Name: Heroes From Another World
Author: Izanagi – no – Ookami
Genre:
Rating: M
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Pair: Uzumaki Naruto x Rias Gremory x Akeno Himejima(Maybe) sama Uchiha Sasuke x Sona Sitri x Tsubaki Shinra(Maybe)
Chapter 2: Death of Minato and Kushina
Sirzech Lucifer saat ini sedang melihat lawan bertandingnya kali ini, Uzumaki Naruto yang merupakan ayah dari keponakannya yaitu Aisha Gremory Uzumaki. Dia sangat terkejut saat melihat perubahan mata Naruto terlebih jubah berwarna kekuningan yang menyelubungi badannya, apalagi kekuatannya sudah bertambah berkali-kali lipat dibandingkan dengan tadi
Sirzech pun menyiapkan aura berwarna merah kehiataman di tangannya, kemudian dia lemparkan ke arah Naruto "Power of Destruction!"
Boooommmm
Ternyata Naruto yang meihat itu langsung menghindar dengan kecepatan super cepatnya yang dia dapat saat memasuki Bijuu Mode miliknya. Dan dia bisa menghindarinya dengan cepat. Saat melihat dampak kerusakan dari jurus Sirzech, dia pun membatin 'Hampir saja… Serangan apa itu tadi? Kuat sekali"
"Berhati-hatilah Naruto… Dia bukan orang sembarangan" Ucap Kurama
"Aku tahu" Balas Naruto, kemudian dia membuat serangan berwarna biru dan membentuk shuriken, kemudian dia melemparnya dan berkata "Futon: Rasenshuriken!"
"Power of Destruction!" Ucap Sirzech yang men-counter jurus Naruto dengan jurusnya
Booooommmm
Bllllaaaaaaarrrrrr
"Grayfia-neesama…" Panggil Rias yang sedang menggendong Aisha
"Ada apa Rias-sama?" Tanya Grayfia
"Bisakah kau menghentikan pertarungan mereka berdua?" Pinta Rias
"Maaf, aku tidak bisa" Balas Grayfia, kemudian dia berkata "Menghentikan dua orang dengan kekuatan besar ini dalam bertarung sama saja dengan bunuh diri Rias-sama"
'Kumohon, jangan paksakan dirimu Naruto-kun' Batin Rias yang menangis dan lelehan air matanya jatuh ke wajah Aisha dan membuatnya menangis
"Huaaaa! Huaaaa!"
Rias yang melihat itu pun menghapus air matanya dan menenangkan Aisha "Maaf ya Aisha-chan… Mama, telah membuatmu menangis"
Setelah dua ledakan serangan itu, Sirzech pun melihat Naruto dan berkata "Kau sangat menarik, Naruto-kun. Aku tidak menyangka seorang manusia sepertimu mempunyai kekuatan sebesar ini"
Saat mendengar perkataan Sirzech, dia pun menundukkan kepalanya dan berkata "Apa semua makhluk supernatural selalu menganggap manusia itu lemah dan tidak bisa apa-apa?"
Sirzech pun menyadari perkataannya dan tersentak akan respon Naruto, kemudian dia berkata "Bu-Bukan begitu maksudku, Naruto-kun…"
"Terlambat! Ayo kita lakukan, Kurama" Ucap Naruto yang sudah memasuki mode Full Bijuu dan membuat Sirzech dan Grayfia terkejut
'Kyuubi…' Batin Sirzech dan Grayfia yang melihat perubahan Naruto
Naruto dan Kurama pun mengumpulkan energy cahaya dan kegelapan dirinya dan membuat bola hitam besar. Saat sudah selesai, Naruto pun berkata "Bijuudama!"
'S-Shit' Batin Sirzech saat Naruto menembakkan bola hitam besar itu ke arahnya, kemudian dia pun berteriak saat terkena serangan Naruto dan terlempar beberapa meter karena serangan Naruto "Arrrrggggghhhhh!"
"Sirzech-sama! / Onii-sama!" Teriak Grayfia dan Rias saat melihat suami dan kakaknya terlempar jauh karena serangan Naruto. Rias pun berpikir kakaknya itu bodoh, meskipun dia tidak memberitahunya harusnya dia tidak menyinggung tentang status Naruto sebagai manusia yang seolah tidak bisa dan tidak mempunyai kekuatan apa-apa… Bahkan menurut Naruto, para manusia terlebih para shinobi di dunianya, tidak lemah dan bisa saja membakar habis sayap satu malaikat jatuh kalau mereka mau
Grayfia pun menghampiri Naruto yang masih dalam wujud Full Bijuu Mode miliknya dan berkata "Kau…"
"Apa? Kau menyalahkanku atas kesalahan suamimu?" Tanya Naruto dengan nada dingin tanpa ekspresi saat melihat ekspresi Grayfia, kemudian dia melanjutkan "Coba kau pikir… Jika kau yang berada di posisiku, apa yang akan kau lakukan? Kalian sepertinya kaget sekali dengan manusia yang memiliki kekuatan besar… Bukannya di dunia kalian ada manusia kuat yang mempunyai benda apa namanya itu, aku lupa…"
"[Sacred Gear], Naruto-kun" Tambah Rias
"Ya, itu dia" Balas Naruto, kemudian dia berkata dengan nada marah "Dan belum lagi di duniaku… Para manusia disana itu sangat kuat. Leluhurku bisa membuat bulan, mengendalikan gravitasi, menghidupkan orang dan mencabut nyawa orang dengan memakai kekuatan matanya saja. Musuhku di perang bisa memanggil banyak meteor dan memanggil makhluk raksasa. Jadi apa kalian masih berpikir kalau kami manusia itu adalah kaum yang lemah?"
