Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 4: Naruto Corrupted Form

3 Trio yaitu Naruto, Moka dan Tsukune terkejut saat mendengar tentang klub sekolah terlebih Naruto. Pelajaran saja dia tidak tahu, apalagi klbu sekolah yang didengarnya saat ini. Naruto pun berpikir, kalau ada Shikamaru pasti dia akan bilang kata mendokusai saat mendengar tentang ini

"Apa kita tidak terlalu cepat untuk memasuki salah satu klub di sekolah ini. Kita bahkan belum satu minggu sekolah disini" Ucap Moka

"Aku juga tidak tahu, Nekonome-sensei yang memberitahukannya. Katanya kegiatan ini wajib untuk semua murid baru" Balas Kurumu

'Kuso, pelajaran saja aku tidak mengerti ditambah masalah klub ini lagi. Mendokusai' Batin Naruto yang sedang mengacak-ngacak rambutnya karena kesal

Moka yang khawatir pada Naruto pun berkata dengan nada lirih "Naruto-kun, kau kenapa? Kalau ada masalah, kau bisa memberitahukannya padaku"

"Tidak apa-apa kok, Moka-chan. Aku cum bingung untuk memutuskan akan bergabung di klub mana" Balas Naruto

"Kalau aku akan ikut kemanapun klub yang kau masuki Naruto-kun. Asal keterampilanku sebagai perempuan bisa digunakan" Ucap Moka, dan Naruto pun tersenyum mendengar ucapan Moka dan Moka yang melihat senyuman Naruto sudah mempunyai rona merah tipis di kedua pipinya

"Hei, Tsukune-kun" Bisik Kurumu di telinga Tsukune

"Ada apa, Kurumu-chan?" Tanya Tsukune

"Mereka berdua sepasang kekasih ya. Sampai-sampai mereka berbicara dan mengabaikan kita berdua" Balas Kurumu

"Mereka mempunyai perasaan cinta satu sama lain, tapi mereka belum berpacaran" Ucap Tsukune

"Lah kok bisa? Aku pikir mereka berdua itu pasangan yang serasi" Tanya Kurumu

"Aku juga berfikiran begitu, tapi sepertinya Naruto mengalami trauma khusus tentang wanita. Tapi aku tidak tahu kenapa" Jawab Tsukune

"Hei, Tsukune-kun, Kurumu. Apa yang kalian bicarakan?" Tanya Moka dengan nada manis, tapi kalau diperhatikan baik-baik diseluruh tubuhnya diselubungi oleh aura hitam pekat

Gleeekkk

Gleeekkk

"Tidak apa-apa, Moka-san / Moka-chan" Balas Kurumu dan Tsukune yang ketakutan, sedangkan Naruto yang melihatnya sudah berkeringat dingin dan membatin 'Ternyata sisi luar Moka-chan, bisa segalak sisi dalamnya. Menyeramkan'

Ura yang mendengar ucapan batin Naruto pun bergumam di dalam Rosario milik Moka 'Awas kau Uzumaki. Aku akan menghajarmu setelah aku keluar dari Rosario ini atas perkataanmu tentangku yang galak dan menyeramkan'

Naruto pun tiba-tiba melihat bayangan samar-samar gadis yang dilihatnya kemarin saat dia latihan dengan Fukasaku. Kemudian dia pergi ke tempat gadis tadi bersembunyi terlihatlah sosok gadis berambut ungu lumayan panjang dan sambil memakan sebuah lollipop, melihat itu Naruto pun bergumam 'Cantik…'. Tapi dia langsung teringat dengan Moka dan melupakan segala pikirannya tentang gadis itu dan menggenggam tangan gadis itu dengan kencang sambil berkata dengan dingin "Siapa kau?"

"Lepaskan aku…" Ucap gadis itu dengan lirih sambil mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Naruto

"Tidak akan. Sampai kau memberitahu aku kenapa kau mengintip dan mengawasiku sekarang dan juga kemarin malam" Balas Naruto

Tapi tiba-tiba tubuh gadis itu berubah menjadi bongkahan es dan jatuh ke tanah, Naruto yang melihatnya pun membatin 'Bunshin es… Siapa gadis itu sebenarnya, apakah dia Shinobi sepertiku?'

