-Adult Experiment-

Cast :

*Lee Sungmin

*Cho Kyuhyun

*Choi Siwon

*Kim Kibum

Rate : T+ s/d M

WARNING(!) : Yaoi!, Typo(s), humor garing, etc

Desclaimer : mereka semua milik Tuhan, keluarga, dan diri mereka sendiri

….

Seoul high sChool

Class 12b

"Ereksi?"

"iya.. setelah tiga setengah tahun. Akhirnya aku melihatnya berdiri" seru Sungmin merasa terharu, bahkan dia sudah berkaca-kaca

"oooohhh" respon Kibum dan Siwon yang melihat melodrama Sungmin

"mungkin, aku akhirnya bebas dari masalah beratku ini" seru Sungmin lagi memegang dadanya seolah mengekspresikan betapa tersentuhnya dia

"sebelumnya tidak pernah berhasil kan? Jadi apa yang kau lakukan kali ini?" tanya Kibum menopang dagunya di meja

"aku bahkan sudah berkali-kali mencoba berbagai hal, aku juga ingin tau… Bagaimana bisa?" tanya Siwon penasaran yang malah membuat Sungmin merona. Apa ia harus menceritakan semuanya?

"ummmhh i-itu" Sungmin mendadak bingung mau mulai darimana

Siwon terus menatap Sungmin menanti jawabannya, sampai tak sengaja matanya melihat sesuatu yang aneh di leher Sungmin.

"waaah… ada banyak deep kissmark disini, bahkan sangat merah" seru Siwon memegang dagu Sungmin agar lebih mempermudahnya melihat kissmark yang dibuat Kyuhyun di leher kanan Sungmin

"waaah kau benar" ujar Kibum terperangah

"tapi.. kau ereksi hanya dengan gigitan? Aku merasa kerja kerasku selama ini tidak ada gunanya" gumam Siwon menatap Sungmin yang tidak berani menatapnya karena malu

Siwon terus menatap Sungmin yang terlihat salah tingkah, dia tidak menyangka hanya dengan kissmark bisa membuat Sungmin ereksi, kalau tau begitu dia sudah melakukannya dari dulu. Tapi dia penasaran.. apa memang semudah itu?

Tiba-tiba Siwon menahan kedua lengan Sungmin dari belakang yang membuat si empunya tidak bisa bergerak.

"Kibum, coba gigit dia di tempat yang sama" seru Siwon, dia ingin melihat sendiri bagaimana junior Sungmin bangun

"Okee!~" jawab Kibum dengan senang hati mulai mendekati Sungmin yang bergerak gelisah

"haah?! Tunggu dulu, kita masih di sekolah" rengek Sungmin saat Kibum sudah meletakkan kedua lengannya di pundak Sungmin

*cium-gigit-hisap*

"aakh Kibum! Itu sakit! Aakkkhhh!" teriak Sungmin merasakan lehernya mulai basah akibat ulah Kibum

Setelah melakukan kegiatan –mari-membuat-kissmark- Kibum mengerutkan dahinya melihat reaksi Sungmin yang jauh dari dugaannya. Bukannya merah merona karena terangsang tapi malah terlihat mau mati

"tidak ada respon sama sekali" ujar Kibum pada Siwon yang kini bertopang dagu terlihat berpikir, dia semakin penasaran.

"hanya karena aku ereksi karena gigitan, bukan berarti aku seorang masochist!" seru Sungmin hampir frustasi, sekarang dia harus menahan rasa nyeri di area leher kanannya

"hmm sepertinya tubuhmu hanya merespon Kyuhyun. buktinya aku melakukan hal yang sama kau tidak bereaksi sama sekali" seru Kibum tersenyum penuh arti.

Sungmin kembali menundukkan kepalanya setelah mendengar ucapan Kibum, berusaha menutupi rona merahnya.

'apa memang seperti itu? Tapi kami berdua laki-laki' pikir Sungmin galau

.

.

.

.

Sungmin berjalan menyusuri koridor sekolah menuju kelasnya, dia meninggalkan Siwon dan Kibum yang masih makan di kantin. Dia terus kepikiran dengan perkataan Kibum dan itu berhasil membuatnya kehilangan selera makan.

