Name: The Story of Four Overlord
Author: The World Arcana
Rate: M
Pair: Naruto x Harem(Asia, Sara, Akina, Rias, Akeno), Laharl x Flonnex Etna, Minato x Kushina, Adell x Rozalin x Yukimaru, Mao x Grayfia, Valtavorez x Gabriel, OC(Shura) x Kurumi, Sasuke x Sakura, Issei x Harem(Irina, Xenovia, Koneko, Ravel)

Disclaimer: Naruto, Highschool DxD, dan Disgaea bukanlah milik saya. Yang saya miliki hanyalah cerita fic ini saja. Naruto milik Masashi Kishimoto, Highschool DxD adalah milik Ichiei Ishibumi dan Disgaea adalah milik Nippon Ichi Software.

Chapter 10: Naruto vs Raiser

-Disgaea Fraction Headquarter, DxD Dimension-

Naruto yang saat ini sedang di ruangan besar yang biasa digunakan para Demon, Angel, Fallen Angel dan Human yang tergabung dalam Disgaea Fraction sedang menahan takut saat dia dipelototi oleh Asia, Etna, Rozalin dan Kushina yang mendengar rencana Naruto yang akan membebaskan Rias dari pertunangannya pada kakeknya dan seluruh anggota fraksi Disgaea yang salah. Kemudian dia menggaruk-garuk rambutnya dan berkata dengan nada kikuk saat melihat sepupunya, ibunya, dan neneknya menatapnya seperti itu.

"Eh, aku salah bicara ya?" Tanya Naruto.

"Salah…" Desis Etna, kemudian dia mengambil nafas dan berteriak sekencang-kencangnya dan membuat semua orang disana menutup telinganya saking kencangnya "Tentu saja kau salah! Bisa-bisanya kau membuat keputusan tanpa dirundingkan dulu terhadap kami, Naruto!"

"Dan kau Shura…" Ucap Rozalin yang menatap cucu suaminya dari Yukimaru, sahabatnya "Bisa-bisanya kau mengizinkan Naruto melakukan tindakan seperti itu… Harusnya kau menghentikannya bukan membiarkannya."

"Jangan salahkan aku, Rozalin-sama." Balas Shura yang bersembunyi di belakang tubuh cantik milik neneknya dan kemudian dia melanjutkan "Salahkan saja cucumu yang idiot dan juga ingin menjadi pahlawan kesiangan itu. I'm innocent!"

Mendengar Shura mengejeknya, Naruto pun emosi dan kemudian dia berkata "Apa kau bilang, Shadow Freak?"

"Kau dengar apa yang aku katakan kan, topping ramen."

"Kau…"

"DIAM KALIAN BERDUA!" Teriak Laharl dan Valvatorez pada mereka berdua dan membuat mereka berdua terdiam. Kemudian setelah mereka berhasil ditenangkan, Laharl pun melihat cucunya dan berkata dengan datar "Kenapa kau melakukan ini, Naruto? Bukannya kau tahu kalau kita itu berhubungan buruk dengan fraksi iblis, tidak seperti fraksi malaikat dan malaikat jatuh. Jadi kenapa kau melakukan itu?"

"Rias mengatakan ini padaku…" Jawab Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Dia merasa kakaknya berubah. Buktinya adalah penyerangannya beberapa hari lalu dan juga dia bahkan selalu berbuat tidak baik pada anaknya sendiri karena dia tidak mewarisi kekuatannya. Dan puncaknya dia tidak membantu adiknya yang ditunangkan oleh bajingan yang lemah tapi dia sombong dan dia bahkan ingin menikahinya karena tubuhnya bukan karena cinta jadi dia ingin melarikan diri dari fraksinya sendiri dan dari kakaknya yang telah berubah karena kekuatan. Aku kasihan padanya, jadi aku coba membantunya. Tidak salah kan jiji?"

Laharl pun bingung akan berkata apa dan kemudian Naruto melanjutkan "Dia benar-benar serius meminta bantuanku loh jiji, sampai-sampai dia bilang ingin bergabung dengan fraksi kita. Bukannya bagus kalau kita mendapat anggota baru?"

"Tapi apa mereka bisa dipercaya Naruto?" Tanya Flonne.

