Name: Heroes From Another World
Author: Izanagi – no – Ookami
Genre: Friendship,
Rating: M

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Pair: Naruto Uzumaki x Rias Gremory x Akeno Himejima sama Sasuke Uchiha x Sona Sitri x Tsubaki Shinra, Sakura Haruno x , Kakashi Hatake x Rossweise, and many pair inside

Chapter 6: Flashback Arc Part II: Action in Kyoto

Naruto saat ini sedang panic karena teman barunya yang dia dapatkan di kota Kuoh ini berada dikamarnya dalam keadaan telanjang… Dia takut jika ternyata mereka sudah melakukan itu. Rias yang melihat itu pun tersenyum saja dan membuat Naruto semakin kesal karena tindakan Rias yang mengulur-ngulur waktu ini.

"Hey, Rias-chan… Apa yang kau tertawakan itu?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dan cepat jawab pertanyaanku, jangan buat aku penasaran…"

"Jangan khawatir Naruto-kun… Aku dan kau tidak melakukan itu kok" Ucap Rias.

"Kalau begitu kenapa bisa kau berada disini dalam keadaan telanjang?" Tanya Naruto.

"Apa kau lupa kejadian kemarin?" Tanya balik Rias.

"Seingatku, aku kemarin melawan monster yang menyerangmu dan kedua temanmu Rias-chan" Jawab Naruto.

"Itu benar…" Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Kau melawannya dengan sangat hebat Naruto-kun… Tapi kau terluka parah saat melawan dia. Dan setelah berhasil menang darinya kau pingsan karena kekurangan banyak darah, jadi aku membawamu kesini dan mengobatimu"

"Lalu kenapa kau bisa telanjang dan tidur disebelahku? Bukannya tidak perlu sampai seperti itu juga jika kau hanya mengobatiku saja?" Tanya Naruto.

"Aahhh…" Ucap Rias yang wajahnya tiba-tiba saja memerah, kemudian dia melanjutkan "Itu karena aku kelelahan setelah mengobatimu, dan aku tidak bisa tidur dengan pakaian yang masih utuh… Jadi aku melepasnya"

Gubraaakkkk

Naruto yang mendengar itu pun terjungkal dan jatuh dari kasurnya, kemudian dia membatin 'Apa-apaan itu tadi… Tidak bisa tidur tanpa pakaian menempel ditubuhnya, dasar cewek aneh'

'Aduh, pasti Naruto-kun mengira aku gadis yang aneh karena kebiasaan tidurku ini. Sepertinya onii-sama benar… Aku harus mengubah kebiasaan burukku itu' Batin Rias yang wajahnya memerah karena malu atas perkataannya sendiri, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Kau tidak apa-apa kan, Naruto-kun?"

"Aku tidak apa-apa" Jawab Naruto yang langsung bangkit dan duduk dikasurnya, kemudian dia melihat Rias dan berkata "Terima kasih telah menyelamatkan hidupku, Rias-chan"

"Tentu saja, apa gunanya teman…" Balas Rias yang sedang mencoba memakai kembali bra berwarna hitamnya, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Naruto-kun… Bisa kau bantu aku memakainya?"

"Te-Tentu" Jawab Naruto yang wajahnya sudah memerah karena permintaan Rias itu, kemudian dia membantu Rias memakai bra miliknya.

"Hehehehehe…"

"A-Apa yang kau tertawakan ero-sennin?" Tanya Naruto dengan nada kesal setelah dia berhasil membantu Rias memakai bra-nya pada Jiraiya yang tiba-tiba saja masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.

"Kau hebat sekali, Naruto…" Balas Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Baru kutinggal semalaman saja, kau sudah berhasil melakukan itu dengan seorang gadis"

"Kau salah paham, ero-sennin!" Teriak Naruto yang wajahnya dan Rias sudah memerah karena perkataan frontal dari Jiraiya

Rias yang sudah memakai baju dan rok miliknya pun langsung berkata pada Naruto "Kalau begitu, aku kembali dulu ke apartemenku ya Naruto-kun…"

"Hehehehehe"

"Berhentilah mentertawakan aku ero-sennin…" Ucap Naruto dengan nada kesal saat melihat Rias sudah pergi dari apartemennya, kemudian dia melanjutkan "Hei, cepat latih aku… Aku ingin menjadi kuat agar aku bisa mengalahkan Akatsuki dan juga membawa Sasuke kembali ke Konoha"

'Anak ini… Padahal bocah Uchiha itu sudah mengkhianati dirinya, teman-temannya serta desa dan juga telah hampir membunuhnya... Kenapa dia masih memperdulikan dia?' Pikir Jiraiya, kemudian dia berkata pada Naruto dengan nada serius "Naruto…"

"Ada apa ero-sennin?" Tanya Naruto yang melihat Jiraiya sedang menatapnya dengan serius.

