Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 3: The News and the Prophecy

Setelah kejadian antara Moka dan Naruto, Fukasaku dan Shima pun mengikuti Naruto yang menuju ke kantor Tenmei. Saat sampai dan sudah memasuki kantor Tenmei, Naruto pun terkejut saat melihat Gerotora yang berada di dalam dan sedang berbicara dengan Tenmei

"Yo, Naruto! Aku tidak menyangka kau akan kembali lagi ke kantorku sekali lagi. Apa ada masalah?" Tanya Tenmei

"Ya sedikit. Tadi ada succubus yang mencoba menggoda Tsukune dengan teknik charm miliknya dan juga hampir membunuhnya tadi" Jawab Naruto, kemudian dia berkata "Jadi apa yang kau bicarakan dengan katak itu, Tenmei?"

"Dia hanya memintaku mengizinkan dia dan juga dua katak yang datang bersamamu untuk bisa tinggal denganmu sementara ini selama aku membuat portal untukmu kembali ke duniamu" Jawab Tenmei

"Oh ya. Aku boleh tahu kapan selesainya portal yang kau buat itu?" Tanya Fukasaku

"Kalau aku perkirakan, bisa sekitar satu tahunan" Jawab Tenmei dengan enteng

"NANIII! Apa itu tidak terlalu lama, Tenmei-san?" Tanya Shima

"Membuat portal berukuran besar untuk bisa mengirimkan orang ke tempat yang jauh itu memerlukan waktu lama tahu. Seharusnya kalau satu tahun itu masih lebih cepat dari perkiraanku sebelumnya yang pasti akan memakan waktu dua tahun" Jawab Tenmei. Fukasaku, Shima, dan juga Gerotora pun cemas akan kabar ini. Karena menurut Great Elder Toad, Akatsuki akan mendeklarasikan Perang Dunia Shinobi ke empat dalam waktu dekat

"Fukasaku-jiji, Shima-baachan. Kenapa kalian sangat cemas saat mendengar Tenmei baru bisa menyelesaikan portalnya selama satu tahun. Apa di Konoha ada masalah lagi?" Tanya Naruto dengan nada khawatir

"Tidak, di Konoha tidak ada masalah Naruto-chan. Hanya saja, kondisi dunia shinobi sedang kritis karena menurut Great Elder Toad, Akatsuki akan mendeklarasikan perang kepada semua 5 desa besar tersembunyi. Tapi masalahnya, kau tahu kan kalau kau sudah mengalahkan pemimpin mereka, Pain. Jadi kami bingung siapa yang akan mendeklarasikan perang itu" Jawab Fukasaku

"Tidak salah lagi, itu adalah Madara" Ucap Naruto dengan nada dingin saat mendengar dari Fukasaku bahwa Akatsuki akan mendeklarasikan perang di dunia shinobi. Dia tahu pasti Madara yang akan mendeklarasikan perang itu, setelah mendengar penyerangan Kyuubi di Konoha 16 tahun lalu adalah karena disebabkan oleh pria bertopeng bernama Uchiha Madara

"Madara… Jangan bercanda, Naruto-chan. Madara itu sudah lama mati setelah kekalahannya oleh Shodaime Hokage di lembah akhir" Balas Shima dengan nada bingung pada Naruto

"Tapi saat aku nyaris mencapai perubahan terakhir Kyuubi, segelku diperbaiki oleh tou-chan maksudku Yondaime Hokage… Lalu dia menceritakan bahwa penyerangan Kyuubi di Konoha sewaktu 16 tahun silam adalah perbuatan seseorang bernama Uchiha Madara, dan dia menyegel Kyuubi ditubuhku untuk melawan dia dan membuat perdamaian di dunia Shinobi" Ucap Naruto yang ttidak mau kalah dengan Shima

"Fukasaku-sama, Shima-sama, memang benar Madara masih hidup. Minato yang bilang sendiri padaku saat dia memanggilku untuk menyimpan kunci dari segel Hakke Fuin di tubuh Naruto" Balas Gerotora untuk member pembelaan pada Naruto

"Permisi, Fukasaku-san, Shima-san. Kalau boleh tahu, siapakah sebenarnya Madara itu?" Tanya Tenmei

"Uchiha Madara adalah orang terkuat yang pernah menjadi pemimpin di klan Uchiha. Dia adalah prodigy didalam menguasai Doujutsu atau teknik mata miliknya, Sharingan. Bahkan dialah yang pertama bisa membuka Mangekyou Sharingan, teknik evolusi dari mata Sharingan biasa. Bahkan dia juga berhasil menguasai Eternal Mangekyou Sharingan setelah mencongkel dan mengambil paksa mata adiknya, Uchiha Izuna karena Mangekyou Sharingan miliknya hampir buta karena dia menggunakan kekuatan mata itu terus-menerus" Jawab Fukasaku

