Disclaimer :

Demi neptunus naruto bukan punya saya, punya masashi sensei. sasuke punya saya *dibantai masashi sensei dan sakura*

.

TOLONG DI BACA APAPUN DI BAWAH INI, KEBIASAAN BEBERAPA READER MALAS BACA DAN BERAKHIR DENGAN ME-REVIEW HAL YANG TIDAK PERLU KARENA SUDAH TERCANTUM DI BAWAH INI.

.

Warning :

OOC, TYPO tingkat akut, AU, OOT, EYD berantakan, flame tidak diijinkan. DI LARANG MENG-COPY TANPA SEIJIN AUTHOR SASUKE FANS APALAGI NYOLONG!

.

.

Catatan :

Fic ini hanyalah cerita fiksi belaka yang tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan seseorang, sedikit mengambil sudut pandang dan selebihnya di karang-karang oleh author, tidak menyinggung apapun dan hanya merupakan fic untuk menghibur semata, author pun tidak akan mengambil keuntungan apapun selain kepuasan membaca dari reader.

.

.

= Enjoy for read =

.

But

.

! Don't like Don't Read !

.

.

[ 007 ]

~ Chapter 29 ~

.

.

.

"Aku adalah Fifty (50)." Ucapnya.

Aku masih tidak menanggapi apapun dan tetap makan dengan tenang.

"7,10,16 ada di lab ini, aku yakin kau sudah mendapat pesan dari 6." Ucapnya, dia menyebutkan angka padaku.

"Aku yakin kau bingung dokter, tapi lab ini akan hancur, jadi sebelum itu terjadi, kau harus menemukan 7 bagaimana pun caranya, ruangan kaca tidak begitu banyak penjaga, aku bisa membantumu dengan menyabotasi keadaan, kau bisa menyelamatkan mereka, ada banyak bantuan dari luar jika lab ini akhirnya terdeteksi, lab ini hanya di rancang seperti tidak nampak namun itu akan mudah di lakukan olehku, karena aku ahli dalam hal ini." Jelasnya padaku.

"Bagaimana bisa aku percaya padamu?" Ucapku.

"Karena 7 akan melindungimu, ah tidak, maksudku Sasuke, aku yakin dia akan melindungimu, tapi jika kau bertemu One, kau harus lari dokter." Ucapnya. "Aku sudah selesai, aku duluan ya, dokter, sampai berjumpa lagi." Tambahnya dan pergi meninggalkanku.

Aku kembali bekerja setelah jam istirahat, menatap anak-anak kecil itu yang tidak bisa berhenti bermain, apa mereka tidak pernah lelah?

Memikirkan ucapan gadis yang menyebutkan dirinya adalah Fifty(50) artinya dia adalah salah satu anak berkode terakhir dari seluruh anak yang pernah ada di lab lama itu, mereka berjumlah 50 orang dan yang bertahan saat itu hanya 19 orang, lalu yang kabur akibat ledakan itu, aku tak tahu, dia menyebutkan ada 7,10, dan juga 16. Seven, Ten, Sixteen. Sasuke(7), Suigetsu(10), dan salah satu anak berkode yang aku tidak ketahui, 16.

Sungguh!

Mereka ada di lab ini?

Mereka di tahan?

Kenapa profesor Orochimaru berbohong padaku? Dia akan menjamin keselamatan Sasuke dan kenapa dia malah membawanya di lab ini? Aku tidak mengerti.

Rencana yang di katakan gadis itu, mereka akan menghancurkan tempat ini, sama seperti yang di katakan Six, meskipun mereka berada di bawah pengawasan profesor Orochimaru, tapi lagi-lagi mereka tidak ingin mendapat tekanan seperti ini.

Apa yang sudah aku lakukan?

Kenapa aku tetap saja mendengar segala ucapan manis profesor, aku membahayakan Sasuke dan sekarang dia terjebak di dalam lab ini.

Aku harus melakukan sesuatu, aku akan mendengarkan ucapan gadis itu, tapi jika lab ini hancur, bagaimana dengan anak-anak yang berada di dalamnya? Mereka juga akan ikut terkena dampak dari kerusakan di lab ini.

Apa rencana ini tidak terlalu beresiko? Mereka harus membuat rencana yang lebih baik dari sekedar menghancurkan lab ini, aku harus kembali menemui gadis itu dan berbicara padanya.

Ending Sakura Pov.

