Name: The Two Overlord
Author: The World Arcana
Rate M:
Pair: Naruto x Sara x Harem, Sasuke x Asia, Laharl x Flonnex Etna, Minato x Kushina, Adell x Rozalin(Zenon)

Disclaimer: Naruto, Highschool DxD, dan Disgaea bukanlah milik saya. Yang saya miliki hanyalah cerita fic ini saja.

Chapter 4: Welcome to DxD

-Overlord's Castle Training's Trip, Netherworld-

Saat ini Naruto Kriezsetvyan dan Asia Kriezsetvyan sedang berlatih tanding dengan kekuatannya masing-masing… Beberapa bulan belajar teknik magic, Asia pun bisa mengeluarkan semua sihir elemen dari level normal sampai Tera level. Asia pun saat ini mengeluarkan panah cahaya dengan kekuatan malaikatnya yang diberikan oleh Seraph Lamington dan menyeringai.

"Bersiap-siaplah untuk kalah, Naruto…" Ucap Asia, kemudian dia menarik tali busur panahnya dan anak panah yang terbuat dari cahaya pun melesat "Arrow Blast!"

"Kau benar-benar tidak pernah belajar ya, Asia…" Ucap Naruto yang menyeringai, kemudian dia mengangkat tangannya ke depan dan berkata "Kaiser's Reign!"

Panah cahaya milik Asia pun terhenti karena dia tertahan gelombang magnetic dan panah itu serta Asia terdorong karena tekanan gravitasi yang kuat dan membuatnya berteriak "Kyaaaaaaahhhh!"

Tembok dan apapun yang berada di depannya pun hancur dan Asia pun terpental dan tersungkur ke tanah, kemudian Naruto pun melihat Asia dari jauh dan berkata "Oy, Asia! Kau sudah selesai kan?"

Asia pun bangun dan duduk ditanah, kemudian wajahnya cemberut dan berkata dengan nada kesal "Ugh, dasar curang sekali kau ini Naruto! Selalu saja menggunakan teknik itu…"

"Maaf-maaf, sini aku bantu…" Ucap Naruto yang berjalan mendekati Asia dan membantunya berdiri.

"Terima kasih Naruto." Balas Asia yang sudah bangkit dan berdiri dengan bantuan Naruto

Kemudian ada rubah kecil berekor sembilan yang meloncat dan mendarat ke atas rambut merah spiky dari Naruto. Naruto yang menyadari itu pun tersenyum dan berkata "Bagaimana latihanmu, Akina-chan?"

"Menarik Naruto-kun…" Jawab Akina yang masih menggunakan sosok rubahnya, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah bisa menggunakan Kitsune-Bii secara sempurna sekarang."

"Siapa rubah itu, Naruto?" Tanya Asia yang penasaran karena ada rubah yang bisa bicara, karena yang dia tahu hanya Prinny yang merupakan hewan yang bisa bicara.

Akina pun melompat dari kepala Naruto dan mendarat disebelah Naruto serta berubah menjadiHuman Form miliknya yang saat ini menggunakan baju kimono berlengan panjang. Akina pun menunduk pada Asia dan berkata "Perkenalkan, Asia-sama… Namaku Akina, aku adalah putri satu-satunya dari Demon Lord Kurama serta vassal dari Naruto."

"Ternyata kau ada di sini, rubah genit…" Ucap seseorang dari belakang Akina dan perkataan itu membuatnya kesal.

Akina pun melihat ke belakang dan dia melihat Sara yang sedang melingkarkan tangannya di depan dadanya "Oh, ternyata itu kau penyihir merah menyebalkan…"

Naruto pun menghela nafas pasrah karena dia tahu bahwa sebentar lagi Sara dan Akina akan bertengkar seperti biasa. Akina dengan wujud rubahnya dan teknik apinya dan Sara dengan kekuatan sihirnya . Tapi beruntungnya, itu tidak terjadi saat Laharl datang bersama Flonne dan Etna serta Minato dan Kushina bersama dengan Adell dan Rozalin.

"Sigh, lagi-lagi kau menghancurkan Training Ground disini dengan teknik Kaiser's Reign milikmu, Naruto." Ucap Laharl sambil menghela nafas, kemudian dia melanjutkan "Lama-lama kau bisa mengikis keuangan di Netherworld ini dan membuatku bangkrut Naruto."

"Maaf jiji, hehehehe…" Balas Naruto dengan tertawa garing karena dia di tatap dengan tajam oleh ibunya yang bernama Kushina dan juga neneknya, Etna dan Rozalin.

Laharl pun langsung memicingkan pandangannya pada Akina dan Sara dan berkata "Apa kalian ingin berkelahi tadi, Akina, Sara?"

"Te-Tentu saja tidak, Laharl-sama…" Jawab Sara dengan gugup, kemudian dia menepuk pundak Akina dan berkata "Iya kan, Akina?"

"Aye…" Jawab Akina.

"Bagus kalau begitu…" Balas Laharl.

