chapter 48 : 1 Hari bersama musuh.

.

"Kyaaa~ Lucunya~" seru Yukata girang saat dia memegang Fox dengan tangannya sendiri.

"Hn. Dia Fox." ucap Naruto mengenalkan Fox saat dia sudah kembali kepada Matsuri dkk.

Fox hanya mencoba melepaskan diri saat dia dipegangi Yukata. Sial.

Fox jadi paranoid saat dirinya dipeluk oleh perempuan.

Fox mengeong meronta saat dirinya dipeluk Yukata dan dikecupnya.

Nyawruto!

"Hee.. Aku tidak menyangka Naruto-senpai adalah pecinta binatang." balas Matsuri dengan nada menyindir.

Naruto malah tersenyum bangga.

"beh..Jangankan kucing. Dinosaurus pun bisa akrab dengan Naruto Namikaze." seru Naruto sombong.

Sasuke memutar bola mata.

.

Matsuri memasang pose berpikir.

"Eto.. Kalau tidak salah. Gaara-senpai juga punya peliharaan beruang gendut... yang dinamai err.. Shikaku?" Matsuri menjelaskan.

Sasuke yang mendengarkan melotot tidak , Shikaku kan nama bapaknya Shikamaru.

"Eh! Bukan Shikaku Matsuri chan! Shukaku. Dan dia bukan beruang, tapi rakun!" balas Yukata memastikan.

Matsuri malah mengangkat bahu.

.

"well...Yang jelas. Dia makan pasir." lanjut Matsuri.

Naruto mendengus.

.

"Mana ada rakun makan pasir."

.

Naruto © Masashi Kishimoto | I Will Do What I Want © Hanzama | Rating : T(+) | Yangre : Friendship, Family (+) Romance maybe | Warning : Gaje, Abal, Update tidak menentu, Typo's, Bahasa tidak baku, Etc | Pairing : Coming Soon | Relax and Enjoy Story.

.

.

Malam hari foREVer street.

"Shikamaru~"

"..."
"Oyy Shikamaru~"

.

"Shikamaruu."

Sasuke menatap bosan Naruto yang sedari tadi mondar mandir mencari Shikamaru. Bahkan aneh, Melihat Naruto sampai memeriksa di setiap laci dan lemari.

Dan, Sasuke akhirnya terganggu saat Naruto lewat seenaknya di depan Sasuke dan menginjak kaki sasuke yang tidak berdosa.

"Woi." ujar Sasuke singkat.

Naruto hanya menatap dingin Sasuke.

Sebelum dia kembali melanjutkan kegiatannya.

.

"Woi!" Sasuke malah emosi.

"Apa sih?!"

Sasuke memutar bola mata.

"Kan Matsuri sudah bilang kalau Shikamaru sedang dimintai tolong. Naruto." ucap Sasuke tegas.

Naruto malah menatap aneh Sasuke.

"Mana mungkin hanya dimintai tolong dan jam segini belum pulang?" balas Naruto. Dia menunjuk jam yang ada di dinding, yang sudah menunjukan pukul 19.00.

Sasuke mengangkat bahu.

"Mungkin Shikamaru hanya telat pulang Naruto." Sasuke mencoba menenangkan.

Naruto malah mendecak.

"Kalau dia kabur bagaimana? Dan tiba tiba orang tua Shikamaru menyuruh anak buahnya untuk mencari Shikamaru?!" balas Naruto lagi.

Sasuke memutar bola mata.

"Jangan samakan bibi Yoshino dengan Ibumu."

.

Naruto malah mendecak tisak suka.

Ah. Dasar. Memang tidak mendengarkan. Batin Sasuke.

.

Mengabaikan Sasuke, Naruto malah berjalan menuju dapur.

.

melihat pintu kamar mandi ditutup, Naruto berpikir Shikamaru mungkin di dalam.

Naruto tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Sesegera mungkin membuka pintu itu.

"Shikamaru?"

.

"KYAAAAAAAA!"

Sasuke bisa mendengar jelas teriakan Sara dari dalam kamar mandi setelahnya.

"PERGIIII!"

Byur!

.

.

~I WILL DO WHAT I WANT~

.

Pagi hari di jalan

"Huachingg!" Naruto tidak bisa memungkiri kalau sepertinya gejala demam telah menghampirinya sekarang.

"Salahmu sendiri masuk seenaknya saat aku sedang mandi!" Sara malah memarahi Naruto.

Ah sial.

Naruto masih sibuk dengan pileknya bahkan saat Sara menyalahkannya perihal tadi malam.

"Itu salahmu karena kau tidak mengunci pintu." Naruto membalik kata kata Sara.

Muka Sara memerah sekarang.

Yah. Memang semalam dia lupa mengunci pintu kamar mandi.

.

Disisi lain.

Fuu malah asyik bersenandung ria.

