Name: Heroes From Another World
Author: The World Arcana
Genre: Friendship,
Rating: M

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Pair: Naruto Uzumaki x Rias Gremory x Akeno Himejima x Sara, Sasuke Uchiha x Sona Sitri x Tsubaki Shinra, Sakura Haruno x , Kakashi Hatake x Rossweise, Issei Hyoudou x Harem, Itachi Uchiha x Serafall Leviathan, Nagato Uzumaki x Konan, Yahiko x , Gaara x Reya Kusaka, Shikamaru Nara x Seekvaira Agares

Chapter 15: Khaos Brigade and New Akatsuki

Saat ini Naruto Uzumaki, salah satu mantan hero di Elemental Nation sedang melihat ayah mertua dan kakak iparnya yaitu Lucius Gremory dan juga Sirzech Lucifer. Dia marah karena dua orang ini tiba-tiba saja dua orang ini datang bersama dengan Grayfia Lucifuge, kakak iparnya dan juga queen dari Sirzech saat dia sedang melatih Issei dan mengatakan padanya untuk berpisah dengan Rias dan putrinya untuk sementara waktu karena perbuatan Hinata dan Toneri yang hampir membunuh putrinya beberapa hari lalu.

"Tunggu dulu…" Ucap Naruto yang wajahnya sudah memerah karena menahan marah, kemudian dia melanjutkan dan menatap dua orang di depannya ini dengan tajam "Apa maksudmu bilang aku harus berpisah dengan Rias-chan dan Aisha-chan untuk sementara waktu. Aku tidak salah dengar kan, tou-sama, nii-sama?"

"Sayangnya itu benar, Naruto-kun." Jawab Lucius.

Braaaakkkk

"TAPI KENAPA!" Teriak Naruto yang sudah marah dan sebagian chakra Kurama pun bocor dan membuat dua orang itu merinding karena kekuatan yang dimiliki Naruto sudah menyamai Sirzech atau melebihinya.

"Naruto, turunkan tekanan energimu itu." Ucap Sirzech dan Naruto pun menurunkan sebagian kekuatannya dan dia pun berkata "Aku tahu kau marah dengan keputusan kami ini. Tapi hal ini tidak bisa dihindari lagi… Apa kau lupa ada mantan temanmu yang dendam padamu dan hampir membunuh keponakanku?"

"Tapi kenapa harus menjauhkanku dengan mereka? Aku bisa melindungi mereka, SIALAN!" Balas Naruto.

"Kalau kau ingin bisa menemui mereka lagi… Urus dulu urusanmu dengan mereka dulu, Naruto-kun." Ucap Lucius.

Naruto pun terdiam dan Sirzech pun melanjutkan "Kau melawan mereka setelah kau berhasil membunuh Kokabiel kan? Kenapa kau tidak membunuh mereka berdua saat itu, Naruto?"

"A-Aku…" Balas Naruto yang menutup matanya dan dia pun berkata "Aku tidak bisa melakukannya."

"Kenapa?" Tanya Sirzech.

"Karena salah satu dari mereka adalah temanku." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia adalah teman pertamaku di Konoha selain Sasuke, Shikamaru dan Chouji. Dia adalah orang pertama yang mengakuiku sebagai seorang manusia bukan bocah Kyuubi atau anak buangan. Aku memang tidak mempunyai perasaan apapun padanya… Tapi dia menolongku saat aku melawan Pain walaupun dia tahu itu akan membuatnya kehilangan nyawanya, dia memberiku support untuk melanjutkan perang saat aku depresi karena kematian salah satu rekanku. KAU PIKIR AKU AKAN MEMBIARKAN SALAH SATU SAHABATKU BERJALAN DI JALAN KEGELAPAN SAMA SEPERTI SASUKE DULU! Kalau kau pikir aku akan membiarkan salah satu temanku bernasib sama seperti Sasuke… Kau salah Sirzech!"

"Naruto… Kau harus buka matamu itu. Gadis itu tidak bisa disadarkan lagi! Dia bukan hanya ingin membunuh Rias saja tapi putrimu juga! Putrimu itu hanyalah seorang bayi yang tidak tahu apa-apa. Dan juga gadis itu tidak seperti Sasuke saat aku mendengar background tentang Sasuke dari Kakashi. Dia itu memang pernah berkhianat… Tapi apa dia pernah mencoba menghancurkan dimensinya sendiri dan orang-orang di dalamnya?" Tanya Sirzech yang sudah bertatapan mata dengan Naruto.

Naruto pun menundukkan kepalanya saat mendengar akan hal itu… Kemudian Sirzech pun melihat Naruto untuk terakhir kalinya dan berkata "Aku minta maaf Naruto… Tapi aku melakukan ini demi kebaikan adik dan juga keponakanku. Aku tidak punya pilihan lain lagi. Ayo kita pergi tou-sama dan kau Grayfia… Bawa Rias-chan dan Aisha-chan ke Underworld nanti."

