"Beristirahatlah Sakura,"

Yang tampak dimata gadis itu, terakhir kali adalah seyuman tampan nan tulus dari pangeran yang nampak membuat hatinya hangat.

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

*Masashi Kishimoto and Square Enix*

"-_-_-Woman My The Hearst-_- _-"

By

"-_- Ligthting Shun -_-"

(Kata pembuka tak penting)

Hai Minaa! Apa kabar semuanya apa ada yang merindukanku? (Hoeeexh! : Muntah-berjamaah)

( -_-") :Ooke! Kali ini aku berusaha lebih baik lagi untuk Cerita ini

Selamat membaca :)

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

"Hei kau butuh istirahat kau tahu itu, Rain,"Sebuah tepukan pelan dibahu kanan Rain dengan nada perlahan.

"Aku baik-baik saja! Masih banyak korban yang belum ditangani?,"Ucap Rain menatap sebagian pengungsi yang masih terbaring lemah disekitarnya dan menunggu pengobatan lalu pandangan beralih pada tangan seseorang yang masih didaratkan dibahunya "Pormpto,"Ucapnya lagi.

"Tapi kau ini bukan mesin kawan! Beberapa ahli pengobatan dari Insomia, Gulgaria, Farstle dan Lucis sudah datang, kau bisa istirahat sekarang, ini perintah dari Pangeran-Noctis loh, apa kau mau protes huuh."Tanya Prompto sembari mengoyang-goyangkan sebuah minuman susu kaleng dingin ditanganya.

"Ah..begitu ya?, bagaimana dengan Tuan-Shun, dan juga Sakura,"Tanya Rain.

"Sakura sedang mendapat perawatan ditangan Master Shun, dia juga bisa diandalkan dalam menjaga kerahasiaan identitas Sakura,"Ucap suara sedikit Rendah dari seseorang.

"Ignis, kupikir kau masih ada ditendamu?,"Ucap Prompto.

"Cih..luka seperti ini tidak ada apa-apanya bagiku, sebagai pelindung Noctis kita harus siap dengan kondisi apa-pun, mungkin cukup dua-atau tiga jam aku tidur aku akan lebih baik, ditambah makanan yang cukup aku akan kembali sehat,"Ucap Ignis.

"Lalu dimana Noctis?,"Tanya Rain.

"Dia sedang bersama Sakura, Shun tengah mengurusnya,"Ucap Ignis sembari memperbaiki letak kaca-matanya yang melorot.

"Lalu dimana Gladiolus, bukanya tadi dia bersamamu Ignis-su?,"Tanya Noctis.

"Ah! Biasalah dia bersama Cor membicarakan Strategi pasukan, soalnya Hanya Cor yang menjadi Recomant saja yang mengurus masalah ini?,"Jelas Ignis.

"Wow? Tidak biasanya para komandan tak turun tangan dengan masalah ini, apa terjadi sesuatu?!,"Ucap Prampto.

"Akan kujelaskan nanti,"Ucap Ignis 'memberi tatapan kode' nampaknya Ignis tengah menyembunyikan berita penting yang akan dibicarakan ditempat yang pantas. "Sebaiknya kalian ikut denganku!,"Ucap Ignis menghela nafas, sembari menyakui tanganya disaku celana.

BRUUUUKKKK!

"Ayo pergi Rai- WHAT!,"Parompto langsung menatap kaget dan langsung panik, menatap Rain yang sudah jatuh pingsan dengan wajahnya menghadap tanah duluan. Melihat itu Ignis dan Prompto mengangkat tubuh Rain ketempat lain.

"Kemana kita akan membawanya Ignis-su?,"Tanya Promto melirik Ignis.

"Kita kepenginapan saja!,"Jawab Ignis.

OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO

"Bagaimana Kondisinya The-Master,"Tanya Noctis sembari menghela nafas ketir yang kentara, meskipun Noctis masih memasang wajah datar.

"Dia luar-biasa, Genetiknya, daya-tahan, dan Fisiknya sangat berbeda dengan manusia biasa,"Ucap Shun. Lelaki penyihir itu memperbaiki rambutnya yang panjang karna ikatanya sudah kusut sedari tadi.

"Apa maksut anda?,"Tanya Noctis.

"Sakura memiliki kemampuan, yang berbeda dengan dunia ini, dan terdapat sesuatu yang masilah sangat murni dari dalam tubuhnya,"Shun memperbaiki cara duduknya, disofa empuk dan Noctis masih duduk dengan tenang disampingnya, sementara Sakura masih ada dikamar dan belum sadarkan diri.

"Murni katamu?"Tanya Noctis.

"Ya, Ada dua element untuk manusia yang mulia,"Ucap Shun.

"Lanjutkan,"Pinta Noctis.

