Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
Chapter 6: Fox vs Werewolf
Naruto yang saat ini sudah berjalan keluar dari kelasnya bersamaan dengan Tsukune, Kurumu, dan Moka… Saat ini selalu diperhatikan oleh Tsukune, perutnya masih kesakitan karena ditendang dengan sangat keras oleh Moka. Tsukune yang melihatnya pun khawatir dan berkata padanya
"Hei, dari tadi kau ini kenapa Naruto? Sepertinya perutmu kesakitan" Tanya Tsukune
"Perutku ini sakit karena ditendang dengan keras oleh Moka-chan" Jawab Naruto, Moka yang mendengarnya pun cemberut dan kesal dengan omongan Naruto
"Itu kan salahmu sendiri, katanya pas istirahat mau bertemu dengan kakek dan nenek katak. Eh malah kau sedang asyik berbicara dengan gadis violet itu, dan kemudian gadis itu mencium pipimu lagi" Ucap Moka dengan nada kesal
"Aku kan cuma ingin bertanya kenapa dia selalu mengikutiku dan sedikit menghiburnya saja, tapi dia malah mencium pipiku. Tentu saja aku kaget" Balas Naruto
"Oy, Naruto! Sebenarnya kita ini mau kemana sih?" Tanya Kurumu
"Kau berisik sekali, Kurumu. Ikuti saja aku dan Moka-chan" Jawab Naruto, kemudian mereka melanjutkan perjalanan dan sampai di depan sebuah ruangan dengan pintu bertuliskan Klub Surat Kabar "Nah, kita sampai"
Krieeettt
Naruto pun membuka pintu ruangan itu dan mereka berempat masuk ke dalam ruangan dan melihat sosok yang sudah mereka kenal. Kurumu yang melihat orang itu pun berkata "Nekonome-sensei, sedang apa disini?"
"Ah, aku adalah pembimbing di klub ini Kurono-chan. Jadi ada yang bisa aku bantu untuk kalian berempat?" Tanya Nekonome
"Sebenarnya kami berempat ingin mendaftar di klub ini Nekonome-sensei" Jawab Moka
"Benarkah?" Tanya Nekonome, kemudian dia berkata dengan nada riang "Itu bagus sekali nyaa! Kalau begitu ayo kita temui presiden klub ini"
Saat mereka akan mengikuti Nekonome, ada suara yang menghentikan langkah mereka terlebih Naruto "Tunggu Nekonome-sensei!"
Mereka berempat pun melihat sosok Mizore yang sudah memasuki ruangan tersebut, dan kedatangan Mizore itu membuat wajah Naruto pucat dan membuat Moka emosi karena teringat perbuatan gadis violet ini pada pacarnya. Moka pun berdiri di depan Naruto dan berkata "Mau apa kau kesini?"
"Aku ingin bergabung di klub ini juga, boleh kan sensei?" Tanya Mizore pada Nekonome yang menghiraukan Moka, kemudian dia membatin sambil tersenyum tipis 'Aku ingin satu klub dengan Naruto-kun… Lagipula siapa tahu kalau aku bertemu terus dengan dia, maka dia akan jatuh cinta padaku pada akhirnya'
"Tentu saja Mizore-chan" Balas Nekonome, yang membuat Mizore tersenyum dan menunjukkan seringaiannya ke wajah Moka, Moka yang terus mendeathglare Mizore, dan juga Tsukune dan Kurumu yang berdoa untuk keselamatan Naruto saat melihat wajahnya memucat
Nekonome pun langsung mengantarkan mereka menuju ke hadapan presiden klub mereka yang merupakan laki-laki dengan rambut hitam dan lumayan tampan serta mempunyai iris mata berwarna hijau. Kemudian Nekonome pun berkata "Nah, Gin-kun… Aku sudah membawakan para anggota baru untuk klub kita"
"Jadi kalian anggota baru itu ya. Perkenalkan, namaku Ginei Morioka tapi kalian bisa memanggilku Gin" Ucap pemuda bernama Gin itu, kemudian dia mengambil 3 bunga dari tas-nya dan memberikannya pada Moka, Mizore, Kurumu "Dan ini bunga untuk gadis secantik mereka"
"Naruto, apa orang ini bisa dipercaya. Sepertinya dia berbahaya" Bisik Tsukune pada Naruto