Lucius dan Grayfia pun menggangguk dan mereka menghilang dengan menggunakan lingkaran sihir klan Gremory. Kakashi pun datang dan melihat murid sekaligus putra satu-satunya dari senseinya itu kelihatan sangat sedih dan dia pun menghampirinya dan berkata "Kau tidak apa-apa, Naruto?"

"Kenapa hidupku tidak pernah tenang, Kakashi-sensei?" Tanya Naruto dengan nada pelan tapi Kakashi masih bisa mendengarkannya, kemudian dia melanjutkan "Yang aku inginkan dari dulu setelah aku kembali dari Training Trip disini hanyalah aku bisa membawa Sasuke kembali ke Konoha dan kami bisa berteman lagi serta mempunyai kehidupan bahagia dengan Rias-chan setelah aku kembali lagi kesini. Tapi yang aku dapatkan malah kekacauan… Konoha diserang oleh Pain, aku tiba-tiba saja dianggap sebagai Child of Prophecy oleh Oogama Sennin dan lalu terpaksa ikut serta dalam perang besar antara 5 desa besar dengan Akatsuki. Aku pikir setelah semua itu, Rikudou Sennin akan memberikanku kebahagian karena dedikasiku… Tapi sekarang aku terpaksa harus dipisahkan dari Rias-chan dan putriku. Hidup ini tidak adil sensei…"

"Hidup itu memang tidak pernah adil Naruto…" Ucap Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Aku yakin kau pasti kuat menjalani semua ini Naruto. Perang dimensi kita sudah membuatmu mentalmu sekuat fisikmu, aku yakin."

Setelah itu Kakashi dan Naruto pun mengumpulkan Rias dan para peeragenya serta peerage dari Naruto kecuali Konan, Obito, Nagato, Yahiko, dan Itachi serta dia memberitahukan semua yang dikatakan oleh Sirzech pada mereka semua. Rias yang mendengar itu pun murka saat pada kakaknya dan Gasper yang sudah mulai menyukai Naruto dan menganggapnya sebagai saudara pun bertanya dengan nada lirih.

"Jadi kau akan pergi dari sini, Naruto-san?" Tanya Gasper.

"Sayangnya iya." Jawab Naruto, kemudian dia melihat Issei dan dia pun berkata "Kau ingin bertanya sesuatu, Issei?"

"Jadi kami semua akan tinggal di Underworld mulai dari sekarang?" Tanya Issei.

"Tidak. Kalian masih bisa tinggal disini dan hanya Rias yang tinggal di Underworld. Dia masih bersekolah disini seperti kalian tapi setelah kalian selesai sekolah, dia harus kembali ke Underworld." Jawab Naruto.

Rias pun menatap suaminya itu dengan tatapan sedih dan dia pun berkata "Jadi kau akan tinggal dimana, Naruto-kun?"

"Mungkin kami akan pindah ke Kyoto. Mengingat ada orang yang kami kenal disana." Jawab Naruto yang mengingat Yasaka dan juga Kunou.

"Lalu bagaimana dengan sekolahmu dan teman-temanmu, Naruto-niichan?" Tanya Koneko yang saat ini sudah meneteskan air mata karena harus berpisah dengan orang yang sudah dianggap kakaknya lagi.

"Mungkin kami tidak akan sekolah lagi. Mengingat beberapa dari kami payah dalam pelajaran disini karena pelajaran di sini sangat berbeda daripada akademi ninja." Jawab Naruto yang mengusap-ngusap rambutnya.

"Hanya kau serta Lee dan Shikamaru, Naruto. / Naruto-kun." Bantah Gaara, Sasuke, Karin, Sakura, Sai dan Sara. Shikamaru sebenarnya pintar dan mengerti tentang pelajaran-pelajaran di sekolah itu tapi kemalasannya seperti biasa menutupi kepintarannya.

'Kejamnya….' Batin Naruto yang cemberut pada sahabatnya serta queennya itu. Itu membuat semua orang disana tersenyum tapi tetap saja itu belum cukup untuk menutupi kesedihan mereka.

"Maafkan aku, Naruto-san. Kalau saja aku lebih kuat dan bisa melawan dua orang itu…" Ucap Issei yang mengepalkan tangannya karena kekalahannya melawan Toneri dan Hinata harus membuat Naruto berpisah dari anak dan istrinya.

"Jangan minta maaf…" Potong Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau serta Yuuto, Xenovia dan yang lain sudah berusaha keras. Aku juga tidak bisa berharap banyak pada kalian mengingat dua orang itu berbahaya. Pertama dua orang itu bisa menggunakan Gudoudama yang dikenal di duniaku bisa membunuh apa saja yang disentuhnya serta perempuan itu Hinata sangat ahli untuk mematikan syaraf lawan… Bahkan dengan bantuan matanya, dia bisa menentukan titik fatal yang bisa dia matikan agar musuhnya itu melemah atau mati. Aku minta maaf karena telah membawa masalahku pada kalian terutama pada kau dan putri kita, Rias-chan."