"Aku akan mencoba percaya pada mereka baa-chan, apalagi ditambah salah satu anggota peerage-nya adalah sahabat dari Asia-chan." Jawab Naruto dan Asia menggangguk setuju karena walau dia sudah tahu Issei adalah anggota fraksi iblis yang telah menghancurkan hidupnya, tapi dia masih mengganggap Issei sebagai sahabatnya. Kemudian aura Naruto meningkat dan para High Overlord dan Lamington bersumpah bahwa level kekuatan Naruto sudah melonjak dan hampir menyamai kekuatan mereka "Tapi kalau mereka berkhianat… Aku bersumpah, aku akan mengurus mereka sendiri satu persatu. Mereka akan aku habisi dengan tanganku sendiri."

'Naruto…'

-Lilith, Underworld. DxD Dimension-

Malam hari, pertandingan Rating Games pun dijalankan antara peerage dari Raiser Phenex dan juga Rias Gremory dan pertandingan itu dimenangkan oleh Raiser Phenex yang memiliki teknik keabadian yang dimiliki klannya, klan Phenex dan juga air mata Phenex yang dimiliki beberapa peeragenya ditambah beberapa anggota peerage Rias tidak bisa menggunakan kekuatan sebenarnya dari diri mereka… Seperti Issei yang tidak bisa memakai Balance Breaker dari Sacred Gear-nya yang bernama [Boosted Gear], Akeno yang tidak bisa memakai Holy Lightning karena kekuatan itu mengingaktkannya pada ayahnya yang dia benci yaitu Jenderal malaikat jatuh yang bernama Baraqiel dan juga Koneko yang merupakan seorang Youkai tidak bisa menggunakan Senjutsu seperti Youkai umumnya.

"Grrr…" Ucap Issei dan kemudian dia melihat Rias yang sudah berjalan ke arah altar bersama dengan Raiser "Akeno-senpai, apa benar Naruto-senpai akan datang? Kenapa dia belum datang! Jangan bilang dia hanya membohongi kalian berdua saja mengingat dendam dia dan Asia pada fraksi iblis."

"Dia akan datang, tenang saja Issei." Jawab Akeno, dan kemudian dia menutup mata dan dia pun membatin 'Kau ada dimana Naruto-kun? Kumohon datanglah… Sahabatku membutuhkan bantuanmu. Kami membutuhkanmu…'

Kemudian ada dua sosok berjubah dan bertudung hitam yang datang dan kemudian salah satu dari mereka pun berkata "Hentikan acara ini sekarang juga…"

Raiser yang mendengar itu pun melihat ke belakang dan cukup terkejut saat melihat dua orang berjubah itu dan Rias yang turut melihatnya pun membatin 'Apa dia Naruto?'

"Siapa kalian, berani sekali kalian mengganggu acara pernikahanku ini?" Tanya Raiser dengan nada geram pada dua orang berjubah itu.

"Siapapun kami itu tidak penting." Jawab salah satu pemuda berjubah itu dan kemudian dia melanjutkan "Lebih baik kau hentikan acara ini atau kami tidak perlu menggunakan cara kasar padamu."

"Jangan menghinaku!" Teriak Raiser dan kemudian dia berkata "Penjaga! Tangkap penyusup ini!"

Banyak para prajurit penjaga yang melesat ke arah mereka berdua dan salah satu pemuda berjubah itu pun melihat pemuda lain di sebelahnya dan berbisik di telinga pemuda di sebelahnya "Naruto…"

"Jangan khawatir… Kekuatanku bukan hanya pengalihan ruang dimensi saja." Balas orang yang ternyata adalah Naruto, kemudian dia berkata "Gravity Release!"

Para penjaga itu pun langsung terbujur di tanah saat Naruto menambahkan level gravitasi tanah yang mereka pijaki dan bahkan efeknya juga sampai pada Rias dan para peeragenya dan beberapa orang yang menghadiri acara tersebut. Raiser yang sedang mencoba berdiri dan menyeimbangkan posisi tubuhnya pun melihat para prajurit yang tersungkur di tanah dan dia pun berkata "Kalian! Cepat serang dia jangan tiduran saja di tanah seperti itu…"

"Tapi Raiser-sama… Kami benar-benar tidak bisa bergerak." Ucap salah satu prajurit dan kemudian dia melanjutkan "Sepertinya dia bisa mengendalikan gravitasi di tempat ini."

