Name: Heroes From Another World
Author: The World Arcana
Genre: Friendship,
Rating: M
Pair: Naruto Uzumaki x Harem(Rias Gremory, Akeno Himejima, Sara) Sasuke Uchiha x Sona Sitri x Tsubaki Shinra, Sakura Haruno x Yuuto Kiba, Kakashi Hatake x Yugao Uzuki(Past), Kakashi Hatake x Rossweise, Issei Hyoudou x Harem(Irina Shidou, Asia Argento, Xenovia Quarta, Koneko Toujou), Itachi Uchiha x Izumi Uchiha(Past), Itachi Uchiha x Serafall Leviathan, Nagato Uzumaki x Konan, Yahiko x Konan(Past), Yahiko x , Karin x Suigetsu(Past), Karin x , Sabaku no Gaara x Reya Kusaka, Shikamaru Nara x Sabaku no Temari(Past), Shikamaru Nara x Seekvaira Agares, Sai x Ino Yamanaka(Past), Sai x , Yamato x , Obito Uchiha x Rin Nohara(Past), Obito Uchiha x , Rock Lee x Tsubasa Yura
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Chapter 18: Confrontation and Revelation
Naruto saat ini sedang makan bersama di rumah Yasaka bersama dengan Yasaka, Jiraiya, Kunou dan juga para peeragenya. Dia terlihat sedih saat mengingat cerita Kuroka yang mengingatkannya pada Itachi. Jiraiya yang melihat itu pun berkata pada murid serta anak angkatnya itu.
"Naruto… Kau ini kenapa?" Tanya Jiraiya dan kemudian dia melanjutkan "Kau terlihat sedih."
"Aku teringat tentang pertarunganku dengan Kuroka." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku sangat membencinya karena sebagai kakak… Dia meninggalkan adiknya Koneko begitu saja tapi saat mendengar ceritanya, aku tidak tahu lagi ero-sennin."
"Memangnya kenapa?" Tanya Jiraiya.
"Cerita dia mengingatkanku dengan Itachi." Jawab Naruto dan yang bersangkutan melihat Naruto karena itu "Kalau Itachi dia menghabisi seluruh klan-nya agar Sasuke bisa tinggal dengan aman di Konoha karena setelah kejadian penyerangan Kurama, Hiruzen-jiji dan para tetua yang lain mencurigai kalau klan Uchiha akan membelot, jadi Itachi terpaksa melakukan itu. Kuroka, dia meninggalkan adiknya setelah membunuh masternya sendiri karena masternya mempunyai niatan buruk padanya dan Koneko. Aku takut kalau Koneko akan berakhir seperti Sasuke dulu dan membunuh Kuroka tanpa tahu penjelasan yang sebenarnya darinya. Apalagi Sirzech menyembunyikan kebenaran yang sebenarnya dari Koneko dan malah memberikan Koneko kepada Rias sebagai peeragenya."
"Dia tahu tapi dia tidak memberitahukan ini pada Koneko-san? Memangnya kenapa?" Tanya Yasaka yang tidak percaya atas fakta yang diberitahukan Naruto.
"Mungkin dia ingin membantu Rias supaya lepas dari Raiser." Jawab Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Itu adalah tujuan yang baik apalagi untuk adiknya sendiri, tapi tetap saja perbuatan dia salah dan tidak adil bagi Kuroka. Karena dengan itu… Dia membuat sebuah keluarga hancur."
"Tch, dia tidak tahu akibat dari sebuah dendam…" Ucap Sasuke secara tiba-tiba dan perkataan itu membuat semua orang menatapnya "Saat Koneko tahu kebenaran yang sebenar-benarnya dari orang lain maka dendam dia bukan tertuju ke kakaknya lagi tapi pada Sirzech sama seperti kejadianku yang mengubah dendamku pada Konoha saat aku mendengar fakta tentang Itachi dari Obito."
"Naruto…" Panggil Yasaka, kemudian dia melanjutkan "Aku pikir seharusnya kau mengatakan tentang hal yang kita bicarakan ini pada Sirzech agar dia mau menceritakan yang sebenarnya pada Koneko. Kalau dia mendengar dari orang lain ditambah dengan hasutan, maka dia akan dendam pada Sirzech dan dia bisa menyakiti istrimu Rias karena dia adik dari Sirzech."
Naruto pun cukup terkejut akan perkataan Yasaka karena dia tidak pernah menduga kalau Koneko bisa menyakiti Rias jika rahasia kakaknya terbongkar tapi dia tidak bisa membiarkan masalah it uterus melebar dan itu membuatnya berkata "Aku harus bertemu dengan Sirzech. Tapi bagaimana? Dia bilang aku tidak boleh menemui Rias sampai urusanku dengan Toneri dan Hinata selesai."
"Apa kau sudah memasang segel Hiraishin di Underworld?" Tanya Yasaka.
"Aku memasang dua. Di pusat kota Underworld, Lilith dan kediaman klan Gremory." Jawab Naruto.