Kemudian Konan dan sisa peerage Naruto yang lain pun datang dan membawa tas yang berisi pakaian mereka dan Obito pun berkata "Ayo kita pergi Naruto… Aku sudah menyiapkan barang-barang kita."

"Ah terima kasih Obito." Balas Naruto, kemudian dia melihat Rias dan berkata "Kalau begitu aku pergi dulu Rias-chan. Jaga dirimu dan putri kita baik-baik."

Cup

Naruto dan Rias pun berciuman sebentar dan itu membuat Akeno dan Sara cemburu. Lalu Naruto pun melepaskan ciuman mereka dan akan berjalan keluar dari ruang klub Rias bersama para peeragenya tapi dia dihentikan oleh Rias "Tunggu dulu, Naruto-kun."

"Ada apa Rias-chan?" Tanya Naruto.

"Ini…" Jawab Rias yang memberikan sebuah ponsel pada Naruto dan dia pun melanjutkan "Setelah sampai disana hubungi aku dan beri kabarmu setiap hari ya. Dan kau Sara-san, tolong jaga suamiku agar dia tidak membuat masalah diluar."

"Tanpa kau bilang aku juga akan melakukannya Gremory. Kau lupa kalau aku ini queen-nya." Balas Sara yang menatap Rias dengan tatapan kesal.

Naruto pun tetap memandang ponsel yang diberikan Rias dan dia pun berkata "Rias-chan… Aku bisa bertanya sesuatu padamu kan?"

"Kau ingin bertanya tentang apa, Naruto-kun?"

"Bagaimana caranya memakai benda ini ya?" Balas Naruto dan itu membuat semua orang dari peerage Rias sweatdrop dan melihat Naruto dengan tatapan aneh.

-Khaos Brigade Headquarter-

Di markas Khaos Brigade… Vali yang datang bersama Bikou dan juga Hinata serta Toneri pun disambut oleh beberapa member Khaos Brigade. Kemudian muncul gadis cantik bertubuh kecil dan berambut hitam yang mendatangi mereka dan memperhatikan Hinata dan Toneri dengan seksama.

"Vali… Apa dua orang yang kau bawa ini adalah dua orang yang kumaksud waktu itu?" Tanya gadis ini.

"Benar sekali, Ophis-sama." Jawab Vali, kemudian dia melanjutkan "Mereka berdua adalah Toneri Otsutsuki dan Hinata Hyuga. Mereka manusia tapi kekuatannya tidak bisa kita anggap remeh."

"Mereka tidak terlihat kuat." Celoteh salah satu iblis yang juga ikut menyambut Hinata dan Toneri.

Hinata pun hanya memilih diam karena setelah dia menjadi seorang avenger, dia menjadi lebih pendiam dari biasanya. Sedangkan Toneri yang sudah mengaktifkan Tenseigan Chakura Mode miliknya pun menatap mata iblis itu dengan tajam dan dia pun berkata "Kau ingin mencoba kekuatanku, makhluk aneh?"

Iblis itu pun mencoba menyerang Toneri dengan Demonic Power-nya karena tersinggung atas sindiran Toneri, tapi gadis bernama Ophis itu menghentikannya dan dia pun berkata "Hentikan itu kalian berdua… Atau aku akan membunuh kalian berdua."

"Seperti kau bisa membunuhku saja, gadis loli." Gumam Toneri dan membuat Ophis menatapnya dengan tajam.

"Kau bilang apa Toneri-san?" Tanya Ophis yang geram karena dia mendengar gumaman dari Toneri.

"Tidak ada. Ayo kita pergi Hinata."

"Hn."

-Kyoto-

Saat ini Naruto dan para peeragenya pun sudah sampai di daerah kekuasaan Yasaka yang merupakan rumah dari berbagai Youkai. Saat Naruto melintas lebih jauh, Naruto pun terhenti karena dihadang oleh seorang Tengu Youkai yang sedang berjaga. Dan Naruto pun ingat kalau Youkai Tengu itu juga orang yang menghadangnya saat dia berkunjung ke Kyoto bersama dengan Jiraiya satu tahun lalu.

"Berhenti!" Teriak Tengu Youkai itu yang sudah menghalangi Naruto dan teman-temannya untuk melintas lebih jauh.

'Sosoknya mengigatkanku pada Susanoo…' Batin mereka berempat setelah melihat sosok Tengu Youkai itu dengan seksama.

"Kau melupakan aku?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Padahal kita baru berpisah satu tahun yang lalu Karasu. Ingatanmu itu memang payah ya."

"Apa itu kau, Naruto-san?" Tanya balik Youkai bernama Karasu dengan nada terkejut. Dia tidak menyangka kalau bocah yang mencoba melintas ke Kyoto saat ini ternyata adalah bocah yang dulu datang ke Kyoto bersama dengan gurunya satu tahun lalu.