Grayfia pun menundukkan kepalanya. Memang benar apa yang dikatakan Naruto. Banyak para anggota fraksi iblis atau malaikat jauh yang menganggap manusia itu tidak bisa apa-apa. Dan mereka hanyalah ras yang beruntung karena mendapatkan [Sacred Gear] dan bahkan para bangsa iblis yang seenak jidat menjadikan ras manusia sebagai budaknya
"Aku minta maaf atas ucapanku Naruto-kun" Ucap Sirzech yang sudah bangkit dari serangan Naruto, kemudian aura merah kehitaman telah menyelubungi tubuh Sirzech dan membentuk armor yang terbuat dari Power of Destruction miliknya. Kemudian dia melanjutkan "Tapi aku mohon maaf, Naruto-kun. Aku akan mengakhiri pertarungan ini sekarang"
"Maaf, tapi aku juga belum siap untuk kalah Sirzech-san" Balas Naruto yang sudah memasuki Rikudou Senjutsu Mode dengan disertai 9 Gudoudama dibelakang tubuhnya dan dia membuat 2 tongkat dari Gudoudama-nya
'Bola apa itu… Dia bisa membentuk senjata dari bola itu' Batin Sirzech, kemudian dia membuat Power of Destruction berukuran besar dan dia arahkan ke Naruto
Naruto pun menghindari serangan dari Sirzech dengan cepat dan langsung membuat Rasenshuriken berwarna hitam dengan dikelilingi cincin berwarna orange dan dia lemparkan ke arah Sirzech "Bijuudama Rasenshuriken!"
Booooommmmm
Tapi ternyata Sirzech pun berhasil menghindari serangan itu meskipun sebagian armornya sudah hancur lebur karena serangan Naruto, kemudian dia melakukan serangan terkuatnya "Ruin the Extinct!"
'Sirzech-sama… Apa kau ingin membunuh bocah itu?'
'Oh tidak… Naruto-kun!'
"Gaki, gunakan Gudoudama milikmu untuk menahan serangan orang itu…" Ucap Kurama, kemudian dia melanjutkan "Karena prinsip serangan itu hampir sama seperti serangan All-Killing Ash Bones milik Kaguya"
"Gudoudama!" Ucap Naruto, salah satu bola hitam di belakangnya pun berpindah ke depan dan berubah bentuk menjadi sebuah tameng
Booooooommmm
Sirzech pun sedikit kecewa, sebenarnya dia hanya mengetesnya saja apa dia bisa bertahan dari tekniknya tapi senyumannya melebar saat melihat Naruto masih berada dalam keadaan segar bugar dan dia sempat terkejut saat melihat tameng hitam besar yang berada di depan tubuh Naruto serta membuatnya berkata "Benda apa itu?"
"Tameng itu adalah benda yang kubentuk dari bola-bola dibelakangku ini" Ucap Naruto dan perkataan itu membuat Sirzech terkejut. Naruto yang melihat itu pun menyeringai "Kau tidak usah kaget begitu saat melihat Gudoudama milikku, Sirzech-san"
"Gudoudama…" Ucap Sirzech yang bingung, karena dia belum pernah mendengar istilah itu dimana pun
"Gudoudama adalah teknik penggabungan antara elemen air, tanah, listrik, api, dan angin… Benda ini bisa dipakai untuk pertahanan, karena jurus apapun selain jurus yang dialiri Senjutsu tidak akan bisa menembus Gudoudama dalam mode pertahanan" Balas Naruto
'Jadi… Gudoudama ini adalah pertahanan absolute dan hanya bisa ditembus oleh serangan Senjutsu saja ya? Aku penasaran apakah taring Fenrir bisa menembusnya' Batin Sirzech saat mendengar penjelasan Naruto
"Oh ya, dan juga jika digunakan untuk menyerang… Maka Gudoudama akan memiliki sifat yang sama seperti Power of Destruction yang barusan kau pakai tadi" Ucap Naruto, yang membuat Sirzech bingung karena adanya serangan yang menyaingin Power of Destruction milik klan Bael. Melihat itu Naruto pun melanjutkan "Gudoudama bisa menghancurkan tubuh seseorang jika orang itu terkena serangan Gudoudama… Sama seperti Power of Destruction. Tapi bisakah kau rahasiakan hal ini, Sirzech-san"
"Tentu saja" Jawab Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Kau masih ingin melanjutkan?"
"Tidak…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kepalaku masih pusing karena kejadian kemarin. Aku beruntung bisa melawanmu sampai sejauh ini
Pyaaaaarrrrrr
"Naruto-kun… Kau tidak apa-apa kan?" Tanya Rias yang sudah menghampiri Naruto
"Aku tidak apa-apa, Rias-chan" Jawab Naruto
"Syukurlah kalau begitu" Balas Rias, kemudian dia berkata pada Naruto sambil memberikan Aisha "Bisa kutitip putri kita sebentar, Naruto-kun?"
"Tentu saja Rias-chan… Dia kan putriku" Jawab Naruto yang sudah mengambil Aisha dari tangan ibunya dan menggendongnya
"Onii-sama!" Teriak Rias
"Ada apa Rias-tan?" Tanya Sirzech yang sudah menghilangkan True Form-nya dan dia sedang ketakutan karena melihat tubuh Rias dipenuhi oleh aura kegelapan dan rambutnya berkibar-kibar secara liar, apalagi setelah dia memanggil Rias dengan panggilan alaynya
'Dia mirip seperti kaa-chan' Batin Naruto yang meneguk ludah saat melihat kesamaan ibunya dan Rias saat mereka sedang marah
"KNOW YOUR PLACE, ONII-BAKA!" Ucap Rias yang menendang Sirzech tepat diselangkangannya
"Arrrrgggghhhh!" Teriak Sirzech dengan tidak elitnya sambil memegang selangkannya yang kesakitan, kemudian dia berkata "Kenapa kau menendang onii-samamu ini Rias-tan?"
