Oke.. Ini Chapter yang sedikit telat.. tapi well, enjoY
chapter 13 : Mission : Find Naruto
..
Yamato bangun pagi hari ini. ya, ini termasuk tugasnya sebagai kepala bodyguard di kediaman Namikaze untuk bangun lebih pagi dari Bosnya.
kemarin ia diberi 'misi dadakan' untuk mencari Naruto. well, walaupun Yamato adalah tangan kanan Namikaze Minato. namun permintaan istri Boss nya juga merupakan kewajiban dan tanggung jawab Yamato.
Jujur, Yamato memang tidak mengerti dengan tingkatan-tingkatan di keluarga Namikaze. Yang ia tau, Boss Besar adalah Namikaze Minato. dan Yamato adalah tangan kanan kepercayaan. namun istri bossnya, Yaitu Kushina menganggap Yamato sebagai adik. dan kalau dilihat, padahal Terlihat Sekali Minato masih kalah kekuasaan dari Kushina. terakhir, Naruto, memanggil Yamato dengan sebutan Ketua-Yamato. ah, memang rumit.
.
Yamato keluar dari kamarnya dan menuju teras, dimana ia memerintahkan anak buahnya untuk berkumpul jam 5.
di pekarangan, Yamato telah melihat beberapa berbaris rapi. di mata yamato, nampak mereka tengah diatur oleh seorang bawahan yamato yang lain. bila yamato adalah Ketua, maka orang itu adalah wakil ketua.
Yamato pun mndekati pasukan itu.
"Apa semua sudah siap Aoba?" Tanya Yamato kepada Aoba. sang wakil ketua.
"Sepertinya sudah. kita siap menjalankan misi. namun tidak semua yang kita kerahkan. mengingat penjagaan Mansion juga penting. mungkin 12 orang dari 25 termasuk kita berdua kapten" Ucap Aoba.
Yamato tertawa. " Kau tau kau tidak harus menanggilku kapten kan?" Ucap Yamato.
Aoba mendengus. "Ini adalah pekerjaan, kita harus profesionnal"
Yamato memutar bola matanya.. "terserah kau saja gagak" balas Yamato. ia lalu menatap ke sepuluh orang yang ada di depannya. yamato melotot tidak percaya. mungkin dari jauh ia tidak menyadarinya tadi karena memang masih pagi dan gelap. namun apa ini?
mereka seperti kumpulan orang yang habis terkena hipnotis. ada beberapa yang tidur sambil berdiri. pakaian dinas acak acakan. ada yang masih memakai kaus oblong. bahkan ada yang tidur berdiri sambil membawa guling. WTH?
'APAAN NIH?' Batin Yamato. ia menoleh ke Aoba. sudah siap gundulmu. batin Yamato ke Aoba. Namun Aoba tidak bergeming. Yamato tidak bisa melihat ekspersi Aoba karena terhalang Kacamata Google hitam yang selalu ia pakai. namun bisa ia dengar dengan jelas.
"...zzzzzz.." Aoba mendengkur pelan. dia juga tertidur sambil berdiri.
Yamato Tercengang. . 'Ini adalah pekerjaan, kita harus profesionnal' Ingat Yamato dengan perkataan Aoba tadi. dia yang bilang, dia juga yang melanggarnya. katanya pro. namun ini..
"JANGAN BERCANDA BODOH!" Bletak. Kepala Aoba dihadiahi bogem mentah dari Yamato
"adawww" Aoba terduduk. menahan sakit.
Namun Yamato tidak menghiraukan lalu menoleh ke 10 pria yang ada di depannya.
"good morning Gentleman.." ucap Yamato pelan.
namun hanya beberapa yang menjawab 'Yes/morning sir' itu pun pelan sekali.
sedangkan yang lain "...zz.."
Yamato mulai habis kesabaran
"GENTLEMAN!" Teriaknya. mengagetkan ke 11 orang disana. termasuk Aoba.