"Naruto-kun! / Naruto!" Panggil Moka, Kurumu dan Tsukune yang pergi ke tempat Naruto berada, kemudian Moka melihat bongkahan es yang berada di depan Naruto dan berkata "Naruto-kun, apa yang terjadi disini?"

"Sigh, begini Moka-chan. Kemarin saat aku berlatih dengan Fukasaku-jiji, ada seseorang gadis yang mengintip dan mengawasiku"Balas Naruto, Moka yang mendengarnya pun menatap tajam Naruto. Naruto yang menyadari tatapan tajam Moka, langsung menghela nafas dan melanjutkan "Aku tidak tahu siapa dia Moka-chan. Jadi jangan melihatku seperti itu, kau membuatku takut". Moka pun memerah karena malu karena ucapan Naruto, dan Tsukune dan Kurumu mentertawakan Moka yang cemburu saat mendengar bahwa Naruto diintip dan diawasi oleh seorang gadis. Raut wajah Naruto pun kembali serius dan mulaimelanjutkan perkataannya "Dia juga mengintip dan mengawasiku juga hari. Dan aku mengejarnya, dan aku melihat bahwa penguntitku adalah gadis cantik berambut violet panjang dengan lollipop di mulutnya. Saat aku ingin meminta penjelasannya tentang kenapa dia menguntitku dua hari berturut-turut, dia memberontak dan dirinya berubah menjadi bongakahan es yang kalian lihat saat ini"

"Tapi siapa sih yang menguntit Naruto-kun. Membuatku penasaran saja" Ucap Moka dengan nada penasaran dan sedikit cemburu karena Naruto bilang gadis yang menguntitnya itu adalah gadis cantik

'Bilang saja kau cemburu karena penguntit Naruto adalah gadis cantik, Moka-chan. Hahahaha' Batin Tsukune sambil menutup mulutnya supaya Moka tidak tahu kalau dia sedang mentertawakan dirinya

"Lebih baik kita pikirkan tentang penguntit Naruto nanti saja. Saat ini, lebih baik kita pikirkan klub yang cocok untuk kita supaya kita berempat bisa bergabung" Ucap Kurumu

"Kau benar" Balas Naruto, Moka, dan Tsukune. Kemudian Naruto pun berbicara layaknya seorang pemimpin "Ayo kita pergi, minna!"

"Aye sir!" Balas Moka, Tsukune, dan Kurumu yang sudah mengikuti Naruto yang sedang berjalan untuk mencari klub yang cocok untuk mereka berempat

Sedangkan di sisi lain, gadis yang tadi menguntit Naruto pun melihat mereka dan membatin 'Kau sungguh tampan, Naruto-kun. Apalagi saat kau latihan bersama katak tua itu. Kau calon suami yang cocok untukku. Aku tidak akan kalah dari vampire itu'

Naruto dan 3 Trio yaitu Moka, Tsukune, dan Kurumu pun mencari klub sekolah yang cocok untuk mereka bertiga. Tujuan pertama mereka adalah klub memasak, tapi sebagai seorang pria Tsukune dan Naruto menolak untuk bergabung, akhirnya Kurumu dan Moka pun tidak jadi untuk masuk klub memasak. Tujuan kedua, klub bela diri tapi karena Moka dan Kurumu perempuan, Naruto dan Tsukune pun tidak jadi masuk klub itu. Saat mencari klub lagi, mereka pun bertemu dengan Nekonome

"Ah, Uzumaki-san, Aono-san, Akashiya-san, dan Kurono-san" Ucap Nekonome yang sedang membawa buku di tangannya, kemudian dia melanjutkan "Kalian sedang mencari klub untuk dimasuki, benar?"

