Name: Heroes From Another World
Author: Izanagi – no – Ookami
Genre: Friendship,
Rating: M
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Pair: Naruto Uzumaki x Rias Gremory x Akeno Himejima sama Sasuke Uchiha x Sona Sitri x Tsubaki Shinra, Sakura Haruno x , Kakashi Hatake x Rossweise, Issei Hyoudou x Harem, Nagato Uzumaki x Konan, Yahiko x , Gaara x Sara, and many pair inside
Chapter 10: End of Elemental Nation
Rias Gremory dan semua anggota peeragenya terkejut saat mendengar kabar dari Sirzech dan Ajuka ini. Bagaimana tidak? Mereka tidak menyangka bahwa Naruto yang sangat enjoy dengan dirinya yang merupakan seorang manusia akan memilih menjadi seorang iblis, High-Class Devil lagi. Rias yang mendengar itu pun melihat Naruto dengan tajam dan berkata.
"Bisa kau jelaskan ini kepadaku, Naruto-kun…" Ucap Rias dengan aura hitam yang mulai berkobar-kobar diseluruh badannya dan membuat semua laki-laki disana kecuali Sasuke merinding disko karena ngeri akan kemarahan dari Heiress dari klan Gremory ini.
Gulp
"Uhh, gimana ya…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku memutuskan ini karena aku adalah manusia, Rias-chan."
"Maksudmu?" Tanya Rias yang sudah menurunkan amarahnya pada Naruto karena dia tidak menceritakan apapun tentang rencananya itu kepadanya.
"Aku ini adalah manusia, Rias-chan." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Sehebat-hebatnya aku… Aku tetaplah seorang manusia dan manusia itu tidaklah berumur panjang. Bisa saja aku mati sebelum kau dan Aisha-chan karena kalian adalah Pure-Blood dan Half-Blood Devil. Dan aku tidak mau itu terjadi… Jadi aku memutuskan untuk menjadi seorang Devil sama sepertimu jadi kita bisa selalu bersama Rias-chan dan kebetulan nii-sama menyetujuinya."
Sirzech pun tersenyum saat mendengar Naruto memanggilnya nii-sama karena dia adalah adik iparnya sekarang. Kemudian dia melihat Rias dan berkata "Naruto benar Rias… Dia meminta untuk dijadikan Devil karena dia ingin selalu bersama denganmu dan putri kalian. Dan karena kekuatan Naruto yang sangat dahsyat saat dia adu tanding denganku dan seimbang, jadi aku memutuskan dia layak menjadi High-Class Devil dan meminta Ajuka untuk memberikan dia satu set Evil Pieces."
"Tapi kenapa kau tidak menjadi King dalam peerageku saja, Naruto-kun?" Tanya Rias, kemudian dia melanjutkan "Secara kita ini sekarang suami-istri…"
"Jika aku menjadi King dalam peeragemu nanti kau pasti akan menjadi Queen-ku dan Akeno harus turun dari jabatannya sebagai seorang Queen. Aku tidak ingin itu terjadi." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bagi Akeno, menjadi seorang Queen yang dipercayakan olehmu pasti adalah salah satu kebanggaan tersendiri olehnya. Dan aku tidak ingin merebut kebanggaan itu."
'Naruto-kun…'
"Ajuka-san…" Panggil Sasuke
"Ada apa Sasuke-san?" Tanya Ajuka yang melihat Sasuke sedang memegang sebuah bidak Evil Pieces milik Naruto yang merupakan bidak Knight.
"Aku boleh tanya ini bidak apa? Karena ditempat kami, tidak ada yang namanya catur melainkan Shogi." Tanya balik Sasuke.
"Itu bidak Knight…" Jawab Ajuka, kemudian dia melanjutkan "Bidak yang bisa memberikan kecepatan super cepat tapi pertahanannya sedikit lemah."
'Jadi ini bidak Knight… Bidak ini cocok dengan kecepatan milikku. Lagipula siapa yang peduli dengan pertahanan. Susanoo milikku kan bisa menahan apapun.' Batin Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Sepertinya bidak ini cocok untukku…"
"Apa maksudmu, Sasuke?" Tanya Naruto dengan nada bingung, kemudian dia membatin 'Jangan bilang dia akan bergabung dengan grup kecilku yang dimaksud Ajuka-san dan Sirzech-niisama dengan sebutan peerage…'
-Konohagakure no Sato, Elemental Nation-
Sementara di Konohagakure, Toneri saat ini sedang berada di atas patung para Hokage sambil melakukan beberapa segel tangan dan datanglah Kakashi dengan pakaian tempurnya dan dia pun menatap tajam Toneri dan berkata.
"Siapa kau sebenarnya? Dan apa maumu mengacau di desa Konoha." Tanya Kakashi.
"Namaku adalah Toneri Otsutsuki…" Jawab Toneri, kemudian dia melihat wajah terkejut Kakashi dan dia pun berkata "Kau pasti bertanya-tanya kenapa aku mempunyai nama klan sama seperti Rikudou Sannin dan juga Kaguya Otsutsuki kan? Itu karena aku adalah keturunan dari Hamura Otsutsuki yang merupakan saudara laki-laki dari Rikudou Sannin."