'Sungguh orang yang gila kekuatan, sampai-sampai mata adiknya sendiri dicongkel' Batin Tenmei saat mendengar cerita dari Fukasaku

'Ternyata dia itu memang monster dalam tubuh manusia. Bukan hanya dia memanggil Kyuubi untuk menyerang Konoha dan membuat tou-chanku meninggal. Bahkan dia juga tega mencongkel dan mengambil mata adiknya sendiri. Dasar Uchiha gila' Batin Naruto sambil mengepalkan tangannya dan mengertakkan giginya saat mendengar kisah dari Madara

"Dia bertarung dengan pemimpin dari klan Senju yang bernama Hashirama dan kalah, lalu mereka memutuskan untuk berdamai dan membentuk desa bernama Konoha. Saat Hashirama dipilih untuk menjadi pemimpin didesa itu daripada Madara. Madara berniat untuk mengajak para anggota klan Uchiha didesa untuk pergi dari desa, tapi mereka menolak dan men-cap Madara sebagai pengkhianat dan mencopot jabatannya dari pemimpin klan Uchiha. Karena itu dia murka dan memilih pergi dari desa. Dan beberapa lama kemudian, dia menyerang Konoha dengan cara seperti yang kau katakan tadi Naruto" Tambah Fukasaku

"Uhm, maksudmu dengan cara mengendalikan Kyuubi untuk menyerang Konoha?" Tanya Naruto

"Ya, dia mengendalikan Kyuubi dengan Sharingan miliknya" Jawab Shima

'Jadi dia bisa mengendalikan Kyuubi dengan Sharingan miliknya, pantas saja tou-chan menyegel Kyuubi ditubuhku dan mengubahku menjadi jinchuuriki Kyuubi… Supaya dia tidak bisa mengendalikan Kyuubi untuk menyerang Konoha lagi' Batin Naruto yang sudah berfikiran tentang alasan logis tentang hubungan tidak langsung antara keputusan ayahnya untuk menyegel Kyuubi ditubuhnya dengan cerita yang baru saja didengarnya. Kemudian dia berkata "Lalu setelah itu, apa lagi Fukasaku-jiji"

"Tapi Shodaime Hokage, Hashirama turun ke medan pertempuran dan melawan Madara dan Kyuubi yang dikendalikan dengan Madara. Kemampuan Shodaime Hokage berhasil melewati Kyuubi dan Madara, dia berhasil melepaskan Kyuubi dari pengaruh Sharingan dan menyegelnya di tubuh istrinya. Setelah itu dia pun berhasil mengalahkan Madara dan membunuhnya" Jawab Fukasaku

"Setelah mendengar ceritamu ini, Fukasaku-san. Aku tidak menyangka bahwa manusia mempunyai kekuatan sebesar itu. Jika dia benar-benar mendeklarasikan perang, para ninja yang kau bilang pasti akan kesulitan untuk melawan orang bernama Madara itu" Ucap Tenmei, kemudian dia melanjutkan "Tapi tenang saja, meskipun aku baru saja mulai membuat portalnya. Aku menyadari bahwa perbedaan waktu di sini dan dunia shinobiberbeda"

"Maksudmu, Tenmei?" Tanya Naruto

"Jadi, satu tahun disini hanya 1-2 bulan dari kejadian Naruto yang terdampar disini" Jawab Tenmei

"Kau dengar itu, Naruto-chan. Itu kabar bagus… Jadi kau bisa mengendalikan kekuatan Kyuubi ditubuhmu" Ucap Fukasaku

"Kau benar, Fukasaku-jiji. Yosh! Aku sangat bersemangat, tapi sebelum itu aku harus lebih memasteri Sennin Mode supaya mode itu bisa lebih lama lagi kupakai" Balas Naruto

"Ya, Naruto-chan. Dan aku dan Pa bisa membantumu untuk itu, Naruto-chan" Ucap Shima

"Fukasaku-jiji, Shima-baachan. Arigatou atas bantuannya, ttebayo" Balas Naruto, kemudian dia pun memikirkan Moka dan berkata "Dan saat aku bisa menguasai chakra Kyuubi. Aku tidak akan ragu untuk menerimamu, Moka-chan"

"Kalau begitu kita pergi dulu, Tenmei-san. Ayo Fukasaku-sama, Shima-sama, Naruto-san" Ucap Gerotora

"Baiklah Gerotora / Katak pemegang kunci" Balas Fukasaku dan Shima serta Naruto. Saat Naruto memanggilnya, entah kenapa keningnya berkedut dengan nama panggilan Naruto padanya. Kemudian mereka semua menuju ke kamar asrama Naruto

