Name: The Two Overlord
Author: The World Arcana
Rate M:
Pair: Naruto x Sara x Harem, Laharl x Flonnex Etna, Minato x Kushina, Adell x Rozalin x Yukimaru, Mao x, Valtavorez x Gabriel, OC(Shura) x Kurumi, Sasuke x Sakura,
Disclaimer: Naruto, Highschool DxD, dan Disgaea bukanlah milik saya. Yang saya miliki hanyalah cerita fic ini saja. Naruto milik Masashi Kishimoto, Highschool DxD adalah milik Ichiei Ishibumi dan Disgaea adalah milik Nippon Ichi Software.
Chapter 8: First Day of School
-Disgaea Fraction Headquarter, DxD Dimension-
Naruto Kriezsetvyan yang saat ini sudah memakai baju seragamnya yang diberikan pada kakeknya sebelum dia tertidur di kamarnya saat ini sedang menuju ke lantai bawah dan dia menemukan semua orang termasuk Asia, Kurumi dan juga Shura disana.
Shura yang melihat Naruto menatapnya dengan datar dan berkata "Jadi kau sudah siap, Naruto?"
"Tentu saja." Jawab Naruto. Setelah itu dia melihat Asia, Kurumi dan juga Shura dan dia langsung berkata pada mereka dengan nada serius "Asia-chan, Kurumi-chan… Kalian harus tetap waspada disana. Memang iblis yang mendiami daerah itu tidak sehebat aku dan Shura tapi kita harus tetap siaga kapanpun. Dan kau Shura jangan lengah saat berada disana, ingat misi kita adalah melindungi Asia-chan dan Kurumi-chan dari iblis yang berada disekolah itu. Apalagi kalau kau didekati gadis-gadis cantik."
Para demon serta tenshi disana pun tertawa kecil saat mendengar perkataan Naruto yang dibalas dengan Shura "Tsk, bukan salahku kan kalau aku itu selalu dikerumuni gadis-gadis cantik. Secara aku ini tampan sama sepertimu atau Sasuke."
Mendengar kata-kata itu Kurumi langsung menundukkan wajahnya dan di wajahnya terlihat ekspresi sedih di wajahnya. Shura yang melihatnya pun merasa bersalah dan dia pun membatin 'Kenapa dengan Kurumi-chan? Apa karena apa yang aku katakan barusan tadi?'
Saat ini Laharl yang melihat tensi di ruangan itu sudah memanas saat Naruto mulai menatap Shura dengan tajam karena dia telah menyadari adiknya itu sedih karena Shura pun langsung melihat Naruto dan berkata "Naruto… Sebaiknya kau dan yang lain segera berangkat segera sebelum kalian terlambat."
"Baiklah, ayo kita pergi minna." Balas Naruto yang sudah melihat adik dan kedua sepupunya dan mereka berempat keluar dari rumah serta markas fraksi mereka, Disgaea Fraction.
Naruto saat ini sedang berjalan bersama Asia, Kurumi dan juga Shura ke sekolah tempat mereka akan menuntut ilmu tapi Naruto sengaja berpisah dengan Asia dan juga Shura karena dia ingin berbicara berdua saja dengan Kurumi. Kurumi yang melihat tindakan kakaknya itu melihat Naruto dan berkata.
"Kenapa kita berpisah dengan Asia-neechan dan Shura-kun, onii-chan?" Tanya Kurumi.
'Ternyata benar dugaanku bahwa Kurumi menyukai Shura. Bahkan dia memanggilnya dengan suffiks-kun.' Batin Naruto, kemudian dia melihat mata adiknya dan berkata dengan nada serius "Jadi imouto… Aku ingin bertanya sesuatu dan aku harap kau jawab dengan jujur."
"Kau ingin bertanya tentang apa, onii-chan?"
"Apa kau menyukai Shura, imouto?" Tanya Naruto.
