Koro Sensei's House
Sore itu,setelah seharian penuh bersama 'seorang'gurita kuning raksasa,Kelas E akhirnya dapat pulang ke rumah mereka masing-masing. Sang tokoh utama kita tentu saja dengan segera membereskan barang-barang nya. Tapi,raut wajah gembiranya tiba-tiba berganti dengan wajah panik. Hal itu membuat orang disebelahnya,Karma penasaran.
"Ada apa dengan mukamu itu,Ushi?apa kau tak sengaja kentut atau semacamnya?"tanya Karma dengan nada yang biasanya.
Lambo menggeleng,"Lebih buruk,kunci apartemenku hilang,aku yakin aku menaruhnya disini!"Jawabnya sambil memeriksa tasnya. "Oh sial,ada lubang di sini,kenapa aku tidak menyadarinya dari tadi!!!"dia menggebrak meja,saking kesalnya.
"Kau tidak membawa kunci cadangan?"tanya Nagisa sambil menghampiri Lambo bersama Sugino,Kayano,dan Kanzaki.
"Tidak,kutinggal disana"Jawab Lambo sambil mengacak-acak rambutnya, dia sudah putus asa. "Ya ampun,BakaReborn akan menghajarku jika dia tahu"gumamnya pelan,nyaris hingga tidak ada yang bisa mendengarnya.
"Kalau begitu,bukankah kau bisa menghubungi pihak apartemen?"usul Kanzaki.
"Kau tahu,Kanzaki san?Ushi tinggal di apartemen milik perusahaan keluarganya, dan jika dia melakukan itu,maka mereka akan menghubungi keluarganya dan dia akan dihukum untuk itu"balas Karma seolah-olah dia mengetahui isi pikiran Lambo.
"Bagaimana kau tahu itu!??"teriak Lambo.
"Yahhh...Lambo,berkat Ritsu sebenarnya sebagian besar orang dikelas ini tahu tentang itu..."ucap Sugino.
'Ya ampun,akan kupastikan Nona AI itu memakan virus besok'pikir Lambo.
"Bagaimana kalau kau memesan hotel saja untuk malam ini?,dan besok kau bisa meminta pada pihak apartemen agar tidak menghubungi keluarga mu"ucap Kayano.
"Percuma,aku hanya membawa sedikit uang tunai sementara kartu ATM ku tinggal dirumah"balas Lambo.
Sementara mereka semua memperdebatkan dimana Lambo akan tinggal,seorang gurita yang dari tadi mendengar pembicaraan merekapun akhirnya muncul juga.
"Bagaimana kalau kalian semua menginap di rumah sensei untuk malam ini!?"ucap Korosensei yang muncul tiba-tiba sehingga membuat semua orang kaget.
"Kita semua?tunggu,bagaimana dengan keluarga kita!Sensei,kau tidak bisa memutuskan seenaknya saja seperti itu!"ucap Sugino pada Koro Sensei.
"Nurufufufu,tenang saja...dengan penyamaran sebagai Karasuma Sensei, beberapa detik lalu aku telah datang ke rumah kalian semua kecuali Lambo kun,dan mengatakan kalau kalian ditahan untuk mengerjakan tugas"balas Koro Sensei dengan muka liciknya.
'Orang ini...benar-benar!'pikir mereka semua terhadap perilaku KoroSensei yang tak patut ditiru.
"Memangnya dimana rumahmu,Koro Sensei?"tanya Kayano yang penasaran,selama ini dia tidak pernah mengunjungi ataupun melihat rumah Koro Sensei.
"Untuk sekarang,ada di Amazon,tapi aku berencana untuk pindah kekutub utara liburan musim dingin nanti"jawab Korosensei.
"Amazon? bagaimana kita pergi kesana?"tanya Nagisa. "Jangan bilang...".
Beberapa menit kemudian,mereka berenam sudah ada dalam sebuah kantung yang terbang dengan kecepatan Mach menuju Brazil.
"Hei...apakah ini bahkan legal?"ujar Lambo. Legalitas bukan masalah baginya,tapi melewati batas negara dengan cara seperti ini kelihatannya agak... gila.
"Percayalah...ini bukan pertama kalinya dia membawa murid ke luar negeri"balas Nagisa.
