Name: The Two Overlord
Author: The World Arcana
Rate M:
Pair: Naruto x Harem(Asia, Sara, Akina, Rias, Akeno), Laharl x Flonnex Etna, Minato x Kushina, Adell x Rozalin x Yukimaru, Mao x, Valtavorez x Gabriel, OC(Shura) x Kurumi, Sasuke x Sakura, Issei x Harem(Irina, Xenovia, Koneko, Ravel)

Disclaimer: Naruto, Highschool DxD, dan Disgaea bukanlah milik saya. Yang saya miliki hanyalah cerita fic ini saja. Naruto milik Masashi Kishimoto, Highschool DxD adalah milik Ichiei Ishibumi dan Disgaea adalah milik Nippon Ichi Software.

Chapter 9: The Plan

-Kuoh Academy, DxD Dimension-

Naruto yang merasakan ada tekanan energi yang mengganggu di sekolah yang mereka tempati pun langsung melesat ke tempat kejadian perkara yang ternyata adalah ruang klub milik Rias Gremory, yang saat ini sedang di datangi oleh pemuda dengan banyak perempuan cantik di sekelilingnya dan juga wanita yang pernah dia lihat saat dia menguping pembicaraan antara klon milik kakeknya dan juga para pemimpin fraksi makhluk supernatural. Sebenarnya Naruto tidak mau ambil pusing atas kejadian itu… Tapi karena pemuda yang datang ke klub Rias itu telah membuat masalah dengan cara ingin membakar para peerage Rias dengan teknik apinya, Naruto pun mengeluarkan sedikit kemampuannya dan itu berhasil menghilangkan teknik pemuda itu dan membuat semua orang disana terkejut.

"Siapa yang berani ikut campur dalam urusanku?" Tanya pemuda itu dengan nada kesal.

"Hmm, aku yang melakukannya." Jawab Naruto yang datang bersama dengan Shura, Kurumi dan juga Asia.

'Orang itu kan…?'

"Kau…" Desis pemuda itu, kemudian dia berkata pada peeragenya "Karlamine, Siris, serang dia!"

'Hmm, mereka cepat juga ya…' Batin Naruto saat melihat kecepatan Karlamine dan Siris, dan kemudian dia menyeringai saat melihat celah dan langsung mencekik mereka berdua "Tapi sayang… Kalian masih kurang cepat jika dibandingkan denganku ataupun Shura."

Setelah itu, Karlamine dan Siris serasa tersedot oleh sebuah lubang dimensi yang muncul di belakang mereka dan Naruto pun mendorong pelan mereka. Melihat itu pemuda itu beserta para peeragenya dan wanita itu shock. Pemuda itu yang geram pada tindakan Naruto pun berkata dengan lantang "Kau kemanakan mereka berdua?"

"Oh mereka berdua ya…" Balas Naruto, kemudian dia melihat lubang dimensi buatannya telah muncul di belakang pemuda itu bersama dengan para peeragenya "Itu dia. Sebentar lagi mereka akan kembali…"

Pemuda itu dan para peeragenya langsung melihat lubang dimensi itu dan shock saat melihat lubang dimensi itu memuntahkan tubuh Karlamine dan Siris yang sudah terluka sana-sini serta bajunya juga sudah robek-robek dan memperlihatkan assetnya dan itu membuat salah satu sang kaisar naga dan pengendali bayangan mencoba bersusah payah untuk menahan mimisan karena apa yang mereka lihat saat ini.

Melihat itu… Pemuda itu langsung murka dan berniat untuk menyerang Naruto tapi dinding es sudah menahannya dan wanita yang dari tadi hanya melihat saja itu langsung membuka mulut dan berkata dengan nada tajam pada orang itu "Raiser-sama… Aku harap kau hentikan kegilaan ini sekarang juga atau aku akan melaporkan perbuatanmu ini pada Lucifer-sama sekarang juga!"

"Tapi dia menyerang anggota peerageku terlebih dahulu, Grayfia-sama…" Bantah pemuda bernama Raiser ini.

"Tapi siapa yang memulai untuk menyerang terlebih dahulu?" Tanya wanita bernama Grayfia itu dengan tenang, kemudian dia melanjutkan "Aku tahu dia telah mengganggu urusan darimu atau urusan kita bangsa iblis. Tapi kau tidak berhak untuk menyerang orang seenaknya saja begitu."

