Fragment of Memories
Fandom: Hakuoki x Touken Ranbu
Rate : T
Genre: Family,Hurt/comfort,Adventure
Disclaimer: I am not own anything and any headcanon belong to saigonotsuru in Tumblr
a/n: Italic = pengelihatan yang dilihat Chizuru..
Chapter 2
Semenjak Chizuru menjadi saniwa, aktivitas sehari - harinya berubah. Sekolah tak lagi menjadi kegiatannya. Pihak permerintah dengan pihak - pihak terkait berkoordinasi memberikan satu tema dan tugas disetiap mata pelajaran yang harus dikumpulkan setiap saniwa,sebulan sekali. Dengan begitu,para saniwa yang berusia sekolah tidak harus khawatir.
Aktivitas Chizuru pagi ini dimulai,dari menentukan tugas - tugas untuk para dan Kashuu berlatih tanding sementara Gokotai dan Aizen mengurus pertanian. Setelah menentukan tugas - tugas tersebut, gadis berbola mata coklat tersebut berjalan menuju altar armory. Tempat ia membuat troops atau yang sering ia panggil dengan sebutan chibi troops. Walaupun ia hanya bisa membuat bronze troops atau terkadang ia mendapatkan silver troops, ia tetap berterima kasih.
Setelah mengerjakan troops, ia membantu Aizen dan Gokotai membawa hasil panen ke dapur untuk diolah.
Chizuru memutuskan untuk mereka menuju portal untuk menyelesaikan wilayah yang harus mereka bersihkan dari pasukan pengubah sejarah. Map pertama selalu zaman restorasi meiji yang entah mengapa terasa familiar baginya. Hal yang sama juga terasa bila ia berdekatan dengan Kashuu.
"Kashuu - san ini troops mu"kata Chizuru sambil menyerahkan dua bola silver berisikan troops pada Kashuu.
"Baik,Hiasi aku"kata Kashuu bersemangat membuat Chizuru tertawa kecil dan mengelus kepala toudan yang memiliki warna favorit berwarna merah dan hitam tersebut. Ketika ia menyentuh rambut patner pertamanya tersebut. Gadis itu kembali mendapatkan pengelihatan
"Terima kasih"kata Chizuru sopan membuat pemuda berbola mata hijau tertawa. "Hahaha. Namaku Okita Souji dan aku tidak menyukai anak sopan. Mencoba melarikan diri atau bicara terlalu banyak, Dengan senang hati aku akan membunuhmu" Kata pemuda yang memperkenalkan dirinya sebagai Okita Souji tersebut tanpa beban walaupun Chizuru tahu ancamannya tidak main - main.
Kashuu Pov
"Okita-san" sebuah nama meluncur dari bibir Chizuru membuat Kashuu terdiam.
"Aruji, kenal dengan tuanku yang terdahulu?" Tanya Kashuu merasa bingung. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa ia akan mendengar nama yang tidak ingin dengar lagi terlebih lagi dari tuannya sekarang.
Perasaan Kashuu dan mantan majikannya tersebut jika dapat digambarkan adalah marah dan kecewa. Jadi tentu saja ia merasa bingung dan juga kaget mendengar nama itu tersebut sekarang. Jika diingar - ingat ia juga merasa familiar dengan majikannya yang baru. Sorot mata dan senyuman yang pernah ia lihat entah dimana.
"Ah tidak Kashuu - san. Aku tidak mengenalnya"jawab Chizuru bingung membuat Kashuu menarik nafas lega.
"Jadi Aruji, wilayah mana yang akan kita selesaikan hari ini?" Tanya Kashuu.
End Kashuu Pov
"Aizu dan Utsunomiya. Jangan khawatir aku akan ikut" kata Chizuru sambil tersenyum. "Yosh, Ayo kita berangkat"kata Aizen bersemangat.
Chizuru pun membuka portal waktu yang menuju zaman Meiji lebih tepatnya, menuju Aizu. " untuk sortie!"seru Kashuu.
