*Planet Champa*
.
.
.
Ini hari yang cukup menguntungkan. Banyak Sajian hangat makanan langsung dari Semesta 7, datang memenuhi mejanya. bahkan tumpukan mie instan pun tersedia.
"MAKANAANNN!" Champa sangat bahagia.
Beerus mendengus kesal, kalau saja ini bukan ide Whis, Beerus tidak sudi memberi makanan favoritnya pada kucing gendut itu.
Sementara kedua Hakaishin itu sedang makan, Whis dan Vados berdiri agak jauh dari meja makan mereka.
"Ngomong-ngomong, dimana Hit?" Tanya Goku.
Vados tersenyum "Hit sedang jalan-jalan di luar, kau bisa menemui dia dimana saja"
"Woaaahh! Baiklah! Aku akan mencari dia dan mengajaknya bertarung! Dia pasti makin kuat!" Goku semangat. "Aku pergi dulu ya!"
Dan Goku pergi mencari Hit.
"Whis, kau tidak perlu repot repot kesini" kata Vados.
"Semua Hakaishin sudah mengetahui hubungan kalian" jawab Whis.
"Apa yang membuatmu khawatir, Whis?"
"Oh, tidak ada. Aku cuma memastikan kau baik-baik saja kak"
"Aku tidak apa-apa, ancaman Ayah tidak menyurutkan Hit untuk terus mencintaiku" ucap Vados.
"Sungguh?"
Vados tertawa kecil, rona pipinya terlihat. "Kau tahu? Semalam aku dan Hit melakukan sesuatu, dia benar-benar luar biasa.. aku sampai tersipu.. "
Whis berkedip heran. tapi melihat rona merah kebiruan di pipi Kakaknya... Pelan-pelan Angel Semesta 7 tersebut mulai memahami apa yang di maksud Vados.
"Eh? Jangan-jangan kau...!?"
"Kau tahu maksudnya?" Tanya Vados.
Whis menganga tak percaya.
"Kakak!? Kau pasti bercanda kan!?"
"Aku tidak bercanda, aku serius"
"EEH!?"
"Bahkan pertama kalinya! Aku suka bagaimana Hit membelai rambut ku, mencium bagian diriku, dan lebih hebat nya lagi, dia mulai memegang kedua tangan ku dan...!"
"Baik baik! Cukup!" Whis langsung mendekap mulut kakaknya.
Whis tak menyangka Vados akan melakukan itu dengan Hit. Tapi jelas itu urusan pribadi.
"ehem! Maksudku.. itu hanya kau dan Hit saja yang tahu"
"ehh? Kau tidak mau kuceritakan bagian menarik dari aktivitasku semalam dengan Hit?" Vados mulai jahil.
"Kakak, hentikan..."
"hahahaha! Kenapa kau yang gugup Whis?" kata Vados.
"Aah sudah ku bilang itu bukan urusanku! Intinya, bagus lah, kau tidak apa-apa" kata Whis, berusaha mengganti topik.
Vados tersenyum.
"Terimakasih sudah memperhatikanku Whis, kau memang yang terbaik"
"Aku tidak mau Zeno-sama melenyapkanmu secara permanen" gumam Whis.
Vados berkedip heran. "Jadi Itu yang kau khawatirkan?"
"Sangat khawatir"
Kedua malaikat semesta ini sama-sama hening.
.
.
.
Sementara itu
Goku sibuk mencari Hit, dia berkeliling sekitaran planet Champa dan melihat-lihat.
"Dimana ya dia... Eh?"
Tepat sekali, mata nya tertuju pada Assasin yang tengah berdiri di sisi halaman planet sembari memandangi langit semesta.
"Ah! Itu dia, HIT!"
Hit menoleh, dia terkejut. Sosok insan memanggilnya adalah pria Saiyan yang tiba-tiba datang mengunjungi planet ini.
"Goku?"
Goku tersenyum "Hei! Lama tak bertemu ya!"
"Apa yang kau lakukan kesini?" Tanya Hit.
"Aku di ajak Whis-san dan Beerus-sama mengunjungi kalian" jawab Goku.
Jujur saja, kedatangan Goku ke Planet Champa agak mengejutkan.
"Ku dengar, kau dan Vados sudah pacaran ya?" Tanya Goku.
Hit mendengus acuh. Goku terlalu terang-terangan, untung tempat ini sepi.
