Dengan ini adalah kontrak kita

Kontrak yang tertulis atas nama Dewa

Atas Nama Dewa dari Hati

Atas Nama Dewa Ketulusan dan Kebenaran

Atas nama Dewa Kebebasan dan Takdir

Kegelapan dan Cahaya

Dan Keyakinan terhadap

Tuhan yang maha-Esa

Namaku Adalah

Eras!

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

*Masashi Kishimoto and Square Enix*

"-_-_-Woman My The Hearst-_- _-"

By

"-_- Ligthting Shun -_-"

(Kata pembuka tak penting)

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

BRUUUKK!

"Ahh-"Rain Terjatuh tak elitnya dari Kasur, membuat Sakura dan Prompto kaget, menatap Rain yang tidur Kalem-Kalem saja langsung terjungkal begitu.

"Rain kau tidak apa-apa?!,"Ucap Prompto lalu meninggalkan Sakura dan membantu Rain berdiri.

"Aku hanya mimpi buruk!?,"Ucap Rain mengusap kepalanya saat terjedot jatuh dari Kasur.

"Mimpi seperti apa?!,"Seketika Noctis muncul secara tiba-tiba disamping Rain, dan membuat Prompto yang kali ini bereaksi atas kemunculan Noctis.

"HOOOAAAAHHH!," Prompto menekik dan mempelototkan matanya.

"Kau baik-baik saja?,"Tanya Sakura memandang tiga manusia(?) Berjenis kelamin laki-laki(?), dan tampan(?) Meringkuk diubin, dan menatap Sakura.

"JANGAN MENGAGETKAN AKU SEPERTI ITU NOCT-TO!,"Tegur Prompto sembari menuding-nuding. "Kau tahu kita bukan sedang perang bisakah kau muncul dengan cara biasa,"Ucap Prompto dan Noctis hanya menghela nafas.

"Baakka?,"Jawab Rain sembari menggeleng, sembari dan menghela nafas dengan bulir air dikepalanya.

"Buh!,"Sementara Sakura hanya menahan Tawa, dan tersenyum miris, duduk diatas Kasurnya.

Tiba-tiba Pintu kamar terbuka perlahan, menampilkan Gladialus dan Ignis yang menenteng dua kantung plastik besar dimasing-masing tangan,

"Kenapa kalian duduk dilantai?,"Tanya Ignis dengan nada bingung.

"Apa kami ketinggalan Moment?!,"Tanya Gladiolus dengan nada aneh.

"Ti-tidak terjadi apa-apa!,"Jawab Sakura dengan nada Kikkuk, sementara Ignis dan Prompto memandang Sakura dengan raut wajah tak percaya.

"Sudalah! Oh yah Sakura bagaimana keadaanmu, Lebih baik?!,"Tanya Gladiolus langsung duduk dikasur samping Sakura tampa Sungkan. "Aku membawakan Buah Melon! Dari perternakan, ini ucapan dari seorang gadis kecil karna kau menyelamatkan Ibunya yang tertimbun puing saat serangan Medusa, beberapa jam lalu,"Ucap Gladiolus.

"Dan ini ada beberapa baju, untukmu dan kurasa cocok untuk penyamaranmu Sakura,"Ignis ikut-ikut memberikan Plastik khusus pembelian Mall.

"Terimakasi atas ini,"Ucap Sakura menatap Gladiolus dan Ignis, dan yang ditatap hanya mengangguk saja.

"Oh Noct kau sudah menyampaikan pengungguman terbaru pada Prompto, Sakura dan Rain?,"Tanya Ignis lalu melirik ketiga manusia yang masih terduduk dilantai.

"Belum,"Jawab Noctis.

"Ah- ada apa memangnya,"Tanya Prompto menyengit Heran, kericuhanya yang sebelumnya menghilang begitu saja dan membuat suasana jadi hening.

"Kita semua akan naik pesawat militer untuk pulang kenegara, Lucis,"Ucap Ignis.

