Name: The Birth of Human Faction
Author: The World Arcana
Genre: Romance and Adventure
Rating: M
Disclaimer: Semua unsur anime dan game yang termasuk di fic saya ini adalah bukan milik saya.
AN: Hello, The World Arcana is back… Sorry yang sedang nungguin fic Heroes From Another World, The Story of Four Overlord, Jinchuuriki of Youkai Academy, dan fic ane yang lain tapi ane malah ngasih fic baru pada kalian. Fic ini adalah fic pengganti dari Tale of Gutsy Shinobi karena ane buntu pas scene incest antara Naruto dan Asia dan ane bakal dua char itu ada di fic ini sebagai ayah dan anak. Latar fic ini adalah setelah battle Team 7 vs Kaguya and Naruto vs Sasuke. Enjoy…
Chapter 3: Alliance of Mildia
-Vatikan, Italy. DxD Universe-
Sudah 2 tahun berlalu semenjak Naruto dan Arturia menjalin hubungan… Penampilan Naruto masih sama seperti dulu tapi dia sudah terlihat dewasa dan saat ini dia juga mulai terkenal karena dia menjadi pembuat novel seperti senseinya Jiraiya yang berjudul The Shinobi Chronicles yang menceritakan petualangannya di dunia shinobi yang dia beri nama Menma bersama dengan Sasuke dan Sakura. Arturia masih bekerja sebagai exorcist dan rambut pirang ke-emasannya bertambah panjang. Hubungan Naruto dengan Shirou juga bertambah baik apalagi setelah Shirou berhasil melupakan rasa cintanya pada Arturia sepenuhnya dan mulai move-on pada Rin. Dan yang lebih penting adalah, Naruto sudah mendapatkan tangan kanan baru meskipun dia masih belum menggunakan jutsu dengan tangan kanannya karena tangan kanannya yang baru itu tidak memiliki aliran chakra seperti bagian tubuhnya yang lain. Saat ini dia sedang membantu Arturia, Shirou dan juga Rin yang sedang menjalankan misi dari high-up mereka yang meminta mereka menghabisi iblis liar yang berkeliaran di Vatikan.
"Fiuuh, akhirnya selesai juga." Ucap Naruto yang dibalas dengan anggukan oleh Arturia, Shirou dan Rin.
"Harus aku akui, walaupun kau tidak bisa menggunakan kekuatanmu sepenuhnya karena tanganmu yang baru tidak bisa mengalirkan chakra seperti yang kau bilang tapi kau masih tetap hebat Naruto." Ucap Rin yang ditanggapi anggukan oleh kekasihnya Shirou dan juga Arturia, kekasih dari Naruto.
"Terima kasih atas pujianmu itu Rin-sama." Balas Naruto dengan nada menyindir dan membuat Rin menatapnya dengan tajam dan juga membuat Shirou dan Arturia menahan tawa saat mereka melihat ekspresi kekesalan dari Rin. Naruto kemudian teringat sesuatu dan kemudian dia berteriak "Sial! Aku melupakan sesuatu… Altria-chan, kalau kau mau pulang kau pulang duluan saja dulu. Aku sedang ada urusan…"
"Urusan…" Ucap Arturia saat dia melihat Naruto pergi dengan tekniknya yang bernama Arturia yang dia berhasil sempurnakan selama 1 setengah tahun yang bernama Hiraishin, kemudian dia melanjutkan dengan nada jengkel "Urusan apa sih yang dia maksud? Bukannya skrip Arc 2 novel buatannya sudah dia berikan pada publisher dua hari yang lalu?"
"Mungkin dia sudah punya penggantimu Arturia." Jawab Shirou dengan nada bercanda tapi dibalas oleh Arturia dengan jitakan yang kencang di kepalanya "Awww! Apa yang kau lakukan itu Arturia? Aku cuma bercanda tahu."
"Jangan bercanda tentang hal seperti itu Shirou-kun." Ucap Arturia dengan nada kesal.
"Maaf-maaf, Arturia." Balas Shirou, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu aku akan mencari tahu apa yang akan dilakukan oleh Naruto.
