Name: Heroes From Another World
Author: The World Arcana
Genre: Friendship,
Rating: M
Pair: Naruto Uzumaki x Rias Gremory x Akeno Himejima x Sara, Sasuke Uchiha x Sona Sitri x Tsubaki Shinra, Issei Hyoudou x Irina Shidou x Asia Argento x Xenovia Quarta x Koneko Toujou, Gaara x Reya Kusaka, Kakashi Hatake x Rossweisse, Itachi Uchiha x Serafall Leviathan, Rock Lee x Tsubasa Yura, Shikamaru Nara x Seekvaira Agares, Vali Lucifer x Kuroka Toujou, Toneri Otsutsuki x Ophis
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Chapter 21: The DxD
-Familiar Forest, DxD Dimension-
Naruto dan katak familiar yang telah mengubah wujudnya menjadi manusia pun saling bertatapan mata dan mereka langsung melesat dan mengadu pedang mereka satu sama lain… Katana milik sang katak itu dan juga Kusanagi milik Sasuke yang saat ini dipegang oleh Naruto beradu dan terus mengeluarkan suara dentingan. Para peerage Naruto cukup terkejut saat melihat Naruto bisa mengimbangi Kenjutsu milik katak itu, karena mereka tahu kalau pengetahuan Naruto dalam Kenjutsu tidaklah sehebat Sasuke dan Kakashi tapi pikiran itu dipatahkan saat melihat pertarungan Naruto melawan katak itu. Mereka langsung mengadu kekuatan pedang mereka dan mereka pun terlempar sedikit ke belakang.
"Menarik sekali kau bisa mengimbangi Kenjutsu milikku bocah Jinchuuriki." Ucap sang katak dalam wujud manusia-nya yang sudah mengambil stance menyerang.
"Terima kasih atas pujianmu…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi itu semua berkat latihan dari Sasuke, jadi aku bisa mengimbangimu."
Sekarang para shinobi turned devil mengerti kenapa Naruto bisa sangat mahir dalam Kenjutsu. Itu karena Sasuke yang memang cukup ahli dalam Kenjutsu miliknya apalagi jika ditambah pedang Kusanagi miliknya yang bahkan bisa saja membelah tongkat milik Hiruzen Sarutobi yang memiliki kekerasan seperti berlian,Choku-Tomoe Rinnegan miliknya dan mengaliri pedangnya dengan teknik Chidori akan bisa mengimbangi Knight terkuat di seluruh Underworld, Souji Okita yang merupakan Knight dari Sirzech dan sensei dari Yuuto Kiba.
Katak itu pun melesat dengan cepat dan muncul di belakang Naruto yang kelihatan cukup terkejut. Kemudian dia menebaskan pedangnya ke arah Naruto tapi Naruto langsung mengarahkan pedangnya ke belakang tubuhnya dan itu berhasil menahan tebasan pedang dari katak itu "Tch…"
"Jangan kau pikir aku akan kalah semudah itu." Ucap Naruto kemudian saat katak itu mulai menjauh, dia pun melihat katak itu dan berkata "Oh ya, aku ingin bertanya siapa namamu sebenarnya? Tidak enak kan jika aku memanggilmu katak-san atau Gama-san terus."
"Karena kau bisa membuatku sangat tertantang, baiklah aku akan memberikan namaku padamu bocah." Balas katak itu, kemudian dia melanjutkan "Namaku adalah Gamamaru…"
"Hmm, namamu sama seperti Oogama Sennin." Ucap Naruto.
"Memang…" Balas Gamamaru dan kemudian dia melanjutkan "Bisa kita lanjutkan?"
"Tentu…" Jawab Naruto.
Gamamaru pun membuat handseal yang sudah sangat dia kenal dan kemudian dia berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"
Booofff
Booofff
Booofff
Gamamaru pun melihat 3 bunshinnya yang muncul dan kemudian dia berkata "Serang!"
'Shit!' Batin Naruto saat dia melihat 3 bunshin Gamamaru langsung dan dia pun langsung menangkis serangan dan langsung membalas serangan bunshin itu. Naruto berhasil menghancurkan 3 bunshin Gamamaru tapi Gamamaru yang asli sudah bersiap untuk menyerangnya dengan tebasan telak dan kemudian dia menutup mata dan "Tidak ada pilihan lain…"
"Naruto-kun!"