"Karena kau telah mencoba membunuh Naruto-kun" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Dan jangan panggil aku dengan sebutan itu, onii-sama. Oleh Serafall-sama saja itu sudah buruk, apalagi ditambah dengan kau…"
"Tapi panggilan itu membuatmu menjadi semakin imut, adikku yang manis" Ucap Sirzech dengan nada childish-nya, dan tiba-tiba saja pipinya pun dicubit oleh seseorang "Awww! A-Apa sih yang kau lakukan, Grayfia-chwan? Sa-Sakit tahu"
"Diamlah Sirzech-sama… Masih banyak tugas yang kau harus selesaikan" Balas Grayfia dengan dingin sambil menarik Sirzech dengan paksa
"Naruto-kun…" Ucap Sirzech tiba-tiba dengan nada serius sampai-sampai Grayfia pun melepaskan cubitannya pada sang suami. Kemudian Sirzech melihat Naruto dan berkata "Kekuatanmu hebat, tapi tolong jangan kau bunuh Raiser… Kalau itu kau lakukan, maka hubungan klan Gremory dan klan Phenex bisa memburuk"
"Aku tidak bisa berjanji…" Balas Naruto yang sudah menghilangkan jubah Rikudou-nya, kemudian dia melanjutkan "Jika dia tidak berpikiran macam-macam tentang Rias-chan, aku akan mengampuninya… Tapi jika dia melakukan itu, aku akan meminta sahabatku Sasuke untuk mencabut nyawanya dan mengirimnya ke Limbo"
"Apa itu Limbo, Naruto-sama?" Tanya Grayfia
"Limbo adalah dunia orang mati di duniaku, Grayfia-san" Jawab Naruto
'Apakah sama seperti Tartarus' Batin Sirzech dan Grayfia
Setelah pertarungan uji coba-nya dengan Sirzech,… Naruto dan Rias pun pamit pada Venelana, Lucius, Sirzech, dan Grayfia serta anak mereka yang bernama Millicas yang entah kenapa langsung akrab dengan Naruto. Saat sudah sampai ke klub ORC dengan bantuan Rias, Naruto pun melihat Sasuke yang sudah bangun dan sedang berlatih pedang dengan Knight dari Rias, Kiba Yuuto
"Sejak kapan kau bangun, teme?" Tanya Naruto
"Setelah kau pergi dengan miniature bibi Kushina disebelahmu itu, Naruto" Jawab Sasuke yang sudah kembali fokus dan menahan kembali serangan pedang Yuuto
Trannnkkk
Trannnkkk
Trannnkkk
"Haah… Haah… Haah…" Ucap Yuuto yang telah mencoba mengambil nafas teratur, kemudian dia berkata "Kau sungguh hebat, Sasuke-san"
"Dia memang pengguna pedang terbaik di tempat tinggalku" Ucap Naruto yang memberi pujian kepada sahabat, rival, serta saudara tidak sedarahnya itu. Kemudian dia pergi ke ruang tamu
Trannnkkk
Dengan sekali gerakan, pedang Yuuto pun terlepas dari genggamannya. Melihat itu Sasuke pun berkata "Aku tidak sehebat itu… Hanya saja kau kurang cepat Yuuto-san"
"Benarkah?" Tanya Yuuto dan dibalas anggukan oleh Sasuke, kemudian dia berkata "Kalau begitu, bisa kau ajari aku Sasuke-san?"
"Tentu saja, kenapa tidak? Lagipula aku tidak sibuk akhir-akhir ini" jawab Sasuke. Yuuto pun sangat bersemangat karena dia akan dilatih oleh pendekar pedang sehebat Sasuke. Dia ingin menjadi lebih kuat untuk menghancurkan Excalibur karena dendamnya pada benda mati itu. Tapi dia tidak menyadari kalau Sasuke sudah tahu tentang dendamnya dan berniat menghapuskan dendamnya dari tubuhnya
Sasuke pun pergi dan menghampiri Naruto yang sedang memegang Aisha, kemudian dia bertanya "Hei, dobe… Siapa anak yang kau pegang itu? Jangan bilang dia anakmu?"
"Ya, dia putriku. Namanya Aisha Gremory Uzumaki" Jawab Naruto
"Sialan, kau dobe…" Ucap Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Kenapa yang reinkarnasi indra sang kakak belum mempunyai anak tapi kau yang reinkarnasi Ashura malah sudah mempunyai anak?"
"Hmm, takdir mungkin" Jawab Naruto asal-asalan dan membuat Sasuke sweatdrop
"Ara, ini dia teh-nya Naruto-kun, Sasuke-san" Ucap Akeno yang menaruh dua cangkir teh di depan tubuh Naruto dan Sasuke
"Terima kasih Akeno"
"Hn"
"Oh ya, mana miniature bibi Kushina yang tadi melihatku dan Yuuto-san berlatih"
"Ara, siapa itu Kushina? Boleh aku tahu Naruto-kun, Sasuke-san" Tanya Akeno yang duduk disebelah Naruto
"Uzumaki Kushina adalah ibu kandungku, Akeno" Jawab Naruto
"Aku pikir kau yatim piatu, Naruto-kun" Ucap Rias yang baru datang dan menyerobot tempat Akeno yang duduk disebelah Naruto supaya queen-nya itu tidak macam-macam dengan ayah dari putrinya itu
"Aku kira juga begitu awalnya" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi saat aku kembali dari Kuoh banyak misteri yang terbongkar… Yaitu saat aku mengamuk dan berubah menjadi Kyuubi atau Kurama karena desa Konoha diserang oleh pemimpin boneka Akatsuki, aku mengetahui bahwa ayahku adalah Namikaze Minato atau Yondaime Hokage… Orang yang menyegel Kurama didalam tubuhku"
"Tapi kenapa ada seorang ayah yang tega menyegel monster di tubuh anaknya sendiri?" Tanya Rias
"Ayahku adalah pemimpin, Rias" Jawab Naruto dengan memberi pembelaan pada ayahnya. Kemudian dia melanjutkan "Tidak mungkin dia meminta orang lain mengorbankan anak mereka menjadi wadah dari Kurama. Jadi mau tidak mau, dia harus mengorbankan aku untuk menjadi wadah Kurama. Lagipula dengan ini aku bisa menjadi ninja super badass karena kekuatan Kurama + penyembuhan super cepat"
"Badaas endasmu! Sudah kuberikan kekuatan penuh saja, kau masih kewalahan saat melawan Obito dan Madara saat dia belum di Rinnei Tensei" Ucap Kurama yang menyindir Naruto
"Urusai Kurama!" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Jangan ganggu perkenalan super spektakulerku kepada Rias-chan"
"Tch…"
"Apalagi setelah aku berteman dengan Kurama dan bisa menguasai kekuatannya secara penuh. Kami seperti saudara tanpa ada hubungan darah, sama seperti hubunganku dengan Sasuke yang baru. Kami saling membantu dan kami saling melengkapi" Tambah Naruto
Mendengar itu, Kurama pun mengeluarkan sebuah tangisan kecil atas perkataan mengharukan Naruto yang telah mengganggapnya seperti saudaranya sendiri. Shukaku yang melihatnya pun mengejeknya "Kau menangis Kurama?"
