Friendship or Love
Chap 11
Setiba Kyungsoo dan Jongin disekolah, Jongin membuka pintu mobilnya dan langsung berjalan meninggalkan Kyungsoo yang hanya terdiam merasa bersalah pada Jongin, jika saja dirinya tidak egois seperti kemarin mungkin saja kebahagiaan dari wajah Jongin masih terpancar sampai sekarang.
"Kyungsoo-ya kau baru saja sampai ? ayo ke kelas bersama" ajak Kris yang memarkirkan mobil nya disamping mobil Jongin, Kris yang geram karena tidak dijawab oleh Kyungsoo pun menyematkan tangannya disela-sela jari Kyungsoo lalu menarik wanita manis yang sedang melamun itu menuju kelas
"Ahh kris-ah mianhae" ucap Kyungsoo yang baru saja menyadari kedatangan Kris tanpa sadar bahwa dia bergenggaman tangan dengan Kris
"Kau ingin kekelas dulu atau sarapan di kantin ?" tanya Kris
"Heum sepertinya aku akan menuju ke kelas saja, aku ingin mengumpulkan tugas ingin mengantarkanku mengumpulkan tugas ?" tanya Kyungsoo
"Baiklah aku akan mengantarmu" jawab Kris
.
.
Brak
Tangan berkulit tan sexy itu sudah tetutupi oleh darah segar yang mengalir karena terkena kaca, serpihan kaca bahkan masih menancap ditangan itu.
Jongin
Pria yang memiliki kulit tan sexy itu melukai tangan nya sendiri dia butuh pelampiasan untuk menuangkan amarahnya. Jongin masih belum menerima bahwa wanita yang ia cintai sudah menjadi milik orang lain terlebih lagi orang lain itu adalah adiknya sendiri
"Bajingan! Saekia neo Luhan-ah" teriaknya yang masih saja membanting botol-botol soju yang ada di atas atap sekolah mereka
"Wae ? wae na ?" isak tangis masih belum bisa di bendungnya lagi, Jongin baru tau bahwa rasanya sesakit ini. Selama ini ia selalu saja mengalah pada Sehun, apakah ia juga harus merelakan wanita ia cintai untuk adiknya juga ?
Jongin tidak tau saja jika sejak tadi Kyungsoo melihatnya dari pintu atap. Setelah mengumpulkan tugas Kyungsoo berjalan menuju kamar mandi tapi saat baru keluar dari kamar mandi Kyungsoo melihat Jongin yang berjalan menuju atap akhirnya Kyungsoo memutuskan untuk mengikutinya. Kyungsoo merasa bahwa ia lah penyebab semua kekacauan ini andai saja kemarin ia mau merelakan hatinya demi melihat orang yang ia cintai bahagia apa ia harus pergi dari kehidupan Jongin? Agar Jongin bisa mencari wanita yang dapat menggantikan Luhan di hatinya
Kyungsoo membalikkan badannya dan bersandar pada tembok tempatnya bersembunyi 'aku tidak boleh lemah' ucapnya dalam hati lalu berjalan menuju kelasnya kembali
.
.
"Luhan-ah kau melihat Kyungsoo dimana?" tanya Kris
"Kenapa kau bertanya pada rusa ku ? sejak tadi rusaku bersama denganku disini" jawab Taehyung
"rusa ? kau pikir aku ini hewan ?" ucap Luhan sambil memukul lengan Taehyung yang sedang duduk didepannya "aku belum melihatnya di sekolah Kris –ahhh itu si Kyungsoo baru saja datang WOII NONA DO KYUNGSOO" teriak Luhan memanggil Kyungsoo yang sedang berjalan masuk dengan tubuh yang lesu
"Yak Xi Luhan ingat sopan santun" ucap Kyungsoo sambil melempar gulungan kertas ke alat mulut Luhan yang tadi terbuka lebar
"Kau ingin membunuhku hah? Akjyutdsu" Luhan tidak dapat melanjutkan pembicaraanya karena mulut nya kembali di masukan roti bekal Kyungsoo yang tadi masih sempat dia bawa
"Kalian mau?" tawar Kyungsoo ke Kris dan Taehyung
Taehyung yang merasa di tawarkan makanan langsung segera mengambil roti di kotak bekal milik Kyungsoo
"Kyungsoo-ah apa kau menyukai spiderman ? kenapa kotak bekal mu bergambar spiderman kau seperti anak kecil" tanya Taehyung sambil tertawa dengan puasnya sampai ia lupa ternyata masih ada roti dalam mulutnya
Uhuk uhuk
"Jorok sekali sih V lagian kalau makan jangan sambil tertawa bodoh" ucap Luhan sambil menepuk pelan punggung Taehyung
"Aku tidak butuh rotimu yang kubutuh penjelasan darimu kyung, kemana kau tadi ? aku menyusulmu ke toilet dan mencarimu tapi kau tidak ada" pertanyaan Kris membuat Kyungsoo memutar otaknya mencari alasan dengan pundak yang masih dipegang oleh Kris "tadi aku membantu pak Song mengangkat buku-buku ke perpus, maafkan aku Kris-ah" dengan kepala yang dimirinkan dan mata yang sengaja dibuat imut Kyungsoo meminta maaf pada Kris dan aegyo Kyungsoo tadi sangat berhasil membuat hati Kris dugun-dugun
"Yak anak-anak apa yang kalian lakukan sekarang sudah saat masuk kelas ayok balik ke tempat duduk kalian masing-masing" ucap pak longguo seorang guru bahasa mandarin.