"Itu benar…"

'Cih, tidak berguna…' Batin Raiser dan kemudian dia mengeluarkan bola api berukuran besar yang dia keluarkan dengan susah payah karena efek gravitasi yang telah dinaikkan oleh Naruto.

"Vanish…" Ucap Naruto dengan datar saat dia memunculkan lubang dimensi yang menghisap bola api berukuran besar milik Raiser sampai bola api itu menghilang tanpa bekas. Melihat itu, Raiser pun panik tapi kesombongan dia masih mengambil alih tubuhnya dari ketakutannya sendiri dan membuat Naruto berkata "Menyerahlah Raiser Phenex dan gagalkan acara pernikahanmu dengan Rias Gremory."

"Tidak akan pernah…" Balas Raiser tapi dia dan seluruh anggota keluarganya pun panik saat melihat Raiser menghilang saat terhisap oleh sebuah lubang dimensi.

"Aku akan menyusulnya…" Ucap Naruto yang akan menggunakan teknik transportasinya, Dimensional Shift "Tapi aku bisa percayakan yang disini padamu kan, Kurumi?"

"Tentu saja nii-chan." Balas orang yang dimaksud yang baru masuk ke ruangan itu dan kemudian tubuhnya diselimuti oleh aura berwarna keemasan dan dia juga melapisi pemuda bertudung yang bersama Naruto agar dia tidak terkena efek jurus penghenti waktunya "Time Stop EX!"

"Jaga dia Shura…"

"Kau bisa pegang kata-kataku."

"Dimensional Shift!"

-Naruto Dimensional World-

Naruto pun berhasil sampai ke ruang dimensi yang biasa dia gunakan untuk berlatih dan dia menemukan Raiser yang sudah marah besar pada Naruto dan dia pun mengeluarkan teknik bola apinya kembali tapi Naruto berhasil menghilangkan teknik itu dengan cara yang sama dan membuat Raiser semakin menatap tajam dirinya.

"Siapa kau sebenarnya?" Tanya Raiser dan kemudian dia melanjutkan "Kenapa kau mencoba menggagalkan acaraku dan Rias?"

"Kau tahu siapa aku…" Jawab Naruto yang membuka tudung jubahnya dan memperlihatkan kulit dan dan juga rambut merah spiky yang sudah pernah dia lihat.

"KAU!" Teriak Raiser yang menyadari Naruto adalah pemuda yang mengganggu-nya acaranya di ruang klub milik Rias dan juga melukai dua knight-nya "Akan kubunuh kau!"

Naruto hanya menyeringai dan menghilang dengan Dimensional Shift saat melihat Raiser melesat ke arahnya dan menghilang di belakang Raiser dan membuatnya membatin'Bagaimana bisa?'

Seolah bisa mengerti apa yang dibatinkan musuhnya, Naruto pun berkata "Aku mempunyai keahlian untuk mengendalikan ruang dimensi, gravitasi, dan juga teleportasi kilat. Jadi, menyerah sajalah…"

"Tidak akan pernah." Balas Raiser, kemudian dia melanjutkan "Tidak akan kuberikan Rias padamu!"

"Huh, apa pedulinya jika aku mengambilnya darimu?" Tanya Naruto yang telah menyilangkan tangannya di dadanya "Toh kau juga tidak mencintai kan?"

"Apa maksudmu?" Tanya balik Raiser, kemudian dia melanjutkan "Tentu saja aku mencintai Rias. Dia calon istriku!"

"Salah!" Teriak Naruto yang membuat Raiser terlempar dengan Kaiser's Reign dan kemudian dia melanjutkan "Kau mencintainya karena tubuhnya dank arena dia adalah heiress dari klan Gremory yang salah satu anggota keluarganya adalah seorang Maou Lucifer. Karena itulah aku berniat menyelamatkan Rias dari orang sepertimu. Aku akan menyerangmu sampai kau menyerah dan membatalkan acara pernikahan ini."

