Friendship or love

Chap 9A

Tangan seseorang menarik Kyungsoo lalu menyenderkan bahunya kedinding ,menghapus jarak diantara mereka berdua muka mereka pun berdekatan layaknya orang yang sedang berciuman

"Jangan melakukan hal itu disini, ini masih di kawasan sekolah" ucap Jongin lalu menarik tangan Luhan lagi

"Neo gwenchana ?" tanya orang tadi

"Neo" ucap Kyungso yang membuat nya makin menangis lalu memeluk orang dihadapannya itu.

Kris

Pria itu tidak mengerti kenapa Kyungsoo menangis melihat Jongin dan Luhan jalan bersama tapi apa yang dia rasakan sekarang ini dia pun tak mengetahuinya, rasanya sakit melihat wanita ini mengeluarkan air matanya

Kris pun membalas pelukan Kyungsoo dengan sangat erat sambil mengelus rambut Kyungsoo untuk menenanginnya.

Beda Kyungsoo beda juga sehun

Sehun yang ternyata sedang berdiri tidak jauh dari tempat Jongin dan Luhan berdiri tadi pun ikut mendengar apa yang Jongin katakan walaupun kurang jelas tapi tadi sehun mendengar kata 'menikah' dia bisa mengambil kesimpulan bahwa Jongin mengajak Luhan untuk menikah dengannya.

.

.

.

Mobil sport berwarna hitam yang melaju membelah ramai kota seoul dengan sangat kencang sampai-sampai orang pun tahu jika yang mebawa mobil itu pasti sedang tersulut emosi

Sehun, nama pria yang membawa mobil sport hitam itu membawa mobil pergi menuju salah satu sungai kesukaan nya dan Neneknya dimana sungai itu adalah tempat abu nenek nya di hamburkan

"Halmoi apa kabar ?"

Sesampainya Sehun di sungai itu ia keluar dan membawa buket bunga yang sangat cantik yang dia taruh dipinggir sungai tersebut

"Halmoi ingat apa yang halmoi ceritakan pada kami ? seorang pangeran pasti akan menikah dengan wanita yang dia cintai, itu pasti. tapi tidak denganku halmoi" Sehun hanya tersenyum tipis bahkan seperti tidak tersenyum

"Aku sudah tidak akan mempercayai cerita tidak masuk akal itu lagi halmoi, terimakasih karena halmoi sudah membuat ku terus berharap mendapatkan cinta sejati ku, tapi sekarang ini" sehun berhenti bicara dan satu tetes air mata berhasil jatuh dari pelupuk mata sebelah kanannya

"Sekarang saat aku sudah dewasa ini aku tahu bahwa mencintai orang yang tidak mencintai kita itu tidak terdapat di dongeng"

.

.

"Kris kumohon jangan bawa aku pulang"

"Lalu kau mau kubawa kemana ?"

"Kemana pun asal jangan kerumah kakek Kim"

"Kau ingin ke rumah sepupu ku ?"

"Terserahlah, bawa aku kemana saja asal tidak ketempat itu lagi"

Kris pun membawa pergi Kyungsoo menuju Apartement sepupu nya tiffany awalnya Kris ingin membawa Kyungsoo untuk tinggal di rumahnya tapi dia tau Kyungsoo pasti tidak setuju untuk tinggal bersama dengannya maka Kris membawa Kyungsoo ke Apartement sepupunya

"Kau bisa tinggal disini, tenang saja Tiffany sedang di amerika"

"Aku tidak enak nanti aku di pikir pencuri" jawab Kyungsoo

"Aniya Kyungsoo-ya sebenarnya ini Apartement ku dulu tapi karena ayahku mengajak kami untuk tinggal bersama maka kami aku meminjamkan apartement ini ke sepupu ku jika dia ingin berlibur ke korea di tinggal disini saja jadi dia tidak perlu nginap di hotel"

"Ahhh begitu ya"

"Tidurlah besok pagi aku akan membawakan keperluanmu"

"Maksudmu pakaian buat k ?"

"Iya aku akan mebelikan nya besok, istirahatlah"

"Kris aku tidak ingin merepotkan.."

"Lalu kau ingin kembali ke rumah itu dan mengambil semua barang-barangmu ?" tanya Kris yang dijawab gelengan kepala oleh Kyungsoo

Sebenarnya Kyungsoo hanya menceritakan jika dia dan Luhan tinggal di rumah seseorang yang baik hati karena waktu itu orang itu ingin membalas budi pada mereka yang telah membantu seseorang waktu itu dan dia sedang marahan dengan Luhan.