Tenmei pun melihat kepergian Naruto dan berkata 'Kau memang anak yang menarik, Uzumaki Naruto. Aku penasaran apakah kau bisa menguasai kekuatan Kyuubi ditubuhnya dan berhasil memenangkan perang yang dibilang kedua katak itu"

Sedangkan, Moka pun di kamarnya memikirkan penolakan yang diberikan oleh Naruto. Kemudian terdengar suara yang berasal dari Rosario miliknya yang berkata "Kau menyedihkan, Omote"

"Siapa kau, dan kenapa kau memanggilku Omote?" Tanya Moka

"Aku adalah sisi lainmu yang berasal dari Rosario ini. Kau bisa memanggilku dengan sebutan Ura" Jawab sosok yang mengaku dirinya bernama Ura

"Baiklah Ura… Kenapa kau tadi menyebutku menyedihkan?" Tanya Moka

"Kau sedang memikirkan bocah Uzumaki itu kan?" Tanya Ura, Moka pun mengganggukan kepalanya saat mendengar suara Ura. Setelah itu dia pun berkata "Karena kau itu bodoh, kau masih saja memikirkan penolakannya atas pernyataan cinta dirimu. Apa dia bilang kalau dia tidak mencintaimu? Tidak kan! Kau kan tahu dia menolakmu karena dia mempunyai trauma karena dirinya yang telah melukai sahabat dan juga orang yang mencintainya. Harusnya kau itu membantu dia untuk menghilangkan trauma miliknya, bukan berdiam diri dan bermuram durja seperti ini"

"Kau benar, Ura. Aku memang bodoh, terima kasih telah mengingatkanku" Ucap Moka

"Sama-sama, Omote" Balas Ura sambil mengeluarkan senyumannya yang langka, kemudian dia membatin 'Kau harus membuat Omote bahagia, Uzumaki. Atau aku akan membuatmu untuk KNOW YOUR PLACE!"

Naruto pun sampai di kamarnya dan menyiapkan tikar untuk Fukasaku, Shima, dan juga Gerotora untuk tidur. Kemudian Fukasaku pun berkata pada Naruto untuk berbicara dengannya diluar bersama dengan Gerotora. Naruto pun langsung menyusul dengan Gerotora dan melihat Fukasaku yang sedang berlatih Kawazu Kumite miliknya

"Jadi malam-malam begini kau mengajakku untuk latihan Fukasaku-jiji?" Tanya Naruto

"Kenapa… Bukannya kau pernah malam-malam menyelinap keluar dari rumahku dan berlatih tanpa sepengetahuanku?" Balas Fukasaku

"Good point" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi kenapa kau memanggil Gerotora kesini juga Fukasaku-jiji?"

"Gerotora, masuklah ke dalam tubuh Naruto melalui mulutnya" Perintah Fukasaku

"NANI! Jangan bercanda, Fukasaku-jiji. Untuk apa kau menyuruh Gerotora untuk masuk ke tubuhku?" Tanya Naruto

Fukasaku pun tidak menjawab perkataan Naruto dan berkata pada Gerotora "Cepat kau lakukan"

"Baiklah Fukasaku-sama" Balas Gerotora, kemudian dia mendekati Naruto dan berkata "Buka mulutmu…"

Naruto tidak mau membuka mulutnya, tapi Gerotora menggunakan tangannya untuk membuka mulutnya dengan paksa, membuat Naruto berkata "Oy, apa yang kau lakukan. Hmfffffttt"

Gerotora pun masuk ke mulut Naruto dengan paksa, tapi karena dia tidak bisa memasuki lebih dalam ke dalam tubuh Naruto. Dia pun berkata "Buka mulutmu lebih lebar lagi, aku nyangkut disini bodoh"

'Ini juga sudah sampai batasku, tolol' Batin Naruto yang kesal karena dikatai bodoh oleh Fukasaku

"Biar aku bantu" Ucap Fukasaku, kemudian dia mendekati tubuh Gerotora dan menendangnya serta membuat seluruh tubuhnya masuk ke dalam tubuh Naruto. Melihat itu, dia pun menyeringai dan berkata "Sudah enakan, Naruto?"

"Kau gila, Fukasaku-jiji. Untuk apa kau melakukan hal tadi, HAH!" Teriak Naruto yang kesal karena perbuatan Fukasaku

"Karena kalau tidak aku lakukan. Tubuh Gerotora bisa nyangkut di mulutmu, duh" Balas Naruto

"Bukan itu maksudku, ttebayo" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Maksudku itu. Kenapa kau menyuruh Gerotora untuk masuk ke tubuhku?"

