FRIENDSHIP OR LOVE

Nyanyian merdu dipagi hari membuat Jongin terbangun dari bangun tampan nya

"Kyungsoo ?"

"Ah ne Jongin oppa kau sudah bangun ?" tanya Kyungsoo terkejut

"Ah heum" jawab Jongin yang masih mengucek matanya

"Hehe" Kyungsoo berusaha menahan tawanya

"Kau kenapa ?"

"Aniya hanya saja wajah mu sangat lucu Jongin oppa"

"Haha eh apa yang kau lakukan ?"

"Aku sedang memasak untuk sarapan nanti"

"Bukannya ada maid, kemana mereka semua ?"

"Mereka belum terbangun, ini baru saja jam setengah enama aku saja yang terlalu cepat terbangun"

"Apa sudah jadi ?"

"Sedikit lagi, basuh wajah mu dulu habis itu baru makan" ucap Kyungsoo yang masih fokus dengan masakannya dan dijawab anggukan oleh Jongin

"Kau masak apa kyung ?" Jongin yang sudah selesai membasuh wajahnya pun datang dari belakang Kyungsoo dan mengagetkannya

"Ah kamchagya" ucap Kyungsoo

"Ah miahae"

"Oh kalian berdua sudah bangun ?" tiba-tiba harabeoji datang entah darimana

"Ah ne Harabeojji" Jawab Kyungsoo

"Kau sedang memasak apa kyung ?"

"Aku hanya sedang memasak sup rumput laut, harabeojji mau menyoba nya ?"

"Apa sudah jadi ?"

"Sudah harabeoji"

"Baiklah ayo kita bertiga makan"

"tunggu harabeoji biar aku membang.."

"Andwe, biar saja mereka tidur, harabeoji juga sedang terburu-buru harabeoji akan berangkat ke prancis hari ini"

"Ah jinjja ?" tanya Jongin

"Ne, kalian hati-hati yah disini jangan nakal"

"Ne arraseo harabeoji" jawab mereka berdua

"Anak pintar ayo makan"

"Selamat makan"

Mereka makan sambil melakukan sedikit perbincangan setelah selesai makan Kyungsoo mencuci semua alat makan nya dan menaruh sup diatas kompor agar nanti saat Luhan dan Sehun bangun mereka juga bisa makan lalu Kyungsoo menghantar Harabeojji keluar dan masuk dalam mobilnya

"Ah Kyungsoo-ya jika Sehun sudah bangun katakan padanya untuk segera kesekolah arra ?"

"Ne oppa"

.

.

.

Kyungsoo pun yang tak tau mau melakukan apa akhirnya berjalan-jalan siapa tau ada lapangan basket sekitar rumah haraboji, tadi dia sudah menempelkan sticky note di depan pintu kamar sehun sesuai dengan apa yang dikatakan Jongin

"Akhirnya"

Kyungsoo menemukan lapangan basket yang lumayan besar beserta bola basketnya di dalam keranjang yang di siapkan disamping kursi di pinggir lapangan

Tuk tuk

Kyungsoo mulai mendrible bola nya dan melakukan sedikit pemanasan dengan bola nya itu lalu mulai mencoba three point

Tak

Masuk !

Entahlah sekarang dia sangat merindukan joo hyuk, andaikan joo hyuk ada disini dia pasti tidak perlu bermain basket sendiri disini

Kyungsoo mulai lagi mendrible bolanya lalu melayout bola nya dan akhirnya masuk lalu dia pun medrank bola nya itu lalu turun dengan keringat yang berjatuhan banyak sekali

Mulai lagi Kyungsoo ingin melayout bolanya tapi entah darimana ada orang yang mengambil bola nya lalu dengan teknik layout memasuki bola berwarna orange itu, karna silau dari matahari Kyungsoo tidak melihat siapa yang mengambil bolanya

"Seharusnya kau membangunkan ku dan bukan nya meningalkan sticky note didepan kamar ku"

"Sehun ?"

"Lalu menurut mu siapa lagi" jawab Sehun lalu memasukan bola kedalam ring

"Apa yang kau lakukan disini ? kenapa kau tidak sparing ?"