Sasuke pun nampaknya hanya terdiam sepanjang jalan.

Yah, Entah kenapa mereka berempat yang tidak biasanya berangkat bersama. Sekarang malah berjalan beriringan menuju Konoha Gakuen.

Dan, Bahkan sampai pagi menjelang. Shikamaru masih belum terlihat.

Sasuke sih. Tidak terlalu memusingkannya. Mengingat Matsuri bilang Shikamaru sedang diberi tugas. Tidak seperti saat Naruto kabur dulu. Yang dia tau. Dimanapun Shikamaru sekarang, Matsuri yang akan menanggung.

.

Sesampainya mereka di depan gerbang Konoha Gakuen. Mereka harus dibuat melongo lagi. Tak seperti kemarin saat mereka bersama ke sekolah dan gerbang terkunci rapat.

Sekarang malah sebaliknya. Gerbang terbuka lebar dan

Mobil terparkir dimana mana.

'Apaan Nih?' Batin Naruto.

Naruto lalu menoleh ke pos satpam tak jauh dari situ. Ah itu dia.

Pak satpam (Yang Menolak disebut namanya) tengah asyik bersantai sembari meminum soda.

Naruto tanpa babibu langsung mendekati orang itu dan bertanya heran.

"Woi pak. Sekarang ada apa lagi di sekolah ini?" tanya Naruto cepat.

Pak satpam dengan nada santai malah.

Sluurp. Ahhh~

Naruto mulai tidak sabar saat pak satpam tak kunjung bicara.

Pak satpam itu malah melirik Naruto, Sasuke dan kedua orang perempuan yang ada di sana. Dia lalu menuding Sasuke dan Naruto.

"Apa kalian ini memang selalu tertinggal informasi?" tanya Pak satpam kepada Naruto dan Sasuke.

"Ha?"

Pak satpam menampakkan muka santai.

Yah. Terlalu sering Naruto dan Sasuke bertanya kepada pak satpam 'Apa yang terjadi' Membuat pak satpam kadang heran. Kemarin. Sebelum study tour. dan sekarang.

"Tugas seorang Security itu berat kau tau? Bukan cuma tanggung jawab ibiki-sensei, Ini juga merupakan tugasku untuk menertibkan murid.."

Naruto menatap bosan pak satpam yang malah mulai menceritakan kisah hidupnya. Ah, Naruto tidak punya waktu seharian berdiri di depan pos sembari mendengarkan curhat.

"Kami hanya ingin tau apa yang terjadi." ucap Naruto selanjutnya.

Pak satpam malah memberi sekaleng soda kepada Naruto.

Naruto tentu saja heran.

"Kenapa kau tidak memeriksanya sendiri?" ucap Pak satpam segera.

Naruto menoleh ke Sasuke. Naruto mengangkat bahu sebelum dia menerima soda itu dan berjalan memasuki gedung Konoha Gakuen.

.

.

Sesampainya di gedung utama. Mereka berpisah dengan Sara dan Fuu karena sara berpamit harus menemui Temari.

Mereka berdua hanya mengiyakan sebelum mereka naik ke lantai dua.

.

Lantai 2

Oke. Sekarang mereka bingung.

"Waduh."

hanya itu yang dikatakan Naruto. Saat dilihatnya banyak orang yang tidak berseragam Konoha Gakuen berlalu lalang.

"..."

Sragam Iwa-Art, Uzushio, dan Konoha Gakuen bercampur aduk.

"Apaan nih?" tanya Naruto heran.

Sasuke juga tidak kalah heran. Apa yang terjadi?!

Kenapa semua murid iwa dan Uzushio pindah kesini? WTF?

.

Tengah asyik melihat pemandangan aneh di depan mereka. Tiba tiba.

"Sasuke-kun.!"

"Sasuke-kun.!"

"Sasuke-kun.!"

GLEK!

Sasuke menatap Horror para fansgirlnya dari Uzushio juga ada di sana.

Tunggu.

"KYAAAAAA!" Tanpa aba aba. Para gadis kesetanan itu berlari menerjang Sasuke.

"WHOAAAAA!" Sasuke pun mengambil langkah seribu dan berlari sekuat tenaga. Meninggalkan Naruto yang didorong kasar oleh para gadis gadis itu.

Ah. Naruto juga pernah seperti ini beberapa kali di Uzushio. Fansgirl Sasuke itu kadang membuat Naruto emosi sendiri kepada Sasuke.

.

Saat Naruto tersungkur.

"Kau tidak apa apa Naruto?" Seseorang mengulurkan tangan kepadanya. Menawarkan bantuan Naruto untuk berdiri.

Naruto menoleh kepada orang yang menawarinya bantuan.

Di depannya Nampak dua orang yang tengah berdiri.

"Shikamaru?!"

.

.

.

