Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
Chapter 5: Talk With Mizore
Naruto yang sangat lelah karena pertarungannya dengan Tamao karena memakai chakra Kyuubi dan juga darahnya dihisap oleh Moka untuk menyembuhkan dirinya pun tidur di kamarnya sampai-sampai dia melewatkan sesi latihan rutinnya dengan Fukasaku. Di pagi harinya, dia bangun dan dia merasa kalau ada yang memeluknya dan saat dia melihat disampingnya dia pun shock saat melihat Moka dalam keadaan pakaian yang masih utuh sudah memeluk dirinya
'Moka-chan… Kenapa dia bisa disini. Jangan bilang aku sudah melakukan itu, ttebayo' Batin Naruto
Kedua iris mata Moka pun terbuka lebar dan dia melihat Naruto dan berkata dengan tersenyum "Ohayou, Naruto-kun"
"O..Ohayou Moka-chan" Balas Naruto dengan gugup yang takut kalau sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Setelah itu dia memberanikan diri dan berkata pada Moka "Kau kenapa bisa ada disini, Moka-chan?"
"Kemarin malam aku berniat melihat keadaanmu, soalnya aku tahu tubuhmu lemas setelah aku menghisap darahmu kemarin. Kata kakek dan nenek katak, kau sudah tertidur. Jadi aku pergi ke kamarmu, eh saat sampai di kamarmu… Aku malah ketiduran di kasurmu sampai pagi" Jawab Moka, kemudian terjadilah kesunyian di antara mereka berdua
"Ehm, Moka-chan…" Ucap Naruto yang sudah memecah kesunyian di antara mereka
"Ya, Naruto-kun" Balas Moka
"Kita tidak melakukan itu kan?" Tanya Naruto dengan wajah yang sangat memerah
"Tidak kok, jadi jangan khawatir. Lagipula aku kan masih berpakaian dengan utuh, jadi tidak mungkin kita sudah melakukan itu kan" Jawab Moka
"Kau benar, mungkin aku terlalu paranoid. Aku takut kalau aku khilaf dan menjadikanmu seorang ibu dengan cepat" Ucap Naruto, dan ucapan itu membuat wajah Moka merona dengan hebat
"Aku percaya kok, kau tidak akan lakukan itu Naruto-kun sampai kita berdua menikah" Balas Moka dengan tersenyum, kemudian dia turun dari kasur Naruto dan berkata "Naruto-kun, kalau begitu aku kembali ke kamarku dulu ya. Sampai jumpa di kelas"
"Iya" Balas Naruto dengan sedikit memaksakan senyum dan kemudian…
Cup
Naruto dan Moka pun berciuman dan mereka tidak sadar kalau mereka telah diawasi oleh Fukasaku dan Shima yang sudah menyetujui kalau Moka menjadi kekasih Naruto. Saat Moka keluar dari kamar Naruto, Fukasaku keluar dari persembunyiannya dan berkata "Ciuman yang mengasikkan, benar kan Naruto-chan?"
Naruto pun kaget saat melihat kedatangan tiba-tiba Fukasaku, kemudian dia berkata "Fukasaku-jiji… Sejak kapan kau ada disitu dan apa kau melihat ciumanku dengan Moka-chan tadi?"
"Kami sudah ada disini dari tadi, benar kan Ma?" Tanya Fukasaku pada Shima yang sudah keluar juga dari persembunyiannya
"Itu benar Pa" Balas Shima, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Saat kau berbicara dengan Moka-chan, kenapa kau terlihat gelisah bocah?"