"Tentu saja ini aku. Memangnya kenapa?" Balas Naruto.

"Tidak…" Jawab Karasu, kemudian dia melanjutkan "Hanya saja aku merasakan kau memiliki aura seperti para iblis di luar sana padahal kau bukanlah iblis tapi manusia."

"Aku iblis sekarang, Karasu." Ucap Naruto dan itu membuat Karasu terkejut, tapi kemudian dia melanjutkan "Tapi cukup basa-basinya. Apa Yasaka-san ada di rumahnya saat ini?"

"Ya, dia ada." Jawab Karasu, kemudian dia melanjutkan "Kau bisa menemuinya, aku yakin Kunou-chan akan senang sekali. Tapi meskipun aku dan mungkin para Youkai lain respect padamu dan gurumu. Bukan berarti aku akan membiarkan teman-temanmu berbuat ulah disini karena aku tahu mereka semua juga seorang iblis sepertimu, Naruto-san."

"Ya… Mereka semua adalah anggota peerageku." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku yakinkan padamu bahwa mereka tidak akan membuat masalah. Aku yang menjamin itu."

Karasu pun menggangguk karena dia percaya pada Naruto dan dia pun mengantar mereka semua ke depan kediaman Yasaka yang rumahnya menurut Naruto tidak ada banyak perubahan. Dia jadi tidak sabar untuk menemui Kunou yang sudah dia anggap adiknya sendiri.

Tok

Tok

Tok

Kemudian keluar suara wanita yang sangat lembut yang berasal dari dalam yang Naruto sudah kenal itu suara siapa "Siapa?"

"Ini saya Karasu, Yasaka-sama." Jawab Karasu, kemudian dia melanjutkan "Ada tamu yang ingin bertemu denganmu…"

"Baiklah, tunggu sebentar." Ucap Yasaka dan dia pun membuka pintunya dan menatap Karasu dengan intens "Ada apa Karasu dan siapa tamu yang kau maksud itu?"

"Itu adalah aku, Yasaka-san." Ucap Naruto dan dia pun berkata "Yo!"

"Naruto-kun! Itu benar-benar kau." Ucap Yasaka yang sudah memeluk seorang pemuda atau pria yang dia anggap putranya sendiri, kemudian dia melanjutkan "Kau bertambah tinggi dan menjadi setampan ayahmu, Naruto-kun. Pasti dia dan Kunou-chan akan senang saat bertemu denganmu Naruto-kun."

"Terima kasih Yasaka-san." Balas Naruto yang sudah melepaskan pelukan Yasaka dan dia pun mengabaikan glare dari Sara untuknya karena orang yang memeluknya itu sudah dia anggap sebagai ibunya sendiri. Mana mungkin dia menyukai orang yang sudah dia anggap ibunya sendiri.

"Siapa yang datang Yasaka?" Tanya seseorang berambut putih panjang dan memiliki sebuah coretan di kedua pipinya. Dia pun terkejut saat melihat Naruto, tapi dia abaikan dan dia pun berkata "Selamat datang Naruto. Kau sudah bertambah tinggi sekarang ya?"

"E-Ero-sennin…" Ucap Naruto terbata-bata saat melihat gurunya yang seharusnya sudah mati saat ini sedang berada di hadapannya dan dia terlihat baik-baik saja meskipun dia saat ini sedang menggunakan kursi roda. Kakashi, Nagato, Konan, dan juga Yahiko pun juga terkejut dan berkata "Jiraiya-sensei! / Jiraiya-sama!"

Setelah pertemuan mereka dengan Jiraiya… Jiraiya dan Yasaka pun mengundang mereka untuk makan bersama. Kunou yang juga sudah kembali setelah berjalan-jalan dengan pengasuhnya pun senang karena dia bisa bertemu sosok kakaknya lagi sedangkan Trio Ame sudah dimaafkan oleh Jiraiya dan membuat mereka tersenyum. Selama mereka semua makan… Naruto pun tidak bisa berhenti untuk melihat Jiraiya dengan tajam dan itu pun membuat Jiraiya risih.

"Berhentilah melihatku seperti itu, gaki." Ucap Jiraiya yang sudah menghentikan acara makannya.

"Kau keterlaluan ero-sennin." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau masih hidup tapi kenapa kau tidak kembali ke Konoha? Apa kau tahu aku hampir menjadi pembalas dendam seperti Sasuke karena aku sangat dendam pada Pain karena kau?"

"Tapi kau tidak melakukannya kan?" Tanya Jiraiya.