"Apa ada yang terjadi dinegara Lucis dan Istana,"Tanya Prompto dengan cemas.

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

"Ka-Kau! Eras?,"Ucap Light tajam, masih dengan tatapan tidak percaya pada ucapan Shun yang berprofesi sebagai Sumoners-magi dari Kerajaan Lucis.

"Ya inilah kebenaranya,"Ucap Shun dengan nada serius. "Karna kau sudah membuat kontrak denganku, kau pantas mengetahui kebenaran dari semua ini,"Ucap Shun melepas genggaman Light.

Suatu hari Negri para dewa yang biasa disebut. Dimana kami tinggal, seperti yang kalian sebut 'Heaven', disana juga terdapat manusia.

Aku adalah Eras salah satu tangan kanan dari Maha Raja-dewa Bahamud dan Dewi Nuin, seperti yang diketahui sejarah.

Junjunganku Raja Bahamud, adalah Raja yang sangat adil dalam berbagai memerintah Dunia, dia diagungkan oleh dewa semua dewa bahkan manusia itu sendiri.

Namun kebahagiaan dunia itu tidak bertahan lama.

Sebuah cahaya berwarna hitam kelam terbuka dari portal yang tiba-tiba langit, kemunculanya yang tak kami sadari.

Benda berwarna kelam itu jatuh tepat dibeberapa dataran 'Heaven' yang menimbulkan peristiwa yang paling memilukan untuk seluruh umat manusia dan para Dewa itu sendiri.

Raja Bahamud berusaha sekeras apa-pun demi melindungi orang-orang dicintainya, bahkan mengunakan Nyawanya.

Beliau pun mengunakan kekuatanya untuk mengungsikan manusia yang berhasil selamat dari dunia ini, menuju ke dunia yang baru yang sang Raja ciptakan.

Dunia dimana Raja-Bahamud menciptakan Ribuan galaksi dan dunia, termaksut dunia ini, dan setelah itu beliau menghilang begitu saja.

Ribuan tahun telah berlalu dengan cepat, Revolusi manusia mampu berkembang dan beradaptasi diberbagai dimensi, Para dewa menginginkan seorang dewa menjadi pemimpin untuk melindungi manusia, dan kedua putra dan putri dari Raja Bahamud akan mungkin salah satu akan bisa memimpin dunia baru yang ayahnya ciptakan.

Dan mereka adalah Dewi Etro dan Dewa Bhunivelze.

Akan tetapi Hal ini pula yang membuat keretakan antar sesama Dewa menjadi dua Kubu yang menimbulkan perang sudara.

Bhunivelze ingin menguasai dunia dengan jalan menundukan dan mengunakan kekuatan kegelapan, sementara Etro menentangnya dengan keras dengan caranya sendiri. Pertarungan yang tak selesai hingga saat ini telah banyak korban baik Dewa dan manusia. Akibat pertarungan itu semua mati dengan Sia-sia.

Melihat umat manusia yang mati sia-sia membuat, Dewi Nuin menjadi Sedih dan menciptakan Tuju-batu-kristal dimasing-masing dunia untuk keseimbangan setiap Dunia, Hingga sebagian penganut kepercayaan Nuin menghormati sang Dewi sampai saat ini.

Para sebagian dewa yang tidak ingin terlibat dalam perang memutuskan pergi untuk menjauhkan diri dari Konflik sebagian mereka telah bertrasformasi menjadi Eidolon, dan sebagian lagi berbaur disekitar manusia.

Light terdiam mendengar semua yang diceritakan oleh Shun, mencerna setiap kalimat yang diuraikan, sementara sang-mage hanya menghelah nafas panjang menatap area luar.

"Sebagai pejuang Dewi, kau juga mengakuinya bukan!?,"Ucap Shun. "Keinginan terbesar ya terbesar para pejuang adalah kembali Kedunia masing-masing, tapi melihat angka kematian para prajurit yang mati sia-sia itu tak bisa dibenarkan,"Ucap Shun.