"Kau tahu kan Shima-baachan, kalau kita ini bukan benar-benar berasal dari dunia ini dan akan kembali ke dunia Shinobi pada akhirnya?" Tanya Naruto dan ditanggapi oleh anggukan dari Shima, kemudian dia melanjutkan "Saat waktu itu tiba, artinya aku harus berpisah kan dengan Moka-chan dan pasti aku akan kehilangan dia untuk selamanya. Itulah yang kutakutkan"
"Kau terlalu memikirkan hal-hal yang berat, Naruto-kun. Aku yakin walaupun kita akan kembali ke dunia Shinobi lagi. Kau tidak akan kehilangan, Moka-chan" Ucap Fukasaku
"Bagaimana kau bisa yakin, jiji?" Tanya Naruto dengan nada tidak yakin
"Instingku" Jawab Fukasaku simple, dan membuat Naruto sweatdrop. Melihat ekspresi muridnya itu, Fukasaku pun berkata dengan nada meyakinkan "Percaya padaku, instingku ini selalu benar kau tahu"
"Kau sudah dengar kan, jadi jangan memikirkan hal-hal aneh lagi. Jadi cepat mandi sana dan kerjakan tugas yang diberikan Tenmei padamu selama kau disini, bocah" Perintah Shima sambil mendorong tubuh Naruto ke arah kamar mandi
Naruto pun mandi dengan terburu-buru dan langsung memakai seragam khusus untuknya dengan cepat. Kemudian dia turun dengan tas yang terisi penuh dengan buku dan pulpen dan dia diberi dua sandwich buatan Shima sebagai sarapan Naruto. Saat membuka pintu asramanya, dia pun kaget saat melihat Tsukune sudah menunggu di depan pintu asramanya
"Ohayou, Naruto" Ucap Tsukune
"Ohayou, Tsukune" Balas Naruto, kemudian dia bertanya "Kenapa kau bisa ada disini?"
"Aku hanya ingin berbicara saja denganmu dan juga kau berhutang satu cerita padaku" Jawab Tsukune
"Ya, kau benar" Ucap Naruto, kemudian dia memberikan salah satu sandwich buatan Shima ke Tsukune dan berkata "Ambillah… Kau belum makan kan? Lumayan untuk menahan laparmu untuk sementara"
"Arigatou, Naruto" BalasTsukune, kemudian dia memakan sebagaian dari sandwich pemberian Naruto dan berkata sambil berjalan bersampingan dengan Naruto "Jadi Naruto… Sebenarnya kau ini apa?"
"Aku adalah manusia" Jawab Naruto
"Jangan bercanda Naruto, aku lihat kau bisa berubah menjadi Youkai kemarin. Mana ada manusia yang memiliki kemampuan seperti itu" Ucap Tsukune
"Aku tidak bercanda Tsukune, aku ini manusia. Hanya saja karena peristiwa yang tidak mengenakkan, aku mendapatkan kekuatan ini" Balas Naruto
"Kejadian tidak mengenakkan?" Ulang Tsukune
"Ya, dulu sebelum aku lahir. Ibuku memegang kekuatan monster terkuat, yaitu Kyuubi no Yoko" Ucap Naruto dan perkataan itu membuat Tsukune terkejut karena dia pernah mendengar kalau Kyuubi adalah monster terkuat yang bahkan kekuatannya melebihi Vampire dan kecepatannya menyamai Werewolf
"Tapi bagaimana bisa ibumu dan kau memilikinya? Maksudku Kyuubi no Yoko adalah monster terkuat yang konon cuma mitos semata" Tanya Tsukune
"Hal itu belum bisa kujelaskan. Tapi yangingin aku jelaskan adalah aku mendapatkan kekuatan ini saat tou-chanku menyegel makhluk mengerikan ini ditubuhku" Jawab Naruto dan membuka kerah bajunya dan memperlihatkan segel Hakke no Fuin Shiki yang ada diperut Naruto
"Apa itu?" Tanya Tsukune yang shock saat melihat perut Naruto
"Itu adalah segel yang dibuat ayahku untuk menahan Kyuubi karena monster itu menyerang tempat kelahiranku saat aku lahir karena perbuatan seseorang yang dendam pada tempat kelahiranku" Jawab Naruto sambil menunjuk symbol Hakke Fuin diperutnya, kemudian dia menangis dan berkata "Tapi mereka berdua tewas karena penyegelan itu dan aku menjadi Jinchuuriki dari Kyuubi"
"Apa itu Jinchuuriki?" Tanya Tsukune