"Oh ya, jiji…" Ucap Asia dan membuat Laharl memandangnya dengan lembut. Asia pun juga menatap neneknya dan para orang-orang tertinggi di Underworld itu dan berkata "Kenapa kalian semua kesini? Apa kalian ada urusan dengan aku dan Naruto?"

"Aku kemari untuk memberi keputusan atas rencana Naruto yang dia usulkan padaku beberapa bulan lalu." Jawab Laharl dan itu membuat Asia terkejut dan membuat Naruto menyeringai senang. Dia pun melihat Naruto dan berkata "Aku memutuskan untuk mengirim kalian ke dimensi dimana Naruto menemukan Asia sampai mereka berdua berhasil menjadi lebih kuat dan menjadi High Overlord untuk menggantikanku."

Naruto pun senang akan itu, tapi Asia hanya bisa terdiam karena keputusan kakeknya itu. Dia pun melihat Laharl dan berkata "Tapi kenapa, jiji? A-Aku tidak mau disana! Mereka semua orang jahat, apalagi kaum iblis dan malaikat… Kaum iblis membuatku dikeluarkan dari gereja karena aku menyembuhkan seorang iblis, HANYA SEORANG IBLIS… Dan malaikat, mereka tahu aku tidak bersalah tapi mereka tetap membiarkan anak-anak buahnya di Gereja membuangku dan mengirimku ke kandang harimau. Aku hanya mau disini! Disini ada jiji, baachan, ada Naruto yang merupakan sepupuku, dan disini… Aku bisa melihat makam kedua orang tuaku sedangkan disana aku tidak pernah tahu siapa orang tuaku."

'Asia…' Batin semua orang terutama Laharl yang saat ini sedang menahan amarah karena mendengar perlakuan yang diterima cucu perempuannya itu di dunia itu.

"Kalau kau tidak mau pergi, aku juga tidak akan ikut jiji." Ucap Naruto.

"Naruto…" Balas Asia yang melihat Naruto dengan terkejut, kemudian dia berkata "Ta-Tapi kenapa? Bukannya kau ingin bisa keluar dari istana dan juga menjelajah sesuka hatimu?"

"Untuk apa aku pergi kalau kau tidak ikut?" Tanya Naruto dan Asia pun bingung untuk menjawab pertanyaan Naruto. Kemudian dia menepuk kedua pundak Asia dengan kedua tangannya dan berkata "Kita ini adalah The Two Overlord… Jadi kita harus selalu bersama. Kau tidak ikut, aku tidak ikut. Kau tidak jadi menjadi seorang Overlord, aku juga sama. Lagipula aku tidak mungkin berada di tempat lain sedangkan sepupuku memilih disini kan?"

Asia pun melihat senyuman Naruto, tapi dia tahu bahwa senyumannya itu palsu. Dia sangat tahu Naruto sangat menginginkan kesempatan ini, kesempatan dimana dia bisa menunjukkan kemampuannya di dimensi lain dan bertambah kuat serta tidak selalu terkekang di dalam istana dan tidak bisa keluar kemanapun kecuali jika ada misi dari Laharl atau latihan bersama Kurama dan Estella. Laharl pun menggangguk mengerti dan mencoba menghilangkan portal yang dia buat untuk menuju ke dimensi DxD, tapi Asia menahan tangan Laharl.

"Jangan jiji…" Ucap Asia, kemudian dia melanjutkan "Aku memutuskan untuk ikut dengan Naruto untuk tinggal disana."

"Kenapa kau berubah pikiran secepat ini, Asia?" Tanya Flonne.

"Naruto pernah bilang padaku…" Ucap Asia, kemudian dia melanjutkan "Dia bilang dia selalu terkekang di istana dan tidak bisa keluar kemana-mana sebelum aku kembali kesini. Kalaupun boleh, itu juga hanya untuk latihan dan hangout dengan para vassalnya. Itu juga harus ditemani oleh para demon yang menjadi bodyguardnya dan membuatnya tidak bisa kemana-mana dengan bebas."

Mendengar itu pun Kushina menundukkan kepalanya. Dia memang protektif sekali pada Naruto, apalagi setelah Asia lahir dan dia diculik oleh vassal Laharl yang berkhianat. Sehingga dia selalu meminta Laharl untuk memberikan Naruto banyak bodyguard untuk menjaganya, meskipun Laharl tidak setuju dan bilang itu tidak perlu karena Naruto sudah lumayan kuat jadi tidak perlu penjagaan. Dan itu pun membuat dia melihat putranya itu dan membatin 'Sepertinya aku sudah terlalu berlebihan ya?'

'Sepertinya dia sudah sadar bahwa selama ini dia terlalu protektif pada Naruto?' Batin Laharl, Etna, Minato, Rozalinn, dan Adell.

