Friendship or Love
Pagi yang cerah di kota seoul membuat anak – anak sekolah dengan semangat berangkat sekolah, sama hal nya dengan empat anak dalam mansion keluarga Kim
"Kyungsoo apa yang kau cari, dari tadi kau terlihat bingung mencari sesuatu"
"Aku sedang mencari headphone pemberian papa ku" katanya sambil tetap merogoh tasnya
"Jangan-jangan ketingalan di perpus, kau sangat suka membaca sambil dengarin lagu disana bukan"
"Ah matta, aku berangkat duluan Luhan aku harus kesana duluan"
"Kau naik apa ?"
"Sepertinya jam segini Hoseok masih mengantar koran aku akan ikut dengannya saja"
"Baiklah, cepat temui headphone itu nanti kau di bilang tidak bertanggung jawab"
"Aku pergi, bilang Harabeoji dan lainnya aku berangkat duluan"
"Heum, hati-hati"
Kyungsoo pun berlari menuju gang dan benar saja dugaannya dia melihat Hoseok sedang mengedarai scotter nya
"Hoseok-ah"
"Yak apa yang kau lakukan jam segini ?"
"Aku haru segera kesekolah ayo cepat" ucap Kyungsoo lalu segera naik diatas scotter Hoseok
"Ada apa Kyungsoo-ya"
"Nanti ku jelaskan tapi yang penting kita sampai dulu disekolah kumohon Hoseok-ah"
"Arraseo, pakai ini" suruh Hoseok sambil memberikannya helm
Setelah lima belas menit perjalanan akhirnya mereka pun sampai dan Kyungsoo segera berlari menuju perpustakaan dan membuka pintu yang ternyata sudah tidak terkunci itu, staff dan beberpa guru memang sudah datang tapi anak-anak murid disini baru terlihat satu dua orang saja. Saat mencari headphone ia melihat ada orang yang mendengar lagu di bagian rak kaset dia sebenarnya penasaran dengan orang itu pasalnya orang itu tak menggunakan seragam tapi dia urungkan niatnya dulu dan mencari headphone nya, ternyata headphone nya ada di rak bagian kaset entah kenapa bisa disitu yang terpenting adalah dia sennag karena bisa menemukannya itu saja.
Rasa penasaran Kyungsoo pun tak dapat dibendung lagi akhirnya dia mulai mendekati orang itu lalu mendengar orang itu sedang ngerap secara pelan.
Is that true yes okey dokey yo
Is that true yes okey dokey yo
jeongmalyo yes okey dokey yo
nuga madahae nelpeun madange
eomamusihan jip
seumu salbuteo gyehoekhan kkumeun
gimboseong eurihaji
kkul ppaneura bappaseo
neoga jeongsin noheul ttae
nan beol ttaeman gidaryeo errday
Paran sinhoape mustag
i want some cheeze cake
i want some deadpresident
Yge chwijikhae
yeonjungmuhyu ilgaemicheoreom
saengbang haengsa paenssa
"Okey dokey" Pria yang sedari tadi Kyungsoo perhatikan pun angkat bicara lalu membalikan tubuhnya menghadap Kyungsoo
"Jika kau ingin tahu judul lagunya Okey dokey"
"Haha aku juga tau, mino feat zico kan ?"
"Oh kupikir kau tidak tau"
dongwa myeongyejung hanal golla
han chi gomin eopsi nan mongttang
sseuro damagal geoya eommaya
ij mameumkkeot nagaseo nora and she said
Is that true yes okey dokey
is that true yes okey dokey
"Aku suka bagian itu"
"Wah ku pikir kau tak tau lagunya ternyata kau afal juga ya lagunya"
"Yap aku ingin bisa ngerap sejak dulu tapi masih belajar"
"Hahaha" orang itu pun memandang Kyungsoo dengan pandangan yang sedang berpikir keras
"Kris ayok pulang, kita sudah selesai mendaftar" teriak seseorang dari luar perpus
"So nama ku Kris dan kau ?" tanya Kris
"Kyungsoo, Do Kyungsoo"
"Kyungsoo akan ku tanamkan namamu selalu biar aku mengingatnya di benakku"
"Hahaha"
"Bye " Kris pun berlari menuju pintu perpus tapi sebelum keluar dia berhenti dan melambaikan tangannya lalu berlari keluar menyusul orang yang tadi memanggilnya.
