak berjumpa ya, pertama dan terakhir kali kami bertemu denganmu saat kau masih berumur 5 tahun, tapi lihat kau sekarang… Kau sudah bertambah besar dan hampir mirip seperti ayahmu. Omong-omong, dimana ayahmu? Apa dia baik-baik saja?"

"Ayah sedang berada dalam perjalanan, katanya dia akan datang bersama dengan ibu dan adikku." Jawab Minato dan itu membuat Michael, Ajuka dan Azazel terkejut bukan main tapi Serafall malah tertarik karena dia penasaran akan siapa istri dari sahabatnya itu dan dia juga ingin bertemu dengan anak kedua dari sahabatnya itu karena pertama dan terakhir kali dia bertemu dengan sahabatnya itu saat dia masih memiliki satu anak yaitu Minato.

Dengan Grayfia, dia pun cukup terkejut saat melihat Minato yang berada di samping Michael. Dia memang merasakan pemuda itu mempunyai kemiripan dengan mantan kekasihnya itu tapi dia tidak tahu kalau dia memang merupakan anaknya 'D-Dia anak Naruto-kun? Ta-Tapi sejak kapan?'

"Kau anak dari Naruto?" Tanya Sirzech dengan nada tidak percaya, kemudian dia pun menatap Rias dan percaya 'Rias tahu dan dia merahasiakan ini dariku…"

"Iya, itu benar." Jawab Minato dan kemudian dia melanjutkan "Tapi kenapa kau menanyakan itu?"

"Dia adalah saudaraku, saudara angkatku…"

Mendengar itu membuat darah dari Minato, Ajuka, Serafall, Azazel, Sasuke bahkan Michael yang jarang terkulut emosi mendidih akan hal itu 'Dia bilang Naruto/ tou-chan adalah saudaranya tapi dia masih berani mengkhianati dan menghancurkan hatinya.'

"Hmm, aku tidak pernah dengar kalau tou-chan mempunyai saudara laki-laki angkat selain Sasuke-sensei, Lucifer-dono." Desis Minato dan itu mengejutkan Serafall dan Ajuka, membuat mereka melihat anak sulung dari sahabat mereka.

'D-Dia tahu tentang masalah Naruto, Sirzech, dan Grayfia…'

Sirzech yang mendengar itu merasakan sakit di bagian hatinya karena perkataan Naruto sebelum dia pergi ke dunia manusia itu benar, dia sudah tidak lagi mengganggap Sirzech sebagai salah satu dari bagian keluarganya. Michael yang mendengar itu pun menepuk pundak keponakannya dan berkata "Jangan sekarang Minato…"

"Maaf, paman. Aku terkulut emosi saat mendengar perkataannya barusan." Balas Minato.

Melihat situasi sudah tidak canggung lagi, dia pun menatap keempat ketua dari keempat fraksi dengan serius dan dia pun berkata "Hei Sirzech, Michael dan juga kan Leon… Bukankah kalian sudah letih dengan pertikaian 4 fraksi? Pertikaian ini sudah banyak memakan banyak korban. Sepertinya kita harus berdamai, aku bosan bertarung terus. Aku ingin berdamai, bagaimana menurut kalian?"

"Tunggu dulu…"

Mereka pun melihat Naruto Uzumaki, masuk bersama dengan wanita cantik berambut panjang berombak yang memiliki badan proposional dan membuat Issei menatapnya dengan tatapan bersinar-sinar membuat Minato menatapnya dengan tajam, sedangkan yang lain kecuali beberapa orang cukup terkejut saat melihat wanita itu adalah salah satu malaikat dengan tingkat Seraphim, yaitu Gabriel. Sang adik juga datang bersama dengan sang rubah, Kurami atau yang biasa dia panggil dengan Ku-chan tapi kali ini ukurannya tidak sebesar saat mereka berdua melawan Kokabiel tapi sekecil rubah-rubah biasa.