Praaannnggg
Tapi ternyata hal yang tidak terduga terjadi… Katana milik Gamamaru patah saat katana itu melakukan kontak dengan kulit Naruto, kemudian Naruto membuka matanya yang matanya telah berubah menjadi kuning dengan pola mata seperti katak dengan pigmen berwarna orang di sekitar matanya dan dia pun berkata "Sennin Mode aktif…"
Melihat itu Sasuke pun berkata dengan kesal "Tch, kau membuat kami cemas saja usuratonkachi…"
'Dia menguasai Senjutsu dan itu adalah Senjutsu yang sudah sangat sempurna, dia benar-benar mengagumkan…' Batin Gamamaru, kemudian dia menghela nafas dan berkata "Baiklah, aku mengakuinya… Aku menyerah."
"Huh…"
"Aku bilang aku menyerah, jangan buat aku mengulang diriku bocah!" Teriak Gamamaru, kemudian dia melanjutkan "Kau memang menarik bocah. Aku belum pernah melihat ada seseorang yang bisa menguasai Gama Senjutsu dengan sempurna. Siapa yang mengajarkanmu, apakah dia Fukasaku?"
"Ya, Fukasaku-jiji yang mengajarkanku." Jawab Naruto.
"Jadi benar Fukasaku yang mengajarkanmu, hmm…" Ucap Gamamaru yang kemudian dia melanjutkan sambil memegang dagunya dengan pose berpikir "Seingatku, ada seseorang yang berhasil mempelajari Senjutsu dari Fukasaku tapi itu tidaklah sempurna seperti kau."
"Mungkin yang kau maksud adalah senseiku yang bernama Jiraiya." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku belajar dari Fukasaku-jiji setelah aku mengira senseiku telah tewas saat berhadapan dengan pemimpin Dark Organization, Akatsukidan untuk melindungi Konoha jika pemimpin mereka yang bernama Pain berniat menyerang Konoha."
Mendengar tentang Akatsuki dan Pain membuat perasaan Obito, Konan beserta Nagato jadi tidak enak dan membuat Naruto mengutuk kebodohannya yang tidak menyadari hal itu masih berpengaruh pada mereka. Kemudian Gamamaru melihat Naruto dan berkata "Jadi bagaimana kabar Fukasaku, Shima serta katak tua berjenggot itu?"
"Mereka semua bersama dengan Gamabunta, Gamaken, Gamahiro, Gamakichi, dan Gamatatsu telah tewas." Jawab Naruto yang sudah mengepalkan tangannya saat dia mengingat kehancuran Elemental Nation yang telah membuat semua orang-orang berharga bagi dirinya seperti Natsumi, Tsunade, Konohamaru, Shizune, dan teman-temannya yang lain tewas dan itu membuat Sara dan juga Rias serta peerage Naruto yang lain menatap Naruto dengan tatapan cemas.
'Naruto-kun… / Naruto…'
"Te-Tewas…" Ucap Gamamaru yang terkejut dengan kabar dari Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Bagaimana bisa?"
"Ada seseorang yang menghancurkan Elemental Nation dan itu bukan saja menghancurkan 5 desa elemen besar tapi juga menghancurkan tempat tinggal para Kuchiyose seperti Mt. Myoboku, Ryuuchidou, dan lain-lain."
"Itu tidak benar! Itu tidak mungkin benar bocah…" Teriak Gamamaru dan kemudian dia melanjutkan "Fukasaku dan yang lain pasti masih hidup, berhentilah berbohong padaku, sialan!"
"Kau pikir aku berbohong padamu, Gamamaru…" Ucap Naruto dengan nada yang teramat dingin dan itu membuat Rias, Naruto, dan peerage Naruto tersentak karena mereka belum pernah melihat Naruto berbicara sedingin itu "Elemental Nation memang telah hancur! Aku kehilangan banyak sosok berharga… Anakku Natsumi, muridku Konohamaru, sosok ibu dan kakakku yang bernama Tsunade dan Shizune, dan teman-temanku. Kau pikir aku akan berbohong tentang hal sebesar itu?"
