"TEKAD YANG HILANG"

Tap

"Jangan bercanda, Sirzech. Itu tidak akan mungkin terjadi." terdengar nada tidak senang dari azazel.

"Azazel benar, Sirzech-dono." ucap seorang lelaki gagah bersurai emas panjang dengan -Halo- di atas kepalanya, yang menandakan kalau dia seorang seraphim. dia Michael.

"Kenapa tidak, Asgard telah berada dipihak kita. Dengan kekuatan tempur kita sekarang.. meruntuhkan Olympus bukan tidak mungkin lagi, Saat ini." ucap Sirzech tegas.

"aku tetap tidak setuju, Itu sama saja dengan memancing Ragnarok, Sirzech." bentak Azazel geram.

"tenang dulu, azazel-tan." ucap Seorang cewek iblis berwajah imut, dia Serafal leviathan. Pengguna sihir Es terhebat di Underworld.

"Mudah bagimu mengatakannya. tetap saja, itu rencana GILA. Memusnahkan mitologi Olympus dan Budha itu sama saja dengan memicu ragnarok." ucap Azazel.

Michael menatap Azazel dengan pandangan kalem..,

"Apa yang membuat anda membuat rencana yang begitu sembrono ini, Sirzech-dono.?" tanya Michael lalu mengalihkan pandangannya pada Sirzech.

Sirzech tersenyum,

"Sebuah Revolusi...,

Chapter 6

,,

"Ohayou, Naruto-kun."

"Ah, kau sudah kembali..," ucap Naruto pelan.

"Lama tidak bertemu Naruto-kun"

"Yah, lama tidak bertemu..., Kurumi-Chan." ucap Naruto kalem sambil menyunggingkan senyum tipis.

Kurumi langsung masuk dan memeluk Naruto.

"Ho...hoy, siapa kau teme, seenaknya masuk dan memeluk seseorang semaumu." Omel Moka yang ada di samping Naruto.

Kurumi agak terganggu dengan ocehan moka dan akhirnya Kurumi melepas pelukannya dan bertanya dengan kalem.

"ara, siapa Babu tak tahu diri ini Naruto-kun,." ucap kurumi enteng.

"A-APAAA, BERANINYA KAU MENGATAIKU SE-...

Naruto membekap mulut Moka...

"Ah, dia memang agak kurang sopan santun. Aku baru memungutnya kemarin." jawab Naruto kalem.

"LEPASKAN TANGAN KOTORMU, ORANG TUA SIALAN." teriak Moka setelah melepas bekapan Naruto.

"Sebagai seorang Babu, kau seharusnya lebih bisa bersikap." ucap Kurumi sambil tersenyum ramah.

"JANGAN SOK MENASEHATIKU, CEWEK ASING." teriak moka sambil menunjuk wajah kurumi.

"Ara, apa yang kau katakan. Naruto-kun apa kau tidak mengatakannya.?"

"Tentang apa.?"

"Hubungan kita.!"

"Kenapa aku hasus mengatakannya."

"CUKUP SUDAH, ORANG TUA-BEJAT, SIAPA SEBENARNYA ORANG ANEH INI.?" teriak Moka.

"jangan memanggilku seenaknya.!" sewot Naruto.

"Apa peduliku, kau memang orang tua mesum yang kelewat batas." ucap Moka.

"Ya ampun..," Naruto mendesah pasrah.

Sementara kurumi yang melihat hal itu terlihat kurang percaya,

"Kenapa denganmu, Kurumi.?" tanya Naruto kalem.

"ara, aku hanya sedikit terkejut dengan perubahan sikapmu Naruto-kun." jawab kurumi sambil tersenyum.

Naruto terdiam,

"apa begitu.?" tanya Naruto kalem.

"Kalian ngomong apa sih. Dan kakek-bejat siapa dia.?" tanya moka.

"Narutokun adalah kekasihku." jawab Kurumi.

"HUAAA, KE-KEKASIH, TIDAK MUNGKIN. ITU MUSTAHIL" teriak Moka sambil menunjuk wajah Naruto lalu Kurumi secara bergantian.

"Apanya yang tidak mungkin BODOH, Sebaiknya kau kedalam dan buatkan kami minum"

Klotak

Naruto menjitak kepala Moka,

"Ittai, kakek-bejat, Penjahat Kelamin. Kau telah merusak generasi Muda." tunjuk Moka kearah wajah Naruto lalu melenggang masuk.

