Name: Heroes From Another World
Author: The World Arcana
Genre: Friendship,
Rating: M

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Pair: Naruto Uzumaki x Harem(Rias Gremory, Akeno Himejima, Sara) Sasuke Uchiha x Sona Sitri x Tsubaki Shinra, Sakura Haruno x Yuuto Kiba, Kakashi Hatake x Yugao Uzuki(Past), Kakashi Hatake x Rossweise, Issei Hyoudou x Harem(Irina Shidou, Asia Argento, Xenovia Quarta, Koneko Toujou), Itachi Uchiha x Izumi Uchiha(Past), Itachi Uchiha x Serafall Leviathan, Nagato Uzumaki x Konan, Yahiko x Konan(Past), Yahiko x , Karin x Suigetsu(Past), Karin x , Sabaku no Gaara x Reya Kusaka, Shikamaru Nara x Sabaku no Temari(Past), Shikamaru Nara x Seekvaira Agares, Sai x Ino Yamanaka(Past), Sai x , Yamato x , Obito Uchiha x Rin Nohara(Past), Obito Uchiha x , Rock Lee x Tsubasa Yura

Chapter 17: Naruto and Sara vs Kuroka and Bikou

-Kyoto, DxD Dimension-

Naruto yang saat ini menggunakan mode Senjutsu barunya dan Sara yang sudah mengeluarkan Naginata miliknya melihat dua musuh yang berada di dekatnya. Bikou dan Kuroka, Youkai monyet dan juga Nekousho yang merupakan kakak dari Koneko Toujou yang dulu bernama Shirone. Melihat itu Bikou langsung melesat dan mengarahkan tongkatnya emasnya ke arah Naruto.

"Memanjanglah Nyoi-Bo!" Ucap Bikou dan tongkatnya pun memanjang ke arah Naruto dan nyaris mengenai wajahnya jika saja Naruto tidak memiringkan kepalanya sedikit dan membuat serangan Bikou meleset 'Tch…'

Kuroka juga mulai maju dan menyerang Naruto tapi Sara menyerangnya dan membuatnya menghindar ke belakang. Kemudian Naruto menyerangnya Kuroka dengan tinjunya tapi Kuroka menghalangnya. Bukannya kesal atau apa, Naruto malah menyeringai dan menyeringai 'Apa yang dia pikirkan…'

Buuaaaakkkk

Kuroka pun terlempar oleh energi tidak terlihat yang mendarat ke wajahnya. Kuroka yang terlempar itu bangkit dan membatin 'Apa yang terjadi, nyaa? Aku sudah jelas-jelas menahan serangannya tadi… Tapi kenapa pukulannya masih mengenaiku? Aku tidak boleh mengganggapnya remeh, nyaa."

Bikou yang melihat itu ingin membantu Kuroka tapi Sara menghalanginya dan berkata "Lawanmu adalah aku monyet. Lagipula jika kau memilih untuk membantu temanmu dan melawan Naruto-kun belum tentu kau bisa melawannya walaupun kalian melawannya berdua."

"Grrrrrrrr…"

"Akan aku habisi kau gadis tomat!" Teriak Bikou yang menyerang Sara dengan tongkatnya dan Sara mem-block serangan Bikou dengan Naginata miliknya dan dia menatap Bikou dengan kesal.

"Kau membuatku kesal monyet…" Ucap Sara yang langsung mementalkan Bikou yang menendangnya dengan kaki yang sudah dilapisi oleh chakra dan kemudian dia membuat handseal "Jangan pernah memanggilku dengan sebutan gadis tomat! Futon: Kazeryuu no Jutsu!"

Duuuuuaaarrrr

"Ugh…" Ucap Bikou yang terluka saat terkena serangan naga angin milik Sara, kemudian dia bangkit dan membatin 'Ini adalah satu pelajaran untukku… Jangan pernah membuat seorang perempuan marah karena itu sungguh merepotkan.'

Dengan Naruto yang sedang bertarung dengan Kuroka… Tiba-tiba saja tubuh Kuroka berubah menjadi banyak dan Naruto yang melihatnya memicingkan matanya dan berkata 'Ini seperti Kage Bunshin tapi sepertinya bukan. Uhm minna, Apa kalian tahu dimanakah yang asli?'

"Kenapa kau tanya pada kami, baka!" Teriak Kurama, kemudian dia melanjutkan "Pakai Negative Emotion Sensing milikmu."

