-Adult Experiment-
Cast :
*Lee Sungmin
*Cho Kyuhyun
*Choi Siwon
*Kim Kibum
Rate : T+ s/d M
Length/type : short story
WARNING(!) : Yaoi!, Typo(s), humor garing, etc
Desclaimer :merekasemuamilikTuhan, keluarga, dandirimerekasendiri
….
Kyuhyun's House
Hari ini seperti biasa, Sungmin sedang berada di rumah Kyuhyun. belajar bersama dengan kekasih tampannya. Tapi sepertinya Sungmin tidak akan bisa konsentrasi jika bersama Kyuhyun.
'aromanya sangat wangi. Aku jadi ingin tahu, shampoo apa yang ia pakai' pikir Sungmin menyesapi aroma yang menguar dari tubuh Kyuhyun.
Tanpa sadar dia mendekatkan wajahnya ke puncak rambut Kyuhyun dan membuat si empunya merasa risih.
"hei Lee Sungmin!" teriak Kyuhyun sukses menyadarkan Sungmin dan langsung menjaga jarak dengannya. "kenapa kau bersender di kepalaku saat aku berusaha belajar" lanjutnya
"maaf" sesal Sungmin, dia bahkan tidak tahu sejak kapan dia mulai mengendus Kyuhyun. ini sangat memalukan
"Sungmin-ah, tolong pulanglah jika otakmu hanya penuh hal-hal bodoh. Kau sangat mengganggu"
Kata-kata terakhir Kyuhyun benar-benar membuatnya shock! Kyuhyun jahat sekali. Bukannya dia menyukaiku begitulah yang ada di pikiran Sungmin.
"kalau begitu, aku akan pulang" pamit Sungmin sedih
"yeah" jawab Kyuhyun tidak tertarik
.
.
'problem part 1'
.
.
Seoul High School
"apa dia sengaja? Mengabaikanmu. Huh! Aku benci sekali diabaikan!" komentar Kibum begitu ia mendengar cerita dari Sungmin. beg itu bel istirahat berbunyi, ketiga sahabat itu menuju atap sekolah untuk mendengar keluh kesah Sungmin.
"hei. Jangan memperkeruh suasana" ujar Siwon menasehati Kibum yang mudah terpancing emosi.
Coba lihat sekarang, berkat komentar Kibum, Sungmin malah semakin terpuruk.
'apa dia mulai bosan padaku? Tapi kalau Kyuhyun sepertinya mungkin' Sungmin mulai frustasi memikirkannya.
Sungmin mulai kesal dengan sikap Kyuhyun akhir-akhir ini. Padahal dia tau kalau Sungmin hanya bisa ereksi dengan Kyuhyun. dan Sungmin sampai saat ini tidak merasakan kepuasan seksual.
"jika aku tidak impoten, aku akan berpacaran dengan gadis-gadis manis dan cantik. Siapa yang peduli pada Kyuhyun!" teriak Sungmin emosi
"well. Apa kau berani menghadapinya saat dia tau kau berkencan dengan perempuan?" tanya Siwon
Pertanyaan Siwon itu membuat Sungmin membayangkan bagaimana reaksi Kyuhyun. dan Sungmin merinding sendiri. dia tidak bisa membayangkan apa yang akan Kyuhyun lakukan padanya. Melihat kissmark di lehernya saja dia sudah hampir mati ketakutan apalagi kalau sampai dia tau Sungmin sempat berpikir akan berkencan dengan orang lain selain dia. Mungkin dia hanya tinggal nama
"siapa yang akan tau apa yang akan terjadi padaku jika dia mengetahuinya" gumam Sungmin gemetar hanya dengan membayangkannya.
"apa Kyuhyun semenakutkan itu?" seru Kibum melihat reaksi berlebihan Sungmin
"terkadang saat aku melihatmu, aku merasa kau pacaran dengan Kyuhyun bukan karena kau menyukainya tapi karena kau takut dia menghindarimu karena tubuhmu hanya bereaksi padanya. Jadi kau putuskan untuk pacaran dengannya. Apa kau serius soal hubungan ini?" seru Siwon panjang lebar, ingin membuat Sungmin berpikir dengan matang.
Sungmin terdiam, memikirkan perkataan Siwon yang selalu bijak di matanya. Apa ini semua hanya karena tubuhnya yang hanya sensitive dengan Kyuhyun?