"Sungmin-ah"

"OMO!"

Sungmin segera menoleh ke belakang begitu merasa ada yang memanggilnya, suaranya sebenarnya tidak keras dan tidak perlu sampai sekaget itu tapi karena Sungmin sedang melamun suara anginpun akan mengagetkannya.

"kau kenapa?" tanya Kyuhyun heran. "kenapa sekaget itu, aku bahkan tidak melakukan apa-apa padamu" lanjutnya tersenyum miring

Sungmin hanya bisa diam, bingung harus menjawab apa. Tidak mungkin kan dia mengatakan kalau dia tadi sedang berpikir tentang hubungan sesama laki-laki

Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin yang tidak bisa membalas kata-katanya. Tapi senyumnya mendadak hilang berganti ekspresi dingin begitu melihat ada yang ganjil di leher Sungmin

*GRAB!*

"aauww!" ringis Sungmin saat Kyuhyun tiba-tiba menjambak rambutnya dengan kasar ke kiri.

"kau… kau bilang kau tidak punya pacar kan?" tanya Kyuhyun datar tapi tidak melepaskan genggaman tangannya di rambut Sungmin

"hah? Umm.. tidak.. kenapa?" tanya Sungmin gugup melihat perubahan Kyuhyun yang menakutkan

"sungguh kau tidak punya!?" tanya Kyuhyun lagi mulai menaikkan nada suaranya

"i-iya" jawab Sungmin ketakutan

"kalau begitu, siapa yang memberimu kissmark ini!" tanya Kyuhyun kesal semakin menarik rambut Sungmin ke kiri untuk membuatnya bisa melihat dengan jelas apa yang ada di leher kanan Sungmin

Ada kissmark di leher Sungmin dan Kyuhyun yang membuat itu tapi ada kissmark lain di tempat itu walau hanya beda beberapa senti. Ditambah lagi kelihatan masih baru. Kyuhyun tidak terima kalau Sungmin ternyata sudah punya pacar selain dia. Dia tidak suka dibohongi.

Sungmin membulatkan mata dan mulutnya saking kagetnya dengan pemikiran Kyuhyun. jelas-jelas Kyuhyun salah paham, dia ingin menjelaskannya tapi kenapa lidahnya mendadak kelu.

"apa kau tidur dengan orang selain aku!? Lee Sungmin, aku paling tidak suka perselingkuhan" desis Kyuhyun menatap tajam Sungmin

"bu—bukan seperti itu.. aku tidak selingkuh" jawab Sungmin gemetar dan mulai berkaca-kaca. Kyuhyun mulai melepaskan genggaman tangannya dari rambut Sungmin

Kyuhyun menghela nafas pelan untuk meredakan emosinya, melihat air mata sudah menggenang di pelupuk mata Sungmin membuatnya tidak tega untuk memarahinya.

"hhaa~ aku akan memberimu kesempatan untuk menjelaskannya di rumahku" seru Kyuhyun mengusap pelan rambut bekas ia tarik tadi. "tapi jangan pikir karena kau menangis aku melepaskanmu" lanjutnya, sebelum akhirnya pergi meninggalkan Sungmin yang sesegukan

"kenapa aku jadi penakut di depan dia sih.. aku kan laki-laki! apalagi aku kan belum menjawab pernyataan cintanya.. bodoh! Kenapa aku terlihat pasrah!" gumam Sungmin memukul pelan kepalanya

.

.

.

.

Cho's House

Kyuhyun's room

"apa kau mengatakan yang sesungguhnya?" tanya Kyuhyun lagi dengan aura kelam, "kau ereksi hanya karena sedikit ciuman dan gigitan, terus sekarang kau bilang kalau kau impoten? Alasan macam apa itu?" lanjutnya tidak percaya

Sungmin menundukkan kepalanya tidak berani menatap Kyuhyun yang sedang badmood, dia tidak punya cara lain selain memberitahu yang sebenarnya walau ia sudah memperkirakan Kyuhyun tidak akan langsung percaya.