"Makadari itu sekarang kau naik kekamar diatas sebelas kanan, mandi dan berganti piayama yang ada di situ lalu tidurlah hari sudah sangat malam

Kris pun menunggu sampai Kyungsoo naik keatas dan masuk dalam kamarnya baru dia berencana akan pergi tetapi sesampainya di depan pintu Kris merasakan sepasang tangan melingkar di perutnya

"Gomawo Kris-ah aku tidak tau bagaimana bila tidak ada dirimu" Kyungsoo sangat berterimakasih pada Kris yang dapat menyelamatkannya dari peristiwa menyakitkan itu

"Kumohon jangan berbalik aku tidak ingin kau melihat ku menangis lagi, aku tidak ingin kelihatan lemah" Kyungsoo masih memeluk Kris walaupun Kris berusaha untuk berbalik

Kris pun melepaskan pelukan Kyungsoo dan berbalik secara perlahan lalu memegang kedua pipi Kyungsoo

"Berjanjilah kau hanya terlihat lemah didepan ku saja karena aku adalah pelindung mu" ucap Kris

Awalnya Kris memajukan wajahnya ingin mengecup dahi Kyungsoo tapi dia tidak ingin membuat Kyungsoo membencinya karena mencium Kyungsoo tanpa persetujuannya.

"Aku pergi" dan Kris benar-benar pergi dari hadapan Kyungsoo

.

.

Jongin dan Luhan memasuki rumah bersamaan setelah habis mengisi perut mereka di kedai ramen kesukaan Jongin

"Jongin-ah apa kau tidak melihat adikmu dan Kyungsoo ?" tanya harabeoji khawatir

"Aniya Harabeoji, waeyo ?" tanya balik Jongin

"Mereka belum dari tadi, kupikir mereka bersama dengan kalian aku juga sudah menelfonmerek atadi tidak satu pun dari mereka mengangkat panggilan dari ku"

"Biar Jongin yang mencari Sehun di rumah Appa" Jongin pun segera menancap gasnya menuju Rumah Appanya

"Biar Luhan menelfon teman-teman yang lain harabeoji" ucap Luhan sambil mulai menelfon semua temannya tapi tidak ada yang tau dimana Kyungsoo

"Tidak ada yang tau dimana Kyungsoo harabeoji"

"Yasudah kau masuklah mungkin Kyungsoo nginap dirumah temannya tapi tidak memberitahu pada kita" ucap harabeoji meyakinkan Luhan

"Arraseo harabeoji Luhan masuk ke kamar dulu selamat malam Harabeoji" Luhan pun segera berjalan menuju kamarnya

.

Sampai sore hari tiba keesokannya pun kabar dari Sehun dan Kyungsoo tak kunjung datang membuat Harabeoji semakin khawatir

"Jongin-ah apa tadi disekolah kau tidak melihat sehun di sekolah dan Luhan apa kau benar tidak menemukan Kyungsoo di manapun?"

"Aku sudah mencarinya dimanapun harabeoji tapi aku tidak menemukannya" jawab Luhan

"Aniya Harabeoji, bahkan sudah kutanyai anak sekelas dan sahabatnya"jawab Jongin

"Tak usah mencari ku aku sudah pulang" Sehun yang baru masuk ke rumah pun memasang wajah dinginnya dan segera berjalan menuju kamar nya tetapi dihadang oleh Jongin

"Kau dari mana saja Sehun ? harabeoji mengkhawatirkan mu"

"Maafkan aku harabeoji kemarin aku rindu dengan halmoi makanya aku mengunjunginya kemarin"

"Astaga pantas saja ku cari kau dirumah tidak ada" jawab Jongin

"Harabeoji aku naik keatas dulu, aku sedang tidak enak badan" Sehun menghindar dengan tidak berbicara sepatah kata pun pada Jongin

"Baiklah sehun tidurlah, Jongin dan Luhan sekarang kalian carilah Kyungsoo lagi di kesekolah "

"Kyungsoo belum pulang ?" tanya Sehun

Harabeoji pun menggelengkan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan Sehun

"Kenapa kalian tidak bilang padaku dari tadi" Sehun pun segera berlari menuju mobil nya dan menancap gas menuju sekolah dan mencari Kyungsoo

"Kyungsoo aku tahu kau di sana kemarin dan kumohon jangan berbuat hal yang bodoh, aku tau kau menyukai Jongin kan ?" Sehun mengirimi pesan suara pada Kyungsoo lalu melanjutkan perjalanannya lagi

"Kalian susulah Sehun harabeoji juga sangat mengkhawatirkan Kyungsoo"

"Baiklah Harabeoji" jawab Luhan

"Ayo Lu"

Jongin dan Luhan pun berjalan menuju mobil Jongin lalu segera bergegas untuk berangkat menuju sekolah mereka lagi, Luhan yakin Kyungsoo pasti ada di sekolah

.

