Chapter 28 : CIVIL WAR!
.
Ibiki kini tengah duduk Santai di sebuah gazebo di salah satu restoran di Okinawa Ocean Park. Tak jauh darinya duduk, Kakashi sedang mencoba menggerakan bumi.
oh, Bukan. ternyata dia sedang push up.
"Kau Kejam sekali Ibiki-sensei." ucap Kakashi setelah ia menyelesaikan hitungannya yang ke 35. Dengan masih mencoba mengangkat badannya. Dia protes kepada Ibiki.
"Aku hanya melakukan tugasku sebagai guru BK kakashi."
Kakashi hanya melamun. Sembari masih melanjutkan. Ya, Push up 50 kali tidak terlalu sulit untuk Kakashi. Dia melakukan push up 20 kali setiap harinya. tambah 30 tidak masalah.
"Bukan padaku, Tapi kepada Anak anak itu." ucap Kakashi lagi. tentu dia menyinggung soal Naruto, Shino dan Sasuke.
Ya, Kakashi percaya kalau mereka bertiga semalam melakukannya secara tidak sengaja.
Ibiki hanya menghela nafas lagi.
"Cih. Lagi lagi kau membahas bocah bocah nakal itu. Memangnya apa yang harus aku lakukan?" ucap Ibiki.
"Ayolah. Kau jangan terlalu keras kepada mereka. Aku tau mereka sudah mengalami hari yang sulit. Terutama Sasuke dan Naruto." ucap Kakashi lagi.
"Mana ada! Kalau aku membiarkan mereka begitu saja. Lalu siapa yang akan bertanggung jawab atas perbuata mereka?! mereka harus bertanggungjawab atas kesalahan mereka sendiri! itu merupakan pembelajaran!" ucap Ibiki emosi. Ah, Memang. Kakashi selalu memanjakan muridnya. Selalu.
"Aku yang akan bertanggung jawab. Setidaknya, untuk saat ini. jadi, jangan hukum mereka." ucap Kakashi. Ah, kau memang bijak kakashi.
"Kau mau bertanggung jawab?" tanya Ibiki.
"Ya." kakashi mengiyakan.
.
"Kalau begitu push up mu tambah 150." ucap Ibiki santai.
"H-hah?"
"Kau bilang mau bertanggung jawab bukan? Sasuke, Shino, Naruto. 3X kesalahan. berarti 150." ucap Ibiki.
Kakashi hanya merutuki kebodohannya sendiri.
'B-bukan itu yang ku maksudkan.'
.
Naruto © Masashi Kishimoto
I Will Do What I Want © Hanzama
Rating : T(+)
Yangre : Friendship, Family (+) Romance maybe
Warning : Gaje, Abal, Update tidak menentu, Typo's, Bahasa tidak baku, Etc.
Pairing : Comin Soon
.
Sasuke berjalan santai di antara kerumunan orang. Ya, Ia heran. Entah kenapa semenjak ia keluar dari tenda Costume Doom, banyak sekali gadis yang meminta berfoto dengannya.
Anehnya, Sasuke hanya mengiyakan saja saat dirinya di gandeng dan dihadapkan ke Lensa kamera.
Sedangkan Naruto. Dia tidak jauh berbeda. Namun di Sisi Naruto, yang cenderung meminta berfoto adalah anak anak kecil. Dan Naruto dengan bodohnya bertingkah layaknya Thor sungguhan. Dia berpose Mengangkat Palu nya seakan dia akan menangkap petir.
Ah, Tapi Sasuke tidak terlalu ambil pusing sih. Sasuke malah tertawa Saat ia melihat Naruto dijambak oleh seorang Balita yang ia gendong.
.
Setelah slesai mereka berfoto dengan 'fans'. Mereka lalu kembali berjalan menyelusuri Jalanan Ocean Park yang ramai.
"Oi, Sampai Kapan kita akan berpakaian seperti ini dobe?" tanya Sasuke kepada Naruto. Ya, jelas saja. Mengingat ini adalah Ide Naruto.