"Dalam sepanjang saya bergabung sebagai Abdi dan Seorang Sumoers-Magi Negara Lucis, saya belum pernah melihat susunan Aura seperti ini"Ucap Shun

"Apa katamu?!,"

SRAAAKKK!

Suara pintu terdengar, baik Noctis dan Shun melirik arah suara itu dan ternyata itu Ignis, Rain dan Prompto.

"Oi-oi ada apa dengan Rain?,"Noctis menatap bingung sekaligus langsung mendekati ketiganya.

"Rain pingsan,"

"Diia kelelahan,"

OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO

Sebuah tempat yang hampa dan kosong, putih terlihat Rain yang tertidur ditengah tampa sehelai benang-pun ditubuhnya, seolah tertidur panjang tampa batas.

"..In!.."

"..Rain!?.."

"..Rain?..,"

"..Raiiinn?..,"

(Siapa yang memanggil?)

"..Rain?..Pulanglah.."

(Kau siapa? Dimana harus pulang)

"..Ditempat dimana kau harus kembali.."

(Kembali?, Lucis dan Insomia adalah Rumahku, dan Noctis Raja selanjutnya adalah junjunganku)

"..Pulanglah a-n-ku, Pulanglah p-ra-ku yang kucintai, aku merindukanmu.."

(Apa katamu? Aku harus Pulang dimana?)

"..Pulanglah kepangkuanku dan ayahmu.."

(Kubilang Pulang kemana?!)

Perlahan bola mata Rain terbuka perlahan, dihadapanya terlihat sekelebatan bayangan seseorang wanita berambut pingk dan beriris hijau batas rambutnya panjang sepinggang, mengunakan Dress putih, Rain membulat seketika menatap seseorang yang nampak dia kenali, dan dia adalah.

(Sakura!?)

OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO

"Ungh!,"Suara helaan lelah nampak terlihat dari wajah pucat Sakura, nampaknya dia sudah menemukan kembali kesadaranya.

"Sakura-Chaaan!,"Prompto langsung mendekap Sakura saat gadis itu mulai memposisikan diri untuk duduk."Sakura-Chan aku senang kau sadar,"Ucap Prompto sembari tersenyum dan lalu memperbaiki posisi duduknya disamping Sakura.

"Aku dimana?," Sakura sedikit memijit kepalanya yang agak nyeri diperhatikan disekitarnya hanya Dirinya, Prampto dan Rain yang tertidur dirajang sampingnya.

"Noctis, Ignis dan Gladiolus sedang menemani Tuan-Cor untuk berunding,"Ucap Prompto lalu mengambil sebutir pil dan air.

"Apa itu?,"

Ini Tablet pemulih, The master membuatnya untukmu, dia bilang padaku, kau harus meminumnya saat siuman nanti. "Ucap Prompto memberikan setablet dan Air-mineral.

"Terimakasi banyak Prompto,"Ucap Sakura menenguk obat tampa Ragu-lagi.

"Lalu ada apa dengan Rain?!,"Tanya Sakura menatap bingung.

"Dia kelelahan dan jatuh pingsan,"Ucap Prampto.

OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO

[Sementara diruang rapat]

BRAAAK

"APA!," Sebuah Gebrakan dan Handrikan datang dari Pangeran Noctis dalam Ruangan Rapat sederhana, yang terdiri dari Noctis, Cor, Gladiolus, Ignis dan Shun membuka Rapat kecil disalah satu kamar yang sudah disewa Noctis pada Oaka'as.

"Itu benar Yang mulia Pengeran Insomia dan Lucis Castel diserang!,"Ucap Cor mendengkus sedih sekaligus miris.

"Saat ini Keamanan Yang Mulia Raja Regis dalam kawalan Ketat beberapa komandan terpercaya makanya Hanya aku dan Magi-Shun yang datang untuk memimpin pasukan kemari,"Jawab Cor.

"Jadi kami harap anda akan pulang mengunakan kawalan ketat keamanan dan pesawat, silakan tinggalkan mobil anda,"Ucap Shun.

"Ah aku tak sangka ada kejadian di Lucius dan Insomia,"Ucap Noctis dengan nada frustasi. "Baiklah semuanya Rapat selesai!,"Ucap Noctis dan Rapat-pun usai baik Cor dan Shun memutuskan keluar dari ruangan meninggalkan Noctis, Ignis dan Gladiolus.

"Apa benar! Kalian tak tahu kalian tahu, soal ini!?,"Tanya Noctis melirik Ignis dan. Gladiolus sedang terdiam ditempatnya.

"Aku belum mendengar soal itu sama sekali!,"Ucap Ignis.

"Kau Gladiolus?!,"Tanya Noctis.

"Aku juga tak tahu masalah ini Noct, aku baru dapat kabarnya hari ini,"Ucap Gladialos.