"Tch…" Decih Raiser. Kemudian karena merasa telah kalah argumen dari Grayfia, dia pun pergi bersama dengan para peeragenya beserta Grayfia.

Setelah mereka pergi, Rias pun menghampiri Naruto dan berkata "Ehm, Naruto-san… Terima kasih karena telah menolong kami."

"Aku tidak ada niatan untuk menolongmu, Gremory-san." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya tidak suka ada yang membuat ulah di sekolah yang aku tempati. Walau bagaimanapun, tempat ini adalah tempatku, adikku dan sepupuku menuntut ilmu kan?"

"Well, alasan itu bisa diterima." Jawab Rias

"Oh ya omong-omong, orang yang tadi kesini siapa?" Tanya Kurumi, kemudian dia melanjutkan "Kenapa dia ingin sekali membakar para budakmu itu?"

Rias ingin membantah perkataan Kurumi kalau teman-temannya itu bukan budak tapi peerage, tapi dia mengabaikannya dan menjawabnya dengan menahan kesal saat mengingat wajah menyebalkan pemuda bernama Raiser tadi "Oh, dia… Nama dia adalah Raiser Phenex, putra ketiga dari Lord Phenex dan Lady Phenex dari keluarga Phenex. Dan dia adalah tunanganku."

"Selera pemuda itu buruk juga ya. Aku baru tahu ada yang ingin bertunangan dengan gadis menyebalkan seperti dirimu." Balas Naruto dan Rias pun menanggapinya dengan deathglarenya yang tidak berarti apa-apa bagi Naruto 'Meh, glare dari baa-chan dan kaa-chan lebih mengerikan dari milikmu Gremory."

"Kau pikir aku juga sudi bertunangan dengan orang sombong, menyebalkan dan suka meremehkan orang lain sepertinya." Ucap Rias, kemudian dia melihat Naruto dan menghela nafas "Dan sebenarnya ada masalah apa kau sebenarnya denganku? Kenapa kau sering sekali membuatku kesal, huh?"

"Itu karena…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Pertama, ada salah satu dari kalian iblis yang membuat sepupuku yang waktu itu masih menjadi suster gereja diusir dari gereja dan pemimpin kalian bahkan tidak mencari tahu dan menindak orang itu, padahal kalian tahu perbuatan salah satu anggota fraksi kalian itu bisa menyebabkan perang dengan fraksi malaikat. Kedua, kalian seenaknya saja ingin menyerangku karena kalian pikir aku adalah ancaman bagi fraksi kalian… Apa kau tahu kalau aku bisa menghilangkan kalian semua dan melakukan sesuatu yang sama persis dengan apa yang aku lakukan pada budak tunanganmu itu."

Rias dan para peeragenya pun merinding karena perkataan Naruto itu karena mereka tahu kalau apa yang Naruto lakukan tadi belumlah sebesar apa yang dia lakukan waktu itu dengan cara menghilangkan sebuah gedung besar dan beserta semua isi-isinya meskipun Rias agak sedikit kesal karena Naruto mengingatkan bahwa Raiser adalah tunangannya. Setelah itu dia pun melihat Rias dengan tajam dan berkata "Dan ketiga… Pada hari pertama kedatangan kami, pemimpin utama kalian datang ke tempat dimana aku, Asia, Kurumi, dan para vassalku tinggal bersama dengan pimpinan fraksi yang lain dan kau tahu apa yang ingin dia lakukan? Dia berencana ingin menjadikan kakekku dan kami sebagai iblis dan jika kami menolak, maka mereka akan membunuh kami semua."

Para iblis kecuali Issei yang berada disana pun terbelalak saat mendengar perkataan Naruto karena sepengatahuan mereka… Pemimpin mereka Sirzech Lucifer, bukanlah orang seperti itu dan tidak pernah memaksakan seseorang untuk menjadi iblis. Bahkan dia membuat aturan hanya memperbolehkan para anak buahnya untuk mereinkarnasikan seseorang yang sudah mati untuk menyelamatkannya. Rias yang mendengar itu pun menatap Naruto dengan datar dan berkata "Kau bohong…"

"Bisa kau ulangi, Rias Gremory?"

"Kau bohong!" Teriak Rias, kemudian dia melanjutkan "Kakakku tidak mungkin melakukan itu!"

'Jadi dia kakaknya ya? Aku baru tahu… Pasti ini sangat berat untuknya.' Batin Naruto, kemudian dia membalas tatapan Rias dan berkata "Kalau begitu aku mau tanya… Siapa wanita yang tadi disini bersama dengan tunanganmu itu?"