"Tapi apa yang kau inginkan di desa Konoha?" Kenapa kau menyerang kami?" Tanya Kakashi.
"Karena aku akan membuat Elemental Nation hancur berkeping-keping. Dan saat aku bisa menghancurkan desa Konoha terlebih dahuku. Aku bisa menghancurkan desa-desa lain dengan mudah." Jawab Toneri dengan santai tanpa ekspresi.
"Jadi begitu…" Ucap Kakashi, kemudian dia mengeluarkan kunainya dan berkata "Kalau begitu, aku akan menghadapi dan mengalahkanku disini…"
"Mengalahkanku, kau bilang… HAHAHAHAHA!" Teriak Toneri, kemudian da berkata "Jangan bercanda, Hatake… Kau ingin melawanku? Kau yang sekarang bisa apa? Saat ini kau bukan lagi pengguna Sharingan. Dan kau bahkan saat ini tidak akan bisa membuat Chidori dengan baik karena Sharingan milikmu sudah tidak ada lagi."
"Bagaimana kau bisa mengetahui itu semua?" Tanya Kakashi.
"Karena aku mengawasi kalian saat kalian berempat bersama Obito Uchiha melawan Kaguya…" Jawab Toneri, kemudian dia melanjutkan "Dan kau tahu… Kekuatanmu itu tidaklah semenarik kekuatan Ashura dan Indra, Naruto dan Sasuke yang sedang aku buru. Kekuatanmu itu hanya pinjaman saja dan itu membuatmu lebih lemah di mataka HAHAHAHAHAHA!"
'Dia mengincar Naruto dan Sasuke…' Batin Kakashi, kemudian dia melanjutkan 'Sepertinya kejadian hilangnya mereka adalah hal yang bagus. Jadi orang ini tidak bisa mengincar Naruto dan Sasuke.'
"Kau ingin melawanku bukan?" Tanya Toneri dengan nada menantang, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu cepatlah kau lakukan sebelum desa ini berakhir dalam waktu beberapa menit lagi."
"Apa maksudmu?" Tanya Kakashi, kemudian dia melihat bulan yang perlahan-lahan turun dari atmosfir di desa Konoha dan dia pun membatin 'Sial! Kita dalam masalah besar…'
-Tokyo, DxD Dimension-
Naruto saat ini melihat wajah sahabatnya itu dengan tatapan tidak percaya. Dia tidak percaya bahwa Sasuke Uchiha… Sahabatnya yang arogan dan selalu membanggakan klannya serta tidak suka diperintah siapapun memilih untuk bergabung di dalam peeragenya. Dia pun mengetuk-ngetuk dahi Sasuke seolah-olah dia sedang mengetuk pintu dan membuat Sasuke jengkel.
"APA-APAAN KAU INI USURATONKACHI!" Teriak Sasuke pada Naruto yang seenak jidatnya mengetuk-ngetuk jidatnya dengan tangannya seolah-olah jidatnya itu adalah pintu rumah dan membuat semua orang disana menahan tawa atas interaksi dua bersahabat ini.
"Maaf…" Balas Naruto yang menutupi telinganya karena telinganya bising sekali saat mendengarkan teriakan Sasuke. Kemudian dia melihat Sasuke dan berkata "Aku hanya tidak percaya bahwa sahabatku ini yang tidak suka menjadi bawahan siapapun karena merasa klannya adalah klan yang tertinggi dan terhormat daripada klan yang lain… Berniat untuk menjadi anggota peerageku."
"Heh, aku melakukan ini karena kau adalah sahabatku. Dan juga aku harus tetap menjagamu agar kau tidak membuat hal-hal yang aneh-aneh kan." Balas Sasuke, dan membuat Naruto cemberut seperti anak kecil yang diambil mainannya. Kemudian dia melihat Naruto dengan tajam dan melanjutkan "Kau terlalu meremehkan klanmu sendiri, Naruto. Klan Uzumaki juga merupakan klan elit seperti Uchiha, Senju, dan Hyuga. Bahkan Uzushiogakure, desa tempat tinggal para anggota klan Uzumaki saja dihancurkan dengan aliansi 3 desa besar lain. Itu berarti klan Uzumaki itu klan yang kokoh dan kuat sampai-sampai membutuhkan 3 desa besar untuk menghancurkannya. Dan juga tanpa ibumu yang merupakan anggota klan Uzumaki… Ayahmu, Yondaime mana bisa memiliki jurus seperti Hakke Fuin yang bisa menyegel setengah bagian Kyuubi dengan mudah."
"Ya, kau benar…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Arigatou, Sasu-teme…"
"Sama-sama, Naru-dobe." Balas Sasuke dan percikan listrik pun mulai keluar dari tatapan rival serta saudara tidak sedarah ini dan membuat Rias dan para peeragenya mendesah karena mereka sudah terbiasa melihat rivalitas dari Naruto dan Sasuke.
"Uhm, jadi Naruto-san… Bisa kita mulai proses ini?" Tanya Ajuka, kemudian dia melanjutkan "Aku masih banyak pekerjaan di Underworld…"
"Tentu saja, tapi sebentar dulu…" Ucap Naruto, kemudian dia mengambil bidak King dan membatin 'Banbatsu Sozo!'