"Jinchuuriki adalah manusia yang terpilih dan dikorbankan untuk menjadi host dari sembilan Bijuu atau monster berekor. Kadang hidup seorang Jinchuuriki itu tidak mudah. Kadang mereka disiksa dan dicaci maki karena mereka mengganggap sang Jinchuuriki adalah perwujudan dari Bijuu yang menyerang rumah mereka dan membunuh anggota keluarganya, sama seperti nasibku dan temanku Gaara sewaktu kecil. Dan jika sang Jinchuuriki itu sudah bisa mengendalikan Bijuu miliknya, maka mereka akan dijadikan senjata untuk memicu perang dan kesakitan oleh tempat tinggal mereka di duniaku" Jawab Naruto
Tidak disangka oleh mereka berdua ada gadis berambut violet panjang yang memperhatikan Naruto, kemudian dia membatin 'Dia sama denganku…'
"Duniaku… Maksudku kau bukan dari dunia ini?" Tanya Tsukune dengan nada kaget
"Maksudku dimensiku, Tsukune. Aku dan mulut besarku" Balas Naruto, kemudian dia menjawab pertanyaan Tsukune "Aku memang berasal dari dimensi lain. Aku terlempar ke dimensi ini setelah aku melawan seseorang yang menghancurkan desa tempat tinggalku. Lalu aku bertemu sang kepala sekolah dan dia memberikanku misi selama aku disini"
"Misi apa itu?" Tanya Tsukune
"Misi untuk melindungimu dari gangguan para Youkai yang berada disini" Jawab Naruto
Saat mendengar jawaban Naruto, raut wajah Tsukune sedikit kecewa dan dia berkata dengan nada sedih "Jadi… Kau berteman denganku karena aku targetmu yang harus kau lindungi… Bukan karena kau memang ingin berteman denganku"
"Jangan bercanda… Kau memang targetku yang harus kulindungi, tapi aku benar-benar serius untuk berteman denganmu, Moka-chan, dan Kurumu ttebayo" Balas Naruto, kemudian dia berkata pada Tsukune "Astaga, kita telat Tsukune"
"Waaahh! Ayo kita bergegas Naruto, nanti Nekonome-sensei bisa marah pada kita" Ucap Tsukune dan mereka berdua pun berlari dengan kecepatan dewa untuk sampai ke kelas mereka
Braaakkkk
Naruto dan Tsukune pun terjatuh dengan tidak elit sehabis menabrak pintu ruang kelasnya. Nekonome pun melihat mereka dan berkata dengan nada kesal "Terlambat lagi Aono-san, Uzumaki-san"
"Kami tidak akan mengulanginya lagi sensei" Ucap mereka berdua
"Baiklah, kalian kumaafkan kali ini. Tapi tidak lain kali, sekarang duduk dibangku kalian masing-masing" Balas Nekonome
"Baik Nekonome-sensei" Balas mereka berdua, saat Naruto ingin duduk di bangkunya untuk menyusul sahabatnya Tsukune yang sudah mengarahkan bokongnya ke bangku nyaman di dekatnya, dia pun terhenti karena suara seorang gadis yang baru saja memasuki kelas mereka
"Maaf Nekonome-sensei, saya terlambat" Ucap gadis itu, Naruto pun shock saat melihat gadis itu. Karena gadis itu adalah gadis yang suka mengikutinya dan memperhatikannya secara diam-diam
'Dia kan gadis itu… Jadi dia juga ada di kelas ini' Batin Naruto saat melihat rupa manis gadis yang sering memperhatikan dan mengikutinya secara diam-diam itu, kemudian dia melanjutkan 'Tapi ini asli atau cuma klon es seperti kemarin'
"Ah, Mizore-chan. Kau sudah memutuskan untuk memasuki kelas ini lagi ya. Silahkan, tepat dudukmu ada di belakang seperti biasa ya" Ucap Nekonome
"Arigatou, sensei" Balas gadis bernama Mizore itu, kemudian dia segera melangkahkan kakinya ke arah tempat duduknya. Tapi saat dia melihat Naruto memperhatikannya, wajahnya memerah
"Uzumaki-san, cepat duduk di bangkumu. Atau kau mau aku hukum" Ucap Nekonome
"Baik sensei" Balas Naruto yang sudah duduk dengan cepat di bangkunya
"Hei, Naruto" Panggil Tsukune
"Ada apa?" Balas Naruto
"Kau kenal gadis itu?" Tanya Tsukune
"Tidak, aku baru lihat dia hari ini saja kok" Dusta Naruto
'Sepertinya dia berbohong' Batin Tsukune, kemudian dia melihat Moka dan bertanya kepada Naruto "Hei, Moka-chan kenapa Naruto?"