"jika tubuhmu hanya bereaksi pada Kyuhyun. apa kau siap selalu bersamanya dan hidup selamanya dengan ketakutan?" lanjut Siwon lagi
"Siwon-ah, ada apa denganmu hari ini? Kau tidak biasanya begini, membuat Sungmin galau tingkat dewa" seru Kibum heran. Dia tau Siwon itu jauh lebih bijak diantara mereka bertiga. Tapi apa harus sampai membuat Sungmin terbebani karena perkataan Siwon?
"aku hanya ingin membuat sedikit masalah psikologis pada pasangan baru itu. Dengan begitu mereka akan lebih dewasa" bisik Siwon pada Kibum dan tersenyum jahil. Walau tidak dipungkiri dia juga ingin Sungmin tidak bersikap egois untuk dirinya sendiri dan lebih memikirkan perasaan Kyuhyun.
.
.
SUNGMIN POV
Aku tidak pernah berpikir sampai sejauh itu. Aku sudah lama tidak merasakan kepuasan seksual dan begitu aku mendapatkannya aku tidak ingin kehilangan perasaan itu.
Walaupun aku pacaran dengan Kyuhyun. aku tidak merasakan cinta atau kenyamanan atau bahkan kebahagiaan. Dengan kata lain hubunganku dengan Kyuhyun sangat hampa!
"kau kenapa Sungmin? dari tadi melamun?" tanya Kyuhyun
Ya ampun, aku sampai lupa kalau aku sedang di jalan pulang dengannya. Aku menatap Kyuhyun yang masih menanti jawaban dariku.
"tidak. Tidak ada apa-apa" jawabku sedikit gugup
Jika aku mengatakan kalau aku hanya butuh tubuhnya mungkin dia akan membunuhku.
"jika ada yang ingin kau katakan. Katakan saja" seru Kyuhyun memasukkan tangan kanannya ke saku celananya. Gayanya sangat keren menurutku
"aku..aku.. begini, sebelum kita meresmikan hubungan kita. Aku ini impoten dan tidak bisa melakukan hal-hal seperti kencan dan…"
"kau ingin kencan?"
Tebakan Kyuhyun sangat tepat sasaran, tidak heran IQnya lebih tinggi dariku.
"i-iya" jawabku takut jika Kyuhyun menganggap itu hal yang bodoh.
setelah aku pikir-pikir aku ingin mencoba berpacaran serius dengan Kyuhyun mencari tahu perasaanku yang sesungguhnya pada Kyuhyun. hanya kepuasan semata atau memang karena cinta.
"tentu saja, besok pulang sekolah kita akan kencan" jawab Kyuhyun tersenyum manis
Jantungku berdetak dengan kencang melihat senyum manis Kyuhyun. aku berharap senyum itu tidak akan pernah hilang.
"hey, ikut aku" ujar Kyuhyun dan mulai menarikku ke gang gelap dan cukup sempit.
Aku memandangnya heran. Mau apa dia?
Belum sempat aku bertanya, bibir Kyuhyun sudah menempel tepat menutup mataku perlahan menikmati ciuman kami. Bukan ciuman yang penuh gairah tapi ciuman yang penuh rasa sayang.
Tidak lama kemudian Kyuhyun melepaskan ciuman kami dan kembali melanjutkan perjalanan kami pulang ke rumah.
Hh~ bagaimana ini.. aku jadi ingin lebih gara-gara ciuman itu.
SUNGMIN POV END
.
.
'problem part 1'
.
.
Seoul high school
Kibum memandang iri pada pasangan kyumin yang sudah bersiap akan pulang. Tadi Sungmin memberitahunya kalau dia dan Kyuhyun akan kencan 4omantic. Dia jadi ingin kencan juga. Kibum mulai melirik pada Siwon yang masih santai di bangkunya.
"Siwonnie.. bagaimana kalau kita kencan juga?" mohon Kibum menatap penuh harap pada Siwon.
"tidak. Mungkin saat kencan aku akan dibawa olehmu ke gang sepi untuk melakukan yang 'iya-iya" jawab Siwon tidak tertarik
"apa? Huh kau menyakiti perasaanku! Aku tidak mungkin melakukannya"
"kau pernah melakukannya sekali"
"hah?"
"memangnya siapa orang yang tiba-tiba mendorongku ke tempat sepi saat dia pura-pura sakit?"
Kibum menahan senyum lebarnya. Tentu saja dia ingat kencan pertama mereka yang berakhir dengan desahan di tempat yang tidak seharusnya.