"Ya, itu benar sensei" Jawab Naruto

"Kalau bisa kau bisa masuk ke dalam klub surat kabar. Aku yang menjadi pemimpin di klub itu lho" Ucap Nekonome

"Nanti akan kami pikirkan sensei. Kalau begitu kami permisi dulu" Balas Naruto yang membungkukkan badan dan pergi menjauhi Nekonome bersama dengan Moka, Tsukune, dan Kurumu

"Hei!" Panggil seorang gadis cantik berambut biru kepada Naruto dan Tsukune

"Kau memanggil kami berdua" Ucap Naruto sambil menunjuk dirinya dan Tsukune

"Ya. Perkenalkan namaku, Tamao Ichinose. Aku ketua di klub renang. Kalian yang bernama Uzumaki Naruto dan Tsukune Aono kan? Kalau mau kau bisa bergabung di klub renang bersama kami" Balas gadis bernama Tamao itu

"Bagaimana menurutmu Tsukune?" Tanya Naruto

"Sepertinya tidak masalah. Aku ingin masuk ke klub yang bisa memunculkan potensial asliku" Jawab Tsukune, dan Naruto menggangguk saat mendengar perkataan Tsukune

Naruto pun melihat Moka dan Kurumu, kemudian dia berkata "Bagaimana dengan kalian berdua?"

"Aku ikut kemanapun Destined One-ku pergi" Jawab Kurumu

"Aku juga akan ikut ke sana" Jawab Moka dengan terpaksa

'Kenapa dengan Moka. Sepertinya dia terpaksa sekali untuk memasuki klub renang. Ahhh! Bodohnya aku, aku lupa kalau Moka-chan itu vampire dan air adalah kelemahan bagi vampire' Batin Naruto, kemudian dia berkata "Baiklah, aku ikut. Tapi belum tentu aku akan bergabung, aku hanya akan melihat-lihat saja dulu"

"Itu terserah kau. Buat dirimu nyaman disana, OK" Ucap Tamao dengan nada genit pada Naruto, tapi dia mengacuhkan Tamao dan mendekat pada Moka

"Naruto-kun… Bagaimana ini. Aku vampire dan air adalah kelemahan bagi bangsa vampire. Air akan melukaiku jika terkena tubuhku bahkan setetes saja" Ucap Moka dengan lirih pada Naruto saat melihat Tsukune dan Kurumu sudah menjauh dari mereka

"Jangan khawatir" Balas Naruto yang sudah memeluk Moka, kemudian dia berkata dengan tegas "Aku akan melindungimu, Moka-chan. Karena kau adalah orang terpenting yang ada dihidupku, dan aku berjanji akan selalu melindungi orang yang penting di hidupku. Dan aku tidak pernah melanggar janjiku, karena itu adalah jalan ninjaku ttebayo"

"Naruto-kun"

"Moka-chan"

Naruto dan Moka mendekatkan bibir mereka berdua satu sama lain, tapi sebelum mereka melakukan ciuman mereka. Naruto pun berkata "Maafkan aku Moka-chan. Seharusnya aku tidak melakukan itu"

"Tidak apa-apa Naruto-kun" Balas Moka, kemudian mereka berdua pun menyusul Tsukune dan Kurumu

"Naruto! Moka!" Teriak Kurumu yang datang dengan terburu-buru ke hadapan mereka berdua dengan kondisi yang tidak bisa dibilang baik

"Hei, Kurumu … Kau kenapa? Dan dimana Tsukune?" Tanya Naruto dengan nada cemas

"Para anggota di klub renang ternyata adalah para duyung" Ucap Kurumu dan Moka pun terkejut saat mendengar kabar ini

"Maksudmu makhluk yang menghisap life force dari para pria supaya mereka selalu awet muda?" Tanya Moka

"Ya. Aku berusaha melawannya, tapi mereka mengalahkanku karena air adalah wilayah kekuasaan mereka" Jawab Kurumu yang sudah pingsan karena kelelahan

"Kurumu!" Teriak Naruto dan Moka. Moka pun menangkap tubuh Kurumu sebelum dia jatuh ke tanah, kemudian Naruto melihat Moka dan berkata "Kau jagalah Kurumu. Aku akan menolong mereka, Moka-chan"

"Hati-hati, Naruto-kun" Balas Moka, Naruto pun langsung menggunakan Sennin Mode dan langsung melesat ke tempat klub renang dan melihat Tsukune yang sedang dikerubungi oleh para duyung yang sedang lapar. Melihat itu Naruto pun berteriak "Lepaskan dia!"

