Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x ?, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 9: Tsukune New Power and Naruto Little Imouto

Naruto yang terpaksa harus tidur di kamar Mizore, karena Mizore masih dalam keadaan batin yang terguncang karena perbuatan orang bernama Kotsubo kemarin pun terbangun dan wajahnya memerah karena posisi Mizore yang masih memeluknya seperti kemarin

'Ya, ampun Mizore-chan. Cepatlah bangun dan lepaskanlah pelukanmu, nanti lama-lama aku bisa tidak tahan dan kamu akan kumakan lho' Batin Naruto, kemudian dia menggeleng-gelengkan kepalanya karena baru menyadari apa yang baru saja dia katakan, kemudian dia berkata "Ini karena dua guruku sama-sama mesum, aku jadi berubah mesum begini. Terkutuk kau ero-sennin, Kakashi-sensei"

Mizore pun terbangun dan dia juga terkejut saat melihat dirinya sedang dalam keadaan memeluk Naruto. Wajahnya memerah dengan hebat dan dia berkata dengan gelagapan "Na..Naruto-kun, apa yang kau lakukan disini?"

Naruto menaikkan alisnya karena bingung atas pertanyaan Mizore, kemudian dia menjawab dengan santai "Bukannya kau yang memintaku menemanimu disini ya, Yuki-Hime"

Wajah Mizore pun memerah saat mendengar nickname dari Naruto untuknya, kemudian dia teringat sesuatu dan berkata sambil menangis dengan nada panik "Kemarin kan… Kotsubo-sensei tidak macam-macam denganku kan, Naruto-kun?"

"Jangan khawatir, aku sudah menghajarnya sampai babak belur kemarin" Jawab Naruto

"Syukurlah" Balas Mizore, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu terima kasih banyak ya, Naruto-kun"

"Tidak apa-apa, senang bisa membantumu Yuki-Hime" Balas Naruto. Dia pun memakai jaketnya dan bersiap untuk keluar kamar Mizore, tapi ditahan oleh Mizore

"Naruto-kun, kau mau kemana. Kau tidak mau sarapan dulu disini, aku bisa kok membuatkanmu ramen, tapi cuma kali ini saja" Ucap Mizore

"Tidak usah, Mizore-chan. Aku ingin ke kamarku untuk menyiapkan barang-barang untuk pelajaran hari ini. Kalau begitu sampai jumpa lagi di kelas" Balas Naruto

Naruto saat ini sedang berjalan di lorong sekolah, tapi ada seseorang yang menariknya dan membawanya di tempat di sekitar Youkai Academy yang terlihat sepi. Naruto pun melihat orang yang membawanya dan ternyata dia adalah Bee

"Ternyata kau…" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Sebenarnya siapa kau ini, kenapa kau bisa tahu aku adalah Jinchuuriki Kyuubi?"

"Karena aku sama denganmu" Jawab Bee singkat

"Maksudmu, kau juga seorang Jinchuuriki?" Tanya Naruto

"Ya" Balas Bee ditambah dengan anggukan, kemudian dia melanjutkan "Aku adalah Jinchuuriki sama sepertimu, tepatnya aku adalah Jinchuuriki Hachibi"

"Tapi bagaimana bisa orang dimensi ini bisa menjadi Jinchuuriki?" Tanya Naruto

"Kau salah" Balas Bee, kemudian dia melanjutkan "Aku juga dari dimensi shinobi, sama sepertimu. Namaku Killer Bee, aku shinobi dari Kumogakure"

Saat mendengar nama Kumogakure, Naruto pun terlihat siaga dan sudah mengeluarkan kunainya. Bagaimana tidak, Kumogakure dan Konohagakure tidak pernah berada dalam hubungan baik dalam waktu beberapa tahun. Naruto tahu ayahnya pernah melawan ninja Kumogakure saat dalam Perang Dunia Shinobi ke-3 dan juga pihak Kumogakure lah yang pernah mencoba menculik Hinata dan membuat ayah Neji, Hizashi terbunuh karena mengorbankan dirinya untuk menjadi Hiashi palsu saat Hiashi membunuh salah satu ninja Kumogakure yang berniat menculik putrinya

"Tenangkan dirimu, Jinchuuriki Kyuubi. Aku datang dengan maksud damai" Ucap Bee, Naruto yang mendengarnya pun langsung melesat ke arah Bee dengan cepat tapi Bee bertindak cepat dan menahan tangan Naruto dan mengunci pergerakan tangan Naruto, membuatnya tidak bisa bergerak bebas