"Aku tidak akan menyerah…" Balas Raiser dan kemudian dia melanjutkan "Aku akan menjadikan Rias menjadi milikku dan tubuhnya juga akan menjadi milikku."

'Cih, keras kepala…'

-Lilith, Underworld. DxD Dimension-

Shura pun menatap kagum atas kemampuan Time Magic milik Kurumi yang bisa menghentikan waktu pada semua orang yang berada disitu bahkan empat orang Maou juga bisa terkena efek tekniknya itu. Tapi kemudian dia melihat Kurumi memuntahkan darah segar dari mulutnya dan membuat Shura menunduk dan melihat Kurumi dengan tatapan cemas dan khawatir.

"Kurumi! Kau tidak apa-apa kan?" Tanya Shura.

"Aku menggunakan seluruh Mana milikku, Shura-kun." Jawab Kurumi, kemudian dia melanjutkan "Kalau begini terus, maka teknikku akan terbatalkan dan kita akan dalam bahaya Shura-kun. Ditambah Naruto-nii belum kembali dari pertarungannya dengan Raiser-san…"

"Apa ada yang bisa kubantu?" Tanya Shura.

"Kau bisa membantuku dengan cara menyalurkan Mana milikmu kepadaku, Shura-kun." Jawab Kurumi dengan nada lemah, kemudian dia melanjutkan "Dengan cara pelukan terus-menerus atau... Sebuah ciuman."

"A-APAAA!" Teriak Shura yang kaget saat mendengar kata-kata itu dari mulut Kurumi, kemudian dia membatin 'Kalau ciuman… Naruto akan membunuhku dan mayat-ku akan digantung di markas tapi kalau pelukan sepertinya tidak ada salahnya…'

'Shu-Shura-kun…' Batin Kurumi yang melihat orang yang dia cintai memeluknya dengan sangat erat dan lembut dan perlahan-lahan Mana milik Shura berpindah ke tubuh milik Kurumi 'Terima kasih Shura-kun… Aku akan melakukan tugasku sebaik-sebaiknya.'

-Naruto Dimensional World-

Raiser yang sudah babak belur dan tubuhnya sudah dipenuhi goresan yang disebabkan oleh pedang Naruto yang bernama Leivateinn. Dia tidak mengerti sama sekali… Dia itu adalah iblis yang lahir dalam klan Phenex tapi kenapa luka yang berada di tubuhnya tidak beregenerasi sama sekali. Naruto yang menjadi musuhnya pun hanya menatapnya bosan seolah dia hanyalah semut di hadapannya.

"Apa yang kau lakukan padaku sebenarnya?" Tanya Raiser.

"Apa maksudmu?" Balas Naruto.

"Kenapa regenerasiku tidak berfungsi disini?" Tanya Raiser dengan nada meninggi.

"Oh itu…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Ruang dimensi ini adalah domainku… Jadi aku bisa membuat apapun terjadi di tempat ini sesuai keinginanku seperti membuat orang yang mempunyai [Sacred Gear] tidak akan bisa menggunakan kekuatan maksimalnya aka Balance Breaker dan membuat orang yang mempunyai kemampuan khusus seperti regenerasi tidak akan bisa menggunakannya."

Raiser pun meneguk ludah karena dia sudah tahu dia telah kalah telak oleh Naruto dan kemudian dia pun berkata "Jadi kau akan melakukan apa…"

"Tentu saja mengakhiri ini…" Ucap Naruto yang mengeluarkan kelima pedang elemennya dari dalam lubang dimensi penyimpanan miliknya.

"Flametongue!"

"Divine Ocean!"

"Thunderbolt!"

"Ragnarok!"

"Shining Wind!"

"Five Sword Strike!"

Jlebbb

Jlebbb

Jlebbb

Jlebbb

"Arggghhhhhhh!" Teriak Raiser yang kedua tangan dan kakinya terkena pedang milik Naruto.

"Pertarungan telah selesai…" Ucap Naruto yang mulai memasukkan kelima pedangnya ke dimensi penyimpanan miliknya dan dia pun membopong tubuh Raiser yang sudah pingsan "Dimensional Shift!"