Kurumi yang mendengar itu pun terkejut dan dia berkata dengan nada pelan "Kau tahu darimana onii-chan? Apa dari Asia-neechan… Padahal aku sudah bilang padanya untuk merahasiakan darimu…"
"Aku tidak mengetahui ini dari siapapun terutama Asia-chan tapi sifatmu sendiri yang telah membuat ini tampak jelas dimataku, Kurumi." Potong Naruto, kemudian dia menatap adiknya dengan sedih dan dia pun melanjutkan "Aku tahu ini pengalaman pertamamu dalam percintaan, Kurumi… Tapi kenapa harus dia? Kenapa harus Shura?"
"Memangnya kenapa onii-chan? Memangnya apa yang salah dari Shura-kun?" Tanya Kurumi yang menatap kakaknya dan dia juga tengah menahan tangis saat dia menyadari kakaknya tidak setuju kalau dia menyukai perasaan pada Shura.
"Kau tahu dia seperti apa Kurumi kan Kurumi? Sifat dia sama saja seperti Mao-sama, sama-sama playboy." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau pikir aku akan rela menyerahkan adikku satu-satunya pada dia dan membuat hatimu terluka setiap hari karena sifatnya itu? Jawabannya adalah tidak Kurumi. Sebagai kakakmu, aku tidak rela kalau kau bersama dengan dia dan perasaanmu selalu dipermainkan oleh dia."
Kurumi pun memeluk kakaknya karena terharu atas perhatiannya yang besar sekali padanya padahal dia hanyalah adik angkatnya saja tapi rasa sayang yang Naruto tunjukkan tidak kalah dengan rasa sayang seorang kakak pada adik kandungnya sendiri. Saat sedang memeluk Naruto, Kurumi mengatakan suatu hal pada Naruto "Onii-chan, ada yang ingin aku bicarakan padamu. Ini tentang Asia-neechan."
"Aku sudah tahu." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia menyukaiku bukan?"
Kurumi melepaskan pelukannya secara tiba-tiba dan berkata pada Naruto dengan nada jengkel "Ukh, kenapa onii-chan bisa tahu hal itu? Jangan-jangan saat aku dan Asia berbicara berdua saja saat latihan, kau menguping pembicaraanku dan Asia-neechan ya? Jadi kau tahu tentang perasaan Asia-neechan padamu dan perasaanku pada Shura-kun."
"Oy, jangan asal tuduh saja begitu Kurumi." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Shura sebenarnya membicarakan tentang perasaan Asia padaku kemarin. Jadi aku tahu perasaan Asia padaku dan tentang perasaanmu sudah aku bilang itu sudah jelas dari dulu."
"Onii-chan, sepertinya kita tertinggal jauh dari Asia-neechan dan Shura-kun. Kalau kita berjalan terus untuk sampai kesana pasti kita akan terlambat." Ucap Kurumi pada kakaknya yang hanya tersenyum tidak jelas secara tiba-tiba.
"Cuma itu… Kau terlalu meremehkanku kakakmu sendiri imouto." Balas Naruto pada adiknya itu, kemudian dia melanjutkan "Pegang tanganku, kau tidak mau terlambat kan?"
"Oke…"
"Dimensional Shift!"
'Aku lupa kalau onii-chan punya teknik teleportasi seperti Shura-kun…'
Naruto dan Kurumi tiba dengan teknik teleportasi Naruto di dekat Shura dan Asia yang telah lama menunggu mereka dengan ekpresi kesal yang telah menempel di wajahnya "Maaf kami berdua telat…"
"Kalian berdua darimana saja sih? Kau tahu tidak kami bosan menunggu kalian berdua." Tanya Asia.
"Kami hanya sedang berbicara serius antara adik kakak kok. " Jawab Naruto, kemudian dia menyenggol sedikit tubuh Kurumi dan berkata "Iya kan Kurumi-chan?"
"Iya, onii-chan benar Asia-neechan." Jawab Kurumi.
"Ya sudah ayo kita masuk Kurumi-chan." Ucap Asia dan dia pun berjalan masuk ke Kuoh Academy bersama Kurumi dan meninggalkan dua lelaki itu di luar.
"Shura…"
"Hmmmm…."
