Disclaimer : Naruto Masashi Kishimoto
WARNING! Typo(s), OOC, Gaje, Crack Pairs, Alur dan Konflik yang tak jelas serta Penempatan tanda baca yang tidak sesuai, dan banyak sekali kesalahan-kesalahan lainnya.
D : Daisy
Minato menggaruk kepalanya bingung, dahinya berkerut heran karena menemukan buket bunga yang diletakkan di depan rumahnya, jika ia tak salah menghitung maka hari ini adalah hari ke-10 ia mendapatkan benda ini.
Ia memungut bunga itu dan membawanya ke dalam rumah sambil mengamati bunga-bunga cantik itu. rangkaian bunga Daisy Merah, bunga Chrysanthemum putih, Mawar berwarna Pink dan Ungu kini berada di tangannya. Ia menghela napas panjang dan mencium aroma yang menguar dari bunga-bunga itu.
Naruto yang berada di lantai 2 dan mengamati tingkah ayahnya dari tadi menyunggingkan seringaian jahilnya.
Hmm, jadi Ino-chan benar-benar tertarik pada Tou-san? Hahaha . . .
"Bunga lagi?" Naruto dengan cengiran khas miliknya menuruni anak tangga demi anak tangga kediaman Namikaze yang terletak di kawasan kompleks Hokage. Minato memandang aneh pada sang putra, "Kau tau siapa pengirimnya!" Minato menyipitkan matanya, curiga pada sang putra.
"Apa? Aku tidak tahu!" sergah Naruto. "Aku pergi dulu, Tou-san!"
"Kau mau kemana?"
"Kencan." Jawab Naruto singkat dan melewati sang ayah yang tengah menaruh bunga-bunga itu ke dalam sebuah kotak yang khusus ia sediakan untuk menaruh bunga-bunga dari pengirim gelap itu.
Kencan? Setahu dirinya bahwa Naruto belum memiliki kekasih pasca Perang Dunia Shinobi, "Jangan berbohong!"
Naruto membalikkan tubuhnya untuk memprotes sang ayah, "Jangan mentang-mentang Tou-san tampan dan banyak penggemar lalu merendahkanku!" dengus Naruto kesal dan berlalu, namun dalam hati pemuda itu, ia benar-benar geli dengan tingkah sang ayah.
Minato sendiri hanya diam dan memandangi bunga-bunga itu, menggendikkan bahunya tak mengerti.
"Naruto!" pekik Kunoichi berambut pirang berlari menghampiri Naruto yang sedang asyik menyesap kuah ramennya.
"Ino-chan! kau membuat telingaku sakit!" protes Naruto ketika ia telah selesai menenggak sampai habis sisa kuah ramen di dalam mangkuknya, "Ada apa?"
Ino tersenyum malu-malu. Hmmm tidak biasanya gadis itu bersikap seperti ini, Naruto mengerutkan dahinya.
"Eum, apa Minato-sama . . ." Ino menelan ludahnya, "Apa Minato-sama . . ."
Naruto mengernyitkan dahinya, satu alisnya terangkat, menatap Ino penuh curiga, "Kau menyukai Tou-san?"
"A . . .a . . . aku tidak!" pewaris klan Yamanaka itu melambaikan kedua tangannya untuk menyanggah, namun nyatanya Naruto benar-benar tahu apa yang dirasakan gadis itu.
"Ku rasa usiamu terlalu muda untuk Tou-san! Meskipun usia Tou-san sama seperti saat ia meninggal dulu sekarang, tapi ahhh! Ayolah Ino-chan! 11 tahun perbedaan usia kalian dan apa kau siap sakit hati karena Tou-san pasti masih memikirkan Kaa-san?" Naruto menatap Ino iba, tangan besarnya menepuk lembut punggung temannya yang menjadi lulusan terbaik Akademi itu.
Ino sendiri kini hanya menundukkan kepalanya dalam-dalam, ah! Tentu saja Naruto benar, Minato-sama pasti masih memikirkan Kushina-sama dan dirinya? Ia hanyalah seorang bocah baginya, seorang bocah yang berusia sama seperti putranya.