"Ah, Uzumaki-kun. Jadi kau sudah memutuskan untuk berpesta dengan kami dan meninggalkan gadis vampiremu itu ya?" Tanya Tamao dengan nada menggoda

"Aku kesini hanya untuk menyelamatkan Tsukune, jadi cepat lepaskan dia" Jawab Naruto dengan nada dingin

"Aku tidak akan melepaskan korbanku. Cepat serang dia teman-teman" Ucap Tamao yang member perintah pada teman-temannya, dan Naruto pun langsung diserang oleh teman-teman dari Tamao

Buaaakkk

Buakkkkk

Buakkkkk

Tapi berkat Kawazu Kumite milik Naruto yang sedang dalam Sennin Mode, dia pun bisa memukul mundur semua orang suruhan Tamao dan berkata "Menyerahlah, dan cepat serahkan Tsukune kepadaku"

"Jangan harap" Desis Tamao, kemudian dia mendeathglare anak buahnya dan berkata "Apa yang kalian lakukan, cepat bangun dan kalahkan dia!"

"Maaf bos, dia terlalu kuat" Ucap salah satu anak buah tamao

"Itu benar bos, bahkan pukulannya serasa membuat tubuhku bolong"

"Dasar kalian, makhluk tidak berguna. Biar aku yang lawan dia sendiri" Ucap Tamao yang sudah melemparkan bola air dengan volume banyak ke arah Naruto, tapi Naruto bisa menghilangkannya dengan sangat mudah

"Dasar bodoh. Aku ini bukan vampire, jadi jangan harap seranganmu akan berhasil padaku. Bakayaro!" Ucap Naruto yang sudah bergerak dengan cepat dengan cara memfokuskan kakinya dengan chakra. Kemudian saat sudah mencapai posisi Tamao, dia pun melancarkan pukulan ke arah Tamao

Buaaakkkk

"Kyaaaahhhh!" Teriak Tamao yang terlempar ke arah tembok dengan sangat keras karena kuatnya pukulan Tamao

'Dasar monster sombong. Terlalu meremehkan kekuatanku, bahkan aku tidak perlu menggunakan Rasengan' Batin Naruto, kemudian dia berjalan ke arah Tsukune dan berkata "Kau tidak apa-apa Tsukune?"

"Aku tidak apa-apa" Jawab Tsukune, kemudian dia melanjutkan "Terima kasih Naruto"

"Jangan dipikirkan. Kau temanku, dan sebagai teman aku akan melindungi temanku" Balas Naruto

"Naruto-kun! / Naruto!" Teriak Moka dan Kurumu yang sudah masuk ke klub renang, kemudian Kurumu berlari ke arah Tsukune dan memeluk Tsukune dengan erat dan berkata "Tsukune-kun! Kau tidak apa-apa kan?"

"Tidak apa-apa, kalau tidak ada Naruto. Aku mungkin sudah mati saat ini Kurumu-chan" Jawab Tsukune

Plaaakkkk

"Jangan bicara seperti itu, hiks" Ucap Kurumu yang tiba-tiba menangis dan menampar Tsukune dengan keras karena ucapannya barusan

"Dasar bodoh kau Tsukune. Jangan berfikiran hal-hal negatif seperti itu. Kau kira tidak akan ada yang merasa kehilangan kalau kau benar-benar mati?" Tanya Naruto dengan nada marah

"Maaf Naruto, Kurumu-chan" Balas Tsukune dengan menundukkan kepalanya karena merasa bersalah pada ucapannya yang membuat mereka khawatir