"Diam kau rakun!" Balas Kurama, kemudian dia menjawab sambil mengusap-ngusap matanya dan berkata"Aku bukan menangis baka… Aku kelilipan. Dasar debu sialan"
"Are, aku tidak tahu kau punya sisi sensitif juga Kurama?" Tanya Naruto dengan nada menyindir. Shukaku yang mendengarnya pun hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat Naruto menyindir saudaranya sesama Bijuu itu
"Diam kau gaki!" Teriak Kurama yang sedang menyembunyikan kepalanya di balik bulunya karena malu atas ejekan Naruto dan Shukaku
"Saat aku mengendalikan kekuatan Kurama… Aku bertemu dengan ibuku, Uzumaki Kushina dan dia membantuku mengalahkan Kurama supaya aku bisa menguasai kekuatan Kurama" Ucap Naruto yang sudah melanjutkan ceritanya
"Tch, tidak perlu mengingatkanku tentang itu Kuso-gaki" Ucap Kurama yang kesal karena dia mengingatkannya akan kekalahannya melawan Naruto satu tahun silam
"Maaf Kurama" Balas Naruto
"Apa saja yang kau lakukan saat bertemu ibumu, Naruto-kun?" Tanya Akeno. Dia ingin sekali bersandar di dada bidang Naruto tapi Rias menghalanginya karena dia duduk di antara Akeno dan Naruto
"Aku menanyakan bagaimana ayah dan ibuku bertemu" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Lalu dia menceritakan kalau dia adalah ninja dari desa lain dan kurang disukai disekolahnya karena wajahnya yang bulat dan warna rambutnya yang berwarna merah. Dan para siswa di sekolahnya selalu memanggilnya tomat. Tapi berbeda dengan ayahku, dia malah mengganggap rambut milik ibu itu indah meskipun ibuku tidak menyukai warna rambutnya sendiri. Saat ibu diculik dan menggunakan rambutnya untuk jejak, ayahku menolongnya dan dia mengatakan rambut ibu itu indah dan itu membuat ayah dan ibuku semakin dekat dan akhirnya saat sudah besar mereka pun menikah"
"Tapi ada sesuatu peristiwa sedih yang dia ceritakan juga" Ucap Naruto yang kepalanya sudah ditundukkan dan tubuhnya bergetar. Meskipun dia sudah mendengarnya dari ibunya tapi tetap saja dia sedih jika terus membayangkannya. Dia pun mengangkat kepalanya dan berkata dengan pelan "Yaitu cerita dimana aku dilahirkan, aku yang dijadikan Jinchuuriki dari Kurama dan juga kematian kedua orang tuaku"
"Jika tidak kuat, tidak usah kau katakan dobe" Ucap Sasuke
"Iya, Naruto-kun. Sasuke-san benar" Ucap Rias, kemudian dia berkata "Kau tahu putri kita ini sangat sensitive akan cerita-cerita sedih. Tadi saja saat aku mengkhawatirkanmu, dia menangis"
"Tidak apa-apa. Kalian pasti butuh tissue yang banyak saat mendengar cerita ini" Ucap Naruto
-Flashback-
Di Konohagakure no Sato tepatnya di suatu tempat rahasia… Uzumaki Kushina, istri dari Yondaime Hokage saat ini sedang bersalin dan dijaga oleh beberapa ANBU. Sang Yondaime Hokage, Namikaze Minato pun melihat istrinya dengan cemas karena dia belum pernah melihat istrinya seperti ini
"Biwako-sama… Apa Kushina-chan akan baik-baik saja? Aku tidak pernah melihat dia dalam keadaan seperti ini" Tanya Minato
"Dia akan baik-baik saja" Jawab Biwako, kemudian dia melanjutkan "Sudahlah, fokuslah kepada segel yang menyegel Kyuubi itu.."
"Baiklah" Balas Minato pasrah, kemudian dia melanjutkan tugasnya untuk menjaga segel dari Kurama
"AHHHHHHHH"
"Biwako-sama, tolonglah Kushina-chan. Dia…" Ucap Minato yang melihat Kushina dengan pandangan khawatir
Pletaakkk
"Kau ini Yondaime Hokage! Bersikaplah layaknya seorang Kage!" Teriak Biwako yang sudah memberi jitakan pada Minato, kemudian dia melanjutkan "Laki-laki pasti tidak akan kuat menghadapi hal seperti ini… Tapi perempuan itu kuat, ingat itu baik-baik"
Minato pun menyerah dan mencoba fokus dengan segel kurama lagi. Melihat segel Kurama di tubuh Kushina menggelap, dia pun menggertakkan giginya dan berkata "Bertahanlah, Naruto…"
"Aku bisa melihat kepalanya"Ucap sang suster yang membantu persalinan Kushina, kemudian dia berkata pada Kushina "Kau hampir sampai Kushina"
Minato saat ini sedang menahan sebaik mungkin untuk menahan segel Kyuubi supaya segel itu tidak terbuka sampai-sampai tubuhnya bergetar dan matanya menutup
"Naruto! Cepatlah keluar!" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Kyuubi! Tetaplah didalam"
"Oeeeeeeeeee"
Bayi dengan nama Naruto itu pun akhirnya terlahir dari dunia ini. Suster yang membantu persalinan Kushina pun memegang Naruto dan meminta bantuan pada rekannya yang berada disana "Air panas, cepatlah!"