"Kalau begitu bagus. Kau bisa kesana karena disana akan ada pertemuan para iblis muda." Ucap Yasaka yang sudah melihat Jiraiya "Benar kan Jiraiya-kun?"
Jiraiya menggangguk setuju akan perkataan Yasaaka, kemudian Naruto berkata "Tapi kenapa kalian berdua bisa tahu tentang hal ini?"
"Kami partner kerja Sirzech, ingat?" Tanya Yasaka.
"Oh ya, kau benar." Jawab Naruto, kemudian dia melihat para peerage dan berkata "Ayo minna! Kita datangi Underworld sekarang juga."
"Yosh!"
Sedangkan di Underworld, Rias dan Sona serta anggota peeragenya kecuali Akeno dan Tsubaki yang berhasil melewati tes dari Dragon King Tannin saat ini sedang menuju ke tempat rapat para iblis muda berlangsung. Di tengah perjalanan, sepupunya yang bernama Sairaorg Bael menghampirinya dengan queennya yang bernama Kuisha Abaddon.
"Yo Rias!"
"Hei Saiaorg…" Balas Rias yang tersenyum pada sepupunya itu.
"Hei Rias, mana suamimu yang bernama Naruto itu?" Tanya Saiaorg yang sudah berada di dekat Rias.
Rias bingung ingin menjawab apa, kemudian dia menaikkan alisnya dan berkata "Jangan bilang kalau kau ingin mengajak Naruto-kun bertarung?"
"Mau bagaimana lagi… Dia pengguna Senjutsu juga kan?" Tanya Sairaorg, dan Rias menjawabnya dengan anggukan. Melihat respon Rias, Sairaorg pun melanjutkan dengan riang "Pengguna Senjutsu melawan pengguna Senjutsu pasti menarik."
'Dasar maniak bertarung…' Batin Rias yang sudah menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sifat sepupunya itu, kemudian dia dan Sona berjalan menjauhi Sairaorg dan diikuti oleh para peeragenya dan Sona.
"Woy! Setidaknya beritahu dimana Naruto sekarang Rias!" Teriak Sairaorg yang kemudian menghela nafas dan dia melihat Kuisha "Ayo Kuisha-chan… Kita juga harus pergi kesana sebelum Zedolfol berulah lagi."
"Baik Sairaorg-kun." Balas Kuisha.
Sairaorg dan Kuisha akhirnya berjalan ke tempat pertemuan dan saat sampai di dalam, dia diberi suguhan pertengkaran antara Zedolfol heir dari klan Glasya-Labolas dan juga adik dari Falbium Asmodeus dan juga heiress dari klan Agares yang bernama Seekveira. Dia yang emosi karena tidak bisa bertemu dengan rivalnya dan juga kesal karena perbuatan Zedolfol yang memulai pertengkaran langsung menghajar wajah malang heir klan Glasya-Labolas itu sampai pingsan. Setelah para Yondai Maou berkumpul, mereka pun memulai pertemuannya.
Krieeeettt
"Maaf… Apa aku mengganggu pertemuannya?" Tanya seseorang berambut kuning keemasan yang memakai jubah bercorak awan merah yang Rias dan para peeragenya kenal.
"Naruto… / Naruto-kun… / Naruto-san…"
"Yup dan para peerageku juga." Balas Naruto yang tersenyum dan menunjuk orang-orang yang berada di belakangnya yang juga memakai jubah yang sama dengan jubah yang dipakai Naruto.
Ajuka yang melihat Naruto pun tersenyum dan berkata "Jadi kau akan mengikuti pertemuan ini juga Naruto-san?"
"Tidak Ajuka-sama." Jawab Naruto, kemudian dia melihat Sirzech dan melanjutkan "Aku ingin membicarakan sesuatu dengan Sirzech-niisama."
Sirzech yang mendengar itu kemudian melihat Ajuka dan berkata "Kau, Sera, dan Falbium bisa menangani pertemuan ini kan Ajuka?"
"Tentu saja." Jawab Ajuka.
Sirzech pun mengajak Naruto bicara di tempat yang lebih nyaman, para peeragenya termasuk Sara ingin mengikutinya tapi dia berkata "Kalian tunggu disini…"
Mereka semua pun menggangguk dan Sirzech mengajaknya keluar karena disana terlihat sepi. Kemudian Sirzech melihat mata Naruto dengan serius dan dibalas Naruto dengan tatapan yang sama dan dia pun berkata.
"Jadi apa yang membawamu untuk menemuiku Naruto?" Tanya Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Apa kau ingin menanyakan tentang kabar Rias dan Aisha?"
"Bukan itu…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tadi aku bertemu dan melawan seekor atau seorang kucing berwarna hitam dan dia mengatakan sesuatu yang sangat menarik. Jadi kau bisa jelaskan Sirzech-niisama?"