"Bukan itu masalahnya ero-sennin!" Teriak Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah mengganggapmu sebagai ayahku sendiri. Aku kau tahu seberapa sedihnya aku saat aku mendengar kau tewas saat melawan Pain? Aku pikir… Kita berdua bisa kembali kesini berdua dan saat aku menikahi Rias kau akan menjadi waliku sebagai pengganti ayahku dan kita akan menjadi keluarga. Tapi impian itu hancur karena kabar itu… Aku sudah kehilangan kedua orang tuaku, Hiruzen-jiji dan lalu kau. Aku bahkan sampai membenci Tsunade-baachan karena kabar kematianmu itu karena dialah yang memberi izin padamu untuk menyusup ke Amegakure. Apa kau tahu kematianmu itu lebih membuatku hancur dibandingkan saat kematian Neji dan perginya Sasuke ke Konoha? Itu karena aku sudah mengganggapmu sebagai keluargaku, ero-sennin!"

Jiraiya pun merasa bersalah pada Naruto karena derita yang dia berikan pada anak didiknya itu dan dia pun berkata "Aku minta maaf, Naruto… Jujur aku juga ingin melihatmu menjadi Hokage yang terkuat daripada semua Hokage terdahulu, melihatmu menikah dan mempunyai anak tapi aku tidak bisa. Aku bahkan saat itu berpikir aku akan mati karena banyak besi hitam yang menusuk tubuhku dan mengacaukan aliran chakraku dan mati tenggelam di dasar lautan Amegakure… Tapi ternyata takdir berkata lain. Saat aku bangun, aku ternyata terkirim ke sini dan Yasaka mengobatiku sampai aku sembuh. Aku masih bisa menggunakan chakra seperti dulu tapi aku tidak bisa berjalan seperti dulu. Aku ingin berkunjung kesana tapi aku tidak tahu bagaimana cara untuk kesana karena portal yang menghubungkan dua dunia itu pasti belum akan terbuka karena waktu itu baru satu tahun kurang semenjak kedatangan kita kesini serta aku sudah lelah mengejar-ngejar cinta yang tidak akan terbalaskan. Aku sungguh minta maaf, Naruto."

Naruto pun tidak tahu harus berkata apa. Tapi kemudian dia menghela nafas dan berkata "Aku maafkan kau, ero-sennin."

"Berhentilah memanggilku itu." Ucap Jiraiya dengan nada kesal tapi ada senyum tipis yang muncul di wajahnya karena dia sudah dimaafkan oleh Naruto "Ada Kunou-chan disini…"

"Memangnya kenapa?" Tanya Naruto dengan nada santai.

"Dia sekarang sudah menjadi ayahku nii-chan karena beberapa bulan lalu dia sudah menikah dengan kaa-chan." Jawab Kunou dengan nada sedikit kesal karena dia mungkin masih belum terima ibunya menikah dengan orang mesum.

"A-APAA!" Teriak Naruto dan para temannya karena tidak percaya orang yang mesum seperti Jiraiya bisa mendapatkan wanita secantik Yasaka.

'Lucky bastard…'

'Kau memang masternya, Jiraiya-sama.'

'Sepertinya aku harus lebih banyak berguru pada sensei.'

"Kenapa kalian berteriak seperti itu?" Tanya Jiraiya, kemudian dia menyadari sesuatu dan dia pun berkata "Memangnya ceritaku ini sulit dipercaya apa?"

"Sangat." Jawab Naruto, Yahiko, Nagato, dan Konan.

"Kalian itu muridku kan? Bela aku sedikit apa." Ucap Jiraiya dengan nada kesal pada keempat muridnya itu tapi dibalas oleh keempat orang itu dengan cengiran. Kemudian Jiraiya pun sudah memperlihatkan raut wajahnya yang sudah mulai serius dan dia pun berkata "Ok… Aku ingin tanya sesuatu. Aku tahu Naruto kesini karena Rias tapi kenapa kalian semua bisa berada disini dan tidak ada di Elemental Nation?"

"Tempat itu sudah hancur, Jiraiya-sama." Jawab Gaara.

Saat mendengar itu Jiraiya pun sedikit terkejut dan dia pun berkata pada Gaara "Hancur bagaimana, Gaara-san?"

"Elemental Nation dihancurkan oleh seseorang bernama Toneri Otsutsuki yang sepertinya mempunyai hubungan dengan Rikudou Sennin karena memiliki klan yang sama dengannya yang mentargetkan Naruto dan Sasuke serta Hinata Hyuga yang berkhianat karena dia benci pada Naruto yang tidak membalas perasaannya. Aku yang saat itu di Konohagakure dan Lee yang membantu Rokudaime Hokage yang berhasil dikalahkan oleh Toneri, Sakura, Sai, Karin, serta Shikamaru adalah orang-orang yang selamat dari kiamat di dunia itu Jiraiya-sama. Bahkan menurut Sakura, dia mendengar sendiri kalau Hinata membunuh adiknya dan mengambil mata Byakugan miliknya untuk menambah kekuatannya"

Mendengar itu Jiraiya pun semakin terkejut dan dia pun melanjutkan "Aku tidak menyangka putri Hiashi itu akan melakukan itu."

"Aku juga tidak menyangka dibalik wajahnya yang terlihat innocent dan baik itu mengandung monster yang sangat berbahaya yang keluar saat Naruto memutuskan untuk keluar desa bersama dengan Sasuke dan pergi ke sini." Tambah Sakura.