"aku tidak berbohong.. aku juga terkejut" lirih Sungmin

"baiklah… biar aku lihat sendiri seberapa impotennya dirimu" seru Kyuhyun yang sukses membuat Sungmin menatapnya penuh tanya

"apa kau tau handjob?" tanya Kyuhyun lagi sembari menggerakkan tangannya naik turun.

*blush*

Sungmin mendadak merona melihat betapa vulgarnya Kyuhyun walaupun dia sudah sering melakukan handjob dengan Siwon tapi kalau Kyuhyun yang mengatakannya dia jadi merona.

"ke-kenapa kau menanyakan itu?" tanya Sungmin

"aku hanya ingin tau kalau penismu memang benar-benar tidak bisa berdiri" seru Kyuhyun angkuh.

"a-apa?" Sungmin menatap Kyuhyun dengan ekspresi tidak percaya, apa Kyuhyun benar-benar berpikir dia berbohong? Padahal dia sudah mempertaruhkan harga dirinya hanya untuk mengatakan ini!

*BRAK!*

"CUKUP! AKU TIDAK BERBOHONG! UNTUK APA AKU BERCANDA DENGAN HAL SEMACAM INI! ORANG SEPERTIMU TIDAK AKAN PERNAH MENGERTI BAGAIMANA PERASAANKU!" teriak Sungmin kalap kali ini wajahnya bukan memerah karena malu tapi karena marah.

Kyuhyun terpaku saat Sungmin tiba-tiba meneriakinya. Untuk sesaat mereka hanya diam dengan suasana yang canggung sampai akhirnya Kyuhyun membuka suara.

"kau benar, maafkan aku. Aku keterlaluan padamu" seru Kyuhyun menyenderkan tubuhnya ke dinding dan mulai menyesap kopinya pelan-pelan dengan ekspresi yang sulit dibaca

Sungmin menatap Kyuhyun penuh arti, entah kenapa dia merasa sedih mengetahui Kyuhyun sulit mempercayainya padahal dia tidak begitu menyukai Kyuhyun harusnya dia tidak peduli Kyuhyun percaya atau tidak. Kenapa sekarang dia sangat ingin Kyuhyun percaya kata-katanya?

"jika.. tidak ada yang dibicarakan lagi.. aku mau pulang" seru Sungmin berusaha untuk tidak menunjukkan kesedihannya

"iya.. hati-hati di jalan"

.

.

.

.

Lee's House

"Minnie? Kau bermain video games?" tanya Lizzy yang tidak sengaja melihat Sungmin duduk di depan tv bermain games yang ia tidak tau namanya apa. "apa terjadi sesuatu?" tanyanya lagi duduk di sebelah Sungmin

Lizzy hanya bisa menghela nafas saat pamannya itu hanya diam tidak mau menjawab pertanyaannya.

"saat sesuatu yang tidak kau harapkan terjadi, kau pasti langsung bermain games sampai larut seperti orang gila" seru Lizzy

"memangnya tidak boleh? Apa kau butuh sesuatu?" tanya Sungmin datar tanpa melepaskan pandangannya dari layar tv

"besok, ibu mau kencan"

"oh"

"jadi, bisa tidak kau ikut aku ke tempat Woobin?"

"tidak"

"kenapa?"

"aku tidak mau dengar soal keluarga cho lagi"

"tapi aku tidak tau arah pulang dari rumah Woobin, pulang sendirian itu berbahaya"

"kalau begitu, telpon aku, nanti aku akan menjemputmu"

"sungguh?"

"iya, tapi kau harus telpon sebelum jam 7"

"baiklah"

Lizzy masih terus menatap Sungmin yang kembali sibuk dengan dunia game-nya, dia tidak tau Sungmin punya masalah apa dengan keluarga cho. Tapi dia bisa menyimpulkan cho Kyuhyun yang menyebabkan Sungmin galau.

.

.

.

.

Truth or Lie?

.

.

.

.

Seoul High School

Class 12b

"Sungmin? dia di uks dari pagi" ujar Siwon pada Kyuhyun yang berdiri di depannya mencari Sungmin

"apa dia sakit?" tanya Kyuhyun cemas

"hm? Aku rasa dia hanya kelelahan karena bermain game sampai larut malam" ujar Siwon santai

"game?"