Shirou langsung meninggalkan Rin dan Arturia dan pergi menyusul Naruto untuk mencari tahu apa yang akan dia rencanakan. Dia sampai bersumpah untuk memberikan pelajaran pada Naruto jika dia melakukan sesuatu yang akan menyakiti hati Arturia. Memang, dia sudah tidak mencintai Arturia lagi dan sudah berhubungan dengan Rin tapi tetap saja dia tidak akan membiarkan Naruto melakukan sesuatu yang akan menyakiti hati Arturia. Kemudian dia melihat Naruto yang sedang berada di toko perhiasan dan itu membuatnya bingung karena setahu dia, Naruto telah memberikan sebuah perhiasan kepada Arturia saat ulang tahunnya dua bulan yang lalu.
'Apa yang dia rencanakan?'
"Permisi tuan, apa cincin yang kupesan sudah jadi?" Tanya Naruto.
Pemilik toko perhiasan itu pun menggangguk dan dia pun memberikannya pada Naruto "Bagaimana?"
Naruto pun melihat kedua cincin pesanannya yang berbandul dengan permata yang sangat cantik, dan dia pun berkata "Ini bagus sekali tuan. Nanti bagaimana kalau pembayarannya aku transferkan saja ke rekeningmu?"
"Tidak apa-apa…"
Naruto pun menaruh dua cincin itu di kotaknya dan dia ingin kembali ke rumah barunya yang dia beli bersama Arturia dengan uang mereka tapi Shirou menghalangi jalannya dan membuatnya membatin 'Shit! Kenapa Shirou bisa ada disini? Bisa gawat kalau dia tahu dan lalu dia memberitahukannya pada Altria-chan.'
"Yo Naruto…"
"Yo Shirou…"
Shirou yang melihat Naruto gugup pun menyeringai dan kemudian dia berkata "Hei, Naruto… Untuk apa cincin itu? Kau mau melamar Arturia ya?"
"I-Iya…" Jawab Naruto dengan nada pasrah, kemudian dia melanjutkan "Tidak ada untungnya aku berbohong padamu. Kau sudah berhasil menangkap basah diriku, Shirou."
"Hahahahaha…"
Naruto kemudian melihat Shirou dan berkata "Jadi kenapa kau mengikutiku Shirou?"
"Arturia terlihat kesal saat kau bilang kau ada urusan tapi dia mengetahui bahwa kau telah menyerahkan skrip novelmu pada publisher novelmu dua hari yang lalu. Jadi aku bilang saja kau sudah memiliki penggantinya, Naruto." Jawab Shirou dan Naruto pun menatapnya dengan tajam karena perkataan terakhirnya "Jangan melihatku seperti itu, aku cuma bercanda tapi malah aku mendapatkan jitakan dari Arturia. Jadi aku menyusulmu kesini dan melihat sendiri urusan apa yang kau maksud itu."
"Oh begitu…"
"Kalau begitu aku pulang dulu ya Naruto." Ucap Shirou yang sudah melangkah menjauh dari Naruto dan kemudian dia berhenti sebentar dan berbalik kemudian tersenyum pada Naruto "Semoga rencanamu ini berhasil, Naruto."
"Hmmm…"
-?, Japan. DxD Universe-
Kelopak mata Zeref Dragneel terbuka setelah dua tahun dia telah mengalami fase comatose akibat terluka parahnya dia oleh teknik adiknya, Natsu Dragneel dan juga kutukan dia telah tercabut oleh God of Life and Death, Anksheram. Saat dia membuka mata, dia pun melihat sosok pria berambut pink spiky yang ternyata adalah adiknya Natsu Dragneel, gadis loli cantik berambut pirang berombak dengan memakai dress berwarna putih yang bernama Mavis Vermillion yang merupakan mantan kekasihnya dan juga guild master pertama dari Fairy Tail dan juga gadis berambut hitam panjang yang memakai kacamata yaitu putrinya dengan Mavis, Natasha Dragneel yang terlahir pada zaman kepemimpinan Makarov Dreyar, saat tubuh Mavis masih menjadi Lumen Historie aka Fairy Heart.
"Natsu, Mavis, Natasha…" Ucap Zeref yang masih memegang kepalanya yang masih terasa pening, kemudian dia melanjutkan "Dimana aku? Apa aku dan juga kalian telah mati?"