"Oh ya aku lupa." Balas Naruto dan itu membuat dirinya dan para Bijuu yang lain sweatdrop dan dia langsung menggunakan tekniknya yang hanya bisa digunakan saat dia menggunakan Kyuubi Chakura Mode atau Bijuu Mode tapi di mode Senjutsu miliknya yang baru ini dia bisa menggunakannya juga dan dia langsung berhasil menemukan dimana Kuroka yang asli 'Disana…'

Naruto pun melesat ke arah Kuroka yang asli dan semua ilusinya mencoba menghalanginya tapi Naruto berhasil mengembalikan para ilusi itu ke habitatnya semula dan dia memukul perut Kuroka dan membuat Kuroka terkejut dan dia pun berkata "Ke-Kenapa kau bisa…?"

"Kau tidak perlu tahu…" Jawab Naruto, kemudian dia menyalurkan Senjutsu miliknya ke tangannya "Kawazu Tataki!"

"Arrrgggghhhhh!" Teriak Kuroka yang terlempar jauh karena pukulan Naruto yang sudah dimasukkan energi Senjutsu Naruto dan membuatnya tertabrak ke tembok.

"Kuroka!" Teriak Bikou yang masih bertarung dengan Sara saat dia melihat sahabatnya terluka tapi dia dikagetkan oleh puluhan shuriken yang dilapisi elemen angin oleh Sara dan itu membuat Bikou terkena beberapa luka cabik karena sifat pemotong dari Futon yang lumayan tajam bahkan bisa mematahkan sebuah pedang logam.

"Sialan kau…" Ucap Bikou yang menatap Sara dengan tajam.

"Harusnya kau lebih fokus pada pertarunganmu sendiri." Balas Sara yang mengabaikan tatapan tajam dari Bikou.

"Kenapa?"

Kuroka yang terluka karena serangan Naruto pun melihat iris Naruto yang berwarna merah dengan pola aneh dan Naruto melanjutkan perkataannya "Kenapa kau meninggalkan adikmu sendiri? Kau kakaknya bukan… Kuroka Toujou, kakak dari Koneko Toujou!"

Kuroka pun tersentak akan pertanyaan Naruto dan kemudian dia menatap Naruto dengan tajam "Apa pentingnya itu untukmu? Memangnya kau ini siapa?"

Swinnnnnggg

Duuuaaaaarrr

Naruto pun muncul di depan Kuroka dengan Bijuu Mode yang sudah aktif dan dia menghujamkan Rasengan di tembok yang berada beberapa senti dari kepala Kuroka "Itu penting untukku karena aku sudah mengganggapnya sebagai adikku sendiri. Bukan seperti kau yang meninggalkanya padahal kau itu kakak kandungnya sendiri!"

Kuroka pun tertunduk dan jika dilihat baik-baik ada tetesan air yang keluar dari matanya. "Apa kau tahu apa saja memori buruk yang kau berikan padanya, Kuroka? Apa kau tahu dia selalu takut dengan kata Senjutsu karena ulahmu? Aku ingin sekali mengajarkan Koneko Senjutsu tapi karena memori buruknya tentang itu menghalangiku untuk mengajarinya. Apa kau punya penjelasan tentang itu?"

"Memangnya kau tahu apa tentang diriku!" Teriak Kuroka di depan wajah Naruto, kemudian dia menjauhkan tubuh Naruto darinya dan berkata "Apakah kau ada disana saat itu terjadi?"

Naruto pun terdiam saat mendengar perkataan Kuroka dan Bikou juga Sara memutuskan untuk tidak ikut campur karena urusan mereka menyangkut Koneko, sosok yang mereka berdua sama-sama sayangi "Kalian semua itu sama saja… Kalian selalu saja menuduh seseorang tanpa melihat kejadian yang sebenarnya sama seperti para Yondai Maou itu. Apa yang Maou Lucifer itu katakan padamu dan pada adikku, huh? Apa dia mengatakan bahwa aku terpaksa membunuh master lamaku karena dia ingin memanfaatkan tubuhku dan juga kekuatan adikku? Apa dia menceritakan kalau aku meninggalkan Shirone karena aku diburu oleh pihak Underworld dan aku tidak mau membawa-bawa dia ke dalam masalahku?"