"oh! Kyuhyun! kau disini?" teriak seseorang yang sedang berjalan di koridor menuju ke arah Siwon dan Kyuhyun yang sedang berdiri di depan pintu kelas

"oh.. hai" jawab Kyuhyun singkat pada orang yang sempat ia pukuli

"aku dengar.. kau bisa menyembuhkan Minnie yaa?" tanya Kibum tersenyum penuh arti sedangkan yang ditanya hanya menatap Kibum datar

"apa maksudmu?" tanya Kyuhyun

"hmm? Apa kau tidak tau.."

"Kibum, kau tidak perlu mengatakan lebih jauh lagi" sela Siwon memperingati Kibum. Menurut Siwon, itu adalah urusan Sungmin membicarakan soal penyakit impotennya

"jadi itu benar?" tanya Kyuhyun menatap Siwon dan Kibum bergantian.

.

.

.

.

UKS

Kyuhyun masuk ke dalam uks dengan pelan berusaha untuk tidak mengganggu orang yang sedang beristirahat. Uks terlihat sepi, sepertinya penjaga uks sedang istirahat makan siang saat ini, Kyuhyun bergerak mendekati kasur yang tersedia disana dan hanya satu dari ketiga kasur itu yang tertutupi gorden putih. Dia yakin Sungmin-nya pasti tidur disana.

Dia membuka gorden putih itu pelan-pelan kemudian tersenyum tipis melihat Sungmin sedang tidur seperti malaikat di atas kasur yang tidak empuk itu. Karena tidak ada tempat duduk, dia akhirnya memutuskan untuk duduk di tepi kasur yang Sungmin tiduri

Tapi sayangnya pergerakan kasur itu mampu membuat Sungmin bangun dari tidur cantiknya.

"maaf, apa aku membangunkanmu?" tanya Kyuhyun

Sungmin menatap Kyuhyun cukup lama, sepertinya dia masih berusaha mengumpulkan kesadarannya. Begitu tau siapa di depannya, yang terlintas di pikirannya adalah 'kenapa Kyuhyun disini?'

Karena tidak tau harus mengatakan apa, mengingat kemarin mereka sempat bertengkar, Sungmin membalikkan badannya dan tidur menelungkup, berusaha menghindari kontak mata dengan Kyuhyun

Kyuhyun sedikit sedih melihat Sungmin yang seolah menghindarinya. Hh~ ini memang kesalahannya. Harusnya dia mempercayai Sungmin.

"apa kau masih marah?" tanya Kyuhyun mengusap pelan rambut pirang Sungmin

'tentu saja' teriak Sungmin dalam hati

"maafkan aku, aku pikir kau sedang mempermainkan aku. Jadinya aku sangat marah. Maaf karena aku mengatakan hal yang kejam, tidak bisakah kau memaafkanku?" mohon Kyuhyun

"sudahlah, tidak masalah kok kalau kau tidak percaya padaku" lirih Sungmin masih enggan menatap Kyuhyun

Kyuhyun tersenyum tipis, sepertinya kata-katanya kemarin sangat melukai hati Sungmin

*brugh*

Sungmin membulatkan matanya begitu sadar Kyuhyun sedang menindihnya dari belakang. 'mau apa dia?' pikir Sungmin

"Sungmin-ah.. kau ini tidak pernah mau jujur ya" seru Kyuhyun

Sungmin merinding saat Kyuhyun bicara di dekat telinganya, nafasnya menimbulkan sensasi tersendiri untuk Sungmin

Tiba-tiba, tangan Kyuhyun mulai masuk ke dalam baju Sungmin dan bergerak ke atas menuju dadanya.