Tamao pun terbangun dari pingsannya setelah dihajar dengan Kawazu Kumite oleh Naruto. Melihat Naruto dia pun membatin 'Melawan dia memang mustahil'. Kemudian dia melihat Moka dan berkata 'Tapi jika gadis vampire itu, aku pasti bisa melawannya'

"Naruto! Dia berniat menyerang kita lagi" Teriak Tsukune yang melihat Tamao sudah membuat air dalam volume besar

Naruto pun langsung bersiaga dengan melakukan kuda-kuda, tapi Kurumu yang melihat arah dari serangan air Tamao itu pun berkata "Naruto! Dia tidak berusaha menyerang kita. Tapi menyerang Moka!"

Moka pun yang melihat serangan air itu belum sempat menghindar, Tamao pun yang melihatnya pun berkata "Kena kau!"

Boooommmm

"Arrrrrrgggggghhhhh!" Teriak Moka yang terkena serangan air itu, lalu dia roboh dengan luka diseluruh tubuhnya karena dia diserang oleh elemen kelemahan para ras-nya, yaitu air

"Moka-chan! / Moka!" Teriak Tsukune dan Kurumu yang segera berlari ke arah Moka dan mencoba menyembuhkan lukanya

Sedangkan Naruto yang melihat orang yang dicintainya kesakitan oleh Tamao pun gigi taringnya berubah menjadi lebih tajam, dan matanya sudah berwarna mera crimson. Lalu Naruto melihat Tamao dengan mata crimsonnya dengan tajam dan berkata dengan nada demonic "Kau sialan! Aku bunuh kau,,, GRAAAAAAHHHH!"

Mata Naruto pun berubah menjadi merah crimson dan tanda kumis kucing di pipinya berubah menjadi lebih hitam, dan muncul aura merah yang menyelubungi tubuh Naruto. Kurumu yangmelihatnya pun berkata "Tsukune-kun! Apa yang terjadi pada Naruto?"

"Aku tidak tahu, Kurumu-chan" Jawab Tsukune

Kemudian dari aura berwarna merah itu terciptalah telinga dan juga satu ekor di belakang tubuhnya. Kemudian dia melihat Kurumu dan Tsukune dan berkata "Kurumu, Tsukune. Tolong sembuhkan Moka-chan. Aku akan membunuh satu duyung terlebih dahulu"

"Woy! Tunggu Naruto" Ucap Tsukune yang sudah berusaha pergi ke arah Naruto

Wuuuusssshhhh

"Guuuuaahhhh!" Teriak Tsukune saat dirinya terpental karena ekor Naruto. Kurumu pun menangkap Tsukune, lalu Tsukune berkata "Terima kasih, Kurumu-chan"

"Sama-sama Tsukune-kun" Balas Kurumu, kemudian dia melanjutkan "Sebenarnya apa yang terjadi pada Naruto?"

"Aku tidak tahu… Tapi saat melihat Tamao melukai Moka-chan, Naruto langsung emosi dan dia langsung berubah seperti ini" Jawab Tsukune

"Apa kita bisa menghentikannya?" Tanya Kurumu

"Kalau kau tidak ingin mati muda, lebih baik jangan" Balas Tsukune yang sudah berkeringat dingin

Naruto pun mendekat ke arah Tamao dengan tatapan haus darah. Tamao yang melihatnya pun berkata "Berhenti! Aku minta maaf, kumohon maafkan aku!"

"Maafkan kauJangan bercanda! Kau sudah bertindak terlalu jauh, kau sudah melukai Moka-chan. Dan bayarannya adalah kematianmu" Ucap Naruto yang ekornya sudah bertambah menjadi 3, kemudian dia menggunakan ekornya untuk membanting Tamao dengan keras

"Hentikan, hiks. Maafkan aku" Ucap Tamao

"Jangan memohon belas kasih padaku. Kau membuatku muak. Kau yang telah melakukan ini, dan kau yang harus membayarnya" Ucap Naruto dengan dingin, kemudian dia membuat Rasengan ditangannya. Tapi berbeda dengan Rasengan yang biasa. Warna Rasengan ini tidak berwarna biru seperti biasanya, tapi berwarna biru didalamnya dan bercampur merah diluarnya dan membuat warnanya menjadi keunguan, dia pun langsung menghujamkan Rasengan miliknya ke tubuh Tamao dan berkata "Yoko Rasengan!"

