chapter 74 : Shikamaru's Secret
Malam hari
Menunggu.
Adalah hal yang sangat membosankan. Bahkan untuk orang membosankan seperti Sasuke-uhuk uhuk. Yah, Bila bukan karena menunggu sahabatnya, Sasuke pasti sudah pulang ke rumah sekarang.
Namun dia tidak sejahat itu. Dia masih setia menunggu Shikamaru yang kini tengah berada di lantai 2 gedung utama.
Sasuke memang tidak pernah cocok dengan udara dingin di malam hari, Karena Sasuke jarang sekali memakai jaket saat ke sekolah.
Ya, Sasuke sendirian disini. Di depan gerbang gedung utama, dengan satu tujuan yaitu menunggu Shikamaru. Yang entah apa yang dilakukannya di lantai dua.
Sedangkan Naruto... Err.. Oke, Sebenarnya Naruto tadi sempat ribut-kalang-kabut saat dia mengetahui Choumei sudah berhasil ditemukan, Namun Fox malah tidak ketemu sama sekali. Well, Kau tau seperti apa saat Naruto panik kan? Panik yang melebihi amarah Kaguya yang drama nya hari ini gagal total.
Yang membuat Sasuke terkejut, Kepanikan Naruto berhenti saat Sasuke menceritakan kalau Nagato kini berkunjung ke FoREVer street.
Naruto hanya berteriak "UAPHAAAA?!" sebelum dia lari sekuat tenaga menuju pintu gerbang tadi. Yah, orang hyperaktif seperti itu memang tidak bisa ditebak.
Sara dan Fuu juga sudah pulang. Bahkan si Sakura tadi sempat berpamitan untuk pulang duluan bersama Ino. Dan Yahh.. Disinilah Sasuke, ditinggal sendiri layaknya seorang jomblo.
Walaupun sih. kondisi sekolah memang masih sepenuhnya ramai. Terlihat dari Neji, Toneri dan beberapa anak OSIS Uzushio sekolah yang kini tengah membuat graffiti di sebuah papan yang cukup besar menggunakan kuas dan sedikit cat.
Antara Berbakat dan Kurang kerjaan, Sasuke tidak bisa membedakannya.
Sasuke yang awam bisa menilai dari tempatnya berdiri : gambar mereka bagus. Yang Sasuke tidak mengerti adalah tulisan 'OM TELOLET OM' yang menjadi obyek utama gambar mereka.
Oke.. Mungkin mereka memang kurang kerjaan.
Seperti kemarin memang, suasana malam di Konoha Gakuen cukup ramai. Yah, bisa ditebak kalau gerombolan orang orang yang ada disini adalah sepersekian dari gerombolan 'betah begadang' yang akan disini sampai pagi.
Atau mungkin memang gerombolan yang memanfaatkan suasana festival untuk main-main dengan teman-temannya. Refreshing yakan?
Bahkan...
Ada juga beberapa guru..
Ehem sebut saja Kurenai, Anko, Shizune yang kini Malah asyik berselfie di bawah pohon. Masih saja betah disana bahkan semenjak Sasuke memperhatikan mereka dari tadi. Terlihat sangat asyik berfoto.
.
.
Dasar tante-tante
.
Naruto © Masashi Kishimoto
| I Will Do What I Want © Hanzama |
Rating : T(+)
| Yangre : Friendship, Family (+) Romance maybe |
Warning : Gaje, Abal, Update tidak menentu, Typo's, Bahasa tidak baku, Etc
Pairing : FIX SasuSaku, Tanda-Tanda GaaMatsu, Tanda-Tanda NaruYuka, Tanda-Tanda NaruShion, Unknown Pairing, Another Coming Soon.
WARN! : HINATA RTN, YOUNG KAGUYA, BREAK THE CROSSOVER WALL
.
Relax and Enjoy Story.
.
Jalan
Berjalan beriringan. Sasuke dan Shikamaru.
Shikamaru sepenuhnya diam. Bahkan Sasuke bisa tau kalau Shikamaru kini tengah memikirkan sesuatu. Yah dia sadar, Ekspresi datar dari Shikamaru adalah tanda otaknya sedang berpikir keras untuk memecahkan suatu permasalahan. Entah permasalahan apa yang dihadapinya.