"Ah.. kyuh~" erang Sungmin saat tangan Kyuhyun mencubit putting dadanya dan meremas-remas dadanya. Sakit tapi nikmat

"bagaimana min? enak?" tanya Kyuhyun di dekat telinga Sungmin, sesekali dia mengulum dan mengigit kecil cuping telinga Sungmin dan membuat si empunya menggeliat tak karuan

"Ahh.. Ah! Jangan! Aaah" jerit Sungmin dengan muka memerah, dia benar-benar tidak berdaya jika Kyuhyun sudah menyerangnya

"Ahhn Ah~ kyuh" desahan Sungmin makin menjadi begitu tangan Kyuhyun yang lain mulai menjarah ke bagian bawahnya. Kyuhyun tersenyum melihat reaksi Sungmin dan mulai mendekatkan tubuhnya ke tubuh Sungmin yang masih menelungkup

"jangan biarkan orang lain melakukan hal seperti ini padamu, mengerti?" seru Kyuhyun dengan nada memerintah

Sungmin hanya bisa mengangguk menanggapi ucapan Kyuhyun karena mulutnya sedang sibuk mengeluarkan desahan yang menggoda iman.

.

.

.

.

2 jam kemudian..

UKS

Siwon membuka gorden putih yang menutupi kasur yang ditiduri Sungmin dari dunia luar.

"hey.. apa kau mau terus tidur?" tanya Siwon yang melihat Sungmin masih tiduran di kasur padahal ini sudah waktunya pulang

Sungmin segera mendudukkan tubuhnya dengan susah payah dan menatap Siwon dengan garang.

"kau yang melakukannya kan?" seru Sungmin kesal

"hah?"

"kau kan yang bilang pada Kyuhyun kalau aku disini?" seru Sungmin lagi lebih jelas

Siwon membulatkan mulutnya. Dia mulai mengerti arah pembicaraan Sungmin, dari kelakuan Sungmin yang kesal tapi malu ini sepertinya Kyuhyun tadi menyerangnya

"kenapa? Apa dia melakukan sesuatu padamu?" tanya Siwon pura-pura tidak tau

"dia membangunkanku" jawab Sungmin tidak menjelaskan semuanya. Dia jadi merona lagi memikirkan apa yang dilakukan Kyuhyun.

Masih segar dalam ingatannya, bagaimana Kyuhyun menyentuh dengan lembut penisnya yang sukses berdiri lagi karena sentuhan Kyuhyun dan yang paling membuat Sungmin malu adalah Kyuhyun mencium lembut penisnya dan melakukan blowjob sampai akhirnya Sungmin mengeluarkan hasratnya untuk pertama kalinya.

"KYAAAA! Dasar mesum!" teriak Sungmin menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri berharap adegan-adegan erotis antara dia dengan Kyuhyun beberapa saat lalu, hilang dari kepalanya yang tidak polos lagi.

Siwon hanya bisa menahan tawa melihat sahabatnya yang salah tingkah hanya karena cho Kyuhyun. terkadang sahabatnya ini suka tidak jujur pada dirinya kalau dia sudah jatuh cinta pada laki-laki yang lebih muda darinya itu.

.

.

.

.

Cho's House

TING TONG

Cklek

"aku mau menjemput Lizzy, apa dia sudah siap?" tanya Sungmin ke Kyuhyun yang membukakan pintu untuknya.

"dia baru saja tidur" jawab Kyuhyun

"APA! DIA TIDUR!" teriak Sungmin kaget dengan kenyataan yang ia dengar

"ayahku nanti pulang jam setengah Sembilan, dia akan mengantar kalian. Mau menunggu?" tanya Kyuhyun menawarkan Sungmin masuk ke rumahnya

Sungmin diam sejenak memikirkan kemungkinan yang ada jika ia masuk ke rumah terutama kamar Kyuhyun.

"apa kau berharap aku melakukan sesuatu padamu?" tanya Kyuhyun tersenyum menggoda Sungmin

"HAH? Kau bercanda ya!?" teriak Sungmin, tanpa sadar wajahnya sedikit memerah

"well.. sebenarnya aku hanya ingin menggodamu" seru Kyuhyun memegang tangan Sungmin. "tapi.. melihatmu aku jadi ingin melakukannya" lanjutnya menarik Sungmin masuk ke dalam rumah

"APA!"

.

.