"Aku tahu dia mengingkan kesempatan seperti ini dari dulu… Dan kalau aku berbuat seperti ini dan dia memilih untuk mengorbankan kesempatan besar itu, berarti aku bukan sepupu yang baik untuk Naruto kan?" Ucap Asia dan tidak ada yang berani menjawab kecuali Naruto yang berniat protes akan perkataan Asia dan bilang bahwa dia adalah sepupu yang baik, tapi Asia menahan mulutnya dan berkata "Jadi aku memutuskan untuk ikut kesana. Dan kalau ada iblis, malaikat, atau malaikat jatuh yang macam-macam… Aku akan membakar mereka dengan magic Fire, membekukan mereka dengan sihir Ice, dan mementalkan mereka ke udara dengan sihir Wind khukhukuhu…"

Semua orang disana pun merinding saat mendengar tawa dari Asia yang terdengar menyeramkan itu, terlebih Laharl. Karena tawa itu mengingatkannya pada istrinya dan putrinya yang sudah mati lama dan membuatnya membatin 'Tawamu itu mengingatkanku pada tawa nenekmu kalau dia sedang marah sekali padaku, cucuku…'

'Hiiiy tawa Asia / Asia-chan / Asia-sama benar-benar menyeramkan…' Batin Naruto, Sara dan Akina yang merinding disko karena tawa Asia yang tergolong jahat.

'Tawanya membuatku teringat pada Flonne dan Aria / Flonne-kaasama dan Aria-chan jika mereka sedang marah besar pada suaminya…' Batin Etna, Adell, Rozalin, Minato dan Kushina.

Flonne pun melihat cucunya itu dan tersenyum. Kemudian dia menepuk pundak cucunya itu dan berkata "Asia… Hentikan tawamu jahatmu itu, kau membuat yang lain ketakutan tahu?"

Asia pun teringat dan berhenti tertawa seperti seorang maniak penjahat dan berkata "Maaf baachan, aku kelepasan hehehehe…"

Laharl pun yang sudah lepas dari ketakutannya pun melihat kedua cucunya itu dan berkata "Naruto, Asia… Nanti pergilah ke Throne Room dan bawa juga semua vassal kalian. Aku akan mengirim kalian dan para vassal kalian di portal yang kubuat di dalam Throne Room."

"Mengerti, jiji…" Balas Naruto dan Asia.

-Overlord's Castle Throne Room, Netherworld-

Beberapa jam setelah perbincangan Naruto dan Asia dengan Laharl di Training Ground. Mereka berdua pun datang ke Throne Room dengan membawa Sara, Akina, Kimi, Sasuke, dan seseorang gadis berambut hitam twintail seperti Etna yang bernama Kurumi. Kurumi ini adalah vassal Naruto setelah Sara dan juga sebelum Akina dan juga adik angkat Naruto setelah dia menyelamatkannya dari sekelompok monster di Item World dan dia diadopsi oleh Minato dan Kushina

"Bagus kalau kalian semua sudah datang…" Ucap Laharl yang sedang duduk di singgsananya. Dia pun tersenyum saat melihat Kurumi dan berkata "Bagaimana keadaanmu, Kurumi?"

"Keadaanku baik kok jiji…" Jawab Kurumi.

"Dia cucu dari jiji juga?" Tanya Asia dengan nada kecewa karena dia pikir kakeknya berselingkuh dari Flonne dan Etna dan mempunyai anak yang melahirkan Kurumi ini.

"Jangan salah paham, Asia…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kurumi itu vasalku dan juga adikku… Dia diadopsi oleh ayah dan ibuku karena dia tidak mempunyai orang tua lagi. Benar kan, imoutou?'

"Itu benar onii-chan." Jawab Kurumi.

"Tapi kenapa aku belum pernah melihatnya?" Tanya Asia.

"Dia berlatih kekuatannya yang terlalu sulit dikendalikannya selama beberapa tahun oleh Demon Lord Zero, jadi kau baru pertama kali melihatnya Asia." Jawab Naruto.

"Kalau begitu senang bertemu denganmu, Kurumi-chan…" Ucap Asia.

"Senang bertemu denganmu juga Asia-neechan." Balas Kurumi.

Laharl pun melihat para generasi muda di depannya, dan dia pun berkata "Jadi kalian sudah siap?"

"Tentu saja…" Jawab mereka semua.

"Kalau begitu masuklah, aku akan menyusul kalian nanti." Ucap Laharl.

-Tokyo, DxD Dimension-

Naruto, Kurumi, Asia, Kimi, Sasuke, Akina, dan juga Sara pun memasuki portal itu dan mereka muncul di sebuah tempat di tengah-tengah danau. Tapi anehnya mereka tidak tercebur ke danau karena kaki mereka melayang dan tidak menempel ke permukaan air danau di bawahnya. Kemudian Laharl pun muncul dari portal itu dengan keadaan yang sama. Naruto yang melihat itu pun memutuskan untuk bicara dengan kakeknya.

"Kenapa kau membawa kami ke tengah-tengah danau seperti ini, jiji?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Nanti kita bisa jatuh tahu?

"Iya, benar kata onii-chan jiji…" Ucap Kurumi, kemudian dia melanjutkan "Kalau kami semua jatuh ke danau dan aku tenggelam gimana? Aku tidak mau mati muda seperti ini, hiks"

Tapi Laharl malah memandang dua adik-kakak tidak sedarah itu dengan tatapan aneh dan berkata "Tapi kalian tidak jatuh kan?"