Naruto pun merasakan tatapan nafsu dari pemuda bernama Gin itu pada 3 gadis itu terutama Moka dan Mizore. Melihat itu dia pun membatin 'Apa-apaan tatapannya itu kepada mereka berdua. Tapi kenapa aku bisa marah kalau melihat orang itu memperhatikan Moka-chan dan Mizore-chan seperti itu. Kalau Moka-chan, itu wajar karena dia adalah pacarku. Tapi kenapa aku merasakan hal yang sama dengan Mizore'
"Naruto kau dengar ucapanku kan?" Tanya Tsukune
Naruto pun sadar dari lamunanya, kemudian dia berkata "Ya, aku dengar. Kita harus berhati-hati pada orang ini"
"Dimengerti" Balas Tsukune yang sepertinya juga kesal saat melihat Kurumu diperhatikan oleh Gin seperti serigala yang kelaparan
"Jadi bisa aku tahu nama kalian semua gadis cantik" Ucap Gin
"Namaku Moka Akashiya" Balas Moka
"Mizore Shirayuki" Balas Mizore
"Kurumu Kurono" Balas Kurumu
"Kalau kalian berdua?" Tanya Gin sambil melihat Naruto dan Tsukune
"Tsukune Aono" Balas Tsukune
"Uzumaki Naruto" Balas Naruto, kemudian dia membatin saat melihat Gin dengan intens 'Wajahnya mengingatkanku pada Sasuke sebelum dia masuk ke tim 7, arogan dan selalu mengganggap orang itu berada dibawahnya'
-Naruto Universe-
Saat ini makhluk bernama Zetsu yang waktu itu megintai keadaan Konoha pun dicekik dengan kencang oleh pria dengan memakai topeng bermotif spiral di wajahnya. Orang ini sangat kesal, karena keberadaan targetnya yaitu Naruto menghilang seperti ditelan bumi
"Lepaskan aku Tobi-sama" Ucap Zetsu
"Kau tidak bohong kan Zetsu?" Tanya pria bernama Tobi itu dengan geram
"Tentu saja tidak, aku mendengar sendiri dari perkataan orang-orang Konoha disana Tobi-sama" Jawab Zetsu, kemudian Tobi melepaskan cengkramannya pada leher Zetsu
"Dasar brengsek, padahal sebentar lagi rencana kita akan berhasil. Rencana kita tinggal membutuhkan Hachibi dan Kyuubi, tapi sekarang Hachibi tidak jelas dimana keberadaannya dan juga Kyuubi juga ikut-ikutan menghilang" Ucap Tobi dengan nada geram, kemudian dia memanggil seseorang "Kisame!"
"Ada apa kau memanggilku?" Tanya seseorang yang memiliki wajah seperti ikan hiu dan memakai jubah dengan motif awan merah dan memegang pedang berukuran besar
"Aku perintahkan kau untuk mencari keberadaan Hachibi sampai ketemu. Kalau kau terpaksa melawannya, buat dia sekarat. Kalau kau membunuhnya, maka Hachibi akan ikut mati dan akan hidup lagi beberapa tahun kedepan. Kau mengerti?" Jawab Tobi
"Tentu saja, tugas akan saya jalankan Tobi atau aku bisa panggil kau Uchiha Madara" Balas Kisama sebelum dia menghilang dengan Sunshin no Jutsu
"Bagaimana dengan Kyuubi? Apa kau tidak bisa mencarinya dengan Kamui milikmu, Tobi-sama?" Tanya Zetsu
"Akan sangat sulit untuk mencarinya dengan menggunakan Kamui, apalagi koordinat dimensi tempat dia berada itu tidak jelas" Jawab Tobi, kemudian dia melanjutkan "Tapi tenang saja, Uzumaki Naruto akan kembali lagi kesini dan jika saat itu tiba kita akan berhasil menangkapnya, HAHAHAHAHA"
'Jadi kau melarikan diri eh, Naruto. Tidak aku sangka kau sepengecut ini, dobe' Batin seorang pemuda dengan gaya rambut duck butt berwarna raven dan memakai baju dengan lambang klan Uchiha
"Sasuke… Ayo kita siap-siap. Katanya kita harus mempersiapkan dengan matang untuk membalaskan dendammu itu pada orang bernama Danzo itu" Ucap seseorang dengan rambut berwarna putih dan giginya yang berbentuk taring yang runcing
"Hn, tunggu aku sebentar Suigetsu" Balas orang bernama Sasuke itu
-Rosario Universe-