"Apa maksudmu Captain Uchiha. Aku suka seperti ini. Kalau perlu, Aku akan selamanya menjadi Thor." ucap NaruThor.
Sasuke hanya menghela Nafas. Apa baju yang dikenakan Naruto telah membuatnya lupa diri?
"Serius Bodoh. Aku tidak mungkin memakai pakaian ketat ini seharian!" ucap Sasuke. Ya, Sasuke merasa heran dengan Steve Roger sekarang. Bagaimana bisa dia betah memakai pakaian ketat seperti ini.
"Tapi, Kau terlihat gagah kapten." ucap NaruThor. Ia mengacungkan Jempolnya kepada Sasuke.
"..."
Ya, Ini adalah Kesekian kalinya Sasuke merasa ingin merontoki rambut Kuning sahabatnya ini.
.
Tak lama mereka berjalan sebelum, Tiba tiba mereka dikejutkan oleh seseorang lagi.
"WOI!" ucap Seorang itu.
AKH!
Sasuke tidak bisa berkata apa apa saat di belakangnya Darui sudah berdiri tegap. Sial mereka ditemukan. Sasuke tidak menyangka mereka bisa ketahuan secepat ini.
Sasuke melirik Naruto. Sudah kuduga ini ide bodoh.
"Pfft! Kalian pikir kalian bisa mengelabuhi kami dengan berpakaian layaknya super hero hah?!" ucap Darui Tegas. Di sampingnya Opsir Cee juga nampak waspada.
Sasuke hanya menelan ludah. Ah, sial. Sepertinya Sasuke harus menerima takdir bahwa mereka akan kembali diseret ke kantor polisi.
.
"Mwahahahaha." Tidak ada yang menyangka bahwa Naruto malah tertawa.
"Oi- kenapa kau tertawa dobe?" bisik Sasuke kepada Naruto.
Namun Naruto tidak menggubris.
.
.
"Kalian Pikir Dua orang Polisi bisa menghentikan The Avengers huh?!" Ucap NaruThor tegas.
"Huh?" Darui dan Cee melongo.
"OI! INI BUKAN WAKTUNYA BERCANDA!" Bentak Sasuke. Dia menendang Kaki Naruto. Lama lama ia muak sendiri sama Sosok NaruThor. Kembalikan Naruto Wooy!
Namun NaruThor malah menampakkan raut sinis kepada Sasuke. Oke, Sasuke hanya merasa Naruto semakin aneh. Apa dia kesurupan Jin BoThor? Err.. Mungkin yang kau maksud jin botol Sasuke.
"Cih. Aku tidak tau permainan apa yang kalian mainkan saat ini. Tapi kalian bodoh kalau kalian pikir bisa membodohi kami dengan kostum murahan!" ucap Darui.
NaruThor tertawa lagi.
"Justru Kalian yang bodoh kalau kalian berpikir kalian bisa mengalahkan NaruThor!" ucap NaruThor tegas.
'SEBENARNYA NI ANAK KENAPA SIH?!' Batin Sasuke semakin emosi.
Darui Malah tersenyum mengejek.
"Kau tau bocah? 4 tahun aku berurusan dengan penjahat. Dan selama itulah pengalamanku menjadi Senior Officer di Okinawa Police Departement! Kalian Terlalu cepat 100 tahun untuk menang dari ku!" bentak Darui.
Naruto tersenyum Sinis.
"Cih, 4 Tahun dan hanya Senior officer? jangan membuatku tertawa petugas.." ucap NaruThor. ".. Maksudku, Lihat Sasuke. 10 menit dia di Okinawa. Dan dia sudah menjadi Kapten!.. Jelas kalau kami lebih hebat daripada Kalian!" ucap NaruThor sombong.
Oke, Entah kenapa Darui malah jadi emosi. Apa bocah Ini memang berniat mempermainkan petugas.
Sedangkan Sasuke yang dijadikan obyek perbincangan semakin merasa aneh. Ia mulai mencoba memikirkan cara membuat Naruto kembali. Satu hal yang ada di pikirannya sekarang adalah dengan cara menimpuk Naruto menggunakan batu bata. Yang perlu Sasuke lakukan sekarang hanya mencari batu bata yang cukup besar.