Semua orang pun sweatdrop akan perkataan Laharl dan membuat dua kakak beradik itu berkata "Benar juga sih…"

Laharl pun mengangkat tangannya dan berkata "Creation!"

Dan muncullah lingkaran sihir besar berwarna ungu dan dari lingkaran sihir itu muncul bangunan berbentuk mansion yang semakin lama semakin besar dan juga keluarlah jalan lurus dari bawah permukaan danau yang menghubungkan ujung danau dengan mansion yang dibuat oleh Laharl. Setelah jalan itu terbentuk, kaki mereka pun menginjak tanah dan tidak terjatuh ke danau yang berada disebelahnya.

"Laharl-jiji benar-benar keren!" Teriak Kurumi, kemudian dia melanjutkan "Bisa membuat mansion dari dalam danau…"

Laharl pun tersenyum, kemudian dia berkata "Ayo kita masuk ke dalam, anak-anak…"

Mereka semua pun masuk ke dalam, dan saat di dalam mereka pun melihat ruangan di dalam mansion yang terlihat besar dan megah. Sasuke dan Sara yang melihatnya pun berkata "Sugoi…."

"Ini lebih besar dari mansion kepunyaan, tou-sama…" Ucap Akina saat melihat mansion itu secara keseluruhan, kemudian dia berubah kembali menjadi rubah mini berekor 9 dan melompat ke kepala Naruto.

"Berhentilah melompat ke kepalaku secara tiba-tiba begitu, Akina-chan…" Ucap Naruto pada Akina yang sudah berada di atas kepalanya dalam mode rubahnya.

"Maaf Naruto-kun… Tapi di atas kepalamu ini sangat nyaman, aku jadi betah kalau memakai mode rubahku." Balas Akina sambil melirik Sara dengan tatapan meremehkan.

'Awas saja, akan kubalas rubah kampret itu nanti…' Batin Sara sambil memberikan tatapan tajam pada Akina.

'Ternyata kau merupakan seorang ladies man sama sepertiku, Naruto…' Batin Laharl, kemudian dia berkata "Ok, semuanya… Jadi disinilah rumah atau tempat tinggal kalian selama kalian tinggal disini. Kamar Naruto beserta Sasuke berada di lantai pertama. Kamar Asia, Kurumi, Akina dan berada di lantai kedua."

Sara yang mendengar itu pun menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya dan berkata "Itu juga kalau rubah genit itu tidak menyelinap masuk ke kamar Naruto-kun dan tidur dengan tubuh telanjang di sebelah kamarnya…"

Wajah Akina yang berada dalam wujud rubahnya pun memerah dan dia pun menatap tajam Sara dan berkata "Kenapa? Kau cemburu penyihir?"

Sara pun menyeringai dan berkata "Untuk apa aku cemburu padamu rubah sok polos?"

Akina yang mendengar itu pun mulai membuka mulutnya dan berkata "Kau mau bertarung? Ayo kita tunjukkan siapa gadis yang paling kuat di hadapan Naruto-kun!"

"Siapa takut?" Tanya Sara yang sudah mengeluarkan tongkat sihirnya dari ketiadaan.

Sasuke yang melihat ini pun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan membatin 'Sepertinya hidupmu tidak akan bisa tenang jika masih ada mereka berdua, Naruto.'

"Teman-teman, tenanglah… Nanti Laharl-jiji akan menghukum kalian dan memulangkan kalian berdua ke Netherworld kalau kalian berdua masih seperti ini loh." Ucap Asia dan memberikan ancaman agar mereka menghentikan pertengkaran mereka yang seperti anak kecil.

Akina dan Sara pun berhasil menenangkan diri dan berkata "Baiklah, Asia-chan. / Asia-sama."

'Fiuuuh, terima kasih telah menolongku dari kedua orang tidak waras ini Asia.' Batin Naruto sambil melihat Asia, apalagi tadi saat Akina ingin mengeluarkan Kitsune-Bii di atas kepalanya. Kepalanya terasa panas sekali.

"Bisa kau lanjutkan jiji?" Pinta Kurumi yang sudah melihat situasi panas yang terjadi antara Sara dan juga Akina sudah aman terkendali oleh Asia.

"Baiklah…" Balas Laharl, kemudian dia melanjutkan "Training Ground dan Dark Assembly berada di lantai pertama juga. Ruang makan berada di lantai pertama dan di setiap kamar itu dipasang kamar mandi sendiri-sendiri. Dan kau lihat lingkaran sihir berwarna ungu yang berada disudut ruangan itu. Itu adalah portal yang memungkinkan kita untuk kembali ke Netherworld."

"Jadi aku masih bisa ziarah ke makam tou-chan dan kaa-chan, jiji?" Tanya Asia.

"Tentu saja…" Jawab Laharl, kemudian dia melanjutkan "Dan Sasuke dan Sara bisa kembali ke Veldime untuk bertemu dengan keluarga kalian termasuk Akina yang bisa bertemu dengan ayahmu, Kurama."