"Aku tidak peduli kau sepupuku atau tidak tapi jika kau menyakiti hati adikku, akan aku buat kau terkurung dan menderita di ruang dimensi buatanku." Ucap Naruto dengan tatapan tajam menusuk yang dia berikan pada Shura dan dia langsung meninggalkan Shura sendirian di luar.
'Ada apa dengan dia? Tiba-tiba saja mengancamku seperti itu. Dasar orang aneh.' Batin Shura yang juga telah menyusul teman-temannya di dalam.
Shura kemudian sampai di dalam dan menemukan teman-temannya di dalam ruangan kepala sekolah disana dan mereka mendapatkan pembagian kelas. Kurumi masuk kelas 1, Asia kelas 2, dan Naruto serta Shura kelas 3. Kurumi satu kelas dengan orang yang dia temui saat kakaknya berhadapan dengan sekelompok iblis saat kakaknya membantai habis para iblis liar dengan kekuatan barunya. Asia sekelas dengan Issei dan juga rekannya di peerage gadis yang mencoba berhadapan dengannya, Naruto dan Kurumi. Sedangkan Naruto dan Shura mendapatkan kelas yang sama dengan Rias Gremory, iblis yang sewaktu itu beradu mulut dengannya dan Asia saat dia menghabisi para musuhnya dengan kekuatan barunya yang bernama Overlord Mode.
"Kau! Sedang apa kau disini!" Teriak Rias yang menunjuk Naruto dengan ekspresi kesal di wajahnya.
"Kau bertanya padaku?" Tanya Naruto dan Rias pun menggangguk atas pertanyaan Naruto "Aku disini ya untuk sekolah. Apa kau buta, nona-san? Kau pikir aku kesini untuk shopping atau rekreasi?"
Wajah Rias pun memerah karena kesal atas jawaban Naruto sedangkan perempuan di sebelahnya hanya bisa tertawa kecil saat melihat King-nya semarah itu pada seseorang. Tapi tidak disangka ada seorang laki-laki yang tidak suka gadis idolanya dijelekkan dan dia pun berkata "Hei berbicaralah yang sopan pada Rias-oneesama."
"Siapa yang kau maksud onee-sama? Dia." Tanya Naruto sambil menunjuk Rias dan membuat pemuda itu menggangguk, kemudian dia melanjutkan "Nah, aku tidak punya kakak perempuan tapi adik perempuan dan dia kelas satu di sekolah ini juga. Dan untuk apa aku sopan pada dia? Apa memangnya yang telah dia lakukan untuk mendapatkan respect dariku?"
Sang wali kelas yang melihat kelas sudah semakin memanas pun memutuskan untuk memecah tensi yang memanas disana "Kalian berdua bisa kalian perkenalkan nama kalian. Aku disini untuk mengajar bukan melihat murid-murid disini bertengkar, kau tahu…"
"Maaf atas ulah sepupuku itu, dia memang suka membuat ulah." Ucap Shura dan itu membuat dia dihadiahi tatapan tajam oleh Naruto "Perkenalkan namaku Shura. Kesukaanku adalah hal-hal yang mengandung kegelapan dan benda-benda berwarna hitam. Yang kubenci adalah cahaya yang terlalu terang dan hal-hal berwarna putih. Hobiku adalah berlatih dan membantu nenekku dalam melatih murid-muridnya di dojo miliknya. Impianku… Bah! Itu tidak penting dan kalian tidak perlu tahu.
'Dia tampan juga dan misterius…'
'Dasar orang aneh. Mana ada orang yang tidak mengganggap penting impiannya.'
'Dia terlihat keren dari luar tapi menyeramkan dari dalam.'
"Giliranmu…"
"Tsk, namaku Naruto Kriezsetvyan. Kesukaanku berlatih pedang dan keluarga serta para sahabatku. Yang tidak kusuka adalah orang arogan serta orang yang menyakiti keluarga serta para sahabatku terutama adik kecilku, Kurumi. Hobi, sepertinya berlatih pedang bisa disebut sebagai hobi. Impianku… Aku akan menjaga informasi itu untukku sendiri. Aku tidak ingin mengatakan hal yang paling penting dalam diriku pada orang-orang yang tidak aku kenal seperti kalian. Maaf sensei…"
"Kasar sekali…"
"Tapi dia tampan juga sama seperti yang satu lagi…"
'Naruto kenapa sih? Setiap membicarakan Kurumi, dia pasti menatapku dengan tajam? Memangnya apa salahku pada Kurumi?'
