Name: The Two Overlord
Author: The World Arcana
Rate M:
Pair: Naruto x Sara x Harem, Sasuke x Asia, Laharl x Flonnex Etna, Minato x Kushina, Adell x Rozalin(Zenon)
Disclaimer: Naruto, Highschool DxD, dan Disgaea bukanlah milik saya. Yang saya miliki hanyalah cerita fic ini saja.
Chapter 2: The Angel Headquarter, Celestia
Seorang [Galaxy Mage] bernama Stella ini yang merupakan salah satu guru Naruto selain Kurama pun menatap Asia dengan nada tidak percaya… Kenapa? Karena semua orang tahu bahwa cucu dari High Overlord Laharl dan Fallen Angel Flonne menghilang sudah lama sekali setelah diculik oleh seorang Overlord yang bernama Crowley yang merupakan mantan vassal dari Laharl. Naruto pun menatap gurunya itu dan berkata.
"Aku tahu, kau tidak percaya kalau Asia adalah cucu dari Laharl-jiji dan Flonn-baachan. Tapi kumohon percayalah." Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia itu seratus persen putri dari Light-occhan dan Aria-bachan. Bukannya kau lihat sendiri kalau Asia ini sangat mirip dengan ibunya, walaupun matanya mirip dengan ayahnya?"
"Ah, iya… Kau benar Naruto." Jawab Stella, kemudian dia melihat Asia dan berkata "Maaf aku telah meragukanmu, Asia-sama…"
"Tidak apa-apa, tapi kumohon jangan panggil aku dengan suffiks-sama. Aku tidak begitu suka dengan formalitas." Balas Asia.
Stella pun menggangguk mengerti, kemudian dia melanjutkan "Baiklah Asia… Jadi apa yang bisa aku ajarkan padamu? Sihir elemental atau sihir debuff atau sihir penyembuhan dan support?"
Asia pun bingung untuk memilih jawaban untuk pertanyaan dari Stella. Dia sangat ingin mempelajari semuanya, supaya dia bisa menyusul Naruto sebagai calon Overlord yang kuat. Kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Umm, Naruto… Kau bisa bantu aku?"
"Hn, tentu saja." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau ajarkan saja tentang sihir elemental dari [Red Mage], [Blue Mage], dan [Green Mage], sihir Star dari [Star Mage], dan juga sihir debuff. Biar sihir penyembuhan dan support akan di ajarkan oleh vassal dari Asia yang bernama Kimi."
Stella pun menggangguk dan berkata "Baiklah kalau begitu… Ayo kita masuk ke dalam, Asia. Kau juga bisa berlatih di tempat ini, Naruto… Tapi awas sampai kau menghancurkan rumahku dengan teknik Kaiser's Reign milikmu… Kau tidak akan kuampuni. Mengerti?"
"Sangat mengerti sensei." Jawab Naruto.
Asia yang melihat itu pun hanya bisa menatap mereka dengan bingung dan membatin 'Sebenarnya teknik apa yang dikatakan Stella-sensei pada Naruto? Sepertinya teknik itu cukup hebat jika bisa menghancurkan rumah seperti itu."
-Tokyo, Dxd Dimension-
Saat ini Raynare dan Freed yang berhasil kabur dari Naruto… Sedang berada di sebuah tempat sepi dan memberitahukan kegagalan mereka pada salah satu pemimpin Fallen Angel yang berciri-ciri , berambut hitam dan juga memiliki telinga seperti bangsa elf. Orang itu bernama Kokabiel, dan dia terlihat murka atas kegagalan dua anak buahnya itu.
"APAA! Kalian gagal!" Teriak Kokabiel, kemudian dia melihat mereka dengan tajam dan berkata "Bagaimana bisa?"
"Di-Dia diselamatkan oleh seseorang Kokabiel-sama." Jawab Raynare dengan ketakutan.