Kris pun masuk kedalam mobil di belakang pengemudi
"Tuan kenapa dari tadi tersenyum terus ?"tanya sang pengemudi
"Kau gila Kris ?"
"Kau pernah suka sama cewek Cuma karna dengar dia ngerap ?"
"Sepertinya kau benar-benar gila kris"
"Kau benar" Kris lalu tersenyum dan memandang kearah kaca mobil " jadi nama Do Kyungsoo , baiklah aku akan mengingat mu"
.
.
.
Dalam ruangan kelas terlihat Luhan dan Kyungsoo yang sedang bersama. kenapa mereka bisa satu kelas ? karena saat ini pelajaran sejarah, kalau pelajaran sejarah kelas mereka memang sengaja disatukan entah apa alasannya
"Anak – anak buka halaman 69 kita akan membahas jaman Goryeo" ucap guru Lim yang sangat kejam itu
Banyak anak – anak yang hanya menuruti saja membuka buku halaman yang di suruh pak guru itu dan ada yang sudah menaruh kepalanya di meja untuk mulai berlabuh di alam mimpi sedangkan Kyungsoo dan Luhan mereka sedang bergosip dibelakang
"Luhan-ah tadi akuy bertemu dengan orang aneh"
"Aneh ? dimana ?"
"Di perpustakaan, ku pikir tadi dia arwah gentayangan yang sering di bicarakan di sekolah ini"
"Yak" teriak Luhan yang mebuat sekelas melihat nya
"Nona Xi ada masalah apa ?" tanya guru Lim
"Aniyo eobseoyo seongse" jawab Luhan santai memamerkan deretan giginya
"Yak Luhan kenapa kau berteriak ? bodoh"
"Kau menakuti ku pabo-ya"
"Tapi kau tak perlu teriak, lagian dia bukan hantu"
"Lalu ? lanjutkan"
"Aku bertemu dengan pria itu di perpus dan dia sedang mendengarkan lagunya Mino yang okey dokey, dia pikir aku tidak tau tapi saat aku nyanyikan dia terkejut"
"Bodoh sekali dia, kita kan penggemar Mino yah pastilah kita tahu lagu nya Hahahaha" dan Kyungsoo pun ikut tertawa
'Pakkk' bunyi suara meja yang di pukul membuat Kyungsoo dan Luhan terkejut
"Nona Xi dan Nona Do sekarang kalian berdua membersihkan emperan ruang kelas XII, daripada kalian riibut dan tertawa dibelakang sana"
"Tapi saem"
"Tidak ada tapi-tapian nona Do kalian sudah membuat gaduh kelas ini. OSO" Kyungsoo dan Luhan pun langsung lari dari tempat duudk mereka menuju keluar kelas dan mengambil kain pel
Guru Lim mengikuti mereka keluar dan menyuruh mereka mengikutinya sampai di depan kelas XII dengan kain pel
"Saem kenapa tidak pakai pel yang ada tangkainya ?" tanya Luhan
"Kalau yang ada tangkainya kalian tidak akan jera pokoknya bersihkan sekarang juga" ucap Lim saem
Setelah Lim saem pergi menuju kelas kembali mereka pun membersihkan lantai nya sambil marah – marah
"Ini semua karena kau Lu"
"Mwo ? Naega ? yak sadarlah kau tertawa terlalu besar"
"Pokoknya kesalahan padamu Lu"
"Kau mau kubunuh ?" tanya Luhan yang siap mengambil ember berisi air untuk menyiram Kyungsoo
"Ya apa yang sedang kalian berdua lakukan disini ?" tanya Sehun
"Mampus, aku tak lihat apapun" Kyungsoo pun pergi dari Sehun meninggalkan Luhan dan Sehun
"Jangan bilang kalian dihukum ?" tanya Sehun dengan wajahnya datar dan di jawab anggukan oleh Luhan membuat Sehun menahan tawanya
"Kau tertawa ? hah ? kau senang aku di hukum ?" tanya Luhan dengan wajahnya yang cemberut, Sehun pun berlutut di depan Luhan