Bidak yang dipegang Naruto pun bersinar dengan sinar orange yang kemudian bereaksi pada semua bidak Evil Pieces itu, termasuk bidak Knight yang dipegang Sasuke. Sirzech yang melihat itu pun berkata "Euhm, apa yang kau lakukan dengan bidak itu, Naruto?"
"Tidak ada apa-apa kok nii-sama, hahahaha." Jawab Naruto, kemudian dia membatin 'Untung saja Ajuka-san dan Sirzech-niisama tidak menyadari aku sudah mengkonfigurasi Evil Pieces Set milikku dengan teknik Banbatsu Sozo yang diajarkan oleh Kurama dan Hagoromo-jiji, jadi aku bisa mereinkarnasikan seseorang yang kuat seperti Sasuke dengan satu bidak saja dan kelemahan bangsa iblis pada cahaya tidak akan berlaku di tim kami.'
-Konohagakure no Sato, Elemental Nation-
Berbeda dengan Kakashi yang bertempur mati-matian karena nasib Konoha bergantung pada kemenangannya. Di kediaman Hyuga saat ini, Sakura pun langsung melesatkan pukulan ke arah Hinata yang bisa dia hindari dengan mudah berkat bantuan Tenseigan miliknya. Sakura mencoba berkali-kali menyerangnya tapi nihil, bahkan dia terkena Jyuuken di salah satu kakinya dan membuatnya tidak bisa banyak bergerak. Hinata yang melihat itu menyeringai dan berkata.
"Heh, apa ini kekuatan murid dari Tsunade Senju…" Ucap Hinata, kemudian dia berkata dengan nada dingin "Lemah… Sama seperti gurunya."
Deg
Sakura pun menatap tajam mata Hinata karena itu, kemudian Hinata yang menyadari itu pun berkata "Kenapa? Kau tersinggung… Memang pada dasarnya Tim Trio Sannin, senseimu itulah yang paling lemah. Bahkan dia kabur dari tugasnya sebagai ninja karena kematian adik dan kekasihnya, menyedihkan. Dia menyedihkan karena mentalnya lemah. Dan kau juga sama lemahnya, sampai-sampai kau harus selalu dilindungi Naruto dan Sasuke HAHAHAHA!"
"Kau…" Ucap Sakura yang ajaibnya masih bisa berdiri karena dia tidak terima akan perkataan Hinata, kemudian dia bmengepalkan tangannya itu dan berkata "Kau boleh menghinaku sesukamu, tapi ada satu hal yang harus kau ingat… JANGAN PERNAH SEKALIPUN KAU MENJELEK-JELEKKAN SHISOU-KU, SHANNAARRROOO!"
Buaaaakkkkk
"GYAAAAAHHHHHH!" Teriak Hinata yang terlempar beberapa meter karena pukulan monster dari Sakura dan membuatnya tertindih tembok yang ditabraknya dan menimpanya.
Duuuuuuuaaaaarrrr
"Kurang ajar kau Sakura!" Teriak Hinata yang bajunya sudah dikotori oleh pasir dan debu dan dia pun menghapuskan bibirnya yang mengeluarkan darah karena pukulan Sakura dan tubuhnya sekarang dipenuhi jubah chakra seperti Naruto tapi berwarna biru kehijauan.
'Kekuatan dia meningkat beberapa kali lipat… Aku harus waspada.' Batin Sakura yang sudah memasang mode bertarungnya.
Hinata pun membuat bola chakra dari Tenseigan miliknya, kemudian dia berkata "Ginrin Tensei Baku!"
Bola-bola itu pun Hinata lesatkan ke arah Sakura… Dan saat Sakura akan memukul salah satu bola itu, Hinata pun meledakkan bola itu dan membuat bola-bola itu menjadi pusaran angin yang kuat dan membuat Sakura terpental "Kyyyaaaaaahhhh!"
"Mokuton: Daijurin no Jutsu!" Ucap seseorang yang ternyata adaalh Yamato dan dia menggunakan tangannya yang sudah dia panjangkan menjadi kayu dan menangkap tubuh Sakura sebelum dia terlempar lebih jauh.
"Kau tidak apa-apa, Sakura?" Tanya Yamato.
"Aku baik-baik saja Yamato-taichou…" Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita lawan dia bersama Yamato-taichou…"
"Tidak…" Balas Yamato, kemudian dia melanjutkan setelah melihat ekspresi penolakan dari Sakura "Kita harus mencari Hokage-sama dan mencari tempat yang aman sebelum tempat ini hancur berkeping-keping Sakura…"
"Apa maksudmu, Yamato-taichou? Apa maksudmu dengan Konoha akan hancur berkeping-keping?" Tanya Sakura bertubi-tubi pada Yamato.
"Lihatlah di atas sana Sakura." Jawab Yamato dengan nada pasrah.