.

.

.

.

Normal Pov.

Sudah tiga hari Sasuke, Suigetsu dan Jugo di tahan, keadaan masih sama, mereka masih tetap tenang dengan memperhatikan sekitar, para dokter yang mengawasi mereka cukup kelelahan, mereka bahkan tidak bisa tidur jika tidak mengawasi mereka, saat ini profesor Orochimaru sedang tidak berada di ruangan ini.

Jugo dan Sasuke terlihat duduk tenang, sedangkan Suigetsu, memilih berbaring dan tidur meringkuk, dia akan tenang-tenang saja dengan segala hal yang sudah di pikirkannya, termasuk menyuruh Six untuk berkhianat, rencana mereka sedang berjalan tanpa di ketahui oleh Orochimaru.

"Aku jadi ingin makan makanan yang enak, mungkin seperti steak daging." Ucap Suigetsu.

Para dokter yang mengawasi mendengar apa yang di ucapkan Suigetsu, mencatat hal itu dan kembali memperhatikan Suigetsu, ini adalah perintah profesor Orochimaru.

"Apa ruangan ini ada CCTVnya? Tapi disini hanya ada dinding yang ruangan yang kosong." Ucap Suigetsu lagi, menatap ke sana dan kemari, hingga akhirnya tatapannya mengarah ke pada salah satu dinding, dimana dinding itu memiliki dua sisi, para dokter itu merasa seakan mereka ketahuan dan mata pemuda itu terus menatap ke arah dinding itu.

"Ini dinding yang sangat aneh." Ucap Suigetsu, sejak tadi dia terus berbicara, tidak seperti Sasuke dan Jugo yang masih duduk tenang tanpa melakukan pergerakan dan berbicara.

Seluruh staf yang ada terkejut dan mundur menjauh, mereka tidak percaya jika Suigetsu berlari dengan sangat cepat mendekati dinding itu, tapi rantai di tangannya menghentikan aksinya dan jarak antara dinding itu sangat jauh darinya.

"Hanya kotoran kecil, aku pikir apa." Ucap Suigetsu dan menjauh dari dinding itu, sementara para staf yang terkejut mundur menjauh, bahkan ada yang terjatuh dari kursinya.

Profesor Orochimaru sudah mengatakan jika dinding ini tak akan mudah tembus dan tidak akan rusak meskipun mereka mencoba menghancurkannya, anti peluru dan anti ledakan.

.

.

.

.

Kembali bekerja seperti biasanya, Sakura akan terus mengawasi sekitar, gadis yang hanya sekali menemuinya itu tidak pernah nampak di beberapa dokter yang ada, Sakura tidak tahu gadis itu bekerja di bagian apa, dia hanya datang begitu saja dan tidak bisa di temuinya lagi.

Seorang anak kecil berlari ke arah Sakura, memintanya berjongkok dan sebuah ucapan singkat darinya.

"Rencana malam ini." Ucap anak kecil itu dan mengantongi sesuai pada kantong jas dokter milik Sakura, setelahnya dia berlari menjauh dan kegirangan.

Sakura lagi-lagi mendapat pesan singkat itu, dia tidak bisa menemukan gadis berkode Fifty itu, dia hanya mendapat sebuah pesan singkat, malam ini rencana itu akan di lakukan, Sakura menatap sekeliling dan melihat para dokter lainnya dan anak-anak kecil itu, bagaimana mereka akan menghindari hancurnya lab ini?

Tapi, sejujurnya dia pun sangat ingin menemukan Sasuke dan jika bisa, dia ingin segera keluar dari lab ini dan tidak akan mempercayai profesor yang di kaguminya itu.

.

.

[Markas Kesatuan khusus militer Konoha]

"Lapor pak, ada pengiriman kode rahasia dari seseorang yang tak di ketahui, dia sengaja mengirimkannya melalui jaringan kita, katanya malam ini akan menunjukan tempat tersembunyi kedua yang di cari selama ini." Ucap salah seorang anggota.

"Dia mengirim pesan itu dengan sangat hati-hati, bagaimana dengan Yamato dan Kakashi, apa mereka sudah datang?" Ucap Sarutobi. Kepala kesatuan khusus yang di katakan telah pensiun, namun masih melakukan pekerjaannya, kabar pensiunnya itu hanya sebuah alabi agar beberapa musuh berpikiran jika pria tua ini tidak lagi mencampuri atau mencari masalah dengan beberapa pihak. Sarutobi hanya ingin menegakkan keadilan dan jauh lebih peduli pada keselamatan siapapun.