Orang yang menjadi rekan suster tadi pun memberikan sebaskom air panas dan diberikan pada dia. Minato pun melihat istrinya yang wajah dan tubuhnya dipenuhi keringat setelah berjuang hidup dan mati untuk melahirkan putra mereka. Setelah itu Minato pun melihat Naruto yang sedang digendong oleh suster itu dan tersenyum. Kemudian dia berkata "Dia sudah lahir… Aku sudah menjadi ayah hari ini"
"Dia bayi yang sehat" Ucap suster yang membantu persalinan Kushina tadi. Saat Minato ingin mendekat, suster itu pun mendorongnya pelan dan berkata "Maaf Yondaime-sama, tapi ibunya harus melihatnya terlebih dahulu"
"Tidak masalah" Balas Minato yang sudah menyingkir dan senyuman di wajahnya memudar
Suster itu pun mendekatkan Naruto pada Kushina, membuat Kushina tersenyum dan berkata "Naruto… Akhirnya aku bisa melihatmu. Dia pun melihat Minato dengan tatapan menyindir dan berkata "Kau akan punya banyak waktu untuk melihatnya nanti, Minato-kun"
Minato pun tidak megindahkan tatapan Kushina, kemudian dia mendekati istrinya dan berkata "Terima kasih, Kushina". Setelah itu Minato menjadi bersemangat dan berkata "Yosh! Sekarang kau telah melahirkan, aku akan menyegel Kyuubi seutuhnya sekarang"
Tapi saat Minato ingin menyentuh segel Kushina lagi… Terdengar teriakan menyakitkan dan menakutkan yang membuat perasaan bahagia dua pasangan muda itu harus menerima rasa takut. Terlebih Minato melihat dua orang yang sangat membantunya dalam membantu kelahiran istrinya
"Tidak!" Teriak Kushina. Minato pun terkejut saat melihat seseorang dengan topeng dan jubah hitam muncul dari dalam pusaran dengan Naruto ditangannya
"Yondaime Hokage, Namikaze Minato. Menjauhlah dari Jinchuuriki Kyuubi itu" Perintah sosok bertopeng itu dengan nada tenang. Tangan kanannya sudah memegang kunai dan sudah dia arahkan ke tubuh Naruto, kemudian dia melanjutkan "Atau kau akan kehilangan anakmu hari ini"
"Ahhhhhhh" Teriak Kushina saat segel hitam mulai menjalar ke wajahnya. Dan segel di perutnya sudah bertambah besar
"Kushina!" Teriak Minato yang mencoba mendekati Kushina
"Menjauhlah dari dia, Namikaze Minato" Ucap orang itu, kemudian dia melanjutkan "Apa kau tidak sayang pada nyawa anakmu?"
"Tu-Tunggu! Bisakah kita bicarakan hal ini baik-baik?" Tanya Minato yang sudah panik akan keselamatan istri dan anaknya
"Tidak ada yang harus aku bicarakan" Balas orang itu, dan dia melemparkan Naruto ke udara
"Naruto!" Teriak Minato, dia pun berhasil menangkap Naruto dengan teknik Hiraishin miliknya sebelum orang itu berhasil menusuk Naruto yang melayang-layang di udara
"Kau memang hebat, Kiiroi Senko" Ucap orang itu, kemudian dia membuat handseal dan berkata "Tapi bagaimana dengan ini?"
'Kuso…' Batin Minato yang dengan cepat melepaskan kain yang menutupi tubuh Naruto, kemudian dia berpindah dengan menggunakan Hiraishin
Boooooommmm
"Minato-kun! Naruto!" Teriak Kushina yang melihat ledakan yang terjadi tidak jauh dari tempatnya berbaring
"Sekarang, kau harus ikut aku… Kyuubi"
Minato pun berteleport ke mansionnya dan menaruh Naruto di kasurnya yang biasa dipakai olehnya dan Kushina tidur. Kemudian dia berteleport kembali untuk mencari Kushina dan dia tidak bisa menemukan Kushina di tempatnya melahirkan. Sedangkan dengan Kushina, saat ini dia sedang berdiri di sebuah batu besar di atas sebuah danau dan tangannya terikat dengan segel berwarna hitam
"Mau apa kau sebenarnya?" Tanya Kushina
"Aku ingin mengeluarkan Kyuubi dari tubuhmu, Uzumaki Kushina" Jawab orang itu
"A-Apa?" Tanya Kushina, kemudian dia berkata "A-Apa kau gila? Ka-Kau bisa menghancurkan desa ini!"
"Kau pikir aku peduli dengan desa ini. Aku malah senang sekali jika desa butut ini hancur" Ucap orang itu dengan nada arogan, kemudian dia membuat handseal dan tiba-tiba tubuh dari Kushina dipenuhi aura berwarna orange kehitaman dan energi berwarna kemerahan. Kemudian dia berkata "Keluarlah kau, Kyuubi no Yoko dan hancurkan desa ini sampai sehancur-hancurnya!"