"Kenapa kau masih memikirkan untuk menyelamatkan bocah Uchiha itu?" Tanya Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Apa karena janjimu pada gadis berambut permen karet itu?"

'Kenapa ero-sennin harus bertanya pertanyaan itu lagi sih?' Batin Naruto yang mengepalkan tangannya. Kemudian dia menghela nafasnya dan berkata "Itu juga merupakan alasanku… Tapi alasanku sebenarnya karena kita berdua sama-sama tidak mempunyai orang penting dalam diri kita, dan itu membuat hubunganku dan Sasuke dekat. Aku bukan hanya mengganggapnya sebagai sahabat, rekan, dan juga rival… Tapi juga saudara. Dan aku tidak rela tubuhnya dimanfaatkan oleh Orochimaru"

"Kau tahu Naruto… " Ucap Jiraiya yang mengusap-ngusap rambut Naruto layaknya seorang ayah yang melakukan itu pada anaknya sendiri, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya tidak ingin kau dan dia bernasib sama sepertiku dan Orochimaru… Jadi aku mohon, lupakanlah dia. Kau ini adalah incaran AkatsukiJangan karena bocah Uchiha itu kau juga harus menjadi incaran Orochimaru dan Kabuto"

"Aku tahu…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi menjadi Hokage adalah impianku… Bagaimana bisa aku menjadi Hokage kalau aku sendiri tidak bisa menyelamatkan temanku sendiri?"

Jiraiya pun langsung terdiam akan ucapan Naruto, kemudian dia berkata "Baiklah kalau itu keinginanmu… Aku ingin membawamu ke suatu tempat dan melatihmu menjadi kuat untuk bisa melawan Akatsuki dan juga membaw si Uchiha itu kembali ke Konoha…"

Saat Naruto dan Jiraiya pergi dari apartemennya… Di kamar apartemen milik Rias, dia pun disambut oleh dua temannya yang bernama Akeno dan Koneko. Koneko pun langsung menghentikan acara makan cemilannya dan langsung berkata pada Rias.

"Jadi bagaimana keadaan orang itu Rias-sama?" Tanya Koneko

"Dia baik-baik saja" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Dia cukup hebat untuk ukuran manusia biasa… Aku bahkan tidak perlu menggunakan banyak kekuatanku untuk mengobati dia"

"Apa maksudmu Rias?" Tanya Akeno

"Seperti ada energi lain di dalam tubuhnya yang bertugas untuk menyembuhkan dirinya jika dia terluka. Atau kekuatan yang dia miliki bisa meregenerasi luka-luka yang dia dapatkan" Jawab Rias

"Seperti kemampuan regenerasi milik klan Phenex?" Tanya Akeno

"Bisa jadi… Tapi kemampuan regenerasi-nya masih dibawah kemampuan klan Phenex" Jawab Rias

"Dia sepertinya cocok untuk kau jadikan bidakmu Rias-sama. Kenapa kau tidak melakukannya kemarin?" Tanya Koneko, kemudian dia membatin 'Lagipula dia memiliki kekuatan chakra yang lebih kuat daripada aku dan onee-sama jika kemampuannya sudah berkembang'

"Entah kenapa hatiku ini tidak bisa memutuskan untuk menjadikan dia iblis seperti kita. Seolah-olah dia tidak akan tinggal lama disini dan juga aku tidak ingin menghilangkan kepercayaannya kepadaku karena aku baru saja berteman dengannya" Jawab Rias

"Memangnya kau tahu darimana Rias kalau dia tidak akan lama tinggal disini?" Tanya Akeno.

"Saat pertama kali kita bertemu dengannya bersama dengan gurunya di toko baju… Entah kenapa aku merasakan, mereka adalah adventurer yang sedang berpetualang dan akan pergi suatu hari nanti. Kalau aku membangkitkannya, dan sudah waktunya dia untuk pergi… Maka dia akan dianggap sebagai Stray Devil dan aku tidak bisa membayangkannya" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Dan satu hal lagi… Aku tidak bisa mereikarnasikan dirinya sebagai anggota peerageku karena hal yang sudah pasti…"

"Hal apa itu?" Tanya Akeno dan Koneko.