"Dia adalah kakak iparku, Grayfia Lucifuge." Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Kenapa kau bertanya itu?"

"Saat aku melihat kedatangan kakakmu bersama dengan pimpinan fraksi yang lain, dia ada disana." Jawab Naruto.

"Tunggu Naruto…" Ucap Asia dan itu membuat Naruto menatapnya "Kalau kau benar… Kenapa kita bertiga bersama Kurumi-chan serta Akina-chan, Sara-chan dan Sasuke-san masih hidup sampai sekarang?"

"Klon dari Laharl-jiji berhasil menahan dia sampai tubuh asli Laharl-jiji dan Etna-baachan dan Flonne-baachan datang." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia terlalu meremehkan jiji dan itu membuatnya terkena teknik Curse dari jiji saat dia mencoba menyerang menyerang mereka bertiga."

"Curse…" Ucap Yuuto Kiba, kemudian dia melanjutkan "Apa itu teknik yang kau pakai pada buchou?"

"Itu benar." Jawab Naruto.

"Tapi kenapa dia?"

"7 dosa…" Jawab Asia, kemudian dia melanjutkan "Iblis selalu terikat dengan 7 dosa… Ketamakan, kesombongan, kemurkaan, hawa nafsu, kemalasan, iri dengki, dan harga diri yang tinggi. Aku tidak bermaksud menghujat tapi itu memang kebenarannya. Bangsa iblis tahu kami para Demon memiliki kemampuan yang tinggi… Kalian bisa lihat apa yang dilakukan Naruto? Tapi kekuatan bangsa kami belum sampai disitu saja. Masih banyak orang-orang bangsa kami yang memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan dengan Naruto ataupun Shura. Yaitu para High Overlord dan para Demon Lord."

"High Overlord Laharl, kakek dariku, Naruto dan juga Kurumi. High Overlord Valvatorez, seorang Vampire Tyrant dengan kemampuan Demonic dan Vampiric beserta High Overlord Adell sang Fire Demon dan juga High Overlord Mao. Belum lagi para Demon Lord yang mempunyai kemampuan sedikit dibawah para High Overlord seperti Zero-sensei, Shukaku, Matatabi, Isobu, Son Goku, Kokou, Saiken, Choumei, Gyuuki dan Kurama." Tambah Kurumi, kemudian dia melanjutkan "Apa kalian pikir pemimpin kalian tidak akan tertarik dan mencoba untuk mendapatkan serta mengendalikan kami para Demon dengan cara menjadikan kami sebagai iblis. Iblis itu tamak… Mereka akan terus mencari kekuatan yang besar untuk memperkuat diri mereka sendiri."

"Tidak semua iblis seperti itu!" Teriak Rias yang mencoba mengelak dari fakta yang diberikan oleh Naruto, Kurumi dan Asia. Dia ingin mempercayai perkataan mereka tapi yang dibicarakan ini adalah kakaknya sendiri, Maou Lucifer yang digadang-gadang lebih baik sifatnya daripada Lucifer yang asli beserta keturunannya seperti Rizevim Livan Lucifer.

"Oh, benarkah…" Ucap Asia yang sudah menyilangkan tangannya dan dia pun melanjutkan "Lalu kenapa kau mereinkarnasikan Issei? Apa kau sudah tahu kalau Sacred Gear yang dia miliki adalah salah satu dari Thirteenth Longinus, [Boosted Gear]?"

"Aku tidak tahu kalau itu adalah [Boosted Gear] pada awalnya" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Aku pikir itu adalah [Twice Critical]."

Naruto yang melihat mental Rias benar-benar turun pun berkata pada Asia "Sudah Asia-chan, ayo kita kembali…"

"Baiklah, jika kau yang memintanya Naruto-kun." Balas Asia.

Asia, Kurumi, dan Shura pun pergi dari ruangan Rias. Sebelum keluar, Naruto pun melihat Rias dan berkata "Rias…"

"Aku tahu ini berat untukmu…" Ucap Naruto yang melihat Rias menatapnya dengan tatapan datar, kemudian dia melanjutkan "Tapi kalau kakakmu itu seperti apa yang kau katakan sebelumnya… Berarti sekarang kakakmu bukanlah kakakmu yang dulu lagi, dia sudah berubah. Yang dia pedulikan sekarang hanyalah kekuatan saja… Kalau dia masih sama seperti yang kau bilang, dia tidak akan melakukan itu terutama pada beberapa anak kecil sepertiku, Kurumi, Asia, dan para vassalku Sara dan juga Sasuke."