"Siapa yang menyelamatkannya?" Tanya Kokabiel dengan murka karena orang yang dimaksud Raynare itu sudah membuat rencananya gagal berantakan. Dia berencana untuk mengambil Sacred Gear milik Asia dan dia berikan kepada Raynare, supaya mereka mempunyai kekuatan yang lebih untuk melawan dua pemimpin fraksi yang lain juga pemimpin fraksi-nya sendiri, Michael, Sirzech, dan Azazel.
"Namanya Naruto Kriezsetvyan…" Jawab Freed dengan wajah dongkol karena dia sudah dipermalukan habis-habisan oleh Naruto dalam pertarungan mereka, kemudian dia melanjutkan "Dia bilang, dia adalah sepupu dari Asia dan dia bertugas untuk membawanya kembali ke rumahnya."
"Dan kalian kalah dari dia? Sebenarnya, SEBERAPA LEMAH DIRI KALIAN INI SEBENARNYA!" Teriak Kokabiel dengan nada kesal dan membuat dua orang itu menjauhkan jarak sedikit dari Kokabiel. Kemudian dia menatap tajam mata mereka dan melanjutkan "Aku tahu kalian berdua ini tidak lemah… Tapi kenapa hanya melawan satu orang saja, kalian tidak bisa?"
"Ta-Tapi… Dia cukup kuat Kokabiel-sama." Jawab Raynare, kemudian dia melanjutkan "Dia bisa mengeluarkan elemen dari pedangnya dan dia belum terlihat serius dan hanya bermain-main saja dengan Freed."
"Baiklah, aku akan memaafkan kalian kali ini." Ucap Kokabiel, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku mau kalian… Menangkap orang bernama Naruto itu hidup atau mati. KALIAN MENGERTI!"
"Ba-Baik Kokabiel-sama…" Balas Freed dan Raynare. Kemudian saat Kokabiel pergi, Raynare pun melihat Freed dan berkata "Bagaimana kita mencarinya Freed? Aku saja tidak tahu tempat bernama Netherworld itu dimana?"
"Aku juga sama." Jawab Freed, kemudian dia melanjutkan "Tapi tenang saja… Aku tahu bahwa cepat atau lambat, kita akan bertemu dengannya lagi. Dan jika saat itu tiba, aku yang akan membunuhnya karena dia telah mempermalukan aku habis-habisan HAHAHAHAHA!"
Tapi tidak disangka ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka. Pemuda berambut hijau kegelapan dan dia memiliki luka yang cukup dalam di dadanya yang dia tutupi dengan bajunya. Dia adalah Diodora, Astaroth… Iblis yang membuat Asia dikeluarkan dari gereja dan dijadikan Heretic, dan membuatnya berkata 'Sialan! Padahal aku sudah bersusah payah untuk membuat dia dikeluarkan dari gereja dan hanya tinggal membunuh malaikat jatuh bernama Raynare itu mengambil Sacred Gear Asia dan aku akan mereinkarnasikannya sebagai budak iblisku. Sialan kau Naruto Kriezsetvyan, akan aku buru kau dimanapun dan akan aku ambil Asia kembali… Karena selamanya, dia akan menjadi milikku HAHAHAHAHA.'
-Arche City, Veldime-
Naruto saat ini melihat latihan Asia dengan bosan… Karena dia sudah menguasai semua sihir elemen yang dipelajari Asia. Sebenarnya kalau bisa, dia ingin mengajarkan Asia sendiri… Tapi dia tidak memiliki material untuk menjadi seorang guru yang baik dan juga dia hanya menguasai sihir elemen saja serta dia beranggapan kalau mengajarkan itu merepotkan dan lebih enak jika melihat saja dari jauh. Naruto pun melihat Asia mengangkat staff-nya yang diberikan neneknya sebelum dia pergi dan dia pun berkata…
"Mega Wind!"