"Jadi apa Rencanamu?!,"Tanya Light.

"Kumohon bantu aku Mencari kekuatan gelap disekitar Sumber masalah dalam Kerajaan Lucis, adalah Tugas Khusus dan utama,"Ucap Shun.

"Pangeran itu?,"Tanya Light.

"Benar, Pangeran Noctis adalah Keturunan Ras ketuju yang memiliki ikatan Jiwa dengan Juru Kunci Kristal Nuin yang Kuasa,"Ucap Shun.

"Lalu untuk Etro?,"Tanya Light mengantungkan jawabanya.

"Kau tetap menjadi Pengawal Etro, tapi untuk pertemuan kita, tak kubiarkan dia tahu soal ini,"Ucap Shun.

"Aku mengerti,"

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

"Besar!,"Sakura mempelototi pesawat model bangsawan yang membumbung diangkasa beberapa meter dari tanaah, pesawat yang nampak megah plush elegan berwarna abu-abu, yang memiliki kapasitas pesawat induk seperti bentuk ikan paus.

"Ini adalah 'Grandatria-Garden' Pesawat Khusus angkatan darat yang digunakan anggota kerajaan, bagus bukan?,"Ucap Prompto menyenggol Sakura dengan senyuman bangga.

"Tapi sebenernya Kalangan Rakyat dilarang mengunakan Kapal Grandatria-Garden' Karna ini khusus digunakan untuk kalangan kerajaan, dan Kita para Guardian,"Ucap Ignis menjelaskan.

Perlahan pesawat itu mulai mengudara tak jauh dari keberadaan Noctis dan grubnya. Kapal itu memijaki tanah dan pintu utama pun terbuka menyambut Ehm tuan, ehm Muda mereka.

"Ayo,"Ucap Noctis lalu melangkah lebih cepat menuntun mereka memasuki pesawat megah itu.

"Ayo kita masuk!,"Ucap Prompto semangat sembari mengandeng Sakura, seperti layaknya anak kecil yang menarik orang dewasa dan minta dibelikan Gulali.

"Padahal sudah biasa memasuki 'Kapal,"Ucap Ignis.

"Dia terkesan Norak sekali, Bukan,"Ucap Rain dengan bulir Air diatas kepalanya.

"Sudahlah! Ayo kita masuk aku mau minum sake mahal hari ini!,"Ucap Gladiolus menepuk-nepuk bahu Ignis.

"Ternyata kau sama saja,"Ucap Ignis sementara Gladiolus.

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

Dalam pesawat ternyata tempat seperti ini, Sakura terbengong-bengong menatap isi pesawat saat memasukinya, Ruangan-Ruangan tersaji mewah dengan Instraktur model bangunan ternama entah dari ukiran, Lukisan, bertehel, ubin marmer dari titanium dan Cristal bahkan prabotan dengan kualitas Nomor satu. Puluhan kamar VIP, Puluhan Ruangan pertemuan, Bar aneka Hiburan, Bir nomor satu, Koki ternama dan Kolam berenang Big-Royals.

"Ahhh~"Sakura hanya mempelototi sekitar tampa banyak omongan, tatapanya nampak kayak orang yang terkena serangan jantung Ringan (Author : Ah Lupakan).

"Ayo Sakura-chan temani Aku :3 Kesalon, Rambutku terasa Lepek sekali, Kau juga Rain Rambutmu juga panjangkan, kapan lagi bisa Clean-hair ala Kerajaan,"Ucap Prampto lalu menarik Sakura dan Rain (Seret) kesalon khusus kerajaan.

"Aku mau minuuum bir! Kau mau Ignis, Noctis,"Ucap Gladiolus melirik Noctis dan Ignis secara berbarengan.

"Tidak aku harus mengurus beberapa hal sebelumnya,"Ucap Ignis yang melambaikan tangan dan melengos pergi.