-Underworld, DxD Dimension-

Di Underworld tepatnya di mansion keluarga Gremory, terlihat Sirzech Lucifer yang sedang melatih anaknya yang bernama Millicas Gremory, tapi dia terlihat kesal karena anaknya masih belum bisa mengeluarkan Power of Destruction seperti yang dia lakukan sewaktu dia masih kecil.

"Tou-sama, aku sudah tidak sanggup." Ucap Millicas yang kelelahan.

"Dasar anak bodoh!" Ucap Sirzech yang mendorong anaknya itu sampai terjatuh, kemudian dia melanjutkan "Aku saja saat dalam umurmu yang sekarang ini sudah bisa mengeluarkan Power of Destruction milikku tapi kau masih belum bisa melakukannya. Kau ini putra dari Maou Lucifer, jangan buat diriku terlihat lemah karena anaknya tidak bisa menggunakan teknik andalanku sendiri. Cepat keluarkan Power of Destruction milikmu, aku tidak punya banyak waktu…"

"Kalau kau tidak punya banyak waktu, lebih baik kau pergi saja Sirzech-kun." Ucap Grayfia yang datang dan dia saat ini sedang menahan marah saat melihat anaknya yang berlari ke arahnya dan menangis. Dia pun kemudian menatap Sirzech dengan tajam dan berkata "Kenapa denganmu ini sebenarnya? Kau tahu anak kita ini masih kecil, tapi kenapa kau memaksakan dia untuk bisa mempelajari teknik Power of Destruction secepat ini, hah? Bahkan kita tidak tahu kekuatan yang Millicas-kun warisi itu adalah teknik Power of Destruction milikmu atau elemen es milikku!"

"Berhentilah memanjakannya Grayfia…" Balas Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Kau lihat dia… Dia terlalu malas untuk berlatih dan itu membuatnya menjadi lemah. Aku tidak mau reputasiku sebagai Maou Lucifer hancur karena anakku lemah dan bahkan tidak bisa menggunakan Power of Destruction seperti ayahnya."

Mendengar itu Grayfia pun menggeram marah dan dia pun segera pergi dari tempat itu bersama dengan putranya Millicas sebelum dia mengatakan hal-hal yang akan dia sesali. Setelah dia membawa Millicas ke kamarnya, dia pun bertemu dengan ibu mertuanya Venelana yang menatapnya dengan tatapan khawatir "Grayfia-chan, ada apa denganmu?"

"Aku sudah tidak tahan okaa-sama…" Jawab Grayfia, kemudian dia melanjutkan "Sirzech-kun sudah berubah. Dia tidak lagi peduli pada keluarganya… Yang dia pedulikan saat ini adalah kekuatan dan reputasinya sebagai Maou Lucifer. Dia benar-benar telah berubah menjadi seperti Maou Lucifer pertama, aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Kalau begini jadinya, aku rasanya ingin meminta cerai saja."

"Jangan katakan itu Grayfia-chan, ingat dengan putramu." Balas Venelana, kemudian dia melanjutkan "Bagaimana jadinya jika dia tumbuh besar tanpa sosok ayah di sampingnya?"

"Dia bahkan sudah tidak peduli pada Millicas-kun, okaa-sama." Balas Grayfia, kemudian dia melanjutkan "Dia tidak lagi peduli pada nasib Rias-chan jika dia benar-benar menikah dengan Raiser Phenex. Padahal jika Sirzech-kun tidak berubah menjadi seperti ini, pasti aku yakin dia akan mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan Rias-chan tanpa mengganggu otoritasnya sebagai Maou Lucifer. Dan sekarang dia ingin memaksa Millicas-kun berlatih untuk mendapatkan Power of Destruction sepertinya dan Rias-chan karena dia tidak ingin terlihat lemah karena putranya tidak bisa menggunakan kekuatan yang sama sepertinya. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi…"

Melihat kepergian Grayfia, Venelana pun hanya bisa menghela nafas atas perubahan pesat anaknya dan dia pun mematin 'Apa yang harus aku dan ayahmu lakukan padamu agar kau sadar, Sirzech?'