.
.
Karena bulan depan anak-anak tahun ketiga akan ujian kelulusan maka saat ini anak-anak tahun kedua dan tahun pertama akan melakukan pentas seni entahlah sampai saat ini Kyungsoo dan Luhan tidak dan beberpa anak sudah dipilih untuk mewakili kelas mereka sebenarnya di kelas Kyungsoo tidak memakai acara pilih memilih tetapi Kris sendiri yang mengajukan diri dan juga memilih Kyungsoo untuk featuring dengan nya walaupun dia sendiri tidak tau akan menampilkan apa
"Baiklah kalian yang kalian yang berkumpul disinilah anak-anak yang terpilih dari antara yang terpilih mari beri tepuk tangan buat diri kalian sendiri" ucap guru vocal mereka Ha seongsae "Makadari itu persilahkan aku untuk mengabsen ehh tunggu sebentar kenapa ada Kyungsoo disini ?" tanya guru Ha
"Ah ne saem waeyo ?" tanya Kyungsoo
"Aku belum bilang padamu ya ? aku telah mempersiapkanmu untuk menyanyikan lagu ballad, tapi kenap..."
"ahh saem tidak bolehkan Kyungsoo menari saja bersama ku ? dia kan sudah sering bernyanyi lagian kan dia tidak hanya menari saja tapi juga menyanyi disana" sahut Kris
"Yifan-ahh disini kau yang gurunya atau aku ? baiklah Do Kyungsoo ku beri kau kesempatan untuk mengikuti pensi ini tapi minggu depannya kau harus mengikuti ku untuk lomba menyanyikan lagu ballad di auditorium Seoul University kau harus mengikutinya walaupun kau mau atau tidak" ucap Ha seongsae
"Baiklahh karena kuanggap semua sudah hadir mari kita pulang anak-anak habiskan weekdend kalian dengan orang yang kalian sayang haha oh iya jangan mengganggu teman atau kakak kelas kalian ya ? bulan depan mereka akan ujian akhir baiklah sekarang kalian boleh pulang"
"Saem aku mau menanyakan tentang lomba yang saem maksud, kapan aku akan latihan ? dan lagu apa yang akan aku bawakan ?" tanya Kyungsoo sambil menyiapkan buku agendanya
"Heum mulai besok kita akan latihan setiap hari dan aku harus meminta maaf padamu sebelumnya hehe saat pemilihan lagu kemarin diambil secara lotre dan kau tau aku mendapatkan lagu yang aku sendiri belum mendengarnya, kau tahu lagu Yang Da Il-she didn't love me apa kau tahu ?" tanya Ha seongsae yang di jawab gelengan kepala dari Kyungsoo
"Benarkan lagu darimana itu heh, baiklah setelah mendapatkan lagunya aku akan segera mengirimkannya padamu Kyungsoo-ahh"
"Arraseo saem hati-hati dijalan" pamit Kyungsoo lalu berjalan menuju Kris yang sedang menunggu nya didepan pintu
.
.