"Mau ku bantu ?" tanya Sehun yang membaut Luhan memundurkan tubuhnya yang semakin dekat dengan Sehun
"Tidak usah" jawabnya ketus
"Lagian siapa juga yang mau membantu mu, nih sekalian yah sepatu ku kotor" ucap Sehun sambil menginjak kain lap milik Luhan
"OH SEHUN !" teriak 7 oktaf Luhan pun keluar yang dihadiahi tawaan keras dari Sehun
Lain Sehun lain juga Jongin, Jongin yang melihat Kyungsoo sedang membersihkan lantai memperhatikannnya dan
"Semangat" ucapnya lalu masuk kedalma kelas nya dan bergabung dengan temannya yang sedang entah bercerita apa membuat Kyungsoo geram sendiri
"Ayo Luhan kita harus menyelesaikan ini sekarang juga lalu kita makan aku lapar"
"Ayo Kyung"
Mereka pun bersemangat menyelesaikan pekerjaan mereka agar segera makan. Setelah beberpa menit mereka membersihkannya akhirnya mereka telah selesai juga mereka pun berjalan menuju kantin dan melihat Hoseok dan seok jin yang sedang memakan jjajangmyun mereka
"Hoseok-ah" panggil Kyungsoo dan langsung meminum air mineral nya
"Yak Kyungsoo"
"Nanti ku ganti aku sangat haus sekali" katanya
"Kau kenapa ?"
"Kami habis di hukum mengepel koridor depan kelas XII" jawab Luhan yang habis meminum seluruh air seokjin
"Yak Luhan jangan kau habisi" teriak seok jin entah kenapa mereka sangat suka berteriak
"Nanti ku ganti jin-ah kau tenang saja, aku mau beli makan dulu"
"Sudah kalian duduk saja nanti ku belikan aku juga ingin nambah" ucap ho seok lalu berlalu membelikan makanan
"Eh aku punya berita bagus buat kalian"
"Apa ?"
"Bukannya kalian ini kerja part time untuk menambah uang jajan kalian ?" diangguki oleh keduanya "ada pekerjaan untuk kalian, bar tempat ku bekerja membutuhkan DJ dan Bartender kalian berminat tidak ? bukan Luhan kau pernah menDJ di china ?"
"pernah sih tapi itu sudah lama jin-ah"
"Tak apa kau itu berbakat pasti kau bisa" perkataan jin membuat Luhan bersemangat
"Kyungsoo bagaimana ? kau pernah bilang pekerjaan ku menabjukan bukan ? katanya kau ingin belajar melempar gelas hahaha"
"Hahaha kau benar, kul ayok Luhan kita bekerja disana"
"Bagimana dengan Harabeoji Kyungsoo-ya ?"
"Ah matta"
"Bilang saja kita banyak tugas yang harus di selesaikan"
"Baiklah"
"Tenang saja bos ku mengerti keadaan kita, ia akan memberi shift yang aman buat kalian percayalah"
"Hei kalian sedang membicarakan apa ?" tanya Hoseok yang baru saja datang
"Kami sudah mendapat pekerjaan" jawab Kyungsoo
"Ah pekerjaan dari bar tempat Jin bekerja ?"tanya Hoseok
"Heum" jawab Kyungsoo yang sudah memakan Jjajangmyunya
"Makannya pelan-pelan saja kyung-ah"
"Aku lapar" jawab Kyungsoo dan masih memakan Jjajangmyun
"Jin kau pasti akan di bunuh joo hyuk jika sampai dia tahu kau memberikan pekerjaan itu kepada Luhan dan Kyungsoo"
"Mereka juga butuh pekerjaan seok-ah, pasti Joohyuk mengerti" ucap Jin membela diri
.
.
.
"Nama kalian siapa ?" tanya Pak Kim selaku pemilik bar XOXO
"Aku Luhan dan ini sahabat ku Kyungsoo"
"Salam kenal eh siapa yang akan jadi DJ dan siapa yang bakal jadi bartender ?"