Aura berwarna ungu kehitaman dan energi kegelapan pun keluar dari tubuh Kushina dan membentuk kepala Kurama yang meraung dengan buas sebelum dia keluar sepenuhnya dari tubuh Kushina. Orang itu melihat mata Kurama dan tiba-tiba mata Kurama berubah menjadi Sharingan, tanda dia telah terkena pengaruh Genjutsu dari Doujutsu terkutuk itu
"Sekarang pergilah ke desa dan hancurkan desa itu, Kyuubi" Ucap orang itu dengan dingin
"Tu-Tunggu dulu" Ucap Kushina, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan desa yang saat ini sedang dipimpin oleh suamiku"
"Anggota klan Uzumaki memang kehebatannya tidak perlu diragukan lagi" Ucap orang itu, kemudian dia melanjutkan "Kau tidak langsung mati saat aku mengeluarkan Kyuubi dari tubuhmu"
"Kau adalah Jinchuuriki dari Kyuubi" Ucap orang itu saat Kurama sudah berbalik dan sudah siap menerkam Kushina hidup-hidup. Kemudian orang itu pun berkata "Akan aku buat kau mati di tangan Kyuubi sendiri, Uzumaki Kushina"
Tiba-tiba saja, Minato muncul dengan cepat dan membawa Kushina pergi sebelum Kushina berhasil diterkam oleh Kurama hidup-hidup. Minato langsung menghilang kembali bersama Kushina saat tangan besar Kurama bersiap menghancurkan tubuh mereka berdua. Mereka pun bisa menghindar dan muncul di atas pohon dengan Kushina yang berada di tangannya
"Kau cepat seperti biasa, Minato" Ucap orang itu, kemudian dia menggunakan Hiraishin dan mempertemukan Kushina dan Minato
"Kau tetaplah disini, Kushina-chan. Aku akan melindungi Konoha dari amukan Kyuubi" Ucap Minato, kemudian dia melihat putranya dan berkata "Naruto, jangan buat repot ibumu ya"
Minato pun berteleport ke Konoha dan shock saat melihat banyak warga dan shinobi Konoha yang tewas atas perbuatan Kurama. Dia pun melihat Kurama yang berada di dekat patung para Hokage… Dan dia memutuskan untuk berteleport kesana
"Yondaime!" Teriak Kurama saat dia sudah menembakkan Bijuudama dari mulutnya untuk memusnahkan Minato dari dunia ini
"Jikukan Kekkai" Ucap Minato yang sudah membuat banyak handseal dan mengarahkan kunai-nya ke arah Bijuudama yang mengarah ke arahnya… Tapi benda itu malah terhisap dan diteleport Minato ke tempat lain
Boooooooommmm
"Yondaime-sama telah datang!" Teriak para shinobi saat melihat pemimpin dan penyelamatnya telah datang
'Minato… Dibelakangmu!" Teriak Hiruzen Sarutobi, sang Sandaime Hokage
Dan benar saja, pria bertopeng itu tiba-tiba muncul di belakang Minato dan menghisap Minato ke pusaran yang dia buat dan dia teleportasikan ke tempat lain
"Siapa kau sebenarnya? Apa kau Madara?" Tanya Minato yang sudah diteleportasikan oleh orang itu
"Kau boleh memanggilku apa saja. Lagipula nama itu hanyalah cangkang dari diriku yang dulu" Balas orang itu, kemudian dia berkata "Tapi maaf kau harus mati, Namikaze Minato. Karena kau adalah pengganggu dari rencana besarku"
"Sayangnya aku tidak berniat untuk mati saat ini" Ucap Minato yang melempar beberapa kunainya ke arah dua orang itu, tapi kunai-kunai itu hanya melewatinya seperti hantu. Minato yang melihatnya pun berkata 'Se-Sebenarnya dia itu apa? Apa itu tadi Jikukan? Perasaan aku tidak pernah mendengar Madara mempunyai teknik seperti itu'
'Bagaimana aku harus menyerangnya' Batin Minato yang sudah menghindai serangan Minato, kemudian dia membatin 'Tubuhnya… Sepertinya serangan biasa tidak akan berpengaruh padanya tapi jika menyerang tubuhnya akan utuh. Jadi cara satu-satunya adalah saling menyerang, tapi jika dia menyerang itu juga beresiko baginya. Aku harus cepat mengalahkan dia. Maafkan aku, Hiruzen-sama… Kuserahkan desa kepadamu. Aku akan melawan orang ini'
Minato pun membuat Rasengan ditangannya dan dia melemparkan kunai Hiraishin-nya ke pria bertopeng itu saat dia mencoba memegang lengan Minato tapi kunai itu hanya menembus tubuhnya saja
"Aku menang Yondaime!" Teriak orang itu saat dia akan memegang tubuh Minato, tapi Minato menghilang dengan cepat
"Rasengan!"
Blaaaaarrrrr
"Arrgggghhhh! Sial… Dia berhasil menghilang dengan kunainya tadi. Sialan kau Yondaime!" Teriak orang itu yang tergeletak karena serangan Minato. Minato yang melihat itu pun menaruh segelnya dan orang itu pun berkata "Ini bukan segel Hiraishin saja kan? I-Ini kan… Ini sebuah segel pengunci? Apa kau berencana untuk melepaskan pengaruh Kyuubi dariku?"
"Aku sudah melakukannya, dia bukan lagi senjatamu Madara" Jawab Minato
"GRRRROOOOAAAARRR"
"Maaf, sepertinya aku harus pergi…" Ucap Minato, kemudian dia pergi dan muncul di dekat Hiruzen
"Kau sudah kembali Minato?" Tanya Hiruzen
"Ya" Balas Minato, kemudian dia melihat Kuramayang sedang akan membuat Bijuudama lagi "Ya ampun… Jangan lagi. Kuchiyose no Jutsu"
Minato pun mensummon katak besar yang langsung menduduki tubuh Kuramadan menghentikan miliknya. Katak itu pun berkata "Apa mau-mu Minato?"
"Tahan Kyuubi sebentar, Gamabunta" Jawab Minato
"Dimana dia?" Tanya Gamabunta
"Di bawahmu" Jawab Minato
"Kau tidak akan menghancurkan tempat ini Kyuubi" Ucap Minato, kemudian dia memindahkan dirinya dan Kuramadengan Hiraishin
Boooooommmm
Minato pun langsung memindahkan dirinya ke tempat dia mengamankan Kushina dan Naruto. Beruntungnya dia berhasil melindungi mereka berdua dari ledakan Bijuudama milik Kurama.