"Dia lebih kuat dariku…" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Aku merasakan dia mempunyai kekuatan yang sangat besar, dan jika dia sudah bisa mengendalikannya secara penuh… Aku dan juga Sona bahkan Saiaorg tidak akan bisa melawannya"

Saat ini Naruto dibawa oleh Jiraiya ke suatu tempat yang lumayan jauh dari Kuoh. Dia tidak tahu dia akan dibawa kemana, tapi Naruto percaya bahwa gurunya itu tidak akan membawanya ke tempat yang aneh-aneh… Saat sudah sampai, Naruto pun mulai bertanya kepada Jiraiya.

"Ero-sennin… Sebenarnya ini berada dimana?" Tanya Naruto

"Ini adalah Kyoto" Jawab Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Markas para Youkai…"

Naruto pun bingung karena perkataan Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Apa itu Youkai?"

Tapi Jiraiya tidak menjawab pertanyaan Naruto dan membuatnya kesal. Kemudian mereka berdua dihadang oleh seseorang "Berhenti!"

"Ada apa kau menghentikan kami?" Tanya Naruto.

"Biar aku yang urus Naruto" Ucap Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Perkenalkan namaku Jiraiya… Pendatang dari Elemental Nations, dan disebelahku adalah muridku Naruto Uzumaki"

"Ah… Kau pasti pendatang yang datang dengan muridmu beberapa tahun lalu itu ya?" Tanya orang atau Tengu Youkai yang menghadang jalan mereka.

"Iya…" Jawab Jiraiya.

"Kalau begitu silahkan nikmati waktu anda disini Jiraiya-sama, Naruto-sama" Ucap sang Youkai itu yang kemudian membiarkan Naruto dan juga Jiraiya lewat.

"Kenapa mereka mengenalmu dan Yondaime, ero-sennin?" Tanya Naruto.

Jiraiya pun menghela nafas sebentar dan berkata "Kan sudah aku bilang… Aku dulu pernah kesini bersama Yondaime, Naruto"

Naruto dan Jiraiya pun kemudian langsung meneruskan perjalan dan sampai disebuah rumah dengan kuil besar di sebelahnya… Naruto pun takjub karena belum pernah kuil seindah itu di Elemental Nations. Kemudian dari kuil itu keluarlah sosok wanita cantik berambut pirang dan memakai kimono sedang berjalan bersama seorang anak kecil yang fisiknya menyamai wanita tersebut. Jiraiya pun menyeringai dan berkata.

"Yo, Yasaka!" Teriak Jiraiya.

"Jiraiya!" Teriak wanita pirang bernama Yasaka itu yang menghampiri Jiraiya dengan anak kecil yang Naruto tebak merupakan anaknya. Yasaka pun memeluk Jiraiya, kemudian dia berkata "Sejak kapan kau datang kesini Jiraiya?"

"Aku baru saja sampai kemarin, Yasaka" Jawab Jiraiya.

"Harusnya kau menghubungiku pak tua mesum" Ucap Yasaka.

"Ah maaf… " Balas Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Kau tahu aku kan? Saat aku sampai aku tidak sempat menghubungimu karena aku harus mencari inspirasi untuk novel baruku"

"Ah, aku tidak mau dengar tentang novel mesummu itu pak tua" Balas Yasaka, kemudian dia melanjutkan sambil berkata dengan nada menggoda "Jadi mana muridmu yang tampan itu ufufufufu?"

"Dia sudah tewas…" Jawab Jiraiya.

"Kau serius?" Tanya Yasaka, kemudian dia berkata "Baiklah Jiraiya, ayo kita bicara didalam… Sepertinya ada banyak hal yang ingin kau bicarakan"

"Naruto… Aku akan berbicara sesuatu dengan Yasaka-san" Ucap Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Kau bisa bermain sebentar dengan anak dari Yasaka-san kan?"

"Tentu, itu tidak masalah untukku" Balas Naruto, kemudian dia pun memegang tangan anak yang dibawa oleh Yasaka dan berkata "Ayo adik kecil… Kau main dengan nii-chan dulu. Ibumu sedang ada urusan dengan guruku"

"Ha'i" Balas gadis itu, kemudian dia berkata "Kalau begitu aku pamit dulu ya okaa-sama"

"Ya, hati-hati ya Naruto-san, Kunou-chan" Balas Yasaka.

Jiraiya dan Yasaka pun masuk ke rumah milik Yasaka dan Kunou dan duduk diruang tamunya… Dia pun mengambil sebotol sake dan gelasnya untuk Jiraiya dan mereka berdua mulai berbincang satu sama lain.