"Kau tahu kan dia itu pemegang kunci Hakke Fuin?" Tanya Fukasaku

"Ya" Jawab Naruto dengan singkat

"Aku memintanya untuk memasuki tubuhmu untuk menjaga segel ditubuhmu. Jadi jika Kyuubi berniat mengamuk dan mencoba mencapai ekor 6 lebih, dia akan menggagalkannya dari dalam tubuhmu" Balas Fukasaku

"Tapi bagaimana kalau aku lepas kendali dan memasuki ekor 4? Gerotora hanya bisa menggagalkan Kyuubi saat aku memasuki ekor 6 atau lebih kan?" Tanya Naruto

"Aku tidak tahu" Balas Fukasaku, dan perkataan itu membuat Naruto terdiam, kemudian dia melanjutkan "Tapi jangan khawatir Naruto-chan. Meskipun begitu aku dan Ma akan membantumu saat Kyuubi lepas kendali"

"Arigatou, Fukasaku-jiji" Ucap Naruto sambil tersenyum

"Naruto-chan, bersemediah supaya kau bisa memasuki Sennin Mode. Aku akan mempertajam kembali Kawazu Kumite milikmu" Balas Fukasaku

"Baiklah" Ucap Naruto, kemudian dia duduk dan bertapa. Setelah beberapa menit kemudian, muncullah pigmen berwarna orange di sekitar matanya dan matanya sudah berubah menjadi mata katak

"Lawan aku, Naruto-chan" Ucap Fukasaku yang sudah siap bertarung dengan Naruto

"Dengan senang hati, Fukasaku-jiji" Balas Naruto yang sudah melesat ke arah Fukasaku

Naruto pun melesatkan pukulan ke Fukasaku, tapi Fukasaku berhasil menghalanginya dengan tangannya dan bahkan mencounternya meskipun Naruto juga berhasil menahanny. Melihat itu, Fukasaku pun berkata "Kau berkembang Naruto"

"Itu belum apa-apa" Balas Naruto, yang melesatkan pukulan ke Fukasaku tapi dia menghindar dengan cara melompat dengan tinggi ke udara. Naruto yang melihatnya pun membuat handseal dan berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"

Pooooffff

Muncullah bunshin Naruto di sampingnya, kemudian dia berkata "Bantu aku"

"Baik boss" Balas bunshin Naruto itu, kemudian dia membuat dirinya menjadi pijakan supaya Naruto bisa melompat ke arah Fukasaku

Naruto pun berhasil melompat ke arah Fukasaku dan melesatkan tinjunya ke Fukasaku 'Kena kau!'

Buaaaakkkk

Pukulan Naruto mengenai telak wajah Fukasaku dan membuatnya terjatuh ke bawah, tapi syukurlah dia bisa mendarat dengan baik. Fukasaku pun tersenyum saat melihat itu dan berkata "Aku memang tidak boleh meremehkan bunshinmu itu, Naruto-chan"

"Kau tidak apa-apa kan, jiji?" Tanya Naruto yang sudah turun ke bawah dan menon-aktifkan Sennin Mode miliknya

"Aku tidak apa-apa" Jawab Fukasaku

"Baguslah kalau begitu" Ucap Naruto, kemudian dia melihat bayangan samar-samar seorang gadis berambut panjang dan lollipop di mulutnya yang mengintip dari balik gedung tempat Naruto berlatih, kemudian dia berteriak "SIAPA DI SANA!"

"Ada apa, Naruto-chan?" Tanya Fukasaku karena Naruto tiba-tiba saja berteriak seperti itu

Naruto pun melihat lagi ke arah bayangan itu dan melihat sosok yang mengintipnya latihan dengan Fukasaku sudah menghilang, kemudian dia berkata "Tidak apa-apa. Aku rasa, aku tadi melihat bayangan samar-samar seorang gadis mengintip latihan kita. Sepertinya aku salah lihat"

"Kalau begitu, ayo kita lanjutkan latihan kita" Ucap Fukasaku

"Baiklah, tapi sebelum itu Fukasaku-jiji… Bisa kau ajarkan aku mengambil chakra alam sambil berdiri. Kalau aku harus bertapa untuk mengambil chakra alam sepertinya aku akan menjadi sasaran empuk untuk diserang musuh karena aku tidak fokus aku pada musuh dan harus memfokuskan diriku untuk mengambil chakra alam" Balas Naruto

"Aku bisa mengajarkanmu, tapi lain kali. Saat ini fokuslah untuk mempertajam Kawazu Kumite milikmu dan serangan-serangan Senpo milikmu" Ucap Fukasaku, Naruto pun menggangguk saat mendengar perkataan Fukasaku