"WHOAA!" teriakan kaget beberapa orang membangunkan semua yang ada di sana. ada yang celingak celinguk. ada yang terjatuh dari tempatnya berdiri. ada pula yang reflek melempar gulingnya.
sepertinya mereka telah sepenuhnya sadar sekarang.
Yamato Tersenyum.
"aku senang bisa menyambut kalian di pagi yang cercah ini" ucap Yamato basa basi.
ke sepuluh pria yang ada di depannya hanya mengangguk. dan bergumam. mungkin kesadaran mereka belum sepenuhnya terkumpul. yah, namun cukup kalau hanya untuk sekedar mendengarkan.
"kita mendapat misi khusus dari kushina-sama.." Lanjut Yamato.
ke sepuluh pemuda mengangguk. mereka menatap Yamato heran. tak terkecuali Aoba. salah seorang dari 10 orang itu bertanya.
".. bukan dari Minato-Sama?.. tumben Sekali Kushina-sama yang memberi misi.." Tanya seorang dari gerombolan itu.
Yamato Tersenyum lagi. Sepertinya mereka sudah mulai memperhatikan.
"Ya.. ini adalah misi Khusus dari Kushina-sama.. mengingat beliau tidak pernah memberi misi. bisa dikatakan ini misi yang penting.."
Kesepuluh pria itu menatap Yamato. menunggu yamato melanjutkan kata katanya.
Yamato kembali menatap orang orang itu. ia berteriak lantang
"MISI : Mencari Naruto-sama yang Kabur! .. bersiaplah dalam 60 menit.."
.
Ke sebelas orang disana melotot. Naruto-sama? Kabur? Oh My God!
.
..
Naruto © Masashi Kishimoto
I Will Do What I Want © Hanzama
Yangre : Friendship, Family (+) Romance maybe
Warning : Gaje, Abal, Update tidak menentu, Typo's, Bahasa tidak baku, AU Etc.
Pairing : Coming Soon
..
.
Skip
iring iringan mobil hitam yang memasuki pekarangan konoha gakuen menyita perhatian beberapa orang yang melihatnya. tentu saja aneh mengingat mereka tidak pernah melihat 3 mobil hitam tersebut. mobil hitam yang asal masuk tanpa berhenti di pos pemeriksaan. dan dengan seenaknya parkir sembarangan.
mobil itu berenti tepat di tengah tengah pekarangan halaman Konoha gakuen.
satpam yang berniat menghampiri ketiga mobil itu segera berbalik mundur saat dilihatnya belasan orang berseragam hitam keluar. mungkin satpam penjaga gerbang berpikir, menghampiri berlasan orang yang berpenampilan seperti yakuza bukan ide bagus.
belasan pria besar itu tidak menghiraukan tatapan murid dan guru yang sedang menikmati waktu istirahat. mereka merembug sesuatu sebelum mereka berniat masuk ke gedung sekolah.
"Baiklah. Kita akan mulai mencari dari sekolah-nya! cari informasi sebanyak mungkin!.. Hiraukan apa yang tidak penting! ini adalah misi!" Ucap Yamato tegas
"Baik pak!" Ucap kesebelas orang itu serentak.
Yamato tersenyum bangga akan kewibawaannya.
"baiklah kalau begitu!.. Hayate! Genma-san! Kalian coba cek di Sekitar gedung! dan tanya kepada murid-murid yang pernah melihat Naruto-sama!" Ucap Yamato lagi.
"yoi.." balas Genma.
"..oosh.." sedangkan Hayate hanya menjawab dengan malas.
"dan Kotetsu-san.. izumo-san! Kalian cari Shikamaru dan Sasuke! mereka adalah sumber utama intelejen kita! kita bisa mendapat banyak informasi dari mereka!" lanjut yamato tegas.
Izumo mengernyitkan dahi. ia menoleh ke Kotetsu.
"Kau mengenal Shikamaru dan Sasuke?' tanya Izumo.