"Jadi ceritakan… Bagaimana bisa Minato-kun tewas. Aku pikir dia termasuk salah satu Shinobi terkuat di desamu, Konoha?" Tanya Yasaka.

"Kau tahu… Anak bernama Naruto tadi adalah anak dari Minato dan istrinya yang mengambil nama dari main character di buku novel pertamaku" Jawab Jiraiya dan membuat Yasaka terkejut akan kabar ini. Kemudian Jiraiya mengambil nafas sejenak dan melanjutkan "Istri dari Minato ini adalah Jinchuuriki dari Kyuubi no Yoko dan jika Jinchuuriki itu adalah seorang wanita maka segel yang akan menyegel Kyuubi akan melemah dan mempermudah Kyuubi untuk keluar dari tubuh istri dari Minato yang bernama Kushina ini… Tapi ternyata ada sosok misterius yang mengetahui kelemahan ini langsung saja menggunakan momen dari kelahiran Naruto ini untuk melepaskan Kyuubi dan dia berhasil"

"Lalu apa yang terjadi?" Tanya Yasaka.

"Mengerikan…" Jawab Jiraiya sambil meminum sake-nya, kemudian dia melanjutkan "Kyuubi yang berhasil lepas menyerang desa dan juga membunuh banyak penduduk biasa dan shinobi disana… Minato menghadang monster itu dengan seluruh tenaganya sampai-sampai dia harus menggunakan Shiki Fujin untuk menyegel Kyuubi ditubuhnya walaupun hanya setengahnya yang bisa disegel"

"Kalau Minato hanya memegang setengah chakra Kyuubi… Apa yang terjadi pada setengahnya lagi?" Tanya Yasaka.

"Dia menyegel setengahnya lagi ditubuh Naruto dengan Hakke Fuin setelah menyegel chakranya dan juga Kushina didalam tubuh Naruto" Jawab Jiraiya.

"Kenapa Minato-kun menyegel monster itu ke tubuh anaknya sendiri?" Tanya Yasaka.

"Entahlah, aku juga tidak tahu. Tapi sebagai gurunya, aku tahu dia tidak akan melakukan hal sebesar ini tanpa alasan yang jelas… Terutama anaknya sendiri yang dikorbankan untuk menjadi Jinchuuriki" Jawab Jiraiya.

Kembali pada ninja orange favorit kita, yang saat ini sedang bermain kejar-kejaran dengan anak dari Yasaka, Kunou. Kunou terlihat kesal karena Naruto selalu menggunakan Kage Bunshin untuk bermain dengannya karena setiap Kunou berhasil mengejar Naruto maka bunshin itu akan menghilang.

"Nii-chan curang!" Teriak Kunou, kemudian dia melanjutkan "Jangan pakai jurus bayanganmu terus dong…"

"Maaf deh Kunou-chan…" Balas Naruto asli yang sudah keluar dari persembunyiaannya, kemudian mata-nya terbelalak saat melihat ada sebuah serangan yang akan melesat ke arah Kunou dan membuatnya berteriak "Kunou-chan, AWAS!"

Kunou pun yang melihat serangan itu hanya bisa terdiam dan tubuhnya bergetar karena ketakutan. Naruto yang melihatnya langsung menyalurkan chakra di telapak kakinya dan langsung berlari ke arah Kunou dengan cepat.

Boooooommmm

"Dengan ini penerus dari Youkai Kitsune sudah tewas khukhukhu…" Ucap sosok iblis liar yang sudah tertawa seperti orang gila, karena dia pikir… Dia telah berhasil membunuh Kunou dengan jurusnya.

"Kau pikir apa yang kau tertawakan itu?" Tanya Naruto yang sedang berdiri dengan Kunou yang berada dibelakang tubuhnya.

"MustahilBagaimana dia bisa selamat?" Tanya balik sosok iblis liar itu.

"Duh, kau buta ya monster jelek…" Sindir Naruto, kemudian dia melanjutkan "Sudah jelas-jelas aku menyelamatkannya sebelum jurus itu mengenai Kunou-chan"

"Sialan kau! Berani-beraninya kau menggagalkan usahaku untuk membunuh penerus Youkai Kitsune yang satu itu" Ucap sosok iblis liar itu sambil menunjuk Kunou yang sedang berdiri dibelakang tubuh Naruto.

"Kau mau membunuh Kunou-chan… Langkahi dulu mayatku, bajingan!" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan sambil membuat sebuah handseal "Tajuu Kage Bunshin no Jutsu!"