Naruto terdiam dan menundukkan kepalanya dan kemudian Kuroka melanjutkan "Tapi dia tidak! Dia menceritakan sebaliknya pada semua orang bahkan adikku dan lihat apa yang terjadi. Dia memberikan adikku sebagai budak adiknya dan membuat adikku sendiri membenciku? Apa itu adil? Aku tanya sekali lagi… APA ITU ADIL!"

"Kau membuatku muak…" Ucap Kuroka, kemudian dia menggabungkan Senjutsu dan Youjutsu miliknya "Aku akan membunuhmu, Naruto Uzumaki!"

Boooooommmm

Naruto pun menyilangkan kedua tangannya di hadapan dadanya dalam posisi X dan membuat serangan Kuroka hanya berhasil mendorong dirinya ke belakang saja. Sara yang melihatnya ingin membantu Naruto tapi dia terlempar karena wajahnya terkena tongkat dari Bikou yang memanjang "Harusnya kau juga fokus pada lawanmu, gadis tomat."

"Tch…"

Sedangkan dengan Naruto, dia pun melihat Kuroka yang kekuatannya bertambah kuat, Kurama yang melihat Naruto sudah menggunakan mode normalnya lagi pun berkata "Hebat sekali NarutoSeharusnya kau sudah kalahkan dia dari tadi bukan membuat gadis itu marah."

"Aku hanya tidak terima perbuatannya pada Koneko-chan…" Balas Naruto, kemudian dia menatap tanah di bawahnya dan berkata "Tapi setelah aku mendengar ceritanya, aku malah kasihan padanya. Cerita dia membuatku teringat pada Itachi."

"Kau benar tentang itu Naruto…" Balas Gyuuki, kemudian dia melanjutkan "Dia mengorbankan dirinya sendiri untuk adiknya tapi akhirnya malah dia yang dibenci oleh adikknya sendiri… Beruntungnya adik angkatmu itu tidak mempunyai ambisi seperti Sasuke dulu untuk membunuh Itachi."

Saat Naruto berbicara dengan Bijuu-nya, dia pun tidak sengaja menghirup asap yang dibuat oleh Kuroka dengan tekniknya dan itu membuat tubuhnya limbung dan duduk dengan posisi terjatuh 'Sial… Apa yang terjadi pada tubuhku?'

"Bagaimana kabut racun buatanku, Naruto Uzumaki-san? Sempurnakah…" Tanya Kuroka dengan nada manis yang dibuat-buat, kemudian dia melanjutkan "Racun ini akan membunuhmu perlahan-lahan dan lalu aku akan membunuh gadis berambut merah itu setelah aku mengakhirimu…"

'Sial! Kabut racun…' Batin Naruto yang merasa staminanya berkurang perlahan-lahan kemudian dia berkata pada salah satu Bijuu miliknya 'Saiken! Netralisir racun ini segera…'

"Segera Naruto…"

Sara yang saat ini sedang bertarung dengan Bikou terkejut saat melihat kondisi Naruto dan dia pun membatin 'Apa yang terjadi padamu, Naruto-kun?'

"Ah… Pasti Kuroka sudah menggunakan kabut racunnya." Ucap Bikou dan membuat Sara menatapnya "Tenang saja gadis tomat. Rekanmu itu akan mati secara perlahan-lahan… Apalagi mengingat dia adalah master dari Senjutsu dan Youjutsu. Senjutsu master seperti dirinya tidak akan pernah bisa mengalahkan Kuroka."

Kuroka yang dari tadi menyeringai saat melihat Naruto semakin melemas dari tadi langsung menghentikan seringainya saat dia melihat Naruto sudah berdiri dengan segar bugar sama seperti saat mereka beradu mulut tadi "Kau… Bagaimana kau bisa selamat dari teknik kabut racunku? Kau bukan seekor naga bukan?"

"Huh…" Balas Naruto dan dia melanjutkan dengan nada polos "Maksudmu makhluk bersayap, bermuka jelek dan bisa menyemburkan api itu?"

Kuroka bahkan Bikou juga Sara pun sweatdrop dengan perkataan Naruto yang mendeskripsikan seekor naga dengan sangat buruk tapi Naruto menyeringai dan energi Senjutsu kembali lagi ketubuhnya dengan iris mata berbentuk ( - ) dan pigmen berwarna orange di sekitar matanya "Tapi aku hanya seorang Shinobi yang bisa menggunakan Senjutsu. Sennin Mode!"

