"Lagi Lagi luka-luka Bertambah?," Kirie menyengit tajam memandang luka-luka baru diatas kulit mulusnya dibawa dada yang nampak biru-lebam yang tampil di sana, padahal tak ada story apa-pun soal terciptanya luka tersebut, sejak siuman dan pertemuanya dengan seorang Musisi lalu berakhir kena amukan dari General Lu Bu dan di Gotong layaknya beras beberapa sak, dipaksa kembali kepondok pengobatan.
Luka-luka ini terus bertambah dan Kirie tak tahu mengapa bisa muncul nya. "Billy bisa gunakan Hermox untuk penyamar bekas luka dibawa kulit?,"

[Tentu saja ada Mam, Hermox anda memiliki 999298457803457813009 buah dan pack!, apa anda butuh lagi yang lain]

"Apa kau sudah melakukan Scaning tubuhku dan mencari apa ada sesuatu yang salah,"Ucap Kirie menyengit.

[Untuk itu saya sudah merangkum segala laporan untuk anda cermati]
[Tubuh anda memiliki 68%, karna menurut fitur penyembuhan anda ingin regen alami tampa campur bantuan pengobatan yang bisa sembuh total dalam masa 10 menit 100%]
[Kebanyakan Luka pad racun anda yang masih terdeteksi 40% dan 23% sistim imun pada daya tahan menurun perlahan, kemungkinan tingkat penyembuhan biasa sekitar sebulan bahkan lebih dari perkiraan]
[Saya belum tahu sebab kenapa luka anda bertambah secara drastis nurut Scanning bekas luka di tubuh andalah bekas pukulan benda tumpul, dan bekas itu diberikan secara berulang hingga cukup dalam, akan tetapi anehnya saya tak merasakan tubuh anda terluka lebih dari itu, dan Luka ini tak punya indikasi buat muncul]

"Dari mana luka-luka ini!,"Ucap Kirie memandang tubuhnya sendiri dengan wajah tertunduk. Bersamaan matanya memejam perlahan seolah kesadaran ya kembali pergi entah kemana.


[VISION KIRIE]

"Yue liang,"Ucap seseorang terdengar perlahan, suara kerincingan jeruji kembali terdengar, perlahan dengan sabar mata Kirie terbuka menjadi seseorang yang lain, anehnya dia berada disebuah penjara di mimpinya bau busuk karatan, tembaga yang lembab dan darah yang mengering menjadi sekitar yang dia liat.

Semua menjadi remang-remang, dia tak bisa bergerak dengan rantai yang membelenggu banyak sekali rantai ditubuhnya bukan hanya 4 seperti biasa dia melihat seseorang ditahan, tapi ada delapan rantai besar yang mengikat setiap pergerakan.

'Ini?,'

"Yue liang? Aku bertanya padamu dimana benda itu kau simpan, dimana Zhenzhu of eden' selama ini kau simpan?,"

'Zhenzhu of eden?'

"Aku tak akan memberitahukan, dimana benda itu! Meski rahasia itu sampai kusimpan dalam kuburku!,"Ucapku, Kirie menyadari suaranya keluar sendiri, tidak. Lebih tepatnya Kirie sedang didalam tubuh seseorang.

"Jadi ini yang disebut sumpah setia pada perkumpulan keturunan dari Ras Isu menciptakan ribuan benda artefac berkekuatan, untuk kepentingan dunia baru?!,"Ucapnya. "Kumpulan benda itu disebut Piece of eden,"Ucap pria itu lagi.

"Kekuatan itu, diciptakan itu untuk keseimbangan dunia, bukan untuk dipakai untuk keinginan pribadi!,"Desus suara nyeri dari wanita yang sudah terdengar serak.

"Aku tak butuh peringatanmu Assassin! Kau dan perkumpulanmu benar-benar menyusahkan pekerjaan kami selama berabad abad, jangan pikir jika kalian akan lolos dari kami, karna kami selalu mengintai kalian dari cahaya dan kalian hanya bayangan dimana pun kalian berada."Desisnya tajam.

"Kau tak akan pernah mendapatkan apa-pun. Aku bersumpah dari kehidupanku yang sekarang sampai aku menitis kembali, aku Yue liang akan menghancurkanmu dan keturunan dalam garis keturunan Shinzu,"

DEG!