"oh ya.." ujar Shikamaru tiba tiba.
Sasuke terkaget saat Shikamaru tiba tiba berucap. Dia memperhatikan gerak gerik Shikamaru.
"Aku dititipi ini oleh Gaara saat di lantai dua tadi." ucap Shikamaru. DIa mengeluarkan sebuah HP merah muda dari kantongnya.
Sasuke menatap HP itu heran. Entah kenapa dia tidak asing dengan benda itu.
Shikamaru menguap lebar sebelum melanjutkan kata-katanya.
"Gaara bilang, dia menemukannya jatuh tadi... Segera kembalikan kepada pacarmu.. Mungkin dia tengah mencarinya." Lanjut Shikamaru.
Oh benar. Ini hp Sakura. Pantas Saja Sasuke tid- Tunggu!
"..."
.
Sasuke menghentikan langkahnya. Menatap punggung Shikamaru.
"Kau...tau?" Balas Sasuke.
Shikamaru menoleh. Menatap Sasuke malas
"Jangan memasang wajah shock begitu.. Aku kenal kau lama Sasuke.. Meskipun kau merahasiakannya. Aku pasti tau hanya dari mengamatimu." lanjut Shikamaru.
Sasuke diam. what the fack.. Susah payah Sasuke merahasiakan hubungannya dengan Sakura, bahkan hanya dari kedua sahabatnya, karena tidak mau terjadi hal yang merepotkan. eh.. Shikamaru dengan enteng berucap "Aku pasti tau hanya dari mengamatimu" ... wanjer..
Dasar..
Pemuda yang menakutkan.
.
~i will do what i want~
.
Dan yap.. sudah bisa ditebak foREVer street akan lebih ramai dari biasanya. kau tau? Saat kau masuk dari pintu depan. Kau akan disambut dengan tawa ngakak dari Itachi, Naruto dan seorang pemuda berambut merah. Entah apa yang mereka bincangkan.
Dan saat kau masuk ke ruang keluarga. Kau akan menyadari kalau Izumi, Sara dan Fuu kini tengah bekerja sama dengan Hikari untuk membully Sasuke.
Err.. Yang dimaksud membully adalah. Kau tau Hikari kan? entah kenapa semenjak tadi pagi dia terus saja mengucapkan kata 'cacuke...cacuke' berulang ulang. Bahkan menghiraukan Izumi saat dia mencoba mengajari Hikari dengan kata 'Mama' .. Hal yang menarik dari itu semua adalah. Saat Fuu memperlihatkan koleksi wallpaper ganteng dari HP Sara, Hikari akan menyebut barisan foto foto itu dengan Cacuke.
Ahh.. Dasar.
Penduduk yang kurang di rumah ini hanyalah Fox. Yah, Sasuke sempat berpikir kalau Fox akan kembali ke rumah setelah 'jalan-jalan' di festival tadi. Namun sepertinya tidak. Menoleh ke Naruto, sepertinya dia tidak terlalu panik lagi dengan Fox karena keberadaan Nagato.
biarlah.
.
~iwdwiw~
.
Kamar Shikamaru
Cklek Blam.
Shikamaru menghempaskan badannya keras ke kasur sesaat setelah dia mengunci pintu. Ahh.. Hari yang berat bahkan untuk seorang Nara Shikamaru.
Semenit dia menatap langit langit kamarnya. Sebelum dia memejamkan matanya dan menghembuskan nafas teratur.
Yah, sesaat dia bertemu Gaara di sekolah tadi, dan pemuda itu menitipkan pesan kepada Shikamaru. Sebuah memo dari Sabaku Rasa, Ayah Gaara. Yang kurang lebih bebunyi.
'Shikamaru-kun. Ikutlah makan malam bersama kami malam ini. Jam 7 tepat di Konoha Skytree. Kau harus datang atau kami akan menjemputmu. Sampai jumpa disana."
.
Shikamaru melirik jam yang ada di dinding. 6.45. Tch merepotkan.