Sirzech tahu siapa yang Naruto maksud dan dia pun merespon "Jadi kau sudah tahu tentang hal itu, Naruto?"
"Tentu saja aku tahu, dia mengatakan itu tepat di depan wajahku." Jawab Naruto, kemudian dia melihat Sirzech dengan tajam "Kenapa kau melakukan itu? Kenapa kau membuat sebuah keluarga hancur? Apa kau tidak sadar kalau kau akan membuat insiden yang dulu terjadi pada Sasuke akan terjadi lagi?"
"Apa maksudmu, Naruto?"
"Bagaimana kalau dia memiliki dendam kesumat pada kakaknya, lalu dia mendengar fakta tentang kakaknya dari orang lain dan dia mengubah dendam dari kakaknya kepada kau dan Rias karena dia adalah adikmu. Apa kau ingin hal itu terjadi Sirzech?" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Sebelum kau membantah, aku harus memberitahukanmu kalau aku sudah pengalaman dengan hal seperti ini… Dulu Sasuke dendam pada Itachi karena dia membunuh semua anggota klan-nya kecuali dirinya tapi setelah dia berhasil membunuhnya dan dia mendapatkan fakta tentang Itachi yang ternyata diperintahkan oleh tetua di Konoha, apa yang dia lakukan? Dia menjadikan Konoha sebagai target dendamnya bahkan aku yang merupakan sahabatnya sendiri karena dia yakin aku akan menjadi penghalangnya untuk membalaskan dendam ke Konoha."
Sirzech pun terkejut karena mendengar perkataan Naruto… Karena dia tidak menyangka niatnya yang ingin membantu Rias untuk lepas dari Raiser dengan cara memasukkan Koneko, sang Nekoshou muda ke peeragenya malah akan berakhir serumit ini 'Apa yang telah aku lakukan?'
"Aku tahu kau melakukan ini karena kau ingin membantu Rias lepas dari Raiser karena dia akan memiliki peerage yang cukup kuat jika mereka harus berhadapan dengan Raiser di dalam rating games, tapi kau tidak pernah memikirkan sampai sejauh itu kan? Lagipula rencanamu itu telah gagal Sirzech. Tentu Koneko bergabung dalam peerage Rias, tapi dia saja takut pada kekuatannya sendiri... Bagaimana bisa dia membantu banyak kalau hal itu benar-benar terjadi." Lanjut Naruto, kemudian dia menepuk bahu Sirzech dan dia melanjutkan dengan nada tenang "Katakan yang sebenarnya padanya Sirzech. Koneko berhak mengetahui kebenaran itu lagipula aku tidak ingin dia menjadi Sasuke di masa lalu, seorang pembalas dendam."
"Baiklah, aku akan memberitahukannya. Aku juga selalu diselimuti perasaan bersalah tapi aku belum siap mengatakan yang sebenarnya pada Koneko." Ucap Sirzech yang menghela nafas setelah mendengarkan cerita dari Naruto.
"Baguslah kalau kau sudah mengerti." Balas Naruto yang berjalan masuk ke gedung tempat pertemuan itu berlangsung.
"Hei, Naruto…" Panggil Sirzech.
Naruto menghentikan langkahnya dan dia pun melihat Sirzech dengan tatapan malas ala Shikamaru "Ada apa?"
"Sebentar lagi akan ada turnamen rating games antara para iblis muda , karena itu aku membuat pertemuan ini." Jawab Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Apa kau dan para peeragemu ingin berpartisipasi dalam turnamen itu juga?"
"Sepertinya tidak." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan dengan nada lemas "Bukan maksudku meremehkan para generasi muda di fraksi ini, Sirzech-niisama… Tapi sepertinya kemampuanku dan juga para peerageku itu over-powered. Kau sudah tahu kemampuanku seperti apa kan? Memakai Sennin Mode biasa saja, aku hampir membuat Raiser mati… Apalagi mode yang kupakai untuk melawanmu, Bijuu Senjutsu Mode dan Rikudou Senjutsu Mode? Mata Sasuke, Eternal Mangekyou Sharingan dan Choku-Tomoe Rinnegan sangat berbahaya. Kalau aku yang menjadi lawannya, aku masih sanggup karena aku adalah rivalnya ditambah dia sangat cepat karena dia sudah menguasai Sunshin no Jutsu dengan sempurna. Aku baru tahu queenku Sara bisa menggunakan teknik yang dipakai counterpart-ku di Gentei Tsukuyomi dan teknik itu hampir membuatku mati. Sakura mempunyai kemampuan seperti monster dan tubuhnya bisa beregenerasi dari luka karena segel yang berada di dahinya. Lee…"
"Sudah-sudah! Aku tahu kemampuan peeragemu itu over-powered, jadi tidak usah menyebutkan kemampuan semua peeragemu." Potong Sirzech dan kemudian dia melanjutkan "Aku masih tidak habis pikir kenapa kau bisa mendapatkan orang-orang ini dengan satu set Evil Pieces milikmu. Padahal kalau tidak salah dengar, peeragemu yang bernama Gaara dan Kakashi itu memiliki rank tertinggi dari sistem shinobi di dimensimu kan?"