Wuuuuusssshhhh
Muncullah tornado berukuran sedang saat Asia mengucapkan nama jurus itu dan menghancurkan target yang diberikan Stella pada dirinya. Melihat itu Stella pun berkata "Kau hebat Asia… Baru sebentar kau bisa menguasai sihir elemen dan level kedua jurus elemen itu yaitu Mega level."
"Arigatou sensei…" Balas Asia, kemudian dia melanjutkan "Tapi… Kalau boleh tahu ada beberapa level yang dimiliki semua sihir elemen?"
"Ada empat…" Jawab Stella, kemudian dia melanjutkan "Pertama, level normal. Kedua, level Mega. Ketiga, level Giga. Keempat, level Omega. dan kelima level Tera."
"Kalau begitu ajarkan juga yang level Giga, Omega, dan Tera… Sensei." Ucap Asia dengan nada memelas.
"Tidak bisa Asia…" Balas Stella yang sudah mengelus-ngelus rambut murid barunya itu dan membuat muridnya itu cemberut, kemudian dia melanjutkan "Tubuhmu masih belum kuat untuk menahan kekuatan dari sihir level Giga, Omega, dan Tera sekaligus… Kalau Giga mungkin masih kuat, tapi kalau Omega dan Tera… Tubuhmu harus cukup kuat untuk menahan tekanan kekuatan yang dihasilkan dari kedua level sihir elemental itu karena kau bukan hanya memanggil elemen saja tapi juga monster pembawa sihir elemen itu."
Perkataan itu pun membuat Asia terkejut, kemudian dia berkata "Seperti summon kah, sensei?"
"Ya seperti itulah…" Jawab Stella, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Naruto bisa melakukannya tapi tidak sering dia gunakan karena tubuhnya itu tidaklah cocok untuk bertarung menggunakan sihir tapi dengan serangan fisik."
"Jadi bagaimana aku bisa memperkuat tubuhku supaya bisa menahan tekanan sihir dari sihir elemental level Omega dan Tera, sensei?" Tanya Asia.
"Berlatih dan terus berlatih dan lama kelamaan pasti tubuhmu akan kuat untuk menahan tekanan itu." Jawab Stella, kemudian dia melanjutkan "Tapi latihanmu jangan over, atau kau bisa menyakiti tubuhmu sendiri. Kembalilah besok lagi Asia… Dengan ini, latihan untuk hari ini… Aku nyatakan selesai."
"Ah, kau sudah selesai Asia…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu ayo kita pulang Asia…"
"Aku masih belum mau pulang." Balas Asia, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Hei, bagaimana kalau kita bicara di suatu tempat… Aku ingin lebih banyak bicara denganmu karena kau adalah sepupuku dan kita setelah sekian lama, baru saja bertemu."
"Terdengar menyenangkan…" Balas Naruto, kemudian dia memegang tangan Asia dan berkata "Dimensional Shift!"
-Unknown Location, Veldime-
Naruto saat ini membawa Asia dengan tekniknya ke sebuah bukit yang dipenuhi banyak bunga dan disana juga terlihat matahari yang akan mulai terbenam. Asia yang melihat tempat itu hanya bisa melihat dengan takjub tempat itu dan berkata.
"Sungguh indah…" Ucap Asia saat melihat tempat itu.
"Memang…" Balas Naruto, kemudian dia duduk di tempat padang bunga itu, kemudian dia berkata "Duduklah… Kau tidak capek apa berdiri terus?"
"Ah, baiklah." Balas Asia, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Tempat apa ini Naruto?"
"Namanya Twilight's View. Aku yang menamakannya karena saat pertama kali aku tersesat ke sini dengan menggunakan teknikku, aku melihat matahari yang sedang terbenam di tempat ini." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Sama seperti sekarang…"
"Nama yang bagus. Seleramu tidak buruk Naruto." Ucap Asia yang tersenyum pada sepupunya itu.
"Terima kasih Asia." Balas Naruto, kemudian dia melihat Asia dan berkata "Hei, Asia…"
"Hmmm…"
"Kalau misalkan kau diberi kesempatan untuk kembali ke dunia dimana aku menemukanmu… Kau mau atau tidak?" Tanya Naruto.