Siapa pula yang mau repot repot keluyuran malam malam, apalagi ke tempat yang notabene-nya ada di pusat kota. foREVer street ke Konoha Skytree jauh kau tau?
Yah, selain jarak yang membuat Shikamaru malas pergi, Shikamaru juga bisa menebak apa yang akan terjadi disana.
Pasti memindak lanjuti perihal Perjodohan yang direncanakan orang tua Shikamaru kemarin. Dasar, orang tua merepotkan yang terlalu over kepada anaknya sendiri.
Disamping drama yang menjadi tanggungan Shikamaru tinggal menghitung jam, sekali lagi dia dibuat pusing dengan persoalan wanita.
Yah.. Shikamaru sedikit banyak tau tentang wanita.
Hal yang membuat Shikamaru malas berurusan dengan makhluk yang bernama perempuan adalah..
karena..
.
.
Dia sudah gagal dalam percintaan selama 3 kali.
Tunggu apa-?!
Yah.. Sekalipun jika kalian jadi Naruto dan Sasuke, kalian pasti akan tetap terkejut saat mengetahui hal ini. Sebuah rahasia yang hanya diketahui oleh Shikamaru sendiri..
Bahkan kebanyakan pembaca heran kenapa author bisa menceritakan omong kosong ini.
Dibalik wajah datar dan sifat pemalas yang dimilikinya.. Shikamaru sebenarnya adalah seorang..
.
.
Play-boy.
Play boy = Serapan dari kata play dan boy = bocah gemblung yang sukanya main-main atau dalam kamus orang orang pemalas bocah yang nggak serius sama sekali
Tidak banyak memang orang yang tau akan pesona seorang Nara Shikamaru. Sebagian memang tidak tau.. tapi sebagian lagi menyadarinya saat pertama bertemu.. tidak percaya? kembalilah ke chapter 2, Ino akan menjelaskannya kepada kalian.
Sekalipun Shikamaru bilang 100x kalau dirinya tidak pernah pacaran. Nyatanya, dia mengenal betapa merepotkannya perempuan adalah dari pengalaman.
..
um.. yah kau tau, Mungkin ini adalah hari yang cerah untuk mengorek lebih dalam kehidupan Shikamaru.
.
"Shikamaru's Secret"
.
Kelas 2 SMP adalah saat dimana sang pemuda nanas terkena SB (Student Block) atau dalam bahasa fanfic WB (Writers block) .. namun seenak jidat diplesetkan oleh author.
Kasusnya hampir sama. Merasa sangat malas untuk bersekolah. Entah kenapa.
Kala itu dipertengahan musim dingin, dimana Shikamaru tiba tiba mendapat Surat cinta berbahasa inggris di lokernya (yang Shikamaru kira surat tantangan berkelahi karena tulisannya acak acakan)
.
Dengan saksi sebuah pohon apel di halaman belakang SMP Myobokuzan. Shikamaru ditembak dengan mahar pisang goreng.
Dan itu adalah saat dimana pertama kalinya Shikamaru mencari tau tentang perempuan.
Dengan alasan 'mencari tau' dan belajar tentang perempuan, Shikamaru menerimanya.
.
Nama : Nara Shikamaru
Umur : 13 Tahun
Status : Berpacaran
Nama Pacar : Kirisaki Chitoge
.
Sebenarnya mereka pasangan yang serasi. Satunya lelaki jepang, satunya lagi turunan bule..
Hanya saja.
Shikamaru tidak tahan dengan gerombolan orang yang tiba tiba mengamati jendela kamarnya sepanjang malam. Saat dicari tau, ternyata pacarnya adalah anak dari keluarga mafia.
.
.
Keesokan harinya. Shikamaru minta putus.
Rekor : pacaran 19 jam 27 menit 32 detik
Sekali lagi, Shikamaru menjomblo
.
Yah kau tau, Shikamaru memang pilih pilih soal perempuan. Perempuan manis dan anggun memang kadang membuat hati Setiap lelaki terasa dingin. Tapi jangan lupa, Nara Yoshino dulunya juga anggun, manis, kalem. Setelah menikah.. jangan ditanya.
well,
Meskipun hanya terhitung menurut hitungan jam, Shikamaru nyatanya sudah pernah punya hubungan dengan perempuan. Mendahului Sasuke yang semenjak SMP tidak mau kenal yang namanya pacaran. Atau Naruto yang pola pikirnya 'belum' sampai untuk menaruh perasaan dengan seorang gadis.