Haaah

Naruto mendesah pelan,

"Kau telah banyak berubah, Naruto-kun."

Naruto menatap Kurumi dengan lembut,

"Aku sudah lama menunggumu, kukira aku tidak akan sempat untuk melihatmu kembali." ucap Naruto pelan.

"gomenasai, Aku gagal." ucap Kurumi pelan, terdapat Nada menyesal dan kesedihan disana.

"Itu bukan masalah. asalkan kau kembali dengan selamat itu sudah cukup bagiku." jawab Naruto pelan.

"Gomen, hontou gomenasai."

"Hiks" kurumi meneteskan air matanya.

Naruto mengusap pelan pucuk kepala Kurumi,

"Aku, sungguh sangat bersyukur masih diberi kesempatan untuk bersama denganmu lagi, walau sebentar tapi..."

"Tidak...," Kurumi menyela.

"walaupun aku harus membunuh seluruh manusia dibumi ini sekalipun, aku akan melakukannya..., aku, tidak akan membiarkanmu Mati." ucap Kurumi cepat.

Tuk

Naruto menjitak pelan kepala kurumi,

"Maa, tidak perlu dipikirkan. Aku tidak akan mati dengan mudah. Lagi pula aku belum meremas Oppai Moka hahaha" jawab Naruto.

".." kurumi hanya memanyunkan bibirnya.

#Skip Time

Malam hari..

Tek

Tek

Tek

Duk

Blam

Duar..

"Keluar dari kamarku cewek asing..!" teriak moka sambil menyiapkan Cakarnya.

"Ara... Haruskah aku melubangi kepalamu dengan Zafkhiel milikku, agar kau mau pergi dari kamar milikku dan Naruto ku." ucap Kurumi sambil menodongkan pistol saktinya.

"Hei, kalian berdua. Jangan berisik aku ingin tidur." lerai Naruto kalem dan sambil menguap.

"Kakek bejat, suruh cewek asing ini keluar. Bukankah malam ini adalah waktunya bagimu memberiku makan." ucap Moka kesal.

"Ara... Naruto-kun... Bukankah kita sudah lama tidak bertemu... Bukankah ini akan jadi malam yang penuh gairah ufufufufu." ucap Kurumi sambil menggandeng tangan Naruto.

"Lepaskan tangan kotormu cewek asing!"

"Pergi saja dari sini Babu."

"Cewek asing.."

"Babu"

"Hey, kalian Berdua!" teriak Naruto murka dan juga jangan lupa aura kyuubi yang menyelimuti tubuh Naruto, yang membuat udara dikamar sempit itu terasa amat sangat berat.

Sementara Kurumi dan Moka yang mendengarnya langsung terlonjak kaget.

"Aku sudah lama tidak membunuh...haruskah aku membunuh kalian agar kalian bisa diam.?" ucap Naruto dengan suara berat.

Mereka yang ada disana hanya menggeleng sambil ketakutan.

"Huuuhh...Jadi... Bisakah kalian diam...aku sangat ngantuk. Aku harus bangun pagi. Kalau kalian ingin ribut sebaiknya diluar saja." omel Naruto yang agak santai dan menghilangkan aura kyuubi.

"Ta-tapi aku tidak mau berbagi kasur dengannya." ucap Moka sambil menunjuk Kurumi.

"Memangnya aku mau." sergah Kurumi.

"GGGRRRRRRRRR."

"Baiklah Naruto-kun kita akan berbagi.." ucap Kurumi cepat sambil menggaet lengan Naruto.

"Aku juga..." ucap Moka.

Dan malam itu mereka bertiga tidur disatu kasur kecil yang menurut Author tidak layak dipakai 2 orang, Dan mereka memakainya untuk 3 orang. Memang, kita tidak tahu bagaimana kerennya jadi orang sakti. (Muehe)

#UNDERWORLD

Dilorong yang gelap terdapat dua sosok yang sedang berjalan dengan langkah tegap.

Tap

Tap

Tap

"Sirzech, apa kau ingat dengan pancaran energi yang 30 tahun silam pernah menggemparkan semua makhluk supranatural.?" tanya ajuka.

"Tentu saja." jawab sirzech singkat.