"Kenapa memangnya kau bertanya seperti itu?" Tanya Asia dengan wajah bingung.
"Tidak… Hanya saja pasti menyenangkan bisa pergi dari sini dan tinggal di tempat yang beda sebelum aku benar-benar siap menjadi seorang Overlord seperti Laharl-jiji, Etna-baachan, dan juga Rozalin-baachan…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku ingin menjelajah ke beberapa tempat… Tapi aku tidak bisa karena statusku sebagai Overlord Prince, dan membuatku tidak bisa kemanapun karena ayah dan ibuku selalu mengawasiku. Aku saja sebelum ada kau, hanya bisa ke Veldime secara diam-diam."
"Aku tidak tahu, Naruto…" Ucap Asia yang meremas celananya, kemudian dia melanjutkan "Disana… Aku mengalami pengalam buruk. Aku adalah suster gereja disana. Dan mereka memberikan sebuah gelar dengan nama Holy Maiden padaku karena Sacred Gearku yang bisa menyembuhkan orang-orang. Tapi karena gelar itu, aku tidak pernah mendapatkan teman karena aku selalu dijaga dengan ketat oleh para orang-orang suruhan gereja yang merawatku. Aku pikir mereka menyayangiku dengan cara memberikan gelar itu padaku, tapi ternyata aku salah… Rasa sayang itu berubah menjadi rasa benci saat aku tidak sengaja mengobati seorang iblis yang terluka parah dan mereka mengusirku dari gereja dengan alasan aku dipindah tugaskan ke Jepang. Mereka pikir aku tidak tahu rencana mereka, tapi aku tahu! Dan akhirnya lagi-lagi kekuatanku dimanfaatkan oleh fraksi malaikat jatuh yang menampungku sampai kau membebaskan aku dari genggaman mereka."
"Jangan sedih Asia…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalau mereka membuangmu, berarti mereka tidak berhak kau peduilikan dan kau ingat... Kau saat ini bukan Asia Argento lagi, tapi Asia Kriezsetvyan! Kau boleh saja dianggap sampah disana, tapi disini kau adalah emas! Karena kau adalah tuan puteri disini... Lagipula untuk apa kau memikirkan orang yang tidak bisa memikirkan antara benar dan salah."
"Perkataan bijak seperti itu keluar dari seorang Demon sepertimu, Naruto-kun… Aku tidak menyangka. Sepertinya Laharl memang sudah bertambah lembut setelah dia menikah dengan Flonne sampai-sampai cucunya dengan Etna tertular oleh perilaku lembut dari Flonne." Ucap seseorang yang muncul di tempat itu dengan sihir teleportasi-nya
"Lamington-ossan!" Teriak Naruto dengan nada kaget saat melihat sosok Seraph di Celestia yang merupakan sahabat dari nenek gadis disebelahnya itu.
Asia yang melihat sosok pria bernama Lamington itu pun membatin 'Aura-nya sangat suci dan lembut… Apa dia merupakan malaikat seperti Michael-sama dan Gabriel-sama di dimensi sana.'
"Kenapa kau bisa berada disini, ossan… Bukannya ini tempat rahasiaku yang bahkan tidak bisa diketahui oleh semua orang di Overlord's Castle?" Tanya Naruto.
"Bukan kau saja yang mengetahui tempat ini Naruto-kun, aku juga… Karena aku juga suka melihat matahari terbenam disini tapi aku belum berani menamakan tempat ini seperti dirimu, Naruto-kun." Jawab Lamington, kemudian dia melihat Asia dan berkata "Jadi dia cucu dari Flonne? Dia terlihat mirip dengan Aria…"
"Tentu saja Lamington-ossan no baka! Dia itu kan putrinya!" Teriak Naruto dengan tidak sopan pada Lamington yang hanya bisa tertawa kecil pada cucu dari sang High Overlord itu.
