Tekad yang Hilang
"Nee, Naruto-kun. Untuk kali ini saja bisakah aku menciummu."
"Tidak, kumohon jangan lakukan itu kurumi. Percuma saja aku hidup jika tidak ada dirimu. Alasan aku tetap hidup adalah dirimu. Tanpa dirimu tidak ada lagi tujuanku untuk tetap hidup. Untuk apa aku hidup jika tidak ada yang ku tuju" ucap Naruto marah dan berontak tapi semua itu sia sia tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali.
Perlahan Kurumi memperpendek jarak mereka dan akhirnya kedua bibir itu saling bertemu.
Cukup singkat untuk dibilang sebuah ciuman,
itu lebih tepat disebut kecupan.
dan perlahan tubuh kurumi mulai bercahaya terang.
"Gomenasai Naruto-kun"
"Sampai bertemu lagi Naruto-kun. Walaupun aku sudah tidak ada tetapi ingatlah bahwa aku selalu bersama denganmu" ucap Kurumi sambil meneteskan air matanya saat air matanya jatuh ketubuh Naruto tubuh kurumi pecah menjadi butiran cahaya putih yang amat banyak dan kemudian mulai masuk ketubuh Naruto.
"Tidaaaaaaaaakkkk." teriak Naruto.
Dan seketika aura gelap yang semula menyelimuti kamar Naruto mulai hilang.
Blaaaaarddddd
Rumah Kecil Naruto hancur Berantakan. Dan terlihat Naruto yang dalam keadaan berdiri dengan aura kyuubi menguar dengan ganas.
Ekspresinya tidak terbaca sama sekali karena tertutup oleh rambut panjangnya yang berkobar dengan ganas juga.
Sementara diantara reruntuhan rumah Naruto terlihat Moka yang terlempar cukup jauh akibat ledakan energi yang dikeluarkan oleh Naruto.
"Ap-pa yang terjadi.?" ucap Moka yang masih setengah sadar.
"Kakek tua,...
Moka terkejut melihat Naruto yang menurut penglihatannya terlihat amat sangat mengerikan. Aura merah terus berkobar dengan ganasnya dan tanpa terasa tubuh Moka bergetar akan hal itu.
"Apa dia benar benar Naruto." gumam Moka.
Chapter 7
aura merah kehitaman terus berkobar ganas menyelimuti tubuh naruto yang perlahan mulai bercahaya. perlahan moka berusaha berdiri dan langsung berlari mendekati Naruto yang sedang dalam keadaan yang menurut Moka sangat mengerikan.
"Naruto." teriak moka sambil berlari kearah Naruto.
setelah sampai didekat Naruto, dengan cepat leher Moka di genggam erat oleh Naruto.
"ghhhkk"
Moka terbelalak kaget dan tidak percaya akan apa yang dilakukan oleh Naruto. Naruto lalu menyiapkan tusukan dengan tangan yang telah diselimuti chakra kyuubi dan angin. moka berusaha berontak dan ingin melepaskan cengkraman dilehernya. namun tiba-tiba naruto terbelalak dan memegangi dada sebelah kirinya. cengkraman pada leher moka melemah, dan naruto jatuh berlutut sambil memegangi dada kirinya dan meringis kesakitan.
Naruto lalu melempar tubuh Moka kesamping dengan mudah. tubuh Moka terpelanting kesamping dan menabrak pohon lumayan besar dan terjatuh lemas kehabisan Nafas.
"uhuk uhuk." Moka berusaha sekuat mungkin untuk tetap sadar.
terlihat tubuh Naruto mulai bercahaya terang dan semakin terang. mata Naruto terpejam menahan sakit didada kirinya, tepat dijantungnya.
perlahan ingatan ingatan akan masa lalunya mulai berputar kembali dikepalanya, perlahan air mata Naruto mengalir.
kenangannya bersama Kurumi dulu, dan bayangan tentang tubuh kurumi yang pecah menjadi butiran cahaya membuat Naruto mengeraskan wajahnya.
dan perlahan tubuh Naruto mulai mengalami perubahan yang cukup signifikan. perlahan keriput keriput di wajah Naruto mulai menghilang dan rambut Naruto yang panjang perlahan mulai memendek. dan dengan perlahan Naruto membuka matanya yang masih berlinang air mata dan terlihatlah mata berbeda warna yang satu biru shapire dan yang satu adalah berwarna emas dengan gambar jarum jam yang berputar terbalik.
perlahan tubuh fisik Naruto mulai kembali keusia 20 tahunan. dan perlahan cahaya keemasan yang tadi menyelimuti tubuh Naruto perlahan menghilang dan terlihat Naruto sudah tidak lagi kesakitan pada jantungnya.
Dengan perlahan Naruto bangun dan memegang dada kirinya.
dan terlihatlah penampilan Naruto yang seperti umur 21 tahun, rambutnya sekarang memendek hingga tidak sampai menutupi matanya.