"Arrrrrrggggggghhhhhh" Teriak Tamao yang perutnya serasa di-bor oleh Rasengan Naruto

Naruto yang merasa Tamao masih hidup pun melihatnya dengan datar dan berkata dengan dingin sambil membuat Yoko Rasengan lagi ditangannya "Sepertinya kau masih hidup sialan. Bagaimana dengan ini?"

"Hentikan, Naruto-kun…" Ucap Moka yang sudah terbangun dan berjalan dengan tertatih-tatih ke arah Naruto yang sedang dalam perubahan Tailed Beast Version 1 miliknya

"Moka-chan… Hentikan, nanti lukamu bertambah parah" Ucap Tsukune pada Moka yang sedang ditahan pada Kurumu

"Tsukune-kun benar Moka. Lukamu sangat parah karena kau terkena serangan air bervolume tinggi. Jangan memaksakan diri" Balas Kurumu

"Lepaskan aku…" Ucap Moka, kemudian dia mendekati Naruto dan memeluknya

SetelahMoka memeluk tubuh Naruto, chakra Kyuubi yang menyelimuti badannya pun menghilang, gigi taringnya berubah normal, matanya sudah kembali ke warna biru sapphirenya, Rasengan yang dibuat oleh Naruto berubah warna menjadi biru sama seperti biasa

"Jangan lakukan itu Naruto-kun. Kau sudah cukup membuatnya kesakitan" Ucap Moka

"Tapi dia telah melukaimu, Moka-chan. Aku tidak bisa terima itu" Balas Moka

"Semua orang mempunyai kesalahan, Naruto-kun. Jadi mohon maafkanlah dia" Ucap Moka

"Sigh, baiklah aku akan maafkan dia" Balas Naruto yang sudah menghilangkan Rasengan miliknya, kemudian dia menatap Tamao dan berkata "Tapi kalau kau lakukan hal itu lagi pada Moka-chan. Kau akan benar-benar mati di tanganku, Tamao-san"

"Baiklah" Balas Tamao yang sudah pingsan karena serangan berat dari Naruto

Tamao pun langsung dibantu oleh anak buahnya dan dibawa ke klinik. Tsukune pun berkata pada Naruto sebelum pergi dengan Kurumu "Naruto, besok ada hal yang harus kau jelaskan padaku"

"Ya, aku akan jelaskan padamu semuanya Tsukune" Balas Naruto, sebelum tubuh Tsukune dan Kurumu menghilang dari pandangan dia dan Moka

"Uhm, Naruto-kun" Ucap Moka dengan wajah memerah

"Ada apa, Moka-chan?" Tanya Naruto

"Terima kasih kau telah peduli padaku sampai segitunya" Jawab Moka, kemudian dia mencium bibir Naruto dengan lembut. Naruto pun juga membalas ciuman Moka dan mereka kemudian melepaskan ciuman mereka sebelum mereka berdua kekurangan oksigen

"Eto, Moka-chan. Kenapa kau menciumku?" Tanya Naruto dengan nada bingung

"Tentu saja karena aku mencintaimu dan aku sudah menunggu momen seperti ini Naruto-kun" Jawab Moka, kemudian dia bertanya dengan nada menggoda "Lalu, kenapa kau membalas ciumanku juga?"