"Kau cukup berani untuk mengatakan itu kepada pemimpin seluruh malaikat di Celestia, Naruto-kun…" Ucap Lamington dengan nada menakut-nakuti Naruto.
"Maaf ossan…" Ucap Naruto yang sadar akan perkataannya.
"Tidak apa-apa…" Balas Lamington, kemudian dia melihat Asia dan berkata "Hei, Naruto-kun… Kau bisa kan bawa gadis bernama Asia itu ke Celestia? Ada sesuatu yang aku ingin berikan pada dia."
"Tentu…" Jawab Naruto.
"Baiklah, kalau begitu aku tunggu kalian di Celestia." Ucap Lamington, kemudian dia pergi dengan sihir teleportasinya.
"Kalau begitu ayo kita pergi juga Asia…" Ucap Naruto, kemudian dia memegang tangan Naruto dan berkata "Dimensional Shift!"
-Overlord's Castle, Netherworld-
Asia pun dikirim Naruto ke Overlord's Castle yang merupakan rumah mereka sendiri dan membuat Asia bingung karena Naruto bukannya membawa dia ke Celestia, tapi malah ke rumah dia sendiri. Dia pun ingin menanyakan kenapa dia membawanya ke Overlord's Castle, tapi tiba-tiba saja Kimi datang dan menyambut Asia dan Naruto dengan hormat.
"Selamat datang kembali, Naruto-sama, Asia." Ucap Kimi yang sedang memakai gaun panjang berwarna putih dan panah yang bertengger di belakang tubuhnya yang sudah menundukkan kepalanya dengan hormat.
Naruto dan Asia pun hanya menggangguk dan mengulas senyum pada Kimi, kemudian Kimi melihat Asia dan berkata "Jadi bagaimana pelajaranmu di Veldime, Asia?"
"Sangat menyenangkan…" Jawab Asia, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Benar kan, Naruto?"
"Hn." Balas Naruto.
Kemudian Asia teringat sesuatu dan berkata "Oh ya, Naruto… Kau bilang kau akan membawaku ke tempat yang bernama Celestia. Tapi kenapa kau bawa kita kembali ke rumah?"
"Dimensional Shift milikku tidak akan bisa membawa kita kesana karena aku tidak mempunyai koordinat tepat tentang Celestia jadi aku memakai cara lain." Jawab Naruto.
"Cara lain apa?" Tanya Asia dengan wajah penasaran.
"Dengan cara menggunakan Dimensional Gate…" Jawab Naruto yang sedang menunjuk sebuah portal yang dijaga oleh seseorang Prinnies yangmerupakan demon berbentuk penguin di Netherworld dan membuat Asia berlari ke arah Prinnies itu dan memeluknya.
"He's so cute!" Teriak Asia dengan kegirangan saat memeluk Prinnies itu dengan erat dan membuat wajah sang Prinnies merah padam karena dia saat ini sedang dipeluk oleh sosok tuan putri di Overlord's Castle.
"Dia memang manis…" Ucap Naruto yang mendekati mereka bersamaan dengan Kimi, kemudian dia melanjutkan "Tapi jika kau jatuhkan dia ke tanah karena kau tidak sengaja melemparnya… Maka dia bisa meledak nanti, jadi hati-hatilah dengan itu."
Asia pun mengerti dan menurunkan Prinnies itu secara perlahan-lahan. Prinnies itu pun melihat Naruto dan berkata "Jadi… Kau mau kemana Naruto-sama? Aku terkejut kau tidak menggunakan Dimensional Shift untuk teleportasi seperti biasa.."