"Kita harus mengurungnya" Ucap Minato
"Si-Sisa chakraku tinggal sedikit" Balas Kushina
Tiba-tiba keluar rantai yang mengikat Kyuubi yang ternyata keluar dari tubuh Kushina. Hal itu pun membuat Naruto menangis dan Kushina pun berkata "Maafkan ibu karena telah membangunkanmu ya putraku"
"Kushina, apa yang kau lakukan?" Tanya Minato yang kaget akan perbuataan istrinya itu
"Aku akan menyegel Kyuubi kembali ke dalam tubuhku dan mati bersamanya, hal ini akan mencegahnya untuk kembali. Hanya ini yang bisa kulakukan untuk menyelamatkan kalian berdua dengan sisa chakraku ini" Balas Kushina yang tersenyum sambil berkata "Terima kasih untuk semuanya, Minato-kun, Naruto"
"Harusnya, aku yang berterima kasih Kushina" Ucap Minato, kemudian dia melanjutkan "Kau telah memilihku menjadi suamimu. Karena keberadaanmu disisiku, aku menjadi Yondaime Hokage. Dan kau telah membuatku menjadi seorang ayah"
"Jangan menatapku seperti itu Minato" Ucap Kushina, kemudian dia berkata "Aku bahagia karena kau mencintaiku. Aku bahagia telah menjadi istri dan ibu dari anakmu. Aku juga bahagia atas kelahiran putra kita. Aku sangat senang bisa membayangkan kita bertiga bisa hidup bahagia selamanya. Aku akan sangat bahagia jika itu jadi kenyataan, Minato-kun"
Minato pun menangis saat mendengar perkataan istrinya itu, kemudian dia mendengar Kushina berkata "Aku sepertinya akan menyesal karena tidak bisa melihat putera kita tumbuh"
Minato pun terdiam, kemudian dia berkata "Kushina, lebih baik simpan sedikit chakramu. Kau akan membutuhkannya jika ingin melihat Naruto lagi"
"Huh…"
"Aku akan menyegel chakra kita pada Naruto dan aku bisa menjauhkan Kyuubi. Karena aku bukan seorang Jinchuuriki… Jadi aku bisa menggunakan teknik itu, Shiki Fujin…"
"Jangan bercanda Minato-kun…" Ucap Kushina, kemudian dia melanjutkan "Kau tahu kan pengguna jurus itu akan…"
"Aku tahu, tapi aku tidak bisa membiarkan Kyuubi bergerak sesukanya. Aku akan menyegel setengah chakra Kyuubi di tubuhku dengan teknik itu, dan sisanya… Akan aku segel di dalam tubuh anak kita dengan Hakke Fuin" Balas Minato, dan itu membuat Kushina terkejut. Melihat eskpresi Kushina, Minato pun berkata "Aku minta maaf Kushina-chan. Tapi Jiraiya-sensei mengatakan akan ada 2 bencana yang akan terjadi di dunia ini. Dan aku sudah menyadarinya, pria bertopeng tadi adalah pembuat bencana yang diramalkan oleh Jiraiya-sensei dan anak kita yang akan menghentikannya. Jinchuuriki yang akan menerangi dunia Shinobi. Aku percaya itu"
'Teknik itu kan…' Batin Hiruzen yang baru datang dan melihat Minato membuat banyak handseal, kemudian dia berteriak "Minato, hentikan! Pikirkan anak dan istrimu'
"Minato-kun, kumohon hentikan…" Ucap Kushina
'Maaf Hiruzen-sama, Kushina-chan' Batin Minao, kemudian dia berhasil membuat semua handseal yang dia perlukan untuk jurusnya, kemudian dia berkata "Shiki Fujin!"
-Flashback End-
"Setelah itu tou-chan menyegel separuh chakra Kyuubi ditubuhnya dengan tekniknya dan menyegel separuhnya lagi ditubuhku" Tambah Naruto, kemudian dia melanjutkan dengan air mata yang sudah menetes dari matanya "Kurama yang benci tersegel lagi ditubuh manusia pun melihatku dan dia mencoba membunuhku tapi tou-chan dan kaa-chan melindungiku dan mati disaat itu juga"
"Hiks, Naruto-kun... Kenapa kau menceritakan hal yang membuatmu sedih, hiks" Ucap Rias yang juga sudah menangis karena cerita Naruto
Akeno juga menangis karena menurutnya, kisah kematian ibunda dari Akeno sama seperti kasus kematian orang tua Naruto yang sama-sama melindungi anaknya dari kematian, dan membuatnya membatin 'Kau sama sepertiku Naruto-kun. Mendengar ini, aku jadi rindu padamu… Kaa-chan'
Naruto pun menghapus air matanya dan berkata "Tapi aku serasa aneh pada permintaan terakhir dari kaa-chan"
"Apa maksudmu, Naruto-kun?" Tanya Rias yang serasa bingung saat mendengar tentang permintaan terakhir ibu dari Naruto. Dia penasaran dengan permintaan dari Kushina, sama seperti Naruto
"Sewaktu ibuku sekarat karena serangan Kurama, dia berkata padaku" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia bilang aku tidak usah pilih-pilih makanan, makanlah yang banyak dan jadi anak yang besar…"
"Kau dulu itu hanya makan ramen saja, makanya kau itu paling pendek dibandingkan para anggota Konoha 11" Potong Sasuke