"Terima kasih Laharl-sama." Balas Sasuke, Sara, dan Akina.

"Kalau begitu, kalian pergilah ke kamar kalian masing-masing dan tidur. Pasti kalian lelah terutama Asia dan Naruto yang tadi sehabis latihan tidak mengambil istirahat." Ucap Laharl.

"Baiklah Laharl-sama. / Laharl-jiji." Balas semua orang dan mereka pun pergi ke kamarnya masing-masing.

Laharl yang melihat para cucunya dan vassal dari cucunya sudah pergi ke kamarnya pun berkata "Clone!"

Muncullah lingkaran sihir berwarna ungu disebelah Laharl dan muncullah klon sempurna dari Laharl bahkan memiliki kapasitas sihir yang sama besarnya. Melihat itu Laharl pun melihat klonnya dan berkata "Jaga mereka semua… Aku yakin akan ada yang datang dan bermacam-macam dengan para cucuku dan vassalnya."

"Serahkan semuanya kepadaku…" Balas klon itu.

Laharl langsung berjalan ke arah portal itu dan membatin 'Aku tidak akan membiarkan ketiga fraksi itu bisa memegang dan mengambil salah satu dari mereka selama aku masih hidup. Saatnya untuk memburu jiwa liar untuk ditukarkan dengan jiwa Light dan Aria…'

Malam hari setelah Laharl kembali ke Netherworld… Muncullah lima orang yang muncul di tepi danau. Mereka pun terkejut saat melihat adanya sebuah mansion di tengah-tengah danau itu, padahal beberapa hari yang lalu itu mansion itu tidak ada sama sekali. Kelima orang itu adalah pemimpin tertinggi fraksi iblis, Sirzech Lucifer dan queennya serta istrinya yang bernama Grayfia Lucifuge, gubernur dari fraksi malaikat jatuh yang bernama Azazel, serta pemimpin tertinggi beserta Seraph yang bernama Michael dan adiknya yang juga merupakan seorang Seraph yang bernama Michael.

"Ternyata kau disini juga Sir…" Ucap Azazel pada pimpinan tertinggi fraksi iblis itu.

"Tentu saja…" Balas Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Aku merasakan kekuatan yang sangat besr berasal dari mansion misterius di tengah danau itu. Kalau benar, aku akan menjadikan dia sebagai peerageku."

"Hohohoho, kalau dia tidak mau?" Tanya Azazel.

"Aku terpaksa akan menghancurkan dan melenyapkannya…" Jawab Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak bisa membiarkan orang dengan kemampuan sebesar ini berkeliaran sesuka hatinya disini…"

Azazel hanya bisa menatap orang disebelahnya ini dengan tatapan heran dan kemudian dia membatin 'Dia ingin menjadikan orang menjadi peeragenya tapi kalau dia tidak mau, maka dia akan menghancurkannya dengan alasan sesederhana itu? Kalau jadi dia aku akan bertanya dulu, apa tujuan orang itu berada disini…'

"Kau yakin bisa mengalahkanku?" Ucap 'Laharl' yang muncul dari kegelapan dan telihatlah dia memakai jaket bertudung dengan jubah panjang yang memiliki corak api di bawahnya. Sirzech dan semua orang pun melihat 'Laharl' dan membuat dia berkata "Hand of Shadow!"

"Accckkkk!"

Kelima orang itu pun tercekik karena tangan yang terbuat dari bayangan yang dibuat oleh 'Laharl' di tanah. 'Laharl' pun menatap tajam kelima orang ini dan berkata "Siapa kalian? Dan mau apa kalian berada disini?"

Sirzech pun menatap 'Laharl' dengan murka karena dia tidak terima kalau Maou Lucifer terkuat diperlakukan seperti ini. Dia pun mengeluarkan kekuatannya untuk menghancurkan tangan bayangan dari 'Laharl' tapi tidak berhasil dan membuatnya membatin 'Kenapa kekuatanku tidak berhasil menghancurkan tangan ini?'

"Kau sepertinya kuat juga crimson-san…" Ucap 'Laharl' sambil menatap Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Tapi tidak cukup kuat! Karena tangan itu akan menghisap semua sihir yang kalian gunakan. Jadi kalian mau bicara atau tidak tas tujuan kalian berada disini?"

"Untuk apa aku memberitahukan padamu? Kau pikir kau siapa bisa memaksaku, Maou terkuat di Underworld?" Tanya Sirzech meskipun tangan bayangan 'Laharl' sudah mencekik lehernya.

'Kau bodoh Sirzech. / Sirzech-sama. Kau malah memperburuk masalah saat ini.' Batin Azazel, Michael dan juga Grayfia yang merasakan cekikan di lehernya sudah semakin kuat.

"Kau tahu…" Ucap 'Laharl' yang sudah mengangkat tangannya dan muncullah lingkaran sihir berwarna ungu di udara "Aku adlalah Overlord terkuat di Netherworld dan aku tidak peduli sama sekali pada apapun jabatanmu itu, iblis! Datanglah, Meteor Impact!"