"Di dimensiku, aku dan Sasuke memang memiliki rank yang lebih rendah dari Gaara dan Kakashi-sensei karena kami berdua adalah seorang Genin." Jawab Naruto dan itu membuat Sirzech cukup terkejut karena dia sudah mendengar bahwa rank Genin adalah level terendah di sistem shinobi. Naruto yang melihat keterkejutan Sirzech pun melanjutkan "Tapi aku dan Sasuke lebih kuat dari mereka berdua karena aku dan dia adalah reinkarnasi putra dari leluhur semua shinobi di duniaku yang bernama Rikudou Sennin. Jadi itu normal-normal saja bagiku."
"Oh begitu." Balas Sirzech, kemudian dia melihat Naruto dan melanjutkan "Ayo kita kembali Naruto."
"Hn."
Naruto dan Sirzech kembali ke tempat pertemuan dan mereka menemukan bahwa pertemuan antara para iblis muda sudah selesai dan tempat itu dan hanya ditempati oleh Sairaorg, Seekvaira, seorang iblis muda bergender pria dan para peeragenya. Naruto dan Sirzech pun berjalan ke arah tempat peerage Naruto dan Rias berada, kemudian mereka disambut oleh mereka semua.
"Sepertinya kita melewatkan pertemuannya, Naruto." Ucap Sirzech.
"Ya, kau benar." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Maaf karena aku, kau jadi melewatkan pertemuan ini padahal kau adalah ketua fraksi iblis dan ini acara penting untukmu."
"Tidak masalah." Balas Sirzech, kemudian dia melihat Naruto dan tersenyum "Malah aku harusnya berterima kasih padamu karena kau telah membuka pikiranku lewat pembicaraan kita tadi."
"Sebenarnya apa yang tadi kalian berdua bicarakan, Naruto-niichan, Lucifer-sama?" Tanya Koneko.
"Nanti akan kami berdua bicarakan padamu Toujou-san. / Koneko-san." Jawab mereka berdua.
"Uhm, Naruto-san… Apa Lucifer-sama menawarkanmu bergabung dalam turnamen rating games kali ini?" Tanya Yuuto Kiba.
"Ya, tadi dia menawarkanku tapi aku menolaknya." Jawab Naruto dan itu membuat peerage Rias juga peerage dari iblis muda lain terkejut.
"Kenapa memangnya Naruto-kun?" Tanya Akeno.
"Aku dan para peerageku sedang sibuk mengurus organisasi yang aku dan Sasuke buat, jadi aku tidak ada waktu untuk acara seperti ini." Jawab Naruto setengah berbohong karena dia tidak ingin banyak High-Class Devil muda tersinggung jika dia mengatakan hal yang tadi dia katakan pada Sirzech di luar.
"Ayolah Naruto, kau pasti bercanda…" Ucap Sairaorg, kemudian dia menepuk pundak Naruto dan melanjutkan "Ini acara yang bagus untuk menguji kekuatan kita. Kau ingat setelah pernikahanmu dengan Rias… Kau berjanji untuk berduel denganku kan?"
"Ah, waktu itu ya. Maaf kalau aku tidak mengingat janjiku padamu waktu itu tapi tenang saja… Aku akan berduel denganmu tapi tidak sekarang Sairaorg. Masih banyak yang aku dan peerageku harus lakukan." Jawab Naruto, kemudian dia menghela nafas dan melanjutkan "Dan aku juga kurang tertarik dengan sistem Rating Games karena aku tidak suka para iblis muda menjadi pertunjukan untuk para iblis yang menjadi penonton di luaran sana. Kita ini diberikan kekuatan bukan untuk dipamerkan tapi untuk melindungi orang yang kita sayangi."
Seekvaira, Diehauser, dan Sairaorg menatap kagum Naruto ats perkataannya, lalu Kurama merasakan sesuatu dan dia pun berkata "Naruto… Aku merasakan ada energi negatif yang dipancarkan dari orang yang melihat bishop istrimu secara intens itu."
"Benarkah Kurama?" Tanya Naruto.
"Iya, tapi tenang saja. Kemampuannya masih lebih lemah daripada kau dan Sasuke bahkan semua peeragemu kecuali Karin dan Sai." Jawab Kurama, kemudian dia melanjutkan "Tapi tetap berhati-hatilah, orang ini tergolong sosok yang licik. Jadi tetaplah waspada padanya."
Orang yang dimaksud oleh Kurama kemudian pergi beserta para peeragenya dari tempat bertemuan bersama dengan Seekvaira, Diehauser, dan Sairaorg serta para peeragenya. Naruto yang melihat orang itu telah pergi pun bertanya pada Rias "Siapa pemuda yang barusan itu pergi, Rias-chan?"