Lambo hanya berkeringat, guru mereka semua benar-benar tak masuk akal. Sementara itu,dalam perjalanan,terlihat Karma yang sedang bermain Ds kesayangannya,Sugino yang mengobrol dengan Kanzaki,dan Kayano yang sedang berbagi makanan ringan dengan Nagisa.
Beberapa menit kemudian, mereka pun sampai di depan sebuah dome berukuran sedang yang terbuat dari kayu. Dome tersebut dikelilingi oleh hutan tropis Amazon yang masih terpencil dari kota.
"Koro Sensei...kau tidak punya selera Arsitektur ya?"gumam Lambo,yang merasa aneh dengan bentuk rumah itu.
"Aku punya,tentu saja!lihat! bentuk dome ini sama seperti bagian atas kepalaku!apa kau tidak melihatnya!dua mata indah yang terukir disini!"balas KoroSensei sebelum dia mempresentasikan rumahnya sendiri dan membanggakannya. Mungkin kalau dibuat Slide akan membutuhkan 20 lembar.
Yah,memang korosensei tidak bercanda,meskipun luarnya terlihat sederhana,ruangan di dalamnya dibentuk dengan sangat cekatan saat membangunnya. Rumah itu luas karena dibuat dengan cara menggali tanah. Karma sempat berkomentar kalau Rumah itu terlihat seperti rumah Patrick di film Spongebob,yang membuat KoroSensei merajuk beberapa saat.
"Lalu,apa yang akan kita lakukan?kita sudah menjelajahi rumah ini"ucap Sugino yang sudah berganti pakaian menjadi pakaian santai yang diberikan oleh Koro Sensei.
"Tunggu,masih ada satu yang belum"balas Kanzaki sambil menunjuk ke sebuah pintu yang digembok.
"Koro Sensei,apa kau bisa membukanya?"tanya Karma.
"Tidak,ttunggu,itu ruangan pribadi!!!!"balas Koro Sensei yang panik sambil menghalangi pintu itu dengan badannya yang besar.
"Baiklah,kalau kau tak mau membukanya"ucap Lambo sambil mengambil tanduk anti sensei nya. "Aku tinggal mendobraknya kan?sebaiknya kau minggir jika tidak ingin terluka,Koro Sensei".
"Nguyaaaaaaa!!!!!"Koro Sensei yang panik saat itu juga minggir. Kesempatan itu dimanfaatkan Lambo untuk mendobrak pintu. Saat pintu itu terbuka,terlihatlah,setumpuk Majalah Porno yang disimpan Koro Sensei.
"Aaaaaaa!!!!!jangan!itu harta berharga ku!!!"Koro Sensei memohon mohon,sungguh,kenapa gurita mesum ini bisa menjadi ancaman?.
"Wow,banyak sekali"gumam Sugino.
"Itu...bukanlah sesuatu yang pantas disimpan"ujar Nagisa.
"Heee...kau menyimpan sebanyak ini,Koro Sensei?bahkan Okajima saja tidak separah ini"Karma memprovokasi Koro Sensei.
"Koro Sensei..."Kayano dan Kanzaki memandangi Koro Sensei dengan tatapan jijik,begitu juga Lambo,dia tidak pernah melihat orang yang semesum ini.
"Kenapa kalian menatapku seperti itu???ah...ngomong-ngomong...bukankah kalian seharusnya lapar?,mari kita makan sekarang!!"ujar KoroSensei.
'Baka Tako,dia mengalihkan pembicaraannya'pikir Lambo.
Setelah itu,mereka semua melanjutkan malam seperti biasa,sebelum akhirnya besok pagi,Koro Sensei mengantar mereka semua pulang kerumah masing-masing. Lambo akhirnya berhasil membujuk pihak apartemen untuk memberikannya kunci cadangan tanpa memberitahu keluarganya,dan dia sangat senang karena itu. Sepertinya yang dalam suasana buruk pada hari seninnya hanyalah Koro Sensei,karena Karma telah memfoto 'harta' milik Koro Sensei dan membagikannya ke grup chat kelas. Dan membuat semua orang jijik pada guru mereka sekarang.
A/N
Sori kalo lama Upload,kemarin hape yang dipake buat nulis malah rusak. Please give me review!i really love it. See you next time!