"Maaf, aku terlambat…" Ucap Naruto yang memberikan senyum pada semua orang yang berada disana meskipun dia terlihat mengalihkan tatapannya saat dia menatap mata dari dua orang yang telah mengkhianatinya "Tapi aku tidak akan mungkin kan melewatkan kesempatan untuk melihat kejadian yang mungkin tidak akan terjadi lagi selama dua kali seperti ini."

"Baguslah kau sudah datang, Naruto." Ucap Leon dan kemudian dia dan Naruto pun berkata bersamaan "Kami bersedia untuk berdamai, Azazel."

"Kami juga ingin kita semua berdamai." Ucap Sirzech, Serafall dan juga Ajuka. Meskipun dia agak iri saat melihat Serafall dan Ajuka melakukan tos dan tersenyum pada kedua sahabatnya itu seperti biasa dan seolah mengganggap dirinya tidak ada.

"Aku juga setuju untuk berdamai Azazel." Ucap Michael dan kemudian dia melanjutkan "Aku juga sama sepertimu, sudah lelah dengan perang dan juga konflik."

"Bagaimana dengan kau, Kiiroi Senko dan juga dua kaisar naga langit?" Tanya Azazel pada Minato serta Vali dan Issei.

"Sudah aku bilang jangan panggil aku itu, itu julukan kakek dan juga ayahku Azazel-ojii." Balas Minato dengan nada kesal dan kemudian dia menggenggam tangan Iriana dan berkata "Aku juga mendukung perdamaian, karena jika dunia ini damai… Maka aku bisa membuat keluargaku sendiri dan hidup bahagia dengan mereka."

Wajah Iriana pun merona akan tindakan dan perkataannya barusan. Orang-orang yang mendengar itu pun cukup kagum akan alasan dari Minato untuk mendukung adanya perdamaian meskipun ada salah satu orang yang hatinya serasa tercabik-cabik karena perkataan dan tindakan Minato barusan 'Aku harap, aku yang berada di posisi Iriana-san…'

Vali yang melihat itu menatap adiknya pun membatin 'Kumohon lupakan rasa cintamu pada Minato, Erina. Kau itu cantik, aku yakin kau bisa menemukan seorang pria yang cocok untuk menjadi pengganti Minato. Jangan jadi penghalang mereka berdua karena aku tidak ingin kau semakin terluka, Erina.'

"Vali…"

"Maaf, aku sedikit melamun Azazel." Balas Vali dan kemudian dia menghela nafas dan melanjutkan "Aku juga mendukung perdamaian karena aku ingin adikku tidak merasakan kejamnya dunia seperti dulu."

'Vali…'

Azazel pun menatap Issei dan berkata "Jadi bagaimana Sekiryuutei, bagaimana keputusanmu?"

"Aku bingung harus mengatakan apa."

"Begini saja…" Ucap Azazel dan kemudian dia melanjutkan "Jika dunia ini tidak damai maka kau tidak akan bisa melakukan seks dengan King-mu dan anggota haremmu tapi kalau dunia damai kau bisa melakukan itu sesukamu. So, your choice?"

Rias, Naruto, Sirzech dan Minato pun menatap Azazel dengan tajam tapi mereka pun dikagetkan dengan jawaban dari sang Chichiryuutei, eh salah maksudnya Sekiryuutei "Aku ingin perdamaian, aku ingin menghisap oppai sepuasku hehehehe."

"Boleh aku dan Kagami hajar dia Minato?" Bisik Vali dan kemudian dia melanjutkan "Dia membuatku jijik…"

Mendengar perkataan dan juga tatapan Issei yang menatap para gadis dan wanita di sana dengan tatapan khas-nya, Aria pun menggenggam tangan ibunya dan berkata "Kaa-chan, dia membuatku takut…"

"Tenang saja Aria-chan." Balas Gabriel dan dia pun melanjutkan sambil memegang pipi putrinya "Aku, ayah dan juga kakakmu akan melindungimu kalau pemuda itu berbuat macam-macam. Iya kan Minato-kun?"

"Tentu saja kaa-chan." Jawab Minato yang menatap Issei dengan tajam atas tatapan mesumnya pada ibunya dan pacarnya barusan.