"Hei, jangan salah teme. Sekarang aku ini terbesar kedua setelahmu" Balas Naruto dengan arogan, kemudian dia melanjutkan "Mandilah yang cukup, tidurlah yang cukup… Meh, itu sudah biasa kulakukan. Mencari banyak teman yang dapat dipercaya meskipun sedikit eh malah aku bisa mendapatkan banyak teman… Bahkan musuh saja memilih berubah alur dan berteman denganku"
Mendengar itu Rias dan Akeno pun tertawa kecil saat mendengar perkataan Naruto. Sedangkan Sasuke tersenyum dan berkata "Itulah kemampuan spesialmu, Naruto. Selalu bisa mengubah jalan hidup orang menjadi lebih baik. Aku bahkan tidak tahu apa jadinya aku jika aku tidak mempunyai sahabat sepertimu, meskipun kau itu dobe"
Naruto pun agak tersinggung saat mendengar perkataan Sasuke, tapi dia acuhkan. Kemudian dia melanjutkan "Dan pesan yang terakhir adalah aku disuruh berhemat dan berhati-hati pada guru ayahku yang kemudian menjadi guruku juga karena sifatnya sangat mesum"
"Maksudmu, Jiraiya-san?" Tanya Rias dan Akeno dan dibalas anggukan dari Naruto. Kemudian mereka berdua berkata "Aku bisa mengerti kenapa Kushina-san bisa bicara seperti itu. Beruntung kau ada disana saat itu, atau Jiraiya-san sudah gosong oleh Akeno saat dia berusaha mengintipnya waktu itu"
"Naruto… Bukannya kau bilang padaku dan Sakura kalau pesan terakhir ibumu adalah pilih wanita yang seperti ibumu?" Tanya Sasuke
"Ah iya, aku lupa" Jawab Naruto
Sasuke pun menyeringai dan berkata "Dan kau sudah memenuhi permintaan terakhir ibumu itu Naruto"
"Benar juga" Balas Naruto
"Siapa gadis yang dimaksud oleh Sasuke-san gadis yang mirip Kushina-san?" Tanya Rias penasaran atas perkataan Sasuke
"Tentu saja kamu Rias-chan / Rias Gremory" Jawab Naruto dan Sasuke secara bersamaan
-To Be Continued-
Review:
Ren: Ini udah lanjut
Dan: Kelanjutannya… Misteri. Kalau Hinata yah, nanti lihat saja ya mwahaahahha
Deva Gremory: Thanks, tunggu saja
Neko Twins Kagamine: Thanks
Aditya Pratama 081131: Maaf ya kalo fightnya enggak keren vroh
Uchiha Madara: Thanks vroh Madara. Ane terharu bahkan Shinobi no Kami muji ane huhuhuhu
Kiiroi no Kitsune197: Thanks
Caesar: Maaf vroh, enggak ngehnya gara-gara gak ada flashback udah bunting eh hamil ya Rias-nya? Nanti ane kasih di chapter khusus
Kainan:
Michael Gabriel: Bisa dibilang begitu, soalnya ini fic kekuatannya abis perang dan enggak ane ambil kekuatan Rikudou-nya jadi masih bisa Rikudou Senjutsu Mode. Anti-Mainstream, dikira udah ada yang make alur begini
Dian Rusdianto: Ane kasih deh entar, tapi khusus chapter itu bisa ane kasih Naruto Point of View
Mr. Aries: Thanks
Reyfani359: Maaf-maaf vroh, nanti bakal ane buat kok vroh
Senju Namikaze: Thanks
Guest: Harem sih Naru dan Sasu tapi cuma 1, Akeno buat Naru… Tsubaki buat Sasu
AnakAlaynyaJkt48: Yup… Di fic ini sebenarnya pas Rias hamil, keluarga Raiser udah batalin pertunangan itu tapi si Raiser ngotot buat lanjutin. Ya sudah, ane buat aja biar dia nerima bogem Rasenshuriken Narut entar
Fitra Msh Dsni: Thanks
Anarchy Antra X: Mini-Harem, Naru x Rias x Akeno dan Sasuke x Sona x Tsubaki
Zien Nanaze: Kayaknya enggak perlu deh, Naru udah kuat tanpa SG kok
Darknamikaze SS: Iya. Thanks vroh
WS Susanto: Lihat saja… Kalau misalnya sekarang udah rilis 2 chapter, kemarin dan hari ini… Berarti nunggu fic-fic ane yang lain update dulu. Buat pertanyaan nomer 1, Naruto cuma nunjukkin Rikudou Senjutsu Mode buat menghalangi serangan True Form Sirzech saja. Dan pertanyaan kedua, bukannya Sasuke itu pas Naruto ke Underworld. Dia masih teler
Stellar Uzuki Yugao: Yang di fandom Naruto yang Naruto x Fuu x Haku
Paramartha Uzumaki: Mini-Harem
The Kids no OppAi: Ane enggak ngerti sama alur cerita Sekirei
EdyBrr: Enggak, soalnya Konoha nanti… Ah, sudahlah… Liat saja nanti
Uchiha Ryuga: Thanks
Alvinnz: Thanks
Hyuuhi Ga Ara: Proses pembuatan nanti ada di chapter flashback. Ada, tapi kapan masih misteri
Kuro: Penampilan Naruto rambutnya kaya pas Naruto dalam Rikudou Senjutsu Mode dengan make baju di The Last
Putra Uzumaki: Dunia DxD dong
Zahran Zuan: Yang fic di fandom Naruto
Devan Boy Steln: Disini ada plot twist vroh, jadi Rias pas ke Kuoh belum sekolah disitu dan peeragenya baru Akeno sama Koneko. Pas dia hamil, cuma dia, keluarganya, Akeno, sama Koneko yang tau. Pas udah lahiran baru dia sekolah di Akademi Kuoh. Issei, Asia, Xenovia, Kiba enggak tau tapi Gasper dia ada pas Rias dalam keadaan hamil tapi dia enggak tau Rias hamil soalnya ngumpet mulu ditempat ngumpetnya. Ya memang sih, rambut pendek dan kacamata… Bener2 mirip banget Sona sama Sarada. Andai aja MK bikin manga cross sama DxD terus Sona jadi mama-nya Sarada pasti seru *Peace SasuSaku lovers