Para peerage Naruto selain Sara juga Rias yang juga sudah tahu tentang Natsumi pun terkejut saat mendengar Naruto mempunyai anak selain Aisha tapi saat mereka berniat mencari tahu, Naruto pun mengisyaratkan untuk tidak membicarakan hal itu dulu "Jadi kumohon Gamamaru… Berikanlah aku kekuatan! Bergabunglah denganku! Jadilah familiarku, supaya aku bisa memberikan keadilan bagi mereka semua yang telah mati dalam kehancuran Elemental Nation."
Gamamaru tidak tahu harus menjawab apa tapi setelah mendengar seluruh keluarganya mati dia pun memutuskan "Aku akan menjadi familiarmu Naruto. Aku mungkin telah terusir dari Mt. Myoboku, tapi mereka yang berada disana adalah keluargaku dan aku tidak akan membiarkan pelaku pembunuhan semua keluargaku hidup tenang begitu saja."
Dengan itu… Gamamaru pun resmi menjadi familiar Naruto dan bagi peerage Naruto yang belum mendapatkan familiar, mereka pun pasrah dan kembali ke markas Shin Akatsuki. Dan saat mereka sampai disana, mereka terutama Rias pun terkejut saat melihat Jiraiya yang sedang berbincang-bincang dengan Issei dan juga Akeno serta Koneko yang tidak tahu harus berkata apa saat melihat sensei suaminya yang seharusnya sudah mati saat ini berada di hadapannya saat ini.
"Oh, ternyata kau Rias." Ucap Jiraiya dan kemudian dia melanjutkan "Kau bertambah cantik dibandingkan dulu, khukhukhu. Dan aku dengar kau sudah mempunyai anak dari Naruto dan juga telah menikah dengan Naruto, selamat untuk itu. Sekarang aku harus memanggilmu Rias Gremory atau Rias Uzumaki?"
"Terserah kau saja…" Jawab Rias dan kemudian dia melanjutkan dengan nada kesal "Tapi yang aku heran kenapa kau bisa berada disini bukannya kata Naruto-kun, kau mati oleh salah satu senpainya?"
"Aku bukan mati tapi hampir mati, terima kasih banyak." Jawab Jiraiya dan kemudian dia melanjutkan "Saat aku pikir aku akan tenggelam dan mati di dasar laut setelah pertarunganku dengan Pain aka Nagato, aku terkirim ke sini hehehe."
Rias tidak tahu harus berkata apa dan kemudian Jiraiya pun memberikan sebuah buku pada Rias dan Rias pun berkata "Kenapa kau memberikan ini padaku, Jiraiya-san? Kau tahu aku tidak suka buku seperti ini kan?"
"Ambil saja karena kau akan bisa bernostalgia dengan buku itu nanti fufufufu." Jawab Jiraiya yang sudah pergi tapi sebelum itu dia melihat Issei dan berkata "Hei, Issei-san… Berlatihlah yang keras di bawah bimbingan Naruto, nanti aku akan buatkan kau buku Icha-Icha yang paling hot untukmu."
"Benarkah?" Tanya Issei dan langsung ditanggapi oleh anggukan oleh Jiraiya. Kemudian dia pun terlihat sangat bersemangat dan kemudian dia berkata dengan lantang "Yosh! Kalau begitu aku akan berlatih dengan keras supaya aku bisa membaca buku Icha-Icha sepuasku mwahahahaha, eh salah maksudku aku akan berlatih supaya aku bisa menjadi kuat dan bisa melebihih Vali hahahaha."
Mereka pun sweatdrop akan hal itu tapi Rias kemudian membaca buku yang diberikan Jiraiya dan ekspresi Rias setelah melihat isi buku itu pun bercampur aduk seperti malu, kesal, jengkel, murka, dan sebagainya karena buku itu berisi kejadian hubungan intim mereka pertama kali. Naruto yang khawatir melihat ekspresi istrinya itu pun berkata "Ehm, Rias-chan… Kau tidak apa-apa kan?"
"Grrrrr…." Geram Rias, kemudian aura hitam kemerahan pun mulai menyebar di tubuh Rias dan membuat Naruto dan yang lainnya mundur ketakutan "Akan aku bunuh kakek tua bangka dan mesum itu!"