"Nah, kalau begitu kalian duduklah di belakang bangku Gremory-chan dan Himejima-chan." Ucap sang guru.
Naruto pun menggangguk dan mereka duduk di bangku yang dimaksud oleh sang guru tapi saat mereka sampai dan duduk di bangku mereka. Mereka malah mendapatkan tatapan tidak menyenangkan dari Rias dan itu membuatnya berkata "Bisa kau tidak menatapku seperti itu? Kau menatapku seperti Empousa yang suka membuat ulah di tempatku."
Rias yang mendengar itu semakin emosi pada Naruto tapi dia berhasil menahannya dengan menghela nafas dan dia berkata "Jadi apa yang kau lakukan disini? Kau tahu kan kalau kau ini berada di wilayah musuh? Kau mau cari mati ya?"
"Kenapa kau bertanya seperti itu? Kau khawatir padaku?" Tanya Naruto dengan nada menggoda dan membuat sang heiress dari klan Gremory itu memerah, kemudian Naruto melanjutkan "Tapi jangan khawatir… Aku tidak ingin membuat masalah denganmu dan antek-antekmu itu tapi kalau kau mau membuat masalah padaku silahkan jika kalian tidak sayang lagi dengan nyawa kalian. Urusanku disini hanya untuk melindungi adikku dan sepupuku."
Rias pun menelan ludah karena merasakan aura milik Naruto yang semakin meninggi dan kemudian dia melanjutkan "Jika ada satu rambut saja yang rontok dari kepala adikku atau Asia-chan… Jangan salahkan aku jika eksistensi gedung ini beserta dengan dirimu dan timmu ini aku hilangkan dengan teknik yang telah kugunakan untuk menghancurkan gedung beserta para iblis brengsek itu dua hari yang lalu.'
"'Jadi saat dia bilang dia yang menghilangkan gedung itu, dia tidak bercanda…' Batin Rias, kemudian dia melihat Akeno dan membatin 'Dia bukanlah di level yang sama sepertiku atau Sona.'
"Kriezsetvyan-san, Gremory-chan… Apa yang kalian bicarakan itu? Sepertinya serius sekali." Ucap sang guru yang menangkap basah Naruto dan Rias sedang berbicara satu sama lain.
"Tidak ada sensei." Balas mereka berdua.
"Kalau begitu bisa kalian dengarkan pelajaran yang aku berikan." Ucap sang guru, kemudian dia melanjutkan "Cobalah hargai usahaku disini. Aku adalah guru serta wali kelas disini, kau tahu…"
"Maaf sensei." Balas Naruto dan Rias.
-Disgaea FractionHeadquarter, DxD Dimension-
Berbeda dengan Naruto yang harus mengulang waktu sekolahnya kembali bersama Shura… Di markas fraksi Disgaea, keempat High Overlord sedang berbicara serius dengan ketua dari fraksi Fallen Angel, Azazel dan wakilnya Baraqiel. Laharl dan Valvatorez, selaku yang terkuat di fraksi Disgaea pun membicarakan tentang fraksi mereka pada Azazel. Azazel yang juga tidak mau macam-macam pada fraksi yang membuat Sirzech tidak bisa menggunakan magic-nya itu dengan serius, bahkan sampai-sampaisifat jenaka-nya menghilang. Rencananya mereka juga mengajak fraksi Angel tp perwakilan fraksi itu yaitu Michael dan Gabriel belum tiba.
"Jadi kalian membuat fraksi baru yang terbuat dari para Demon, manusia, malaikat, dan malaikat jatuh serta kalian ingin membuat perjanjian kerja sama dengan fraksiku?" Tanya Azazel.