Kuroka yang melihat itu pun menyiapkan mode bertarungnya 'Senjutsu miliknya yang ini terlihat lebih lemah daripada yang pertama kali dia gunakan tapi tetap saja aku harus waspada.'

Bikou ingin membantu Kuroka karena dua orang pengguna Senjutsu dan Youjutsu akan lebih mempunyai kesempatan menang lebih besar melawan pengguna Senjutsu yang tidak bisa dia duga saat ini akan bertarung kembali dengan Kuroka tapi langkahnya terhenti oleh sebuah Naginata yang dimiliki oleh Sara yang memang sengaja dia lemparkan untuk menghalangi jalannya.

"Oh monyet-san…" Ucap Sara dengan nada dibuat semanis-manisnya, kemudian dia membuat handseal dan dia pun berkata "Kalau kau mau membantu temanmu… Tolong kalahkan mereka dulu, Kyuumenju!"

"Seiryuu!"

"Byakko!"

"Suzaku!"

"Genbu!"

"Kinja!"

"Tennyo!"

"Shinigami!"

"Hokuto Sennin!"

"Nanto Sennin!"

"Nah sudah semuanya…" Ucap Sara, kemudian dia duduk dengan santai dan dia berkata pada Bikou "Silahkan lawan mereka dulu. Aku sedang sibuk melawanmu… Seorang ratu sepertiku tidak boleh terlalu capek bertarung kau tahu."

"Sialan kau gadis tomat!" Teriak Bikou yang mencoba menyerang Sara tapi Hokuto Sennin menghalanginya sekaligus mementalkannya dengan tongkatnya.

"Bikou!" Teriak Kuroka yang mencoba menolong Bikou tapi dia dihalangi oleh Naruto yang menendangnya dengan kuat tapi Kuroka bisa menahannya dengan tangannya yang dilapisi dengan energy Senjutsu dan Youjutsu tapi dia masih terdorong ke belakang.

"Apa kau lupa siapa lawanmu Kuroka Toujou?" Tanya Naruto, kemudian dia teringat apa yang dilakukan Sara dan tersenyum 'Bukankah Kyuumenju itu teknik yang dipakai Menma di Gentei Tsukuyomi? Aku salut kau bisa menggunakannya Sara-chan… Kau memang ratuku."

"Tch…"

Bikou saat ini sedang melawan Sara yang sudah menggunakan teknik andalannya… Jadi dia hanya duduk santai saja dan membiarkan monster panggilannya saja yang melawan Bikou. Dia pun melihat Suzaku dan berkata sesuatu padanya dan membuat Bikou langsung waspada akan apa yang dilakukan Sara.

"Suzaku: Crimson Flame!"

Bikou pun terkejut saat melihat Suzaku mengepakkan sayapnya dan keluar hujan api dari kedua sayapnya itu. Bikou berhasil menghindari semua serangan hujan api itu dengan lincah dan dia menatap Sara dengan remeh "Hanya itu?"

"Oh ya, pikir lagi monyet-san…" Jawab Sara, kemudian dia tersenyum saat melihat Seiryuu "Seiryuu: Dragon's Roar!"

'Oh shit!'

Booooooommmm

Bikou terlempar saat terkena langsung serangan itu dan membuat Kuroka yang sedang beradu pukulan dengan Naruto berteriak. Kemudian Bikou memuntahkan darah dari mulutnya dan membatin 'Melawan satu monster sendirian saja sudah sulit… Apalagi melawan kesembilan monster itu sekaligus?'

"Akan kubunuh pelacur berwarna rambut merah itu…" Ucap Kuroka yang kesal saat dia melihat rekannya dipermainkan oleh monster Sara.

"Senpo: Rasengan!"

"Akhhh!" Teriak Kuroka yang terlempar ke belakang saat perutnya terkena Rasengan milik Naruto.

"Jangan panggil queenku dengan sebutan pelacur baka neko!" Teriak Naruto yang tidak terima Kuroka menjelek-jelekkan Sara dan membuat Sara tersipu malu karena Naruto yang membelanya.

"Jadi mereka berdua disini…" Ucap Vali yang turun dengan sayap mekaniknya saat melihat dua member tim-nya telah dikalahkan dan itu membuatnya berkata "Melawan dua orang saja tidak bisa… Dasar lemah."