"KAU! Benar benar berniat mempermainkan kami HAH?!" ucap Darui. Dia mengeluarkan revolver dari kantung senjatanya.
Sasuke yang melihat Darui menyentuh senjatanya hanya mundur beberapa langkah. Jangan sampai terjadi pertumpahan darah gara gara bocah semprul yang kesurupan jin.
.
"Hn. Kau pikir Senjata kuno mu itu bisa mengalahkan Kekuatan Maha Dasyat milik Mjolnir Hah?!" Gertak Naruto lagi.
DUAKH! Sasuke yang tidak sabar langsung memukul ubun ubun Naruto.
Naruto menoleh ke Sasuke. Sasuke menatap Naruto emosi. Namun Naruto malah mengedipkan mata.
Apa pula maksudnya.
Menghiraukan Sasuke, Naruto menoleh ke Darui.
"Dengar ya bodoh-" ucap Naruto. Namun belum slesai dia melanjutkan kata katanya. tiba tiba.
..
DOR! Suara timah Panas yang keluar dari Moncong revolver mengagetkan Sasuke. Sasuke menatap Darui tidak percaya.
Darui yang mengarahkan senjatanya hanya menampakkan muka dingin.
Mendengar suara tembakan, pejalan kaki yang berada di sekitar sana pun reflek berjongkok.
Sasuke lalu menoleh ke Naruto. Ia menlongo tidak percaya. Seketika dia berteriak.
"WOOOII! NARUTO!"
.
.
.
.
Darui yang mengarahkan senjatanya ke langit hanya mendecih saat melihat Naruto sudah berjarak sangat jauh dari tempatnya berdiri.
Naruto sudah berlari memperlebar jarak diantara Sasuke dan Darui.
Opsir Cee yang menyadari kalau Darui barusaja memberikan tembakan peringatan hanya melongo. Dia tidak harus melakukannya hanya untuk 2 orang kan?
"WHOAA! SASUKE LARII!" Ucap Naruto.
Sasuke hanya melongo melihat Naruto sudah sangat jauh dari tempatnya beridiri tadi.
"WOOI! NARUTO!" Dasar penakut. Kemana sosok NaruThor tadi?
.
~I WILL DO WHAT I WANT~
.
Sasuke dan Naruto hanya berlari saat tepat beberapa meter di belakangnya, Cee dan Darui mengejar dengan kekuatan penuh.
Oh Oke, Ini seperti DeJa Vu bagi mereka berdua. Ya, Mereka pernah berlari seperti ini Saat mereka di uber Ibiki. Dan untuk Sasuke, 2x strike karena dia pernah dikejar Pasukan NST mengelilingi komplek perumahan mereka.
"Hah... Apah... Yang .. kau lakukan tadi?!" Ucap Sasuke. Sembari terengah engah dia bertanya ke Sosok Naruto. Bukan NaruThor.
"Hah.. Akting.." ucap Naruto lagi.
Sedangkan Sasuke hanya melongo. Akting katanya? Ya, Sasuke bisa pasikan kalau Akting Naruto gagal total.
"Hah.. Akting Jelekmu.. gagal total..hah." ucap Sasuke lagi. Yah, Masih saja saling meledek disaat genting seperti ini.
"Tidak ada yang menyangka kalau mereka mengeluarkan pistol!" ucap Naruto membela diri. Ya, Siapa saja pasti akan sedikit ngeri kalau diberi tembakan peringatan tanpa aba aba seperti tadi.
.
"BERHENTI WOOYY!" Teriak Darui dari belakang.
Naruto dan Sasuke yang mendengarnya bukannya berhenti malah menambah kecepatan.
Cukup lama mereka berlari. Sebelum mereka masuk ke sebuah bangunan besar bercorak abstrak.
.
Darui dan Cee yang tak jauh di belakang mereka, sempat melihat Naruto dan Sasuke lari ke sebuah bangunan. Namun mereka tidak terkejar karena Cee dan Darui terhalang oleh orang orang bercosplay yang memenuhi jalan.