"Siwon-ah, bisakah kita melakukan 'itu' setidaknya 3 hari sekali?" mohon Kibum.
"bersabarlah" jawab Siwon mulai membuka novel kesukaannya. Sherlock holmes
"tapi.. celanaku selalu kotor dan basah setiap pagi dan membuatku terlambat ke sekolah" rengek Kibum mulai memasang wajah memelasnya.
"kau bercanda ya?"
"Siwon-ah.. kau tau sendiri hormone seksualku itu sangat tinggi jadi aku selalu bermimpi basa setiap hari" jawab Kibum jujur apa adanya. "aku bahkan diledek oleh kakak-kakakku" lanjutnya
Siwon diam sejenak memikirkan permohonan Kibum.
"baiklah, kita akan melakukannya 3 hari sekali" putus Siwon pada akhirnya mengalah pada Kibum.
"sungguh!? Itu berarti sekarang kita bisa…."
"ini baru dimulai. Tunggu 3 hari lagi"
"apa! Kau jahat!"
.
.
"kau ingin tau shampoo yang kupakai? Kenapa?" tanya Kyuhyun heran. Saat ini mereka sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan dan Sungmin bilang dia mau mencari shampoo seperti milik Kyuhyun.
"tidak apa-apa. Rambutmu sangat wangi jadi aku juga ingin memakainya" jawab Sungmin.
"KYUHYUN!"
Seorang perempuan berteriak memanggil Kyuhyun dan tentu saja bukan hanya Kyuhyun yang menoleh tapi juga Sungmin. Sungmin melihat perempuan itu sepertinya satu sekolah dengan mereka karena seragam mereka sama.
"eh? Kenapa kau bersama Sungmin-ssi?" tanya perempuan itu kaget.
"ah.. Seohyun" ucap Kyuhyun malas.
"Kyuhyun-ah kenalkan dia padaku ya" bisik Seohyun antusias pada Kyuhyun. Kyuhyun memutar bola matanya malas. Dia tau kalau pacarnya ini sangat terkenal di kalangan siswa kelas 1. Siapa yang tidak suka dengan cowok manis dan ramah.
"ini Seohyun" seru Kyuhyun memperkenalkan setengah hati pada Sungmin
"kami dulu pernah punya hubungan tapi sekarang tidak lagi kok. Aku single sekarang dan sedang cari pacar" seru Seohyun tersenyum berharap Sungmin paham kode yang ia berikan.
"senang bertemu denganmu, kau terlalu baik untuk Kyuhyun. dengan kecantikanmu aku yakin kau akan cepat dapat pacar" ujar Sungmin tersenyum pada salah satu fansnya itu.
Seohyun merona mendapat pujian dari Sungmin. ini akan menjadi hari yang indah.
"aku permisi dulu ya. aku sudah ditunggu" pamit Seohyun melambaikan tangannya penuh semangat pada Sungmin
"dia gadis yang periang" ucap Sungmin begitu Seohyun pergi.
"hh~ aku tidak mengerti kenapa aku pernah pacaran dengannya" seru Kyuhyun sinis dan kembali menarik Sungmin untuk jalan lagi
"dia anak yang manis. Kenapa kau putus dengannya?" tanya Sungmin. mengetahui fakta bahwa Seohyun pernah menjalin cinta dengan Kyuhyun membuat Sungmin merasa aneh. Perasaan yang tidak menyenangkan.
"kenapa kau ingin tau?" tanya Kyuhyun balik
"aku hanya ingin tau saja"
"aku tidak suka membahas mantan pacarku"
.
.
Sungmin's house
Setelah pulang dari kencan dengan Kyuhyun. dia langsung berendam untuk menyegarkan badannnya sekaligus pikirannya.
Dia mencium aroma shampoo yang baru ia beli. Begitu pulang ia langsung mencoba shampoo itu dan sangat cocok dengan Sungmin. Aromanya seperti Kyuhyun, membuatnya merasa Kyuhyun ada di sampingnya sekarang.
Tapi sayang ini tetap tidak membuatnya terangsang, apa mungkin jika orang lain yang memakainya akan terasa berbeda? Apa jika orang lain memiliki aroma ini Sungmin akan terangsang?
.
.
'problem part 1'
.
.
Seoul high school
"jadi kau membeli shampoo di kencan pertama?" tanya Kibum lagi tidak percaya. Tidak menarik sekali. Dia terus memutar balikkan shampoo yang kemarin Sungmin beli dengan tatapan bosan.