-Lilith, Underworld. DxD Dimension-

Naruto menteleportasi tubuhnya dan Raiser ke tempat acara pernikahan Raiser dan Rias akan menikah. Setelah menaruh tubuh Raiser di bawah, dia pun terkejut dan juga agak jengkel saat dia melihat sepupunya yang memiliki sifat playboy aka Shura yang ternyata masih dalam keadaan memeluk Kurumi. Dia ingin sekali menghajar wajah sok tampan Shura, tapi dia memutuskan untuk menahan diri dan berdehem untuk menyadarkan mereka berdua.

"Ehem…"

Mendengar itu, mereka berdua pun melepaskan pelukannya dan Kurumi pun berkata "Eh, kau sudah selesai Naruto-nii? Bagaimana hasilnya?"

"Seperti biasa. Lihatlah…" Jawab Naruto yang menunjuk tubuh Raiser yang terluka parah dan tubuhnya sudah mulai beregenerasi walaupun agak lambat dari biasanya.

'Seperti biasa, sadis…' Batin Kurumi yang sweatdrop akan hasil perbuatan kakaknya itu.

Shura yang gemetar saat melihat Naruto tadi memergoki acara pelukannya dengan Kurumi pun berkata dengan nada santai "Yo Naruto…"

"Yo, gundulmu…" Balas Naruto yang menatap tajam Shura, kemudian dia melanjutkan " Apa yang kau lakukan pada adikku, playboy brengsek?"

"Wow, panggilan baru… Beruntungnya aku." Gumam Shura tapi dia langsung dibalas oleh glare dari Naruto.

"Jangan marah pada Shura-kun, Naruto-nii." Ucap Kurumi, kemudian dia melanjutkan "Kalau dia tidak membantuku dengan cara memelukku dan menyalurkan sebagian Mana milikku… Aku bisa mati kehabisan Mana tadi."

"Tuh, dengar kata-kata adikmu Naruto." Balas Shura dan kemudian dia dibalas sekali lagi oleh glare milik Naruto.

"Naruto-kun, Shura, Kurumi-chan… Kalian belum selesai?" Tanya Asia yang datang disertai dengan cahaya berwarna putih. Dia khawatir karena mereka bertiga lama sekali berada di Underworld dan membuat dia sedikit khawatir

"Hampir selesai, tapi bisakah kau obati orang ini dulu agar orang-orang disini tidak heboh karena heir dari klan Phenex terluka parah olehku Asia-chan." Ucap Naruto.

"Oke…"

Raiser pun kemudian diobati oleh Asia dengan Sacred Gear [Twilight Healing] miiknya. Raiser yang lukanya sudah benar-benar pulih setelah disembuhkan Asia dan dibantu oleh regenerasinya pun sadar dan kemudian dia berkata "Dimana aku?"

"Kau sudah ada di Underworld, Raiser-san." Jawab Naruto dan kemudian dia ditodong oleh kunai milik Naruto yang merupakan pemberian Sasuke saat ulang tahunnya.

'Naruto-kun…'

"Jadi… Apa kau sudah menyerah dan akan membatalkan pernikahan ini Raiser-san?" Tanya Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Atau kau ingin merasakan hal yang sama di dimensiku untuk kedua kalinya atau kedua kalinya?"

"Tidak…" Jawab Raiser, kemudian dia melanjutkan dengan nada takut "Aku tidak mau merasakannnya lagi. Aku akan menggagalkan acara pernikahanku dengan Rias. Lagipula kau benar… Aku tidak benar-benar mencintai Rias. Yang benar-benar aku cintai hanyalah queen-ku Yubelluna"

Waktu yang dihentikan oleh Kurumi pun telah berjalan kembali dan ayah,ibu, saudara, serta peerage dari Raiser pun menghampiri Raiser dan mereka pun bertanya pada Raiser "Kau tidak apa-apa Raiser? / otouto? / Raiser-nii? / Raiser-kun? / Raiser-sama?"

"Aku tidak apa-apa minna." Jawab Raiser, kemudian dia melihat ayahnya dan berkata "Oh ya otou-sama… Aku ingin menggagalkan pernikahanku dengan Rias."

"APAAAA!" Teriak para tamu yang datang ke dalam acara itu.