Meskipun tidak bisa dipungkiri kalau 19 jam 27 menit 32 detik tidak cukup untuk menumbuhkan rasa cinta. Namun tidak ada yang bilang kalau Shikamaru tidak pernah jatuh cinta.
Bahkan untuk seorang yang cuek seperti Shikamaru, dia juga pernah mengagumi seorang gadis dalam hidupnya.
Err.. memang sedikit aneh tapi. Akan kuberi tau.
.
Pertengahan Juli, Tahun sekian, Tanggal sekian. Masuk seorang mahasiswa dari Universitas Tokyo.
Karena tuntutan Mahasiswa dan semacamnya, gadis itu menjadi mahasiswa magang di SMP Myobokuzan. Dasarnya memang program studi yang dia ambil bukan dari pendidikan, gadis itu hanya magang menjadi penjaga perpustakaan kurang lebih selama 3 bulan.
Dan.. itu adalah motivasi Shikamaru untuk rajin datang ke perpustakaan setiap hari. Meskipun sebagian besar hanya mampir atau numpang lewat.
Memang sih, kalau dipikir, selera Shikamaru terlalu tinggi. Namun apa daya, dia masih dipengaruhi oleh khayalan semu anak SMP waktu itu.
Disuatu ketika .. Saat sang gadis mengetahui kalau pemuda yang selalu datang ke perpustakaan memiliki IQ lebih dari 200, dia pun memprovokasi sang pemuda dengan sebuah tantangan.
Tantangan untuk :
'Mengartikan tiga buah novel bahasa asing ke bahasa jepang'
Shikamaru yang notabene nya memang paham betul apa itu provokasi, jelas tidak menerimanya begitu saja.
.
Namun setelah dikompori kalau tidak mau menerima adalah penakut dan IQ 200 adalah omong kosong, Shikamaru akhirnya berpikir 2x.
Dengan iming-iming kalau Shikamaru berhasil menyelesaikannya sebelum masa magang sang gadis berakhir, sang gadis bersedia kencan dengan Shikamaru.
Shikamaru pun menerimanya.
.
Novel pertama yang diberikan ke Shikamaaru adalah :
Novel berbahasa inggris berjudul Ink Hearts Karya Cornelia Funke,
Hasilnya. Shikamaru mengartikan satu buku penuh dalam waktu 4 jam. wow
Tidak menyerah begitu saja. Sang gadis lalu memberi Shikamaru novel yang kedua :
kali ini Novel berbahasa jerman berjudul Der Untertan Karya Heinrich Mann,
Dasarnya Shikamaru memang tidak mengerti bahasa jerman sama sekali. Novel itu akhirnya diterjemahkan secara lengkap oleh Shikamaru dengan waktu kurang lebih 6 hari.
Yah. 6 hari bisa dibilang luar biasa kalau dikategorikan dalam ukuran bocah SMP yang belum pernah belajar bahasa jerman sama sekali.
.
Emang wataknya perempuan itu gak mau kalah. Akhirnya sang gadis memberi Shikamaru sebuah novel aksara jawa. Novel berjudul Raden Kian santangBerhasil diartikan Shikamaru selama 2 minggu... Pendahuluannya saja.
Sebelum Shikamaru menyerah dan membanting buku itu ke tanah.
Yah.. Manusia memang ada batasnya.
.
Sang gadis pun hanya tertawa mendengar penderitaan Shikamaru.
Itu adalah pengalaman yang bodoh di memori Shikamaru. Namun sayangnya, pengalaman seperti itu malah membawa gejolak di hati Shikamaru untuk mengagumi sosok mahasiswi.
.
Nama : Nara Shikamaru
Umur : 13 Tahun setengah
Status : Punya Gebetan
Nama Gebetan : Nico Robin
.
sayang, di hari Shikamaru membawakan sebuah buku untuk perempuan itu,
dia tidak ada disana.