"Apa mereka sudah mati?" Tanya Jiraiya.

"Sayangnya belum. Dia pergi beberapa sebelum kami dikirim kesini oleh Rikudou Sennin dan Elemental Nation benar-benar hancur." Jawab Shikamaru, kemudian dia melihat Yasaka dan dia pun berkata "Oh ya, Yasaka-san. Apa kau tahu tentang Khaos Brigade? Aku dengar organisasi itu merekrut Toneri dan Hinata karena Tenseigan mereka dan juga device buatan Toneri yang bernama Kote."

Sebelum Yasaka menjawab, Jiraiya pun memotongnya dan bertanya "Apa itu Kote?"

"Kote itu adalah penemuan baru dari seorang ilmuwan di Konoha. Device itu bisa membuat seorang Shinobi atau civilian bisa menggunakan teknik apapun asal sang pengguna memiliki scrollnya. Contohnya Naruto bisa memakai Chidori atau Sasuke serta Gaara bisa memakai teknik Kagemane milik Shikamaru." Jawab Kakashi yang mewakili Shikamaru.

"Terdengar mengerikan." Ucap Jiraiya.

"Sangat." Balas Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Bayangkan saja… Jika device itu dipunyai oleh civilian maka jika ada yang menggunakannya untuk kejahatan pasti yang disalahkan adalah kita para Shinobi dan para Shinobi akan mulai bergantung pada alat itu dan melupakan kekuatannya sendiri. Itu tidak bisa dibiarkan. Makanya itu aku menaruhnya ke dalam penjara… Tapi sepertinya Toneri mendapatkan resep untuk membuat device itu sebelum Elemental Nation hancur."

"Apa kalian semua masih ingin tahu tentang Khaos Brigade?" Tanya Yasaka.

"Yup."

"Khaos Brigade adalah dark organization yang dipimpin oleh seseorang yang memiliki kekuatan naga yang sangat kuat. Anggota mereka lumayan banyak dan mereka membaginya menjadi beberapa kelompok. Seperti Old Maou Faction yang berencana untuk menghabisi semua Yondai Maou dan mengambil jabatan mereka karena mereka percaya kalau mereka lah yang lebih berhak akan jabatan itu sebab mereka adalah keturunan langsung Yondai Maou yang lama. Lucifer, Leviathan, Asmodeus dan Beelzebub." Ucap Yasaka.

"Seperti Katarea Leviathan?" Tanya Naruto.

"Ya." Jawab Yasaka, kemudian dia melanjutkan "Kau kenal dengan dia?"

"Sebenarnya dia mengacau ke rapat antara 3 fraksi dan mencoba membunuh seseorang bernama Serafall Leviathan." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi sepertinya dia mati oleh Azazel saat dia bertarung melawannya."

"Yang kedua adalah Hero Faction yang dipenuhi dengan manusia berkekuatan luar biasa yang benci pada makhluk supernatural. Misi mereka untuk melindungi umat manusia…" Ucap Yasaka.

"Well, itu tujuan yang bagus." Potong Karin.

"Tapi dengan cara membunuh para makhluk supernatural tanpa terkecuali. Dan organisasi bebas yang aku belum tahu pasti siapa saja anggotanya." Lanjut Yasaka.

"Aku tarik kata-kataku tadi." Balas Karin.

"Kalau itu benar-benar tujuan sebenarnya dari Hero Faction… " Ucap Sasuke, kemudian dia melihat semua temannya dan berkata "Maka kita juga akan menjadi incaran mereka, minna."

"Apa maksudmu, Sasuke-san?" Tanya Jiraiya, tapi kemudian Yasaka shock saat menyadari persamaan aura Naruto dan semua anggota peeragenya dan dia pun berkata "Apa kalian semua itu adalah iblis?"

"Ya." Jawab Naruto. Itu pun membuat Jiraiya, Yasaka dan Kunou shock dan kemudian dia pun melanjutkan "Aku menjadi iblis karena orang yang aku cintai, Rias Gremory juga merupakan iblis."

"Kau kekasih dari Rias Gremory?" Tanya Yasaka.

"Sebenarnya dia itu istriku karena aku dipaksa menikahinya setelah aku berhasil mengalahkan mantan tunangannya." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Memangnya kenapa?"

"Kakaknya yang bernama Sirzech adalah partner bisnis kami disini." Jawab Yasaka dan Jiraiya.

"Naruto…" Panggil Naruto.

"Ada apa Obito?" Tanya Naruto

"Saatnya kita membangkitkan Akatsuki dari kuburnya." Jawab Obito.

"Kau ingin aku membangkitkan kembali Akatsuki dan para membernya yang lain seperti Hidan, Kakuzu, dan Kisame?" Tanya Naruto.