"Kalau kau merasa kuat lawan aku disini, Hakuryuukou…" Balas Naruto. Dia terlihat murka pada Vali karena walaupun Kuroka adalah musuhnya tapi kakak kandung dari adik angkatnya itu adalah sosok yang kuat dan dia respect pada kekuatan Kuroka.

Vali pun mendeathglare Naruto dan sebelum sang kaisar naga dan reinkarnasi pemimpin Ninshuu ini bertarung, sebuah robekan dimensi muncul di area pertarungan dan memunculkan seseorang pemuda dan membuat Bikou serta Kuroka berkata "Arthur…"

"Kenapa kalian semua berada disini? Cepat kembali sebelum Ophis-sama mencari kalian." Ucap Arthur dan dia pun menghilang menggunakan robekan dimensi itu.

"Dasar orang itu…" Gumam Bikou yang sudah bangkit setelah terkena teknik Seiryuu dengan telak.

"Kinto-Un!" Ucap Bikou yang memanggil awan berwarna keemasan yang kemudian muncul di dekatnya.

Bikou dan Kuroka menaiki awan yang dipanggil oleh Bikou sedangkan Vali pergi menggunakan sayapnya. Melihat itu Naruto pun menatap tiga orang itu dan berkata "Hey kalian!"

"Mau apa lagi kau Uzumaki?" Tanya Vali.

"Katakan pada orang-orang di Khaos Brigade kalau kalian tidak akan bisa macam-macam lagi di kota ini." Jawab Naruto.

"Dan memangnya kenapa?" Tanya Vali dengan nada meremehkan.

"Karena kami, New Akatsuki tidak akan membiarkannya." Jawab Naruto dengan datar.

Vali pun terdiam, kemudian dia melihat wajah Naruto dan berkata "Jangan pikir organisasi milikmu itu bisa berhadapan dengan organisasi kami, Uzumaki. Saat organisasi kita berhadapan, aku akan melawanmu dan mengalahkanmu."

"Aku tidak tertarik untuk melawanmu. Aku sudah mempunyai rival dan aku tidak tertarik untuk mendapatkan rival lagi terlebih mengambil rival orang lain." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan dengan"Tapi beda lagi kasusnya jika aku berhadapan dengan Toneri dan Hinata."

Vali pun hanya diam dan dia langsung pergi bersama dengan kedua anak buahnya. Kemudian dia melihat Sara dan berkata "Hei, Sara… Hilangkan jutsumu itu. Musuhnya sudah pergi tuh."

"Oh ya…" Ucap Sara, kemudian dia menghilangkan jutsunya.

"Bagaimana pertarungan pertamamu, Sara?" Tanya Naruto saat dia melihat Sara sudah berjalan ke tempatnya berada.

"Sangat puas, Naruto-kun." Jawab Sara, kemudian dia melanjutkan "Apa kau sudah puas akan kekuatanku sebagai queen, Naruto-kun?"

"Sama seperti jawabanmu. Sangat puas." Jawab Naruto dengan tenang dan itu membuat Sara memasuki hyper mode dan langsung mengecup pipi Naruto dengan mesra "Terima kasih Naruto-kun, kau yang terbaik."

"Sama-sama." Balas Naruto yang wajahnya memerah karena ciuman tiba-tiba Sara.

"Oh ya, nee Naruto-kun…" Ucap Sara yang memeluk pergelangan Naruto dengan erat, kemudian dia melanjutkan "Kau masih ingat tentang Natsumi yang kuceritakan kan?"

"Tentu saja masih." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia putri angkatmu dan pewaris Rouran kan?"

"Yup." Balas Sara, kemudian dia melepaskan tangan Naruto dan berkata "Sebenarnya dia anak kandung kita berdua loh."

Wajah Naruto pun memucat dan kemudian dia berkata dengan nada gugup "K-Kau ber-bercanda kan Sara?"

Tapi Sara hanya tersenyum dan berjalan menjauh dari Naruto "Kau cari tahu saja sendiri Naruto-kun ufufufufu…"

"Hei Sara! Berhentilah bermain-main! Rias bisa membunuhku nanti!" Teriak Naruto yang sudah panik tapi Sara hanya tersenyum saja dan malah terus berjalan dan membuatnya bertambah jauh dari Naruto.

"SARA!"