Kyuhyun menuntun Sungmin menuju kamarnya, berjalan dengan pelan agar Lizzy dan Woobin yang tidur di ruang tengah tidak bangun. Sungmin sendiri tidak melakukan perlawanan berarti, sepertinya dia juga mengharapkan diapa-apakan Kyuhyun malam ini.

"jika dipikir-pikir, aku tidak pernah menanyakan ini" ujar Kyuhyun pelan di tengah perjalanan mereka menuju kamar Kyuhyun

"bertanya apa?" tanya Sungmin

"apa kau menyukaiku?" tanya Kyuhyun berbalik untuk menatap Sungmin, menanti jawabannya

Sungmin menghentikan langkahnya, dia tidak menyangka Kyuhyun akan bertanya secepat ini, dia belum memikirkan dengan jelas perasaannya ke Kyuhyun

Sungmin tidak tau harus menjawab apa, tapi dia merasa nyaman dan tidak ingin Kyuhyun membencinya. Terlebih lagi dia sangat menyukai cara Kyuhyun yang menatapnya dengan penuh cinta.

Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin yang pipinya perlahan-lahan mulai memerah. Sepertinya Kyuhyun sudah dapat jawabannya.

"kurasa, tubuhmu sudah memberitahuku apa yang ingin aku tau" seru Kyuhyun mengusap sayang pipi Sungmin yang semakin memerah

Kyuhyun membuka pintu kamarnya dan membiarkan Sungmin berjalan masuk duluan ke kamarnya kemudian mengunci pintu kamarnya.

*GREP*

DEG DEG DEG

Jantung Sungmin berdebar dengan sangat cepat saat Kyuhyun memeluknya dari belakang, mendadak Sungmin jadi gugup, dia akan melakukan hal yang 'iya-iya' dengan Kyuhyun apalagi sekarang dia menerimanya dengan senang hati.

Tanpa berkata apa-apa, Kyuhyun membuka kemeja Sungmin, begitu semua terbuka ia menelusuri dada Sungmin dengan sangat menggoda sampai ia berhasil menemukan putting Sungmin yang sudah mencuat.

"Ah.. Aww kyuhh pelan-pelan" rintih Sungmin saat Kyuhyun terlalu keras mencubit putingnya efeknya membuat Sungmin tidak bisa berdiri.

"hey.. apa kita harus melakukan seperti saat di uks atau lebih dari itu?" tanya Kyuhyun, laki-laki itu mulai mencium leher Sungmin, meninggalkan jejak-jejak baru yang menandakan kalau Sungmin miliknya.

"Ahh kyuh sakit! Uughh Aaahh" Sungmin mulai mengerang dan menahan nafas karena Kyuhyun terus mencubit dan meremas dada Sungmin dengan gemas.

Kyuhyun tidak mendengarkan perintah Sungmin, dia terus memberikan rangsangan-rangsangan kecil untuk membuat Sungmin terangsang dan benar saja junior Sungmin sukses bangun dibalik celana.

Kyuhyun tersenyum puas melihat Sungmin benar-benar terangsang karena ulahnya.

Laki-laki yang masih kelas 1 sma itu mulai mengeluarkan penis Sungmin dari sarangnya dan mengocoknya dengan pelan dan lembut

"haaaa~ Aaah ahn" desah Sungmin seiring dengan pijatan Kyuhyun pada penisnya.

Sedang berkonsentrasi pada kenikmatan yang Kyuhyun berikan pada bagian selatannya. Tiba-tiba Kyuhyun membawa tangan kanan Sungmin ke belakang, tepatnya ke penis Kyuhyun yang sudah menggembung minta dibebaskan.

"Sungmin-ah.. lakukan padaku juga" seru Kyuhyun

Sungmin segera menarik tangannya dari Kyuhyun dan memberi jarak di antara mereka. wajahnya benar-benar sudah semerah tomat busuk

"ti-tidak mau, aku tidak bisa" tolak Sungmin malu, ini pertama kalinya dia menyentuh penis selain miliknya dan itu lebih besar darinya.

Mendapat penolakan dari Sungmin, mood Kyuhyun jadi buruk dan mulai kesal. Dia juga ingin meraih kenikmatan seksual.