"Bukan begitu bodoh." Jawab Obito, kemudian dia melanjutkan "Maksudku… Kau dan kita semua sebagai peeragemu akan membangkitkan Akatsuki dan memulai semuanya dari nol untuk melawan Khaos Brigade. Kita tidak bisa membiarkan Khaos Brigade atau Hero Faction mengincar kita lagipula dark organization vs former dark organization tidak terlalu buruk kan?"

"Itu benar." Jawab Yahiko, kemudian dia melanjutkan "Kita bisa membuat Akatsuki yang baru. Maksudku, kalau Akatsuki versiku bisa dibuat menjadi jahat dengan berbagai sentuhan… Kenapa kita tidak membuat kembali Akatsuki dengan tujuan semula sebelum tujuan Akatsuki melenceng karena kematianku?"

"Well, itu bisa diterima." Jawab Naruto dan Sasuke, kemudian Naruto pun melanjutkan "Tapi ketuanya siapa? Kau mau Obito?"

"Tidak. Aku tidak mau menjadi ketua Akatsuki lagi." Jawab Obito.

"Nagato…"

"Karena Yahiko sudah ada jadi aku menolak." Balas Nagato, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Maaf…"

"Yahiko…"

"Aku sudah memberikan jabatanku ke Nagato…" Balas Yahiko, kemudian dia melanjutkan "Kalau dia tidak mau. Aku juga tidak."

Naruto yang mendengar ketiga leader Akatsuki itu menolak jabatan itu pun frustasi dan mulai menjambak rambutnya sendiri "Argggghhhh! Kalau kalian pada tidak mau… Yang jadi ketuanya siapa?"

"Tentu saja kau, Naruto." Jawab Kakashi.

Naruto pun terkejut dan dia pun berkata pada gurunya itu "Ke-Kenapa aku sensei? Kenapa bukan kau, Gaara atau Sasuke saja? Atau Shikamaru yang kepintarannya sudah tidak diragukan lagi?"

"Karena kau itu kuat." Jawab Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Aku kalah darimu ingat?"

"Sudah aku bilang kalau pertarungan di Valley of the End itu seri, teme." Balas Naruto.

"Karena kau adalah penerusku sebagai pimpinan di Konoha, Naruto." Jawab Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Karena Konoha sudah tiada maka Akatsuki adalah tempat yang cocok untuk menguji kepemimpinanmu, Naruto."

"Sudah kau terima saja Naruto. Aku ini sudah lelah menjadi pemimpin dan juga jangan pilih Shikamaru karena kau tau kemalasannya itu sudah akut." Jawab Gaara.

"Baik…" Ucap Naruto yang sudah pasrah, dan kemudian dia melanjutkan "Kita semua akan membuat organisasi baru bernama New Akatsuki yang akan kupimpin bersama dengan Sasuke sebagai wakilku. Apa ada yang keberatan?"

Sasuke pun ingin mengatakan keberatan tapi mayoritas dari teman-temannya tidak ada yang keberatan dengan keputusan Naruto dan itu membuatnya mendeathglare Naruto yang sudah cengar-cengir seperti orang gila dan dia pun membatin 'Sialan kau Naruto!'

-To Be Continued-

AN: The World Arcana is BACK! Ane baru sadar kalau fic The Two Overlord ane lebih banyak diminati daripada fic Ultimate Team Arc 2 punya ane karena fic The Two Overlord Chapter 6 ane mendapatkan 32 review dan fic Ultimate Team Arc 2 ane baru mendapatkan 7 review saja. Tapi enough with that! BTW, ane membuat Naruto and the gank membangun Akatsuki dari nol dan bermarkas di Kyoto untuk melawan Khaos Brigade dan Naruto bertemu dengan guru serta father figure-nya. Kejutan kan… Jiraiya x Yasaka-nya. Ane juga terkejut. BTW, anggota tim New Akatsuki lebih baik cukup dengan Naruto dan para peeragenya aja atau ditambah? Dan apakah tim DxD juga akan dibuat seperti di canon?

The Great of Madara-sama:

Ini udah lanjut.

Fifi:

Enggak bisa… Mereka bertiga memang jadi pair Naruto tapi bertahap. Hal yang sama juga terjadi sama Sasuke dan juga Sona serta Tsubaki.

Nexad Party:

Kalo PM belum tentu ada yang buka. Lagian ane juga jarang buka PM karena gak pernah dapet inbox.

Exodia:

Kalau gitu kenapa bukan anda yang buat fic seperti saya daripada anda mengeluh kaya gitu. Ente pikir author itu di duta gak ada kerjaannya dan harus ngelayanin permintaan reader yang minta update cepet mulu. Author itu bukan waiter/waitress atau babu yang bisa kalian semua suruh update cepet. Kalau bisa update cepet ya kita update juga kok. Emangnya ente bantuin ane di duta sampai-sampai anda maksa banget kaya gitu? Pikir dan renungkan wahai reader…

Guest:

Karena sudah dari sananya ane buat begitu bro wkwkwkwk.