Naruto terus mengejar Sara dan memaksanya agar Sara terus terang tapi Sara malah memberikan senyuman mengejek pada Naruto sampai-sampai membuatnya kesal pada ratu tomat itu. Saat sampai di rumah Yasaka, Naruto dan Sara disambut oleh Sasuke yang menatapnya dengan Sharingan miliknya yang telah aktif.

"Darimana saja kalian?" Tanya Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Jangan bilang kau bercinta dengan Sara di suatu tempat."

"Bercinta endasmu…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Sara tadi melawan dua anggota Khaos Brigade."

"Kau serius?" Tanya Sasuke dan dijawab dengan anggukan kepala Naruto dan Sara, kemudian dia mendeathglare Naruto dan berkata "Kalau begitu kenapa kau tidak mengirimku atau yang lain telepati untuk menolongmu, usuratonkachi? Kau dengar dari Yasaka-san kalau mereka itu berbahaya kan?"

"Mereka berdua tidaklah sehebat itu." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Mereka memang mempunyai Senjutsu yang lumayan kuat tapi kami masih bisa menghadapinya."

"Apa yang kau ceritakan ini benar Naruto-kun?" Tanya Yasaka yang datang bersamaan dengan Jiraiya yang datang menggunakan kursi rodanya.

"Itu benar." Jawab Naruto.

"Tapi bagaimana bisa mereka berdua menyusup kesini? Aku pikir aku sudah memperketat keamanan disini karena kau dan para peeragemu membuat markas New Akatsuki disini, Naruto-kun." Tanya Yasaka.

"Aku tidak bisa menyalahkan keamanan disini Yasaka-san kalau salah satu dari penyusup itu adalah Kuroka Toujou, salah satu Stray Devil rank-SSS yang sangat diburu oleh fraksi iblis." Jawab Naruto.

Yasaka pun terkejut kalau Naruto bisa berhadapan dengan criminal rank-SSS seperti Kuroka dan tetap dalam keadaan hidup tapi Jiraiya biasa saja dan dia berkata "Kau terlalu meremehkan kami para Shinobi, Yasaka-hime. Di Elemental Nation memang criminal di sana hanya memiliki tingkat sampai S-rank tapi kekuatan mereka tidak kalah dengan orang-orang yang memiliki rank lebih tinggi daripada S-rank."

"Aku tidak bisa beragumen tentang itu, Jiraiya-kun." Balas Yasaka.

-Khaos Brigade Headquarter, DxD Dimension-

Di markas Khaos Brigade, Ophis yang merupakan ketua dari Khaos Brigade terlihat tidak senang karena dua dari anak buahnya dikalahkan oleh musuh yang menjadi incaran Toneri dan juga dia mendengar dari Vali bahwa orang itu telah membuat sebuah organisasi untuk melawan organisasinya. Kemudian dia melihat Toneri yang sedang mengerjakan tugasnya untuk membuat sebuah Kote yang saat ini desainnya menjadi seperti sebuah jam tangan tidak seperti dulu.

"Sedang apa kau disini?" Tanya Ophis.

"Kau tahu kan aku sedang mengerjakan apa, loli-chan." Jawab Toneri dengan santai yang saat ini membuat sebuah chip yang bertugas menggantikan gulungan mini untuk menyimpan jutsu di dalamnya.

"Berhenti memanggilku itu, Otsutsuki!" Teriak Ophis walaupun dalam lubuk hatinya paling dalam dia menyukai panggilan dari Toneri itu.

"Terserah…" Balas Toneri yang melanjutkan kembali pekerjaannya.

"Oh ya Toneri…"

"Hmm…"

"Kenapa kau mengubah konsep gulunganmu menjadi chip seperti itu?" Tanya Ophis.

"Karena desain Kote yang aku buat sekarang kubuat sama dengan jam tangan supaya lebih simpel dalam penggunaannya." Jawab Toneri, kemudian dia melanjutkan "Jadi aku membuat slot chip karena gulungan tidak akan bisa kugunakan untuk desain Kote milikku saat ini. Tapi tenang saja… Itu mudah digunakan dan diganti dengan chip lain."