"Emangnya kenapa dengan Moka-chan, Tsukune?" Tanya Naruto dengan nada malas
"Coba kau lihat sendiri" Ucap Tsukune, dan Naruto pun melihat Moka dan gadis bernama Mizore itu perang glare satu sama lain
'Aku tidak akan membiarkanmu mengambil orang yang kucintai, gadis aneh' Batin Moka sambil terus mendeathglare Mizore
'Aku juga tidak akan membiarkan calon ayah dari anak-anakku menjadi milikmu, vampire' Batin Mizore yang juga membalas deathglare Moka, Naruto dan Tsukune pun sewatdrop karena ini
"Mizore-chan, Akashiya-chan. Apa kalian berdua sedang dalam masalah?" Tanya Nekonome dengan nada manis, tapi aura gelap sudah berada di seluruh tubuhnya. Dia marah sekali hari ini, karena pertama dua muridnya yang suka terlambat membuat ulah lagi dan kedua dua gadis di kelasnya bertengkar cuma karena seorang cowok. Kemudian dia menghela nafas dan membatin 'Sabar Nekonome, sabar… Jangan biarkan emosimu mengambil alih'
"Tidak ada sensei" Balas Moka dan Mizore
-Di Konoha-
Di desa Konoha, para anggota Konoha 11 kecuali Sasuke dan Naruto pun berkumpul di suatu tempat bersama para sensei mereka. Mereka saat ini sedang mencari sang Child of Prophecy, Uzumaki Naruto yang menghilang setelah pertarungannya melawan Pain
"Tim 8, kabarkan status kalian" Ucap sensei tim 8 yang bernama Kurenai yang memaksakan dirinya yang sedang hamil untuk mencari murid dari sahabatnya, Kakashi
"Aku tidak bisa menemukan bau dia sama sekali, Kurenai-sensei" Ucap pemuda berambut spike hitam yang sedang duduk di anjing putih besarnya, yang bernama Kiba
"Aku juga tidak bisa menemukan Naruto-kun dengan Byakugan milikku, Kurenai-sensei. Hiks" Ucap gadis berambut dark violet panjang dan bermata putih pucat sambil menangis terisak yang bernama Hinata
"Seranggaku juga tidak menemukan jejaknya sama sekali sensei" Ucap pemuda dengan jaket bertudung yang menutupi kepalanya dan juga memakai kacamata untuk menutupi matanya yang bernama Shino
"Sebenarnya dimana sebenarnya si baka itu, mendokusai" Ucap seorang pemuda dengan gaya rambut yang mirip seperti nanas
"Shikamaru, kau tidak boleh bicara begitu. Walau bagaimanapun, dia adalah teman kita" Ucap pemuda bertubuh tambun yang sedang memakan keripik kentang disebelahnya
"Aku tahu Chouji, tapi walau bagaimanapun. Ini bukanlah sifat Naruto untuk membuat kita khawatir seperti ini" Balas pemuda bernama Shikamaru tadi, kemudian Shikamaru melihat Kakashi dan berkata "Kakashi-sensei… Bukannya kau yang terakhir melihat Naruto dan kau bilang kalau tubuh Naruto memecah dan menghilang. Apa itu benar?"
"Itu benar Shikamaru. Aku juga tidak begitu mengerti apa yang sebenarnya terjadi kepada Naruto. Kenapa tubuh Naruto bisa memecah dan menghilang, itulah yang terus aku pertanyakan dalam hatiku sendiri" Ucap pria berambut putih dan memakai masker, kemudian dia memukul tanah di bawahnya dan berkata "Damn, pertama Sasuke dan sekarang Naruto. Aku sudah gagal menjadi sensei"
Para Konoha 11 dan juga sensei mereka pun kasihan melihat Kakashi yang terus menyalahkan dirinya sendiri atas menghilangnya Naruto. Kemudian Sakura, salah satu rekan Naruto di tim 7 pun berkata "Jangan salahkan dirimu sendiri sensei. Lagipula Naruto itu tidak akan mati secepat itu sampai dia berhasil mengambil topi Hokage dari Tsunade-sama kan?"