"Apa kau akan pulang sekarang ?" tanya Kris pada Kyungsoo
"Heum tetapi aku harus berjalan ke pemberhentian bus, kau duluanlah aku tidak apa-apa sendiri disini, daripada saudara mu itu terlalu berisik sejak tadi membunyikan klaksonnya terus menerus" jawab Kyungsoo sambil melihat taehyung dengan mobil sportnya yang sejak tadi tidak berhenti membunyikan klakson sambil memanggil Kris
"KRIS DEMI APAA YAAMPUN AYO PULANG AKU SUDAH SANGAT LAPAR" yahh kurang lebih seperti itu teriakan Taehyung
"Tunggu saja anak itu saat mobilnya masuk bengkel nanti tidak akan ku beri tumpangan ! aku pulang dulu kau hati-hati yah jangan terus menunduk nanti kau terjatuh" ucap Kris sambil mebelai lembut rambut Kyungsoo lalu berlari menuju mobil Taehyung
"KYUNGSOO ANYEONG EOH .. LUHANAHH NEODO ANYEONG" teriak Taehyung lalu melajukan mobilnya
"Hei kau baru saja keluar ? kupikir kau sudah pulang sejak tadi"
"Aku menunggumu kau tahu, untung saja ada drama baru jadinya aku bisa menunggu mu sambil menonton drama di perpus sudahlah aku ingin pulang kau ikut tidak?" tanya Luhan yang sudah berjalan lebih dulu
"Perasaan tadi dia bilang menungguku apa ini yang disebut menunggu ?" monolog Kyungsoo
Mereka berdua berjalan berbarengan tidak lupa dengan bubble tea yang tadi mereka beli untuk diminum selama perjalanan pulang, Kyungsoo menceritan semua yang tadi terjadi diruang latihan dan cerita itu terus berlanjut sampai mereka tiba di halte bus
"Kau akan mengikuti lomba ? dan lagu apa itu aku belum pernah mendengarnya" ucap Luhan jujur "Tapi yang terpenting sekarang adalah kau harus memenangkan perlombaan itu dan harus mentraktir ku kue ikan kesukaan kita berdua oh iya aku belum cerita padamu tadi.."
Tin tin tin
Dua mobil sport terparkir rapih didepan mereka mengisyaratkan mereka untuk masuk
"Kami akan naik bus saja jadi kalian duluan saja" ucap Luhan
"Aku tidak ingin dimarahi oleh harabeojji jadi cepatlah naik atau aku akan menggendongmu dan masuk ke mobil secara paksa" ucap Sehun yang sudah turun dari mobilnya
"Iya iya aku mengerti Kyung ayo masuk" Kyungsoo ingin sekali naik bus hari ini karena dia belum siap bertemu dengan Jongin
"Oppa anyeong" sapa Kyungsoo lalu memakai seatbeltnya
"Heum"
'Kenapa kau Kyungsoo ? tidak usah tegang oke rileks saja oke ?' ucap Kyungsoo dalam hati
"Oppa tanganmu kenapa diperban ? apa kau terluka ?" tanya Kyungsoo pura-pura tidak tau
"Tidak apa-apa" jawab Jongin dingin
'Yak Pabo ! sudah tidak usah bertanya apa-apa kenapa kau begitu bodoh sih Kyungsoo' ucapnya lagi dalam hati
Setibanya mereka dirumah tanpa menunggu Kyungsoo turun dari mobil Jongin sudah turun dari mobil duluan dan berjalan menuju kamarnya, Kyungso yang tinggal hanya bisa menghela nafasnya berat
.
Jam makan malam sudah tiba, Kyungsoo membantu para maid untuk membagikan makanan untuk seluruh keluarga Kim dan anak sulung keluarga Kim sedang turun dari tangga lalu berjalan menuju tempat duduknya sambil menunggu adiknya
"Luhan-ah kau sudah mengambil tisue ?" tanya Kyungsoo
"Ini baru saja kuambilkan tadi" jawab Luhan lalu menaruhnya ditengah meja mereka semua pun sudah berkumpul di meja makan makan kecuali Kakek Kim yang sedang tugas keluar kota
"Selamat makan" ucap mereka semua lalu menyantap makanan mereka dengan sangat lahap, sesekali Kyungsoo memperhatikan Jongin yang kesusahan makan karena tanganya yang sedang terluka
Saat santapan malam sudah selesai si sulung Kim berjalan kembali meuju kamarnya, karena kali ini Luhan yang akan mebantu para maid untuk mencuci piring maka Kyungsoo bisa menyusul calon suaminya itu saat sedang mengendap untuk mencari sang calon suami tidak sengaja ia melihat sang suami yang sedang berada di balkon sedang berusaha mengganti perban miliknya
"Oppa berhentilah, jika begitu kau akan menyakiti dirimu sendiri, sini biar kubantu" Kyungsoo segera berjalan cepat meuju dapur untuk mengambil air dingin di dapur dan alat p3k lengkap dengan kotaknya
Kyungsoo duduk disebelah Jongin yang hanya diam saja sambil memperhatikan apa yang calon istrinya lakukan. Awalnya Kyungsoo merendam tanganJongin dengan air dinginn saat dirasanya cukup ia mengeringkan tangan Jongin dengan tisu lalu mengunakan alkohol dan refanol lalu ia meniup tangan calon suaminya
'apa-apaan ini perasaan tanganku yang ditiup kenapa rasanya seperti dadaku juga terasa sejuk ?' ucap Jongin dalam hati
"ekhem gomawo Kyungsoo-ah tapi menurutku ini sudah cukup" ucap Jongin lalu menarik tangannya yang tadi degenggap Kyungsoo
"Ahh nde mianhae oppa, kalau begitu kau istirahat lah aku permisi" ucap Kyungsoo lalu berbalik untuk menaruh kembali tidak lupa ia memukul kecil kepalanya karena merasa dirinya sangatlah bodoh
.