"Mereka sedang menunggu anda di ruangan rapat."

"Baiklah, pantau terus radar kalian, jika saja titik koordinat tempat itu di temukan, segera aktifkan zona merah." Ucap Sarutobi dan bergegas ke ruangan rapat.

Di dalam, Yamato dan Kakashi telah kembali.

"Kami melapor untuk siap bertugas kembali." Ucap Yamato.

"Aku tak menyangka jika kalian akan lebih cepat bertindak dan mendapatkan banyak informasi." Ucap Sarutobi, menarik sebuah kursi dan duduk disana, menatap kedua anggota setianya itu, selama ini mereka terus menyamar sebagai detektif swasta walaupun itu juga salah satu keahlian mereka.

"Rencananya sangat cepat berubah, kami hanya tak percaya jika salah satu saksi mata akan kembali pada profesor Orochimaru. Pria itu tak menampakkan dirinya pada umum, dia hanya bertemu beberapa orang yang dekat dengannya, kabarnya pun masih simpang siur di publik." Jelas Yamato.

"Bagaimana dengan kabar tentang anak-anak yang kabur dari lab lama itu?" Tanya Saruto.

"Kami hanya berhasil menemukan dua anak, anak dengan kode 007 dan juga 010, meskipun tujuan mereka masih belum jelas, kabar lainnya tentang para staf yang bekerja di lab lama, data mereka hampir semuanya di nyatakan menghilang dan mati, hanya tinggal seorang dokter pendamping dan dialah saksi kita." Ucap Kakasih.

Keduanya mulai menyimpulkan apa yang selama ini mereka dapat dan mendengar segala kesaksian dokter Sakura.

"Jika benar yang melakukan pembunuhan terhadap para staf adalah anak-anak yang kabur itu, kita tidak bisa seenaknya menyimpulkannya, dokter Sakura masih hidup dan anak berkode 007 itu yang melindunginya." Ucap Yamato, hal lainnya di temukan mereka, anak berkode itu bahkan datang pada mereka untuk meminta tolong.

"Kita sudah mendapat kode rahasia dari seseorang, aku curiga jika mereka mungkin salah satu anak berkode itu, jika saja mereka berada di pihak kita, kemungkinan mereka benar-benar ingin menghancurkan lab itu lagi dan juga profesor Orochimaru sebagai target mereka." Ucap Sarutobi, kemungkinan yang di pikirkannya.

"Kami juga berpendapat seperti itu. Mereka adalah percobaan profesor Orochimaru, seperti peliharaan yang tak patuh pada majikannya, mereka akan berbalik menggigit majikan mereka." Ucap Yamato.

"Terima kasih atas kerja keras kalian selama ini, kalian sampai berhasil mengusut kasus ini hingga ada titik terangnya, aku hanya tak menyangka jika dokter Sakura akan mencari kalian." Ucap Sarutobi.

"Ini sebagai keberuntungan kami, dokter itu tak sengaja datang untuk mengusut kasusnya dan berakhir dengan semua kasus yang selama ini kami usut akhirnya terbongkar. Selama ini teror yang di alaminya sebagai pengalihan agar dokter Sakura berpikir anak-anak dari lab itu mengincarnya, tapi kode 007 ada bersamanya, dia yang mengubah semua kecurigaan dokter Sakura dan mengarah pada orang-orang profesor Orochimaru." Jelas Yamato.

"Aku masih penasaran dengan semua yang di lakukan profesor itu, aku pikir dulunya dia pria yang berjasa untuk semua pengembangan yang terjadi pada kota ini" Ucap Kakashi.

.

.

TBC

.

.


update...~

untuk sementara tidak update "my bodyguard" dulu, auhor sedang buntu ide di fic itu padahal itu salah satu fic yang cukup bikin semangat. cuma rada ribet buat alurnya.

lalu fic "Kagutsuchi" akan menjadi fic yang memiliki alur yang cukup ringan dan sederhana, sedangkan fic "007" ribet, rumit, cukup menguras otak, sekarang sudah memasuki alur mau perang, sampe pusing pikir bagaimana alur perang yang baik.

sepertinya author berencana menambah satu fic lagi, =w= nggk kapok emang. :D

.

see you next chapter!