"Kau benar Sakura. Arigatou" Balas Kakashi
"Sepertinya aku baru mendapatkan kesimpulan" Ucap Shikamaru
"Kesimpulan apa itu Shika?" Tanya pemuda berambut mangkok hitam dan memakai jaket chunin berwarna hijau
"Naruto saat ini tidak ada di dunia ini lagi, Lee" Ucap Shikamaru dan dia mendapat tatapan kaget dari para shinobi dan kunoichi di sebelahnya, kemudian dia melanjutkan "Tapi dia sedang berada di dimensi lain"
"Kau serius Shika? Itu tidak mungkin kan" Ucap Kiba
"Itu mungkin saja Kiba" Balas Kakashi, kemudian dia melanjutkan "Kekuatan mataku saja bisa membuatku untuk melakukan dimension-travelling, kenapa Naruto tidak bisa?"
"Masalahnya, Kakashi-sensei. Naruto menggunakan apa sampai dia bisa melakukan dimension-travelling. Kalau kau kan menggunakan Doujutsu milikmu, lalu Naruto memangnya mempunyai apa untuk bisa melakukan dimension-travelling?" Tanya Sakura
"Aku juga tidak tahu akan hal itu. Tapi lupakan saja hal itu, yang penting sekarang adalah kita tahu Naruto saat ini aman dari kejaran Akatsuki. Yang perlu kita lakukan sekarang hanyalah berdoa supaya Naruto berada di dimensi yang aman saat ini" Jawab Kakashi, yang lain pun menggangguk dan mereka segera memasuki Konoha
Tidak disangka-sangka oleh mereka, ternyata ada seseorang… Tepatnya makhluk berwujud manusia yang memiliki warna hitam di bagian kanan tubuhnya dan putih di bagian kiri tubuhnya telah menguping pembicaraan mereka. Setelah puas mencari informasi, dia pun langsung pergi sambil membatin 'Sial, dengan kejadian seperti ini. Rencanaku untuk membangkitkan ibu akan hancur. Aku harus kembali ke markas, siapa tahu Tobi bisa mencari cara untuk membawa anak itu ke sini lagi'
-Di Youkai Academy-
Kelas Naruto untuk tahap pertama ini pun berakhir dan digantikan oleh bel istirahat sekolah. Naruto yang melihat Mizore pergi dari kelas pun berusaha mengikuti dia, tapi tangannya ditahan oleh Moka
"Kau mau kemana, Naruto-kun? Kau tidak berusaha untuk mengikuti gadis tadi kan" Tanya Moka dengan nada menyeramkan
Gleekkk
"Tenang saja Moka-chan, aku cuma ingin bertemu dengan Fukasaku-jiji dan Shima-baachan kok" Balas Naruto dengan nada ketakutan
'Dasar alibi' Batin Tsukune dan Kurumu yang melihat perbincangan dua orang kekasih baru ini
"Baiklah, akan aku izinkan. Tapi jika kau berbohong, aku akan menghisap darahmu sampai kau sekarat" Ancam Moka
"Moka-chan, kau terlalu berlebihan" Ucap Naruto
"Aku hanya bercanda kok. Cepat pergilah" Balas Moka dengan tersenyum, kemudian Naruto pun bergegas keluar untuk menyusul Mizore
Naruto pun terus mencari dan mencari Mizore, kemudian dia menemukan Mizore yang sedang bersantai. Kemudian dia mendekati Mizore dan berkata "Sepertinya disini, tempat yang nyaman. Boleh aku duduk disini"
Mizore pun kaget saat mendengar ucapan Naruto, terlebih lagi wajah Naruto hanya berpaut beberapa centi dari dirinya. Wajahnya tiba-tiba saja memerah dan jantungnya berdegup kencang, kemudian dia membalas "Te..Tentu Uzumaki-san"
"Arigatou" Balas Naruto, kemudian Naruto duduk disebelah Mizore dan berkata "Jadi nama aslimu Mizore ya stalker-chan? Nama yang cantik seperti orangnya"
Wajah Mizore pun semakin memerah karena perkataan Naruto, kemudian dia bertanya "Kau sedang apa berada disini, Uzumaki-san?"