"Kau dan kami belumlah mati tou-chan." Jawab Natasha yang sedang memperbaiki letak kacamatanya.
"Tapi bagaimana bisa?" Tanya Zeref, kemudian dia melanjutkan sambil melihat adiknya dengan tatapan serius "Bukannya kau sudah berhasil membunuhku, Natsu?"
"Aku memang sudah hampir membunuhmu nii-chan. Bahkan aku juga telah siap menunggu kematianku sendiri." Jawab Natsu, kemudian dia melanjutkan "Tapi ada sesuatu yang terjadi di luar dugaan kita."
"Apa itu?" Tanya Zeref.
"Ada seseorang yang menyembuhkan lukamu serta menghilangkan kutukanmu itu nii-chan." Jawab Natsu.
Zeref terlihat senang karena dia diberikan kesempatan kedua untuk menjadi kakak dan ayah bagi Natsu dan Natasha, apalagi kutukannya juga telah dihilangkan. Tapi Zeref menyadari sesuatu dan dia pun berkata "Tapi siapa yang berhasil melakukannya? Aku tidak yakin Eileen, August, atau Fairy Heart yang dimiliki oleh Mavis akan sanggup menghilangkan kutukan itu Natsu."
Natsu ingin menjawab tapi sudah dipotong duluan oleh Mavis "Kutukanmu itu dicabut oleh penciptanya sendiri Zeref-kun."
Zeref terlihat terkejut akan kabar ini dan kemudian dia berkata dengan nada bergetar "Ma-Maksudmu, Anksheram yang telah mencabut kutukanku Mavis?"
"Yup."
"Tch…" Decih Zeref dan kemudian dia berkata sambil mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya "Dewa sialan itu telah mengutukku selama 400 tahun hanya karena aku ingin menghidupkan adikku yang kusayangi dan dia langsung mencabut kutukan itu seenak jidatnya saja? Sekarang katakan Mavis, Natsu, Natasha… Apa bayaran yang dia inginkan setelah dia mencabut kutukanku? Apa dia ingin memberikan kutukan kematian yang aku miliki pada kalian dan membuat hidupku semakin menderita atau hal buruk apa lagi yang dia rencanakan?"
"Dia tidak memberikan kutukan yang kau alami pada kami tou-chan." Jawab Natasha, kemudian dia melanjutkan "Tapi dia menghilangkan kami dan penyihir dari Fairy Tail, Lamia Scale, Quatro Puppy, Mermaid Heel, Blue Pegasus, Sabretooth, Crime Sorciere serta penyihir Alvarez yang masih hidup seperti Larcade-ossan, Irene-san, Heine-san, Juliet-san, Brandish-san, Dimaria-san, dan juga Invel-san dari Earthland ke dimensi lain."
"Tu-Tunggu…" Ucap Zeref dan kemudian dia melanjutkan "Jadi kita berada di dimensi lain?"
"Yup." Jawab Natasha, kemudian dia melanjutkan "Kita berada di tempat bernama bumi dan saat ini kita sedang berada di sebuah tempat bernama Jepang."
"Apa kita tidak bisa kembali lagi ke Earthland, Natsu, Mavis?" Tanya Zeref.
"Sayangnya tidak, Zeref-kun. / onii-chan." Jawab Mavis dan Natsu.
"Dunia ini sama baiknya dengan di Earthland. Tapi, sayangnya tempat bernama bumi ini tidak seaman yang kita kira." Ucap Natsu dan itu membuat Zeref menatapnya dengan tatapan bingung "Tempat ini bukan ditempati oleh manusia saja tapi juga iblis, malaikat dan malaikat jatuh. Sebelum kami menetap di tempat ini, kami selalu berurusan dengan malaikat jatuh yang suka berbuat ulah dan juga iblis yang menyerang manusia. Beruntungnya sihir Devil Slayer Magic yang aku dan Gray miliki serta White Dragon Slayer Magic milik Sting efektif melawan iblis-iblis itu meskipun efek dua sihir itu tidak seberapa jika dibandingkan melawan malaikat jatuh. Kami para penyihir dari Fairy Tail, Lamia Scale, Blue Pegasus, Quattro Puppy, Mermaid Heel, Sabretooth, Crime Sorciere juga mage dari Alvarez memutuskan untuk membuat aliansi penyihir yang kami sebut Alliance of Mildia yang terinspirasi dari sekolah sihir yang pernah kau datangi saat kecil. Aliansi ini dipimpin oleh Gildarts Clive yang mewakili Fairy Tail, Jura Neekis yang mewakili Lamia Scale, Ichiya yang mewakili Blue Pegasus, Goldmine yang mewakili Quatro Puppy, Kagura Mikazuchi yang mewakili Mermaid Heel, Sting Eucliffe yang mewakili Sabretooth, Jellal Fernandes yang mewakili Crime Sorciere, dan juga kau yang mewakili Alvarez… Tapi karena kau sedang mengalami koma, maka jabatan itu dipegang oleh Eileen-san karena Larcade terlalu malas untuk memegang tanggung jawab itu."