-Kuoh Academy, DxD Dimension-

Saat pelajaran kedua berlangsung sampai bel pulang sekolah berbunyi, Naruto merasa bersalah pada Rias saat melihat dia diam saja saat mata pelajaran berlangsung bahkan saat dia mengejeknya, Rias tidak meresponnya sama sekali. Setelah dia memasukkan buku-bukunya dan berjalan melewati Rias, dia pun menggenggam tangan Naruto dan mengucapkan kata pertamanya semenjak jam pelajaran kedua berlangsung.

"Tunggu Naruto…"

"Ada apa?"

"Aku ingin kau membantuku lepas dari pertunanganku bersama dengan Raiser." Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Kalau kakakku sudah benar-benar berubah seperti yang kau bilang, maka pasti dia tidak akan membantuku untuk lepas dari bajingan itu."

"Kalau aku mau, kau akan membayarku dengan apa?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan dengan nada bercanda sambil meremas sedikit dada Rias "Atau kau akan memberikan tubuhmu ini kepadaku?"

'Ini orang minta dibunuh sama Asia, Akina dan Sara ya?' Batin Shura yang sedari tadi menunggu di depan Naruto.

Rias pun sedikit mendesah karena perlakuan Naruto dan kemudian dia menatap Naruto dengan tajam "Jangan bercanda… Aku sedang serius disini, tahu."

"Maaf…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Habisnya melihatmu diam saja dari tadi serasa aneh. Biasanya kau langsung merespon jika aku mengejekmu, tapi malah kau diam saja dari tadi kayak patung."

"Naruto, aku mohon bantuanmu untuk bebaskan aku dari pertunangan yang tidak aku harapkan ini." Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Kalau kau menolongku, maka aku dan para peerageku akan bergabung dengan fraksimu yang kau bilang waktu itu."

Naruto dan Shura pun terkejut mendengar kabar itu, kemudian Naruto mengorek-ngorek daun telinganya sendiri dan berkata "Tunggu dulu… Sepertinya aku salah dengar tadi."

"Kau tidak salah dengar, Kriezsetvyan." Balas Rias, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah memikirkan ini semenjak kau memberikan fakta tentang perubahan kakakku. Kau memang benar tentang kakakku sudah berubah. Aku bahkan pernah melihat perubahan sikapnya pada putranya sendiri dan aku sudah membicarakan ini dengan semua anggota peerageku, benar kan Akeno?"

"Apa kau serius?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Karena jika kau melakukan ini maka kita bisa-bisa akan bentrok dengan fraksi iblis dan itu akan mengakibatkan perang antar 2 fraksi."

"Aku tanya padamu Naruto…" Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Apa kau yakin kemampuan bangsa Demon lebih hebat dibandingkan dengan bangsa iblis?"

"Tentu saja aku yakin, apalagi dengan teknik Curse yang kami punya." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Ditambah kekuatan kakekku dan Valvatorez-sama bisa menghancurkan Netherworld yang ukurannya hampir persis dengan Underworld milik fraksi iblis. Dan juga dalam fraksi Disgaea bukan hanya ditempati oleh para Demon tapi juga Angel dan Fallen Angel serta Demon Angel. Aku dengar dari Asia kelemahan bangsa kalian adalah cahaya bukan?"

"Iya." Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu sudah jelas fraksi kalian pasti akan menang. Jadi kalian tidak perlu takut kan?"

"Iya sih…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi kenapa kau bersedia untuk mengkhianati bangsamu sendiri Rias?"

"Keluargaku telah mengkhianatiku terlebih dahulu…" Jawab Rias, kemudian dia melanjutkan "Ibu dan ayahku mengkhianatiku saat mereka menerima pertunangan itu saat aku masih kecil, tidak peduli perasaan apa yang aku punya pada si brengsek itu. Kakakku juga telah mengkhianatiku… Dia selalu bilang kalau dia akan mencoba menggagagalkan pertunanganku dengan Raiser dan kemudian tiba-tiba saja dia berkata bahwa dia tidak akan menghentikan pertunanganku dengan dia karena dia ingin menjaga agar jumlah Pure-Blood Devil tetap stabil tanpa memperdulikan perasaanku."

"Baiklah, aku akan membantumu…" Ucap Naruto yang merasa iba dengan Rias, kemudian dia melanjutkan "Tapi setelah aku berhasil membantumu maka kau harus mau menjadi maid-ku selama seminggu."