Lawan di map 1 memang terbilang mudah juga cukup santai untuk menaikkan level bagi saniwa pemula seperti dirinya,bahkan ia mendapatkan dua pedang tantou dari daerah Aizu juga sebuah pedang uchigatana dan sebuah pedang tantou dari daerah Utsunomiya.
Saat ini, mereka semua sedang menikmati makan siang di tempat tersembunyi didaerah Utsunomiya. Chizuru sudah menyiapkan bekal makan siang untuk mereka semua bahkan untuk macan - macan milik Gokotai. Ia juga menyiapkan.
"Kerja bagus, Besok aku akan buatkan dango ya"kata Chizuru sambil mengelus kepalai Gokotai membuat yang bersangkutan tertawa kecil.
Selagi mereka makan, Chizuru mengambil sebuah tantou yang mereka dapatkan dan mulai merapal mantera. Seberkas cahaya dan kelopak bunga sakura berguguran. "Aku Imanotsurugi. Aku pedang yang melindungi Tuan Yoshitune. Hebat'kan! " seru Imanotsurugi. Chizuru tersenyum pada seorang anak kecil yang berpakaian seperti tengu tersebut. " Okaeri Ima - chan. Namaku Chizuru Yukimura, Mohon bantuannya ya " kata Chizuru. Imano yang aktif langsung duduk disebelah Aizen.
Chizuru pun mengambil pedang tantou yang lain dan mulai merapal mantera. Sama seperti yang lain cahaya dan kelopak bunga sakura menandakan ia berhasil. "Aku Akita Toushiro. Aku bersemangat untuk bisa keluar" kata anak laki - laki berambut pink tersebut.
"Okaeri Akita-chan. Namaku Chizuru bantuannya. Honebami-san dan Gokotai-chan sudah menunggumu "kata Chizuru.
"Honebami - nii"kata Akita yang langsung menghampiri Honebami. Wakizashi berambut putih itu langsung membagi bekalnya dengan Akita.
Chizuru pun melakukan hal yang sama bilah tantou yang terakhir. Ia merapal mantera sambil mengenggam tantou ditangannya. "Namaku Maeda Toushiro. Boleh aku melayani anda sampai keabadian?" kata Maeda begitu cahaya mulai pudar. "Okaeri Maeda. Namaku Chizuru Yukimura. Mohon bantuannya"kata Chizuru memperkenalkan diri.
"Maeda-nii"panggil Akita.
"Honebami-nii" balas Maeda begitu melihat Honebami.
"Anda tidak apa - apa ?"tanya Honebami khawatir.
"Aku baik - baik saja. Honebami-san. Tidak masalah bagiku untuk membangkitkan tiga roh tantou diluar citadel. Tapi untuk Uchigatana.."kata Chizuru sambil memandang sebuah pedang yang berada ditangannya. "Sepertinya aku harus membangkitkannya dicitadel"
"Ya sudah kalau begitu. Lebih baik kita kembali."kata Kashuu yang memimpin mereka kembali menuju portal. Chizuru hanya menganggukan kepalanya.
Ketika rombongan tersebut,mencapai citadel para tantou berlarian keliling citadel. Chizuru menyuruh Kashuu dan Honebami istirahat. Sementara itu, Chizuru berjalan menuju penempa sambil membawa sebuah pedang.
Begitu ia sampai dipenempa, Chizuru langsung merapalkan mantera. "Aku Mutsunokami Yoshiyuki. Karena aku telah melalui segala macam rintangan untuk datang ke sini. Aku akan menguasai dunia!" seru Mutsunokami membuat Chizuru tertawa kecil. "Ah apa ada yang lucu?"tanya Mutsunokami bingung.
"Tidak ada Mutsu-san. Namaku Chizuru Yukimura. Mohon bantuannya ya " kata Chizuru."Yang lain sedang beristirahat. Kamu bisa memperkenalkan dirimu dengan mereka. Aku akan menyiapkan makan malam"
Ketika Mutsu berjalan menuju rumah utama memberikan bahan - bahan pada penempa dan berjalan menuju dapur sambil tersenyum, tidak sabar mengetahui siapa yang akan bergabung dengan mereka besok.