"Bagaimana keadaan Sakura?,"Tanya Noctis. "Aku akan melihat keadaanya,"Ucap Noctis dengan langkah sedikit dipercepat.

"Tadi aku minta Prompto untuk menjaga Sakura, dan Rain juga istirahat disana,"Ucap Ignis.

SHAAAYUUT

Tampa mengucapkan sepatah pesan atau ucapan(?) Noctis Sudah menghilang Duluan(?). Noctis sudah melakukan teleportasi duluan, dan membuat Ignis dan Gladiolus menghelah nafas perlahan.

"Tumben dia jadi semangat begitu?!,"Ucap Ignis sembari menghelah nafas.

"Padahal hal yang paling diminatinya adalah Tidur - Tidur dan Tidur saja,"Ucap Gladialous.

"Dengan Rasa Khawatir begitu?,"Ucap Ignis mengantungkan ucapan, bersamaan melebarkan kedua mata mereka.

"Hey Ignis? Apa yang kau pikirkan, sama dengan yang kupikirkan?,"Tanya setelah Dia dan Ignis beberapa menit membatu ditempat.

"Tapi bukankah ada Luna!?,"Ucap Gladialous.

"Tapi jika pemikiran kita sama, maka Noctis benar-benar dalam masalah,"Ucap Ignis.

"Heeeeh!,"Gladialous menyeringai sinis. "Tapi ini masih pra-dugaan bukan? Kita harus menghargai keputusanya jika itu benar!?,"Ucap Gladiolus lagi.

"Ya,"Ignis mengangguk paham dan berjalan berdampingan."Tapi iya atau tidak aku akan mendukung Noctis, bagaimana denganmu Gladiolus?!,"Tanya Ignis.

"Aku akan mendukungnya, dia teman dan sekaligus, Raja kita dimasa depan,"Ucap Gladiolus. Kedua terdiam sembari berjalan melewati lorong - lorong penginapan.

[Ditempat lain]

Sebuah Ruangan sepi, tak ada penerangan apa-pun disana, disana hanyalah Ruangan yang merupakan ruangan tamu sederhana, namun seluruh ruanganya tak memiliki lampu dan hanya mengandalkan cahaya rembulan diatasnya.

"..."

"Oh kau datang kemari? Tak kusangka kau datang lebih cepat dari dugaan,"Ucap Shun.

"Apa Rencanamu!?,"Tanya Light dengan nada tajam, kepalanya sedikit dimiringkan seolah isyarat menunggu kepastian.

"Jadi,"Tanya Shun Kalem.

"..."

"Kau mau melakukan kontrak ini, Jika iya aku akan mengakhiri masalah ini dan melindungimu,"Ucap Shun. "Jadi percayalah padaku!, kita dapat mengakhiri ini."Ucap Shun mendekati Light dan mengulurkan tangan didepan Light.

"Percayalah padaku,"Ucap Shun

Light menatap datar, gadis cantik itu terdiam dan hanya menghelah nafas "Aku akan bergabung denganmu,"Bersamaan dengan uluran tangan Shun disambut dengan Light tampa keraguan.

"Kalau begitu, inilah saatnya,"

Dengan ini adalah kontrak kita

Kontrak yang tertulis atas nama Dewa

Atas Nama Dewa dari Hati

Atas Nama Dewa Ketulusan dan Kebenaran

Atas nama Dewa Kebebasan dan Takdir

Kegelapan dan Cahaya

Dan Keyakinan terhadap

Tuhan yang maha-Esa

Namaku Adalah

.

.

.

Eras!

.

.

.

.

.

BERSAMBUNG

OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO÷÷÷OOO

Kazama Sakura :

Makasi dipuji ama ade (huhu) kebiasaan cerita pertarungan jadinya deskripsi pertarungannya jadi seperti ini..makanya Romancenya Kurang. Mau gak mau dia pasti akan terlibat pastinya jadi ya, thangs dah mampir dicerita saya sudah lanjut ini.

Homowati Ganteng :

Maafkan saya TAT

Kano-micsan :

Ya memang dari segi serang mungkin polanya nyaris hampir sama, tapi ya bagai manapun harus ada yang beda :3

Shenya Lucis C :

Thangs Shenya

Cirer Caelo :

Hehehe makasi dah diperhatikan yang mana yang salah aku, awalnya tahu sih Namanya Moogle tapi aku ambil tampilan Moogle di FF11 ya berusaha tampil beda.

devi :

Gak kok Vi senang loh didukung begini aku bersyukur ada yang mau baca :3

saisah :

Ia Si ini dah lanjut selamat menikmati.

harulisnachan :

Gak apa - apa senang sekali dapat prv sama kamu thangs sudah baca.