"Dengan sadarnya tou-chan, berarti semua pemimpin aliansi Alliance of Mildia sudah berkumpul semua kan?" Tanya Natasha pada ibunya.
"Itu benar, Natasha-chan." Jawab Mavis.
"Tapi Natsu, aku mau tanya sesuatu." Ucap Zeref.
"Apa itu nii-chan?" Tanya Natsu.
"Apa tujuan dari terbentuknya Alliance of Mildia ini?" Balas Zeref.
"Untuk melindungi umat manusia dari makhluk supernatural yang berniat buruk pada mereka." Jawab Natsu.
"Kalau begitu ikutkan aku." Balas Zeref yang tiba-tiba saja langsung dipeluk oleh Mavis dan juga Natasha yang membuat Zeref membalas pelukan dua orang yang berharga bagi dirinya itu selain Natsu "Anggap saja ini sebagai awal dari kesempatan kedua yang diberikan padaku dan juga sebagai ucapan permintaan maafku pada para penyihir Ishgar yang telah aku buat menderita di Dragon King Festival yang aku buat di Ishgar. Lagipula aku adalah seorang manusia, jadi sudah tugasku untuk melindungi mereka kan?"
"Itu benar nii-chan."
-Vatikan, Italy. DxD Universe-
Arturia saat ini sedang menatap jam di rumahnya dengan raut wajah kesal karena dia sudah membuat banyak makanan dan berniat untuk makan malam bersama dengan Naruto tapi sayangnya dia belum juga pulang ke rumah. Dia juga menelpon Shirou dan bertanya apa dia bertemu dengannya tadi tapi Shirou berbohong dan bilang kalau dia tidak berhasil menemukan Naruto dan membuatnya mematikan telpon-nya dengan kesal.
Krieeettt
"Tadaima…" Ucap Naruto yang baru kembali dari mengambil pesanan cincinnya serta dia mencoba mengalirkan chakra pada tangan kanannya agar tangan itu bisa dipakai untuk menggunakan chakra tapi belum berhasil
"Okaeri, Naruto-kun…" Balas Arturia dengan nada manis tapi Naruto tahu mood kekasihnya ini sedang tidak enak dan membuatnya berkeringat dingin "Kau habis darimana saja, eh Naruto-kun?"
"Umm, aku habis menyelesaikan urusanku yang belum selesai serta mencoba mengalirkan chakra ke tangan baruku tapi nihil." Jawab Naruto.
Kemudian Arturia pun menyalingkan tangannya di hadapan kedua dadanya dan berkata "Urusan apa yang kau maksud itu ya?"
"Aku akan menceritakan padamu nanti." Jawab Naruto, kemudian dia melihat makanan yang berada di meja dan dia pun berkata "Bagaimana jika aku ceritakan urusanku itu setelah kita makan malam, Altria-chan."
"Baiklah…" Balas Arturia dengan menghela nafas pasrah 'Sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku Naruto-kun?'
Arturia dan Naruto pun makan malam bersama dan saat Arturia hampir menghabiskan makanannya, Naruto pun melihat Arturia dan dia pun berkata "Oh ya, Altria-chan… Ada yang ingin aku berikan padamu."
Arturia pun menghentikan acara makannya dan langsung membalas tatapan Naruto "Huh, kau ingin memberikan sesuatu padaku? Bukannya kau sudah memberiku hadiah kalung cantik sebagai hadiah ulang tahunku ya?"