"Oh, dia itu Diodora Astaroth. Adik dari Ajuka Beelzebub-sama." Jawab Rias, kemudian dia bertanya balik pada Naruto "Memangnya kenapa kau menanyakan tentang dia, Naruto-kun?"
"Saat dia melihat Asia, Kurama merasakan energi negatif yang muncul dari dirinya Rias-chan. Aku memang mempunyai kemampuan khusus untuk membaca niat buruk seseorang dengan cara mendeteksi energi negatif yang muncul dari orang yang bersangkutan dengan memakai kekuatan chakra dari Kurama." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku yakin dia mempunyai niat buruk pada Asia. Aku tidak ingin menuduh tapi kekuatan Kurama yang aku punya adalah buktinya."
"Dia benar, Rias." Tambah Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Naruto mempunyai kemampuan untuk mendeteksi mana shinobi yang palsu dan yang asli dalam perang karena kemampuannya ini. Jika dia bilang dia merasakan bahwa orang itu memiliki niat jahat dengan cara mendeteksi energi negatif yang dia punya berarti Naruto benar."
'Naruto-kun mungkin ada benarnya…' Batin Rias, kemudian dia melihat Asia dan dia pun melanjutkan 'Aku dengar dari rumor yang beredar kalau dia mempunyai sebuah fetish pada seorang suster gereja. Apalagi Asia adalah suster gereja dan dia juga dikeluarkan dari gereja karena menyembuhkan seorang iblis. Tapi apakah mungkin yang membuat dia dikeluarkan dari gereja?'
"Kalau ini benar, kita harus bagaimana Naruto-kun?" Tanya Akeno dan dia pun melanjutkan "Kita tidak bisa kan pergi ke rumahnya dan menghadapinya sekarang… Ditambah Ajuka-sama akan kecewa karena hal itu."
"Kalau menurutku lebih baik kita diam dulu dan mencari bukti yang cukup untuk memberatkannya karena walaupun dengan kekuatanku sudah pasti aku tahu dia mempunyai rencana yang buruk pada Asia tapi tanpa bukti tetap saja itu mustahil untuk membuktikan kalau dia mempunyai niat buruk pada Asia." Jawab Naruto, kemudian dia melihat Sirzech dan berkata "Kau juga sepikiran denganku kan Sirzech-niisama?"
"Cukup mengagumkan kau bisa berpikir seperti itu Naruto." Balas Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Menurut Sasuke-san… Kau itu bodoh dalam hal seperti ini tidak seperti saat sedang bertarung."
Mendengar itu, Naruto mendeathglare Sasuke tapi dia tidak bergeming dan malah berkata "Kenapa kau menatapku seperti itu? Lagipula itu memang benar. Kau itu memang pintar saat sedang bertarung tapi jika tidak bertarung pemikiranmu itu payah."
"Sialan kau, teme!" Teriak Naruto, tapi dia berhasil di tahan oleh Kakashi yang menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat pertengkaran kedua murid lamanya itu.
"Naruto-kun… Sebaiknya kita kembali ke Kyoto sekarang. Ini sudah hampir tengah malam kan?" Tanya Sara.
"Kau benar, ayo kita pulang." Jawab Naruto tapi saat dia ingin menggunakan Hiraishin, tangannya sedang ditahan oleh Rias.
"Uhm, kalian bisa pulang sendiri kan? Aku dan Akeno ingin bicara pada Naruto-kun." Ucap Rias pada para peerage Naruto dan kemudian dia melihat kakaknya "Kau juga bisa pulang sekarang, onii-sama."
"Baiklah…" Balas mereka semua, kemudian Obito mengirimkan para peerage Naruto yang lain dengan Kamui dan Sirzech pergi dengan menggunakan lingkaran sihirnya.
Rias dan Akeno kemudian mengajak Naruto ke villa milik keluarga Gremory yang rencananya akan dipakai untuk semua peeragenya berlatih tapi tidak jadi karena kedatangan Naruto. Melihat itu Naruto pun ingin bertanya pada Rias yang ekspresi wajahnya seperti ingin memakan dirinya hidup-hidup ditambah Akeno juga mempunyai ekspresi yang sama dan itu membuatnya cemas.
"Rias-chan… Aku boleh tahu kenapa kau memanggilku kesini?" Tanya Naruto.
"Saat aku melihat ingatan Sara dengan kemampuanku, aku menemukan sesuatu yang menarik loh Naruto-kun." Jawab Rias yang sudah tersenyum manis tapi senyuman itu membuat Naruto benar-benar merinding. Kemudian dia menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya dan berkata "Bisa kau jelaskan siapa itu Natsumi Uzumaki?"
Naruto yang mendengar itu pun memucat dan dia pun berkata dengan gugup "Eto, Rias-chan, a-aku bisa jelaskan…"
"Kau ingin menjelaskan apa Naruto-kun? Kau ingin bilang kalau Aisha-chan mempunyai seorang kakak yang lahir di masa lalu dan kau tidak pernah mengatakan apapun tentang ini padaku Naruto-kun! What the hell!" Teriak Rias yang mengeluarkan Power of Destruction miliknya ke arah Naruto tapi dia bisa menghindarinya dengan mudah.