"Setelah itu tidak ada lagi tanda tanda kemunculanya. Ada kemungkinan jika kita melakukan rencana kita ini, dia akan ikut keluar dan akan ikut serta juga didalamnya."

"Aku sudah memikirkan hal itu... Ajuka. Selama "ia" sudah bangkit kembali dan menyatu dengan "Sang Malapetaka" , bisa dipastikan ras iblis akan kembali berkuasa." ucap Sirzech tenang.

"Kuharap juga begitu."

#Change Scene

Terlihat tiga tubuh berbeda postur sedang terbaring.

Terlihat Kurumi membuka matanya yang berbeda warna. Dia perlahan bangkit dan menduduki tubuh Naruto, ditangannya perlahan muncul aura kehitaman dan perlahan menjadi sebuah pistol.

"Zhafkiel: Time Lock"

Dor

Naruto terbangun dan melihat kurumi tengah ada diatas tubuhnya.

Perlahan aura disekitar menjadi gelap dan jam dinding yang tergantung berhenti bergerak.

"Kurumi, hentikan semua ini.!" ucap Naruto berat.

"Gomenasai, Naruto-kun. Hanya dengan cara inilah kau bisa selamat."

"Tapi, semua akan sia sia saja jika kau juga akan menghilang." jawab Naruto marah.

"Tapi paling tidak aku akan tetap bersamamu disini." ucap Kurumi sambil menunjuk dada Naruto.

"Nee, Naruto-kun. Untuk kali ini saja bisakah aku menciummu."

"Tidak, kumohon jangan lakukan itu kurumi. Percuma saja aku hidup jika tidak ada dirimu. Alasan aku tetap hidup adalah dirimu. Tanpa dirimu tidak ada lagi tujuanku untuk tetap hidup. Untuk apa aku hidup jika tidak ada yang ku tuju" ucap Naruto marah dan berontak tapi semua itu sia sia tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali.

Perlahan Kurumi memperpendek jarak mereka dan akhirnya kedua bibir itu saling bertemu.

Cukup singkat untuk dibilang sebuah ciuman, itu lebih tepat disebut kecupan.

dan perlahan tubuh kurumi mulai bercahaya terang.

"Gomenasai Naruto-kun"

"Sampai bertemu lagi Naruto-kun. Walaupun aku sudah tidak ada tetapi ingatlah bahwa aku selalu bersama denganmu" ucap Kurumi sambil meneteskan air matanya saat air matanya jatuh ketubuh Naruto tubuh kurumi pecah menjadi butiran cahaya putih yang amat banyak dan kemudian mulai masuk ketubuh Naruto.

"Tidaaaaaaaaakkkk." teriak Naruto.

Dan seketika aura gelap yang semula menyelimuti kamar Naruto mulai hilang.

Blaaaaarddddd

Rumah Kecil Naruto hancur Berantakan. Dan terlihat Naruto yang dalam keadaan berdiri dengan aura kyuubi menguar dengan ganas. Ekspresinya tidak terbaca sama sekali karena tertutup oleh rambut panjangnya yang berkobar dengan ganas juga.

Sementara diantara reruntuhan rumah Naruto terlihat Moka yang terlempar cukup jauh akibat ledakan energi yang dikeluarkan oleh Naruto.

"Ap-pa yang terjadi.?" ucap Moka yang masih setengah sadar.

"Kakek tua,...

Moka terkejut melihat Naruto yang menurut penglihatannya terlihat amat sangat mengerikan. Aura merah terus berkobar dengan ganasnya dan tanpa terasa tubuh Moka bergetar akan hal itu.

"Apa dia benar benar Naruto." gumam Moka.

.
...

...
...

To be continued...

Yooo hooo... Masih ada yang menantikan fic ini.?

Ah... I dont care lah...

Neh disini konflik udah mulai terlihat nih... Dan soal kurumi pasti pada gak nyangka... Hahahaha

Dan soal naruto tenang aja bentar lagi dia bakalan mengamuk semengamuknya... Chap depan si naru bakalan melawan salah satu top dewa yang cukup terkenal... Yang punya dendam kesumat sama si Naru mueheheheh

Oke sekian dari gue ... Sorry ya kalo upnya lama banget soalnya gue gak sempet nulis karena real life gui... Oke gtu aja saya mohon pamit undur diri...

Wasalamualaikum wr wb