"aromanya sangat wangi. Kau juga harus mencobanya Kibum-ah" saran Sungmin tersenyum tipis
"kenapa tiba-tiba berubah? Bukankah hanya memanfaatkannya?" tanya Siwon mengingatkan kembali dilemanya
"eh? Kau juga memakai shampoo itu Kibum?" tanya seseorang. Teman sekelas mereka. pertanyaannya membuat Sungmin lega karena dia tidak perlu menjawab pertanyaan Siwon.
"bukan ini milik Sungmin" jawab Kibum menyerahkan shampoo itu pada Sungmin.
"oh aku juga memakainya" jawab Ji young
"sungguh? Boleh aku mencium aroma rambutmu?" pinta Sungmin tiba-tiba dan tentu saja dibalas dengan senang hati oleh Ji Young.
Sungmin mulai menciumi(?) rambut Ji Young. Tapi rasanya berbeda, baunya memang sama tapi entahlah hanya saja berbeda tidak sama dengan Kyuhyun.
"terima kasih" seru Sungmin tidak bersemangat dan membiarkan Ji Young kembali ke tempat duduknya.
"apa.. yang kau lakukan?" tanya Siwon bingung, baru kali ini dia melihat tingkah aneh Sungmin tadi.
"sebenarnya…"
"APA!? Kau terangsang karena bau badan seseorang?" seru Kibum hampir berteriak sebelum dihentikan oleh Sungmin. bisa malu Sungmin kalau sampai teman sekelasnya tau.
"itu tidak mungkin kan?" ujar Sungmin ragu dengan perkataannya sendiri.
"hmm aku rasa itu hal yang bagus. Sejak kau tau apa yang merangsangmu, kau hanya perlu mencari seseorang yang punya bau badan yang sama dengan Kyuhyun atau bau badan yang kau suka" seru Siwon menyimpulkan semua yang terjadi.
"berhenti bilang bau badan" gumam Sungmin tidak suka. Agak menjijikkan.
"sudahlah Sungmin-ah, aku akan memberimu saran yang bagus" ujar Kibum merangkul Sungmin agar temannya itu menatapnya. "saat orang yang kusuka menolak melakukan hubungan seks denganku, aku akan mencuri kaosnya dan mulai masturbasi dan aku langsung ereksi hanya dengan menciumnya" lanjutnya menyarankan hal yang aneh menurut Siwon
"maka dari itu kau harus mendapatkan kaos Kyuhyun dan melatihnya di rumah, mungkin saja kau bisa menyembuhkan impotenmu" ujar Kibum lagi yang tentu saja dipercaya oleh si polos Sungmin.
.
.
"kau mau meminta kaos yang kupakai sekarang? Kenapa?" tanya Kyuhyun lagi berharap dia tidak salah dengar.
"eh mm.. i-itu" jawab Sungmin gugup Karena ditatap tajam oleh Kyuhyun. mana mungkin Sungmin bilang untuk masturbasi. Mau ditaruh di mana wajahnya?!
"apa yang akan kau lakukan dengan kaosku?" tanya Kyuhyun lagi sedikit melunakkan tatapan tajamnya.
"tidak ada aku hanya ingin memintanya" jawab Sungmin berusaha terlihat tidak mencurigakan.
"aku tidak keberatan, tapi apa tidak apa-apa memberikan kaos yang sekarang kupakai?"
"iya!"
"baiklah, aku akan melepasnya. Jangan dipakai untuk hal yang aneh ya" ucap Kyuhyun sebelum pergi ke toilet untuk melepas kaosnya. Dia memang selalu memakai kaos dibalik kemejanya.
.
.
Sungmin's house
Sungmin menatap kaos pemberian Kyuhyun dengan gelisah. Apa ini akan berhasil? Dia jadi menyesal karena telah menyalahgunakan kaos Kyuhyun padahal Kyuhyun baru saja memperingatkannya agar tidak melakukan hal yang aneh pada kaosnya.
Tapi apa salahnya mencoba kan? Sungmin berjanji akan mencuci kaos Kyuhyun sampai bersih sebelum mengembalikannya.
Sungmin mulai memakai kaos Kyuhyun dan mulai menciumi kaos Kyuhyun, menyesap aroma keringat Kyuhyun. tadi ia dengar kalau Kyuhyun ada kelas olahraga hari ini.
'bau Kyuhyun' pikir Sungmin saat menciumi kaos Kyuhyun.
