L : Lagu
Kau mungkin bukanlah penulis lagu terhebat yang pernah ada di muka Bumi ini. Tapi setidaknya kau sudah memiliki nomor Hak Cipta (Copyright) untuk itu dan sudah ada puluhan lagu yang ikut campur tangan dinginmu. Namun, kau tentu saja terkadang memiliki kesulitan dalam menulis lagu. Terkadang kau juga meminta bantuan terhadap Jihoon ataupun Bumzu atau bahkan member lain. Tidak masalah, bukankah sebuah karya jika dikerjakan dengan banyak pemikiran hebat yang berbeda akan menjadi lebih baik?. Aku pun begitu, terkadang menulispun aku bisa mengalami kesulitan.
Sudah menjadi pemandangan biasa jika aku sering menemukanmu tertidur di meja ruang TV ataupun ruang studio mini dengan alat tulis yang berserakan dan alat elektronik yang masih menyala seperti laptop maupun komputer, terlebih jika waktu Comeback maupun World Tour sudah semakin dekat. Kemudian aku dengan senang hati menyelimuti tubuhmu agar tidak digigiti nyamuk ataupun terkena terpaan angin dingin yang mampu mengusik tidurmu. Seandainya aku sanggup membawamu kekamar akan aku lakukan!. Aku juga tak tega membangunkanmu karena melihatmu yang tertidur begitu pulas.
Waktu itu, kau sangat sibuk. Terus berkutat di studio, bahkan di apartemen pun kau juga masih saja menulis lirik dan membuat lagu. Aku tahu betul, biasanya jika kau membuat lagu waktu paling singkat adalah 2 hari dan waktu paling lama adalah 2 minggu. Tapi saat itu, kau membuat lagu dengan waktu yang terlama, hampir 1 bulan. Yang lebih mengherankan adalah, saat itu kau sedang senggang dan tidak ada jadwal comeback dalam waktu dekat atapun tur konser.
"Tidak ada sayang, aku hanya sedang memiliki inspirasi untuk membuat lagu"katamu, aku pun membiarkanmu kembali sibuk dengan lagu yang kau buat. Aku hanya mengkhawatirkan kesehatanmu jika kau terlampau sering kurang istirahat, terlebih jika kau sedang tidak dalam waktu sibuk menggarap album.
Di hari ulangtahunku, kau benar-benar mengejutkanku. Mengaduk-aduk perasaanku, membuatku terharu hingga menangis. Kau menyanyikan lagu yang telah kau buat dihadapanku dengan sebuah rekaman yang merekam lagumu dengan instrumen –tanpa vokal–, kau menyanyikan sebuah lagu yang benar-benar kau ciptakan untukku, mendeskripsikan diriku. Kesibukanmu selama ini ternyata adalah membuatkan lagu untukku. Aku merasa begitu istimewa, lagu yang kau ciptakan kali ini benar-benar kau ciptakan dengan ketulusan hatimu, bahkan kau mengerjakannya dalam jangka waktu yang cukup lama dan kau tidak meminta bantuan siapapun.
"Maaf aku membuatmu menangis, jangan memintaku untuk mengembalikanmu ke orangtuamu. Aku telah berjanji pada mereka untuk tidak membuatmu menangis, tapi aku malah membuatmu menangis sekarang"katamu menggodaku yang telah beruraian air mata bahagia. Aku tesenyum kemudian menghambur kepelukanmu, menghujanimu dengan ciuman
"Bagaimana aku bisa pergi dan mengadu ingin pulang Seungcheol?, kau benar-benar membuatku istimewa. Kau selalu berhasil membuatku bahagia"ucapku
"Maaf aku tidak membawakanmu kue"katamu penuh penyesalan
"Ya Tuhan. Hadiah ini lebih baik dari sepotong kue"ucapku yang sedikit kesal dengan –maaf– kebodohanmu.
"Rencananya lagu ini mau aku terbitkan disalah satu album saat comeback tiba"katamu, sebenarnya aku suka. Itu artinya kau membiarkan semua orang tahu bagaimana rasa sayangmu padaku. Tapi aku khawatir
"Aku takut fans tidak suka dan mengira kau terlalu berlebihan dalam mencintaiku"
"Tenang saja, aku memang mencintaimu dan mereka tidak akan bisa mengusik itu. Tapi, lagu itu akan dipublish jika agensi menyetujui. Kalau agensi tidak menyetujui, aku ingin mem-publish di Sound cloud atau Spotify" katamu
"Aku akan lebih senang jika lagu itu direkam dan kau memberikan hard copy maupun soft copy-nya padaku"pintaku, aku ingin senantiasa mendengarkan lagu itu. Bukan hanya mendengarkannya langsung dinyanyikan olehmu
"Dengan senang hati"
"Oppa, lain kali ayo kita buat lagu lagi. Ciptaan kita berdua, isinya tentang kita dan kita akan duet" kataku, kau mengerutkan dahi tampak berpikir
"Hmm, ide yang bagus. Ayo kita buat"katamu, setelahnya aku mengajakmu untuk membuat kue didapur. Tidak ada kue sebagai hadiah di hari ulangtahunku, jadi aku rasa akan jauh lebih spesial jika membuat kue ulangtahun bersamamu. Tak lupa kau melemparkan beberapa candaan disela aktivitas. Melempar tepung dan mencolek adonan misalnya
Bayangkan caratdeul, bayangkan~. Seungcheol ciptakan lagu untuk kalian.