Onii-Chan:

Pasti ada…

Guest:

Kenapa sih Navers sekarang itu suka mikir yang aneh-aneh… Madara sama Naruto itu beda vroh. Madara itu dari awal udah punya Sharingan sendiri malah udah sampe Eternal Mangekyou lagi, jadi dia cuma butuh sel Hashirama yang merupakan reinkarnasi Ashura jadi pantes kalau dia punya Rinnegan. Kalau Naruto punya Sharingan dari siapa? Dari Obito… Enggak bakal bisa karena Obito bukan reinkarnasi Indra. Kalau dapet itu pun harus punya Madara atau Sasuke. Masalahnya… Apa mereka akan memberikan mata itu pada Naruto? Ane rasa tidak karena Madara dan Sasuke itu bergantung pada matanya kalau matanya dikasih Naruto mereka bertarung pakai apa? Pake Gunbai dan Kusanagi… Itu belum cukup.

Zmaky Rz754:

Ada… Tapi masih lama. Dan ane gak bakal buat NaruHina dekat walaupun yang minta saudara ane sendiri. Got that?

Fajar Meutuah960:

Seriously -_- Itu alasan paling mainstream yang ane dengar dari penyuka NaruHina. So, NO!

Rozinamikaze:

Ane sih kasian juga. Tapi kali-kali ane kasih pelajaran aja buat NHL disana yang suka ngajak war NSL atau SSL cuma gara-gara oppai Sakura kecil. So what? Memang oppai Sakura kecil tapi siapa gadis yang disukai Naruto pertama kali apa dua gadis ber-oppai besar kaya Ino sama Hinata? Sakura kan. Kesel aja NHL kok mikir Naruto suka sama Hinata gara2 oppainya. Kayaknya mereka enggak pernah nonton Naruto vs Pain atau Naruto: The Last. It's sad really. Apalagi ada yang bilang Sakura lemah dan suka ngumpet di belakang Naruto dan Sasuke… Apa mereka gak liat aksi Sakura pas lawan Kaguya.

Wise Nothingness:

Ophis bukan sama Naru tapi ane udah bikin sendiri siapa pairnya. Ravel statusnya cuma kaya Koneko dan Kunou, little sister figure. Pair boleh juga tuh Gaara/Reya Kusaka sama Rock Lee/Tsubasa Yura.

Ryan69:

Ya ampun bro… Dikira teknik itu lama kelamaan gak bakal bertambah kuat. Teknik Ino-Shika-Chou yang ngelawan buronan gendut yang akhirnya kalah sama Tsunade aja enggak mempan tapi pas udah di Shippuden mereka bisa nahan Kin atau Gin sebelum dia dimasukkin ke Kohaku no Johei. Padahal mereka juga punya chakra Kurama kan? Atau Rasenshuriken yang dulu gak bisa dilempar dan membuatnya jadi teknik berbahaya untuk penggunanya tapi kemudian bisa dilempar sama Naruto. Jurus itu selalu berimprovisasi, enggak mentok di tengah jalan. Itu memang typo.

Michael Gabriel 455:

Kalo kena tusuk bisa mati bro. Kan masih bayi, tubuhnya fragile.

Dracule Bathory:

Mungkin.

Riki Ryugasaki:

Kan Toneri sebelum Elemental Nation pergi ke Konoha. Masa sih dia enggak dapet banyak scroll jutsu buat device milliknya.

TekoTitanic:

Kalau itu… Akan ane lakukan sebisa ane dengan bantuan teman-teman ane.

Alfa Uzukaze:

Tentu saja bisa… Makanya itu bisa berbahaya. Apalagi ada teknik Shika yang bisa ngendaliin bayangan atau teknik Edo Tensei atau teknik berbahaya lainnya.

Senju-nara Shira:

Ini udah rilis

Enggak. Dia baru tahu di chapter ini.

No hardcore spoiler

Belum diketahui.

Udah rilis kan?

Masih lama -_-

The Silent Reader:

Sorry… Harusnya Shakuton saja. Dan btw, Sasuke enggak cuma make jurus itu dengan Enton: Susanoo Kagutsuchi saja lho tapi Enton: Kagutsuchi juga bisa

Guest:

Tsubaki juga.

AshuraIndra64:

Nanti kali pas final chapter tapi itu masih sangat lama.

StiffMarco:

Hinata: Membalas dendam sama Naruto dan Rias

Toneri: Membalas dendam pada keturunan Hagoromo yaitu reinkarnasi Ashura dan Indra karena Madara atau Zetsu yang mencuri Gedo Mazou di bulan.

Momoka:

This again? Ente baca fic dark Naruto gih terus ente pikir… Naruto aja bisa dibuat jahat kenapa Hinata kagak. Ane yakin banyak orang diluar sana yang kaya gitu meskipun balas dendamnya enggak kaya di fic ini.

Tenshisha Hikari:

Memang bisa dan gak butuh pengorbanan.

UzuNami Tara217:

Ya. Ada saatnya…