"lukaku sembuh seperti sedia kala." gumam Naruto dengan pandangan sendu sambil memegangi dada kirinya, bekas luka fatal yang dia terima.
"Kurumi, kenapa... " ucapan Naruto tehenti dan mulai memejamkan matanya.
Moka yang melihat perubahan Naruto hanya bergumam lemas.
"Naruto... " gumam Moka lalu pingsan tak sadarkan diri.
perlahan Naruto membuka matanya dan terlihatlah tatapan kosong dan dingin dari mata berbeda warna itu, warna mata kanan berwarna emas dan kiri hitam. mata yang menjanjikan rasa sakit dan kehancuran.
"apapun yang terjadi, aku akan membuatmu kembali... Kurumi." ucap Naruto dingin.
dengan pelan Naruto berjalan menuju tempat Moka berada.
tap
tap
tap
setelah tepat didepan tubuh Moka yang terbaring pingsan, Naruto memandang tubuh Moka dengan tatapan kosong. lalu dalam sekejap Naruto sudah menghilang dari tempat tersebut.
#Change Scene
Underworld
didalam ruangan yang sangat gelap terlihat 4 orang sedang berjejer dengan tubuh yang diselimuti oleh demonic power yang terus menerus menguar dari dalam tubuh mereka dan perlahan energi tersebut mulai terserap oleh sebuah celah kecil didinding ruangan tersebut.
dan secara serentak mereka membulatkan mata mereka merasakan sensasi kekuatan yang amat sangat besar dari dunia atas.
keempat orang tadi yang merupakan keempat youndai maou saling bertukar tatapan.
"tidak salah lagi. dia.. sudah kembali" Sirzech lalu bangun dan terlihat kedua mata merahnya yang menyala dalam gelap.
#unknow place#
"kekuatan ini, kekuatanmu sudah kembali, Naruto" seorang gadis loli perwujudan dari sang ketidakbatasan Ophis. dengan wajah tanpa ekspresinya terlihat sebuah hasrat yang telah lama terpendam, kini terlihat betapa bersemangatnya ophis. ekspresi yang belum pernah dia perlihatkan pada siapapun sebelumnya.
"kau pasti juga merasakan hal yang sama bukan, great red?" gumam Ophis.
seluruh makhluk supernatural untuk sesaat merasakan shock setelah merasakan sebuah ledakan energi yang sangat besar yang dikeluarkan oleh Naruto. tak terkecuali para dewa dewi dari seluruh mitologi.
~~~~~skip time~~~~
#Istana Vampire#
blaaaard
debu membumbung tinggi memenuhi Istana besar bergaya klasik yang kini telah hampir rata dengan tanah.
kepulan debu mulai menipis dan terlihat seorang pemuda berambut pirang tengah menginjak seorang Vampire bangsawan.
"ghhhhh, ohok.." vampire tadi muntah darah karena Naruto menekan injakannya lebih kuat.
"dasar monster..." teriak Vampire tadi.
lalu dengan pelan Naruto meraih kepala Vampire tadi. tiba tiba disekitar tubuh Vampire tadi muncul seperti ruang waktu. dan perlahan jarum jam dimata kiri Naruto mulai berputar terbalik dengan perlahan.
"a..ap..a yang ka..u lakukan, padaku?" Vampire tadi berusaha berobtak namun gagal. tubuhnya serasa dikunci. bahkan untuk menggerakkan jari saja sangat sulit.
"diamlah dan biarkan aku melahap sisa hidupmu" jawab Naruto dingin dan juga dengan tatapan kosong.
sementara Vampire tadi benar benar sangat ketakutan, tubuhnya bergetar hebat.
dan perlahan tubuh Vampire tadi mulai mengering dan ruang waktu disekitar tubuhnya mulai menghilang. Naruto lalu menegakkan tubuhnya kembali.
"hanya seginikah..." ujar Naruto pelan, 500 tahun umur Vampire yang Naruto serap hanya menjadi 50 kali putaran jarum jam dimata kiri Naruto, yang berarti hanya 50 hari.
dan disekeliling ada beberapa Vampire yang masih selamat dan menatap Naruto ketakutan, tubuh mereka bergetar melihat mata berbeda warna tersebut.
"sekarang giliran kalian" ucap Naruto lalu mulai melangkah mendekati para Vampire yang tersisa.
swush
sebuah serangan panah dengan kecepatan sangat tinggi melesat dari atas awan.
jrash
merasakan adanya serangan dengan kecepatan tinggi mengarah padanya membuat Naruto reflek menghindar Namun lengannya masih terkena serangan tersebut.
belum sempat menghindar Naruto harus merelakan lengan kirinya harus terputus dari tempatnya. darah mengucur deras dari lengan Naruto.
"ahh," Naruto hanya menatap kosong kejadian tersebut.
dan dalam sekejap muncullah sesosok pria berbadan tegap dengan tasbih besar sebagai kalungnya. dan juga panah yang dibawanya, dan juga pelaku utama yang telah membuat lengan Naruto terputus.