"APAA! Menjadi maid-mu selama seminggu?" Ucap Rias, kemudian dia melanjutkan "Sudah bagus aku bilang aku dan para peerageku akan bergabung dengan fraksimu dan kau minta aku jadi maid-mu… Orang paling menyebalkan sedunia, NO WAY!"

"Hei! Saat kau bilang kau ingin bergabung dengan fraksiku itu kan keinginanmu sendiri, jadi jangan samakan itu dengan syarat yang aku berikan padamu baka!" Balas Naruto dengan nada sewot, kemudian dia menghela nafas dan melanjutkan "Ya sudah kalau kau tidak mau… Cari orang lain saja untuk membantumu sana…"

"Baik…" Balas Rias dengan pasrah, kemudian dia melanjutkan "Aku terima syaratmu tapi jangan berikan perintah yang aneh-aneh saat aku menjadi maid-mu, OK."

Naruto pun menggangguk dan kemudian dia pergi dengan Shura, tapi sebelum dia keluar dari kelas dia pun berkata pada Rias tanpa melihatnya "Paling aku cuma akan memintamu untuk mengubah kebiasaanmu yang suka tidur tidak pakai baju itu…"

Mendengar itu, wajah Rias pun memerah karena malu dan kesal. Dan dia pun berkata dengan keras "DARI MANA KAU TAHU TENTANG ITU!"

"Cari tahu saja sendiri, gadis tomat." Balas Naruto.

Rias yang mendengar itu langsung terlihat kesal saat Naruto memanggilnya dengan gadis tomat dan dia pun membatin 'Awas kau Kriezsetvyan… Akan aku balas kau nanti, dasar rambut cabe.'

'Ara, ara… Pasti buchou akan dikerjai habis-habisan oleh Naruto-san saat dia menjadi maid sementara Naruto-san nanti.' Batin Akeno saat melihat ekspresi kekesalan sahabatnya itu tapi dia juga tersenyum tulus saat melihat Naruto bisa membuat Rias yang tadi seperti patung batu dan tidak berekspresi sama sekali bisa merasakan kesal, malu, dan senang dalam satu kali percobaan.

-To Be Continued-

AN: Chapter 9 is UP… Chapter ini menjelaskan tentang perubahan Sirzech dan ane tekankan Sirzech enggak berubah karena kutukan dari Laharl tapi ada sebab sendiri. Dan buat Sirzech fans sorry ane buat sifatnya berbeda jauh dari canon padahal sifat Sirzech di canon beda banget kaya The First Maou Lucifer. Omong-omong kalian setuju enggak kalo ane buat Grayfia dan Millicas meninggalkan Sirzech sama seperti Rias dan nanti dia merenung dan sadar atas perbuatannya tapi saat dia ingin kembali bersama dengan Grayfia dan Millicas, mereka sudah mempunyai keluarga baru dan lalu dia menyesal karena perubahannya telah mengorbankan orang-orang didekatnya. Anggap saja cerita ini seperti penggambaran dari "Penyesalan Selalu Datang Terlambat"

The World Arcana

Review:

Michael Gabriel 455:

Boleh juga tuh, Overlord Mode Naruto vs Shadow King Mode Shura tapi masih lama.

Ayub Pratama 792:

Kayaknya enggak ada…

Yutoo:

Bentar lagi, abis Asia dapat kekuatan Overlord Mode-nya. Sirzech sadar pas dia udah kehilangan adik, istri, dan anaknya.

Crucufix:

Asia, Sara, Akina, Rias, Akeno. Dia bukan arogan aja tapi sifatnya benar-benar beda banget sama canon. Soalnya ane mau bikin dia itu nyesel setelah dia kehilangan orang-orang yang penting dalam dirinya. Penyesalan selalu datang terlambat.

Tamerlane12:

Asia enggak loli, tapi Kurumi yang loli. Tapi nanti Kurumi buka segelnya dan fisiknya berubah kaya di Date A Live cuma beda penampilannya aja.

Anarchy41:

Bentar lagi... Madara dan Obito serta Itachi, Mikoto dan Fugaku juga bakal muncul bentar lagi. Wilayah dia ada di Veldime, tempat banyak manusia kaya Sara, Sasuke, dll tinggal.

Riki Ryugasaki:

Ini kan fanfic jadi bisa aja di fic kakak ane juga pairnya Gabriel. Ini masalah Raiser…

Ardiansyah Draco Lucifer:

Nanti rencananya mau ane buat Sakura itu Fallen Angel dari DxD Dimension. Udah update itu, satu minggu yang lalu.