"Iya, dan kau akan menyukainya." Jawab Naruto yang sudah menghampiri Arturia dan memasukkan cincin yang dipesannya ke jari manis Arturia.
'Naruto-kun…' Batin Arturia dan kemudian dia melanjutkan 'Apa dia akan melamarku?'
"Arturia Pendragon…" Ucap Naruto, kemudian dia melihat mata Arturia dan berkata "Maukah kau menjadi istriku dan ibu dari anak-anakku?"
Mendengar itu, Arturia pun langsung memeluk Naruto dan dia pun berkata "Aku mau! Aku mau, Naruto-kun!"
Setelah mendengar respon Arturia, Naruto pun langsung membalas pelukan Arturia dan kemudian dia berikan "Terima kasih Altria-chan, terima kasih… Aku bersumpah, aku akan menjagamu dan menjadi calon suami yang baik untukmu."
"Aku percaya kau bisa melakukannya, Naruto-kun." Balas Arturia.
Beberapa minggu setelah Naruto melamar Arturia… Naruto pun menikahi Arturia di sebuah Cathedral di Vatikan dan itu di datangi oleh banyak orang Vatikan, Shirou, Rin, dan teman-teman Arturia yang lain serta dua exorcist terkuat di Vatikan yaitu Dulio dan Griselda. Dan beberapa bulan kemudian, Arturia mengandung dan itu membuat kedua suami istri muda itu bahagia dan juga membuat panik Naruto yang langsung membeli beberapa perabotan bayi juga buku untuk membantunya menentukan nama bagi calon putra atau putri mereka. Dan itu membuat sang calon ibu aka Arturia harus geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya itu yang terlalu over.
"Naruto-kun, kau membelikan perabotan untuk calon anak kita terlalu cepat." Ucap Arturia dan kemudian dia melanjutkan "Bahkan kita tidak tahu apa gender calon anak kita ini kan?"
"Aku hanya jaga-jaga saja Altria-chan." Jawab Naruto dan kemudian dia kembali membaca buku nama-nama bayi yang dia beli "Siapa tahu kan kita akan mendapatkan anak kembar, laki-laki dan perempuan."
Wajah Arturia memerah saat Naruto mengatakan itu dan kemudian dia menghela nafas dan berkata "Terserah kau saja Naruto-kun…"
"Gaaahhh! Nama apa yang cocok untuk calon anakku? Kami-sama berilah petunjuk pada hambamu ini." Ucap Naruto dan membuat Arturia menahan tawa karena suaminya yang biasanya tenang jadi berubah 180 derajat seperti itu dan memutuskan untuk pergi ke kamarnya untuk beristirahat.
"Kau terlihat sibuk, heh Naruto?"
Naruto pun tersentak saat mendengar nada suara yang sangat dia kenal itu dan kemudian dia berkata "Ku-Kurama…"
"Yup, ini aku…" Jawab Kurama dan kemudian dia melanjutkan "Bijuu ekor sembilan dan Bijuu terkuat yang pernah ada serta partnermu."
"Tunggu dulu…" Ucap Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Jadi kau masih ada di tubuhku bersama Bijuu yang lain? Itukah alasan aku masih merasakan chakra kalian?"
"Dasar pikun." Jawab Kurama dan membuat Naruto jengkel pada Kurama "Kau tidak ingat kalau kau sudah membebaskan kami semua dari tubuhmu itu?"
"Aku selalu yakin kalau aku telah membebaskan kalian semua tapi yang membuatku bingung adalah kenapa chakra kalian masih berada di tubuhku Kurama?" Tanya Naruto.
"Kami men-transferkan semua chakra kami di dalam tubuhmu dan kami mendapatkan kekuatan baru dari dunia ini yang kami serap yang bernama Youki." Jawab Kurama.
"Jadi begitu…" Ucap Naruto dan kemudian dia berkata "Jadi kalau begitu kau dan yang lain berada di mana?"
"Aku berada di kota bernama Kyoto yang berada di negara yang bernama Jepang untuk mengendalikan kekuatan kami yang bernama Youki ini karena di tempat ini banyak yang menguasai Youki." Jawab Kurama.