"Bagaimana denganmu Noc-" Belum Gladiolus menyelesaikan ucapanya Sang Pangeran sudah lenyap dan hanya meninggalkan tanda Segel dilantai yang perlahan memudar.

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

"Yang mulia! Hormat dari saya,"Seorang lelaki menunduk hormat, sembari menurunkan Katana besar dan jubah Merahnya dengan nada bijak dan Kusyuh.

"Ah apa ada perkembangan baru Auron!,"Regis tersenyum menatap sang komandan salah satu kepercayaanya dan berjalan mendekati sang Komandan.

"Hai! Saya mendengar saat ini Pangeran Noctis akan kembali keistana mengunakan 'Grandatria-Garden' dipandu dengan orang-orang kerajaan dan Guardian kelas satu, Seperti yang anda tahu komandan Leonis juga turut mendampingi Pangeran,"Ucap Auron dengan nada tenang.

"Sokka! Kalau begitu, buat jatwal pertemuanku dengan Noctis saat dia kembali,"Ucap Regis berbalik menuju singasananya.

"Baik Yang mulia,"

"GAWAT PADUKA RAJA! IFIRIT MUNCUL DAN MENGAMUK DISAYAP TIMUR KERAJAAN!,"Ucap Seorang pengawal tiba-tiba berlari kearah Regis dengan Auron nada ngosh-ngoshan.

"APA!,"

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

"Rambut anda Indah Sekali Tuan Asakura,"

"Terimakasi,"

"Warna yang indah, tak kusangka ini asli,"

"Terimakasi,"

"Rambut anda begitu Halus Tuan Asakura,"

"Terimakasi,"

Sederet pujian bertangan dari para pelayan, yang mengurusi rambut sakura membuat wajah Sakura memerah mendengan lontaran pujian.

"Warna rambutmu memang sangat langka disini Sakura-chan,"Celetuk Prompo yang saat ini duduk disamping Sakura dan juga mengurusi rambut pirangnya, yang sedang dimanjakan dengan Minyak Zaitun.

"Langka?,"Tanya Sakura heran.

"Kebanyakan orang-orang dari Negri Lucis dan sekitar Wilayah Eden, sendiri tripikal manusia yang terdiri dari Rambut Pirang dan hitam, jarang kami menemukan manusia dengan Rambut berwarna Merah mudah alami yang hidup disini,"Jelas Prompto.

"Demoo! Saya tak menyangka anda seorang lelaki jika dilihat sekilas anda seperti wanita yang sangat cantik sekali!."Ucap Seorang pelayan disamping Prompto.

"Terimakasi!,"Ucap Sakura.

"Sebenarnya ucapanmu memang tepat loh!,"Ucap Rain yang sedang mengeringkan rambutnya disamping tempat duduknya Prompto dan bicara dalam hati.

"Benar anda lebih cantik dari Nona Luna,"Ucap pelayan yang lain.

Mata Amber Sakura lalu spontan menatap sang Pelayan yang menyinggung Nama Luna, Namanya nampaknya sangat berpengaruh pada sekitar, ada apa ini.

"Ano Siapa itu Luna?!,"Ucap Sakura dengan nada aneh.

"Ah Luna adalah Putri dari Petinggi istana dan menjadi salah satu Hight of Sumonner, kerajaan Lucis."Jelas Sang pelayan.

"Hight of Sumonner adalah petinggi kerajaan yang menjadi kepercayaan Kuil utama Nuin,"Ucap Rain.

"Nona Luna juga adalah teman akrab Tuan bahkan ada desas-desus kalau mereka lebih dari sahabat,"Ucap sang pegawai.

Mendengar hal itu, entah kenapa batin Sakura dan pacu jantungnya terasa akan berhenti saat itu juga.

Kenapa?

Kenapa?

Kenapa perasaanku seperti ini!?