Keesokan harinya, Naruto pun bangun dengan banyak luka karena susah payah menahan Rias untuk tidak membuat Jiraiya benar-benar mati seperti yang dia, Akeno, dan Akeno yakini sampai kemarin. Saat dia bangun, dia pun terkejut saat melihat Rias yang tidur tanpa sehelai benang apapun kecuali celana dalamnya disebelah kanannya dan juga Sara dengan memakai kimono berwarna merahnya yang tidur di sebelah kirinya.
Kemudian Rias pun terbangun dan saat dia melihat Naruto yang telah terbangun, dia pun langsung memeluk Naruto dan dia pun berkata "Gomen, Naruto-kun… Aku tidak bisa menahan diriku kemarin. Kau terluka seperti ini karena aku."
"Jangan minta maaf, aku tidak bisa salahkan kau tentang hal itu." Balas Naruto sambil menghela nafas dan kemudian dia melanjutkan "Kalau aku jadi kau, pasti aku sudah meledakkan senseiku yang mesum itu dengan Bijuudama. Kau pikir saja, bisa-bisanya dia menulis tentang hal itu dan menjualnya. Bagaimana kalau misalnya kakakmu membeli buku itu dan membacanya, pasti akan sangat memalukan."
"Heh, onii-sama tidak mungkin melakukan itu." Balas Rias dan kemudian dia tersenyum dan berkata "Memangnya dia mau dimarahi oleh Grayfia-neesama."
-In Underworld-
Saat ini di mansion keluarga Gremory, Sirzech dan ayahnya sedang berada di perpustakaan dirumah mereka yang cahanya sengaja dibuat seredup mungkin. Mereka saat ini sedang membaca buku yang sama dengan buku yang membuat Rias memasuki Habanero Mode dan hidung mereka pun sama-sama mengeluarkan darah sambil tersenyum mesum.
"Aku tidak menyangka Ria-tan dan Naruto sangat mahir melakukan itu tou-chan hehehehe." Ucap Sirzech yang sudah menghapus darah yang keluar dari hidungnya.
"Aku juga sama dan siapa yang sangka kalau ternyata pemeran utama dari buku itu adalah adikmu dan adik iparmu itu, Sirzech." Jawab Lucius, kemudian entah kenapa penisnya mengeras dan kemudian dia membatin 'Damn, setelah membaca ini… Aku jadi ingin melakukan itu dengan Venelana.'
"Lucius-kun, Sirzech… Apa yang kalian sedang lakukan di sini, hmm?" Tanya seseorang yang ternyata adalah Venelana dan dia juga diikuti oleh Grayfia.
'Shit!' Batin Sirzech dan Lucius yang melihat tatapan mengerikan dari kedua istrinya yang menurut sebanding dengan berhadapan langsung dengan Maou Lucifer pertama. Ayah dan anak ini pun saling menatap satu sama lain dan kemudian mereka berdua membatin 'Tamatlah kita…'
Buuuaaakkk
Buuuaaakkk
Pooowwww
-Shin Akatsuki Headquarter, DxD Dimension-
Naruto dan Rias entah kenapa merasa kalau Sirzech dan Lucius sedang berada dalam bahaya dan mereka pun berdoa pada Maou-sama dan juga Hagoromo supaya Sirzech dan Lucius bisa selamat. Kemudian Naruto yang baru menyadari kalau Rias masih belum memakai bajunya pun mengalihkan pandangannya ke tempat lain dan berkata.
"Bisakah kau pakai bajumu itu Rias-chan, kalau tidak aku tidak akan bisa menahan diri dan nanti kita akan melakukan hal yang sama 1 tahun lalu dan Aisha-chan akan mempunyai adik lagi."
Mendengar itu, Rias hanya tersenyum dan mulai melepaskan celana dalamnya dan berkata "Aku tidak keberatan…"
'Sial, tahan dirimu Naruto. Ingat istrimu ini memang sering menggodamu.' Batin Naruto yang sudah menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menghilangkan nafsunya.
"Ayolah, Naruto-kun…" Bisik Rias pada Naruto yang sudah melepaskan celana dalamnya "Aku tahu kau menginginkannya. Kau juga bisa membangunkan Sara dan kita akan melakukan Threesome, Naruto-kun…"
'Aku tidak bisa menahannya lagi…' Batin Naruto yang wajahnya sudah sangat memerah apalagi saat membayangkan threesome antara dia, Rias, dan Sara. Kemudian dia menjatuhkan tubuh Rias ke kasur dan dia pun berkata "Kau yang memintanya, Rias-chan…"
"Dan aku menginginkannya, Naruto-kun." Balas Rias yang sudah mengalungkan tangannya di leher Naruto.