"Ya, aku sebenarnya akan menuju ke Celestia… Tapi karena aku belum mengetahui koordinat Celestia dengan jelas, maka aku menggunakan bantuanmu Frank." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Daripada aku dan Asia nyasar ke dimensi lain…"
"Ya sudahlah…" Ucap Frank, kemudian dia melihat Asia dan Naruto dan berkata "Kalau begitu, berdirilah di lingkaran itu dan aku akan mengirim kalian…"
Asia dan Naruto pun berdiri di tempat yang diberitahukan Frank, kemudian Asia melihat Kimi dan berkata "Kimi-chan… Kau tidak ikut?"
"Maaf Asia, aku tidak bisa…" Jawab Kimi, kemudian dia melanjutkan "Aku sedang berlatih dan juga membuat scroll sihir penyembuhan dan support pada dirimu."
'Arigatou, Kimi-chan.' Batin Asia, kemudian mereka berdua menghilang secara ajaib dari tempat itu.
-Celestia-
Naruto saat ini dan Asia sudah terkirim ke Celestia… Seperti biasa, Asia saat ini sedang dalam pikirannya sendiri karena takjub akan tempat bernama Celestia ini. Tempat ini sangat suci, bersih dan nyaman. Kemudian ada seseorang yang datang dan dia adalah Archangel Volcano, salah satu dari Archangel yang menggantikan posisi Flonne karena dia adalah Fallen Angel yang dulunya adalah musuh Laharl, Flonne, dan Etna yang sangat membenci Laharl karena dulu dia ingin menginvasi Netherworld tapi bisa digagalkan oleh Laharl dan kawan-kawannya.
"Ah, kau pasti cucu dari Flonne ya? Kalau begitu silahkan masuk… Lamington-sama telah menunggu kalian berdua." Tanya Volcano saat dia menatap Asia dan membuat Asia menggangguk, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Kau juga bisa ikut Naruto…"
Naruto dan Asia pun masuk ke dalam ruangan Lamington. Naruto pun melihat Lamington dan berkata "Sebenarnya ada apa kau memanggil kami berdua terrlebih Asia, Lamington-ossan?"
"Aku sebenarnya ingin mengajukan proposal padamu…" Ucap Lamington, kemudian dia melanjutkan "Aku ingin bertanya kepada kau Asia Kriezsetvyan… Apa kau bersedia jika aku menawarkan posisi sebagai Archangel termuda seperti nenekmu saat dia belum jatuh?"
"Ehhhhhh!" Teriak Asia dengan kaget. Dia tidak menyangka bahwa Lamington memberikan dia kepercayaan untuk menjadi Archangel termuda di dalam sejarah dan lalu dia melihat Naruto dan membatin 'Apa yang harus aku lakukan, Naruto?'
Naruto pun mengetahui maksud dari perkataan Asia itu, kemudian dia berkata "Maaf… Itu tidak bisa, Lamington-sama."
"Memangnya kenapa, Naruto?" Tanya Lamington yang menatap cucu dari Laharl ini dengan tatapan bingung.
"Karena aku dan Asia sudah bersumpah akan menjadi seorang Overlord bersama-sama…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dengan inisial nama, The Two Overlord."
"Jadi kau sudah memutuskan untuk menjadi seorang Overlord seperti kakekmu ya, Asia?" Tanya Lamington.
"I-Iya Lamington-sama…" Jawab Asia.
"Kalau begitu…" Ucap Lamington yang sudah berdiri dari kursinya, kemudian dia memegang tangan Asia dan berkata "Kalau begitu, aku akan memberikanmu sesuatu supaya kekuatanmu tidak kalah daripada si bocah rambut cabe itu Asia…"
Naruto pun menatap tajam Lamington karena itu, tapi dia dibuat terkejut saat tubuh Asia bersinar dengan terang. Setelah sinar itu menghilang, Naruto pun berkata "Jadi apa yang kau lakukan pada Asia, Lamington-ossan?"
"Aku memberikan dia, berkah dari Celestia." Jawab Lamington.
"Berkah dari Celestia?" Tanya Asia dengan nada bingung.