'Shinzu?,' Kirie membulatkan mata saat nama keluarganya disebut. Mata Kirie membulat saat menyadari mata merah pria dari depan Jeruji dan mata Kirie mengusik ngeri, bersamaan kepalanya terasa pening, seolah kesadaran nya kembali, menariknya ke dunia nyata.

"Kirie..."

"Eh?!,"


[KIRIE POV]

"Kirie? Ada apa! Hei..."Suara Gebrakan Terdengar membuatku terbangun dalam alam hayal? (Mungkin) aku melihat General Lu Bu menguncang pelan bahuku dengan pandangan mencari tahu, dan aku hanya mengedipkan mataku beberapa kali, aku ingat sebelum aku ditarik ke dunia hayalku (tadi) General mengendongku dengan paksa ke pondok pengobatan, setelah aku keluar dan meninggalkan Pondok pengobatan, juga berjalan dengan seorang pria(?) dan lalu setelah itu bertemu General, sampai disini menyuruhku tetap dikamar sampai dia kembali, dan sekarang ia sudah kembali.

"General?!,"Ucapku terbata.

"Ada apa denganmu! Wajahmu pucat pasi.."Ucapnya Cepat memperhatikan wajahku, bahkan jemarinya lolos dan helai wajahku. Apa General sedang sakit atau makan apa-pun yang aneh, bagai mana mungkin sikap seperti itu.

"Aku baik-baik saja! Terimakasi,"Ucapku, dengan suara yang sedikit lebih gugup. "Uhk perlakuanya sedikit membuatku merasa aneh, bagaimana caranya keluar dari suasana nya yang amigu ini? Perlahan dia melepaskan jemarinya di pipiku.

"Aku bawakan bubur herbal makanlah, dan ada tumbukan rempah yang harus kau makan!,"Ucapnya menunjuk makanan yang ditaruh diatas nampan saji didepanku, rupanya dia keluar sebentar untuk mengambil makanan.

"Makanan,"

"Aku sudah mengecek obat dan buburnya tak ada yang aneh-aneh disana,"Dia melakukan sejauh itu.

"Kenapa General, terlalu berinisiatif untuk ini?," Mendengar ucapanku, aku melihat Raut kaku nan canggung darinya.

"A-Anggap saja ini ucapan terima kasih atas bantuannya tempo hari, saat aku demam,"Ucapnya sekalian memberi sebuah kantung sebuah gaun sederhana yang tertutup padaku.

"Ini?,"

"Aku mendengar Kau komplain pada Diao Chan, dan Li Yingqi mengenai gaun terbuka yang mereka saat rekomendasikan gaun padamu,"Ucapnya padaku, membuatku menghela nafas tertahan, dengan perasaan sedikit berdebar, memang benar aku menolak pakaian dari Diao Chan, Li Yingi, Cao Fenghuang dan bahkan baju Cao Tun saja tak tahu dimana rimbanya sekarang.


[SHUN HERE]

"Jadi begitu rupanya?,"Ucap Shun, kala itu sedang bicara pada seorang pria bersurai merah jabrik dikamarnya, dengan Suasana remang-remang.

"Sepertinya anak itu akan dalam masalah! Haruskah kita memberitahu perihal masalah ini,"Tanya pria merah itu lagi."Ucap pria bersurai merah itu memandang Shun.

"Tidak itu hanya masalah kecil dari tumpukan masalah besar yang datang,"Ucap Shun.

"Masih Nyaman dan berpura-pura tak terjadi apa-apa, nampaknya seseorang justru sedang melacak dirimu!, Sekarang!,"Ucapnya.

"Noir, kau sudah ikut denganku ratusan ribu tahun, aku sudah tau tapi dia tak akan bisa melacaku begitu saja,"

"Jadi!,"

"Aku sendirilah yang akan menunjukan diri disaat yang tepat, saat permainan ini mulai menarik,"

"Lalu soal Gadis dan Wanita itu?,"

"Kita sudah sejauh ini! Biarkan dia menyelesaikan ini, saat dua inang yang sama bertemu didalam satu waktu, maka mereka akan menerima apa yang terjadi satu sama lain,"Ucap Shun menghela nafas. "Selain menerima tugas ini dari orang itu, ini adalah karma masa lalu yang harus di lewati oleh mereka sampai akhir,"Ucap Shun.