Tapi sebelum mereka melakukan lebih jauh, pintu kamar Naruto pun terbuka dan mereka pun mendengar sebuah suara "Ara, ara… Aku boleh ikutan kan, ufufufu?"
Setelah ketangkap basah oleh sosok yang ternyata adalah Akeno, Naruto pun menghela nafas lega dan dia pun turun dari kasurnya dan berkata "Pakailah bajumu Rias-chan. Sirzech bilang, dia ingin kau dan para peeragemu datang ke Kuoh."
Melihat kepergian Naruto, Rias pun menatap tajam Akeno dan berkata "Kau sengaja ya, Akeno?"
Akeno hanya tersenyum saat melihat kemarahan King-nya itu dan dia pun berkata pada Rias sebelum dia pergi ke bawah dan menyusul Naruto "Memang, ufufufufu…"
Wajah Rias pun memerah karena kesal dan dia pun berteriak "Awas kau Akeno!"
"Ugh, teriakanmu itu bisa membuat telingaku hancur Rias." Balas Sara yang sudah terbangun dan terlihat dia masih mengantuk.
"Sudah jangan para-pura kelihatan mengantuk begitu…" Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Kau dari tadi cuma pura-pura tidur kan?"
"Aku tidur beneran kok." Jawab Sara dan kemudian dia melanjutkan "Tapi aku terbangun saat kau berbisik pada Naruto-kun dan bilang Naruto-kun akan melakukan Threesome dengan kita berdua."
"Dan queenku, Akeno mengganggu rencana itu." Balas Rias yang mendesah kecewa sambil memakai pakaiannya "Lihat saja, nanti akan aku acak-acak rambut Akeno sampai dia tidak berani menampakkan dirinya di hadapan Naruto-kun fufufufufu."
"Aku juga akan membuat warna kulitnya sama seperti warna rambutnya nanti fufufufufu."
"HAHAHAHAHAHA!"
Dan rencana jahat pun disusun oleh dua orang berambut merah itu, bersiap-siaplah Akeno Himejima karena Rias Gremory dan Sara akan membuat hidupmu seperti neraka khukhukhu.
-Kuoh Academy, DxD Dimension-
Naruto, Rias, dan para peerage mereka pun sampai di Kuoh dan mereka terkejut saat melihat kakaknya, Grayfia, dua pemimpin fraksi lain dan banyak orang lain yang berada di bekas tempat mereka membicarakan perjanjian perdamaian. Ada dua Exorcist terkuat yang juga termasuk dalam Brave Saint seperti Dulio dan Griselda serta Irina, Sairaorg serta Seekvaira dan Sona yang membawa para peeragenya, Sun Wukong, Azazel, Tobio Ikuse, dan banyak yang lain.
"Ahh, kau sudah datang Rias…" Ucap Sirzech yang menyambut adiknya yang datang dengan peeragenya serta peerage dari suaminya Naruto.
Rias yang melihat kakaknya babak belur pun terlihat sweatdrop dan dia pun berkata "Onii-sama, ada apa kau memanggilku kesini? Dan kenapa dengan wajahmu?"
"Oh, wajahku hanya tidak selamat dari amukan Grayfia." Jawab Sirzech dan membuat Grayfia menatapnya dengan tatapan jengkel dan kemudian dia melanjutkan "Aku, Michael, dan juga Baraqiel yang telah menggantikan Azazel sebagai Gubernur Malaikat Jatuh memutuskan untuk membuat tim untuk melawan Khaos Brigade yang anggotanya terdiri dari fraksi malaikat, malaikat jatuh, dan iblis yang akan kita akan beri nama DxD. Aku ingin kau dan para peeragemu serta Naruto dan para peeragenya bergabung. Dengan kekuatan kau juga peeragemu dan juga Naruto serta peeragenya, maka organisasi ini akan cukup kuat untuk melawan Khaos Brigade."
"Tapi siapa saja anggota DxD ini kalau aku boleh tahu, onii-sama?" Tanya Rias.