Booooooffff

Booooooffff

Booooooooffff

Booooooooffff

"Serang!" Teriak Naruto dan puluhan bunshinnya pun langsung melesat ke arah iblis liar itu.

"Kau tidak akan bisa menyerangku dengan mainan anak kecil seperti itu" Ucap iblis liar itu yang tiba mengeluarkan pedangnya dan mulai membantai beberapa klon bayangan milik Naruto.

Booooooooffff

Booooooooffff

Booooooooffff

Booooooooffff

'Sial! Dia lebih hebat dari Kimimaru' Batin Naruto, kemudian dia langsung melesat ke arah iblis liar itu dan dia pun terkejut saat melihat iblis liar itu menghilang dan langsung muncul didekatnya dengan cepat.

Craaaassssshhh

"Arrrrrgggghhhhhh!" Teriak Naruto yang terlempar ke belakang dan dadanya terkena bekas sabetan pedang sampai terjatuh di dekat Kunou.

"Onii-chan!" Teriak Kunou yang melihat Naruto dalam keadaan Naruto.

"Heh, aku tidak apa-apa Kunou-chan…" Ucap Naruto, kemudian dia bangkit dan berkata "Seorang pahlawan tidak akan mungkin kalah karena luka seperti ini saja"

Naruto pun langsung mengambil bom asap dari kantungnya dan menjatuhkannya ketanah dan berkata pada Kunou "Tutup matamu, kunou-chan…"

Kunou pun menutup matanya dan teciptalah asap tebal yang menutupi tubuh Naruto dan Kunou, kemudian keluarlah satu Fuma Shuriken dari asap itu dan mengarah ke arah iblis liar itu, tapi dia bisa menghindarinya dengan mudah. Melihat itu, dia pun menatap tubuh Naruto yang keluar dari asap itu dan dia berkata.

"Cuma itu seranganmu… Dasar lemah" Ucap iblis liar itu.

"Jangan sombong dulu" Balas Naruto.

Naruto tiba-tiba langsung melesat ke iblis liar itu. Iblis liar itu dengan kecepatannya berhasil melancarkan serangan berkali-kali pada Naruto tapi Naruto masih bisa terus menghindar. Saat dia lengah, Naruto pun mementalkan pedangnya dari tangannya dan langsung menahan tangan dari iblis liar itu dan membuatnya tidak bisa bergerak.

"Apa yang kau lakukan!" Teriak iblis liar itu.

"Hanya memberikan diriku yang asli peluang untuk menyerang" Balas Naruto yang ternyata adalah bunshin dan langsung menghilang.

Iblis liar itu menoleh dan terkejut saat melihat serangan bola biru besar yang akan mengenainya. Dia ingin menghindar tapi tidak bisa saat bola biru itu sudah menghujam dadanya dan Naruto yang dibantu sebuah bunshin pun berkata "Oodama Rasengan!"

Booooooooommmm

"Arrrrggggghhhhh!" Teriak iblis liar itu yang terlempar jauh dan hancur menjadi partikel-partikel kecil karena serangan Naruto.

Naruto pun senang karena akhirnya dia sudah menang… Tapi kemenangan itu tidak berlangsung lama saat para rekan iblis liar itu telah muncul dan bersiap menyerang Naruto dan membuatnya membatin 'Sial… Aku tidak bisa melawan mereka semua. Chakraku sudah menipis. Memang benar memakai Kage Bunshin sangat menguras chakra, soalnya Kage Bunshin harus membagi chakra untuk bunshin dan juga diri kita sendiri'

"Katon: Dai Endan!"

"Fox Fire!"

Boooooooooommmm

Boooooooooommmm

"Guaaaaaaahhhhh!" Teriak para iblis liar itu yang mati terbakar karena serangan api milik Jiraiya dan Yasaka.

"Hoi gaki… Kau tidak apa-apa?" Tanya Jiraiya.

"Aku tidak apa-apa ero-sennin" Jawab Naruto dengan nada menyindir dan membuat Yasaka mentertawakan Sannin tua nista ini.

"Kau tidak apa-apa kan putriku?" Tanya Yasaka yang sudah memeluk putrinya tersebut.

"Aku tidak apa-apa kaa-chan…" Jawab Kunou, kemudian dia melanjutkan "Ini karena Naruto-niichan melindungiku"

"Terima kasih telah melindungi putriku, Naruto-kun" Ucap Yasaka yang memberi hormat pada Naruto.

"Sama-sama Yasaka-san" Balas Naruto.