.
Perempuan itu telah kembali ke tempatnya seharusnya berada.
Rekor : 3 Bulan punya gebetan, ditinggal.
.
Ah.. mengenaskan. itu adalah dua dari tiga. Tidak tega kalau kiranya kita mengorek lebih dalam setelah tau sebanyak ini.
Err..
Tapi.. Yah, tidak ada salahnya juga. Lagipula, nanggung.
.
Semenjak saat itu, kepercayaan Shikamaru berkurang kepada sosok perempuan. Sebisa mungkin dia menjauhi perempuan yang berniat mendekatinya. Kau tau? Andai kau seorang perempuan, kau pasti akan tau pesonanya. Namun kau tidak bisa melakukan apapun karena kau akan merasakan sebuah tembok raksasa diantara sebuah jurang yang memisahkanmu dengan sosok Shikamaru.
Namun.. ada satu cerita lucu lagi tentang Shikamaru dan perempuan..
Perempuan ke tiga.. Yang membuat Shikamaru tidak bisa tidur kalau mengingatnya..
Kala itu..
..
~Tahun baru~
.
Flashback
Desember
Memang dasarnya anak SMP. Di malam tahun baru yang terasa dingin nyatanya tidak bisa menahan mereka untuk tetap diam dirumah.
Berbeda dengan Sasuke dan Naruto yang sebegitu asyiknya menghabiskan malam tahun baru di game center bersama Itachi, Shikamaru malah duduk termenung bosan di taman kota. Setelah dia dikejar habis habisan oleh sang ibu karena dia tidak mau diajak ke pesta ulang tahun salah satu anaknya teman Shikaku, Shikamaru akhirnya sampai disini. Duduk diam diantara belasang orang lain yang kini tengah berduaan bersama para pasangannya.
Shikamaru hanya melamun, sebelum perhatiannya teralihkan oleh seorang gadis seumuran Shikamaru yang tiba tiba berdiri di depannya.
"Kamu..." ucap gadis itu. Shikamaru mendongak.
"Huh?"
"Kamu jomblo ya?" tanya gadis itu seenak jidat. Membuat Shikamaru sedikit tersinggung.
Tanpa aba aba. Sang gadis tiba tiba duduk di samping Shikamaru.
"Siapa kau?" tanya Shikamaru.
Gadis itu menoleh ke Shikamaru. Dia tersenyum sebelum.. berbisik ke telinga Shikamaru.
...
.
.
".. Aku adalah Ibu peri.."
.
BRAK!
Khayalan Shikamaru dikagetkan oleh pintu kamarnya yang tiba tiba di dobrak. Nampak dua orang yang masuk sembari memakai topeng ala perampok.
"HA- HMPP!"
Shikamaru tiba-tiba di hampiri dan dikunci pergerakannya. Tanpa aba aba, kedua orang itu mengikat Shikamaru menggunakan tambang dan menutupi seluruh kepalanya menggunakan karung.
Shikamaru sepenuhnya berontak bahkan sampai dia dibopong keluar ruangan.
.
Ini...
Penculikan..
xxxxxxxxxxxxxxxxxx
TBC
xxxxxxxx
Author Note(s) : Yolo~ Hanzama Is backk... *tukang telat WUUUUU* Yah.. Hanzama tau apa yang kalian pikirkan -_- .. apdet lama..
Dan yap.. tmn2 mungkin merasakan adegan tidak jelas di chapter ini.. mungkin (hanya mungkin) ini adalah awal konflik ruwet shikamaru.. Semakin reader penasaran.. semakin bagus.. *plak* karena kegajean dan kenistaan yang telah sahabat lewati selama 74 chapter.. tidak sebanding dengan kengerian, kegilaan, kenistaan yang akan datang di chapter chapter berikutnya..
Yah,, mungkin ada yang penasaran kenapa Hanzama apdet lama?
Oke.. Hanzama mengaku..
..
Beberapa minggu yang lalu.. Hanzama diputus ... *musik dramatis*
.
yah.. hanzama tau apa yang tmn2 reader pikirkan.. kita sekarang jomblo.. dengan kata lain satu spesies..
sebenarnya nggak gitu juga.. -_-
Yang aneh adalah..