"Dulio Gesualdo, salah satu exorcist terkuat serta Joker dari Michael yang juga pemegang salah satu Longinus [Zenith Tempest] sebagai ketua. Sun Wukong, raja monyet yang kekuatan Senjutsu miliknya melebihi Kuroka dan Bikou bahkan Yasaka sebagai wakil ketua. Azazel, Sairaorg dan para peeragenya, Sona dan para peeragenya, Seekvaira dan para peeragenya, Griselda Quarta, Irina Shidou, Tobio Ikuse aka Slash Dog dan juga Lavinia Reni, penyihir yang merupakan rekan dari Tobio. Jadi bagaimana Rias, kau mau bergabung dengan DxD kan?"
"Aku mau. Aku dan para peerageku akan bergabung dalam DxD." Jawab Rias dan itu membuat beberapa orang termasuk Sairaorg dan juga Sona sangat senang akan keputusan Rias ini, kemudian dia melihat Sirzech dan menghela nafas "Tapi sepertinya Naruto-kun tidak akan bergabung dalam Tim DxD ini, onii-sama."
"Huh…"
"Kenapa tidak?" Tanya Sirzech.
"Aku punya organisasi sendiri yang punya tujuan sama dengan Tim DxD." Jawab Naruto yang bicara sambil bersedekap "Namanya Shin Akatsuki. Organisasi yang aku ambil dari organisasi jahat yang mengincarku sejak aku berumur 12 tahun dan aku serta para peerageku yang empat di antaranya adalah anggota Akatsuki yang lama memutuskan untuk membangunnya kembali dari nol. Aku memang tidak bergabung dalam Tim DxD ini tapi jika organisasi ini butuh bantuan, kami akan selalu membantu."
Mendengar itu, Sirzech pun tersenyum pada Naruto dan berkata "Terima kasih…"
Tiba-tiba saja Sairaorg tanpa aba-aba langsung menyerangnya dengan menggunakan Senjutsu miliknya yang sudah mengalirkan energy bernama Touki di tangannya tapi Naruto yang langsung memasuki Sennin Mode miliknya pun berhasil menahannya dengan mudah. Melihat itu, Sairaorg pun langsung menyeringai dan berkata "Jadi itukah Senjutsu milikmu, Naruto. Menarik, menarik…"
Jduaakkk
Naruto dan orang-orang disana langsung sweatdrop saat melihat Rias langsung menjitak Sairaorg sampai dia terjatuh ke bawah dengan sangat keras "Bisa-bisanya kau melakukan itu di saat seperti ini, Sairaorg."
"Ugh, tapi dia berjanji untuk bertarung denganku, Rias." Balas Sairaorg yang langsung bangkit sambil memegang kepalanya yang kesakitan karena jitakan Rias yang sebenarnya dialiri sedikit Power of Destruction dan membuat jitakan biasa itu terlihat sangat sakit.
"Nak…"
"Kau bicara denganku, ossan?" Tanya Naruto saat mendengar suara Sun Wukong yang mengarah kepadanya.
Sun Wukong pun menggangguk dan kemudian dia berkata "Kenapa aku bisa merasakan kekuatan yang sama denganku dan juga Yasaka di dalam tubuhmu, nak?"
"Maksudmu dia mempunyai kekuatan Youki sepertimu dan Yasaka-dono, Sun Wukong-dono?" Tanya Dulio, kemudian dia memutuskan "Tapi, bukankah dia itu bukan Youkai?"
"Aku tidak bilang dia itu mempunyai Youki, Dulio." Jawab Sun Wukong dan itu membuat yang lain kecuali Rias, para peeragenya, Sirzech, dan para peerage Naruto bingung "Yang aku maksud adalah dia mempunyai kekuatan monyet sepertiku dan juga kekuatan rubah seperti Yasaka."
"Kau memang benar, ossan." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku memang mempunyai kekuatan monyet dan juga rubah. Karena di tubuhku ini terdapat jiwa dari gorilla ekor 4 bernama Son Goku dan juga rubah berekor 9 bernama Kurama."
"Dan bukan hanya dua kekuatan itu yang kau punya?" Tanya Sun Wukong.