"Aku memberikan berkah dari tempat ini padamu agar kau yang merupakan keturunan dari Demon dan Fallen Angel bisa menggunakan sihir cahaya sekuat yang digunakan oleh kita para malaikat. Jadi kau bisa menggunakan Light Magic dan Dark Magic." Jawab Lamington, kemudian dia melihat Asia dan berkata "Coba keluarkan sayapmu, Asia. Konsentrasikan energimu pada sayapmu dan lepaskan.
Baaaattttttsssss
Kemudian keluarlah sayap berwarna putih di bagian kanan tubuh belakang Asia dan sayap berwarna hitam di bagian kiri tubuh belakang Asia. Naruto pun membulatkan matanya dan berkata "Keren…"
Asia pun melihat sayapnya dan kemudian dia pun berkata "Ini sayapku… Te-Terima kasih, Lamington-sama."
"Sama-sama." Balas Lamington, kemudian dia melanjutkan "Oh ya kalian cepatlah pulang… Adik dari kakek kalian Sicily, hari ini akan pulang ke Overlord's Castle."
"Benarkah, yuhuu!" Teriak Naruto, kemudian dia melihat Asia dan berkata "Ayo kita pergi, Asia…"
"Tunggu dulu, Naruto…" Ucap Lamington dan membuat kedua sepupu itu berhenti di tempat.
"Ada apa lagi, Lamington-ossan?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Cepatlah… Aku ingin cepat-cepat bertemu dengan Sicily-baachan."
"Aku ingin memberitahumu Asia…" Ucap Lamington dengan serius, kemudian dia melanjutkan "Gunakan kekuatan itu untuk melindungi orang-orang di sekitarmu dan jangan pernah kau gunakan untuk kejahatan. Mengerti?"
"Mengerti, Lamington-sama." Jawab Asia, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita pergi, Naruto."
"Hn…"
Lamington pun melihat dua anak muda itu dan membatin 'Mereka berdua… Aku yakin mereka berdua akan menjadi Overlord yang kuat seperti kakek mereka, Laharl.'
"Terima kasih atas bantuanmu pada cucuku, Lamington…" Ucap seseorang berambut biru dan bermata merah yang datang ke Celestia.
"Sama-sama, Laharl." Balas Lamington, kemudian dia melihat Laharl dan berkata "Mereka berdua akan melampauimu sebagai Overlord terkuat di Netherworld, Laharl."
"Aku tahu." Balas Laharl, kemudian dia melanjutkan "Aku juga meyakini akan hal itu…"
"Omong-omong bagaimana keadaan mereka berdua?" Tanya Laharl.
"Mereka baik-baik saja…" Jawab Lamington yang sudah menunjuk Prinnies berwarna merah dan kuning keemasan. Kemudian dia melihat Laharl dan berkata "Lalu apa rencanamu selanjutnya?"
"Aku akan membunuh beberapa demon jahat dan setelah cukup aku akan menukarkan nyawa mereka dengan nyawa putri dan menantuku pada Death Reaper, supaya Asia bisa bersama dengan orang tuanya lagi." Jawab Laharl.
"Semoga kau berhasil Laharl…" Ucap Lamington.
"Ya, terima kasih atas semuanya Lamington." Balas Laharl, kemudian dia pergi dari Celestia dengan jurusnya ke rumahnya sebelum Naruto dan Asia sampai disana terlebih dahulu.
-To Be Continued-
AN: Done! Chapter 3 is finished now… Bagaimana, menarik? Atau banyak yang kurang? Di chap ini NaruAsia belum balik ke DxD world tapi masih berada di Netherworld. Di chap ini ane buat twist yang berbeda dari gamenya, pertama… Kalo char Disgaea ada yang mati di dunianya, dia enggak akan langsung mati kaya di DxD world… Tapi berubah menjadi Prinnies dan ditampung di Celestia atau Land of Carnage. Yang kasus mati berubah menjadi Prinnies itu memang benar adanya seperti kematian Laharl pas melindungi Flonne dan membuatnya dan membuatnya menjadi Prinnies… Tapi yang ane ubah itu, Laharl membunuh beberapa ratus atau ribu monster jahat dan nyawanya monster-monster itu akan ditukar pada Death Reaper dengan nyawa Light and Aria. Padahal aslinya, mereka bisa kembali dari wujud Prinnies ke wujud normal dengan melakukan kebaikan, jika orang itu selalu melakukan kesalahan di masa lalunya atau mereka akan tetap hidup tapi menjadi seekor Prinnies. Dichap ini udah diketahui bahwa magic level Asia masih low karena baru menguasai level sihir elemen sampe Mega atau Giga aja.