Naruto dan Tsukune pun melihat para gadis yang disuruh memasang poster di ruangan itu, tapi yang membuat mereka aneh adalah kenapa gadis-gadis itu harus memasangnya dalam kondisi setinggi itu. Naruto pun menyadari seringai mesum dari Gin dan mulai mengetahui apa rencana dari Gin sebenarnya, tangannya pun terkepal dan dia pun berkata dengan lantang
"Hoy, TEME!" Teriak Naruto
"Kau memanggilku?" Tanya Gin dengan santai
"Jangan pura-pura tidak tahu kau ero-teme, kau meminta mereka memasang poster setinggi itu agar kau bisa melihat apa yang ada di balik rok mereka kan" Jawab Naruto yang sudah mencengkram kerah baju dari Gin
"Hei, hentikan perbuatanmu ini Naruto. Kau bisa mendapatkan masalah" Ucap Tsukune yang sudah berusaha memisahkan mereka
"Ada apa ini?" Tanya Moka yang sudah turun dan melihat pacarnya akan berkelahi dengan presiden klubnya sendiri dan diikuti Mizore dan juga Kurumu
"Pemuda berambut pirang ini mencoba untuk mengintip celana dalam kalian berdua, Moka-san, Mizore-san" Jawab Gin berbohong, dan membuat emosi Naruto memuncak
"Berani sekali kau memfitnahku, ero-teme!" Teriak Naruto yang sudah bersiap melancarkan pukulannya pada Gin, tapi dia hentikan saat melihat wajah Moka. Karena dia melihat ekspresi terluka Moka yang sepertinya lebih mempercayai omongan Gin daripada Naruto, kemudian dia berkata dengan nada dingin "Jadi kau lebih mempercayai dia daripada aku, Moka-chan?"
Moka pun sadar dengan perkataan Naruto dan membantah "Bu..Bukan begitu, Naruto-kun"
Naruto pun melepaskan cengkramannya pada leher Gin dan berkata "Terserah kau saja, lakukan sesukamu"
"Naruto-kun!" Teriak Moka saat melihat Naruto meninggalkan ruangan klub, dan tidak menyadari bahwa Mizore langsung menyusul Naruto yang keluar dari ruangan klub
'Ternyata benar, orang ini berbahaya. Aku harus lebih berhati-hati lagi dengan dia' Batin Tsukune sambil melihat Gin dengan tajam
Mizore pun terus mencari Naruto dan menemukan keberadaannya yang tiduran di bawah sebuah pohon rindang sambil menatap awan. Mizore pun mendekati Naruto dan dia pun kaget dengan perkataan yang dilancarkan oleh Naruto
"Kau kenapa kesini, Mizore-chan. Apa kau juga tidak percaya padaku seperti Moka-chan?" Tanya Naruto
"Bukan begitu Naruto-kun" Balas Mizore, kemudian wajahnya memerah karena dia mendapati bahwa Naruto membuka resleting jaketnya dan membuat dadanya dan perutnya yang terdapat segel Hakke no Fuin Shiki terlihat oleh Mizore
"Mizore-chan, kenapa wajahmu memerah begitu. Apa ada yang salah?" Tanya Naruto sambil membatin 'Demi tuhan, sifat malu-malunya, sifatnya yang suka menguntitku, dan wajahnya yang mudah memerah saat melihatku itu sama persis dengan Hinata'
"Jaketmu Naruto-kun…" Ucap Mizore yang memalingkan wajahnya ke arah lain karena malu
Naruto pun sadar akan ucapan Mizore dan berteriak sambil menutup resleting bajunya dengan erat "Uwaa! Go..Gomen Mizore-chan, aku tidak sengaja"
"Tidak apa-apa, Naruto-kun" Balas Mizore, kemudian dia berkata "Boleh aku duduk disebelahmu, Naruto-kun?"
"Hmm, boleh. Lagipula ini bukan tempat pribadi kan" Jawab Naruto, kemudian dia duduk disebelah Naruto dan berkata "Kau sedang apa disini Naruto-kun?"
"Aku hanya sedang melihat awan saja, kata sahabatku di tempat asalku. Kalau kita sedang ada masalah, lihat saja awan maka masalahmu akan menghilang perlahan-lahan" Jawab Naruto, kemudian dia balas bertanya "Kau sendiri?"
"Aku hanya ingin lebih dekat denganmu Naruto-kun, supaya aku bisa mengenalmu lebih dekat" Jawab Mizore, kemudian dia berkata "Omong-omong apa benar kau ini berasal dari dimensi lain?"