"Iya…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku juga mempunyai kekuatan tanuki raksasa berekor 1 bernama Shukaku, nekomata ekor 2 bernama Matatabi, kura-kura dengan cangkang sekeras kepiting berekor tiga bernama Isobu, kuda putih berkepala lumba-lumba berekor lima bernama Kokuo, siput tanpa cangkang berekor enam bernama Saiken, seekor kabutomushi berekor tujuh bernama Chomei, dan juga gurita bermuka banteng dengan delapan ekor bernama Gyuuki. Mereka adalah temanku yang merupakan monster unik bernama Bijuu. Salah satu dari mereka saja sudah buruk tapi kalau kesembilan mereka berkumpul itu sama saja dengan kekuatan sebenarnya dari 13 Sacred Gear yang termasuk Longinus yang bisa membunuh Tuhan."
Semua orang yang belum mengenal jelas Naruto pun mulai agak ragu pada Naruto dan berpikiran kalau dia bisa menjadi musuh dengan kekuatan berbahaya seperti itu, tapi Naruto kemudian menepis pandangan itu dan berkata "Jangan khawatir tentang aku. Aku tidak akan menjadi seorang musuh karena banyak orang berharga bagiku saat ini berada di pihak yang benar. Tapi jika kalian mengkhianatiku dan orang-orang yang aku sayangi, aku bersumpah akan membuat kalian sadar untuk tidak macam-macam denganku dan teman-temanku yang berada di sini terutama Sasuke dan Obito."
Mendengar itu banyak orang yang meneguk ludah karena ancaman Naruto tapi Naruto hanya terkekeh dan melihat Sasuke dengan tatapan bodohnya "Lihat tadi, Sasuke. Kata-kataku keren kan, ttebayo?"
"Keren apanya, usuratonkachi!" Teriak Sasuke dengan kesal dan kemudian dia berkata "Yang ada kau menakuti mereka semua, apa kau tidak lihat ekspresi ketakutan Sona dan Tsubaki?"
"Kau marah karena aku membuat Sona dan Tsubaki ketakutan, huh teme." Ucap Naruto dengan nada menyeringai, kemudian dia berkata "Aku mengerti kalau Sona tapi Tsubaki?"
Setelah mendengar perkataan Naruto itu wajah Tsubaki pun memerah dan Sona menatap tajam Sasuke. Melihat tatapan tajam Sona, dia pun melihat Naruto dan berkata "Lama-lama aku hajar juga wajah idiotmu itu, usuratonkachi."
"Fufufufufu…"
"Oh ya, aku melupakan sesuatu…" Ucap Sirzech yang membuat situasi kembali menjadi serius "Aku dengar kabar dari Odin kalau Loki akan berniat menyerang Asgard dan membunuh Odin?"
"Tapi kenapa Loki berniat membunuh Odin, Sir?" Tanya Azazel.
"Aku menduga itu terjadi karena Odin berniat untuk mengadakan aliansi antara Asgard dan 3 fraksi." Jawab Sirzech dan kemudian dia melanjutkan "Dan juga dia berencana untuk melaksanakan Ragnarok."
"Tunggu dulu, apa itu buruk?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dari namanya itu terdengar buruk…"
"Memang." Jawab Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Kalau dia berhasil melaksanakan itu, maka dunia ini akan… Kiamat."
'Kiamat…' Batin para survivor dari Elemental Nation, kemudian dia melanjutkan 'Berarti dunia ini akan berakhir seperti Elemental Nation jika hal bernama Ragnarok terjadi.'
"Kalau begitu, apa lagi yang kita tunggu!" Teriak Naruto, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita hentikan dia sebelum dunia ini kiamat oleh orang bernama Loki itu."
"Tapi siapa yang akan pergi kesana?" Tanya Michael.
"Aku pikir Rias Gremory dan Sona Sitri dengan peerage mereka bisa membantu disana bersama dengan Azazel." Jawab Dulio, kemudian dia melanjutkan "Sisanya berjaga-jaga di Jepang…"
Mereka pun menggangguk setuju dan Azazel serta Rias dan Sona serta para peeragenya langsung pergi ke Asgard dengan menggunakan teknik Jikukkan yang dimiliki mata Choku-Tomoe Rinnegan miliknya. Mereka pun sampai tetap waktu karena Loki belum sempat menyerang dan Azazel masih sempat berbincang-bincang dengan Odin juga Issei yang ajaibnya mempunyai sikap mesum yang sama dan pengawal dari Odin yang bernama Rossweisse agak tertarik saat melihat Kakashi walaupun saat ini dia menunjukkan tampang malasnya yang membuat semua anggota peerage Naruto yang lain bahkan Obito yang sudah sangat mengenal Kakashi sweatdrop. Tapi itu semua tidak terjadi lama karena Loki berhasil datang dengan sebuah serigala yang membuat Azazel dan Odin merinding yaitu Fenrir yang mempunyai taring yang bisa membunuh Tuhan serta pasukannya. Saat Naruto dan yang lain berniat menyerang Loki, Loki diserang terlebih dahulu dengan bola aura berwarna hijau yang membuatnya terpental sedikit ke belakang dan setelah itu muncullah orang yang telah menghancurkan Elemental Nation, Toneri Otsutsuki yang datang bersama Vali Lucifer, Kuroka, dan juga Bikou.