Sakura pun melihat ke atas dan terlihat sebuah bunda bulat berukuran raksasa sedang menuju ke arah Konoha dan membuatnya terkejut, lalu dia berkata "Be-Benda apa itu? Be-Besar sekali… Jika benda itu menghantam Konoha, bukan hanya Konoha saja yang akan hancur tapi semua Elemental Nation juga…"
Hinata pun melihat itu juga dan berkata "Jadi ini caramu untuk menghancurkan Elemental Nation… Tidak buruk, Toneri."
"Kau…" Ucap Sakura, kemudian dia menunjuk Hinata dengan kuat dan berkata "Ini semua ada hubungannya denganmu kan?"
"Kalau iya, memangnya kenapa?" Balas Hinata dengan tangan yang sudah dia silangkan di depan kedua dadanya.
"Kau keterlaluan Hinata!" Teriak Sakura, kemudian dia melanjutkan "Aku tahu kau benci pada sahabatku, Naruto… Tapi perbuatanmu sudah kelewatan batas! Kau bahkan membunuh adikmu sendiri, mengkhianati Konoha serta Elemental Nation… Dan semua itu untuk apa?"
"Untuk membalaskan dendamku…" Jawab Hinata, kemudian dia melanjutkan "Dan untuk mencapai itu, aku menerima kesepakatan kerja sama dari Toneri. Jadi dia mendapatkan Sasuke untuk dia bunuh dan Naruto akan dia serahkan padaku untuk kusiksa khukhukhu…"
Sakura pun menundukkan kepalanya dan berkata "Kau pikir sebagai sahabat mereka, aku akan diam saja dan membiarkanmu dan orang yang bernama Toneri itu untuk melakukan hal buruk pada sahabatku. Itu tidak akan kubiarkan, HINATAAA!"
"Sakura!" Teriak Yamato saat Sakura langsung melesat ke arah Hinata untuk mencpba menyerangnya.
"Kinbo Tensei Baku!" Ucap Hinata yang berhasil menghindari serangan Sakura dan dia pun menempelkan tangannya pada Sakura.
'Ugh, kenapa kekuatanku semakin lama semakin berkurang…' Batin Sakura yang merasakan chakranya berkurang sedikit demi sedikit, bahkan tanda Byakugou di dahinya menghilang dan membuatnya berkata 'Kuso! Dia bisa menghisap chakraku sampai-sampai chakra yang tersimpan dalam segel Byakugou milikku menghilang… Kalau begini terus, aku bisa mati karena kehabisan chakra.'
"Mati kau Sakura…" Ucap Hinata, tapi dengan refleksnya yang kuat… Dia bisa menghindari sebuah serangan dari tongkat berwarna hitam dan dia pun melepaskan Sakura yang chakranya belum dia hisap semua.
Sakura pun melihat dengan lemah siapa penyelamat jiwanya dan terkejut saat melihat seorang kakek tua berjenggot dan juga memakai haori serta memiliki dua bola mata Rinnegan serta memegang sebuah Shakujo di tangannya "Rikudou-sama!"
"Bagus kau baik-baik saja, Sakura Haruno." Balas Hagoromo Otsutsuki atau yang biasa dipanggil Rikudou Sannin pada orang yang dia temui di Perang Dunia Shinobi ke-4 setelah Naruto dan Sasuke berhasil menyegel ibunya, Kaguya Otsutsuki.
"Kalian pergilah dan carilah Kakashi Hatake di atas tempat para patung Kage di Konoha…" Ucap Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Dia saat ini sedang dalam bahaya."
"Kakashi-sensei dalam bahaya!" Teriak Sakura, kemudian dia melihat Yamato dan berkata "Ayo kita cari Kakashi-sensei, Yamato-taichou…"
"Hn…"
Sakura dan Yamato pun pergi ke tempat Kakashi berada, sedangkan Hinata… Dia melihat Hagoromo dan berkata "Untuk apa kau membantu mereka? Toh sebentar lagi tempat buatanmu, Elemental Nation… Akan hancur, oh Rikudou Sannin yang terhormat."
"Aku tidak peduli dengan itu karena semua yang memiliki awal pasti akan menjadi akhir…" Balas Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Tapi yang terpenting aku bisa menyelamatkan keturunanku yang tinggal di duniaku yang sebentar lagi akan hancur ini dan membawa mereka ke kehidupan baru yang lebih baik daripada disini. Masih belum terlambat untukmu untuk segera menyesal dan kembali ke jalan yang benar. Wahai keturunan saudaraku, Hamura Otsutsuki."
"Kau ingin menasihatiku, lebih baik kau pergi pak tua…" Ucap Hinata, kemudian dia melanjutkan "Nasihat seperti itu tidak akan mempan padaku."
Dengan kata-kata itu, Hagoromo pun pergi meninggalkan Hinata. Dan di tempat Kakashi, dia saat ini dalam kondisi buruk karena bertarung dengan Toneri. Dia tahu dari awal, dia sudah kalah kekuatan dari Toneri pada awal-awal pertarungan mereka terlebih dia sudah tidak memiliki Sharingan yang pada akhirnya malah memperburuk kesempatan menang Kakashi. Tapi tetap dia paksakan dan membuatnya kalah dengan keadaan mutlak. Toneri pun mencoba menyerang Kakashi dengan Tenseigan Chakura Mode miliknya, tapi dia dipukul mundur oleh dua serangan orang yang muncul dan mencoba untuk menyelamatkan Kakashi.