Mereka melongo sendiri melihat orang yang memakai kostum berjibun banyak. dari anak-anak kecil yang berostum penyihir, sampai orang tua yang memakai pakaian ala figur star trek.
Cee dan Darui sempat mencoba menerobos kerumunan orang- orang itu. Namun gagal.
Detik berikutnya. Opsir Cee dan Opsir Darui sudah terjepit di kerumunan orang berpakaian bajak laut.
.
.
"Tsh! SEBENARNYA INI ADA ACARA APA SIH?!" Teriak Darui Emosi saat sebuah pedang tumpul milik Captain Jack Sparrow memukul kepalanya keras. Orang yang berpakaian jack itu pun meminta maaf.
.
~I WILL DO WHAT I WANT~
.
Sakura, Ino dan Karin kini tengah duduk santai di Theater Hall Okinawa Ocean Park. Ya, siapa sangka kalau Taman hiburan bertema laut memiliki sebuah panggung pertunjukan drama yang cukup megah.
Sebenarnya Tempat ini cukup terkenal. Bangunan bercorak unik yang memiliki nama Netro Theater Hall ini cukup mencolok Karena sedari dulu memang sering digunakan sebagai panggung pertunjukan, dan juga ajang kompetisi. Ya, setidaknya cukup untuk menarik rasa penasaran orang orang untuk sekedar mampir,
Cukup banyak anak anak Konoha Gakuen yang terlihat duduk di bangku penonton karena ingin menyaksikan pertunjukan yang 'katanya' bagus ini.
Hm? Memang drama apa yang mereka tampilkan? Jujur, Author juga penasaran.
Nampak di poster di sepanjang jalan saat kita memasuki gedung Theater ini. Sebuah drama musikal yang diadaptasi dari sebuah cerita fiksi.
Snow White.
Hm? Snow White? Kalau tidak salah itu adalah sebuah cerita tentang cinta kan? Ah, Cinta. Sebuah rasa yang timbul karena rasa ingin melindungi.
Yang membuat orang ingin sekali melihat pertunjukan ini saat mereka mampir di okinawa adalah. Tampilnya Aktor Drama profesional. Koyuki Kazahana. Yang berperan sebagai Putri salju. Sepertinya Koyuki benar benar menyukai drama ini. Terlihat dari caranya menghayati peran.
Hm. Mungkin sebagian orang akan malas menonton drama yang sudah monoton ini. Tapi Drama ini cukup menakjubkan, karena selain Aktor dan Aktrisnya berakting bagus. Di drama ini juga dipadukan dengan Water Effect yang cukup menawan. Ya, bukan Okinawa Ocean Park namanya kalau tidak memasukkan unsur air.
.
.
Mari kita kesampingkan dulu Para super hero kita. dan Sejenak kita memberi perhatian kepada Pangeran dan putri salju.
.
Snow White.
Di atas panggung, nampak sang pangeran tengah menangis terisak melihat pujaan hatinya tergletak tak berdaya di rerumputan. Di tangannya, Sebuah apel merah yang sudah digigit nampak digengamnya erat.
Apel terkutuk yang menyeret putri salju ke dalam tidur abadi.
Semua penonton terperangah mendengar erangan keras sang pangeran. Seakan Ini adalah kenyataan yang sedang ia jalani.
Shion yang nampak juga berada di bangku penonton hanya tersenyum senang, Ya, Sudah lama semenjak dia melihat drama di SMP dulu.
Sakura nampak menangis terharu mendengar sang pangeran mengutarakan rasa cintanya. Ya, sayang sekali cinta abadi hanya ada di negri dongeng.
Setelah para aktor drama berhasil menyentuh hati penonton.
Dan tibalah saatnya, Sebuah ciuman yang akan melepaskan blenggu kutukan putri salju.
Sebaiknya tutup mata kalian.
.
Hampir saja, Mereka berhasil menyatukan bibir masing masing.
Namun. . .
.
.