"Bagaimana kau bisa tahu, ttebayo?" Tanya Naruto dengan gugup sebelum menutup mulutnya dan membatin 'Aku bersumpah, kata-kata itu selalu keluar dengan sendirinya'
"Apa itu ttebayo?" Tanya Mizore dengan nada bingung
"Oh, jangan hiraukan itu. Itu cuma kebiasaan berbicaraku dari waktu aku masih kecil sampai sekarang dan tidak bisa hilang-hilang dari dulu" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bisa kau jawab pertanyaanku tadi Mizore-chan"
"Aku mendengar percakapanmu dengan Aono-san waktu itu. Tentang segel di perutmu, tentang kau yang berasal dari dimensi lain dan juga tentang misimu yang melindungi Aono-san yang merupakan manusia" Balas Mizore
"Oh, aku lupa kau adalah stalker-chan diriku pantas saja kau bisa mengetahuinya" Ucap Naruto dan membuat wajah Mizore merona karena malu, kemudian dia berkata "Sebenarnya aku berasal dari dunia yang dipenuhi manusia yang disebut Shinobi atau bisa kau sebut ninja. Tapi ninja di duniaku beda dengan di dunia ini, para ninja di duniaku memiliki kekuatan yang besar. Apalagi 9 makhluk special yang disebut Jinchuuriki"
"Apa itu Jinchuuriki, Naruto-kun?" Tanya Mizore yang tertarik dengan cerita Naruto
"Jinchuuriki adalah manusia yang dikorbankan untuk menjadi wadah dari pada Bijuu. Bijuu sendiri adalah kumpulan chakra yang sangat besar dan membentuk 9 monster berekor yang sangat besar. Aku dan sahabatku yang bernama Gaara merupakan salah satunya. Itu juga yang membuatku dikucilkan dan diserang oleh beberapa orang, karena semua kerusakan yang terjadi karena perbuatan Bijuu itu, kami para Jinchuuriki yang menanggung akibatnya" Jawab Naruto
"Sungguh kejam…" Ucap Mizore
"Aku tahu" Balas Naruto yang memegang puncak rambut Mizore dan melihatnya dengan senyum yang kemudian membuat Mizore merona karena perbuatan Naruto ini, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku tidak membenci mereka, karena aku mempunyai banyak orang yang kusayangi. Para senseiku, para teman-temanku, dan juga yang lain. Dan pada akhirnya mereka pun mulai mengganggap aku sebagai salah satu dari mereka karena dedikasiku sebagai ninja disana"
"Naruto-kun… Saat aku melihat tubuhmu tadi kenapa ada luka yang cukup besar di dadamu, meskipun sudah mongering tapi tetap saja aku tidak kuat melihatnya. Apa itu karena perbuatan para penduduk tempat tinggalmu yang tidak menyukaimu?" Tanya Mizore
"Sebenarnya bukan karena itu" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Itu karena perbuatan rekanku di dimensiku"
"Bagaimana ceritanya?" Tanya Mizore
"Begini… Aku mempunyai rekan, dia adalah cahaya yang membuatku terus maju karena dia mempunyai rasa sakit yang sama sepertiku karena para anggota klan-nya dibunuh oleh kakaknya. Aku mengganggapnya sebagai rival dan juga saudara. Tapi semuanya berubah saat dia bertemu dengan seseorang yang bernama Orochimaru dan kekalahannya dari sang kakak. Dia berencana untuk keluar dari desa untuk mencari kekuatan pada Orochimaru. Karena aku tidak ingin dia mati dan tubuhnya digunakan oleh Orochimaru, aku dan temanku membentuk tim untuk membawa dia pulang ke desaku. Mereka semua bertarung dengan gagah berani melawan orang-orang yang memperlambat kami untuk menghentikan Sasuke, meskipun karena itu ada 3 teman kami yang luka parah bahkan sekarat. Pada akhirnya aku bisa berhadapan dengan Sasuke. Tapi karena aku lebih lemah dari dia, aku kesulitan mengalahkannya dan dia di menusukkan jurus pamungkasnya kedadaku"
"Kenapa dia melakukan itu, bukannya kau itu rekannya?" Tanya Mizore
"Dia bilang padaku, aku harus mati di tangannya karena menurut kakaknya… Syaratnya jika dia ingin membuka kekuatan terkuat di dalam dirinya. Maka dia harus membunuh orang terdekatnya, dan orang terdekat dia adalah aku" Jawab Mizore
Naruto pun dibuat kaget oleh Mizore saat tiba-tiba tangannya dipegang oleh Mizore dengan erat "Mizore-chan, apa yang kau lakukan?"