"Konoha Dai Senpuu!"
"Ryuusa Bakuryuu!"
Toneri pun menghindari kedua serangan itu dengan cara melompat ke belakang dan berkata "Bala bantuan, heh…"
"Kau tidak apa-apa Kakashi-san? / Hokage-sama?" Tanya kedua orang itu. Satu berambut hitam mangkok dengan pakaian Chunnin yang bertengger di tubuhnya dan yang satu lagi pemuda berambut merah spiky dengan tanda Ai(Love) di dahinya dengan baju khasnya dan juga guci kecil berisi pasir yang dia sematkan di sebelah kantung celananya.
"Aku tidak apa-apa, Lee, Gaara." Jawab Kakashi dengan nada lemah karena kehabisan chakra, kemudian dia melanjutkan "Tapi Gaara, bagaimana bisa kau disini? Bukannya kau seharusnya mengurus Sunagakure?"
"Aku kesini karena aku mendengar rumor bahwa Naruto dan Sasuke pergi dari Konoha, dan aku mencoba membuktikan rumor itu benar atau tidak. Jadi aku menyuruh Kankurou untuk menggantikanku sebentar selama aku disini. Tapi malah Konohagakure sedang dalam kondisi tidak baik." Jawab Gaara.
"Itu bukan rumor, itu memang fakta." Ucap Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Saat Naruto berlatih bersama Jiraiya-sama, dia mendapatkan seorang kekasih yang sangat dia cintai disana… Kalau tidak salah dengar, namanya Rias Gremory. Karena merasa dia sudah melakukan tugasnya sebagai Child of Prophecy dan juga bebas dari ancaman Akatsuki, dia pun pergi untuk menemui gadis bernama Rias itu lagi…"
"Souka…" Ucap Gaara yang mengerti akan kondisi kepergian Naruto. Kemudian dia tersenyum dan membatin 'Semoga kau bahagia dengan orang yang kau cintai itu, Naruto.'
"Tapi siapa dia, Hokage-sama? Dia terlihat kuat." Tanya Lee.
"Dia Toneri Otsutsuki, keturunan dari saudara kandung Rikudou Sannin." Jawab Kakashi dan itu membuat Lee dan Gaara terkejut.
Toneri pun melihat bulan yang dia jatuhkan sebentar lagi akan menempel ke tanah dan dia pun berkata "Sayang sekali, waktumu telah habis Kakashi Hatake. Semoga kau tidak membenciku karena kematianmu dan teman-teman disebelahmu ini… Kalau begitu, aku dan dia pergi dulu. Ada sesuatu yang harus aku lakukan."
'Sial!' Batin Kakashi, Lee, dan Gaara yang melihat Toneri sudah menghilang dengan cepat dan juga bulan itu sudah mulai menghujam tanah yang dipijaki mereka. Tapi sebelum bulan besar itu menghujam tanah, tubuh mereka pun di teleportasikan oleh seseorang.
Boooooommmm
-Tokyo, DxD Dimension-
Kakashi, Gaara, dan Lee pun terjatuh dari udara dan terjatuh di tanah yang keras dan membuat Kakashi yang sudah terluka parah bertambah kesakitan. Tapi luka Kakashi pun segera di obati oleh Sakura dengan Ninjutsu Medis miliknya. Kakashi pun melihat sekitar tempat itu dan berkata.
"Dimana ini Sakura? Sepertinya ini bukan di Konoha… Terutama Elemental Nation." Tanya Kakashi.
"Aku juga tidak tahu sensei." Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Aku saat itu sedang mencarimu dengan bantuan Yamato-taichou, dan Shikamaru, Sai, dan Karin yang aku dan Yamato-taichou temui selama dalam perjalanan. Tapi tiba-tiba saja saat benda besar yang akan menghantam Konoha itu sudah mendekati tanah Konoha… Kami semua dikirim disini oleh seseorang yang aku tidak tahu siapa."
"Kau memang benar, ini bukan di Elemental Nation lagi." Ucap Hagoromo yang muncul dan berada di dekat Sakura dan Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Aku yang mengirim kalian kesini."
"Rikudou-sama…" Ucap Sakura dan juga Kakashi yang membungkuk dengan hormat dan diikuti oleh Gaara, Lee, Karin, Shikamaru, Sai, dan Yamato.
"Kalau kita berada disini, apa yang terjadi di Elemental Nation?" Tanya Kakashi.
"Semua yang memiliki awal pasti akan memiliki akhir…" Jawab Hagoromo dan itu membuat semua orang disana bingung, kemudian dia melanjutkan "Dan sepertinya hari ini adalah akhir dari dunia yang kubuat dengan susah payah dengan Ninshuu yang aku miliki, Elemental Nation…"
"Tidak mungkin!" Teriak semua orang yang ada disana
"Elemental Nation hancur…" Ucap Gaara, kemudian dia mengepalkan tangannya dan membatin 'Maafkan aku, Kankurou, Temari… Andai saja aku ada di Suna saat ini… Kita bisa mati bersama sebagai saudara.'