"Besok aku akan mulai melatihmu menggunakan Rasengan dengan satu tangan" Ucap Jiraiya.

"Benarkah?" Tanya Naruto.

"Iya" Jawab Jiraiya.

"Benarkah?"

"Iya"

"Benarkah?"

"Untuk terakhir kalinya, AKU BILANG IYA…" Jawab Jiraiya dengan nada kesal, kemudian dia melanjutkan "Jadi, berhentilah menanyakan hal itu. Kau membuatku pusing"

"Aku kan hanya takut saja kau meninggalkan latihanku dan pergi ke bar atau mengintip para wanita untuk kau masukkan ke buku nistamu itu" Ucap Naruto dengan nada santai.

"Hei, bisa tidak kau tidak merendahkan martabat gurumu sendiri" Ucap Jiraiya dengan nada kesal.

"Tidak kurendahkan juga martabatmu itu memang sudah jatuh ero-sennin" Balas Naruto.

'Tch… Dasar bocah tidak tau diuntung' Batin Jiraiya.

"Kalau begitu Yasaka-san, Kunou-chan… Kami pamit pulang dulu" Ucap Naruto.

"Ya, Naruto-kun" Balas Yasaka.

"Nanti nii-chan harus datang kesini lagi dan main denganku ya" Ucap Kunou.

"Itu sudah pasti ttebayo!" Balas Naruto.

Naruto dan Jiraiya saat ini kembali ke Kuoh sedangkan Yasaka memarahi para anak buah Youkai-nya yang lalai dan membiarkan sepasukan iblis liar datang ke wilayah kekuasaannya. Saat sudah kembali diapartemennya dia pun terkejut saat melihat Rias sedang duduk sendirian disebuah taman. Dia pun kemudian langsung mendekati dia dan berkata.

"Hei, kenapa kau berada disini Rias-chan?" Tanya Naruto.

"Tidak apa-apa, Naruto-kun" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya sedang menikmati angin malam saja…"

"Angin malam itu buruk untuk kesehatanmu loh, apalagi untuk seorang perempuan" Ucap Naruto.

"Tidak apa-apa Naruto-kun, aku sudah terbiasa kok" Balas Rias, kemudian dia bertanya "Tadi kau habis kemana… Dari tadi aku tidak melihatmu setelah aku kembali ke apartemenku?"

"Oh, itu… Aku habis kerumah teman ero-sennin" Jawab Naruto.

"Oh ya, Naruto-kun… Apa ada gadis yang kau sukai?" Tanya Rias dengan wajah yang sudah memerah.

"Ehm, aku tidak tahu ini yang kau maksud atau tidak… Tapi aku menyayangi seseorang" Ucap Naruto dan entah kenapa wajahnya menjadi murung, kemudian dia melanjutkan "Namanya Sakura Haruno, dia cantik dan warna rambutnya sama seperti bunga musim semi… Aku pikir aku mencintainya, tapi ternyata aku salah"

"Maksudmu?" Tanya Rias.

"Aku pikir aku mencintainya… Tapi ternyata aku mencintainya karena aku tidak mau kalah dari rivalku yang ternyata disukai oleh dia" Jawab Naruto, kemudian dia menyeringai dan berkata "Aku ternyata adalah orang yang brengsek"

Rias pun hanya terdiam saat mendengar perkataan Naruto, kemudian dia berkata "Naruto-kun... Jika kau menyukai seseorang, hal apa yang kau lihat darinya? Kecantikannya, kepribadiannya, atau keluarganya?"

"Aku tidak tahu harus menjawab apa…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi kalau bagiku, aku akan memilih kepribadiannya dan kecantikannya hanyalah bonus saja… Kalau keluarga, aku tidak peduli dia mau keluarga bangsawan kek, rakyat jelata kek. Yang penting jika hatiku dan dia sama-sama mencintai, itu sudah cukup"

Rias pun puas akan jawaban Naruto dan tersenyum… Tapi tiba-tiba dia dibuat terkejut oleh Rias yang mulai mendekatkan bibir ranumnya ke bibirnya dan entah kenapa bibirnya juga merespon untuk menyambar bibir dari Rias itu. Tapi saat kedua bibir itu akan menyatu dalam suatu ciuman, ada suara yang menghentikan mereka berdua dari kegiatan yang akan mereka lakukan.

"Ara, ara Rias… Kau mencuri start duluan, ufufufufu" Ucap Akeno yang datang sambil menatap Naruto dengan tatapan menggoda.