"tidak adil! Aku menjilat dan memasukkan penismu ke mulutku, tapi kau tidak mau melakukannya padaku" kesal Kyuhyun dan selalu berhasil membuat Sungmin takut

"i-itu.."

"apa!"

"ti-tidak ada"

*BRUK*

Sungmin menahan nafasnya saat Kyuhyun tiba-tiba mendorong tubuhnya ke belakang dan menindihnya.

"jika kau tidak mau melakukannya, kita akan tetap seperti ini" ancam Kyuhyun yang membuat Sungmin tidak punya pilihan lain. Daripada membuat iblis marah lebih baik menuruti perkataannya.

Dengan gemetar, Sungmin menurunkan celana Kyuhyun dan juga boxernya seperempat paha dan dengan memejamkan matanya rapat-rapat Sungmin akhirnya memegang penis besar Kyuhyun

'keras sekali' pikir Sungmin saat merasakan penis Kyuhyun di tangan kanannya

Sungmin menggerakkan tangannya naik turun dengan sangaat pelan sambil menutup mata, dia masih belum berani melihat apa yang ia pegang

Sungmin mengerutkan dahinya heran saat kulit wajahnya merasakan ada tetesan air jatuh. Sekarang kan tidak hujan dan kalaupun hujan apa mungkin atap Kyuhyun bocor?

Mengumpulkan keberaniannya, Sungmin membuka matanya dan menemukan pemandangan yang sangat erotis. Wajah Kyuhyun yang terangsang benar-benar pemandangan yang menggiurkan untuk Sungmin.

Terhipnotis dengan wajah Kyuhyun yang menahan hasrat itu, tanpa sadar Sungmin menarik lembut tengkuk Kyuhyun dan mempersatukan bibir mereka dalam ciuman lembut yang memabukkan.

'aroma tubuh Kyuhyun.. sangat menyenangkan' pikir Sungmin semakin memperdalam ciuman mereka yang sekarang mulai bermain lidah

Perlahan tangan Sungmin mulai merasakan ada cairan yang mengalir dari penis Kyuhyun, Sungmin menyimpulkan itu pasti precum Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan ciumannya, dia sudah hampir sampai dan ingin berkonsentrasi dengan kenikmatan yang diberikan Sungmin walau hanya sentuhan tangan yang lembut

"Sungmin.. Sungmin-ah.. ahh akuu.." gumam Kyuhyun dengan nafas yang tidak beraturan, dia sudah tidak bisa menahannya lebih lama lagi.

Sungmin sekali lagi terpaku dengan ekspresi terangsang Kyuhyun, jantungnya semakin berdebar cepat. Ekspresi Kyuhyun sangat menggairahkan, tanpa sadar penisnya semakin mengeras hanya dengan ekspresi Kyuhyun yang menutup mata karena kenikmatan yang ia berikan.

*splurt*

"oh!" gumam Kyuhyun langsung membuka mata saat merasakan ada cairan sperma yang keluar dan itu bukan dari penisnya melainkan dari penis Sungmin.

"KYAAAA! TIDAAAAKKK" teriak Sungmin menutup matanya dengan kedua tangan saking malunya. Bagaimana dia tidak malu kalau dia keluar hanya dengan melihat ekspresi terangsang Kyuhyun. ini sungguh memalukan!

"eh tunggu min, tanganmu masih ada cairan precumku"

.

.

.

.

To Be Continue.

.

.

.

.

a/n :

halloo.. halloooo

author kembali dengan fic yang kurang hot.

Fic ini ga akan sampe ke adegan inti, jadi yaaa Cuma sentuh-sentuhan aja #plak

Mungkin ini hanya akan jadi cerita yang tiap chapternya beda cerita, karena ini cerita tentang kehidupan percintaan Sungmin dan Kyuhyun

Yaah~ seperti itulah.

oh iya, kalau masih ada yang ga ngerti nanti author jelasin lewat PM atau di chapter berikutnya

Author harap kalian suka nee… :)

Thanks to readers, new readers and silent readers

Last word

Review pleasee… :D