SEINGAT HANZAMA.. Hanzama nggak pernah pacaran sama si doi... tiba tiba.. di pagi yang cerah.. doi mendatangi hanzama dan bilang "pokoknya ... kita putus" .. di depan tmn2 hanzama sendiri si doi bilang begitu.. mirisnya.. hanzama tau orang itu.. tapi bukan orang deket...
dianggap bercanda tapi rautnya serius.. dianggap serius tapi kok aneh..
.. dari dulu sering ngomong ama cwe.. sering nggodain cwe buat cari refrensi baper bwat iwdwiw.. nggak ngaruh ama perasaan.. tapi yang ini...
entah kenapa ...
...
Dan itulah yang melandasi fanfic iwdwiw kandas selama beberapa bulan (sebenarnya enggak juga sih.. hanzama hanya ngeles bwat ingisi author note) *dor*
..
tapi serius.. itu kisah nyata.. keseringan nulis adegan gaje bwat NSS.. Sekarang hidup hanzama semakin tidak jelas.. -_-
...
SPOILER :
Kirisaki Chitoge (Nisekoi) Naoshi Komi
Nico Robin (One Piece) © Eiichiro Oda
Okelah.. sepertinya cuap cuapnya sudah terlalu panjang..
sebelum Hanzama tutup..
..
~IWDWIW~
10 menit sebelumnya
"...Permisi."
Naruto, Nagato dan Itachi yang ada di ruang tamu tentu menoleh seketika saat mereka melihat dua orang tamu yang tiba tiba masuk. Dua orang berpakaian necis ala eksekutif lengkap dengan jas dasi..
"Oh.. tamu?"
Kedua orang itu mengangguk.
"Kami utusan dari Tuan Rasa, datang ke sini untuk menjemput tuan muda Shikamaru." ucap salah satu dari mereka.
"Shikamaru?" tanya Naruto.
Mereka berdua mengangguk.
"Ya.. Tuan Rasa meminta kami menjemput tuan muda Shikamaru karena beliau tidak kunjung datang setelah lewat jam 7. Tuan Rasa mengundangnya untuk makan malam." ucap salah satu pria itu.
"Rasa..?" Naruto menggaruk garuk kepalanya.." Dia tidak pernah mendengar nama itu dimanapun.
Namun Nagato yang menyahut.
"Maksudmu.. Sabaku Rasa? Pebisnis barang antik dari Suna?" tanya Nagato. Yah, Nama yang tidak asing bagi arkeolog seperti Nagato.
Kedua lelaki itu tersenyum.
"Benar.. Sabaku Rasa yang itu."
"Sabaku?" Naruto bertanya lagi. Oke, Sekarang Naruto merasa pernah mendengar nama itu.
Ya ampun marga Sabaku itu milik temanmu Naruto.
.
Salah satu dari kedua pria itu bertanya lagi.
"Maka dari itu.. Apa tuan muda Shikamaru nya ada?"
Berbarengan dengan pertanyaan itu, Naruto menjawab pasrah.
"Um.. Yah kau tau.. jam segini adalah waktu tidur Shikamaru. Dia mengunci kamarnya sampai pagi jadi.. aku tidak tau apa dia mau diajak keluar oleh orang-orang yang tidak dikenalinya." balas Naruto jujur.
Kedua pria itu menoleh.
"Tuan Rasa bilang kalau kami harus menjemput tuan muda Shikamaru bagaimanapun caranya.. Jadi mohon maaf kalau.." pria itu menggantungkan kalimatnya, sembari mengelarkan masker perampok dan tali dari saku jasnya.
Naruto menatap kedua orang itu bosan. Meskipun mereka mengeluarkan tali dan masker ala perampok.. Namun tabiat mereka sepertinya bukan orang jahat.. jadi ..
"Yah.. terserah kalian saja.. Kamarnya ada di dalam.. Masuk, Lurus.. pintu kedua di kiri." ucap Naruto.
Kedua orang itu tersenyum.
"Terima Kasih."
.
Dan.. itulah yang terjadi.
.
KRITIK DAN SARAN
V
V
V
V
