Tittle: Baekkie Puppy

Author: LyWoo

Main Cast: Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Oh Sehun, Wu Yifan

Genre: Yaoi, fuff, romance, etc

Disclaimer: This is my fanfiction! 100% from my imagination about ChanBaek.

Author's Note: Be a good readers. Leave your review if you like it.

DO NOT COPY-PASTE, PLAGIAT, or BASH!

Warning typo(s)!

.

.

.

Chapter 5 - Pepero Kiss

.

.

.

"Huft... Kenapa Yeollie lama sekali pulangnya..."

Baekhyun duduk di sofa ruang tamu dorm sambil memeluk lututnya. Bibirnya mencebik lucu, matanya menatap lurus pintu di depannya. Berharap gagang pintu tersebut bergerak, kemudian muncul seorang lelaki tinggi kesayangannya.

Mata sipitnya bergulir ke arah jam di dinding. Jarum jam menunjukan pukul 1 pagi, artinya sudah 3 jam ia menunggu kekasihnya yang tak kunjung pulang.

Baekhyun menghela napasnya. "Padahal aku mau main dengan Chanyeollie...," gumamnya lirih dengan mata yang meredup sedih.

Namja mungil itu memutuskan untuk kembali ke kamarnya dan tidur. Lagipula nanti siang ia memiliki jadwal rekaman untuk album terbarunya.

Clekk

Suara pintu yang terbuka membuat Baekhyun yang baru menapakan kakinya di lantai melihat ke arah pintu. Matanya berbinar kala maniknya menemukan sosok Chanyeol di sana.

"Oh! Kau menungguku, Baek?"

"Chanyeollie!"

Tubuh Chanyeol langsung diterjang dengan pelukan Baekhyun. Namja mungil itu melingkarkan kakinya di pinggang Chanyeol, sedangkan tangannya memeluk leher Chanyeol dengan erat. Wajahnya mendongak menatap Chanyeol bak anak anjing manis yang merindukan majikannya.

Chanyeol terkekeh gemas dengan kelakuan kekasihnya. Ia membawa Baekhyun ke sofa, membiarkannya duduk di pangkuannya. Lalu memeluk pinggang Baekhyun dengan lengan kekarnya.

Baekhyun masih menatap Chanyeol. Membuat Chanyeol mengecup hidung mungilnya. Baekhyun balas mengecup bibir tebal Chanyeol, yang kemudian membuat pipinya bersemu malu.

Chanyeol menggeram. "Astaga, kau benar-benar minta dimakan Baek!" ujarnya dengan suara rendah yang pasti membuat kaki fansnya lemas jika mendengarnya.

Baekhyun menunduk, memukul dada bidang Chanyeol karena malu. "Baek bukan makanan ish!"

Chanyeol terkekeh. "Kau tau bukan itu maksudku, baby Baek~"

"Aish! Diamlah Chanyeollie!" Baekhyun memekik kesal. Jantungnya berdegup keras karena Chanyeol. Bukan ini tujuannya menunggu Chanyeol.

"Baiklah... Jadi, apa alasanmu menungguku sampai jam segini, baby?"

"Eum itu..."

"Hm?"

Baekhyun akhirnya mendongak, menatap Chanyeol kembali setelah berhasil menetralkan degup jantungnya.

Lalu dengan nada riang berucap. "Ayo main pepero kiss, Yeollie!"

Chanyeol mengernyitkan dahinya. "Jam segini? Tidak, Baek."

Baekhyun mencebikkan bibirnya. Menatap Chanyeol kesal. "Waeeee?"

Chanyeol mengusak rambut Baekhyun pelan. "5 jam lagi aku ada jadwal syuting, lalu rekaman untuk comeback kita. Kemudian syuting lagi sampai malam. Lebih baik kita tidur, hm?"

Dengan terpaksa Baekhyun mengangguk patuh. Membiarkan Chanyeol menggendongnya ke kamar mereka, membaringkan tubuhnya di kasur kemudian memeluknya erat menjemput mimpi.

Chanyeol tertidur dengan cepat, karena kelelahan. Baekhyun menatap wajah Chanyeol lekat, mengulurkan tangannya dan mengusap pipi Chanyeol dengan lembut.