"Mau apa kau kesini, Akeno?" Tanya Rias yang kesal dengan Akeno yang tiba-tiba datang dan mengganggu acara ciumannya dengan Naruto.

"Naruto! Cepat kesini, ada hal yang harus kubicarakan!" Teriak Jiraiya dari dalam kamar apartemennya dan Naruto.

"Sepertinya aku dipanggil ero-sennin…" Ucap Naruto, kemudian dia berkata pada Rias dan Akeno "Kalau begitu, aku permisi dulu…"

"Haaahhh…" Ucap Rias yang gagal menghentikan Naruto, kemudian dia mendeathglare Akeno dan berkata "Kau sengaja ya Akeno?"

"Memang ufufufufu" Jawab Akeno, kemudian dia membatin 'Sepertinya kau menyukai Uzumaki-kun, Rias. Tapi aku juga tidak mau kalah ufufufufu"

Sedangkan Naruto yang sudah masuk ke dalam apartemennya, disambut oleh Jiraiya yang menuntunnya ke kamarnya. Kemudian Jiraiya mengambil sebuah kertas dari tas ninja-nya.

"Ambil ini…" Ucap Jiraiya

Naruto pun mengambil kertas itu dari tangan Jiraiya dan berkata "Kertas apa ini ero-sennin?"

"Itu kertas untuk menentukan elemen apa yang kau dapatkan Naruto" Jawab Jiraiya

"Bagaimana cara memakainya?" Tanya Naruto

"Cukup alirkan chakramu ke kertas itu…" Jawab Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Jika kertasnya terbakar maka elemenmu adalah api, jika kertasnya terpotong menjadi dua maka elemenmu adalah angin, jika kertasmu mengkerut berarti elemenmu adalah listrik, jika kertasmu basah maka elemenmu adalah air, dan jika kertasmu menjadi lumpur maka elemenmu adalah tanah"

"Baiklah kalau begitu, aku akan mencobanya…" Ucap Naruto, kemudian dia mengalirkan chakranya ke kertas itu dan kertas itu pun basah dan terpotong menjadi dua dan membuatnya membatin 'Jadi air dan angin huh…'

"Selamat Naruto!" Ucap Jiraiya, kemudian dia melanjutkan "Kau mendapatkan dua elemen yang langka di Hi no Kuni… Yaitu air dan angin"

-To Be Continued-

AN: Hoi, minna… Kembali lagi bersama saya di fic ini… Di fic Heroes From Another World kali ini, kita masih disuguhi sama flashback dan di flashback ini dibuat beda sama di canon kekuatannya. Pertama, tentang kertas chakra di canon kan pas sebelum Arc-nya Sora sedangkan disini diflashback sebelum Shippuden… Kedua, elemen dasar Naruto yang di canon cuma angin(Meskipun di databook punya 5) juga bakal ane kasih angin aka Suiton. Di canon kan belum pernah dijelaskan kalau Naruto belajar jurus-jurus Futon Rank E-S selain Rasenshuriken… Makanya itu di Training Trip ini bakal ane buat Naruo belajar teknik Futon selain Rasenshuriken sedangkan proses belajar Rasenshuriken masih sama kaya di canon. BTW, ane kasih dia Sunshin gak pas di Training Trip ini?

Review:

Ryusuke AkarKayu: Nanti… Pas Training Trip Naruto udah end

Hany Hyuuga: Ini udah dimasukkin

TheFourtySeventh: Kalo Hinata soalnya kalo ane kasih Tenseigan sepertinya lebih cocok soalnya kan dia itu reinkarnasi Hamura(Bener apa enggak nih?), beda sama Toneri yang cuma berasal dari keturunan cabang klan milik Hamura aja. Ya gitu lah, para otaku gak pernah mikir pake logika… Coba aja dirinya sendiri yang dikaya gituin, bakal marah gak? Yang aslinya aja marah, apalagi Hinata

Hyuuhi Ga Ara: Masih lama kali vroh, ya ane sih setuju-setuju aja soalnya kayaknya greget kalo Hinata jadi dark… Masa Naru mulu jadi dark, mentang-mentang dia pernah memiliki Dark Naruto. Entah deh, dia sama Toneri atau single

Michael Gabriel 455: Salah tulis itu. Belum tahu pasti… Disini Koneko enggak tau Jiraiya bisa Senjutsu, kan dia baru taunya Jiraiya bisa make Senjutsu di chapter 3

Riski: Gimana sih… Yang ini minta flashback, yang itu minta dilanjutin. Yang konsisten napa sih mintanya, bikin pusing aja beh

