*Esok harinya di Planet Champa*
.
.
.
Mereka tidur cukup panjang.
Bahkan Champa yang sejak kemarin pulang dari Bumi, masih tidur hingga pagi ini. Dia terlalu pulas.
Hit sudah bangun, tapi kedua lengan kekarnya masih setia memeluk Angel yang di sebelahnya.
Dia sangat menyukai momen dimana dia selalu memperhatikan Vados ketika tidur. Dia terlihat nyaman.
Hit jadi ingat aktivitas semalam. Dia dan Vados tidak bisa menahan nafsu berbagi kenikmatan, Hit mencoba mengendalikan diri untuk tidak menyentuh Vados. Tapi sayang dia gagal. Rasa cinta menguasai otaknya untuk melakukan hal yang lebih dari sekedar tidur.
Tapi, dia tersenyum kecil.
"Hit?" perlahan, Vados mulai terbangun.
"Kau masih mengantuk?" Hit berbisik.
"Sedikit, tapi aku tahu ini sudah lewat dari jam tidur" jawab Vados.
"Sepertinya aku malas latihan hari ini" gumam Hit, kembali tidur.
"Kalau kau malas, aku akan meminta Champa-sama untuk meng-Hakai mu" jawab Vados, terkikik.
"Kau akan membuat permohonan pada bola Dragon ball itu untuk menghidupkan ku" balas Hit, tertawa pelan.
Sepertinya agak malas kalau bangun terlalu awal.
...
"Hooaaaaaaammmmm~~~~"
Champa berjalan lunglai menuju ruang makan. Ada Hit dan Vados disana, kebetulan waktu nya sarapan pagi.
"Oyy Vados, kau memasak sesuatu hari ini?" Tanya Champa. Mata nya masih tertutup.
"Champa-sama" Vados tersenyum. "Mau makan apa?"
Champa duduk di kursi favorit nya dan agak bersandar ke bantal. "Apa saja deh..."
Dan akhirnya, dia tidur lagi.
Ini pagi yang tenang, biasanya Champa langsung teriak memanggil Vados di saat dia kelaparan, tapi baru kali ini Champa terlihat lesu. Mungkin efek program diet.
Hit menyesap teh. Semenjak dia sering menginap di Planet Champa, Hit mulai mengikuti keseharian Hakaishin semesta 6 tersebut. Champa tidak keberatan jika Hit mau tinggal disini. tapi setidaknya, Hit juga harus membiasakan diri untuk menghormati Champa.
Tiba-tiba, bola di tongkat nya berkedip menandakan panggilan masuk.
"Vados, ada yang memanggilmu" kata Hit.
"Bisa kau yang ambil tongkat ku, Hit? aku masih sibuk" kata Vados dari dapur.
"Baiklah"
Hit mengambil tongkat milik Vados, seketika bola tersebut mengeluarkan cahaya layar hijau dan muncul sosok...
Daishinkan?!
"EH?! Daishinkan!?" Hit panik.
Champa langsung bangun. "HA?! DAISHINKAN-SAMA!?"
Champa langsung bangun dari kursinya dan memberi hormat tunduk pada Pendeta Agung. Champa mulai keringat dingin.
"SE-SELAMAT PAGI! DAISHINKAN-SAMA! ADA YANG BI BIS-BISA KU BANTU!?" Tanya Champa.
Daishinkan tersenyum. "Senang bertemu dengan kalian, maaf mengganggu"
"Tidak apa-apa! Daishinkan-sama!" teriak Champa lagi, ketakutan.
Vados keluar dari dapurnya, dia melihat Ayahnya sedang memanggil.
"Ayah?" Vados langsung memberi hormat tunduk.
"Aku ingin memanggil setiap angel dari seluruh alam semesta, ada sesuatu yang harus ku sampaikan" kata Daishinkan.
"I-IYA DAISHINKAN-SAMA!... Eh tunggu dulu? Tadi anda bilang.. Hanya Angel?" Tanya Champa.
Daishinkan mengangguk cepat. "Iya, Hanya Angel. Semuanya berkumpul Segera ke istana Zeno-sama"
Hit diam, tubuh kekar di balik jas assasinnya mulai gemetar. Apa yang akan Daishinkan bahas?
"Baiklah, aku akan segera datang" jawab Vados.
Daishinkan tersenyum. Hit tahu, itu senyuman yang beda. Itu senyuman misterius, hanya wajah si Pendeta Agung saja yang terlihat tulus dan kalem
"Baiklah, kalau begitu ku tunggu kalian semua" ucap nya.
Dan panggilan pun berakhir.
"Waduhh! Kenapa hanya kau yang di panggil, Vados!? Aku jadi penasaran apa yang akan Daishinkan-sama bahas bersama angel lainnya?" Tanya Champa.
"Vados..." Hit memanggil.
"Semua akan baik-baik saja" jawab Vados, tetap tenang.
Hit sebenarnya ragu, tapi di berharap pertemuan seluruh Angel bukan membahas sesuatu yang tak terlalu penting.
Atau jangan jangan..
Daishinkan mengetahui hubungan rahasia Vados dengan dirinya...
"Aku ke istana Zeno-sama dulu sebentar, nanti aku akan cepat kembali" kata Vados.
"Ehhh... ba-baiklah, tapi masakan nya belum jadi" kata Champa.
"Serahkan pada Hit, dia bisa masak. Kalau begitu aku pergi dulu" kata Vados, dan dia teleport ke istana Zeno-sama.
"VADOS!" teriak Champa.
Hit mulai tegang, pikirannya akan kacau hari ini.
...
*Istana Zeno-sama
.
.
Secara serempak, Semua Angel 1-12 hadir berkumpul di Aula besar Istana Zeno.
"Zeno-sama, semua angel sudah hadir" kata Daishinkan.
"Hmmm" Zeno mengiyakan.
Vados bersebelahan dengan Whis.
"Hei kak, kita bertemu lagi" bisik Whis, pandangan nya tidak menatap ke Vados, dia tetap dalam posisi menunduk hormat.
"Kau menerima panggilan yang sama?" bisik Vados.
"Aku dan Beerus-sama sedang makan, tapi ayah langsung memanggil kita" jawab Whis.
"Baiklah, seluruh pendamping Hakaishin 1-12 alam semesta, terima kasih sudah langsung hadir" kata Daishinkan, suara gentle-nya menggema mengisi aula istana Zeno.
Apa yang akan mereka bahas?
To be continued
GisellerVera : ¡Verás lo que sucede en el capítulo futuro! solo espera! ;)