"Kau tahu Naruto-kun, aku iri pada Moka" Jawab Mizore
"Kenapa?" Tanya Naruto
"Kau itu tampan, kuat, dan juga hatimu juga kuat dan bahkan bisa bersabar menghadapi cobaan yang bahkan lebih besar dariku. Aku rela untuk menjadi yang kedua demi memiliki pria sesempurna dirimu, Naruto-kun" Jawab Mizore
'Mizore-chan' Batin Naruto saat melihat gadis itu, dia tidak habis pikir. Sebegitu besarkah rasa cinta gadis itu padanya, bahkan dia rela menjadi yang kedua asal dia bisa menjadi kekasihnya. Kemudian dia menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata "Tidak Mizore-chan, aku tidak sesempurna itu. Bahkan jika kau bisa berkunjung dimensiku, masih lebih banyak yang lebih baik daripada aku. Aku tidak setampan Sasuke, dan tidak sejenius sahabatku yang bernama Neji atau Shikamaru"
Cup
Jantung Naruto pun tersentak saat mendapati bibir lembut Mizore sudah mencium dirinya, disela ciumannya dia pun bergumam dan entah kenapa dia bisa mendengarkannya "Aku benci saat kau selalu mengganggap dirimu lebih rendah daripada yang lain. Kau mungkin bilang kau tidak lebih tampan dari orang bernama Sasuke itu, atau sejenius sahabatmu yang bernama Neji atau Shikamaru itu. Tapi aku mencintaimu karena kebaikanmu dan sifatmu yang pemaaf itu, Naruto-kun"
'Mizore-chan' Batin Naruto, saat dia mendengar kata-kata Mizore ini dia teringat Hinata yang menurut Sakura mencintainya tanpa memikirkan ketampanan atau kepintaran yang dia miliki. Dan tanpa sadar dia juga sudah menempelkan tangannya di pipi Mizore dan membalas ciumannya dengan lembut dan membuat Mizore mendesah pelan
"Kau bodoh Naruto-kun, kau bodoh. Aku benci padamu" Gumam gadis berambut pink yang melihat ciuman Naruto dan Mizore dengan air mata yang meleleh dari iris matanya dan dia pun pergi jauh-jauh dari tempat itu
"Astaga, apa yang aku sudah lakukan" Ucap Naruto yang sudah melepaskan ciumannya dari Mizore, kemudian dia berkata "Maaf Mizore-chan, seharusnya hal ini tidak aku lakukan"
"Aku mengerti Naruto-kun" Balas Mizore, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita kembali yang lain pasti menunggu"
Naruto pun pergi bersama Mizore dan melihat Tsukune dengan keadaan babak belur dan dipapah oleh Kurumu. Kemudian Naruto pun mendekati Tsukune dan berkata pada Kurumu tentang keadaan Tsukune
"Kurumu! Apa yang terjadi pada Tsukune?" Tanya Naruto
"Dia babak belur karena dihajar oleh para gadis di ruang ganti karena di kira mengintip mereka, Naruto" Jawab Kurumu
"Gin-senpai, orang itu berbahaya Naruto. Dia menjebakku dan aku dikira pengintip oleh gadis-gadis disana, kalau Kurumu-chan tidak ada. Mungkin tubuhku bisa lebih parah daripada ini" Balas Tsukune
"Dasar ero-teme sialan, berani sekali dia memfitnah temanku seperti itu. Dia menfitnahku aku masih terima, tapi ini…" Ucap Naruto
"Tenanglah, Naruto-kun" Balas Mizore
"Oh ya, aku lupa. Moka-chan dalam masalah naruto" Ucap Tsukune, kemudian dia melanjutkan "Dia mengincar Moka-chan, kau harus cari dia. Sebelum Gin-senpai berbuat macam-macam pada dia"
'Damn…' Batin Naruto yang sudah langsung berlari untuk mencari Moka sambil membatin 'Kalau dia berbuat macam-macam pada Moka-chan, aku bersumpah akan membunuhnya hari ini juga'
Pada malam harinya, Moka saat ini pun hatinya sedang hancur setelah melihat kekasihnya mencium gadis lain di hadapannya. Dia saat ini berada di atap balkon Youkai Academy untuk menenangkan pikirannya dari hal yang membuatnya sakit tadi. Tiba-tiba keluarlah sosok Gin yang menyeringai sambil mengunci pintu tangga untuk menuju ke atas dan menghampiri Moka
"Sedang apa kau disini, Moka-san?" Tanya Gin
"Bukan urusanmu" Jawab Moka dengan dingin
"Owh, sifatmu sungguh dingin. I like it!" Ucap Gin, kemudian dia mendekati Moka dan melihat Moka dengan tatapan penuh nafsu sambil berkata "Kau lebih baik tinggalkan si pirang itu dan menjadi milikku, aku akan memuaskanmu Moka-san"
Moka yang merasakan firasat buruk pun langsung berkata "Mau apa kau? Jangan mendekat"
"Oh sayang sekali itu tidak bisa. Kau telah membuatku bergairah, sepertinya menikmatimu saat dalam wujud asliku akan sangat menyenangkan" Balas Gin dan tubuhnya berubah menjadi manusia serigala yang membuat kaget Moka
'Werewolf…' Batin Moka yang sudah keringat dingin mengingat makluk di depannya adalah Youkai S-Class sama seperti dirinya, itu juga jika dia bisa melepas Rosario miliknya tanpa bantuan Naruto
"Ayo Moka-san, kita bersenang-senang" Ucap Gin yang sudah mulai memeluk Moka
"Tidakkk!"