"Aku telat bangun mereka sudah mulai sparing tadinya kau mau kejar mereka tapi aku melihat mu bermain basket akhirnya aku memutuskan untuk ikut kau untuk bermain juga"

"Dasar kau ini"

"Ayok lawan aku, siapa yang kalah harus mentraktir makan yang menang"

"Ok"

Dan permainan pun dimulai awalnya sehun sombong karena dia yang memegang kendali bola dan bisa memasukan bola sampai enam kali tapi saat bola nya di rebut oleh Kyungsoo permainan bola seperti neraka bagai Sehun pasalnya Kyungsoo sudah mencetak dua belas point sedangkan dia hanya mencetak delapan point, dan detik-detik terakhir pun Kyungsoo berhasil mencetak three point. Mereka pun mulai kelelahan dan akhirnya duduk di tengah lapangan

"Jangan sombong kalau kau sudah unggul, kita tidak bakal tau apa yang terjadi de menit-menit terakhir"

"Andai kau pria"

"Waeyo ?"

"Aku akan memasukan mu ke club basket, eh tunggu kau tidak masuk club basket wanita ?"

"Tidak mau"

"Wae ?"

"Buang-buang waktu main dengan begitu banyak peraturan"

"Bermain basket kan memang harus mengikuti peraturan"

"Maksudku kalau aku masuk club pasti sangat banyak peraturan kan ?"

"Kau benar juga yah, emang biasanya kau main sendiri ?":

"Tidak aku main dengan teman-teman dan Joo hyuk"

"Joo hyuk ? maksudmu Joo hyuk kakak tiri ku "

"Heum aku sudah tau tentang kalian"

"Bagaimana menurutmu ?"

"Maksudnya ?"

"Memiliki hidup yang sangat rumit, bagaimana menurutmu ?"

"Entahlah hanya saja hidupb kalian membingkan ku"

"Kau benar, ayo kutraktir"

"Mau mentraktir ku apa ?"

"Kau mau apa ?"

"Es krim dan bubble tea"

"Kau suka bubble tea ?"

"Tidak begitu suka tapi hanya sekedar suka ya gitulah"

"Hahaha baiklah baiklah aku ngerti"

"Kajja"

.

.

.

Jongin sungguh kecewa dengan kembaran nya hanya karena kembarannya itu telat bangun dia tidak mau pergi sparing

"Sehun Kim Sehun !" teriak Jongin

Sungguh kali ini Jongin benar-benar marah bukan hanya karena kembarannya itu tidak disiplin tapi kembarannya itu tidak ijin dan kembarannya itu menghilang dan tidak ada di rumah

"Ah Jongin oppa waeyo ?" tanya Luhan

"Luhan-ah dimana sehun sekarang ?" Luhan yang mulai ketakutan pun mulai menjawab dengan gugup

"Nan molla oppa , hanya aku saja sendiri disini, Kyungsoo juga tidak ada mungkin mereka pergi bersama" mendengar itu perkataan Luhan tadi entah kenapa mulai meredakan amarah Jongin

"Oppa" Luhan memanggil Jongin lalu mulai menyentuh bahu nya pelan

"Oppa ? ayo ikut aku dapur" ucap Luhan mulai menarik tangan Jongin,yang ditarik tangannya hanya diam dan mengikuti saja

Luhan tau saat ini Jongin sedang sangat marah makanya itu dia mulai mencari minuman soda yang memiliki rasa jeruk nipis itu di dalam Kulkas , setelah menemukannya dia mulai menuangkan nya di gelas lalu menarik lagi tangan Jongin menuju meja makan lalu mulai duduk dan menyerahkan minuman itu di depan Jongin

"Minumlah lalu tenangkan dirimu oppa"

"Gomawo"

"Cheonmayo"

Diam , tidak yang berani mengucapkan satu kata pun sampai Luhan memilih untuk membuka suara

"Mau menceritakannya ?"

"Ya kau tahu Sehun membolos latihan ah ani sparing tadi kan ?" Luhan hanya mengangguk saja "entah dia kemana,dia adalah point forward kenapa dia begitu tidak disiplin sekali dia boleh melakukan apapun yang dia suka tapi tidak begini,aku dimarahi coach aku juga lelah malah dimarahi karena kesalahan orang lain yang tidak lain adalah kembaran ku sendiri kenapa anak itu menyusahkan ku , apa dia sama Kyungsoo tapi sepertinya tidak soalnya tadi Kyungsoo keluar bersama ku tadi pagi"

"Ah Kyungsoo keluar pagi tadi ?"

"Ne, dia bilang hanya ingin berjalan-jalan disekitar sini"

"Dia pasti sedang mencari lapangan basket"

"Lapangan basket ? untuk apa ?"