"akhirnya aku menemukanmu, Uzumaki Naruto" teriak pria tadi yang merupakan salah satu Dewa dari jajaran top makhluk terkuat. dialah sang dewa perang Indra.
"Aku sudah menunggu saat ini untuk membalaskan dendamku padamu, kau... "
teriak Indra.
"Urusai," jawab Naruto dingin dan juga tatapan kosongnya.
"Nani..." geram Indra dengan wajah murka. Dewa perang yang sangat ditakuti, bahkan dikenal di seluruh kalangan makhluk supranatural. belum pernah merasa semurka ini.
"akan kututup mulut hinamu, bajingan" teriak Indra lalu mengeluarkan tekanan energi dengan intensitas tinggi.
sementara Naruto hanya menatap itu dengan pandangan biasa, tanpa ekspresi berarti yang diberikan Naruto. dengan Santai Naruto mengambil lengannya yang telah terpotong tadi, lalu menyatukannya kembali kelengannya yang semula. dan dengan cepat lukanya beregenerasi dan sembuh seperti sedia kala.
melihat hal itu indra mendecih kesal.
Naruto menatap sakra dengan mata berbeda warna dengan tatapan kosongnya.
"cih, akan kupastikan kalau kau akan mati kali ini.. manusia"
"kali ini tidak akan seperti yang sebelumnya..."
lalu sakara mulai menyiapkan kuda kuda bertarungnya. Sementara Naruto masih terlihat berdiri dengan tenang ditempat tadi.
sakra lalu menyiapkan panahnya lalu menariknya, secara perlahan pendar energi mengumpul dibusur panahnya dan dalam sekali tarik..
bang
anak panah melesat dengan kecepatan sangat tinggi kearah Naruto, dan saat akan mengenainya. dengan pelan Naruto mengelak kesampaing dengan pelan. anak panah berupa gumpalan energi tersebut hanya melintas melewati sampjng tubuh Naruto.
Sakara menyeringai,
Naruto melebarkan matanya,
buuummm
ledakan terjadi ditempat Naruto,
"ahahhahaha... rasakan itu bedebah" teriak Sakra dengan senyuman senangnya.
debu mengepul karena bekas ledakan tadi, terlihat Naruto yang terlutut dengan luka disekujur tubuhnya walaupun hanya luka luka lecet, dan perlahan tapi pasti luka luka tadi mulai beregenerasi seperti semula.
"Bagaimana menurutmu, apa kau terkejut?!, itu adalah Indra no Ya, senjata suci milikku,, sekali kau kutandai, mau menghindar bagaimanapun kau tak akan bisa lolos dari seranganku... dan lagi, itu hanya permulaan, yang selanjutnya akan kupastikan kau akan musnah" sakra lalu kembali mencharge ulang energi dibusur panahnya.. dan juga seringai yang semakin lebar diwajahnya.
Underwolrd
didalam sebuah Gua besar dan gelap,, banyak sekali Iblis yang berkumpul ditempat tersebut.. dibarisan paling depan ada keempat Maou yang berdiri dengan tegap dan berwibawa...
terlihat diujung dalam Gua tersebut gumpalan kabut hitam pekat yang semakin lama semakin menelan gua tersebut kedalam kegelapan,,,
dan seorang Maou dengan rambut merah darah perlahan melangkah maju
"Sudah waktunya bangsa iblis kembali berkuasa dibumi,, sambutlah dengan gembira ,,, raja Iblis kita yang sesungguhnya..." dan perlahan Sirzech berlutut hormat dan diikuti seluruh iblis yang ada disana.
"Akhirnya... aku Bebas...
.~~change Scene~~.
"Tidak buruk,,
Naruto dengan pelan mulai menegakkan tubuhnya yang sudah kembali pulih seperti semula..
"tapi,,,
tiba tiba Naruto sudah ada dibelakang sakra,,
... kau butuh lebih dari sekedar panah untuk menumbangkanku" ucap Naruto dingin.
.
.
.
to be continued...
AN:
yoo,,, apa kabar para senpai sekalian... masih ada yang inget sama aku.? gak kerasa udah mau 1 tahun aku gantungin nih fic... jujur sedih banget aku... nyelesaiin chap ini aja keajaiban banget wkwkwkwk... yah gimana ya,, imajinasiku sudah tak seliar dulu senpai jadi tolong maklumin ya kalo jelek hehe
dan juga ada lagi,, salah satu pendorongku dari dulu ~si justian .aka. deadly god~ yang nyuruh ana lanjutin mulu... wkwkwk padahal ide lagi mampet yah pokoknya arigato bnget deh buat kamu senpai...dan juga arigatou banget buat kalian yang masih setia menunggu fic yang gak jelas ini wkwkwk
kalo ada yang salah tolong dikoreksi ya hehe
salam dariku dek farel tehe tehe
sampai jumpa senpai sekalian...
ups... ketinggalan... jangan lupa flamenya udah baca gak flame ... auto kualat kamu senpai... tehe
sekian dan
wasalamualaikum senpai hehe