"aku yang akan menjadi Dj"
"Ah kalau begitu ikut dengan ku Luhan-ssi, dan Kyungsoo-ssi kau ikuti saja Jin karena dia akan memberitahumu segala hal yang kau butuhi"
"Ayo Kyung"
"Ah ne kamshamnida sajangnim"
"Kyung-ah gantilah baju mu disini kau harus ingat untuk rajin bekerja arra ?"
"Arraseo, gomawo"
Kyungsoo pun masuk ke dalam ruang ganti baju dan mengganti seragamnya dengan baju bartender, setelah selesai berganti ia pun keluar dan menuju meja bartender
"Wow kau memang cocok menjadi bartender kyung" ucap Luhan
"Sudahlah sana tunjukan bakat mu itu wahai orang bertalenta" ucap Kyungsoo
"Kyungsoo sini aku akan menujukan cara pembuatan minumannya"
"Lee kwang soo" ucap seorang bartender yang sudah memegang botol yang biasanya di jadikan atraksi oleh para bartender
"Ah Kyungsoo imnida"
"Tidak usah terlalu formal, sini biar ku ajari kau meracik minuman"
" ini beer kau pasti tidak asing dengan ini, kalau yang ini rum&coke rum merupakan minuman berakohol hasil fermentasi dan distilasi dari molase atau tetes tebu, yang ini adalah campuran vodkan dan orange juice"
"Orange juice bisa di campur dengan vodka ?"
"Heum tentu,ini Margarita dibuat dengan campuran tequila dengan triple sec dan jeruk nipis jangan lupa untuk menaruhgaram dibibir gelas. Ini ada wine dan terakhir sx on the beach"
"Omo" kaget Kyungsoo
"Tenang saja ,itu minuman kok, wiski koktail dengan vodka, puah persik, jus jeruk dan jus cranberry"
"Ahh aku mengerti sekarang"
"Baiklah, Kyung kau harus bersikap sangat dingin bila ada yang menggoda mu yah itu sudah tuntutan pekerjaan, tenang saja tamu-tamu disini khusus yang umur 17 – 30 tahun kok"
"Ne kamshamnida sunbaenim"
"Ayo mulai kerja"
"Siapa dia cantik sekali ?"
"Bar ini selalu dapat DJ yang seksi dan cantik, aku menginginkan dia malam ini"
"Heii kau tau kan kalau bar ini tidak memperbolehkan hal itu"
"Bodo, aku tidak peduli yang ku ingin kan adalah wanita itu berada di bawa ku dan mendesahkan namaku"
Dan berbagai kalimat kotor lainnya yang tidak ingin Kyungsoo dengar. Setelah beberapa jam mereka bekerja akhirnya Luhan pun turun dari meja piringannya itu
"Hei cantik mau minum dan berbagi kehangatan dengan ku ? penampilan mu sangat bagus hari ini ?"
"Lepaskan aku" ucap Luhan yang tangan di pegang oleh pria berhidung belang
"Hei kau mencari masalah dengan bar ini" ucap teman yang disebelahnya
"Aku tak peduli, kau mau kan berbagi malam yang panas dengan ku"
"Aku..tak ma..uuu lepaskan" Luhan benar benar muak dan kelelahan berusaha melepas pegangan tangan pria itu
"Hei kau tak dengar dia bilang apa ?" ucap pria yang tiba-tiba datang dari belakang Luhan
"Siapa kau ?"
"Aku ? kau tak mengenalku ?"
"Hah ? kau ? artis yang sama bajingannya dengan kita"
"Aku bajingan tapi tak sekotor dirimu segera lepaskan wanita itu"
"Apa hak mu atas wanita ini ?"