Skip

Naruto berjalan beriringan bersama Shikamaru dan 1 orang lain. Dia adalah Yagura. Salah satu temannya di Uzushio dulu.

"Nee.. Bisa jelaskan apa yang terjadi disini?" tanya Naruto akhirnya. Dia melirik sekitar lorong yang dipenuhi orang orang Uzushio dan Iwa-Art.

Yagura hanya tertawa.

"Sebenarnya ini adalah Rencana Jiraya-sensei, Tsunade-sama, dan Orochimaru-sama." ucap Yagura.

Naruto menatap Yagura heran. Jadi ini kesalahan Tsunade? Sudah Naruto duga.

"Rencana?" tanya Naruto meminta penjelasan lagi.

"Ya, Uzushio dan Iwa-Art akan menjadi murid disini selama 1 hari."

Naruto menghela nafas. Haaahh Kenapa hidupnya sangat merepotkan akhir akhir ini.

"Mereka bilang sih. Hanya ajang mempererat persaudaraan. Lagipula kita akan berkerja sama di festival kan?" ucap Yagura senang.

Mata Naruto sempat melirik gadis gadis berseragam Iwa-Art.

"Apa semua murid Uzushio dan Iwa-Art Ada disini?" tany Naruto lagi.

Yagura malah tertawa renyah.

"Tentu tidak lah! Hanya beberapa Aktivis dan Murid murid yang mempunyai konstribusi dalam Festival saja."

Naruto menatap Yagura ragu.

'Beberapa apaan?' Naruto sangat yakin kalau ada lebih dari puluhan orang dari masing masing Uzushio dan Iwa-Art yang ada disini.

Naruto lalu menoleh ke Shikamaru.

"Lalu kau? Darimana saja?" tanya Naruto kepada Shikamaru.

Shikamaru malah mengangkat bahu.

"Hn, Di rumah Gaara." ucap Shikamaru santai.

Naruto menatap Shikamaru heran.

"Ngapain?" tanya Naruto.

"Yah. Kau tau. Matsuri memintaku dan Gaara mengurusi perihal penampilan drama kita nanti." jelas Shikamaru.

Lah?

Naruto cukup Yakin kalau Seleksinya bahkan masih berlangsung sekarang.

"Hasil seleksinya kan belum keluar." ucap Naruto heran.

Shikamaru menjawab pernyataan Naruto cepat.

.

.

"Matsuri bilang. Kalau kita tidak lolos. Kita akan tetap tampil di luar panggung. Dan menggunakan seluruh sekolah menjadi panggung kita."

Melongo.

"..."

.

Mendengar itu Naruto sadar. Rencananya untuk mencoba gagal sepertinya tidak berarti.

.

~#48 : 1 Hari bersama musuh~

.

Sasuke terus berlari hingga dirinya kini sampai di depan pintu kelasnya sendiri.

Hah sial. Menghindari gadis gadis itu terasa lebih sulit sekarang dibandingkan dulu. Sasuke bahkan harus beputar putar beberapa kali sebelum berhasil menghilangkan jejaknya.

Sreeek.

.

Setelah mengatur nafasnya, Sasuke membuka pintu kelasnya kasar.

Saat pintu itu resmi terbuka. Sasuke terbelalak tidak percaya dengan pandangan yang ada di depannya.

Di depannya nampak Ketua kelasnya tengah dicium tangannya oleh orang yang sangat Sasuke kenali.

"Kau.." tuding Sasuke kepada orang itu.

"Ouw.. Hello." ucap orang itu.

Seakan melihat orang yang familiar. Orang itu menatap Sasuke dengan senyum ramah.

Sasuke tidak membalas seramah orang itu. Dia malah menatapnya dingin.

Yah. Sasuke sangat mengenali orang ini.

Orang yang Sasuke tidak suka. Salah satu kolega Ketua OSIS Uzushio. Tangan kanan kepercayaan Toneri Otsusuki.

.

Lelaki Blasteran Sweden. Wakil Ketua OSIS Uzushio. Temujin.

"Oh? Kau? Sasuke Uchiha?" ucap Lelaki itu. Dia melepas tangan Sakura dan menatap Sasuke.

Sasuke melirik Sakura yang tengah blushing. Dia lalu menatap Temujin.

"Apa yang kau lakukan disini?" ucap Sasuke.

Yah, Orang kedua yang tidak Sasuke sukai setelah Toneri. Orang sok tau berlogat aneh. Salah satu pillar tirani OSIS Uzushio yang coba Sasuke tentang selama hampir dua tahun.

.

"Kau masih sekolah?" tanya Temujin. Dia malah balik bertanya.

Sasuke bisa dengan jelas melihat senyum seringai dari wajah Temujin. Ingin sekali Sasuke memukul wajah menyebalkan ini.

Namun tensi berat itu harus dipotong saat guru masuk ke kelas.

.

