I : Introvert?
Apa yang terpikirkan ketika mendengar kata Introvert?. Tertutup, penyendiri, tidak suka keramaian, hanya akan bercerita jika dia sudah percaya dan merasa nyaman dengan seseorang. Demikianlah aku, ada alasan tersendiri kenapa sikap introvert-ku semakin berkembang. Tapi untungnya, sikap itu perlahan tidak seburuk dulu karena aku ingin maju dan tidak ingin seperti itu terus, ditambah lagi setelah aku mengenalmu, perlahan aku mulai bisa sedikit membuka diri. Aku tetaplah introvert, tetapi di tutupi dengan sifat ekstrovert karena aku butuh itu.
Orang-orang bilang, kau adalah pribadi yang ceria, terbuka dan mudah berteman. Itu benar, sangat berbanding terbalik denganku yang hanya segelintir orang yang bisa menjadi temanku. Aku tidak suka memilih-milih teman, hanya saja aku sulit untuk menjadi akrab. Orang bilang kau ekstrovert, tapi aku tidak yakin itu 100% benar.
Untuk orang-orang yang tidak mengenalmu lebih dalam, kau memang sosok seperti itu. Ceria, mudah bergaul, berisik dan sebagainya. Kau sendiri juga mengatakan bahwa Seungcheol dan adalah orang yang berbeda. Aku paham maksudmu, Seungcheol adalah orang yang kekanakan dan adalah leader berkharisma. Padahal itu adalah orang yang sama, hanya saja kau memang sedikit aneh dan sikapmu bisa berubah, aku terbiasa dengan itu.
Tapi aku yakin tidak banyak orang yang mengetahui dirimu dibalik layar. Jika sudah dibelakang layar, kau malah sebaliknya. Mungkin tidak semua, tetapi aku merasa kau cenderung diam. Persis seperti introvert. Namun, kadang aku jengkel sendiri. Kau suamiku, tapi ada saatnya kau tidak mau membagi masalahmu padaku.
Aku tahu ada beberapa hal yang kau sembunyikan padaku. Tapi aku tidak memaksamu untu bercerita karena aku paham itu adalah masalah di kerjaanmu, dengan agensi maupun teman se-grupmu. Tapi, bagaimanapun juga aku adalah istrimu. Kadang aku heran sendiri, apa mungkin kau tidak nyaman jika bercerita denganku?. Ayolah, aku bahkan tidak pernah bergosip ataupun menyampaikan apapun yang orang ceritakan padaku.
Meskipun begitu, tidak semua hal pula kau tutup rapat. Ada beberapa hal yang kau beritahukan padaku dan memintaku untuk memberikan solusi. Satu hari kau pulang dari dorm dengan wajah gusar. Ekspresimu bukan marah, tapi cenderung sedih. Aku tahu kau sedang dalam mood yang tidak baik. Aku mengikutimu kekamar.
"Apakah oppa baik-baik saja?"tanyaku hati-hati
"Ya, aku hanya lelah. Biarkan aku tidur"katamu, tapi aku tidak mau menyerah. Sudah terlalu banyak beban yang kau pikul, dan aku bersedia membantumu memikulnya.
"Oppa tak bisa berbohong, aku tahu sesuatu terjadi"kataku aku duduk di tempat kosong sebelahmu. Kau hanya diam
"Oppa, aku ini istrimu. Aku tahu ada beberapa hal yang kau sembunyikan dariku hanya agar rumah tangga kita tidak tersangkut masalahmu diluar, aku hargai itu. Tapi, jika bebanmu sudah terlalu berat ceritalah padaku. Aku bersedia menjadi sandaranmu, tempat istirahatmu, aku juga mau membantumu" kataku
Aku berharap kau luluh dan bersedia menceritakan masalahmu padaku. Tapi sepertinya tidak, kau malah memeluk pinggangku dan menenggelamkan wajahmu diperutku. Perlahan bahumu bergetar, aku tahu kau sedang menangis. Aku hanya membelai rambutmu. Aku yakin, masalahmu kali ini lebih besar dari seluruh masalah yang pernah kau ceritakan padaku hingga kau tak sanggup menceritakan apapun. Jika seperti ini aku hanya perlu bersabar dalam menghadapimu dan menunggu hingga kau bersedia menceritakannya sendiri.
Terkadang, seperti itulah kehidupan idol. Harus terlihat bersahabat dihadapan fans padahal dibalik layar mungkin dia sedang menghadapi masalah dan memikul beban berat. Kau mungkin bisa menjadi ekstrovert didepan fans dan kamera, tetapi dibalik layar, kau tidak se-esktrovert itu. Kau malah lebih cenderung menjadi introvert dan sering merasa kesepian. Kau mungkin terlihat kuat, dan aku akui kau sangat kuat, bahkan ketika kau berada di titik terlemahmu, kau tidak akan menunjukan kalau kau sedang lemah. Kau juga pemikir, semuanya kau pikirkan matang-matang. Aku rasa itu adalah bagian introvert-mu.
Maafkan author. Bagian ini pasti mengecewakan. Author gak tau kata apa yang cocok buat alphabet kali ini. Padahal author udah baca buku, kamus dan sebagainya.