"Aku pria dari wanita ini"
"Hah cih ternyata wanita ini milik pria bajingan itu, ini ambilah aku sudah tidak bernafsu lagi dengan milikmu ini, ayo pergi"
Para pria berhidung belang tadi pun sudah pergi meninggalkan Luhan yang menangis karena ketakutan
"Kau tidak apa-apa kan ? aku akan mengantar mu pulang"
"Tidak apa tuan, terimakasih sudah membantu ku hari ini"
"Hei kau benar tidak apa-apa ?" tanya pria itu khawatir dan memegang tangan Luhan membuat Luhan yang tadi tertunduk pun mengadahkan wajahnya
"Aku benar tak apa" Luhan tidak terlalu bisa melihat jelas wajah pria itu tapi pria itu dapat melihat cantiknya Luhan dengan rambut panjang coklatnya yang tergerai dan mata rusanya itu yang membuatnya sangat manis dan elegan di saat yang bersamaan
"cantik" ucapnya
"Mwo ?"
"Aku akan mengantar mu pulang dan aku tidak menerima penolakan"
"Tapi aku pulang dengan teman ku"
"Beritahu dia kau pulang duluan ayo"
"Tapi"
Luhan pun tak bisa menolak karena tangannya yang di tarik paksa itu pun ia tak dapat berkutik
.
.
.
"Luhan jahat sekali padaku" ucap Kyungsoo yang berjalan di pinggiran jalan sudah berapa lama ia berjalan dan tak menemukan taksi dimana pun
"Hei Kyungsoo"
"Heo ? neo nuguya ?"
"Aku Kris ingat ?"
"Kris ? okey dokey itu ?"
"Hahaha iya benar, ayo sini masuk aku akna mengantar mu"
"Jeongmalyo ?"
"Ne, ayo sini masuk"
Kyungsoo pun memasuki mobil Kris dan Kris pun menjalankan mobilnya mengatar Kyungsoo menuju rumahnya
"Kau bartender di XOXO bar bukan ?"
"Kau tau darimana ?"
"Aku melihat mu tadi, sebenarnya aku tadi dengan sepupu ku tapi dia malah pulang duluan"
"Sama aku juga tadi dengan sahabat ku tapi dia malah pergi duluan"
"Memang kita sudah berjodoh" ucap Kris dan mereka pun tertawa bersama
.
.
.
"Terimakasih banyak untuk hari ini"
"Sama – sama lain kali kau harus lebih berhati-hati, heum kau mengenalku bukan ?"
"Hah ?"
"Kau benar tidak mengenalku ?"
Luhan yang bingung pun akhirnya mulai mendekatkan wajahnya pada wajah pria itu
"Kau ? benarkah kau ?" Luhan sangat terkejut melihat wajah pria itu
"Yap benar aku Kim Taehyung"
" V ?" Tanya Luhan yang di jawab anggukan dari V
"Luhan kau kah itu ?" tanya Kyungsoo mengagetkan Luhan
"Yak Kyungsoo kau mengagetkanku"
"Ayo keluar dari situ"
"Yak V kenapa kau pulang tidak menunggu ku" ucap Kris
"Maafkan aku Hyung"
"Kalau begitu terimakasih banyak sudah mengantar kami, rumah kami tak jauh lagi kok, terimakasih banyak, ayo Luhan" Kyungsoo pun menarik tangan Luhan lalu segera berjalan menuju gang mansion Kim, Mereka takut akan ketahuan oleh orang rumah jika mereka menyuruh Kris dan V menurunkan mereka di depan rumah
"Hyung mereka menarik"
"Benarkan"
"Ayo pulang"
Kyungsoo dan Luhan pun segera masuk kedalam rumah dengan mengendap endap saat mereka masuk semua lampu sudah dimatikan, saat mereka menutup pintu tiba-tiba lampu dinyalakan menampilkan si k dikembar fraternal itu di sofa
"Darimana saja kalian ?" tanya Jongin
"Mampu" jawab Kyungsoo
"Aku bertanya darimana kalian ?" tanya Jongin lagi
"Kami tadi mengerjakan tugas akhir yang banyak sekali dirumah Hoseok" jawab Luhan
"Kami kan sudah memberitahu kakek"
"Tapi kakek kan tidak ada di rumah" jawab sehun dengan nada datar nya
"Maafkan kami" jawab Luhan
Jongin pun bangkit dan mengusap rambut Kyungsoo dan Luhan
"Masuk lah kekamar kalian"
"Jangan buat kami khawatir" ucap Sehun dan mereka pun jalan menuju kamar mereka masing-masing
T B C