"Kagak" jawab Kotetsu
Yamato menatap kedua anak buahnya dengan malas.
"Mereka adalah Uchiha dan Nara" Ucap Yamato kepada Kotetsu dan Izumo.
"oohhhhhhh.." Jawab mereka berbarengan. Mereka lebih akrab dengan nama marga dibanding nama depan mereka.
"Sedangkan aku dan Aoba akan memeriksa para guru!" Lanjut Yamato akhirnya.
Yamato lalu menyerahkan dua buah foto Naruto kepada tim Hayate dan Izumo. Mereka berempat menerima foto itu dengan heran. namun yamato segera menjelaskan.
"Ini akan membantu dalam pencarian"..
mereka berempat mengangguk.
Lalu yamato menoleh ke anak buahnya yang lain. "dan yang lain!.."
Kali ini ke enam orang itu memperhatikan. mereka sudah siap dengan perintah apapun yang akan yamato berikan. mereka adalah Pro.. perintah mustahil pun akan mereka kerjakan!
.
"...kalian jaga mobil" Ucap Yamato.
"hah?"
kemudian Yamato mengomandokan pasukannya untuk segera bubar. Yamato, Aoba, Kotetsu, Izumo, Genma dan Hayate masuk ke dalam gedung utama Konoha Gakuen. menghiraukan ke 6 anggota lain yang cengo ditinggal karena hanya diberi tugas yang enteng.
.
.
.
Kelas 2-1
Sasuke dan Shikamaru kini tengah berada di kelas seperti biasanya. ya, semanjak mereka bersekolah disini. kebiasaan yang mereka lakukan waktu istirahat adalah berdiam di kelas.
namun istirahat hari ini sedikit berbeda. karena beberapa gadis di kelas ini memilih untuk tidak keluar dari kelas. dan yang sasuke heran adalah. beberapa dari mereka ngerumpi. sekali kali mereka melirik sasuke dan tertawa cekikikan. Sasuke hanya bisa menunduk dan menatap malas gadis gadis itu.
shikamaru? Sebaiknya kalian tidak bertanya. aku yakin kalian sudah tau dia sedang apa.
lalu pandangan Sasuke beralih ke gadis bersurai merah muda yang sedang menulis sesuatu. ya, semenjak tadi malam. sepertinya Sakura sudah tidak marah lagi dengan Sasuke. mungkin Sasuke bisa bernafas lega sekarang.
tiba tiba..
SREKK!
Pintu kelas dibuka dengan paksa. Semua orang yang ada di kelas itu menoleh. nampaklah dia orang pria yang masuk.
Sasuke menatap Heran dua orang itu. mereka berpakaian hitam-hitam. oke, Sasuke sedikit trauma dengan orang berpakaian hitam. mengingat Ibiki juga berpakaian hitam seperti intelejen militer.
Sasuke takut kalau orang orang itu datang mencarinya.
Namun, Dua orang itu malah berbalik dan berbicara kepada seseorang. ia mendongak melihat dengan siapa dua orang itu berbicara. mereka berbicara dengan Ino.
Oh bagus, sepertinya Mereka kesini bukan untuk Sasuke.
namun tanpa disangka. Ino langsung menunjuk Sasuke. Sasuke mengernyitkan dahi. 'kenapa kau menunjuk-nunjukku yamanaka?' .. dan kedua orang itu pun menoleh. mereka menatap Sasuke.
"Sasuke-san?" suara baritone salah satu orang itu membuat Sasuke merinding.
GLEK! ah! sepertinya ini adalah masalah.
detik berikutnya kedua orang itu Menghampiri Sasuke. tentu saja murid murid yang ada di kelas menatap Sasuke dengan tidak percaya. terutama Sakura. mereka tidak tau bagaimana namun Ketiga teman beru mereka ini sepertinya mempunyai hal yang masih misterius. yang selalu membawa mereka kedalam masalah.
sasuke yang ditatap oleh semua teman temannya di kelas hanya mengangkat bahu.