"Aku sebenarnya sangat terkejut, tapi syukurlah. Kau bisa mendapatkan seseorang yang menyayangimu, hehe" kata Goku, tertawa.
"Bukan urusanmu. Kau tidak tahu apapun"
"Eh? sepertinya kau sedang tidak baik"
"Memang tidak"
"Baiklah kalau begitu, aku tahu... ku dengar kau sedang berlatih dengan Vados-san, kau pasti semakin kuat. Ayo kita bertarung lagi" kata Goku.
Dia menyiapkan kuda-kuda khasnya dan mulai bersiap. Hit berkerut heran, untuk apa si Saiyan tersebut mengajaknya bertarung sementara dirinya sedang tidak mau? ini ide bodoh.
"Aku sedang tidak mood bertarung, berhenti bersikap bodoh" ucap Hit.
"Hanya satu kali take saja, Hit. Bagaimana kalau kita mencari tempat bertarung yang lebih luas?"
"cih, sudah ku bilang padamu, aku tidak mood bertarung"
*WUSSHHG!*
Goku tidak mendengar, dia langsung meluncur menghampiri Hit.
"Saiyan itu...!"
Hit langsung menghindari serangan Goku.
"Haaaaaaaa-!"
Mereka beradu tinju, Hit benar-benar kesal. Goku terus memberinya tekanan untuk bertarung sehingga Hit terpaksa melakukannya. serangan bertubi-tubi membuat si Assasin sangat terganggu.
Tapi jika ini yang dia inginkan, maka Hit takkan diam.
"Cih! Brengsek...!" dia merutuk kesal.
Dan Hit memulai. Dia langsung beradu pukul dengan si Saiyan tersebut.
"Woaaaahh! Hit kau mulai menyerangku!"
"Aku cuma ingin membuatmu diam!"
"Hehehe! Baguslah Hit!"
HAAAAAAA-!
Hit langsung memukul wajah Goku, sangat keras, membuat Goku yang masih dalam Base mode nyaris terhempas.
Hit benar-benar tidak mau bertarung hari ini. Sungguh.
"Arrgh! Kau benar-benar kuat, kalau begitu.."
HAAAAAAAAAAAAAAAA-!
Goku merubah form menjadi Super Saiyan jin pertama. kali ini dia lebih serius, dia akan test kemampuan Hit, mengukur power level yang telah meningkat usai turnamen dulu. Hit tahu, kekuatan form Saiyan yang selalu berubah-ubah membuatnya paham bagaimana cara Goku bertarung. Semakin banyak formnya, maka Goku akan semakin kuat.
Goku meluncur cepat, begitu dia segera melayangkan satu pukulan, Hit mengaktifkan Time Skip.
"Apa!?"
BUAAHHGGHG!
Tebasan dari belakang, Hit berhasil membuat nya ambruk.
"Ughhhh aduhh... Kau cepat juga yaa.." kata Goku.
"Dengar, aku malas bertarung. untuk hari ini saja, Kau memang tidak bisa menghargai orang lain" kata Hit.
Goku berkedip heran. "Ahh? Jadi kau sedang tidak mau bertarung ya?"
Tskk, kenapa Saiyan ini bodoh sekali. Bukankah Hit mengatakan itu dari tadi.
Hit tidak menjawab, dia mengabaikan Goku dan berjalan jauh.
"Hit! Tunggu!"
Goku langsung meluncur ke arah Hit, menghentikan langkahnya dan mulai berbicara.
"Baiklah, kita tidak bertarung. Tapi... aku sudah mendengar semuanya dari Whis-san" ucap nya.
Mengetahui? Ternyata Goku sudah tahu apa yang terjadi pada Hit dan Vados.
"Vados-san kemarin datang ke istana Zen-chan kan? apa Daishinkan-sama akan benar-benar melenyapkanmu jika masih berhubungan dengan Vados-san?" Tanya Goku.
"Vados hanya bilang begitu padaku, Sekarang minggir, aku ingin pergi" kata Hit.
"Hit, aku bisa membantumu!"
Hit berhenti melangkah.
"Apa katamu?"
"Aku tahu, kau pasti sedang khawatir. tapi tenang, aku bisa membantumu. Aku akan bicara dengan Zen-chan agar dia bisa menerima hubungan kalian berdua"
Hit diam.
Apa Goku serius mau membantunya?
To be continued