"Tapi sumpah Rias-chan, aku tidak mengetahui tentang itu bahkan hubunganku dengan Sara di masa lalu makanya itu aku tidak pernah mengatakan itu padamu." Balas Naruto, kemudian dia memeluk Rias yang terus berontak dan dia pun berkata "Aku benar-benar minta maaf karena ini Rias-chan… Saat aku terjebak di masa lalu, aku takut kalau aku tidak akan bisa bertemu lagi dan aku akan terjebak disana selamanya tapi aku bertemu dengan dia, Sara. Dia mengingatkanku pada dirimu terutama rambut berwarna merahnya bahkan aku memiliki hubungan dengannya sama sepertimu. Tapi akhirnya aku bisa bebas dari sana tapi ingatanku tentang hubunganku dengan Sara dihilangkan oleh ayahku di masa lalu. Mungkin dia tidak ingin aku menghancurkan timeline yang terjadi di duniaku, jadi dia melakukan itu. Tapi sumpah Rias-chan, aku tidak ada niatan untuk mengkhianati cintamu… Aku berani sumpah."
"Aku tahu Naruto-kun, aku tahu… Aku hanya kecewa karena kau tidak jujur tentang Sara padaku. Tapi aku tahu sekarang kenapa kau bisa tidak jujur padaku." Balas Rias yang tersenyum pada Naruto, kemudian dia melepaskan pelukannya dengan Naruto dan berkata "Lalu apa yang terjadi pada dia?"
"Terakhir kali aku melihatnya saat aku berhasil lolos dari penjara masa lalu itu dan dia tersenyum, kemudian dia berkata bahwa aku sangat mirip dengan ayahnya yang sudah lama meninggal." Jawab Naruto yang tersenyum kecil dan kemudian senyumannya memudar dan tangannya pun terkepal "Kau sudah tahu apa yang terjadi pada dia Rias-chan. Dia tewas beserta para penghuni Elemental Nation kecuali para anggota peerageku saat Elemental Nation hancur oleh Toneri dan Hinata."
"Aku pikir Sara bercanda saja sewaktu dia mengatakan tentang itu dan Natsumi itu adalah anak angkatnya yang dia ambil dari klan Uzumaki, tapi ternyata aku salah. Dari dirimu aku tahu bahwa hal yang dikatakan Sara itu memang benar." Tambah Naruto dan kemudian dia menundukkan kepalanya "Dan ditambah aku tidak pernah mengenal sosoknya sebagai anakku."
Rias dan Akeno pun terlihat sedih karena mendengar cerita Naruto, kemudian dia melihat mata Rias dengan intens "Tapi aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi. Mereka berdua sudah cukup mengambil nyawa Natsumi tapi tidak dengan Aisha. Karena aku tidak mau kehilangan putriku lagi."
"Aku percaya padamu, Naruto-kun." Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Aku percaya bahwa kau mampu melindungi Aisha-chan. Karena kau adalah ayahnya."
"Terima kasih Rias-chan." Balas Naruto yang sudah memeluk Rias dan kemudian dia melepaskan pelukannya saat melihat Akeno yang dari tadi menatapna "Kenapa kau menatapku seperti itu, Akeno-chan?"
"Kau curang. Kau sudah mempunyai anak dari Rias dan Sara tapi dariku belum." Jawab Akeno, kemudian dia melanjutkan "Giliranku kapan?"
"Nanti saja setelah kau sudah lulus dari sekolahmu." Jawab Naruto dengan santai dan itu membuatnya mendapat sambaran petir dari Akeno meskipun dia bisa menghindar "Akeno-chan! Apa-apaan kau ini? Seranganmu itu hampir mengenaiku tahu?"
"Jawaban macam apa itu…" Balas Akeno, kemudian dia melanjutkan "Kau membuat Rias hamil saat dia masih menjadi pelajar tapi kenapa denganku kau menolak?"
"Aku tidak bisa untuk sekarang. Ada banyak urusan yang harus aku selesaikan dulu." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Khaos Brigade serta Toneri dan Hinata adalah prioritas utama dari organisasi milikku, Shin Akatsuki. Mungkin setelah aku menyelesaikan masalah itu dan menikahi kau dan juga Sara, aku akan melakukan itu padamu Akeno-chan. Tapi tidak sekarang."
"Ya baiklah, itu bisa diterima." Balas Akeno.
"Aku bisa menerima Akeno dan Sara sebagai pasanganmu karena Akeno adalah sahabatku serta Sara yang merupakan queen juga ibu dari anakmu yang lain." Ucap Rias, kemudian tubuhnya mulai diselimuti aura merah dan rambutnya berkibaran dengan liar seperti Kushina dalam Habanero Mode "Tapi… Jika kau menambah orang lagi, maka jangan salahkan jika aku, Sara, dan Akeno menghajarmu sampai babak belur Naruto-kun. Kau mengerti kan?"