"Hn? Ada perlu apa denganku?"..Tanya Sasuke. ia berusaha bersikap cool.
"Hee.. kau tidak tau siapa kami..ah benar benar mengejutkan" ucap salah satu dari mereka.
Sasuke mengernyitkan dahi. 'siapa mereka' .Oke Sasuke memang kurang pintar mengingat wajah. karena dia sendiri kurang memperhatikan orang lain. apalagi orang orang yang tidak penting.
"Siapa kalian?" Ucap Sasuke heran. ia sangat benci orang yang berbasa basi. dan tidak to the point. seperti pemuda jabrik yang ia kenal betul.
"Kami adalah anak buah Yamato!" Ucap mereka berdua.
Sasuke mencoba mengingat. Yamato? err.. ah! dia adalah Bodyguard kediaman Namikaze.. kenapa Sasuke bisa lu-tunggu dulu. berarti dua orang ini...? apa yang dilakukan bodyguard Naruto disini?
Sasuke menatap orang-orang didepannya dengan tidak percaya.
"Kalian dari...?" Tanya Sasuke diakhiri dengan Gerakan isyrat.
"Benar!.." Ucap Kotetsu.
"ah! kau bertemu kami beberapa kali. namun kau bahkan tidak tau nama kami?.. Aku neyesal telah mengingat namamu Sasuke-sama!" Ucap Izumo. menekankan kata 'sama' tanda mengejek.
Namun Sasuke tidak menghiraukan, ia malah kembali bertanya seenaknya.
"Apa yang kalian lakukan disini?" Tanya Sasuke.
Kedua orang itu tersenyum.
"ikut kami.. kami ada beberapa pertanyaan Untukmu.." Ucap mereka berdua. lalu menyeret Sasuke keluar dari kelas
"Ap-oi! Lepaskan!" Sasuke berniat protes namun ia sudah keburu dipegangi lengannya dan diseret keluar.
.
Hening. murid-murid di kelas tersebut masih berusaha memproses apa yang terjadi.
sakura yang ikut heran langsung bertanya kepada ino saat ino menghampiri mejanya.
"Itu tadi Siapa ino?.." Tanya Sakura heran.
"Hm.. nggak tau, katanya dia mencari Sasuke dan Shikam- eh?" Ino tiba tiba menoleh kepada Shikamaru yang tertidur di meja .." .. rupanya dia disini" ia menatap Shikamaru.
"aku bahkan tidak menyadari dia tertidur.." Lanjut ino lagi.
Sakura memutar bola matanya. "dia disana dari tadi.. memang kenapa orang orang berbaju hitam tadi mencari Shikamaru dan Sasuke?" Tanya Sakura.
Ino mengangkat bahu. "tidak tau.. aku hanya mengantar mereka kesini saat mereka bertanya dimana kelas 2-1"
lalu Ino dan Sakura menatap Shikamaru. lalu mereka saling berhadapan.
.
.
.
Bagian Lain
.
"permisi.. apa kau mengenali orang ini"
"permisi.. apa kau pernah bertemu orang ini?"
Hayate dan Genma sekarang tengah bertanya sana sini dengan orang orang yang ada di lorong sekolah. mereka telah bertanya lebih ke 20 siswa, namun sepertinya tidak ada yang tau tentang tuan muda mereka.
oke itu aneh, Naruto-sama adalah orang yang terkenal di Uzushio gakuen dulu. namun sekarang sulit dipercaya kalau tidak ada satupun yang mengenali Naruto-sama.
"permisi... apa kau mengenali orang ini" Tanya Genma kesekian kalinya kepada seorang pemuda berambut merah yang sedang membaca buku sambil berjalan. Gaara.
Gaara menatap foto yang ditunjukkan kepadanya dengan heran.
"err..Namikaze Naruto?" Tanya Gaara memastikan.
ah! "Kau mengenalinya?" Tanya Hayate senang. ah! pencarian mereka akan membuahkan hasil!
kini Gaara menatap dua orang itu dengan curiga. "y-ya.. dia adalah anggota klub kami.."