"Kau cukup jenius bisa berpikiran jauh seperti itu Toneri." Ucap Ophis yang kagum pada pemuda di sebelahnya ini sambil memegang chip dengan tulisan 'Kuchiyose: Edo Tensei no Jutsu'

"Waw, itu pertama kalinya aku mendapat pujian. Terutama dari perempuan meskipun perempuan itu transgender." Balas Toneri yang menahan tawa saat mengatakan transgender karena dia mengingat salah satu member Khaos Brigade pernah mengatakan bahwa Ophis pernah memakai wujud pria tua dan membuatnya mendapatkan title Dragon God.

"Kau mau memujiku atau mengejekku sih?" Tanya Ophis yang wajahnya memerah karena malu berat atas perkataan Toneri dan dia juga menambahkan sentuhan deathglare pada Toneri.

"Dua-duanya mungkin." Jawab Toneri.

"Ugh, kau memang menyebalkan Toneri Otsutsuki…" Ucap Ophis.

"Terima kasih atas pujiannya." Balas Toneri yang mencoba memasukkan chip bertuliskan 'Kage Bunshin no Jutsu' ke dalam Kote buatannya dan kemudian muncul 3 Kage Bunshin di sebelah Toneri 'Berhasil… Tapi aku masih butuh beberapa persiapan lagi.'

"Itu bukan pujian, baka!" Teriak Ophis tapi Toneri mengabaikannya dan membuat Ophis meninggalkannya dengan raut wajah yang lebih kesal dibandingkan dengan saat dia menerima info tentang Naruto dan New Akatsuki miliknya dari Vali.

'Ophis… Dia wanita yang lumayan menarik.' Batin Toneri meskipun dia juga menyimpan hati pada sang Avenger yang berasal dari klan Hyuga itu. Kemudian dia memegang dadanya dan membatin 'Apa yang kulakukan ini benar Hamura-sama? Aku sudah menghancurkan Elemental Nation sesuai titahmu karena perbuatan Madara Uchiha yang berani-beraninya mengambil patung Gedo Mazou yang berada di bulan dan itu membuat Juubi dan Kaguya bangkit kembali. Apakah aku harus menghancurkan Naruto Uzumaki dan Sasuke Uchiha yang telah berhasil menyegel kembali Kaguya di perang besar di Elemental Nation dan membawa perdamaian disana? Aku tiidak boleh ragu… Aku harus yakin. Jika para anak-anak penghuni bumi yang dibuat oleh Rikudou Sennin itu tetap ada maka hal yang sama akan terjadi lagi. Aku tidak bisa membiarkan itu… Kedamaian sebenarnya akan tercapai jika semua orang yang berhubungan dengan Rikudou Sennin telah musnah terutama jika mereka berdua mati, Naruto Uzumaki dan Sasuke Uchiha."

-To Be Continued-

AN: Chapter 17 is up… Naruto dan Sara melawan Kuroka dan Bikou tapi maaf kalau fightnya enggak greget soalnya ane kurang ahli dalam battle scene. BTW, nanti ane buat Naruto mendiskusikan hal yang dia dengar dari Kuroka sama Sirzech enggak. Soalnya kan Sirzech disini memberikan Koneko sebagai peerage adiknya tapi dia enggak memberitahukan kebenaran pada Koneko biar Koneko enggak begitu membenci kakaknya. Juga Toneri masih mikirin tentang kejadian bangkitnya Kaguya sama Juubi yang disebabkan oleh Madara, salah satu reinkarnasi anak Rikudou Sennin yang bernama Indra. Jadi dia pikir kejadian yang sama akan terus terjadi jika Naruto dan Sasuke masih hidup. Jadi meskipun Elemental Nation hancur kalau Naruto sama Sasuke masih hidup, dia masih belum bisa tenang. Kalau Toneri bisa berubah baik atau tetap jahat abis Naruto dan Sasuke ngomong hati ke hati sama dia… Hinata enggak bakal bisa dibujuk. Karena dia hanya peduli sama dendamnya enggak kaya Toneri yang mencari perdamaian abadi dengan cara salah kaya Nagato sama Obito. Buat NHL yang enggak suka sama cerita ini… Mending enggak usah baca aja daripada ngeluh enggak jelas kaya di fic Jinchuuriki of Youkai Academy, OK. Soalnya lucu aja, masa author suruh menghargai reader yang butthurt karena NaruHina enggak jadi pair di itu fic. Bukannya kebalikannya ya, harusnya reader yang menghargai keputusan author. Oh ya… Question time. Apa Sara benar-benar serius kalau anak yang ada di reruntuhan Rouran itu anaknya dengan Naruto?