"Iya, anda benar Azazel-san." Jawab Val, kemudian dia melanjutkan "Kami memantau ketiga fraksi lewat mata-mata kami yang kami sebar di seluruh kota ini, dan saya serta rekan saya melihat bahwa anda sosok yang easy going dan juga sangat menyukai perdamaian. Jadi kami menawarkan kerja sama dengan fraksimu terlebih dahulu."
"Bagaimana menurutmu Azazel?" Tanya Baraqiel.
"Hmm, aku sih setuju-setuju saja dan aku yakin kalau kau serta Shemhazai akan setuju jika kalian mendengar aku menyetujui tawaran yang ditawarkan Laharl-san dan Valvatorez-san." Jawab Azazel, kemudian dia melanjutkan "Tapi bagaimana dengan Kokabiel? Aku tahu dia itu brengsek dan selalu mencari ulah dengan fraksi lain tapi walau bagaimanapun dia tetaplah anggota di Grigori dan salah satu pemimpin di Grigori juga kan?"
"Berhenti memikirkan tentang dia Azazel. Dia itu selalu membuatmu dalam masalah, apa kau sadar? Kau meminta Raynare untuk meng-observasi Sacred Gear Hyoudou Issei yang merupakan salah satu dari 13 Longinus seperti Vali, [Boosted Gear] tapi dia malah meminta Raynare untuk membunuhnya karena dia pikir Issei adalah penghalang untuk rencanamu padahal kau tidak mempunyai rencana apapun padanya." Jawab Baraqiel, kemudian dia melanjutkan "Lalu kasus Asia Argento… Kau meminta Raynare, Mittlett, Dohnaseek dan Freed untuk menjaganya dengan baik, tapi apa? Mereka malah berani melanggar perintahmu dan mereka mencoba mengambil Sacred Gear dari Asia. Apa aku salah?"
Azazel pun terdiam saat dia memikirkan perkataan Baraqiel. Dia memang benar tentang Kokabiel, seumur-umur dia menjabat sebagai ketua tidak ada hal berguna yang pernah dilakukan olehnya di Grigori seperti Azazel yang bereksperimen untuk membuat Artificial Sacred Gear dan juga Baraqiel yang mencoba mendekatkan dirinya kembali pada putrinya. Yang dia lakukan hanyalah mencari cara untuk membuat fraksi Fallen Angel dan Devil seperti yang terjadi di Great War yang kemudian berubah menjadi pertempuran Fallen Angel vs Devil vs Angel yang berakhir dengan kematian Tuhan setelah dia kelelahan saat berhasil mengalahkan Two Heavenly Dragon, Ddraig dan Albion serta menyegel naga terkuat selain Great Red dan juga Ophis, Trihexa.
"Aku setuju dengan tawaran dari Laharl-san dan juga Valvatorez-san." Ucap Azazel, kemudian dia melanjutkan "Dan jika Kokabiel tidak terima dan malah dia berniat mengajak fraksi Disgaea berperang, keluarkan saja dia dari Grigori. Aku tidak butuh pengkhianat yang selalu membuat masalah untukku dan juga berniat untuk melanjutkan perang yang kita 3 fraksi hindari, yaitu Great War di dalam Grigori."
"Aku paham, Azazel." Balas Baraqiel.
"Jadi sekarang apa yang akan fraksi kalian lakukan selanjutnya?" Tanya Azazel, kemudian dia melanjutkan "Aku yakin bahwa fraksi malaikat akan setuju dengan proposal kerja sama ini. Tapi bagaimana dengan fraksi iblis. Kalau sifat Sirzech masih seperti dulu mungkin dia akan menerima tapi kalau sekarang, pasti akan sulit. Mengingat dia saat ini berpikiran kalau dirinya itu adalah superior being in this world hanya karena dia adalah seorang Lucifer terkuat setelah leluhurnya yaitu Lucifer yang pertama."