"Ya sudah kalau begitu kirimkan salamku pada yang lain, boleh kan Kurama?" Tanya Naruto.
"Tentu saja boleh…" Jawab Kurama, kemudian dia melanjutkan "Lain kali aku akan berbicara padamu lagi Naruto, aku ada kencan dengan kekasihku yang bernama Yasaka."
"Memangnya rubah besar sepertimu bisa kencan, huh Kurama?" Tanya Naruto.
"Tentu saja bisa, kami para Bijuu juga mempunyai wujud manusia kau tahu…" Jawab Kurama dengan nada sewot dan kemudian dia melanjutkan "Dan oh ya, Naruto…"
"Ada apa?"
"Selamat atas pernikahanmu dan juga kehamilan istrimu."
"Heh, terima kasih Kurama…"
Setelah koneksinya dengan Kurama terputus, Naruto pun terkejut saat melihat Arturia yang menatapnya dengan tatapan cemas dan itu membuatnya berkata "Altria-chan, apa yang kau lakukan disini? Bukannya kau seharusnya istirahat untuk menjaga kandunganmu."
"Aku hanya cemas karena kau dari tadi hanya duduk diam disini sambil berbicara sendiri." Jawab Arturia dan kemudian dia melanjutkan "Kau tidak apa-apa kan Naruto-kun? Kau tidak menjadi gila karena kau terlalu panik karena kau belum menemukan nama yang cocok untuk calon anak kita kan?"
"Tentu saja tidak." Jawab Naruto yang sweatdrop karena dia dikira sudah gila oleh istrinya sendiri "Aku tadi berkomunikasi dengan partnerku yang bernama Kurama barusan."
"Eh, Kurama yang rubah ekor sembilan itu kan?" Tanya Arturia dan dijawab oleh anggukan kepala Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi katamu kau tidak bisa berkomunikasi dengannya setelah kau mengeluarkannya dari tubuhmu, Naruto-kun?"
"Aku tidak tahu. Dia tidak memberitahu bagaimana caranya dia menghubungi aku padahal sosoknya sudah tidak ada lagi di tubuhku." Jawab Naruto dan kemudian dia teringat sesuatu dan kemudian berkata "Shit! Aku lupa! Aku belum menemukan nama yang cocok untuk calon anak kita!"
"Naruto-kun, sudahlah… Pikirkan saja itu nanti setelah kita tahu apa gender calon anak kita." Ucap Arturia yang sweatdrop saat kembali melihat kepanikan suaminya itu meskipun dia terlihat menahan tawa saat kembali melihat kepanikan suaminya itu.
-?, Japan. DxD Universe-
Gray Fullbuster dan Sting Eucliffe, mage dari Fairy Tail serta pemimpin tim Sabretooth dari Alliance of Mildia saat ini sedang melakukan patroli malam untuk mengawasi iblis yang tengah berbuat masalah dengan manusia. Kemudian mereka melihat iblis atau lebih tepatnya iblis liar yang membunuh manusia dan memakan tubuhnya. Hal itu membuat Gray dan Sting jijik dan Gray pun langsung memunculkan tanda Ice Devil Slayer Magic miliknya dan Sting langsung menggunakan White Dragon Slayer Magic miliknya.
"Ice Devil Zeroth Destruction Bow!"
"White Dragon Roar!"
Booooommmm
Iblis itu langsung hancur saat terkena sihir Gray dan juga Sting tapi mereka dibuat terkejut saat puluhan iblis liar langsung muncul dan melesat ke arah mereka. Tapi Gray hanya menyeringai saja dan dia menggerakkan tangannya dan dengan satu gerakan tangannya, semua iblis itu langsung membeku oleh es dari Ice Devil Slayer Magic milik Gray "Kita selesaikan ini, Sting…"
"Tentu Gray-san." Balas Sting, kemudian dia mengatakan "Kalau saja Natsu-san juga ada disini, pasti akan bertambah menyenangkan."
"Sudah biarkan saja otak api itu. Kakaknya baru sadar dari koma selama 2 tahun, aku mengerti apa yang dia rasakan. Dan juga mungkin dia sedang bersenang-senang dengan Lucy dan Ultear." Ucap Gray dan kemudian dia melanjutkan "Kita bersenang-senang dulu disini dengan cara membantai para iblis tidak tahu diri ini, lalu kita kembali dan bersenang-senang dengan Juvia dan juga Yukino."