Tapi ini masih belum cukup, dia ingin lebih. Dia terus mengendus kaos Kyuhyun dan mulai membayangkan Kyuhyun ada di sampingnya. Menciumnya dengan lembut dan berkata bahwa aku tidak boleh melakukan hal mesum dengan orang lain selain dia.
Oh great! Sungmin merasa dia jadi orang mesum sekarang.
Dia mulai menyentuh dirinya sendiri. sentuhannya menjadi semakin intens saat ia mulai membayangkan Kyuhyun bersamanya. Cara ia berbicara, menggodanya, menyentuhnya, semua hal kecil yang mampu Sungmin ingat.
SPLIRT
Sungmin mengatur nafas beratnya. Dia berhasil masturbasi walaupun yang keluar Cuma sedikit. Tapi ini sangat melelahkan.
Rumit sekali.
.
.
'problem part 1'
.
.
Seoul high school
"maaf, songsaengnim memberi tugas kelompok dan harus segera diselesaikan. Jadi aku tidak bisa pulang denganmu" seru Kyuhyun saat Sungmin datang ke kelasnya karena Kyuhyun tak kunjung datang menjemputnya di kelas
"aah.. begitu, kalau begitu semangat ya. aku pulang duluan" ujar Sungmin sedih. Ini pertama kalinya mereka tidak pulang bersama.
"omo! Selama siang Sungmin-ssi" sapa Seohyun dari balik tubuh Kyuhyun. dia tersenyum lebar pada Sungmin.
"hai! Kau sekelas dengan Kyuhyun ya?" tanya Sungmin ramah walau dalam hatinya cukup kesal karena Seohyun terlalu dekat dengan Kyuhyun.
"iya, apa kau sudah mau pulang?" tanya Seohyun
"iya. Semangat ya mengerjakan tugasnya" jawab Sungmin tersenyum tipis dan seisi kelas yang ternyata dari tadi memperhatikan Sungmin menjerit melihat senyum sang idola.
'padahal mereka sudah putus tapi tetap menempel erat. Kyuhyun juga tidak protes' batin Sungmin kesal.
Sebelum dia semakin kesal dan tidak bisa mengendalikan emosinya. Sungmin memilih pergi dari kelas Kyuhyun yang mengantar kepergiannya dengan riang.
Sungmin belum pergi terlalu jauh dari kelas Kyuhyun. dia berhenti sejenak dan mengintip dari balik pilar untuk melihat apa yang Kyuhyun lakukan bersama temannya. Mungkin ini akan membuatnya semakin kesal tapi dia tidak tahan untuk melihatnya.
Dari apa yang Sungmin lihat, Kyuhyun sangat bisa diandalkan teman-temannya. Karena teman-temannya selalu meminta saran darinya dan Kyuhyun menjawabnya dengan sabar.
'dia bersikap sangat baik pada temannya padahal denganku sangat menakutkan' pikir Sungmin kesal sendiri.
Sungmin tidak sengaja melihat keakraban antara Seohyun dan Kyuhyun. dan itu mencubit hatinya. Dia tidak suka.
Sayangnya, kegiatan mengintip Sungmin harus berakhir karena ketahuan oleh Kyuhyun dan tentu saja Kyuhyun marah karena Sungmin tidak cepat pulang. Kyuhyun menghampiri tempat persembunyian Sungmin dengan tangan dilipat di dada tanda ia marah
"bukannya aku sudah menyuruhmu untuk pulang duluan?" omel Kyuhyun
Sungmin menundukkan kepalanya tanda ia menyesal dan benar-benar pulang ke rumah. Kyuhyun tidak tau kalau saat ini Sungmin sedang berusaha menahan air matanya. Dia tidak mau terlihat cengeng.
'dia memarahiku. Apa dia tidak bisa sekali saja bersikap baik padaku. Aku kan pacarnya' pikir Sungmin sedih.
"padahal dia yang mengajakku pacaran. Dia bilang dia mencintaiku. Tapi lihat sikapnya sekarang. Aku sangat marah. Aku kesal!" gumam Sungmin yang sudah tak sanggup menahan air matanya
.
.
.
.
to be continue
.
.
.
.
a/n:
bagaimana? Apa kalian suka sama chapter ini? *naikturuninalis*
apa yang akan terjadi pada kyumin? Hayooo tebak, yang bisa tebak author cium #plak
thanks to readers, new readers and silent readers
review kalian memberi semangat untuk author :)