"Ehhhhh!"

Semua orang pun menatap Serafall yang entah kenapa berteriak secara histeris, kemudian Serafall menunjuk Gabriel dan berkata "Ja-Jadi kau adalah istri dari Naruto-kun dan juga ibu dari Minato-kun, Gabriel?"

"Iya, itu benar Serafall." Jawab Gabriel dan dia pun menatap Serafall dan berkata "Kau tidak ada masalah dengan itu kan, Serafall?"

"Masalah sih tidak ada…" Jawab Serafall dan kemudian dia menatap tajam Naruto yang telah berkeringat dingin dan dia pun berkata "Aku tidak percaya kau bisa menikahi rivalku dan juga merahasiakan ini dariku yang notabene-nya merupakan sahabatmu selain Ajuka-kun, Naruto-kun!"

"Eh, maaf Sera. Aku lupa mengatakannya hehehe…" Balas Naruto dan membuat Serafall semakin menatapnya dengan tajam.

-To Be Continued-

Review:

Guest:

Enggak bakal discontinued, Insya Allah.

Guest:

Kalau gak sabaran, ente sendiri deh yang bikin dan ane yang baca… Reverse role.

ShiranuiShuichi:

Soalnya memang enggak ada, paling lime.

Guest:

Chap ini udah nongol kok orang-nya.

666-username:

Kalo baru di FFN, jangan sok tahu. Malah entar ente kerasanya kaya orang bego.

Rising Fire Blast:

Insya Allah.

2000:

Udah up.

Tsukasa:

Soalnya ini memang dulu fic ane yang ane kasih ke saudara ane terus dia kasih lagi ke ane, soalnya akunnya bermasalah. Dia enggak benci sama Naruto, tapi dia kesel karena Naruto selalu mengabaikan dia padahal dia masih berhubungan baik sama Serafall dan Ajuka, juga Falbium. Kalo soal berkunjung ke Konoha kayaknya kagak soalnya tuh tempat udah hancur-hancuran karena Momoshiki dan Kinshiki sampe-sampe Toneri membantu Sasuke pergi ke dimensi lain untuk kabur dari mereka berdua.

Raitogecko:

Ente itu pesimis ya, menurut ane itu bukan discontinued tapi remake atau rewrite kalo discontinue harusnya fic itu gak jalan dan juga pengganti fic itu juga gak ada. Lebih baik belajar lebih banyak ke author lain sana daripada koar-koar hal enggak jelas begitu.

Gin-san Yorozuya:

Iya.

Narumika:

Kalo dibikin bakal lama kaya flashback Heroes From Another World.

Kokonoe201:

Akan ane bikin.

Guest:

Sayap karena keturunan tapi kekuatan ya bertahap meskipun Naruto udah cukup strong soalnya dia udah menguasai beberapa teknik Naruto kecuali Sennin Mode.

Alfa2:

Iya tapi fokus ke Minato juga.

You:

Satu lagi tukang sampah pasukan orange yang nyampah disini, wow great.

Angga:

Ada caranya di DxD kaya Irina yang bahkan bisa nikah dan punya anak dari Issei yang notabene-nya merupakan iblis dan dia pun enggak jatuh karena hal itu.

Rudinixel007:

DI Tokyo dong, meskipun mau-nya Kyoto biar bisa deket sama Kurama.

Avaragas:

Berkat bantuan dari Michael dan Ajuka.

TsaniaAkira:

Kekuatan ada, roh Bijuu-nya udah gak ada. Dia masih bisa make Rikudou Senjutsu.

Cyndy Monica:

Enggak.

Dhika0666:

Minato sekitar 16, Aria sekitar 12. Menurutku tidak kalau sayap itu keturunan.

Renza Kurosaki:

Wujud manusia.

Assassin's:

Iya.

Devil of Heaven:

Tunggu saja jalan ceritanya.

IzumiReina:

Minato punya keduanya, Aria baru punya kekuatan malaikat.