"Kenapa!" Teriak Gaara, kemudian dia menunjuk Hagoromo dan berkata "Kau bisa menyelamatkan kami, tapi kenapa kau tidak bisa menyelamatkan kedua saudaraku. Kau ini Rikudou Sannin! Kenapa kau tidak bisa lakukan itu, KENAPA!"
Buaagggghhh
"Ugh…" Ucap Gaara yang terjatuh karena dipukul oleh seseorang dan dia melihat orang yang memukulnya adalah calon kakak iparnya "Shikamaru…"
"Kau sudah sadar Gaara?" Tanya Shikamaru, kemudian dia melanjutkan "Aku juga sedih… Aku juga sedih karena kehilangan orang yang kucintai, kakakmu juga ibuku! Tapi Rikudou-sama memberikan kita berdua kehidupan kedua karena mungkin hidup kita masih belum cukup sampai disini saja. Kita harus terus melanjutkan hidup kita Gaara… Kalau Temari sudah ditakdirkan untuk mati, apa yang kita bisa lakukan! Kita hanya manusia, kita bukan dewa… Ingat itu."
"Kau benar Shikamaru…" Balas Gaara, kemudian dia bangkit dan berkata "Terima kasih atas pukulanmu, itu sungguh membantu."
"Sama-sama, calon adik ipar." Balas Shikamaru, dan Gaara pun tahu Shikamaru juga menyembunyikan rasa sedihnya karena harus dipisahkan dengan Temari dengan cara seperti ini.
Sedangkan Sai sedang menggambar sosok kekasihnya, Ino Yamanaka dan mencoba menahan air mata yang sewaktu-waktu bisa menetes dari kedua bola matanya dan membatin 'Semoga kau bahagia di alam sana, Ino.'
"Kalau ini bukan di Elemental Nation…" Ucap Yamato, kemudian dia melanjutkan "Lalu ini dimana, Rikudou-sama?"
"Tempat ini bernama Tokyo." Balas Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Ini adalah tempat keberadaan Naruto dan Sasuke…"
Semua orangpun terkejut akan kabar itu, kemudian dia melanjutkan "Aku mengirim kalian kesini karena dengan aku kirim kalian ke tempat ini… Maka kalian bisa mengingatkan tentang Toneri Otsutsuki dan Hinata Hyuga yang mencoba mengincar mereka."
"Hinata-san mengincar Naruto-kun…" Ucap Lee, kemudian dia melanjutkan "Itu tidak masuk akal. Bukannya dia sangat mencintai Naruto-kun."
"Dia berbalik menjadi membenci Naruto karena dia tidak pernah menerima cintanya." Balas Sakura, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku tidak bisa menyalahkan Naruto dalam kasus ini. Aku dengar dari Naruto dia sudah mempunyai seorang kekasih. Jadi wajar dia tidak menerima cinta Hinata karena dia mencoba setia pada kekasihnya. Dan lebih parahnya dia membunuh adiknya sendiri untuk mendapatkan kekuatan barunya."
"Jadi Hinata berkhianat…" Ucap Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak menyangkanya sama sekali…"
"Dan yang paling tidak kusangka adalah dia membunuh adiknya sendiri." Ucap Karin, kemudian dia melanjutkan "Aku dengar dari Naruto dan Sakura, dia sangat menyayangi adiknya sendiri."
"Kalian pasti lama-kelamaan akan bertarung melawan mereka lagi." Ucap Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Tapi kalian pasti saat ini akan sulit untuk mengalahkan mereka… Satu pengguna Tenseigan saja sudah berat, apalagi dua. Jadi aku akan mengirim bala bantuan untuk membantu kalian serta Naruto dan Sasuke. Aku sudah susah payah membawa mereka dari Limbo dan khusus satu orang lagi… Aku harus bersusah payah mengeluarkan dia dari dunia genjutsu yang dimiliki Totsuka no Tsurugi."
Hagoromo pun menjentikkan tangannya dan muncullah pintu berwarna hitam. Kemudian pintu itu terbuka dan terlihatlah sosok pemuda berambut putih dan juga dia memakai baju dengan tanda klan Uchiha di belakang tubuhnya "Yo, Kakashi! Sakura!"
"O-Obito…" Ucap kedua orang itu.
"Sepertinya aku terpilih oleh Rikudou-sama ya…" Ucap Obito, kemudian dia melanjutkan "Aku sebenarnya tidak mau meninggalkan Rin. Tapi Rin bilang ini adalah kesempatanku untuk menebus dosaku pada kalian semua karena telah membantu Madara pada Perang Dunia Shinobi ke-4. Jadi aku menerima penawaran Rikudou-sama"
"Senang bertemu denganmu lagi kawan." Balas Kakashi dan dibalas Obito dengan senyuman.
"Ayo cepatlah Nagato-kun, Yahiko-kun… Kalian berdua lambat sekali." Ucap seseorang wanita berambut biru pendek dengan hiasan bunga origami dirambutnya.
"Iya sebentar Konan-chan…" Jawab orang yang bernama Nagato dan Yahiko itu. Saat Yahiko keluar, Shikamaru pun menunjuk Yahiko dan berteriak dengan OOC "Ahhhh! K-Kau Pain!"