"Bermain roket air yah untuk bermain basket oppa" jawab Luhan sambil memutar bola matanya

"Kyungsoo bisa bermain Basket ?"

"Kyungsoo-ya lain kali kita bermain basket lagi ya aku janji kau yang akan kalah dan aku akan menyuruhmu membelikan ku bubble tea disana lagi, bubble tea nya sangat enak"

"Baik yang mulia hahaha" mereka pun tertawa bersama bagaikan tak ada dosa memasuki dapur bersama

"Ah hyung kau sudah pulang ?" tanya sehun tanpa dosa

"Kau dari mana saja Kim sehun" tanya Jongin dengan nada yang menyeramkan

"Tadi aku sudah mau menyusul kalian sungguh, tapi kata Ken kalian sudah main jadi percuma saja aku kesana karena tempatnya yang sangat jauh, lain kali bilang mereka jangan sparing dihari minggu aku sangat lelah kemarin kau juga kan ?" penjelasan Sehun panjang lebar

"Tapi aku bisa bangun pagi"

"Kenapa kau tidak membangunkan ku ?"

Suara mereka sudah sama-sama saling marah membuat kedua wanita di belakang mereka merinding ketakutan mendengar suara mereka. Jongin pun memeluk adiknya , kebiasannya dari kecil jika marah kepada adiknya dia tidak ingin kemarahan nya berakhir fatal

"Itu karena kau sangat keliatan lelah, maafkan aku" bisik Jongin ditelingan Sehun yang masih bisa didengar sedikit oleh Luhan dan Kyungsoo

"Sudah Hyung aku yang salah nanti aku akan bertanggung jawab, sekarang ayok kita minum minuman kesukaan ku" sambil memperlihat kantong plastik yang dia pegang

"Kau membelinya dimana ?"

"ditempat langganan Kyungsoo, hyung ayo kita keruang keluarga"

Setelah mereka berkumpul di ruang keluar Kyungsoo mulai membuka ice cream cake baskin's robins yang mereka beli tadi dan bubble tea , sebenarnya sebelum pulang mereka sudah meminum bubble tea tapi mereka membelinya lagi.

"Huah enak" ucap Luhan

"Kau belum memakannya Luhan"

"Keliatannya enak Kyungsoo"

"Yasudah kalau gitu kau yang potong"

"Kenapa harus aku ? kau kan punya tangan"

"Kau yang pegang pisau nya bodoh"

"Kau benar hehe"

Luhan pun mulai memotong ice cream cake nya itu lalu mulai memindahkannya di piring kecil yang tadi dibawanya

"Luhan kau suka bubble tea rasa taro kan ?"

"Ne , kenapa kalian bertiga coklat ?"

"Karena kami suka coklat"

"Lalu itu ada rasa taro dan vanila buat siapa ?"

"Buat kita berdua lah" jawab Kyungsoo dan Sehun

"Jangan boleh ada yang sentuh"

"Dasar pelit"

"Sudah-sudah cepat lah makan aku sudah tidak sabar" ucap Jongin

"Dasar kau Hyung"

Mereka pun memakan ice cream cake nya dengan begitu lahap tanpa satu pun tersisa

"Sehun kau terluka ?" tanya Luhan

"Jinjja ?" tanya sehun balik

"Yaampun Kyungsoo kau harus tanggung jawab

"Shirreo itu salahmu kenapa kau mau mengambil paksa bola yang kepeluk jatuhkan akhirnya"

"Aturan main nya memang begitu pabo"

"Yah tapi tetap saja itu tidak fair"

"Kau yang tidak fair"

"Mau tanding ulang ?"

"Ayok tapi minggu depan"

"Ayo siapa takut

"Tunggu kalian main basket berdua tadi ?"

"Iya dari pada mengejar kalian disana aku bermain dengan Kyungsoo"

"Lalu kalian tanding ?"

"Tentu saja" jawab Kyungsoo

"Siapa pemenangnya ?"

"Tentu saja .." ucapan Sehun terputus

"AKU" jawab Kyungsoo bangga

"BWAHAHAHAHAHAHAHA" tawa dari mereka pun akhirnya meledak, Jongin yang tersenyum saja jarang akhirnya bisa tertawa terbahak-bahak , sehun pun malu sangat malu sejujurnya tapi mau gimana lagi memang begitu adanya

TBC