"Rasengan!"
Duaaaarrrrr
Muncullah Naruto yang sudah menghancurkan pintu tangga yang dikunci oleh Gin dengan Rasengan, kemudian dia berteriak "Lepaskan dia, ero-teme"
"Cih dasar penganggu" Ucap Gin yang sudah mengalihkan pandangannya ke arah Naruto, kemudian dia berkata "Bagaimana bisa kau menemukan keberadaan Moka-san?"
"Dengan Sennin Mode yang sudah kupakai tadi, aku bisa merasakan aura dari jarak radius beberapa ratus meter, dan aku sudah mengetahui dengan jelas aura dari Moka-chan. Jadi aku bisa menemukannya dengan cepat"
"Aku tidak tahu apa yang kau maksud Sennin Mode itu, tapi kau harus membayar karena telah mengganggu kesenanganku" Ucap Gin yang sudah menghilang dengan cepat
'Kemana dia' Batin Naruto, yang sudah mengeluarkan Kunai-nya. Sudah tidak menggunakan Sennin Mode adalah masalah untuk dirinya karena kesulitan untuk mendeteksi keberadaan Gin
"Kena kau!" Ucap Gin yang sudah muncul dibelakang Naruto, Naruto yang mendengarnya pun sudah membalikkan tubuhnya dan berusaha memm-block serangan Gin, tapi gagal dan terlempar ke belakang
"Naruto-kun!" Teriak Moka yang sudah menghampiri Naruto dan berkata "Kau tidak apa-apa kan, Naruto-kun?"
"Aku tidak apa-apa, Moka-chan" Balas Naruto
"Kenapa kau masih memperdulikan dia Moka-san, apa kau lupa kalau dia telah mencium gadis berambut violet yang bernama Mizore itu, kau melihatnya dengan mata kepalamu sendiri bukan" Ucap Gin
Naruto pun terbelalak dengan kabar itu, kemudian dia berkata 'Jadi dia melihatmu. Kau bodoh Naruto, kau bodoh… Karena perbuatanmu kau malah menyakiti hati Moka-chan'
Moka pun terdiam, dan Naruto pun bangkit dan mulai menerjang Gin dengan kunai di tangannya tapi dia menghindar dengan cepat 'Sial, dia cepat sekali'
"Percuma kau menyerangku seperti itu Naruto-san, aku itu merupakan werewolf. Di dalam keadaan sinar bulan pernama menyinari dunia ini, aku tidak terkalahkan" Ucap Gin
Buaaakkk
"Ohokk!" Ucap Naruto yang sudah memuntahkan darah segar dari mulutnya, tapi Gin belum selesai. Dia menghilang dengan cepat dan muncul kembali di dekat Naruto
Buaaakkk
Buaaakkk
'Sial, aku tidak sempat menggunakan bunshin untuk membantuku meraih Sennin Mode' Batin Naruto saat tubuhnya dihajar habis-habisan oleh Gin
"Hentikan! Gin-senpai kumohon berhenti menyiksa Naruto-kun hiks" Ucap Moka yang tidak sanggup meihat pacarnya dihajar habis-habisan oleh Gin, kemudian dia melanjutkan "Aku memang marah karena perbuatan Naruto-kun tapi aku tidak sanggup melihatmu menyerang Naruto-kun secara membabi-buta seperti itu"
"Kalau begitu jadilah milikku Moka-san dan aku akan mengajakmu ke surga dunia" Ucap Gin dengan menyeringai evil
'Sial, aku tidak bisa bergerak. Badanku serasa remuk semua… Kyuubi, kalau bisa aku ingin meminta bantuanmu satu kali ini saja' Batin Naruto yang sedang berusaha menggerakkan badannya
Tapi tiba-tiba kaki Gin dibuat beku oleh seseorang, kemudian ada suara gadis yang berkata "Aku tidak akan membiarkanmu menyentuh Moka-san"
Gin pun menyadari siapa yang menjadi penghalangnya kali ini, kemudian dia berkata "Mizore-san, eh. Kenapa kau menghalangiku. Bukannya kau ingin memiliki Naruto-san untukmu sendiri"
"Memang" Balas Mizore sambil menggigit bibirnya sendiri, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku tahu, kalau Moka-san adalah cinta pertama Naruto-kun, jadi aku tidak bisa membuatkannya meninggalkannya. Jadi aku rela menjadi yang kedua, asal Naruto-kun bisa bahagia dengan Moka-san"