Semua murid yang ada disitu langsung saja menempati kursinya masing masing.

Sasuke masih saja menatap tajam Temujin yang ikut duduk di bangku tak jauh darinya.

Dia lalu menoleh ke bangku Naruto.

Tunggu dulu.

Sasuke melongo saat di bangku Naruto, Malah diduduki oleh Sara.

Hah?

"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Sasuke heran.

Sara hanya menatap Sasuke aneh.

"A-Aku juga tidak tau. Tsunade-sama menyuruhku untuk mengkuti pelajaran disini!" ucap Sara membela diri.

Sasuke lalu menoleh ke seluruh murid yang ada di kelas ini.

.

WTF SIAPA MEREKA?!

Sasuke menyadari kalau kelasnya kini telah bercampur aduk dengan Seragam Hitam-Merah Iwa Art dan Seragam Biru-Putih Uzushio. Bahkan bangkunya telah ditambahi.

Saat dia menoleh ke Kakash-Hah?

.

~#48 : 1 Hari bersama musuh~

.

SREEEK!

Naruto membuka pelan pintu kelasnya. Di belakangnya Shikamaru hanya membuntuti sembari sesekali menguap lebar.

"Maaf Kami terlambat Kakashi-Sens-" Perkataan Naruto harus dipotong saat ternyata guru yang ada di kelasnya ternyata bukan kakashi.

"I-IRUKA SENSEI?!" Naruto berteriak tidak percaya saat dikelasnya kini iruka, Guru Naruto di Uzushio dulu tengah memperkenalkan diri.

Iruka hanya menoleh.

"Oh Kau Naruto? Kau di kelas ini jug-"

"Bwahahahahaha!" Naruto malah tertawa. "Lama tidak bertemu Sensei!" Naruto menghampiri Iruka dan Menepuk Pundak lelaki itu.

Membuat murid murid yang ada disana hanya menatap tingkah kurangajar Naruto dengan heran.

Shikamaru juga terheran.

Tunggu? Kenapa Guru Uzushio juga ada disini? Apa Para guru akan menjadi pengajar disini juga selama 1 hari? Ah, Shikamaru bahkan tidak mendapat detail kegiatan ini dari siapapun.

Iruka malah memukul keras ubun ubun Naruto sebelum menyuruhnya duduk di kursinya.

Naruto pun hanya menurut. Shikamaru menatap malas Iruka sebelum dia memberi hormat dan mengikuti Naruto.

Saat Naruto menuju tempat duduk. Dia sempat melirik Temujin dari sudut matanya. Lalu dia melirik ke Sara yang duduk di bangkunya.

Sara yang mengangkat bahu memaksa Naruto mencari kursi kosong.

.

SKIP

Bel istirahat. Konoha Gakuen terlihat lebih penuh daripada biasanya. Dan ini adalah suasana yang langka di sekolah ini. Dimana dua sekolah lain datang berkunjung.

Tentu bak dari Kubu Iwa-Art dan Uzushio Gakuen menganggap ini merupakan kesempatan yang bagus untuk berlajar kebudayaan dan kegiatan dari Konoha Gakuen.

Berbeda dengan Iwa-Art dan Uzushio yang terbuka. disisi lain, Konoha Gakuen sepertinya sedikit Shock dengan kedatangan orang orang ini.

Seingat mereka sih. Tidak ada pemberitahuan resmi. akan kegiatan seperti ini dari kepala Sekolah.

Atau mungkin, mereka semua sudah tau sifat Tsunade yang senang sekali memberi kejutan. Dan KBM gabungan ini sukses membuat murid murid Konoha Gakuen mempertanyakan kebijakan Tsunade.

Maksud mereka. Apaan nih? Bahkan guru guru kesayangan mereka yang ramah dan baik hati seperti.. ehem.. Ibiki-sensei. Digantikan jamnya oleh guru dari sekolah lain.

Ah, Padahal mereka sangat kecewa tidak bisa diajar oleh ibiki sense-uhuk uhuk.

.

Kiba dan beberapa anak kelas 2-2 tengah asyik bermain 3 on 3 di lapangan basket sebelum kegiatan mereka diganggu oleh anak anak dari Uzushio.

Mereka dengan seenaknya mengambil alih lapangan basket yang sedang dipakai itu.

.

"Tch. Dasar sialan." umpat Kiba. Dia menatap geram kepada beberapa anak berseragam Uzushio yang dengan seenaknya mengusir mereka dari lapangan. Bahkan seorang anak yang Kiba ingat tadi dengan seenaknya mencium tangan ketua kelasnya malah mengompori anak Uzushio dengan menantang konoha bermain basket.

.

"Trus bagaimana?" tanya Gaara yang juga ada disitu. Dia menoleh ke Kiba.

"Tch. Kita pukuli saja mereka." Kiba malah memilih jalan 'damai'.