Wussh, Nampak dua orang yang berlari diatas panggung. Tepat di depan sang pangeran dan putri salju.
Duakh! Salah satu orang yang berlari menubruk sang pangeran.
"Oi! Jangan di jalan!" ucap Sang pelari Mengomeli sang pangeran yang menghalangi jalannya.
Sang pangeran yang tertubruk itu segera kembali ke posisinya.
"A-APA?" Sang pangeran tentu saja hanya melongo karena dia melihat sosok yang tidak ada dalam naskah. Koyuki pun begitu. Dia yang tengah tertidur pun membuka mata sedikit untuk melihat apa yang terjadi.
Sedangkan para pemain dan krew yang bertanggung jawab atas drama ini juga tak kalah shock.
Semua penonton juga terperangah melihat adegan klimaks yang diinterupsi oleh tokoh yang tiba tiba masuk.
.
Satu hal yang ada di pikiran mereka adalah.
.
.
' Kenapa ada Thor di drama Snow White?!'
.
DEG! Sasuke yang menyadari dia berada di mana sekarang hanya mematung tak bergerak.
"N-Naruto?" ucap Captain Uchiha mencoba memberitahu Naruto tempatnya berdiri sekarang.
Ini diatas panggung suatu pertunjukkan!
"A-Apa yang kalian Lakukan di tempat seperti ini?! Berbuat mesum?!" ucap NaruThor. Dia malah mengomeli sang pangeran dan Putri salju.
"Psst.. N-Naruto!" ucap Sasuke setengah berbisik.
Sepertinya Naruto memang tidak menyadari tempatnya berdiri sekarang. Ya, maklum. Mungkin karena sorot lampu yang menyilaukan panggung. Dan lampu yang menerangi bangku penonton sengaja dimatikan. Keberadaan penonton itu sendiri jadi tersamarkan.
Sepertinya hanya Sasuke yang menyadari. Karena Naruto terlalu sibuk mengomeli.
.
Anak konoha gakuen yang berada di situ dan kebetulan mengenali Naruto dan Sasuke hanya melongo seperti orang bodoh saat melihat orang yang dikenalinya menginterupsi klimaks. Apalagi dengan kostum yang tidak ada hubungannya dengan snow white.
"Naruto?!" ucap Shion tidak percaya. Tunggu dulu, Mana baju mereh muda yang ia berikan?
Sang pangeran mulai gugup melihat para penonton kebingungan. Ia pun lalu melirik Narator di samping panggung, mencoba menanyakan apa yang terjadi.
Namun Sang Narator hanya mengangkat bahu.
SIAL! Siapa pula orang orang ini!
.
Untung saja sang pangeran cukup tidak bisa membiarkan penonton bertanya tanya apa yang terjadi. Maksudku, Dia tidak mungkin menghentikan drama ini. padahal ini sudah sampai di klimaks!
Bisa hancur reputasi pertunjukannya nanti. Satu satunya cara adalah improvisasi. Ya, Seorang pro memang harus bisa improviasasi. Untuk sekarang, Hanya 1 hal yang bisa dia lakukan. Petunjukan harus berjalan!
.
"Aku bertanya? Kenapa kau berdua duaan disini bodoh!" ucap NaruThor.
Sang pangeran tentu tersinggung karena dipanggil bodoh. Sedangkan Sasuke hanya diam. Karena tidak tau apa yang harus dilakukan. dia lebih memilih berjalan perlahan keluar panggung sembari meuntupi mukannya menggunakan tameng. yah, tameng ini berguna pada akhirnya.
"D-Dia orang yang aku cintai!" ucap Pangeran. Dia hanya mengucapkan apa yang ia pikirkan sekarang.
"Dia istrimu?" tanya NaruThor.
"Hah?"
"Aku bertanya. Dia istrimu?"
Sang pangeran hanya menggeleng.
"Berarti Kau tidak punya hak Menciumnya bodoh!" ucap NaruThor.
Sang putri salju pun hanya sedikit melirik apa yang terjadi. Dia menyadari kalau ini sudah mlenceng dari naskah. Namun dia tidak bisa memungkiri kalau dia menahan tawa saat melihat pangeran lawan mainnya hanya melongo Bak, Anak yang diomeli bapaknya. Kewibawaan pangeran jatuh seketika.