Ino menghela napas panjang.
Setelah Sasuke ia baru mengalami getaran aneh pada Minato, saat ia dihidupkan kembali, di saat itulah ia langsung merasakan getaran berbeda. Ia tahu! Ia tahu bahwa ini adalah cinta pada pandangan pertama, lalu apakah ia masih mempunyai kesempatan untuk memperjuangkan cintanya sama seperti saat ia memperjuangkan Sasuke yang malah memilih untuk hidup mengembara, membuat dirinya dan Sakura patah hati?
"Tapi aku tidak akan melarangmu untuk berusaha."
"Benarkah?" mata Ino berbinar demi mendengar pernyataan Naruto itu, pemuda itu tersenyum mengangguk, "Perjuangkan Cintamu, Ino-chan!" seru Naruto.
"Terimakasih banyak!"
"Mau sampai kapan kau akan bersembunyi?"
Ino menundukkan kepalanya tak ingin menatap pria jabrik yang telah memergokinya menaruh rangkaian bunga di depan pintu rumahnya, "Yamanaka Ino?!"
"Apa maksud semua ini, Nona Yamanaka? Sehari 2 kali kau akan mengirim bunga-bunga ini kemari, apa kau pengangum rahasia putraku?" tanyanya tegas.
"Maafkan aku Minato-sama . . .!" ucap Ino, menggigit bibir bawahnya. Takut-takut ia mulai mendongakkan kepalanya, "Saya hanya … saya hanya ingin mengungkapkan perasaan saya pada anda melalui bunga-bunga ini!" ungkapnya.
Mata sebiru lautan bertemu dengan warna sebiru langit milik pria yang terlihat terkejut dengan pengakuan gadis yang berusia sepantaran anaknya.
"Kau baru berusia 19 tahun Nona Yamanaka."
"Dan anda 30 tahun, bukankah anda di hidupkan kembali dengan usia terakhir kali anda meninggal?"
Minato menghela napas panjang, ternyata menghadapi seorang remaja itu benar-benar menyusahkan, salahkan wajah tampannya yang membuat siapa saja jatuh hati kepadanya!
"Kau benar Yamanaka! Aku sangat menghargai perasaanmu padaku!"
Sebelum Minato dapat meneruskan kata-katanya gadis Yamanaka itu malah berlari pergi, menjatuhkan rangkaian bunga yang sama seperti biasanya, Minato menghela napas panjang dan mendudukan tubuhnya untuk memungut buket bunga itu.
Kau terlalu cantik untuk dibuang . . .
. . .
"Bunga Daisy Merah berarti cinta diam-diam, Chrysanthemum Putih berarti kejujuran, Mawar Pink ini berarti rasa kagum dan memintamu untuk percaya juga berarti rasa terimakasih, Mawar Ungu artinya cinta pada pandangan pertama." Shizune membacakan arti bunga-bunga itu pada Minato dan tersenyum, "Penggemar rahasia?"
"Rahasia? Aku bahkan sudah tahu siapa dia!" ungkap Minato pada wanita yang tersenyum hangat padanya, "Lalu?"
"Yamanaka Ino."
Tak ada ekspresi berarti yang ditunjukkan Shizune padanya, wanita itu malah tersenyum lebih lebar ketika nama gadis Yamanaka itu di sebut, "Mengapa tidak memberinya kesempatan saja Minato-sama?"
"Apa kau sadar dengan perkataanmu, Shizune-san? Dia teman sebaya Naruto dan aku . . ."
"Kushina-sama pasti menginginkan anda bahagia!"
Ya! Kau memang benar, Kushina menginginkanku bahagia.
.
.
.
.
The End (See You in E series) ^^
Seperti yang sudah saya bilang di Seri-A, bahwa alurnya maju mundur tergantung dari huruf-huruf yang mewakili ceritanya hehehe . . .
Terimakasih atas review-review yang mampir Minna ^^
Next Seri-E, huruf 'E" mewakili kata apa? Hmmmm ….
Hehhehe
Enjoy ^^
#Vale