Kiba menoleh kepada teman temannya. Dia hanya melongo saat mereka semua malah berjalan santai pergi dari situ.

"Woii.." ucap Kiba mencegah.

Namun percumah.

Kiba bisa dengan jelas melihat anak anak Uzushio tersenyum mengejek.

"Tidak berani heh?" ucap Temujin.

Kiba malah semakin emosi.

Dia mendongak ke jendela kelasnya. Ah. Dia melihat Sasuke.

Kiba lalu mengisyaratkan Sasuke untuk turun.

.

.

Naruto, Sasuke dan Shikamaru entah kenapa bisa berakhir seperti ini. Yah, Sekarang mereka bertiga tengah berdiri di lapangan yang sama dengan Kiba, Gaara. dan 5 orang anak Uzushio yang dikomandani oleh Temujin.

Yah. Naruto mengenali orang orang ini.

Utakata. Temannya sewaktu kelas 1.

Yagura.

Sialan Dia juga ikut ikutan. Batin Naruto

Kimimaro. dan Sakon. Tch. Berandal berandal merepotkan dari Uzushio.

..

Temujin tersenyum saat anak anak Konoha termakan hasutannya. Dia bahkan lebih senang saat Sasuke bahkan ikut serta.

"Peraturannya mudah. Siapa yang bisa memasukkan 5x ke dalam ring terlebih dahulu. dia yang menang." ucap Temujin menjelaskan.

Shikamaru memutar bola mata.

"Kau tau kan? kalau peraturan basket tidak seperti itu?" tanya Shikamaru bosan.

Temujin tersenyum.

"Satsuga Shikamaru Nara.Namun ini hanya babak pendek tampa turun minum. Jadi akan kita lakukan seperti peraturanku." jelas Temujin lagi.

"Terserah."

..

Detik berikutnya. Mereka sudah mengambil posisi.

"Kau tau. Melihatmu di sisi Konoha. Kau terlihat seperti pengkhianat Naruto." ucap Utakata kepada Naruto.

Naruto malah mendengus.

"Teman kemarin adalah musuh hari ini."

...

"Maaf Shika.. Tapi untuk sekarang kita musuh." Ucap Yagura kepada Shikamaru.

Shikamaru malah menguap.

"Nhaa? apaan? Kau ngomong sesuatu?" tanya Shikamaru.

Yagura menggeleng.

"Nggak."

...

"Siap untuk kalah? Hm? Sasu-boy?" tanya Temujin kepada Sasuke.

"..." Sasuke hanya diam. Sasuke berpikir pertandingan ini adalah ajang yang bagus untuk menjegal Temujin sampai babak belur.

Temujin malah tertawa.

"Bwahaha.. Aku harus menjaga imej ku.. Terutama Banyak gadis cantik dari Iwa-Art ada disini."

...

.

Konoha No Basuke

.

Tanpa adanya wasit. Diawasi oleh beberapa penonton yang kebetulan ada disitu, Pertandingan akhirnya dimulai.

Posisi jump ball ditempati oleh Sasuke dan Temujin yang saling berhadapan. Diiringi oleh hitungan tanda pertandingan dimulai. Bola pun dilambungkan oleh Temujin.

Dengan tumpuan dan dorongan sekuat tenaga Sasuke dan Temujin melompat berebut bola.

Duakh. Sayang Temujin lebih unggul, Dia dengan sengaja menyikut Sasuke dengan sikunya. Membuat Sasuke tersungkur.

Naruto berniat protes. Namun sepertinya tidak ada yang berniat mengkoreksi.

Meninggalkan Sasuke yang jatuh. Naruto berniat mengambil bola setelah mendecak tidak suka terhadap perlakuan Temujin.

Namun Temujin dengan sigap melakukan back flip dan mengoper bola kepada Utakata. Memaksa Naruto harus kembali ke area pertahanannya.

Bola ada di tangan Utakata sekarang. Dia dengan perlahan maju mendekati area pertahanan Konoha.

Melihat Utakata menambah kecepatan driblenya. Gaara pun tak tinggal diam, Dia membayang bayangi gerak Utakata sebelum dia mengoper.

Tanpa disangka, Utakata malah melambungkan bolanya tinggi. Membuat Gaara tidak bisa menjangkaunya.

Bola jatuh tepat di tangan Sakon.

Tanpa memberi jeda, Sakon segera megoper bola kepada Temujin yang sudah berada di bawah ring.

Temujin menerima operan Sakon dan meneruskannya dengan shoot pelan.

Dan.

.

.

Masuk. 1-0. Meninggalkan Kiba dan Shikamaru yang terbelalak tidak percaya dengan reflek Temujin.

"Tsk Sial." umpat Kiba saat Temujin memberinya senyum mengejek.

.

Naruto menghampiri Sasuke yang masih menunduk memegangi kepalanya.