Naruto pun bertapa kembali untuk mengumpulkan chakra alam. Setelah memasuki Sennin Mode, Naruto pun melakukan adu tarung menggunakan Kawazu Kumite bersama Fukasaku. Dia bertarung dengan sengit dengan Fukasaku, tapi karena pengalaman Fukasaku sebagai guru dari 2 orang Gama Sennin, yaitu dirinya dan Jiraiya ditambah dengan kemampuan Kawazu Kumite miliknya, dia pun kalah dengan Fukasaku. Dia kecewa, tapi dia bersemangat kembali saat Fukasaku menyemangatinya dan berjanji untuk mengalahkannya suatu saat nanti. Dia pun mulai mempertajam jurus-jurus Senpo miliknya seperti Senpo: Chou-Oodama Rasengan dan jurus-jurusnya yang lain. Setelah itu dia pun kembali ke kamarnya bersama Fukasaku dan tidur untuk mengembalikan kekuatannya yang terkuras saat melawan True Form Kurumu dan juga latihannya dengan Fukasaku

Naruto pun bangun dari tidurnya saat mentari sudah muncul dari ufuk timur. Shima yang melihatnya pun berkata "Ah, Naruto-chan. Kau sudah bangun, cepatlah mandi dan makan. Aku sudah menyiapkan sarapan untukmu dan Pa"

Naruto yang mendengar kata sarapan langsung merinding, kemudian dia berkata dengan gugup "Sa..Sarapan, sarapan yang kau maksud bukan bola nasi larva atau sup serangga, kecoa bakar atau jenis-jenis serangga yang lain kan, Shima-baachan? Aku tidak mau, ttebayo!"

"Tentu saja tidak bodoh, kau pikir aku tidak bisa membuat makanan manusia normal hah!" Teriak Shima yang kesal karena tuduhan Naruto, kemudian dia berkata "Cepat mandi, ganti baju, dan sarapan. Kau punya kelas kan hari ini?"

"Ya baiklah" Balas Naruto, kemudian dia menuju ke kamar mandi. Saat sampai di dalam, dia pun membatin 'Semoga saja masakan Shima-baachan tidak aneh-aneh, ttebayo'

Naruto pun langsung mandi terburu karena tidak mau telat untuk sampai dikelas. Setelah selesai mandi, dia pun memakai baju dan langsung menuju ke tempat dan melihat makanan yang dibuat Shima 'Bola nasi putih, check. Sushi, check. Tempura, check. Ehm, sepertinya aman'

"Sudah aku bilang aku tidak memasak hal-hal yang berbau serangga, bodoh. Cepat duduk dan makan, atau aku akan memaksamu" Balas Shima dengan nada menakutkan bagi Naruto

"Ha'i Shima-baachan" Balas Naruto yang sudah duduk di tempatnya dan membatin 'Aku baru tahu kalau Shima-baachan bisa segalak ini, aku harap kekuatannya tidak seperti Tsunade-baachan yang bisa mementalkanku dengan sekali sentilan di dahi'

Shima pun melihat Naruto yang mengangkat mangkuk dan sumpit yang ada didepannya dengan tangannya, kemudian memasukkan makanan yang berada di mangkuk itu ke dalam mulutnya, membuatnya berkata "Bagaimana Naruto-chan, enak kan?"

"Enak kok, Shima-baachan" Jawab Naruto singkat, kemudian dia melanjutkan acara makannya

"Oh ya, Naruto-chan. Ada yang aku ingin bicarakan denganmu" Ucap Fukasaku

"Apa itu Fukasaku-jiji?" Tanya Naruto yang menaruh mangkuk dan sumpit yang dipegangnya di meja

"Aku ingin memberitahu ramalan dari Great Elder Toad yang bilang kau akan menghadapi monster terkuat dan shinobi dengan Doujutsu terkuat" Jawab Fukasaku

"Oh, monster dan juga pengguna Doujutsu terkuat ya. Aku rasa itu Kyuubi dan juga Uchiha Madara yang kita bicarakan kemarin" Balas Naruto

"Kalau soal Madara aku yakin dia adalah pengguna Doujutsu terkuat yang dimaksud Great Elder Toad. Tapi kalau soal monster terkuat yang dia maksud, aku tidak yakin itu Kyuubi"Ucap Fukasaku

"Apa maksudmu, Fukasaku-jiji? Bukannya Kyuubi adalah bijuu yang paling kuat di dunia shinobi, tapi bagaimana kau bisa tidak yakin kalau dia yang dimaksud Great Elder Toad" Tanya Naruto

"Alasannya simple, karena bukan Kyuubi monster yang terkuat di dunia shinobi. Tapi Juubi" Jawab Fukasaku

"Apa itu Juubi? Aku baru pertama kali mendengarnya" Tanya Naruto

"Juubi adalah Primordial God, bijuu pertama yang berada di dunia shinobi. Tapi karena kekuatannya terlalu dahsyat dan bisa saja menghancurkan dunia shinobi kapan saja. Ada seseorang yang bersuka rela untuk menyegel Juubi ditubuhnya dan membuatnya menjadi Jinchuuriki pertama di dunia shinobi" Jawab Fukasaku