"Karena Chanyeollie lelah dan sibuk, sebaiknya Baek main dengan Sehun saja deh..."

.

.

.

.

.

Hari ini setelah melakukan rekaman untuk lagu comeback, Chanyeol kembali pergi ke lokasi syuting dramanya. Suho, Kyungsoo juga. Menyisakan Baekhyun dengan duo maknae di dorm.

Mereka berkumpul di ruang tamu, sibuk dengan kegiatan masing-masing. Kai membaca komik, sesekali tertawa sendiri. Sehun berbalas pesan dengan Luhan melalui SNS, menanyakan rekaman lagu comeback mereka versi China di sana. Sedangkan Baekhyun memainkan game di ponselnya.

Setelah 1 jam bermain game, Baekhyun berhenti. Meregangkan tangan dan punggungnya yang pegal. Kemudian ia teringat akan game pepero kiss yang ingin dimainkannya.

Mata sipitnya menatap Sehun yang tengah berbaring di sofa sambil memainkan ponselnya tanpa minat.

Baekhyun berlari ke kamarnya, lalu kembali ke ruang tamu dengan membawa sekotak pepero rasa strawberry. Kemudian menarik lengan Sehun.

"Sehunieeee! Ayo main pepero kiss!"

Sehun mengangkat alisnya. "Apa? Pepero kiss?"

Baekhyun mengangguk semangat dengan mata berbinar. Menatap Sehun dengan tatapan memohon khas puppy. "Ayolah Sehunie~ Baek mau main tapi Chanyeollie sibuk."

Sehun akhirnya mengiyakan. Membuat Baekhyun memekik senang lalu dengan bersemangat membuka kotak pepero strawberrynya.

"Kenapa tidak yang coklat, sih hyung...," gerutu Sehun yang tidak begitu menyukai strawberry.

"Baek suka strawberry! Sehunie ikuti saja!"

"Hah... Baiklah, Baekkie hyungku tersayang."

"Jangan sampai kena bibir ya, Sehun! Nanti Chanyellie marah lagi."

"Aku tidak janji, kekeke"

"Ish! Sehun jangan nakal!" Baekhyun memukul dada Sehun pelan, yang hanya dibalas kekehan oleh Sehun. Pukulan Baekhyun tidak sakit.

Akhirnya Baekhyun dan Sehun pun tidak bersuara. Keduanya mengigit ujung sebatang pepero strawberry, Sehun dengan perlahan memakan bagiannya. Berusaha membuat pepero itu tersisa sependek mungkin tanpa menyentuh bibir Baekhyun.

"Yaaa! Ini kurang pendek, Sehunie! Ayo coba lagi. Kita buat jadi 0,1 cm dan pecahkan rekor dunia!"

Sehun terkekeh, mencubit kedua pipi mochi Baekhyun yang mengakibatkan rengekan dari empunya. "Dari mana rekor itu, eoh? Aku tidak pernah mendengarnya."

Baekhyun mengusap pipinya yang memerah karena dicubit Sehun, kemudian tersenyum lebar. "Itu ciptaan Baek! Ayo ayo cepat gigit lagi, Sehunie!"

Keduanya kembali fokus bermain. Mengabaikan sosok Kai yang sedari tadi merekam kegiatan mereka dengan ponselnya. Entah sudah sejak kapan ia meletakkan komiknya dan asik merekam. Merekam kegiatan mereka dari awal sampai akhir saat Sehun menyentuh bibir Baekhyun dengan tidak sengaja hingga membuat Baekhyun kesal dan tidak mau bermain lagi.

Setelahnya ia mengirim video tersebut dan mengetikkan pesan pada seseorang.

"Mereka main pepero kiss hyung! Benar-benar kisseu, hahaha"

Dan si penerima pesan melotot melihat video yang dikirimkan Kai. Wajahnya memerah padam karena kesal.

"Arghh Baekhyun... kau benar-benar minta dihukum rupanya."

.

.

.

.

.

End or Next?

Mind to review? '-'

Aku akan update ASAP kalo responnya bagus. Begitu juga sebaliknya hehe