Akeno Himejima: 10
Rias Gremory: 7
Sona Sitri: 5
Xenovia Quarta: 2
Sasame Fuuma: 1
Tsubasa Yura: 1
Irina Shidou: 1
Koneko: 1
Kunou: 1
Ravel Phoenix: 1
Kuroka: 1
Result: Rias dan Akeno
Note: Sumpah, ane kira tadi yang jadi Akeno sama Sona kaya Ultimate Team loh… Kemudian semua berubah setelah negara api maksudnya Rias menyerang. Sorry Sona, buat kali ini ente gak bisa jadi pair Naru.
Review:
Kurotsuki Evan-Kun:
Rambut Akina disini sama dengan Lily dari animasi Auldey: Blazing Teens 3 tapi warnanya aja yang berbeda. Lebih kuat Naruto lah, kan Naruto Pure-Blood. Rozalin itu aslinya adalah Zenon, demon yang sangat ingin dibunuh sama kakek dari Naruto, Adell karena dia pikir semua manusia yang dikutuk di Veldime itu dikutuk sama dia… Padahal yang ngutuk itu si Zenon palsu yang pura-pura jadi bapak kandung Zenon yang setelah pertarungannya dengan si Zenon palsu ini berubah jadi seorang bayi yang diberikan nama Rozalin sama si Zenon palsu dan dia seolah-olah sayang pada Rozalin biar dia lengah dan dia bisa membalas dendamnya pada Zenon. Nah itu yang ane bingung, apa ente ada saran vak? Saran anda akan saya masukkan
Hyuuhi Ga Ara:
Pengganti… Fanfic yang mana tuh?
Arafim123:
Thanks. Bisa diatur kalo poll-nya banyak.
Michael Gabriel:
So pasti… Ane dari dulu memang pengin buat Asia yang kaya Sakura, bukan cuma healer tapi juga fighter.
Ryuketso no Hato:
Bentar lagi mereka akan balik ke dunia DxD. Tapi sayangnya harga diri Naruto gak bakal mau nerima dia mau dijadiin budak sama Rias entar.
Riko Aja 01:
Thanks.
Raitogecko:
Bukan bugil setiap mau tidur… Si Akina itu nyangka, nanti pas Naruto bangun dia akan nerkam Akina dan memberikan cucu pada Kurama. Tapi sayangnya nasib baik masih berpihak sama Naruto, soalnya ada Etna yang menggagalkan rencana Akina.
Iqbal Yuliawan 666:
Thanks.
Maulana59:
Kondisi yang membuat Asia seperti itu vroh. Dia jadi dingin sama bangsa iblis entar kecuali sama Issei yang merupakan sahabatnya karena perbuatan Diodora. Dan dia lebih hormat sama malaikat di dimensinya daripada di dimensi DxD. Boleh juga… Tapi siapa yang cocok jadi vassal Naru di dunia DxD. Enggak sampe level Maou, baru sampe level Kokabiel atau Vali…
Ayub Pratama:
Yang ada nanti yang arogan Naruto yang selalu bilang dia cucu dari Overlord terkuat di Netherworld… Meskipun dalam hatinya.
AoiKishi:
Bukan… Ini dari game, kalo animenya Makai Senki Disgaea. Benarkah? Padahal ane buat jurus ini terinspirasi sama Kamui loh