'Kau berhasil Naruto-kun / Naruto / Naruto-senpai.' Batin Akeno, Rias, dan para peeragenya yang lain.

"Tapi kenapa Raiser-kun?" Tanya ibunda dari Raiser.

"Dia menyadarkanku…" Jawab Raiser sambil menunjuk Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Dia menyadarkanku kalau aku tidak benar-benar tertarik pada Rias, tapi hanya pada tubuhnya serta statusnya sebagai heiress dari klan Gremory. Yang kucintai sebenarnya adalah queen-ku sendiri, Yubelluna. Aku mohon maaf, otou-sama, okaa-sama."

"Tidak apa-apa Raiser-kun." Balas Lady Phenex yang telah memeluk putranya itu dan kemudian dia melihat tempat orang tua dari Rias, Zeoticus Gremory dan Venelana Bael berada dan dia pun berkata "Maaf, Zeoticus-san, Venelana-san… Sepertinya permikahan ini tidak bisa dilanjutkan lagi."

"Tidak apa-apa, kami bisa mengerti." Balas mereka berdua yang telah lega karena akhirnya putrinya sudah berhasil selamat dari pernikahan yang tidak diinginkannya. Grayfia dan putranya juga lega karena adik ipar dan bibinya berhasil selamat dari pernikahan ini.

Tapi berbeda dengan Sirzech. Tubuhnya sudah diselimuti aura merah kegelapan dan dia pun berkata "Ini tidak bisa dibiarkan!"

"Apa maksudmu Lucifer-sama? Aku pikir kau akan senang jika adikku gagal menikah dengan adikmu itu?" Tanya Ruval, kakak dari Raiser yang diberi anggukan oleh Raiser, adiknya yang bernama Ravel, kedua orang tuanya dan juga para peerage dari Raiser "Bukannya empat orang ini adalah utusanmu untuk menggagalkan pernikahan adikku ini?"

"Aku tidak mengutus mereka." Desis Sirzech dan kemudian dia melanjutkan "Lagipula ini adalah demi kebaikan seluruh iblis di Underworld. Setelah perang sipil dengan fraksi maou lama, jumlah kita para iblis berdarah murni menjadi semakin sedikit. Ajuka memang cukup membantu dengan proyek Evil Pieces miliknya dan membuat jumlah iblis menjadi bertambah dengan cara mereinkarnasikan ras lain menjadi iblis tapi tetap saja itu tidak akan menambah jumlah iblis berdarah murni. Jadi untuk apa aku menggagalkannya?"

Shock…

Itulah yang dirasakan banyak orang saat itu mulai dari keluarga Raiser, Zeoticus, Venelana, Grayfia, dan terutama Rias. Dia tidak percaya bahwa kakaknya berkata seperti itu 'Onii-sama kau benar-benar telah berubah…"

"Apa yang kau katakan itu benar Lucifer-sama?" Tanya Raiser dengan nada tidak percaya dan kemudian dia melanjutkan "Aku pikir kau akan melakukan apapun demi menyelamatkan adikmu tapi ternyata salah."

"Aku bertugas sebagai seorang pemimpin saat ini." Jawab Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Jadi aku harus mementingkan urusan iblis-iblis di Underworld daripada mementingkan keluargaku sendiri."

"Cukup, AKU BILANG CUKUP!" Teriak Rias pada Sirzech dan membuat dia dan semua orang disana terdiam dan menjadi hening seketika dan Zeoticus dan Venelana terkejut saat melihat putri satu-satunya menangis seperti itu "Aku tidak mau dengar apapun lagi, hiks. Aku sudah tidak ingin mendengarnya lagi…"

"Saat Naruto bilang bahwa kau telah berubah, aku tidak pernah percaya onii-sama…" Ucap Rias dan membuat semua mata tertuju padanya dan kemudian dia melanjutkan "Aku terus menyangkalnya! Tapi aku melihatnya sendiri sekarang… Kau tidak peduli lagi padaku bahkan kau tidak membantuku untuk lepas dari pertunanganku seperti dulu bahkan otou-sama, okaa-sama, dan juga Grayfia-neesama membantuku sebisa mereka. Aku juga melihat perilaku kasarmu saat kau melatih Millicas karena dia tidak punya Power of Destruction seperti kita saat aku berkunjung ke rumah, kau pikir aku tidak sadar, huh… Oh, aku sadar sesadar-sadarnya onii-sama. Dan yang paling aku tidak percaya adalah bisa-bisanya kau menyerang seseorang karena dia menolak bergabung dengan fraksi kita dan kau tidak menindak iblis yang telah membuat seorang suster gereja dikeluarkan dari gereja. Apa kau tidak sadar kau bisa membuat fraksi iblis dan malaikat menjadi perang kembali, HAH?"