"T-tapi dia sakit!" ucap Pangeran mencoba membela diri.
NaruThor pun melirik sang putri salju.
"Aku yang akan mengurusnya!" ucap NaruThor.
Sasuke hanya menepok jidatnya sendiri saat dia melihat Naruto menggendong Putri salju ke luar panggung. Meninggalkan sang pangeran yang diam mematung.
Baru kali ini. Adegan puncak drama. Namun sang Heroin dibawa kabur oleh orang yang bahkan tidak ada sangkut pautnya dengan cerita.
.
Suasana bahkan semakin aneh saat beberapa penonton, Yang sepertinya memang tipikal provokator. menyoraki Pangeran. Dan mengatainya dengan..
"Woo! Dasar pangeran mesum!"
"WOOO!"
"Woo! Mau nya enaknya doang!"
"Sunat dulu dek!"
.
.
Meanwhile
Koyuki yang digendong Naruto hanya senyum senyum sendiri. Ya, bukannya marah atau apa. Dia malah sudah tidak bisa menahan tawannya mengingat wajah pangeran tadi. Baru kali ini dia merasa geli saat memainkan drama romance.
Naruto melirik orang yang digendong membuka matanya. Sontak Saja Naruto kaget dan segera menurunkannya.
"K-Kau tidak apa apa?" tanya Naruto saat sudah ada di samping panggung. Sasuke juga ada di situ.
Koyuki hanya tersenyum. Ia menatap Naruto Intens. Mencoba menghafal wajahnya.
"Ya. Aku benar benar sehat." ucap Koyuki.
Sasuke sekarang bingung. Harus menjelaskan seperti apa Namun, Naruto sepertinya memang belum sadar apa yang terjadi.
.
.
tiba tiba.
"WOII!" Teriak orang yang ada di sisi lain panggung.
Ah, Si Darui lagi. Hebat!
Darui pun berlari menghampiri Naruto dan Sasuke. Naruto dan Sasuke tentu segera bersiap mengambil langkah seribu.
Darui dengan seenaknya masuk melewati penggung sembari membawa bawa pistol. Dimana hal itu malah membuat penonton semakin bingung.
.
Saat Darui sudah berjarak 1 meter dengan Naruto dan Sasuke. Mereka berdua pun lari sekuat tenaga.
Dan, Kejar kejaran itu dimulai lagi.
.
~I Will Do What I Want~
.
Sasuke dan Naruto kini sedang berada di gang buntu di deretan kios. Ah Sial Mereka tidak bisa kabur.
Di belakangnya, Darui dan dua orang polisi mencegat satu satunya jalan keluar.
"Sekarang mau kemana kalian Hah?!" ucap Dari tegas. Dia menampakkan senyuman.
Ya, terkadang kita memang harus tau kapan waktunya menyerah.
"Ah Sial."
.
.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TBC
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Author Note(s) : Watsappo Amigo! Hanzama Is BACK! Oke, Err.. sepertinya fanfic ini jadi molor banyak gara gara stage 2 yak?.. ah, jujur.. author sebenarnya juga nungguin banget kedatangan Hinata.. tapi entah kenapa saya gak bisa mempercepat alur.. (-_-")
perasaan alurnya lambat banget.. ya, alurnya lambat. apdetnya lama.. cari idenya juga suweeee..
but well, abaikanlah cuap cuap author ini.. mari segera kita slesaikan supaya saya dapat menggarap chapter selanjutnya.. #badumts
okesip. makasih udah baca..
kalau ada saran dan kritik,, atau koreksi adegan mungkin. bisa reader ccrat coret di kolom ripiu,. saya dengan senang hati akan mengedit kembali bila dirasa memang kurang mengenakan di hati reader.. err.. kalau ada waktu luang sih..
..
Then. Sekian dari saya.
Salam dari Hanzama. semoga Reader sukses selalu~
REVIEW
V
V
V
V