"Oi kau tidak apa apa?" tanya Naruto.

Sasuke hanya diam dan memberi isyarat dengan mengangguk.

.

.

Pertandingan kembali dimulai. Lemparan dari konoha.

Naruto mengoper pelan bola dari bawah ring kepada Shikamaru. Shikamaru yang diamanahi bola pun mulai mendribble bola maju kedepan.

Shikamaru mencoba menganalisa pola pergerakan tim Uzushio sebelum dia melihat Sasuke meminta bola.

.

Sasuke menyeringai saat dia sudah mendapat bola.

"SASUKE SINII!" Naruto meminta Sasuke untuk mengoper lagi.

Namun Sasuke tidak peduli dengan jarak. Dia malah dengan sekuat tenaga menshoot bolanya.

.

.

Tepat ke dahi Temujin.

.

.

DUAKH!

Temujin tersungkur menerima lemparan kuat itu.

Sasuke tersenyum kemenangan.

Membuat teman satu timnya melongo.

"Woii!" Utakata langsung protes.

Sasuke malah mengangkat bahu.

.

"Kau tidak apa apa?" Yagura berniat membantu Temujin berdiri.

Temujin sedikit terhuyung sebelum dia berdiri sempurna.

"Wah, sialan Konoha bermain kotor." ucap Yagura mengemukakan kekesalannya.

.

.

Bola di tangan Shikamaru lagi sekarang. Dia masih saja dibayang bayangi Kimimaro dan tidak bisa mengoper.

"Shika! sini." Sasuke yang bebas kembali meminta bola.

Tak ada pilihan, Shikamaru pun mengoper kepada Sasuke.

.

Sasuke malah melirik kepada Temujin lagi.

Saat Temujin mennyadari Sasuke menatapnya. Dia malah berlari berlawanan arah.

"Jangaaaann!~" Teriak Temujin tidak jelas sembari melindungi kepalanya dengan kedua tangan.

Namun Sasuke malah tersenyum.

Sasuke meletakkan bola itu di lapangan.

"..."

Dan dengan sekuat tenaga menendang bola yang beratnya tiga kali lipat dari bola sepak itu dengan kaki kirinya.

Mengincari punggung Temujin.

DUAKH!

serangan itu membuat Temujin tersungkur untuk kedua kalinya.

.

"..."

"..."

"WOI MAIN YANG BENAR SASUKE!" Yagura meneriakkan kekesalannya.

Naruto malah berbisik kepada Shikamaru.

"Psst Shika?"

"Hm?"

"Kita sepertinya harus membawa Sasuke pergi dari sini, Sebelum Temujin berakhir di rumah sakit."

.

Sayang kesenangan Sasuke harus diinterupsi oleh dua orang yang datang.

"Permisi?"

Semua orang yang ada di lapangan pun menoleh.

"Maaf tapi, Bolehkan kami ikut bermain?" tanya Kedua orang itu.

Kesepuluh orang yang ada disitu menatap Ketua OSIS mereka masing masing.

Neji Hyuuga dan Toneri Otsusuki yang sudah stand by di samping lapangan.

.

.

~IWDWIW~

.

Di kubu Uzushio

"Wah Silahkan Bergabung Toneri-san. Kami akan sangat terbantu." ucap Yagura, Melirik Sasuke yang daritadi bermain tidak mengincar ring.

"Hn. Ya."

.

Di kubu Konoha.

"Kenapa kami harus mengganti pemain denganmu?" tanya Naruto nyolot.

Kiba mengiyakan.

"Iya sana.. hus huss.. " Kiba malah mengusir.

Neji menatap tobat pada Kohaninya. Hadeeehh.

Namun Neji akhirnya bergabung saat Gaara menyuruh Neji menggantikannya saja.

.

.

Konoha No Basuke eps 2

.

Penonton semakin banyak tatkala Neji dan Toneri bergabung dalam pertandingan.

Toneri menggantikan Sakon saat Temujin bersikeras untuk tetap bermain.

Neji menggantikan Gaara.

Dan pertandingan dimulai lagi.

Masih dengan peraturan yang sama. Dan kedudukan 1-0 Untuk Uzushio. Pertandingan dimulai lagi dari Jump Ball. Kali ini Neji dan Toneri yang berada di posisi.

Bola melambung.

Kali ini Neji yang lebih unggul. Dia mendapatkan bolanya dan mengoper kepada Sasuke.

Saat Sasuke mendapat bola. Sesegera saja dia berlari sekuat tenaga menuju kedepan.

Barisan belakang Uzushio jadi kocar kacir saat Temujin malah berlari menerjang Sasuke dan berniat menyarangkan pukulan kepada Sasuke.

Namun Sasuke lebih lincah. Dia menghindar dengan putaran 360 derajat. Berlari sekuat tenaga sembari menghindari barisan pertahanan yang lain, Dan dengan satu hentakan dia mempraktekkan lay up sempurna dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Neji pun hanya melogo kepada Temujin yang tadi sepertinya melakukan blocking dengan jurus karate.