Sirzech pun terdiam tapi bisa dilihat dia mengepalkan tangannya dengan kuat dan kemudian Rias pun melanjutkan "Apa kau tahu siapa pemuda berambut cabe dan gadis berambut pirang itu? Mereka berdua adalah cucu dari orang yang ingin kau bunuh dan khusus bagi gadis berambut pirang itu… Dia adalah mantan suster gereja yang dikeluarkan oleh iblis yang tidak pernah kau cari tahu siapa, onii-sama…"

Mendengar itu, Sirzech pun menunjuk Naruto dan kemudian dia berkata "Ini ulahmu kan? Kau dan kakekmu itu mengacaukan pikiran adikku dan mengadu domba dia denganku kan?"

"Aku hanya menjernihkan kepala Rias saja Maou-san." Jawab Naruto dan kemudian dia melanjutkan dengan nada menantang saat dia melihat Sirzech menatapnya semakin tajam"Ada apa? Kau kesal, huh? Kau mau menyerangku? Coba saja kalau bisa."

"Sialan!"

Bukannya berhasil menyerang Naruto, yang ada malah Sirzech memuntahkan darah segar dari mulutnya dan membuat para tamu di sana shock dan Naruto yang menyeringai seperti orang gila. Asia yang melihatnya pun berkata pada Naruto karena penasaran "Apa yang terjadi, Naruto-kun?"

"Teknik Curse milik Laharl-jiji." Jawab Naruto dan kemudian dia melanjutkan sambil menahan tawa "Itu masih aktif…"

"Sialan kau, apa yang kau tertawakan?" Tanya Sirzech dengan nada kesal.

"Tidak ada." Jawab Naruto santai dan membuat Sirzech semakin kesal dibuatnya

"Ayo kita pergi Naruto, kami sudah siap." Ucap Rias yang sudah bersama para peeragenya dan kemudian dia menatap kakaknya dengan datar dan dia pun melanjutkan "Mulai sekarang, aku bukan adikmu lagi… Ingat itu baik-baik Sirzech-san."

Para iblis disana termasuk Sirzech pun shock atas perkataan dari Rias dan kemudian Venelana pun menangis dan dia pun berkata "Apa yang kau maksud dengan itu, Rias-chan?"

"Yang kumaksud adalah… Aku sudah bukan lagi bagian dari keluarga Gremory, okaa-sama. Mulai sekarang aku hanyalah Rias bukan Rias Gremory atau heiress dari klan Gremory lagi." Jawab Rias dan perkataan itu membuat Zeoticus, Venelana, Grayfia dan Millicas terkejut "Okaa-sama dan otou-sama… Kalian masihlah kedua orang tuaku tapi aku bukan lagi anggota dalam keluarga kita lagi. Kau bisa berterima kasih pada Sirzech-san untuk itu. Ayo Naruto, kita pergi…"

"Oke…"

"Tunggu Rias!" Teriak Grayfia yang sudah muncul dengan lingkaran sihirnya bersama dengan Millicas.

"Jangan menghalangiku, Grayfia-neesama." Ucap Rias yang sudah menatap tajam Grayfia dan dia pun melanjutkan "Kau tahu kenapa aku melakukan ini."

"Aku tahu itu dan aku tidak akan menghentikanmu." Balas Grayfia dan kemudian dia melanjutkan "Tapi aku dan Millicas akan ikut denganmu."

"Apaaaa!"