"Dia akan mendapat balasan karena sifatnya sendiri nanti." Ucap Laharl. Azazel dan Baraqiel pun melihat Laharl dengan bingung sedangkan Mao, Val, dan juga Adell mengerti betul apa yang akan dikatakan Laharl "Dulu aku juga sama seperti orang bernama Sirzech itu. Aku lahir dari dua Pure-Blooded Demon terkuat di Netherworld terlebih ayahku adalah King of Netherworld. Setelah dua orang tuaku meninggal, aku menggantikannya menjadi raja tapi aku gagal menjadi seorang raja yang baik bagi mereka. Tapi karena kesombongan dan kearogananku, para rakyatku meninggalkanku bahkan teman-temanku sendiri. Aku kemudian mengasingkan diri dan menyadari bahwa mereka semua meninggalkanku karena sifatku itu dan aku kemudian memutuskan untuk merubah sifatku dan itu berjalan ke arah yang lebih baik. Para rakyatku kembali, aku mendapatkan teman-temanku kembali tapi aku menyadari Netherworld bukanlah milik diriku saja… Jadi aku memecah Netherworld menjadi 4 bagian dan setiap bagian itu dipimpin bukan olehku sendiri lagi tapi Four High Overlord yang kau lihat sekarang itu."
"Aku sepertinya mengerti maksudmu Laharl-san." Balas Azazel, kemudian dia melanjutkan "Mungkin maksudmu, Sirzech akan kehilangan sesuatu yang berharga bagi dirinya dan itu akan membuatnya sadar sama sepertimu dulu kan?"
"Yup." Jawab Laharl, kemudian dia melanjutkan "Dia akan sadar atau sifatnya akan bertambah buruk. Ingat pengalaman setiap orang itu tidaklah sama. Aku hanya memberikan contoh saja.
Tok
Tok
Tok
"Ada apa? Apa kau tidak tahu sedang ada rapat penting disini?" Tanya Laharl.
"Maaf Laharl-sama. Tapi perwakilan dari fraksi malaikat telah tiba."
"Suruh mereka masuk." Ucap Laharl, kemudian dia melanjutkan "Kita tidak boleh mendiamkan tamu di luar terus-terusan kan?"
"Ha'i…"
Krieeeeetttt
"Maaf kami berdua terlambat." Ucap sang malaikat bergender pria yang masuk disertai dengan malaikat cantik bergender perempuan di sebelahnya.
"Tidak apa-apa Michael-san, Gabriel-san." Balas Laharl, kemudian dia melanjutkan "Silahkan duduk terlebih dahulu di tempat kalian."
"Terima kasih." Balas mereka berdua.
Valvatorez yang melihat wujud Gabriel pun terpana dengan aura kecantikan yang dipancarkan olehnya dan membuat dia berkata tanpa sadar "Cantik…"
Para rekannya terlihat terkejut saat mendengar Valvatorez mengatakan bahwa Gabriel cantik dan itu membuat mereka membatin 'Ternyata Val punya selera pada perempuan juga, baru tahu…'
-Kuoh Academy, DxD Dimension-
Naruto dan Shura saat ini sedang mencari Asia dan Kurumi karena saat itu bel istirahat telah berbunyi. Mereka berdua pun kemudian menemukan Asia dan Kurumi di depan pintu gerbang akademi... Asia dan Kurumi yang melihat dua orang itu langsung menghampiri mereka berdua.
"Bagaimana dengan kegiatan belajar mengajar kalian, Kurumi, Asia-chan?" Tanya Naruto.
"Menarik walaupun gadis pendek yang waktu itu bersama dengan gadis berambut merah yang bertengkar dengan kalian berdua selalu menatapku dengan tajam." Jawab Kurumi.
"Aku juga sama. Pria sok tampan yang mencoba menyerangmu dengan pedangnya itu juga selalu menatapku dengan tajam. Untung Issei tidak ikut-ikutan atau aku akan membakar satu kelas itu dengan Giga atau Tera Fire." Tambah Asia.
"Bagaimana denganmu sendiri, onii-chan?" Tanya Kurumi.