Izanagi - no - Okami

Review:

Rider1:

Ini udah jadi tapi maaf gregetnya level 0.5 aja.

Ahmad MahMudi:

Belum tahu tapi denger saran ente kok ane jadi bayangin Fem! Naru ya… Jadi ngeri.

TekoTitanic:

Ane udah settle kalo Tim Vali bakal masuk New Akatsuki entar.

Andriansyah Draco Lucifer:

Enggak… Meskipun Yahiko, Itachi sama Kakashi enggak bisa make Doujutsu lagi tapi tetep aja Naruto, Sasuke, Obito itu OP kalo masuk Rating Games. Apalagi Sara yang punya summon kaya Menma di Road To Ninja. Dimasukkin, tapi masih lama sih.

Nexad Party:

Kalo si Toneri kan rumornya di The Last dia make mata Hamura yang disimpen sama para pendahulunya tapi kalo Hinata dia pake matanya sendiri tapi karena dia adalah Byakugan no Hime… Jadi dia punya chakra Hamura di tubuhnya dan tinggal nyari Byakugan dari anggota klan Hyuga kaya Hanabi jadi anggota klan Hyuga yang lain bisa tapi yang matanya paling kuat selain Hinata kan Hiashi sama Hanabi dan mata Hiashi udah diambil sama Toneri, jadi dia milih mata Hanabi. Beda sama membangkitkan Eternal Mangekyou Sharingan.

Shirokami Khudhory:

Memang ane bikinnya enggak sama kaya canon kan… Makanya agak lama. Kalo disamain mulu nanti bilang jiplak dari LN.

Kirayna225:

Thanks tapi maaf kalo kurang atau enggak greget.

Lilcoln Abe8479:

Si Muka Jahat:

Ada tapi jarang muncul. Ane belum lihat Naruto nyegel apapun perasaan. Yang nyegel Kyuubi juga Minato bukan Naruto kan? Tapi rantai chakra sama massive chakra tetep ada.

Reza Scarlet:

Maaf kalau kurang greget.

Taufiqqurrahman172:

Hinata ane buat mati soalnya dia enggak bakal bisa disadarin dan di fic ini Koto Amatsukami enggak ada soalnya yang punya kekuatan ini cuma Mangekyou Sharingan punya Shisui dan dia udah mati + dua mata itu udah hancur(Satu sama Danzo yang satu lagi dibakar sama Itachi ET pake Amaterasu). Kyuumenju itu teknik Menma yang manggil 9 monster yang dipakai dia di Road To Ninja. Kalau dengki memang mereka berani lawan Naruto. Naruto itu kekuatannya OP dan posisinya di Underworld kuat soalnya dia adik ipar dari Maou Lucifer.

Michael Gabriel 455:

Sara ngomong kalo itu anak mereka berdua loh di chap ini tapi enggak tahu bercanda apa enggak. Belum sadar, Talk no Jutsu enggak bakal seefektif di Elemental Nation dalam waktu dekat.

Crucufix:

Jangan bahas kolor mending CD dan bra Asia Argento hahahaha :v Naruto yang menang tapi dia baru lawan Kuroka. Bikou ngelawan Sara dan ditembakin sama nafas naga Seiryuu.

Senju-nara Shira:

ini maybe.

enggak bisa kan dunia Kuchiyose juga termasuk di Elemental Nation tapi kalo Senjutsu masih bisa.

tahu

Naruto bakal ngajarin Rasengan ke Sara dan itu membuat Rias cemburu, teknik 5 elemen sama Kenjutsu.

Memang maksud ane begitu tapi kayaknya spesialis Fuinjutsu enggak deh soalnya 3 Uzumaki enggak expert dalam Fuinjutsu seperti Kushina.

Kagehiyasu:

Kenapa sih demen banget bahas chapter 4… Udh dibilang typo di chap 16 juga. Makanya biasain baca chap yang baru jangan chap yang jadul.

Tenshisha Hikari:

Kata siapa… Naruto menikmati ciumannya dengan Akeno terus dia punya ingatan romantisme dengan Sara yang sudah terbongkar, jadi itu lampu hijau loh.

UzuNami Tara 217:

Senjutsu di DxD penggambarannya susah sih kagak kaya di Naruto yang uda mendetail tentang keuntungan penggunaan Senjutsu sama jurusnya.

Archilles:

Hehehehe :v