"Siapakah orang bodoh yang bersedia untuk menyegel monster dengan kekuatan gila seperti itu di tubuhnya?" Tanya Naruto dengan datar

Bletakkkk

"Ittai! Kenapa kau melemparmu dengan mangkuk kosongmu itu sih Shima-baachan?" Tanya Naruto yang kesal karena perbuatan Shima terhadapnya

"Dasar baka. Apa kau tahu siapa orang yang kau sebut bodoh itu, hah! Dia itu dewa dari dunia shinobi, ayah dari semua chakra yang ada di dunia shinobi, yaitu Rikudou Sennin" Jawab Shima dengan nada tidak kalah jengkel dengan Naruto yang beraninya mengatakan Rikudou Sennin sebagai orang bodoh

"Nani! Maksudmu, Rikudou Sennin yang merupakan leluhur para shinobi di dunia shinobi dan juga orang yang pertama kali bisa menggunakan chakra. Aku pernah dengar tentang dia dari ero-sennin saat aku latihan bersama dia 3 tahun lalu" Ucap Naruto dengan nada kaget

"Ya, dia yang kumaksud. Tapi suatu saat, karena dia sebentar lagi akan meninggal, dia takut Juubi akan keluar dari tubuhnya dan mengamuk. Jadi dia mengurung tubuhnya di bulan, dan membagi chakra Juubi menjadi sembilan bijuu yang kau tahu. Ichibi, Nibi, Sanbi, Yonbi, Gobi, Rokubi, Nanabi, Hachibi, dan terakhir Kyuubi. Rumor mengatakan jika kita bisa mengumpulkan semua chakra bijuu, maka kita bisa membangkitkan Juubi kembali" Balas Fukasaku

"Setelah aku mendengar ceritamu ini, Fukasaku-jiji. Sepertinya aku sudah mengetahui tujuan Akatsuki yang sebenarnya" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Sepertinya mereka berniat untuk membangkitkan Juubi kembali. Kalau benar itu tujuannyasebenarnya, itu tidak bisa dibiarkan"

"Makanya itu Naruto, kau harus melatih dirimu untuk menjadi kuat dan menguasai kekuatan Kyuubi ditubuhmu. Jadi kau bisa menggunakan kekuatan itu untuk menggempur Akatsuki" Balas Fukasaku

"Ha'i Fukasaku-jiji. Aku mengerti" Ucap Naruto

"Naruto-chan… Cepat habiskan makananmu, sebentar lagi bel sekolah berbunyi" Balas Shima

Naruto pun langsung memakan makanan milknya dengan kecepatan luar biasa, kemudian dia berlari ke kelas setelah memberikan salam kepada Fukasaku dan Shima. Saat sampai di kelas, dia pun menemukan Moka dan Tsukune yang sedang berbincang di kelasnya, dia pun memperhatikan Kurumu yang juga duduk ditempat yang tidak jauh dari tempat duduknya dan Tsukune

"Ohayou, Moka-chan, Tsukune" Ucap Naruto

"Ohayou, Naruto-kun" Balas Moka

"Ohayou, Naruto" Balas Tsukune

Naruto pun duduk dibangkunya dan berkata pada Tsukune dan berkata "Aku baru tahu, kalau Kurumu juga sekelas dengan kita"

"Aku juga sama, Naruto. Tapi mungkin dengan ini kita bisa mendekatkan diri dengan Kurumu dan memberinya kesempatan kedua" Balas Tsukune

"Sepertinya kau sangat peduli pada dia ya, sampai-sampai memberikan kesempatan kedua pada orang yang nyaris membunuhmu. Jangan-jangan kau menyukainya ya?" Goda Naruto

Wajah Tsukune pun memerah karena mendengar perkataan Naruto, kemudian dia mencounter perkataan Naruto dengan nada menyindir "Urusai! Bagaimana denganmu, tuan Uzumaki… Apa kau sudah mengakui, kau ada rasa cinta pada Moka Akashiya?"

Wajah Naruto dan Moka yang tidak sengaja mendengar perkataan mereka pun memerah, kemudian Moka berkata "Tsukune-kun, jangan bicara hal seperti itu. Itu membuatku malu tahu"

"Aku juga menyukai nona Moka Akashiya" Jawab Naruto atas pertanyaan Tsukune, Moka yang mendengarnya pun memerah karena mendengar perkataan Naruto. Kemudian dia melanjutkan "Tapi aku belum siap untuk berhubungan dengan Moka-chan. Karena banyak hal yang harus aku pikirkan, dan aku belum mau membebani Moka-chan dengan itu"

"Emangnya hal apa saja yang dipikirkan olehmu sampai-sampai kau belum siap untuk berhubungan dengan Moka-chan?" Tanya Tsukune