Toneri yang ada disitu pun hanya menghampiri Temujin dan.

Bletak.

"Adawww."

...

Skip.

"KYAAAAAAAA!"

Teriakan demi teriakan semakin mewarnai pertandingan tidak resmi antara Uzushio Gakuen dan Konoha Gakuen ini.

Bahkan penonton yang sedari tadi hanya menikmati pertandingan. Kini sudah mulai menjagokan dan menebak nebak siapa yang terbaik antara Uzushio dan Konoha Gakuen.

.

Kedudukan sementara 3-3

Diantara kedua kubu pun tidak ada yang saling mengalah.

.

Pertandingan dimulai lagi.

Kiba yang terlalu capek meminta pergantian pemain. Dan kebetulan saat Shino ada disitu, Kiba memaksanya masuk.

Neji hanya menatap heran pemain barunya yang mengambil posisi pertahanan sembari menggenakan jaket tebal dan kacamata hitam.

"Kau tidak apa apa bermain basket seperti itu?" tanya Neji kepada Shino.

Shino menjawab santai.

"Ya, Karena inilah Aku."

Neji hanya mengiyakan.

.

Bola dari Uzushio kini. Lemparan belakang ditujukan kepada Toneri.

Toneri menerima umpan itu dengan santai.

Dengan sedikit trik dan kecohan, Toneri berhasil melewati Sasuke dan Naruto dengan mudah.

Namun..

Sreet,

Neji ada dibelakang mencuri bola tepat sebelum Toneri akan menembak.

Neji lalu berniat mengoper ke Shin-Hah?

Neji menatap heran Shino yang seharusnya ada di sampingnya kini sudah hilang.

"DEPAN!" Shino berteriak dari garis pertahanan musuh.

Kimimaro dan Utakata melotot tidak percaya saat Shino sudah ada di bawah ring mereka tanpa penjagaan.

Neji dengan lemparan keras mengoper jauh kepada Shino.

Shino dengan santai pun menerima lemparan terarah dari Neji.

"M-Miss Direction?!" teriak Yagura tidak percaya.

dan..

Shino sukses mengakiri umpan Neji dengan Dunk santai.

4-3 untuk Konoha.

.

.

"KYAAAAA! Neji Senpaii!"

Teriakan para penonton membuat riuh di lapangan Konoha semakin menjadi. Mereka sepertinya sangat antusias meski hanya sebuah pertandingan tidak resmi.

bahkan untuk para Kohai Neji yang baru pertama kali melihat Neji bermain basket.

Tch. Entah kenapa teriakan para perempuan yang mengangungkan Neji, Sasuke, Temujin, bahkan Toneri membuat kepala Naruto pusing.

.

Naruto lalu melirik orang orang yang ada di lapangan.

Kimimaro. Dia terlihat sudah lelah. Sudah sepantasnya, Dia berjuang mati matian di garis pertahanan sedari tadi.

Dan dia kecolongan oleh Shino-

Entah kenapa saat Naruto melihat Shino. Naruto malah mempunya ide Jahil.

"Psst Shika." Naruto membisikan ide jahilnya kepada Sikamaru.

.

.

"KYAAA! TONERI-SENPAII!"

"SASUKEHH KUUNN!"

"TEMUJINN-SAMAAA!

"NEJII-SENPAII!"

Telihat sekali Temujin sangat menikmati saat saat seperti ini.

Naruto yang masih mendengar teriakan para perempuan merepotkan dari segala penjuru malah mendekati Shino.

"Shino.." Sapa Naruto.

"..?"

Naruto tersenyum licik.

"Oi-Apa Ya-" Naruto dan Shikamaru malah mengunci pergelangan tangan Shino dan.

.

Membuka Jaketnya dan.

Merampas kacamata Hitamnya.

.

Di sisi para gadis yang berisik tadi.

"KYAAA! TONERI-SENPAII!"

"SASUKEHH KUUNN!"

"TEMUJINN-SAMAAA!

"NEJII-SEN- EH?! Siapa itu!?" Teriak salah satu Gadis yang melihat Shino di wujud keduanya.

Naruto malah berteriak keras.

"NAMANYA SHINO! DAN DIA BELUM PUNYA PACAR!" Ucap Naruto mengompori.

"Shino?!"

"KYAAAA! GANTENGNYA!"

"SHINOO-SENPAII!"

"SENPAII JADILAH PACARKU!"

Shino hanya bermuka merah dan menuding Naruto. Meminta jaket dan kacamatanya yang malah dimainkan Shikamaru dan Naruto kembali.

Meninggalkan para pemain lain yang melongo menyadari apa yang terjadi di luar lapangan.