"Gadis itu mungkin akan memburuh-mu sampai ke ujung dunia!,"Ucap Noir lalu menghilang diantara kabut hitam yang lenyap dalam sekejab.

"Kemarahan itu diperlukan, sebentar lagi, kuharap kau bertahan sedikit lagi Yue,"


[ORANG YANG GUNDAH GULANA]

Malam Ini Cao Tun nampak tidak bisa tidur dengan nyaman, awalnya kejadian-kejadian akhir-akhir ini membuat kondisinya sangat rumit, mulai ketemu lagi dengan adik kesayangannya, mencari peneror dalam kerajaan diam-diam, ikut campur terlalu jauh, bahkan sampai adiknya harus terluka akibat insiden yang dianggapnya sebagai keusilanya, sejujurnya meski terlihat sangat tenang, sebenarnya Cao Tun cukup terpukul juga merasa bersalah atas apa yang terjadi akan tetapi dia mencoba menyembunyikan masalah itu.

"Uhhhhk!," Dia mencoba menghemat nafas, kala dia merasa pusing setelah ayahanda tahu hubungan ya sama Kirie, dan justru sedikit lebih rumit, respon Ayahnya cukup terkejut dengan masalah itu, beliau sempat marah padanya mengapa Cao Tun tidak bicara hal sesungguhnya jika putranya itu sudah menemukan Adiknya.

Tapi bagaimana pun alasanya Cao Cao paham jika Cao Tun menutupinya karna ingin melindungi adiknya, kondisi mereka ada di wilayah orang, dan kondisi tidak aman dan pembunuh disekitar mereka pun bisa saja melukai Kirie yang tak punya salah apa-pun dalam kerajaan.

Ditambah Kirie adalah (Status) Dayang kerajaan Han, pihak peminta harus menyerahkan beberapa upeti pada kerajaan jika mengklaim seseorang di wilayah lain. Ini berbeda jika kalau mereka ingin mendapat wanita penghibur atau warga tampa status kerajaan dibelakangnya mereka bisa membawanya begitu saja.

Fenghuang sebenarnya memberi usul pada Mereka jika Kirie bisa ditempatkan sebagai dayangnya, dan mengekorinya selama sebulan ini sampai mereka mendapat kesempatan untuk memberitahu semua orang, dan mengklaim Kirie sebagai salah satu keluarga Wei dan adik dari Cao Tun.

"Apa harus kukatakan pada Kirie, saat ini?,"

[APA BIJAK JIKA KAU HARUS MENGATAKANNYA SEKARANG?, KURASA INI BUKAN WAKTUNYA]

"Yasha?,"

[JIKA KAU KATAKAN ADIKMU PASTI TAK MAU DILINDUNGI SEPERTI ITU!, BUKANKAH DIA ADIK YANG KERAS KEPALA]

"Kau benar! Sebaiknya aku tak memberitahu rencana kita dan membiarkan semuanya terlihat biasa, sampai pertemuan ini selesai!,"Ucap Cao Tun langsung berjalan keluar ruangan untuk mencari udara segar malam.

[LAGI LAGI PESTA MEMBOSANKAN YANG ITU-ITU SAJA! SANGAT TIDAK MENARIK]

"Sayangnya pesta ini akan ada setiap hari selama sebulan khususnya untuk para undangan,"Ucap Cao Tun, menghela nafas. "Aku sebenarnya ingin tidur atau latihan pedang ketimbang mengikuti pesta minum-minum,"Ucapnya lagi.

"Ah kurasa anda benar, pangeran apa selama disini anda sudah menemukan wanita yang anda suka,"Tanya Panglima membuat Cao Tun, menyengit merasa hari ini mengapa hanya yang mempertanyakan dirinya soal asmara.

"Belum bagaimana dengan anda?,"Tanyanya lagi.

"Sepertinya saya mulai melirik seseorang?,"


Bersambung:

Jumat-31-mei-2019