Lingkaran sihir itu pun terbuka dan menjatuhkan meteor berukuran besar dan padat ke hadapan mereka dan membuat mereka membatin 'Be-Besar sekali…'

"Tu-Tunggu!" Teriak Azazel, kemudian dia melanjutkan "Kami datang dengan damai!"

"Apa-apaan yang kau katakan itu, Azazel!" Ucap Sirzech yang cekikannya serasa ingin mematahkan lehernya karena semakin lama sihirnya terhisap, tangan bayangan yang mencekiknya akan menjadi kuat.

"Diamlah Sir! Ini semua karena ulahmu pada awalnya…" Balas Azazel.

"Damai huh…" Ucap 'Laharl' yang menahan meteor yang berada di atas dengan magicnya dan dia pun melanjutkan sambil menunjuk Sirzech "Tapi aku rasa dia tidak?"

"Maaf kalau temanku itu membuat ulah…" Ucap Azazel, kemudian dia melanjutkan "Kami hanya penasaran karena tiba-tiba saja muncul kekuatan besar dan mansion ini juga muncul secara tiba-tiba. Padahal aku tidak pernah melihat mansion ini sebelumnya…"

"Mansion itu aku yang membuatnya dengan kekuatanku untuk tempat tinggal cucuku yang akan tinggal disini sampai cucuku membuktikan dirinya mampu untuk menggantikanku sebagai pemimpin di duniaku." Balas Laharl

'Cucu… Kelihatannya dia masih terlihat seperti orang berumur 25 tahun.' Batin Grayfia dan Gabriel

"Tapi kenapa kau menyerang kami tuan?" Tanya Michael yang merasakan cekikannya sudah melonggar.

"Aku merasakan kekuatan yang sangat besar. Aku takut bahwa kalian terutama pria berambut merah itu, akan mengambil cucuku. Jadi aku menunggu kalian disini dan menghabisi kalian jika hal itu benar-benar terjadi." Jawab 'Laharl'

"Kau pikir kau bisa mengalahkan kami?" Tanya Sirzech.

"Kau terlalu arogan iblis…" Jawab 'Laharl', kemudian dia melanjutkan "Kau pikir karena kau kuat, kau bisa melakukan apapun yang kau mau? Seperti membuatku menjadi peeragemu… Kau salah jika berpikiran seperti itu. Meskipun kau sekuat apapun, kau tidak bisa membeli kami, para demon dengan kekuatanmu. Karena kami ini memiliki kemuliaan lebih tinggi daripada fraksimu, bangsa iblis…"

Perkataan itu pun membuat Sirzech marah dan berkata "Kau pikir siapa kau! Bisa membicarakan fraksiku seperti itu?"

'Laharl' pun melihat Michael dan Gabriel dan dia pun berkata "Kalian berdua ingat dengan kejadian dibuangnya seorang biarawati dari sebuah gereja ke fraksi malaikat jatuh karena dia mengobati seorang iblis?"

Michael dan Gabriel pun menundukkan kepalanya karena itu dan dia pun berkata "Kami ingat itu…"

"Jadi bisa dijelaskan kenapa kau bisa membiarkan anak buahmu bisa berbuat seenaknya dan membuat seorang biarawati diusir dari gereja?" Tanya 'Laharl' pada Sirzech.

"Aku tidak ingin mengatakan apa-apa tentang itu…" Balas Sirzech dengan dingin.

'Apa-apaan dia itu? Kalau Kokabiel menjadi liar dan mencoba menyerang wilayah adiknya dan adik Serafall itu, pasti aku yang disalahkan karena aku adalah pemimpin dari Kokabiel. Kenapa dia tidak mau disalahkan karena perbuatan anak buahnya sendiri?' Batin Azazel sambil menatap tajam Sirzech.

"Hmm, menyedihkan… Kau panggil dirimu ketua tapi kau tidak mau bertanggung jawab atas perbuatan anak buahmu sendiri? Jangan-jangan jika ada anak buahmu yang mencari seorang peerage dengan cara membunuhnya dan lalu mereinkarnasikannya, kau akan membiarkannya juga?" Tanya 'Laharl' tapi Sirzech tidak menjawabnya dan hanya bisa menggerutu dalam hati. Dia pun melepaskan ikatan dari Hand of Shadow miliknya pada Sirzech, Grayfia, Gabriel, Azazel serta Michael dan berkata "Pergilah… Dan jangan pernah kesini lagi. Kalau aku masih melihat kalian disini dan dengan niat membunuh penghuni mansion itu yang juga tinggal 3 cucuku disana, aku akan membunuh kalian semua dan membuat fraksi kalian harus mencari pemimpin baru."

'Laharl' pun bersiap kembali ke mansion-nya setelah dia menghilangkan meteor yang dia munculkan, tapi Sirzech malah mengumpulkan energy di tangannya dan berkata "KURANG AJAR! MATI KAU!"

Boooooooooommmmm

"Tch, makanya jangan berani-berani kau dengan fraksi iblis…" Ucap Sirzech.