Kazehaya Eito: Memang iya

Sajudnaufal:

1. Rias cuma enggak ingin menghancurkan kepercayaan Naruto yang nganggep dia temen kok, enggak kaya sosok ayam yang waktu itu belum sadar dan nusuk Naruto pake Chidori

2. Kalau mereka masih jadi manusia umurnya akan lebih pendek karena mereka manusia. Sasuke bisa aja hidupin dirinya sendiri kalo mati dengan Izanagi tapi itu juga kalo mati-nya dibunuh. Make Rinne Tensei buat hidupin dirinya sendiri atau orang lain… Mana bisa, kalo bisa juga entar dia bakal mati juga

3. Naru dan Sasu sih enggak masalahin perang atau perdamaian. Tapi kalo tuh perang bahayain keluarganya, ya mereka bertindak lah. Kalo mau protagonistnya Teletubbies kenapa masuknya ke sini mas. Masuk aja ke fandom Teletubbies, kayaknya ada deh lolz. Perasaan semua referensi ente pada gak pernah update lagi deh kecuali fic Uzumaki Devil sama fic milik adiknya si Yagami Nguyen, ThiaKhoaNguyen

Devan Boy Steln: Nanti juga Naruto dirape sama Akeno, tapi dibales jadi dia yang dirape Naruto… Kaya scene NaruGrayfia di fic Naruto DxD: Purpose of Living sama scene NaruAkeno di fic Naruto DxD: Akatsuki Is Back. Memang iya, kok ente tahu sih? Baru Rasengan sama Kage Bunshin. Bangsa Youkai bukannya bisa make chakra, makanya bisa make Senjutsu meskipun tidak sesempurna Naruto dan Kabuto. Ide bagus, nanti ane lakuin

Namikazeall: Masih, chap depan juga masih

Damrieo: Yang ane seret ke dunia ini cuma Tim 7(Sakura, Kakashi, Sai, Yamato), Gaara, Lee, Shikamaru, Gaara, Akatsuki(Itachi, Obito, Nagato, Yahiko, dan Konan) buat tim Naru dan buat tim Anti-Hero ane seret si Toneri sama Hinata

La Vechiasignora: It's time for Obito to move on, dear… Soalnya chakra milik Hagoromo enggak kuat buat bawa jasad Rin ke dunia DxD

Tenshisha Hikari: Imut sih imut, tapi di fic crossover juga banyak cewek imut bukan hanya Hinata. Mereka aja yang enggak peka dan bisanya cuma lihat Hinata doang karena dia pair canon Naruto

Guest: Thanks atas dukungannya vroh… Ane setuju sama ente, Naruto di fic aja suka dibikin dark masa Hinata enggak bisa dibikin dark… Bah, karena dia imut… Menurut ane Mizore Shirayuki dari Rosario + Vampire juga enggak kalah imut apalagi sikap stalkernya mirip sama Hinata

Rohimbae88: Kalo enggak suka sama pairnya ya enggak usah baca mas… Daripada kesel sendiri ente koar-koar, eh ane malah tetep kukuh sama pair pilihan ane sendiri

Wid: NaruSara itu one-sided vroh soalnya Sara suka sama Naruto tapi Naruto-nya enggak suka. Dan nanti dia berpaling ke Gaara

Kanzaki Yuki: Cuma dari anime Naruto aja kok dan udah disebutin

Reu01: Naruto pairnya 2, Sasuke pairnya 2… Seimbang

Ayub Pratama 792: Abis battle sama Kokabiel kayaknya. Ada, scene kehancuran Elemental Nation

Nah karena nanti NaruSasu bakal ane rubah menjadi iblis… Ane bakal buat susunan Evil Pieces-nya

King: Naruto Uzumaki

Queen: Sara

Bishop: Sakura Haruno, Karin Uzumaki

Rook: Rock Lee, Gaara

Knight: Sasuke Uchiha, Kakashi Hatake

Pawn: Shikamaru Nara, Sai, Yamato, Nagato, Obito, Itachi, Yahiko, Konan

Buat Gaara, Shikamaru, Sai, Kakashi, dan Sakura bakal ane jelasin kenapa bisa dateng ke dunia DxD di chapter mendatang. Sara ane buat special, ane soalnya suka char Sara meskipun di fic ini gak bakal jadi pasangan Naru. Obito sama Itachi sudah masuk dan juga Yamato ane masukkin agar Tim 7 bisa berkumpul lagi. Jadi sekarang… Apa ane harus memasukkan Nagato, Yahiko, dan Konan?