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

"Huh!,"Seorang wanita berzirah dan berambut emas keperakan nampak duduk dengan sikap anggun dalam Kursi singa-sananya dari raut cantiknya nampak tidak mood.

"Apa ada yang menganggu anda Etro sama?,"Selontar pertanyaan kalem keluar dari sang dewa yang menjadi percayaan Etro.

"Lighting Farron?!,"Jawab Etro dengan nada tajam.

"Ada apa dengannya Etro-sama,"Tanya sang kepercayaan dengan nada patuh.

"Tak apa-apa!,"Etro mendengkus lemah dan menatap kearah lain, dan nampak memikirkan sesuatu.

Bersambung!

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

Dicari orang Hilang, Unyu, Ganteng, Uke

(Pasang Foto Noctis gede-gede dimading kampus)

Gema :WOW! Bukan itu penyampaianya, Kenapa lu malah nempelin Photo wajah Noctis yang diDisain sama Tetsuya Nomura, masi terkesan Lady-Face kali tu.

Me : Kagak! Kue hanya baru nyadar ternyata setingan wajah Noctis pas 2007 ama 2008 mukanya benar benar alus banget.

Gema : Ya sih untuk tampilan! Noctis memang terkesan Klimis dan japan banget, kalau dilihat - lihat bahu Noctis Nampak lebih kecil ketimbang sebelumnya, dan dia tak punya otot ya seperti wanita tomboy.

Me : Secara pribadi gue suka tampilan, karakter dan beberapa bagian segi yang didisain lebih baru, akan tetapi gua agak gak suka jika, pas kejadian Digantinya Luna sebagai penganti Stela. Masalahnya ini terjadi saat beberapa agen Squere-nix memusatkan pekerjaan mereka pada Game-game SNX yang lain, Contonya Kingdom Hearst abang Tetsuya Nomura pindah ngurus itu (T_T) membuat Final fantasy ini sampai terundur begitu saja.

Gema : jadi maksunya Lu kecewa?

Me : Dikit doang! Palingan pas Luna diganti Stela itu doang! Yang lain gua suka-suka aja. Ditangan TRG baru tampilan Noctis jauh lebih bagus dari sebelumnya.

Noctis : lalu inti percakapanya ini apa sih -_-"

Me : Ah maaf Sebenarnya aku ingin Komfirmasi tentang Dewa dalam dunia 'Woman My The Hearst' yang Kuciptakan, salah satu adalah keberadaan dewa memiliki dasar dari setiap kehadiranya, tapi untuk aku sendiri aku menciptakan kehadiran OC yang memang memiliki peran yang dominan Salah satunya adalah Eras.

Eras sendiri adalah salah satu kepercayaan Bahamud yang memiliki Anugrah Sebagai Dewa antar Dimensi dan bisa mengambulkan permintaan, dan memiliki bentuk nyata sebagai sosok manusia yang membuatnya dapat berbaur dengan manusia, Karakternya sendiri Ceria, namun memiliki banyak Rahasia dan Spolier dia juga yang menantukan jalan dan takdir sakura loh

.

"OOO***OOO+++OOO+++OOO***OOO"

Saisah

Ia ini aku Lanjuttttt kan...Ah kamu Penasaran wah tersipu aku.

Cherry Philein

Ah maafkan aku jika terkadang panjang atau pendek soalnya aku perlu waktu untuk membuatnya jadilah Fic ini thangs.

ferrish0407

Honnto desuka! Arigatonna~Ferrish-san kau mau membaca ceritaku dan aku senang sekali jika dapat respon seperti ini, itu akan membuatku semakin semakin semangat.

Note :

Terimakasi atas komentar-komentar jangan sungkan jika ingin Quest untuk memberi ide membangun alur cerita ini..aku sangat menantikan ide-ide kalian loh :3

PAY PAY

Rabu 11 November 2015

.

.

.

Selanjutnya

Lucis Kingdom Vs King-Ifirit