Saat asap itu menghilang, mereka pun terkejut saat melihat Laharl yang tidak ada luka sedikitpun dan juga dia bersama dengan Flonne dan Etna di sebelah kiri dan kanannya. Laharl pun melihat Sirzech dan berkata "Kau hebat juga ya… Bisa menghancurkan klonku semudah itu."

Laharl pun bertatapan mata dengan Sirzech dan berkata "Curse!"

Deg

'Ada apa ini?' Batin Sirzech, kemudian dia mencoba untuk mengeluarkan tekniknya tapi tiba-tiba tubuhnya melemah dan terjatuh ke tanah.

"Sir… / Sirzech… / Sirzech-sama…" Ucap Azazel, Michael, Gabriel dan Grayfia yang mencoba membantu Sirzech berdiri.

Sirzech pun melihat Laharl dan berkata "Sialan kau! Apa yang kau lakukan padaku ini?"

"Aku hanya mengeluarkan kutukanku…" Jawab Laharl, kemudian dia melanjutkan "Semua Demon sepertiku mempunyai teknik kutukan yang bisa aku gunakan untuk mengutuk musuhku… Dimataku, kau adalah musuh. Jadi aku mengutukmu dengan cara mengutukmu agar kau tidak bisa menggunakan teknik berbahayamu itu. Jika kau menggunakannya, kau akan melemah dan lemas, lalu pingsan. Nikmati saja kutukanmu itu, paling cuma sampai dua bulan atau lebih… Ayo kita pergi, Flonne-chan… Etna-chan…"

"Baik Laharl-kun…" Balas mereka berdua, kemudian dia menyusul Laharl masuk ke mansionnya.

"Sialan kau!" Teriak Sirzech yang mencoba mengeluarkan teknik terkuatnya, Ruin the Extinct pada Laharl, Flonne, dan Etna tapi malah membuatnya pingsan karena kutukan dari Laharl mulai beraksi lagi.

"Sirzech-sama!" Teriak Grayfia yang saat ini memegang tubuh suaminya yang sudah pingsan, kemudian dia membawa Sirzech kembali ke Underworld.

"Aku tidak menyangka, Sirzech berubah menjadi seperti ini Azazel…" Ucap Michael.

"Yah, mau bagaimana lagi…" Balas Azazel, kemudian dia melanjutkan "Dia itu iblis, tidak mungkin iblis selamanya akan baik apalagi di Underworld bisa saja ada para iblis tua yang sering mempengaruhi sifatnya. Akan sulit jadinya untuk berdamai kalau salah satu sifat pemimpin fraksi berubah seperti ini."

"Kau berharap saja dengan ini maka Sirzech akan sadar seperti dulu, lagi…" Ucap Gabriel.

"Terima kasih Gabriel…" Balas Azazel, kemudian dia melihat Michael dan berkata "Kau setuju kan jika kita berdua, fraksi malaikat dan malaikat jatuh berdamai kembali Michael?"

"Aku setuju saja, tapi bagaimana dengan Kokabiel? Kau yakin dia akan setuju?" Tanya Michael.

"Aku sudah tidak peduli dengan dia lagi… Kalau dia mati, aku pasti akan bersyukur sekali. Untuk apa punya anak buah yang bisanya hanya membuat masalah saja. Apalagi sekarang dia sudah merekrut Raynare, Mittlet, Kalawarner, dan mantan exorcist Freed dan juga peneliti gila Valper Galilei. Aku yakin cepat atau lambat mereka akan menyerang fraksi iblis, dan kalau itu terjadi… Aku akan meminta Vali untuk menghancurkan mereka." Jawab Azazel, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu, aku pergi dulu… Sampaikan salamku pada Raphael dan Uriel. Michael, Gabriel."

Azazel pun terbang dengan sayapnya yang berwarna hitam dan berjumlah 6 pasang. Michael pun melihat adiknya dan berkata "Kalau begitu, ayo kita kembali juga Gabriel…"

"Baiklah kakak…" Balas Gabriel, kemudian mereka pun pergi menggunakan sayapnya ke Heaven.

Tidak disangka oleh mereka semua termasuk Laharl dan neneknya beserta Flonne. Naruto Kriezsetvyan saat ini ternyata menguping pembicaraan mereka semua menggunakan pendengaran supernya, setelah puas menguping dia pun pergi dan berkata "Tch, pantas saja Asia sangat membenci fraksi iblis itu… Pemimpinnya saja seperti itu."

-To Be Continued-

AN: Done… Naruto dan teman-temannya saat ini sudah masuk ke Dimensi DxD. Disini juga ada konfrontasi antara 3 pemimpin fraksi makhluk supernatural dan Laharl. Maaf kalo ane buat Sirzech agak OOC, tapi dia akan ane buat berubah menjadi baik kembali kok berkat kutukan yang diberikan Laharl sama dia. Disini semua Demon termasuk Laharl dan Naruto bisa membuat kutukan dan dia bebas menggunakan kutukannya untuk apapun. Dia bisa membuat seseorang menjadi lemah karena menggunakan sihir terkuatnya(Laharl), membuat seseorang muntah-muntah selama beberapa jam, dan lain-lain. Curse bisa di jalankan saat mata pengguna dan korban saling bersatu aka saling bertatapan mata. Anggap aja ini kaya ilusi dari Sharingan tapi bukan ilusi tapi real.