'Mizore-chan / Mizore-san' Batin Naruto dan Moka
Crannnkkk
Gin pun menghancurkan es yang menahan kakinya dengan mudah, kemudian dia berkata "Drama yang menyentuh, tapi…"
"Ukh…" Ucap Mizore yang kesakitan karena tubuhnya ditabrakkan ke dinding di belakangnya dengan keras oleh Gin
"Mizore-san!" Teriak Moka
"Kau cantik juga, kau akan menjadi hidangan pembuka-ku dan kemudian giliranmu Moka-san" Ucap Gin yang sudah mulai membuka baju milik Mizore yang berontak, tapi lehernya ditahan oleh Gin. Tapi tiba-tiba semua tersentak saat merasakan tekanan Youki yang cukup besar muncul dari arah Naruto
"Jika kau masih ingin hidup, lebih baik kau lepaskan dia ero-teme" Ucap Naruto yang sudah bangkit dan memakai Corrupted Kyuubi Form miliknya yang sudah memunculkan 2 ekor
"Kitsune huh, tapi biarkan aku menyelesaikan tugasku" Ucap Gin, yang masih melanjutkan aksinya, dan
Buuaaaakkkk
"Damn, that hurt man" Ucap Gin yang wajahnya dipukul dengan keras oleh Naruto
"Mizore-chan pergilah ke tempat Moka, aku sendiri yang akan melawan bajingan mesum ini" Ucap Naruto
"Ha'i Naruto-kun" Balas Mizore dengan nada takut, tapi dia memberanikan diri dan mengikuti perintah Naruto
"Kau serius ingin mengalahkanku, aku itu adalah Werewolf dan dibawah sinar bulan purnama, aku tidak terkalahkan" Ucap Gin dengan arogan
Buaaakkkk
"Banyak bicara! Aku sudah pernah melawan seseorang dengan kekuatan menyerupai dewa jadi jangan menyombongkan diri di hadapanku" Ucap Naruto yang sudah memukul Gin dengan keras
'Seseorang dengan kekuatan dewa, orang macam apa dia itu' Batin Gin yang sudah mulai takut akan Naruto
"Mizore-san, kau tidak apa-apa kan?" Tanya Moka yang melihat Mizore sudah berada di dekatnya
"Tidak apa-apa Moka-san, hanya leherku sakit akibat cekikan Gin-senpai" Balas Mizore, kemudian dia melanjutkan "Aku minta maaf atas perbuatanku tadi Moka-san. Tapi aku tidak bisa menbohongi perasaanku sendiri, aku memang sangat mencintai Naruto-kun. Aku sebenarnya tidak ingin terjadi hal seperti ini, tapi aku takut"
"Takut kenapa?" Tanya Moka
"Takut kalau kau tidak ingin berbagi Naruto-kun denganku dan saat umurku 17 tahun aku akan dipaksa untuk menikah dengan orang yang tidak kucintai karena statusku sebagai Yuki-Onna" Jawab Mizore, dan Moka pun terdiam akan ucapan dari Mizore
Gin pun menghilang dan muncul di dekat Naruto dengan cepat, tapi Naruto berhasil menangkis pukulan Gin dengan sigap, melihat itu Gin pun berkata "Kenapa kau bisa menangkis pukulan super cepatku? Aku Youkai paling cepat di akademi ini"
"Sayang sekali, kau itu tidak ada apa-apanya denganku saat ini. Dalam mode ini aku akan menjadi lebih cepat dengan atau tanpa sinar bulan purnama, tidak sepertimu" Balas Naruto
Buaaakkkk
Naruto pun langsung memukul Gin dengan cepat dan ekornya bertambah langsung menjadi 3, kemudian dia berkata "Kau tahu ero-teme. Dibandingkan dengan tou-chanku, kau itu tidak ada apa-apanya. Dia adalah makhluk tercepat di tempat tinggalku"
Gin emosi saat mendengar ucapan Naruto dan berusaha menghajar Naruto lagi. Tapi tiba-tiba saja gerakannya melambat dan dia pun melihat ke atas dan membatin 'Damn, sinar bulan purnama sudah hilang. Aku tidak bisa lebih cepat daripada ini'
"Jadi kecepatanmu sudah habis ya. Lebih baik aku akhiri ini" Ucap Naruto yang tangan kanannya sudah berbentuk Rasengan berwarna biru dan ditangan kirinya merupakan Rasengan berwarna merah, kemudian dia berkata "Taikyoku Rasengan!"