"Klub?" Tanya Genma dan Hayate heran.
"ya.. Klub drama.." Ucap Gara kemudian
"hah?" oke itu aneh, Setau mereka tuan muda mereka ini sangat anti dengan Organisasi. namun ini? Masuk ke sebuah klub? apalagi klub drama?.. pasti ada yang salah.
.
Gaara menatap Dua orang itu dengan malas. ia tidak mau berurusan dengan orang orang ini. kau tau? Orang orang berseragam hitam bukan pertanda baik.
"Baiklah.. kalau hanya itu.. izinkan aku permisi tuan tuan" Ucap Gaara berpamitan.
namun Gaara segera dicegat sebelum sempat melarikan diri.
"Tunggu dulu.." Ucap Genma mencegat Gaara.
"A-apa?"
Gaara mundur satu langkah karena kaget. namun di belakangnya Hayate juga menghalangi gerakan Gaara.
"Beritahu Semua yang kau tau tentang Namikaze Naruto" Ucap Genma.
"Aapa? Kalian pikir kalian SIAPA?!" Tanya Gaara emosi karena dicegat depan belakang.
"beritahu kami tentang Naruto" tanya Genma.
"Tidak!"
"Beritahu Kami tentang Klub drama" tanya Hayate.
"TIDAK!"
"Beritau atau.." Crrrt.. Genma mengeluarkan stunt gun dari saku-nya. ia menodongkannya ke Gaara untuk menakut nakuti.
Glek! Gaara menelan ludah. ah. ini akan jadi istirahat yang panjang lagi.
.
.
.
Yamato dan Aoba kini tengah berada di depan ruang kepala sekolah. setelah bertanya kesana kemari. akhirnya disinilah mereka. di depan ruangan Tsunade. mereka berpikir lebih baik bertanya langsung kepada yang berwenang penuh daripada hanya berputar putar sana sini.
Tok tok tok!
Yamato mengetuk pintu dengan perlahan tapi pasti. namun tidak ada jawaban.
TOK TOK TOK!
masih tidak ada jawaban. yamato dan Aoba saling berhadapan. mereka lalu mengangguk bersamaan.
BRAK! BRAK BRAKKKK!
mereka mendobrak pintu dengan kasar. pintu itu terbuka.
di depan Yamato dan Aoba kini tengah terlihat dua orang yang sedang duduk berhadapan bermain Shogi. namun sepertinya dua orang itu tidak terkejut akan kedatangan Yamato dan Aoba.
"yah~ sepertinya mereka tidak menyerah" ucap Tsunade kepada jiraya. tentu saja yang dimaksud adalah dua orang yang baru masuk.
Jiraya tertawa.
"sudah kubilang mengunci pintu tidak akan menghetikan mereka" Ucap Jiraya.
Jiraya dan Tsunade lalu menatap dua orang yang baru masuk ke ruangan tersebut.
"Jiraya-San? apa yang Anda lakukan Disini?" Tanya Yamato saat melihat jiraya sedang bermain Shogi.
Jiraya hanya mengangkat bahu. "aku hanya mengunjungi teman lama" ucap Jiraya, ia melirik Tsunade. sedangkan Tsunade menatap Aoba dan Yamato dengan pandangan sebal.
.
"Ne? jadi apa yang Bodyguard keluarga Namikaze lakukan disini?.. aku harap ini sangat penting karena kalian bahkan berani menghancurkan pintu ku" ucap Tsunade tegas.
Yamato mengernyitkan dahi.
"Anda kepala sekolah disini?" Tanya Yamato.
Tsunade hanya menanggapi dengan dengusan.
"Berarti Anda mungkin tau dimana Naruto-sama" Ucap Yamato kemudian.
Kali ini Tsunade yang heran. memang kemana Naruto? ah! sepertinya Tsunade belum tau.