"A-Aku mengerti."
"Bisa kau ulangi?"
"Aku mengerti Rias Gremory."
"Good…"
"Oh ya Rias. Aku kan sudah menjadi High Class Devil saat ini…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Apa aku bisa membuat klan-ku, Uzumaki menjadi Extra-Demon di Underworld?"
"Sepertinya bisa tapi aku harus bicara dulu pada onii-sama." Jawab Rias.
"Oh baguslah kalau begitu." Balas Naruto, kemudian dia teringat sesuatu dan dia mengelurkan sesuatu dari Ninja Pouch miliknya dan itu berupa sebuah buku.
"Hei Rias-chan, tolong berikan ini pada Koneko-chan. Bisa kan?" Tanya Naruto yang memberikan sebuah buku yang tadi dia keluarkan dari Ninja Pouch miliknya dan di dalamnya terdapat sebuah surat yang diselipkan didalam buku itu.
"Buku apa ini, Naruto-kun?" Tanya balik Rias.
"Karena kau dan para peeragemu akan ikut dalam turnamen Rating Gamesyang akan dilaksanakan beberapa hari lagi… Tidak ada salahnya kan jika aku sebagai kakak angkatnya memberikan dia buku untuk latihan." Jawab Naruto, kemudian dia membatin 'Dan didalam buku itu ada surat yang akan menjelaskan kebenaran tentang kakakmu, Koneko-chan. Semoga saja kau bisa menerima fakta yang telah aku tulis dalam surat itu."
Setelah itu Naruto pun berniat untuk menggunakan Hiraishin untuk menuju ke rumah Jiraiya tapi dia hentikan saat melihat ekspresi kecewa dari wajah Rias "Kenapa lagi denganmu, Rias-chan?"
"Kau melupakan sesuatu Naruto-kun." Jawab Rias.
"Apa itu?" Tanya Naruto.
Cup
Rias pun mencium bibir Naruto dengan mesra dan kemudian dia melepaskan ciumannya "Selamat malam, Naruto-kun…"
"Arigatou Rias-chan." Balas Naruto yang tersenyum pada istrinya itu, kemudian dia berkata "Selamat malam untukmu juga, Rias."
"Hei, kau tidak menciumku Naruto-kun?" Tanya Akeno dengan nada menggoda.
"Nah, bukannya kita sudah berciuman tadi siang." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Besok saja… Itu juga kalau aku bertemu denganmu lagi Akeno, Hiraishin!"
Melihat itu Akeno pun menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata "Dasar dia itu… Bahkan setelah dia mengetahui perasaanku yang sebenarnya, dia masih…"
"Berikan dia waktu Akeno-chan." Balas Rias, kemudian dia melanjutkan "Mungkin dia belum terbiasa jika berhubungan dengan 3 gadis sekaligus mengingat Naruto-kun pernah bilang dia itu dulu tidak populer di kalangan para gadis karena statusnya sebagai Jinchuuriki Kyuubi… Ini masih baru untuknya. Lagipula dia kan bilang kalau dia akan menikahi kau dan Sara berarti dia sudah mengganggap kau sebagai kekasihnya juga, sama seperti Sara. Kau telah memenangkan hati Naruto-kun, Akeno."
-To Be Continued-
AN: Chap 18 is up… BTW, buat yang nanya kenapa nama organisasinya jadi Shin Akatsuki itu karena kata Shin itu artinya New atau baru jika diartikan ke Bahasa Inggris atau Indonesia. Sara dan Akeno udah official sebagai kekasih dari Naru dan juga memang Natsumi adalah anak dari Naruto dan Sara tapi dia udah mati di insiden hancurnya Elemental Nation. Buat para penyuka anggota Akatsuki versi ane mohon maaf kalau scene mereka belum banyak muncul tapi nanti mereka bakal banyak muncul kok, suer. Buat apa yang bakal terjadi sama Toneri ane enggak bakal buat vote untuk menjadikan dia protagonist atau antagonist, tapi kalian lihat saja sendiri what will happen to him. He will join Naruto organization, Shin Akatsuki as protagonist or he will died as a antagonist. It's my choice, not yours… Tapi kalian bisa saja berspekulasi tentang ini.
The World Arcana
v
v
v
Sign Out
Review:
Yury795:
Sasuke aja bukan pair Sakura disini apalagi Naruto yang pas selesai Training Trip sama Jiraiya udah cintanya sama Rias doang. Naruto enggak ada Sharingan jadi dia enggak bisa punya Rinnegan terutama Choku Tomoe Rinnegan.
TekoTitanic:
Jiraiya bakal disembuhkan sama Naruto nanti abis Yang Seal-nya balik lagi. Bisa jadi, siapa yang tahu :v
Mas Issei:
Bisa jadi… Kalo kagak Naruto, Sasuke, Toneri vs Hinata.