Booommmmm
Dia pun menggabungkan kedua Rasengan itu menjadi satu Rasengan yang lebih kuat dan mementalkan Gin saat Naruto mengarahkan Rasengan itu ke arah Gin dan membuatnya pingsan. Corrupted Kyuubi Form Naruto pun menghilang dan Naruto pun menghampiri Moka dan Mizore
"Kalian berdua tidak apa-apa kan?" Tanya Naruto
"Kami tidak apa-apa Naruto-kun" Jawab Moka dan Mizore
"Bagus kalau begitu" Ucap Naruto, dan tubuh dia oleng dan terjatuh
"Naruto-kun!" Teriak Moka dan Mizore yang menangkap tubuh Naruto sebelum terjatuh ketanah. Saat melihat wajah Naruto, Moka pun berkata "Sepertinya dia kelelahan sekali, Mizore-chan"
"Kau benar" Balas Mizore
"Moka-chan, kau tidak apa-apa?" Tanya Tsukune dan Kurumu yang baru masuk ke tempat kejadian perkara, dan kemudian dia berkata "Kenapa bisa Mizore-san ada disini? Dan apa yang terjadi pada Gin-senpai dan Naruto?"
"It's a long story, Tsukune-kun / Aono-san" Balas Moka dan Mizore bersamaan yang sudah membawa Naruto
'Sejak kapan mereka berdua jadi sekompak ini' Batin Kurumu dan Tsukune dengan sweatdrop saat melihat kepergian Moka dan Mizore yang membawa tubuh Naruto yang kelelahan
-To Be Continued-
Erza: Ini udah lanjut kok, don't worry gak bakal hiatus kok. Insya Allah
Grand560: Thanks atas dukungannya
Varian Andika: Enggak, Obito enggak bakal dateng ke dimensi Rosario. Pair Naru cuma 2 aja, pair lebih baik *Plaakkks. Dikira anak, 2 anak lebih baik
Naruto-senpai: Naruto, Moka, Tsukune sm Mizore umurnya 16
Andy Villaska: Memang cepet, ya harem sih tapi Cuma 2 aja pairnya
Firdaus Minato: Tapi tetep aja lah, mau bulan puasa kek mau bulan biasa kek kalau bisa jangan kebanyakan minta lemon lah. Ini fic genre romance sm adventure, jd jangan kebanyakan mengharapkan lemon. Nanti kalo lagi mood juga dibikin, lagian itu juga bakal dibikin pas mereka berdua udah nikah. Enggak kaya di fic-fic lain atau fic ane yang satu lagi karena request reader bikin lemonnya pas masih sekolah, sama kaya keadaan di Indo ini. ML kok pas lagi masa sekolah. Giliran hamil digugurin, nambah dosa aja, ckckckckck
Ayub Pratama: Ane kalo lemon juga pikir-pikir dulu gan. Ini kan adventure masa lemonnya banyak
Harasan21: Memang sengaja di buat cepat, soal ada reader PM di FB katanya kok Naru balik Konoha-nya lama amat
Guest: Yuki-Onna itu Youkai yang bisa mengendalikan es tapi gendernya cewek, kalau yang gendernya cowok namanya Yuki-Otoko
Kanzaki Yuki: Kayaknya di fic ini Tsukune gak bakal jadi Ghoul deh. Nanti ada kekuatan yang dikasih sama Naruto, ane baca pas awal-awalnya doang streaming bahasa inggris. Sisanya buat info baca di wiki sama fanfic Naruto x Rosario Vampire yang lain
AzumaKazui: Yoi vroh, memang idenya kan ada 2 pairnya hahay