Naruto yang melihat itu langsung mengeluarkan Rasengan dan berniat menyerang Toneri tapi Toneri berhasil menahannya dengan Gudoudama miliknya dan itu membuat Naruto mendecih dan berkata "Kenapa kau berada disini Toneri Otsutsuki?"
"Aku datang untuk menghabisi dewa itu." Jawab Toneri.
"Pergilah!" Teriak Naruto yang menggunakan Senjutsu dan dia berhasil menendang Toneri yang Gudoudama miliknya telah hancur karena tendangannya yang dia aliri Senjutsu "Kami tidak butuh bantuanmu, brengsek!"
"Aku datang ke sini bukan untuk membantumu, Uzumaki." Ucap Toneri yang sudah menghapuskan darah yang keluar dari bibirnya yang agak pecah karena tendangan Naruto "Aku datang kesini karena aku ingin menjalankan tugas dari Ophis dan juga bocah naga bernama Vali itu bilang dia sangat bersemangat untuk melawan dewa bernama Loki itu, jangan salah sangka."
"Aku akan membiarkanmu kali ini…" Ucap Naruto yang sudah memasuki Bijuu Mode dan kemudian dia melanjutkan "Tapi setelah ini, kita akan kembali menjadi musuh."
"Aku tidak masalah…" Balas Toneri dan dia pun langsung memasuki Tenseigan Chakura Mode miliknya.
"Jadi kalian ingin mati dengan cepat ya?" Tanya Loki dengan seringai di wajahnya dan kemudian dia berkata "Bring it on!"
-To Be Continued-
Uzumaki Melstrom:
Thanks.
Black Berandal:
Thanks tapi kalo flamer yang make akun tapi flame enggak jelas agak risih juga bro, soalnya enggak bisa dihapus.
Adhen Gremory:
Ini udah lanjut…
IzumiReina:
Enggak dong, final battle Naruto, Sasuke, and Toneri vs Kaguya dan juga Menma and Sarada vs Momoshiki and Kinshiki aja belum *Hahahaha, just kidding.
Uzunami Nara Arif:
Iya, lebih parah tapi soalnya dia bakal punya setengah kekuatan Ophis yang merupakan Infinity Dragon.
Uchiha Madara 123:
Enggak langsung maafin lah, tapi butuh proses. Dan akan ane buat Hinata mati di akhir mwahahahaha.
Tsuki No Candra:
Akatsuki bukannya awan merah. Dan angggota Shin Akatsuki udah ane buat official-nya nih…
and peerage
(Bergabung setelah Hinata mengambil setengah kekuatan Ophis dan dia udah bisa mendapatkan maaf dari Naruto dan para peeragenya.)
Vali(Vali, Arthur, Kuroka, Bikou, Le Fay)
and peerage
Lusy922:
Menang dong tapi Hinata nanti matinya di final battle dia sama Naruto.
Hitaro Hanzo:
Iya ada battle kubu pendukung Ophis(Toneri and Tim Vali) dan juga tim opposisi(Hinata, Hero Faction, and Old Maou Faction)
Deva Gremory:
Maaf kalo kurang panjang.
Guest:
Yup, all-hail NaruSara!(Not Sarada but Sara from The Lost Tower)
Death race:
Rizevim gabung sama Hinata nanti di Season 2 nanti dia bakal buka kartu truff yang udah Hinata sediakan sebagai back-up kalo dia kalah.
Yoshino Hime-Chan:
Nama Febri Pratama, PP kalo enggak SS Growlanser 5 berarti SS .Hack: Infection