'Ada banyak. Tentang caraku untuk mengendalikan kekuatan Kyuubi, tentang perang yang akan terjadi di dunia shinobi, tentang ramalan yang meramalkan aku akan melawan monster terkuat dan shinobi terkuat' Batin Naruto, kemudian dia berkata dengan menunjukkan senyumannya "Mungkin lain kali aku akan memberitahukan hal itu kepada kau, Tsukune dan juga pada Moka-chan"

Setelah Naruto selesai berkata pada Tsukune, Nekomeme pun masuk ke ruang kelas dan memulai perlajarannya. Dan Naruto seperti masuk ke neraka saat Nekomeme, mengajarkan sesuatu pelajaran yang asing untuknya. Moka pun terkikik geli saat melihat orang yang dicintainya dalam keadaan seperti itu dan Tsukune merasa kasihan pada Naruto. Saat istirahat, mereka pun keluar dari kelas dan menuju ke kantin

"Ehm, Naruto-kun. Boleh aku meminum darahmu?" Tanya Moka. Tsukune yang mendengarnya pun kaget karena biasanya Moka suka meminum darahnya, tapi juga senang karena Moka sekarang lebih suka meminum darah darah orang yang disebelahnya dibanding dengan dirinya. Sepertinya dia harus berterima kasih tentang hal ini pada Naruto

"Tentu saja boleh, Moka-chan" Balas Naruto

Chomp

Moka pun menggigit leher Naruto dan mulai menghisap darahnya, setelah menurutnya cukup dia pun melepaskannya dan berkata "Naruto-kun, maaf. Aku tidak bisa menahan diriku setelah meminum darahmu kemarin. Sekali lagi maafkan aku"

"Tidak apa-apa, jangan meminta maaf. Aku suka kok kau menghisap darahku" Ucap Naruto yang mendekatkan dahinya di dahi Moka, dan membuat wajahnya memerah dan nafasnya memburu

'Apa Naruto-kun akan menciumku. Aku harap aku siap jika hal itu benar-benar terjadi' Batin Moka, yang mengira Naruto akan menciumnya

Tapi Naruto ternyata tidak mencium Moka, tapi dia mendekatkan bibirnya ke daun telinga Moka dan berkata "Aku tidak akan membiarkan kau menghisap darah orang lain selain diriku Moka, karena aku mencintaimu. Tapi mohon tunggu sebentar lagi sampai traumaku hilang"

"Baiklah, Naruto-kun" Balas Moka yang wajahnya sudah sangat memerah

"Hei, kalau mau pacaran jangan di lorong sekolah, Naruto, Moka-chan" Ucap Tsukune yang iri karena Naruto mendahului dirinya untuk mempunyai seseorang yang dia cintai, sedangkan dirinya belum. Dia pun menangis ala anime dan membatin 'Kapan aku bisa seberuntung Naruto, hiks'

"Kau mengatakan sesuatu, Tsukune? / Tsukune-kun?" Tanya Naruto dan Moka yang kemudian membuat Tsukune sweatdrop sendiri

-Sementara di Konoha-

"Hachim!" Teriak seseorang berambut silver dan bermasker yang bersin karena dia merasakan ada yang mengikuti gaya kerennya

"Kau kenapa, Kakashi?" Tanya seseorang berambut pendek dan memakai jaket jounin dan baju ketat berwarna hijau di dalamnya

"Sepertinya ada yang menggunakan gaya kerenku, Gai" Jawab orang bernama Kakashi itu

"Mungkin cuma perasaanmu saja" Ucap Gai

"Ya mungkin saja kau benar, Gai" Balas Kakashi

-Kembali ke Youkai Akademi-

Naruto, Tsukune, dan juga Moka pun sampai di kantin dan mereka memesan makanan dan minuman untuk menemani waktu istirahat mereka. Naruto memesan secup ramen berukuran besar dan soda, Tsukune memesan soda saja, dan Moka memesan jus tomat saja

"Kalian tidak pesan makanan?" Tanya Naruto yang sudah memakan ramennya yang sudah jadi

"Aku sudah makan Naruto-kun / Naruto" Jawab Moka dan Tsukune yang meminum minumannya masing-masing

"Tsukune-kun!" Teriak seseorang gadis berambut biru pendek dan berdada besar sedang berlari ke hadapan Tsukune sambil membawa setoples biscuit coklat

"Kurumu-chan!" Balas Tsukune yang langsung dipeluk dengan erat oleh Kurumu dan wajahnya dibenamkan di oppainya. Tsukune yang wajahnya dibenamkan ke dalam oppai Kurumu hanya bisa menikmati saja dan membatin 'Oppai Kurumu-chan benar-benar besar dan lembut'