"apa yang kalian maksudkan?" Tanya Tsunade. Ia mulai merasa ada yang aneh disini.
Yamato menatap Tsunade dengan heran. sepertinya sang kepala sekolah bahkan tidak tau. Yamato menghela nafas, lalu kemudian ia mejelaskan..
"Naruto-sama dikabarkan menghilang. diduga ia kabur ke suatu tempat. dan mengingat ia menghilang baru baru ini setelah pindah sekolah. aku yakin anda juga ikut bertanggungjawab" ucap Yamato
sekarang urat nadi di kepala tsunade tumbuh. 'k-kabur katamu?!'
Jiraya malah tertawa girang.
"hahahaha.. apa ku bilang, masalahmu cepat atau lambat akan datang.. hahaha"
"tsk! sial!"
.
..
.
Sasuke side
Sasuke kini tengah diseret di sepanjang lorong konoha gakuen. ia mencoba berontak sedari keluar kelas tadi, namun sepertinya dua bodyguard ini tidak lengah sama sekali. padahal apabila pegangan mereka melonggar sedikit. sasuke berniat kabur.
"Oi Lepaskan Bodoh!" Sasuke masih mencoba berontak. oke, Sebenarnya Sasuke dengan senang hati akan membantu apabila mereka meminta dengan sopan. namun bila seperti ini. lebih baik tidak usah.
"Jangan berotak Sasuke-boy. kami hanya ingin menanyakan beberapa pertanyaan seputar Naruto-sama" Ucap kotetsu.
Akh! Sasuke benci dua orang ini. mereka asal seret Sasuke. kenapa juga tidak bertanya di kelas tadi sih?... bukankah disana juga ada Shikamaru- tunggu dulu.
benar juga! Kenapa Hanya Sasuke yang diseret keluar?,, kenapa Shikamaru tidak ikut diseret?.. mungkin dua orang ini tidak menyadari keberadaan Shikamaru karena dia tertidur? Shit! Sasuke mulai menyalahkan Shikamaru sekarang.
'dasar einstein sialan! kenapa juga kau punya hobi tidur!' Batin Sasuke tidak jelas.
oke, tunggu dulu! tetap tenang dan berpikir! Sasuke tidak mau ditanyai pertanyaan kalau perlakuan mereka seperti ini.
Tenang!
tenang!
kotetsu dan Izumo yang menyadari Sasuke berhenti berontak akhirnya menatap Sasuke heran.
"Hee? Kau tidak berontak lagi? apa kau sudah menyerah? hm Sasuke-boy?" Tanya Izumo.
"ya baguslah! ini akan menjadi lebih mudah!" sambung Kotetsu.
Sasuke hanya diam.
namun setelah itu dia menoleh ke belakang dan berteriak.
"Ah bukankah Itu si Dobe Naruto?!" Teriak Sasuke.
Kotetsu dan Izumo ikut menoleh ke belakang
"Dimana?!" Tanya mereka berbarengan.
"Disana!" dan Sreet! Duakh duakh! Sasuke berputar dan memendang Kotetsu dan Izumo. detik kemudian dia berlari sekuat tenaga menjauhi mereka berdua yang tersungkur.
"adaw! Bocah Kurangajar!" Teriak kotetsu. Ia menatap Izumo.
"Kejar!"
dan mulailah aksi kejar kejaran di Lorong Konoha Gakuen.
Sasuke berlari dengan Sekuat tenaga. oke, Ini seperti Deja Vu bagi Sasuke. ini kedua kali nya ia berlari di lorong. ia tidak mengira ia melakukannya lagi.
Namun ia kemarin dikejar oleh ibiki. ya, bila ia bertemu dengan ibiki lagi, ia pasti akan dimarahi habis habisan karena menginjak injak 'lorongnya' untuk kedua kalinya.
ya, tapi Sasuke tidak yakin Ibiki marah mengingat ini adalah jam istiraha-DUAKH
Sasuke yang berlari Harus jatuh tersungkur karena ia menabrak Seseorang.