"Benar..." Jawab Sting, kemudian dia mengeluarkan sihirnya "White Dragon Roar!"
"Ini akan menyenangkan." Ucap Gray yang juga telah menggunakan sihirnya "Ice Devil Rage!"
Tidak mereka sadari, ada dua orang yang mengawasi mereka dan salah satu dari orang itu pun berkata "Jadi ini kekuatan Devil Slayer juga Dragon Slayer dengan kekuatan cahaya dari Alliance of Mildia. Sungguh menarik…"
"Jadi kau akan beraliansi dengan Alliance of Mildia, Kazuto-kun." Ucap seorang gadis cantik berambut hitam berkacamata yang melihat pemuda berjaket hitam bertudung yang sedang menyaksikan pembantaian iblis liar yang dilakukan Gray dan Sting.
"Mungkin nanti setelah fraksi manusia berhasil kita bentuk, Shino." Balas pemuda bernama Kazuto itu.
"Kenapa kau tidak membentuknya sekarang saja." Ucap gadis bernama Shino itu, kemudian dia melanjutkan "Aku serta Asuna dan yang lain juga akan setuju jika kau memutuskan untuk membentuk fraksi untuk melindungi umat manusia dari para makhluk supernatural yang suka berlaku seenaknya dan kau akan menjadi ketuanya."
"Fraksi manusia akan terbentuk Shino, tapi aku tidak akan menjadi ketuanya." Balas Kazuto.
"Kenapa?"
"Aku adalah seorang Hunter dan aku tidak terlahir sebagai ketua." Jawab Kazuto, kemudian dia menatap langit malam dan berkata "Jika aku memilih seorang ketua, aku akan memilih seseorang yang cukup kuat untuk menghadapi semua ketua 3 fraksi yang berkuasa, yaitu fraksi malaikat, fraksi malaikat jatuh, dan fraksi iblis supaya 3 fraksi itu tidak akan macam-macam lagi dengan kita, manusia dan mereka tidak akan memandang rendah kita kembali. Ayo kita kembali, kalau tidak Asuna bisa mengira aku sedang melakukan hal yang tidak-tidak denganmu."
Wajah Shino pun memerah tapi dia tepis dan kemudian dia berkata "Baiklah Kazuto-kun…"
-To Be Continued-
Ayub L. Lawliet:
Sasuke baik disini kaya di The Last dan Boruto The Movie. Naruto enggak masuk game SAO, di fic ini Kirito dan kawan-kawan adalah seorang Hunter yang pekerjaannya memburu makhluk supernatural yang berbuat jahat pada manusia.
Gemblonk:
Sarutobi Sasuke bukannya bapaknya Hiruzen ya *Plakkk
Bayu:
Thanks bro.
Yellow Flash 15:
Nanti ketemu tapi untuk sekarang masih telepati aja. Naruto punya tangan palsu tapi tangan itu enggak bisa make jutsu karena gak ada chakra yang mengalir di tangan itu tapi nanti tangan itu nanti bisa dipake Naruto buat menggunakan jutsu.
Shinn Kazumiya:
Memang, ane juga merasa. Kayaknya enggak, tapi ane pikirkan lagi deh… Mordred ya? Tahu deh mau dimasukkin atau enggak makhluk tepos itu.
Seneal:
Thanks…
Searfront Graffity:
Udah ane hilangkan hehehe. Dan Naruto enggak akan banyak ikut campur sama urusan 3 fraksi itu tapi nanti mungkin Naruto beraksi di pertarungan gereja tua itu sama rapat pertemuan 3 fraksi itu,
AshuraIndra64:
Naruto dapat tangan baru. SasuSakuSara bakal datang pas cerita udah mau end.
IzumiReina:
Sorry bro, I'm already said I'm stuck at romance. Dan kayaknya cuma Naruto dan para cast Fairy Tail yang berpindah dimensi.
Guest:
Air mata Phoenix enggak bisa menyembuhkan bagian tubuh yang putus kaya tangan atau kaki.
Adam Muhammad 980:
Thanks.
The KidSNo OppAi:
Thanks.