Luhan dan Jongin mencari Kyungsoo di lantai dua sedangkan Sehun mencari Kyungsoo halaman belakang, entah kenapa Sehun berpikir Kyungsoo pasti disana

"Kyungsoo-ya neo eodiya ?" tanya Jongin sambil terus mencari keberadaan sambil membuka semua pintu kelas yang ada di lantai itu

"Kyung mau oppa belikan es cream ?" Jongin masih saja mencari keberadaan Kyungsoo

"Yak oppa kau pikir Kyungsoo masih anak kecil ?" protes Luhan

"Kenapa ? wajah nya masih imut seperti anak kecil" jawab Jongin

"Tapi dia sudah dewasa oppa umur nya sekarang sudah 18 tahun"

"Umur segitu belum bisa kau katakan dewasa Luhan"

"Sudahlah oppa aku tidak ingin berdebat mu, kita harus mencari Kyungsoo aku akan naik ke atas dan mencarinya"

"Baiklah kalau begitu aku akan ke sehun dan mencari Kyungsoo di lantai bawah"

Luhan mulai menaiki tangga satu peratu dengan penuh keyakinan bahwa ia akna menemukan Kyungsoo. Saat kaki nya berjalan menuju ruang latihan dance Luhan mendengar lagu Jay park berjudul All i wanna do, Luhan sangat penasaran pun membuka pintu ruang latihan tersebut dan menemukan seorang wanita imut berkulit putih yang sedang meliukan badannya sesuai dengan tarian dari lagu itu

"Kyungsoo-ya kau kemana saja kami sudah mencari mu dari kemarin, ayo pulang Harabeoji mengkhawatirkanmu" tangan Luhan yang tadi memegang tangan Kyungsoo pun di hempaskan oleh Kyungsoo

"Yak Kyungsoo apa yang kau lakukan ?"

"Pergilah Luhan, aku tidak ingin kau berada disini"

"Apa yang kau bicarakan"

Kyungsoo yang sejak tadi tidak ingin melihat wajah sahabatnya itu memantapkan dirinya untuk melihat Luhan

"Kau bilang kau adalah sahabat ku selamanya Luhan ? tapi apa ? apa dengan merebut pria yang sahabat mu cintai kau dapat di katakan sahabat Luhan ?"

"Apa maksudmu Kyungsoo aku benar-benar tidak paham dengan perkataanmu"

"Jangan berlagak polos jalang ! sekalinya jalang kau tetap jalang XI LUHAN"

"Kau bilang apa Kyungsoo ? AKU ? JALANG ? ulangi ucapan mu? Ahh sepertinya kau tahu bahwa Jongin oppa sudah melamar ku. Asal kau tahu nona DO KYUNGSOO aku masih menganggap kau sahabat ku makanya aku tidak menerimanya" Luhan sangat marah kepada Kyungsoo membuatnya ingin melakukan hal yang gila menurutnya "Tapi karena kau sudah melukai hatiku aku juga tidak segan-segan melukai hati mu Do Kyungsoo"

Luhan berbalik menuju pintu dan membanting pintu itu dengan sangat keras lalu segera turun menggunakan lift , Luhan berjalan menuju Jongin yang ada di halaman sekolah

Luhan melihat jendela ruang latihan dance dilantai tiga, Luhan melihat Kyungsoo sedang melihat mereka dari ruang latihan dance Luhan menyeringai melihat raut wajah Kyungsoo yang cemas Luhan pun segera berlari menuju Jongin lalu berhenti di pelukan Jongin

"Luhan kau kenapa berlammpphhh" Luhan mencium bibir Jongin membuat Kyungsoo menjatuhkan air matanya

Sehun yang baru saja masuk dalam ruang latihan dance setelah berlari menaiki anak tangga pun segera berjalan menuju Kyungsoo. Dari belakang Kyungsoo Sehun menutup mata Kyungsoo dan membalikan tubuhnya lalu menyandarkan kepala Kyungsoo didadanya membiarkan bajunya basah karena tangisan Kyungsoo

T B C

Terimakasih chinggudeul dan maaf telah membuat kalian menunggu

Maaf yang ini agak pendek aku susah membuat ff yang panjang tapi ini baru chapter 9A tenang saja Chap 9B akan segera di update

Terimaksih banyak Chinggudeul yang sudah mereiview ff ku ini kalian membuat ku sangat bersemangat dengan Reiew yang kalian berikan aku sangat bahagia, Thankyou chinggudeul

EXO SARANGHAJA