Review:

Lopo:

Memang biasa… Siapa yang bilang luar biasa, lolz?

Vin Diesel D'NewGatez:

Nanti ane ganti jadi keanehan…

Kanzaki Yuki:

Banyak… Pokoknya kaya RPG. Kaya Final Fantasy, Atelier Iris, Suikoden, dan lain-lain. Jelas aja bingung, soalnya ada yang ane buat beda dari gamenya.

Kurotsuki Evan-kun:

Enggak juga… Ane buat beda. Kalo demon kan kelemahannya cahaya, kalo demon kelemahannya belum bakalan ane kasih tahu dulu. Asia di magic elemen menang tapi fisik kalah. Naruto fisik menang tapi magic agak kalah sama Asia. Tentu aja… Ane bakal buat si tomat berantena sama rambut cabe itu berantem mulu. Mungkin bisa ane masukkin Sakura atau Karin tapi, tapi kalau Karin nanti kaya IYKWIM lagi… Tau sendiri kan cara penyembuhannya itu gimana? Dan kalau digituin, Karin sudah berteriak erotis mulu, kan kampret.

Thiyahrama:

Bukan anime Overlord, tapi Makai Senki Disgaea.

Hyuuhi Ga Ara:

Kalau yang incest itu harusnya NaruKurumi, soalnya Kurumi ane buat jadi adik angkat Naruto disini. Dan sayangnya Kurumi juga di fic ini enggak incest sama Naruto entar.

Dimas:

Udah dimasukkin, so shut up…

Uzumakynurroni:

Udah, di fic ini Asia udah bisa menyembuhkan orang dalam jarak jauh. Healing Magic-nya bisa juga sih, tapi kalo sihir Asia menipis dia lebih suka make [Twilight Healing].

Michael Gabriel:

Dia jadi benci sama fraksi malaikat sama fraksi iblis… Memang fraksi malaikat jatuh juga dia benci, tapi gak benci-benci amat soalnya para Jendral Da-Tenshi kaya Azazel, Shemhazai, sama Baraqiel memperlakukan dia dengan baik di Grigori… Enggak kaya Kokabiel dan antek-anteknya.

Guest:

Hohohoho… Ente NaruRias lover ya? Tenang aja, Rias masuk vroh tapi… Mereka berdua di chap-chap dekat ini masih jadi kucing dan anjing.

Ero Azazel:

Belum buka Overlord Mode, lebih kuat dari peerage Rias dan Sona termasuk Base Issei dan Balance Breaker tidak sempurna dari Issei serta Freed, Trio Datenshi(Raynare, Kalawarner, dan Mittlett), dan Irina dan Xenovia. Pas udah buka Overlord Mode lebih kuat dari Vali serta Issei full balance breaker sm Kokabiel.

Raitogecko:

Asia baru Kimi… Naruto baru punya Sasuke, Sara, Akina, sama adik angkatnya sendiri yang namanya Kurumi.

Ryuketsu no Hato:

Bukan itu sebenarnya masalahnya, soalnya harga diri Naruto terlalu tinggi dan juga dia benci bangsa iblis saat ini karena Asia juga benci sama bangsa iblis. Kan ada Akina… Sama Kurumi yang merupakan adik angkat Naruto.

Maulana59:

Ane bosen juga bikin Asia polos mulu, padahal dia udah dibuang dari gereja karena evil plot dari Diodora dan juga pas dia ketemu Diodora, ekspresinya cuma kaget aja. Tampar kek atau tendang selangkangannya itu.

Tenshisa Hikari:

Mau gimana lagi? Ane kira yang bakal jadi pair Naru itu Sona dan Akeno, tapi tiba-tiba Rias langsung muncul dan menyerang Sona dan membuatnya menjadi yang terpilih.

Skill:

Laharl:

Clone: Membuat klon dengan menggunakan lingkaran sihirnya.

Creation: Teknik ini adalah teknik khusus yang bisa digunakan untuk membuat apapun. Bahkan membuat bangunan di tengah-tengah danau. Anggap saja kaya Banbatsu Sozo.

Hand of Shadow: Laharl akan membuat bayangannya memanjang dan mengeluarkan tangan yang akan mencekik musuhnya. Tangan itu akan menghisap energy sihir yang dimiliki korbannya dan akan memperkuat cekikannya sampai dia mati atau penggunanya memutuskan untuk menghentikan jurusnya.

Meteor Impact: Membuat lingkaran sihir berukuran besar di udara dan kemudian lingkaran sihir itu akan menjatuhkan meteor berukuran besar yang bisa menghancurkan musuhnya menjadi abu.

Curse: Teknik kutukan yang dimiliki para Demon kecuali para Demon Lord dan Akina yang tidak suka menggunakan teknik kutukannya. Teknik itu bisa melakukan apapun pada korbannya dengan tatapan mata saja, dan itu bukan ilusi.