"Oh aku bertemu dengan pemimpin dua orang itu dan seperti yang sudah kalian berdua duga… Gadis itu sepertinya sangat benci padaku." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku tidak peduli tentang itu. Yang aku pedulikan adalah kalian berdua. Karena tugas kami adalah untuk melindungi kalian berdua, dengan atau tanpa bantuan Shura. Jika dia dan antek-anteknya itu berani macam-macam, tenang saja… Aku sudah mengancamnya akan membunuh mereka semua dengan teknik Emperor's Reign milikku."
"Terima kasih onii-chan… / Naruto-kun…" Balas Kurumi dan Asia yang tersenyum manis pada Naruto.
Sedangkan Shura pun melihat mereka berdua dan berkata "Hei, pelindung kalian disini bukan hanya Naruto saja. Tapi aku juga…"
"Kau iri huh, Shadow Freak?"
"Dalam mimpimu, Fishcake."
"It's Maelstrom, damn it!"
"Memangnya aku peduli?"
"Why you!"
"Tenanglah kalian berdua…" Ucap Asia dan Kurumi yang memisahkan Naruto dan Shura yang sebentar lagi akan mulai berkelahi.
Kemudian mereka berempat mendengar keributan di dalam sebuah gedung yang berada dalam Kuoh Academy. Naruto kemudian melihat adiknya dan dua sepupunya "Aku merasakan sebuah masalah terjadi di sekolah ini. Ayo kita pergi…"
"Naruto-kun, ini bukan urusan kita. Untuk apa kita mengurus hal ini?" Tanya Asia.
"Ini terjadi di sekolah yang aku tempati. Kalau orang itu membuat masalah di tempatku bersekolah, aku tidak akan tinggal diam." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalau kalian tidak mau biar aku dan Shura saja yang mengurusnya. Ayo kita pergi Shura."
"Hn…"
Naruto dan Shura pun berlari ke tempat kejadian perkara sedangkan Asia yang melihatnya pun berteriak dan juga mengejar Naruto "Tunggu kami berdua, Naruto-kun!"
-To Be Continued-
AN: Chapter 8 is up… First day Naruto, Kurumi, Shura dan juga Asia di Kuoh Academy. Fraksi malaikat jatuh sama malaikat jatuh sama malaikat sudah bekerja sama dengan fraksi Disgaea. Dan juga baru pertama ketemu Naruto udah ribut aja sama Rias wkwkwkwkwk :v Ada yg bisa nebak masalah apa yang terjadi di Kuoh Academy.
Review:
Luu Nyang Sang:
Lima saja.
Ardiansyah Draco Lucifer:
Iya tapi nanti berubah kok. Masih lama tapi.
Tamerlane12:
Siapa loli? Memang pair Naru ada loli-nya.
Nichannisa:
Sasuke sama Sakura soalnya dari chap 1-7 dua orang itu enggak ada chemistry-nya.
Resayse:
Sip.
Chimi Wila chan:
Ane udah nyoba cara yang ente pake berkali-kali tapi masih aja jadinya kaya gitu tapi ane mau terima kasih sama ente. Mungkin pas ane dah mahir bakal ane coba lagi gaya penulisan ente Chimi-chan.
Anarchy:
Naruto, Sasuke, Sasuke, Sara, Itachi, Obito, Madara(Good), Fugaku, Shisui, Mikoto, Minato, Kushina.
Michael Gabriel:
Ya bro. Dan Azazel sudah menerima ajakan kerja sama dari fraksi Disgaea.
Ayub Pratama 792:
Kalo Sirzech masih punya curse dari Laharl mungkin bisa menang but it's unfair right?
Hyuuhi Ga Ara:
Dia udah ketemu Rias dan haru pertama dah buat Rias kesel setengah mampus dan ketakutan.
Onii-Chan:
Boleh juga.
Crucufix:
Tentu aja buruk, cuma dipelototin sama Rias aja… SI Naru bilang kalo Rias kaya Empousa.
Riobethethe:
Lebih tepatnya kaya Kamui.
Grand560:
Tentu… Soalnya abis Arc Raiser, Rias jadi ally Naru.
Tenshisha Hikari:
Ane enggak tahu tahap pengendalian waktu Kurumi sesuai sama Date A Live. Bisa dijelaskan yang rinci enggak?