Devil938:
Hinata dengan Tenseigan dan kekuatan Ophis.
Ardiansyah:
Naruto sama Sasuke sebanding sama Ophis, Great Red, sama Trihexa. Ane enggak suka NaruHina di fic, soalnya para NHL fanatic yang suka ngerusuh. Suka ngerusuh di fanpage Naruto, ane terima. Tapi disini, sikat aja.
Hyuuhi Ga Ara:
Spoilernya yang mana?
Michael Gabriel 455:
Udah dikonfimasi disini tentang Sara dan Naruto.
Guest:
Nanti, bentar lagi… Kalau Naruto kan pasti dia rebut-rebutan aksi jadi enggak bakal bisa kaya Rias dan Sona.
Davit Putraprtwi:
Memang mau ane matiin. Ane juga bosen, mending nonton Boruto The Movie toh NaruHina juga kan?
Baka Neko Arashi:
Ente kurang aqua gan. Ane enggak bikin Naruto jadi penghancur dimensi.
Guest:
Bentar lagi.
Ahmad Mahmudi:
Bentar lagi mungkin soalnya ane enggak tahu elemen yang mereka kuasai tanpa Doujutsu mereka. Udah fix Naruto sama Akeno juga soalnya dia suka sama Naru dari awal flashback arc. Kalau suka yang setia kenapa Sara boleh jadi pair Naruto, nah loh?
Si Muka Jahat:
Ane tahu tapi mereka bertiga belajar dari siapa? Naruto sama Nagato bisa belajar dari Jiraiya tapi Karin? Pasti dia enggak mau kan di ajarkan sama sensei mesum seperti Jiraiya lagipula semua scroll Fuinjutsu yang dipunyai oleh klan Uzumaki itu dimiliki oleh Orochimaru dan Karin belum pernah belajar itu sama sekali. Bisa saja kan itu scroll udah ada sama Toneri dan Hinata saat ini.
Madara:
Vali lawan Sasuke. Udah kebakar lawan Amaterasu bro.
Riki Ryugasaki:
Kan Toujou marganya Koneko jadi Naruto manggilnya itu karena Kuroka kakaknya, apalagi dia kan kagak tahu itu nama dari Rias bukan marga Koneko sendiri.
Ashura Indra 64:
Iya, dia menginginkan perdamaian tapi dia takut hal yang terjadi dulu di Perang Dunia Shinobi ke-4 akan terjadi lagi jadi dia memburu Naruto, Sasuke, sama para survivor dari Elemental Nation untuk mencegah hal itu terjadi lagi. Naruto udah ngasih tahu Sirzech di chap ini.
Ramadi Riswanto:
I don't understand… It's a compliment or an insult?
Raplez:
Kan kekuatan Yang Seal miliknya hilang abis nyegel Kaguya sama Sasuke jadi dia enggak bisa menyembuhkan Jiraiya. Sakura bisa aja nyembuhin dia tapi kan luka Jiraiya pas lawan Pain itu fatal banget semua anggota tubuhnya mati rasa karena terkena besi hitam milik Pain yang bisa mengacaukan aliran chakra. Tapi Jiraiya itu masih tergolong beruntung karena luka itu cuma membuatnya enggak bisa berjalan aja.
Laffayette:
Udah didiskusikan sama Sirzech dan di chapter depan Koneko bakal tahu kebenaran tentang kakaknya.
La Vechiasignora:
Belum ada scene buat mereka saat ini, mungkin nanti. Ane bingung buat scene-nya soalnya di fic ini Itachi, Yahiko, Kakashi, sama Nagato enggak bakal bisa make Doujutsu mereka lagi.
Nexad Party:
Siapa juga yang mau dengerin mereka. Mereka enggak worthy untuk didengerin. Boleh juga tapi masih lama hal itu terjadinya.
Kazuni Kiba:
Ya iyalah, ane kan noob. Nanti Toneri enggak tahu bakal join Naruto apa enggak tapi intinya dia loyal sama Ophis bukannya tunduk karena kekuatannya lebih rendah dari Ophis tapi di beberapa chapter seterusnya dia bakal mulai menyukai Ophis dan membuatnya tidak menyukai Hinata lagi. Sebenarnya Natsumi itu rambutnya merah kaya Sara terus matanya biru kaya Naruto loh. Kalo ane mau lempar mereka ke loker Davy Jones bray hahahahahaha.
Tenshisha Hikari:
Edo Tensei juga enggak sembarangan kali, harus ada DNA-nya… Memangnya anggota Khaos Brigade terutama Hero Faction punya DNA Tuhan DxD… Pfffftttt, lahir aja belom. Kalo Ophis bisa aja tapi saat di Great War kan dia lagi main rebut-rebutan daerah sama Great Red. Jadi Tuhan DxD sama para Yondai Maou terdahulu enggak bakal bisa dibangkitkan.