"Kalau boleh jujur, aku menikmatinya Moka-chan" Jawab Naruto dengan wajah yang semerah warna rambut ibunya yang belum dia ketahui sosoknya

"Jadi sekarang kita sudah jadian?" Tanya Moka

"Ya… Entah kenapa saat kau berhasil menghentikan perubahan Kyuubi tadi, aku sudah tidak merasa takut lagi untuk menerima cintamu Moka" Jawab Naruto yang sudah dipeluk dengan erat oleh Moka yang berkata dengan nada terisak "Arigatou. Aku mencintaimu, Naruto-kun"

"Aku juga mencintaimu Moka-chan" Balas Naruto yang mencium pipi Moka dan melanjutkan "Maaf kalau terlalu lama"

"Tidak apa-apa, Naruto-kun" Balas Moka, kemudian tubuhnya merasa sakit kembali. Lalu dia melihat Naruto dan berkata "Naruto-kun, boleh aku menghisap darahmu lagi. Tubuhku masih merasa sakit karena serangan gadis duyung tadi"

"Silahkan, Moka-chan" Balas Naruto

Chomp

Moka pun menghisap darah Naruto dalam volume banyak, karena luka beratnya tadi tapi karena darah Naruto beregenerasi lebih cepat dari manusia normal, dia tidak merasakan apa-apa. Naruto pun mengantarkan Moka ke klinik untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sesudah pemeriksaan yang dilakukan dan terbukti bahwa Moka sudah sembuh total, Naruto pun berjalan dengan Moka di lorong sekolah untuk mencapai kamar asrama mereka

"Jadi Naruto-kun, sampai saat ini kita belum mendapatkan klub yang cocok ya?" Tanya Moka dengan nada kecewa

"Kata siapa?" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah menemukan klub yang cocok kok"

"Dimana?" Tanya Moka

"Klub surat kabar milik Nekonome-sensei" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Besok kita berempat bersama Kurumu dan Tsukune akan bergabung di klub itu"

"Sepertinya menyenangkan" Ucap Moka yang melanjutkan perjalannya dengan Naruto

-To Be Continued-

Rei01: Kayaknya gak bisa, kan mata itu bukan mata transplatasi. Itu cuma mata yang dimasukkin ke gagaknya Itachi terus dimasukkin sama dia ke dalam tubuh Naruto

Fumoriki: Ya, ini udah update kok

Devan BoyStylen: Bukan nyalurin chakra, tapi Naruto bakal buka aliran chakra Tsukune

Riki Ryugasaki: Ya, itu Mizore

WeberCode: Hahaha, masih lama sequelnya gan

MasterArkain: Memang Tsukune sama Kurumu, kalau bisa sama Ruby sekalian. Kalau Yukari sama Konohamaru entar khekhekhe. Naru harem, tapi bakal dinikahin semua kan haremnya

RizkiWisnu: Sama, hanya tempatnya saja yang berbeda

Guest: Ya, thanks. Yoi, Kurumu itu pasangannya sama Tsukune

Wahyu Kr19: Enggak sad ending kok, nanti pas Naru udah nyelesaiin perang di dunia shinobi bakal kembali ke dunia Rosario lagi

Andy Villaaska: Ya, tergantung ide sih gan

Sutejo Namikaze: Insya Allah gak bakal hiatus kok

Harasan21: Lihat saja nanti

Dian Rusdianto: Thanks

Neko Twins Kagamine: Thanks

Saikari Ara Nafiel: Enggak, tapi dia bahagia kalau si Omote menyukai Naruto. Dicerita ini, Mizore pertama rambutnya panjang terus nanti rambutnya dipotong. Naru gak bakal jadi vampire, karena chakra Kurama melindungi Naruto sehingga dia gak bakal berubah jadi vampire

Ryoko: Ane kurang ahli dalam humor hehehehe

Yuuki Uzumaki Naruto: Akan kembali lagi, soalnya kan waktu belajarnya masih kurang dua tahun lagi

Namikaze Shiro: Di chap ini ketemu sama Mizore, tapi Cuma klon punya dia saja

Hyosuke Ryukishi: Thanks Wis. Ane lupa baca vroh, tapi dah direview kok

Light Bullet: Ini udah lanjut

My Name is Naruto-kun: Maksudnya?

The Half Soul: Ini udah lanjut

Guest: Ini udah lanjut

xxXX095XXxx: Ini udah lanjut

Shoibsmd: Ini udah lanjut