"Jangan panggil aku dengan suffiks-san, itu membuatku terlihat tua" Balas Naruto dan tertawa pelan, kemudian dia melanjutkan "Dan aku hanya ingin tahu, kenapa gadis secantik dan semanis kamu harus mengawasi orang biasa-biasa saja seperti aku? Kau tahu, aku pikir awalnya kau adalah orang jahat yang mencoba mencari kelemahanku"
"Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu?" Tanya Mizore yang kecewa dengan perkataan Naruto
"Kau tahu, sebenarnya aku ini adalah magnet masalah. Masalah selalu saja menghampiriku, padahal aku cuma berusaha membantu seseorang tapi malah aku membuat banyak musuh dan mereka selalu mencoba untuk mencari kelemahanku untuk melemahkanku demi membalas dendam" Jawab Naruto berbohong pada Mizore, kemudian dia melanjutkan "Aku minta maaf aku telah berfikiran seperti itu padamu"
"Tidak apa-apa, aku tidak marah padamu kok" Balas Mizore, kemudian dia melanjutkan "Lagipula para siswa dan siswi disini menganggapku adalah orang yang aneh"
"Kenapa bisa begitu?" Tanya Naruto
"Kau tahu, ras-ku Yuki-Onna adalah ras Youkai yang sudah diambang kepunahan. Karena ras-ku itu tidak bisa memberi keturunan di atas 19 tahun. Jadi para generasi baru Yuki-Onna melakukan pengintaian pada orang-orang yang cocok untuk dijadikan suami, seperti aku" Jawab Mizore
"Dan pilihanmu adalah aku?" Tanya Naruto
"Iya" Balas Mizore, kemudian dia melanjutkan "Saat aku mengawasimu, aku merasa jantungku berdegup kencang dan wajahku selalu diwarnai semburat kemerahan dan aku juga merasa kalau kita itu sama"
"Sama… Apa maksudmu sama?" Tanya Naruto
"Kita selalu teraniaya karena sesuatu yang membuat kita berbeda dari para manusia di luar sana" Jawab Mizore
Naruto pun teringat saat dia dipukuli dan dicaci maki hanya karena Kyuubi yang dipercayakan ayahnya kepadanya, kemudian dia berkata "Apa yang terjadi denganmu Mizore?"
"Sebelum aku sekolah disini, aku pernah mencintai manusia. Tapi saat aku melindungi dia dengan kekuatanku, dia menjauhiku dan terus memanggil aku sebagai monster" Jawab Mizore dengan air mata yang keluar dari dua mata lentiknya
Greeppp
Naruto pun memeluk Mizore dengan erat dan berkata "Jangan sedih Mizore, kau bilang kita ini sama kan. Jadi aku bisa mengerti perasaanmu, dulu aku juga seperti itu. Tapi karena aku sudah mendapatkan banyak teman, aku tidak merasa kesepian lagi. Jadi kalau kau mau, kau bisa kok menggangapku temanmu". Setelah itu dia melepaskan pelukannya pada Mizore dan berkata "Dan soal kata-katamu tadi, aku belum bisa menerimamu saat ini"
"Kenapa? Apa karena gadis vampire itu?" Tanya Mizore
"Bisa dibilang begitu. Tapi alasan sebenarnya adalah karena saat ini aku belum mencintaimu, Mizore. Dan aku tidak ingin hubungan tanpa didasari cinta, kalau itu terjadi aku malah akan menyakiti hatimu. Aku tidak mau itu" Jawab Naruto, kemudian dia berkata "Tapi kalau saat ini kita cuma bersahabat saja, kau mau kan?"
Greppp
"Aku mau, aku mau. Arigatou Naruto-kun" Jawab Mizore sambil memeluk Naruto dengan erat. Kemudian…
Cup
"Arigatou, Naruto-kun telah menghiburku hari ini. Sampai ketemu lagi" Ucap Mizore yang tiba-tiba pergi setelah mencium pipi Naruto
"Naruto-kun!" Teriak suara seseorang gadis yang sudah Naruto kenal sekali, Moka
Gleekkk
Naruto pun kaget saat melihat Moka, kemudian dia mambatin 'Sial, aku tamat hari ini'
"Ura, pinjamkan aku kekuatanmu" Ucap Moka pada Ura yang ada ditubuhnya
"Tentu saja, Omote" Balas Ura dengan menyeringai evil sambil membayangkan penyiksaan yang akan didapat oleh Naruto
Moka pun mendekati Naruto dan menendang Naruto di wajahnya dengan telak "Naruto-kun! Know Your Place!"