'Sepertinya dia benar-benar menikmatinya. Aku pikir dia tidak semesum ero-sennin, sigh' Batin Naruto yang menepuk jidatnya sambil berkata

"Kurumu-san, bisa kau lepaskan dia. Sepertinya dia mulai kehilangan nafas karena kau membenamkan dia di oppaimu" Ucap Moka yang menyadarkan Kurumu

"Waaaahhh! Gomen, gomen, Tsukune-kun" Ucap Kurumu yang melepaskan Tsukune dari pelukannya

"Tidak apa-apa Kurumu-chan" Balas Tsukune dengan wajah yang sudah amat memerah

"Tentu saja tidak apa-apa, kau kan menikmati oppai Kurumu kan, Tsukune-chan?" Tanya Naruto, Tsukune yang mendengarnya pun mendeathglare Naruto. Naruto yang melihat deathglare dari Tsukune pun berkata "Maa, maa… Jangan melihatku seperti itu, aku cuma bercanda tahu"

"Jadi Kurumu, ada apa kau kesini? Kalau mau meminta maaf padamu, aku sudah memaafkanmu kok. Kalau Tsukune, melihat ekspresinya tadi sepertinya dia sudah memaafkanmu" Tanya Naruto

"Bukan itu maksudku. Sebenarnya ada dua keperluan aku menemui kalian" Balas Kurumu dengan wajah memerah, kemudian dia berkata "Pertama, Tsukune-kun… Kau ingat saat kau memberitahumu tentang Destined One kan?"

"Ya, memangnya kenapa?" Tanya Tsukune

"Karena kau adalah Destined One yang aku cari selama ini" Jawab Kurumu sambil memeluk Tsukune, membuatnya berteriak "Uwaaa!"

"Ehm, yang kedua?" Tanya Moka

"Nekomeme-sensei bilang kalian para siswa angkatan baru termasuk aku harus mencari dan menjadi anggota salah satu klub di akademi" Jawab Kurumu

"Nani! Klub sekolah!" Teriak Moka, Tsukune, dan juga Naruto

-To Be Continued-

Devan Boy Stylen: Ya, tapi belom pacaran mereka. Kalau sampai chap kapan, ane kurang tahu. Tsukune belum tau bakal jadi apa, kepengennya sih jadi manusia pengguna chakra seperti Naru

Fumoriki: Thanks, ini udah lanjut

KebolBlack: Terima kasih atas kritikannya, saya akan emncoba dengan lebih baik lagi

MasterArkain: Kurang tahu deh. Kalau Naru ngajarin Ninjutsu ke Tsukune kayaknya ide bagus vroh

Harasan21: Belom tahu juga deh pak. Fourth Shinobi World War Arc aja belum sampe

Saikari Ara Nafiel: Sebenarnya enggak lama-lama banget sih. Mizore udah muncul secara brief disini, tapi belum muncullin dirinya secara langsung

Guest: Naruto sama Moka sama Mizore, kalau Tsukune sama Kurumu aja dulu soalnya belum tahu mau nambahin Yukari atau tidak ke dalam pair Tsukune. Naruto balik ke dunia shinobi bareng sama Moka dan Mizore

Hyosuke Ryukishi: Thanks atas reviewnya vroh, ane memang susah bikin alur lambat

Yagami Kumito: Thanks

Hole in Heart: Maksudnya holy?

Rizki Wisnu 01: Maaf atas typonya

Maulana59: Aka nada tempat khusus yang di sediakan sama Tenmei

Naluto Romi Uzumaki: Ini udah lanjut

Uzumaki Namikaze GM: Di chap-chap ini masih di rosario world, pas udah sampe Fourth Shinobi World War Arc baru di Naruto world

Shinn Kazumiya: Maaf kalau romancenya jelek, ajarin saya buat bikin klimaks yang bagus dong senpai

Viina Aja 9: Hinata belom ada pairnya saat ini

Neko Twins Kagamine: Thanks

Dark Army: Udah berasa ya. Baguslah kalau begitu

Guest: Ini udah lanjut

xxxXXO95XXxxx: Ini udah lanjut

TheHalfSoul: Sama-sama, happy reading. Ini udah lanjut

Yuuki Uzumaki Naruto: Memang sih, ane juga berpikiran begitu. Mentang-mentang NaruHina cannon, fic xover harus ada Hinata-nya buat pair

Guest: Ini udah lanjut

Namikaze Shiro: Kagak ada, sama kaya di cannon. Kecuali teknik bernama Shunpo(Flash Step)

Ryoko: Mohon maaf gan. Soalnya saya bosen sama NaruHina, memang sih NaruHina cannon tapi saya males aja kalau bikin fic harus ada Hinata-nya

Qoha Uzumakey: Bukannya udah dikasih tahu, pairnya itu Moka sama Mizore