"Kau darimana saja Luhan ?" tanya Sehun
"Dari mana maksudmu?" tanya Luhan balik
"Tadi siang aku melihat kau berjalan bersama si namja artis itu entah siapa namanya aku lupa"
"Taehyung maksudmu ?"
"Ah entahlah siapa dia, tapi apa yang kau lakukan?"
"Aku hanya berjalan menuju ke perpustakan menunggu Kyungsoo dan Kris selesai pembekalan untuk pensi memangnya kenapa ?"
"Kau ! kenapa selalu membalas pertanyaan ku dengan pertanyaan hah ?" kesal sehun lalu melempari Luhan dengan bantal sofa yang sejak tadi ia peluk
"Yak Kim Sehun kau ingin kubunuh sekarang hah ?"
Seperti biasa Luhan akan mengejar Sehun yang sedang mengerjainya seperti tadi tetapi saat sedang asik-asik mengejar musuhnya itu Luhan sempat melihat Kyungsoo mengobati tangan Jongin dan Luhan tidak salah lihat bagaimana Jongin menarik tangannya yang membuat Kyungsoo terkejut, jujur dia sangat tidak enak dan sedih tapi ia merasa Kyungsoo butuh perjuangan lebih mulai sekarang dan Luhan sebagi temannya akan membantunya. HARUS
.
'Kyungsoo anyeong
ini lagunya yahh.. setelah kudengar sekali ternyata lagunya sangat enak dan cocok dengan image mu tapi sebenarnya lagu ini untuk dinyanyikan oleh namja bukanya yeoja, tak apalah kau harus mendalami lagu ini dan sampai bertemu besok jam 4'
Yang da il-she didn't love me received
Isi email dari Ha seongsae membuatnya penasaran untuk mendengarnya maka ia menekan tanda play ditengah kotak kecil itu
"Lagunya.. " Kyungsoo tersenyum kecut
Airmata jatuh dipipi kanannya "sama seperti kisahku haha" ucapnya sambil tertawa garing lalu menyeka air matanya
Kyungsoo masih setia bersandar di jendela kamarnya dan tanpa sadar Sehun memperhatikan nya sejak tadi
Sehun juga merasakan apa yang Kyungsoo rasakan sebelumnya jadi dia mengerti bagaimana rasanya setelah mendengar lagu yang Kyungsoo putar walaupun tidak terlalu besar volume yang dinyalakan oleh Kyungsoo tapi cukup baginya untuk mendengarkan lagu yang di putar Kyungsoo
"Bagaimana bisa Hyungku memperlakukanmu seperti ini Kyungsoo-ah ?"ucapnya lalu menutup pelan pintu kamar Kyungsoo
Selalu seperti ini Sehun selalu melihat Kyungsoo bersandar di pinggir jendela kamrnya sambil melihat pemandangan luar rumah dari dalam kamarnya entah itu hujan atau penuh dengan bintang
"Apa sesakit ini?" tanya Jongin pada dirinya sendiri
Sekarang Jongin masih setia berada di balkon yang dekat dengan kamarnya sambil memperhatikan bintang-bintang yang sedang bersinar terang seolah-olah sedang mengoloknya
"Apa aku semenyedihkan ini ? sampai-sampai aku melihat Kyungsoo seperti melihat Luhan ?"
"Heum Appa / Neomu Appa" ucap Kyungsoo dan Jongin bersamaan walaupun berada ditempat yang berbeda
T B C