"Uwaaaahhhh!" Teriak Naruto yang terlempar beberapa meter karena tendangan dari Moka
-To Be Continued-
Rama: Siapa yang berhenti disini, ane cuma keasyikan maen PS2 ane aja kok. Jadi bablas dan lupa update fanfic ane untuk waktu yang lama
Naruto-Senpai: Thanks atas pujiannya
Mifune-sama: Kayaknya kalo Kage Bunshin sama Rasengan enggak deh. Yang dasar aja dulu, kaya Kawarimi, Henge, sama Bunshin no Jutsu
Abiegael Sejathie: Jujur, ane akuin ane juga sebenarnya NaruHina Lovers. Tapi kalo NaruHina mulu bosen bro, apalagi sih yang kurang. Canon iya, udah nikah sama Naruto, punya anak dua lagi. Lagian kalo dibikin enggak ada Hinata di fanfic juga enggak ngaruh. Ujung-ujungnya di canon entar sama Naruto kan
Firdaus Minato: Sorry, no lemon. Bulan puasa, kalau ane bikin ente emang mau nanggung dosanya. Pasti enggak mau kan. Lagipula fic ini make alur Naruto sama Rosario, masa Naruto enggak balik buat lawan Madara sama Kaguya. Siapa yang ngalahin kalau Child of Prophecy enggak ada
Ayub Pratama: Bukan unlimited, tapi setiap darah yang keambil sama Moka diregenerasi sama Kurama biar Naruto enggak kehabisan darah dan mati. Soalnya kalo Naru, mati. Kurama mati juga meskipun cuma sementara
Draconsteel: Tapi bukannya si Tamao ini juga dichap kemarin enggak mati, kan digagalin sama Moka. Itu bener gan? Tapi kok si Kuyou bisa bikin si Tsukune nyaris mati kalau dia enggak dapet darah vampire dari Moka ya. Untuk nama senseinya sudah difix kok. Naru ngasih tau cuma sama sahabatnya sama Tenmei saja kok, lagipula di sekuel bahkan ane buat dunia Rosario dan dunia Shinobi bekerja sama untuk membuat perdamaian
Ria237: Udah tuh, 2 chapter malah
Guest: Itu Mizore vroh
Light Bullet: Tau sih tau, tapi ane buat dia enggak peduliin gagak yang ada ditubuh Naruto. Selama dia enggak ganggu segel dari Naruto, maka Gerotora enggak akan bertindak
Harasan21: Belum kepikiran, scene latihan Naruto aja belum kepikiran
TheFourtySeventh: Mau dibikin hot, tapi sayang saat ini bulan puasa. Jadi pending dulu
16: Karena sengaja ane buat lemah. Tapia ne bakal buat dia kewalahan sama Gin karena kecepatannya dan Kuyou karena rahasia deh
SAC Causetoday: Naruto cuma waspada aja, atau bisa dibilang paranoid. Tapi saran ente bakal ane pake di chap ini kok, thanks buat sarannya
Neko Twins Kagamine: Nanti ane tambahin kalau sempat
Ryoko: Enggak, Konohamaru enggak ikut ke Rosario. Nanti pas season 2 adanya si Yukari yang ikut sama Naruto, Moka dan Mizore ke Konoha karena di fic ini bakal ane buat kalau Yukari itu adik angkat Naruto. Dan jadi pair Konohamaru, khukhukhu
Devan Boy Steln: Saranmu bagus juga, bisa diterima. Are you ever feel love in first sight, ini ceritanya Moka modelnya kayak gitu lho. Ane juga begitu dulu sama pacar ane cuma pacaranannya yang lama nunggunya *Kamprettt, jadi curhat
Yagami Kamito: Ente gak pernah baca manga atau fic Rosario… Vampire di cerita Rosario memang kelemahannya air, tapi bisa ditangkal sama air yang dicampur sama tumbuh-tumbuhan herbal. Jadi Moka juga bisa mandi pakai air cuma caranya yang beda
Kaito Dark-Sama: Elu kira gue author apa tong *Just kidding. Ane juga kesel sama author begitu
MasterArkain: Memang, khukhukhu
Shoibsmd: Sama, cuma tempatnya aja yang berbeda
Rei: Kalo di fic ini ane cuma ngasih hal-hal yang di canon aja kecuali teknik teleportasi Naruto *Not Hiraishin
Yuuki Uzumaki Naruto: Pada nyariin kok, tapi nihil. Nanti ane perlihatjan disini, lah kan si Tsunade koma kan vroh