"Pain…" Ucap Yahiko, kemudian dia melanjutkan "Siapa itu Pain?"
"Maaf, yang Pain sebenarnya bukan dia…" Ucap pemuda berambut merah crimson dengan nama Nagato Uzumaki, kemudian dia melanjutkan "Akulah Pain yang sebenarnya."
"Dasar kau baka, Shika." Ucap Sakura, kemudian dia melanjutkan "Kan Jiraiya-sama bilang Pain yang menyerang ke Konoha tidak ada yang asli. Orang berambut merah inilah Pain yang asli, Naruto yang bilang sendiri padaku."
"Omong-omong tentang Naruto…" Ucap Nagato, kemudian dia melanjutkan "Dimana dia?"
"Kita tidak tahu dimana dia…" Jawab Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Tapi yang pasti dia sedang berada disini dan kami sedang membicarakannya tadi."
"Ya setidaknya dia tidak apa-apa." Ucap Nagato dan Yahiko hanya menatapnya dengan bingung, karena dia tidak tahu siapakah Naruto yang dimaksud oleh Nagato.
"Maaf kami terlambat." Ucap seorang berambut hitam dengan jubah berwarna merah dengan kerutan di wajahnya dan juga gadis cantik berambut merah yang diikat pig tail.
"I-Itachi…"
"Pu-Putri Sara…"
"Aku bukan Putri Sara. Aku Ratu Sara dari Rouran, Yamato." Balas gadis bernama Sara itu dan membuat Sakura terkejut.
"Kenapa dia bisa mengenalmu, Yamato-taichou?" Tanya Sakura.
"Kau ingat misi kita untuk menangkap Mukade?" Tanya Yamato dan dibalas dengan anggukan oleh Sakura, kemudian dia melanjutkan "Saat aku dan Naruto terjatuh, kami terkirim ke masa lalu dan aku dan Naruto bertemu dia serta Yondaime-sama, Shibi-san, Chouza-san dan juga Kakashi-senpai saat dia masih kecil. Dan ternyata Mukade juga terkirim ke masa itu dan menyamar dengan nama Amrukozan. Dia benar-benar merepotkan kami berdua, tapi serangan Rasengan gabungan ayah dan anak itu berhasil mengalahkan Amrukozan dan kami dikirim kembali ke masa sekarang oleh Yondaime-sama dan sebelum itu aku pun memberi salam perpisahan pada Kakashi-senpai hahahaha… Tapi sepertinya ada yang salah dengan jurus Yondaime-sama. Karena seharusnya kami melupakan semua kejadian disana, tapi kami malah tidak melupakan apapun."
"Oh jadi begitu…" Jawab Sakura.
"Bagaimana kabar adikku, Kakashi?" Tanya Itachi pada Kakashi.
"Kau tenang saja Itachi…" Jawab Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Dia sudah kembali ke jalur yang benar, meskipun setelah perang selesai… Dia bertarung dengan Naruto karena dia ingin melakukan revolusi di Elemental Nation dan membuat kedua tangan mereka putus."
"Setidaknya dia sudah menjadi orang yang lebih baik." Balas Itachi. Kemudian dia melihat Hagoromo dan berkata "Rikudou-sama, kenapa tubuhmu perlahan-lahan mulai menghilang?"
"Sepertinya aku telah menghabiskan semua chakra dan Life Force milikku untuk membawa kalian kembali ke dunia kehidupan." Jawab Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Sepertinya waktuku sudah habis… Elemental Nation memang sudah musnah, tapi hidup kalian belum. Bangkitlah putra-putriku, dan raihlah kehidupan kalian di dunia kalian yang baru ini."
Tubuh Hagoromo pun hancur menjadi serpihan-serpihan cahaya dan Nagato yang melihat itu pun berkata "Kalian dengar perkataan Rikudou-sama kan? Kalau begitu ayo kita mulai hidup baru disini, tapi kita tidak melupakan orang-orang yang telah berjasa pada kita di Elemental Nation. Lebih baik kita mencari tempat untuk tinggal dulu untuk mala mini, baru esoknya kita mulai mencari Naruto dan Sasuke."
"Hn." Balas semua orang.
-To Be Continued-
AN: Done… Akhirnya Elemental Nation hancur juga dan Team 7, Gaara, Shikamaru, dan Lee dikirim oleh Hagoromo ke Dimensi DxD. Chap depan mungkin akan ada battle sama Kokabiel, battle NaruSasu vs Hinata dan Toneri dan pertemuan mereka dengan para survivor dari Elemental Nation.
Review:
Naru x Rias lovers:
Iya, Aisha-chan disini punya chakra.
Sagianto:
Ya enggak lah, Naruto udah punya semua Bijuu… Buat apa minta bantuan Great Red? Ane lebih suka si Great Red bantuin Issei kaya di LN, soalnya kalo Naruto dibantuin sama para Bijuu yang gabungan kekuatannya jadi Juubi itu akan seimbang dengan Issei yang dibantu oleh Great Red. Ane udah fix Hinata no pair, penjahat tidak butuh cinta. Jadi no NaruHina, no SasuHina, no GaaHina, atau no ToneHina.