"Apa maksudmu dengan ini Grayfia?" Tanya Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Kau adalah queen dan istriku, kau tidak bisa melakukan ini…"

"Tidak lagi, Lucifer-sama." Balas Grayfia dan kemudian dia melemparkan sebuah dokumen dan juga sebuah bidak yang ternyata adalah bidak yang ternyata adalah bidak queen miliknya "Aku tidak tahan melihat perlakuanmu pada anak kita, bukan… Tapi anakku. Jadi aku memutuskan untuk pergi. Kau bukan lagi Sirzech Lucifer yang telah menyadarkanku saat kita bertemu di dalam Civil War, kau telah berubah menjadi sosok yang sama seperti sosok Lucifer terdahulu… Jadi aku memutuskan untuk bercerai denganmu."

"Dasar wanita tidak tahu diuntung…" Ucap Sirzech, kemudian dia melanjutkan "Seharusnya aku membunuhmu waktu itu jika pada akhirnya kau mengkhianatiku seperti ini Grayfia."

"Kau yang mengkhianatiku, bukan aku." Balas Grayfia pada dirinya sendiri dan juga suaminya atau bisa disebut mantan suaminya saat ini, kemudian dia berkata pada Naruto "Pemuda-san, kita bisa pergi sekarang?"

"Tentu saja." Jawab Naruto yang tidak tau harus berkata apa, dia tidak menyangka bahwa kejadiannya menjadi seperti ini. Dia pun menteleportasi Rias dan para peeragenya, Millicas, Grayfia, Shura, Kurumi dan Asia dengan tekniknya. Dan kemudian dia melihat Sirzech dan dia pun berkata "Kau terlalu terkontaminasi oleh kekuatan pada dirimu sendiri dan mengganggap dirimu adalah makhluk yang terkuat dan superior dari makhluk yang lain sampai-sampai kau mengorbankan keluargamu sendiri dan kau kehilangan adik, istri, bahkan putramu. Kau pasti akan menyesal atas sifatmu ini, Maou-san tapi saat itu benar-benar terjadi… Kau sudah terlambat. Permisi."

"Sial!"

Review:

Guest:

Ini udah lanjut.

Rafly:

Ini bukan fic shinobi Naruto bro.

Mahdian Fullbuster:

Ini udah update.

Namikaze:

Kurang tahu…

Michael Gabriel 455:

Dia menjadi seperti itu setelah Civil War di Underworld. Udah fix sama Mao…

Ex Dream Lord:

Naru enggak bakal nambah harem lagi. Grayfia buat High Overlord Mao dan dia + Millicas bakal ikut bergabung fraksi Laharl abis Naruto berhasil bebasin Rias.

Kurama:

Udh fix bro, sorry.

Luu Nyang Sang:

Nope, Grayfia buat Mao not Naru.

Kitsune no Blaze:

Dia bakal mempermainkan Raiser dengan teknik pengendalian ruang dimensi + teleport miliknya.

Juubi no Yami:

Thanks.

Kazuni Kiba:

Sama Mao… High Overlord playboy yang bakal tobat.

Laffayette:

Sorry bro, alurnya memang dah gitu.

Grand560:

Dia baru ngomong sama kakeknya di awal chapter ini dan diomeli habis-habisan sama Asia, kedua neneknya, dan ibunya. Tentu saja…

Orang asing biasa:

Tentu…

Reyfani359:

Kalo dua fraksi itu komplik maka fraksi iblis akan dalam dis-advantage, mengingat dua fraksi besar lain udah beraliansi pada fraksi Disgaea.

Anarchy41:

Kan semua anggot fraksi Naruto memang tinggalnya di rumah miliknya.

Hyuuhi Ga Ara:

Thanks.

Mr. Funtastic:

Biar enggak ada yang bikin ulah sama fraksinya, jadi dia terobsesi pada kekuatan.

Sky00:

Rencana sih gitu…

Riobethe:

Thanks. Pair Grayfia Mao… Naruto menang lawan Sirzech di chap ini karena dia tahu efek Curse di tubuh Sirzech itu masih ada. Tentu saja bisa…

Crucufix:

Of course, but don't call me babe. I'm a dude.

Alfa' Uzukaze:

Mao.

Ashuraindra 64:

Sama Mao, salah satu dari High Overlord. Mau bunuh gimana, nyerang aja enggak bisa.

Uzumaki Haris:

Maybe.