"Adaww!" pekik Sasuke saat ia jatuh terduduk karena terhalang punggung seseorang.
"Oi Kala-" Sasuke tidak berani melanjutkan kata katanya saat tau siapa yang menghalangi jalannya.
Orang berbadan besar itu berbalik dan menatap Sasuke tajam.
"HO!? KAU BOCAH SIALAN! MASIH BERANINYA KAU BERLARI LARI DI LORONGKU!" Ucap Orang itu.
'ah' Benar benar hari yang sial. ia tidak menyangka yang ia pikirkan tengah berada di depannya kini. oh bagus! Di depannya kini, ibiki-sensei tengah menyemprotnya dan dari belakang ia tengah dikejar-kejar bodyguard gila yang ingin menangkapnya. benar benar hari yang hebat!
'Tunggu dulu..' Sasuke punya ide!
"KAU UCHIHA TENGIK BER-" Amarah ibiki harus berhenti karena Terpotong oleh ucapan Sasuke.
"Sensei! aku mencarimu kemana mana!" Ucap Sasuke. ia berdiri dari lantai tempat ia duduk.
"hah? apa yang kau maksudkan bocah tengik?!" Tanya Ibiki Garang.
Sasuke lalu berbalik dan menunjuk ke depan. ibiki menyipitkan matanya. tampak dua orang yang tidak memakai seragam murid KHS maupun Seragam dinas Guru sedang berlari.
".. mereka katanya mencarimu" Ucap Sasuke.
"A-apa?!" Ibiki melotot tidak percaya.
"Mereka sedang memancingmu keluar dengan berlari lari di lorong Sekolah dari tadi pagi" Ucap Sasuke.
"APA KAU BILANG?!" Ibiki menatap Sasuke tajam.
dari kejauhan bisa terdengar sayup sayup suara.
"kau disana hah? kemari kau! akan ku ikat kau ke tiang bendera" Ucap kotetsu dai kejuhan.
"Oi kemari kau Jelek! Kau tidak lebih tampan daripada akuh!" Kali ini Giliran Izumo yang berteriak.
oke, entah kenapa Sasuke merasa tersinggung dengan perkataan Izumo. Sasuke lalu melirik ibiki.
DEG! Sepertinya Aura iblis telah keluar dari raga Ibiki. tanpa aba aba ibiki berlari menerjang maju.
"BERHENTI KALIAN SIALAN!" Ucap Ibiki sambil berlari menuju Kotetsu dan Izumo.
.
Kotetsu dan Izumo yang melihat seorang pria bercondet berlari kearah mereka hanya bisa melotot tidak percata
"WTF?!"
merasa Memang merekalah yang diincar oleh pria bercondet itu. Kotetsu dan Izumo mengerem dan berbalik arah.
akhirnya malah gantian mereka yang dikejar. heran, beberapa menit yang lalu jadi pemangsa dan detik berikutnya gantian mereka yang diburu.
..
Sasuke yang melihat adegan itu dari jauh hanya mendengus.
'anak buah dan majikan sama sama baka'
sepertinya rencana adu dombanya berhasil.
.
.
.
TBC
.
AN : Oke, maafkan Saya yang telat apdet.. -_- .. ini dikarenakan Saya malah menggarap fanfic Event di facebook. jadi sedikit lupa daratan(?) apalagi kemarin kemarin lebaran. kesibukan author jadi 2x lipat.
jadi maafkan saya..
well.. yang sudah mengira2 apa yang akan terjadi di chapter depan.. mungkin anda benar/ mungkin anda salah(?) .. hahaha..
Naruto tidak muncul di chapter ini.. hahahahaha.. tapi bakalan muncul kok di chapter2 depan.. secara dia kan bintangnya di konflik ini wkwk..
oke, makasih yang udah baca silent reader,, apalagi yang review chapter lalu
salam hangat dari Hanzama. Semoga sukses selalu..
.
.
REVIEW
V
V
V
V