Hyuuhi Ga Ara:
Ya enggak papa, toh kalo nambah enggak bakal dikabulin juga. Soalnya udah fix.
Damrieo:
Yah, ane enggak maksa ente sih. Entenya aja yang kagak pernah baca AN ane yang bilang Hinata bakal ane buat disini. Jadi bukan salah ane kalau anda sendiri yang memilih untuk melihat fic ini. Karena dari chapter-chapter sebelumnya, udah diwanti-wanti sama ane. HINATA AKAN JADI DARK DAN BUKAN JADI PAIR NARU. Paham kan? Ya tentu saja paham, buktinya sudah di un-fav dan un-follow.
Iib Junior:
Ini serangan mendadak vroh… Bahkan Toneri sudah membuat ribuan meteor besar yang dia kirimkan dari bulan kesemua desa besar elemental. Dan satu hal lagi, ente kan bilang mereka sudah berpengalaman melawan ninja dengan Rinnegan. Tapi ini bukan Rinnegan vroh, ini Tenseigan… Yang satu sabetan Kinrin Tensei Baku bia membuat bulan terbelah menjadi dua. Intinya, kekuatan Rinnegan untuk membentuk bulan dan Tenseigan menghancurkannya.
Uzumaki Megami:
Iya, tapi bukan jadi anggota peerage Rias atau Sona.
Ryuuki Namikaze Lucifer:
Mereka baru tau pas diberitahu sama para survivor(Korban yang selamat) dari hancurnya Elemental Nation abis battle vs Kokabiel dan sebelum Rapat 3 Fraksi Makhluk Supernatural. Atau mereka akan tahu saat Hinata memberitahu dengan gamblang pada Naruto yang nanti akan melawan dia abis dia berhasil lawan Kokabiel.
Deva Gremory:
Ane buat Sara jadi Queen karena di aslinya, dia adalah seorang Ratu… Ratu dari Rouran.
Tenshisha Hikari:
Kalau Sasuke itu dendamnya tidak mengerikan tapi terkesan labil. Dia tidak bisa memutuskan apa yang terbaik untuk dirinya sendiri dan lebih suka mengikuti arus, walaupun arus itu sesat.
Aditya Pratama 081131:
Itu kan julukan dari Naruto setelah dia dengar cerita dari Kushina dan dia menggabungkan Konoha no Kiiroi Senko and Chishio Akai no Habanero dan jadilah Konoha Orenji Hokage.
Tritoallstar:
Kata siapa nambah, orang cuma 2. Rias dan Akeno aja.
Uzumaky Nurroni:
Ya bisa juga, soalnya dia enggak tega… Karena walau bagaimanapun dia adalah temannya sendiri. Lawan Sasuke aja, dia masih ragu.
Hitaro Hanzo:
Nope… Cuma Obito, Trio Ame sama Itachi doang kok.
Ryuketso no Hato:
Disini happy ending bagi protagonisnya dan antagonisnya bad ending hahahaha.
Dian Rusdianto:
Hagoromo mengorbankan seluruh chakra sama Life Force dia untuk memanggil mereka semua dan menghancurkan tubuhnya yang udah jadi spirit.
Zowell81:
Enggak bisa.
The Black Water:
Bisa, kan di chapter 2 dipake buat lawan Sirzech sebentar.
Ayub Pratama 792:
Mereka diteleportasikan sama Hagoromo.
Shinn:
Boleh juga tapi marga atau nama belakangnya kok sama kaya nama depan ya, Asuka. #Plaaakkk. Kalo bisa nanti sama Lee atau sama OC.
Raitogecko:
Kan Yamato bisa promotion entar. Dan dengan promotion, pawn bisa berubah jadi apa aja. Tapi mereka kalo bisa enggak bakal masuk Rating Games sih… Tapi cuma buat organisasi buat melindungi fraksi iblis dan para manusia sekaligus organisasi tandingan dari Khaos Brigade.
Michael Gabriel:
Iya, dan Yasaka sangat terpukul nanti pas tahu Jiraiya juga udah mati.
Namikazeall:
Memang itu rencana saya dari awal vroh…
AoiKishi:
Kan sudah ada daftarnya. NaruSasu itu satu peerage… Soalnya Sasu enggak punya semangat kepemimpinan kaya Naruto, meskipun dia lebih pinter dari Naruto beberapa kali lipat.
TekoTitanic:
Sebenarnya ada yang ane kurang tambahin… Dia nakut-nakutin Xenovia dengan mata rubah tajam milik Kurama. Bahkan dengan mata ini saja, Shin Uchiha cilik aja ketakutan. Padahal awalnya saja ganas dan bisa nusuk Shin Uchiha besar.
Fans:
Ane bosen kebanyakan NaruHina mulu. Mentang-mentang canon, fic lain selain pair NaruHina dijudge mulu.
Root-Wood:
Mereka udah nyampe di chap ini tapi belum ketemu NaruSasu.
EnterSandman:
Untuk saat ini belum.
Rahmanarief:
Kan ini bukan romance Hinata sama Toneri vak.
Ero Azazel: Thanks.