Temujin mendecak kecewa saat teriakan namanya sudah tidak terdengar lagi. Dia lalu menoleh ke Shino.

Dia menatap Shino dengan deathgalre.

.

.

Skip

Mengabaikan teriakan para fansgirl.

Pertandingan dilanjutkan.

Neji memegang bola sekarang. Yah, Neji tau. Miss Direction Shino bisa dimanfaatkan sebagai keuntungan.

Neji yang menyadari itu segera mungkin mengoper ke Shino.

Hup.

Shino pun menerima lemparan Neji dengan mulus.

Namun.

"KYAAAA!"

"SHINOO SENPAII!"

"AHH! SENPAIII!

"SHINOO-KUNN!

.

Neji melongo saat bola yang dipegang Shino ternyata direbut dengan mudah oleh Yagura. Dan tanpa aba aba. Yagura segera mengoper ke Toneri yang mengakhirinya dengan tembakan 3 point yang cukup jauh.

.

Skor kembali sama 4-4.

Neji menepuk jidat saat perhitungannya salah.

Bukan Miss Direction lagi. Tapi jadi Center Of View.

Pusat perhatian.

Neji menatap marah kepada Naruto yang tadi dengan seenaknya merusak kemampuan 'tidak terlihat' temannya.

Namun Naruto malah bersiul.

.

.

Skip

Kesempatan Terakhir.

Bola ada di Sasuke sekarang. Di depannya Utakata dan Yagura menjaganya ketat. Tidak ada celah untuk mengoper. Sasuke hanya mendribble bolanya di sekitar areanya.

"Meskipun ini hanya permainan kecil. Namun sepertinya kami tidak bisa mengalah sekarang." ucap Yagura kepada Sasuke.

Utakata mengangguk.

"Yah. Atmosfir disini sangat berat kalau kau tau maksudku." tambah Utakata.

"..."

Yagura tersenyum kemenangan saat semua kemungkinan operan Sasuke sepertinya sudah dicegah ketat oleh seluruh pemain Uzushio.

"Menyerahlah Sasuke." ucap Yagura.

.

Sasuke mendecih. Tch. Jarak seperti ini. Tadi Toneri juga men shoot dari jarak sekiranya tak jauh berbeda dari tempatnya berdiri.

AKH! Kalau Toneri bisa! Sasuke juga bisa!

Sasuke tanpa aba aba. Malah mundur selangkah. Dan mengambil Posisi shoot.

.

"T-Tembakan 3 point?!" Semua pemain yang ada disana terkejut Saat Sasuke mencoba meniru gerakan Toneri tadi.

"Hentikan dia!" Teriak Toneri mengaba abakan rekannya mengepung Sasuke.

Namun..

.

Wusshh!

.

Sasuke tidak dapat dihetikan.

.

Tsk sial! Uzushio hanya tinggal menunggu waktu kekalahan mereka saat bola sudah ada di udara.

.

Ah. Sepertinya mereka memang kalah dari Konoha kali ini.

.

.

1 Detik.

.

2 Detik.

.

3 Detik.

Namun suara bola menyentuh ring tak kunjung terdengar.

Pemain Uzushio mendongak keatas.

Ha? Kemana bolanya?

.

DUAKH!

"Adaww."

Detik berikutnya hanya suara orang mengaduh dari luar lapangan.

"Err.." Sasuke hanya pura pura tidak tau saat bola yang dia lempar mengenai Seseorang yang.. Err..

.

"WOI SIAPA TADI YANG MELEMPAR BOLA?!" Teriak Ibik tidak terima saat ubun ubunnya nyut nyutan.

.

.

.

.

Dan pertandingan itu tidak pernah slesai.

xxxxxxxxxxx

TBC

xxxx

Author Note(s) : YOSH! Hanzama Is Back! Yah. Hari yang menyenangkan dimana Hanzama masih diberi kesempatan menemani reader dan Trio NSS.

Hanzama sih hanya coba coba masukin adegan basket. Itung itung latihan penggambaran adegan olah raga. Well, Dengan sedikit bumbu Khas IWDWIW tentunya.

Dan Yah. Ini chapter yang lumayan panjang. Ah, sudah lama Hanzama tidak menyajikan chapter sepanjang ini.

Oia, dan kalau ada permasalah seperti feel yang disampaikan kurang atau beberapa kesalahan dalam adegan. Hanzama terbuka untuk kritik dan saran, selalu.

.

En. Maaf kalau chapter kmarin ripiunya nggak Hanzama balas (lagi) -_-

..

Entah kenapa saat masuk Review box. Kadang New reviewnya nggak kelihatan.. -_- Hanzama akan balas saat review box hanzama usah normal lagi.

But well, I hope u enjoy this chapter!

Salam hangat dari Hanzama

Semoga reader Sukses selalu.

.

KRITIK DAN SARAN

V

V

V