"Kumo datang dalam maksud damai, sungguh konyol. Apa kau lupa desamu dulu juga bilang datang untuk urusan perdamaian dengan desa Konoha, tapi apa! Kalian malah berniat menculik putri sulung dari keluarga Hyuuga dan telah membuat ayah dari rekanku meninggal karena dia menggantikan kakaknya yang telah membunuh penculik putrinya yang ternyata adalah orang Kumo. Dan kau pikir, aku akan percaya dengan itu?" Tanya Naruto dengan nada geram, kemudian dengan satu sentakan Bee terlempar karena ada gelombang kejut dari dalam tubuh Naruto dan memperlihatkan Naruto yang sudah memasuki Sennin Mode

"Aku tahu gaki, desa kami itu banyak berbuat salah. Menghancurkan desa Uzushiogakure, desa tempat tinggal para anggota klan Uzumaki" Balas Bee, dan mendengar itu Naruto semakin geram tapi dia tahan sampai Bee menyelesaikan ceritanya "Bersekutu dengan Iwagakure untuk berperang dengan Konohagakure dalam Perang Dunia Shinobi ke-3, dan masih banyak lagi. Tapi desa kami saat ini sudah berubah, dan berniat untuk beraliansi dengan 5 negara elemental yang lain. Musuh kita saat ini bukan desa Kumo atau desa Konoha, tapi adalah Akatsuki. Akatsuki saat ini telah menangkap 7 dari Bijuu yang ada dan jika mereka mendapatkan Bijuu milik kita juga, aku tidak tahu apa yang akan mereka lakukan setelah mereka memiliki chakra 9 Bijuu"

'Jadi Fuu dan juga Utakuta sudah…' Batin Naruto, saat mengingat 2 rekan Jinchuuriki yang dia temui, kemudian dia membatin 'Kurang ajar kau Madara'

"Bee-san, apakah kau juga terhisap lubang dimensi juga? Sama sepertiku" Tanya Naruto

"Ya, setelah aku dan saudaraku berhasil mengalahkan dan membunuh salah satu anggota Akatsuki yang bernama Kisame"

'Kisame… Bukannya dia adalah makluh mirip hiu yang menjadi rekan Itachi itu. Jadi dia sudah mati, baguslah. Pedang penghisap chakranya itu merepotkan' Batin Naruto, kemudian dia berkata "Kalau begitu aku pergi dulu, aku harus menyiapkan diriku untuk kelasku yang pertama"

Bee ingin mengatakan sesuatu saat melihat Naruto pergi dari hadapannya, tapi dipotong oleh Naruto "Jangan khawatir… Aku sudah melupakan kebencianku pada Kumogakure, lagipula musuh dari musuhku adalah temanku. Jadi jika Akatsuki mengganggapmu musuh, berarti kau adalah temanku"

Naruto pun sampai dikamarnya dan langsung mandi dan bergegas berpakaian sampai lupa sarapan. Setelah siap, dia pun melesat ke kelasnya dan dia berhasil sampai sebelum Nekonome datang

"Syukurlah, aku tidak terlambat" Ucap Naruto

"Ya, kalau kau terlambat. Kau akan dihukum habis-habisan oleh Nekonome-sensei, Naruto" Balas Tsukune

"Ya, ya… Terserah padamu lah, kau juga suka terlambat sama sepertiku" Ucap Naruto dan dibalas deathglare oleh Tsukune

"Uhm, Naruto-kun…" Panggil Moka

"Ya Moka-chan" Balas Naruto

"Setelah membantu Mizore-chan kemarin, kau kemana? Aku ke kamarmu tapi kata nenek katak kau belum pulang setelah membantu Mizore-chan" Tanya Moka, kemudian dia berkata dengan nada lemah "Apa kau tidur di kamar Mizore-chan?"

Naruto pun melihat Moka, dan hatinya sakit saat melihat wajah Moka yang terlihat sedih. Dia ingin menjawab, tapi dipotong oleh Mizore "Moka-chan, jangan salahkan Naruto-kun. Salahkan saja aku, setelah pertistiwa kemarin… Aku jadi trauma untuk tidur sendiri, jadi aku meminta Naruto-kun menemaniku. Aku sungguh minta maaf, Moka-chan"

"Kau aneh, Omote" Ucap Ura dari dalam diri Moka

"Ura-chan, sudah lama sekali aku tidak mendengar suaramu" Balas Moka dengan nada senang, dan Ura hanya menghela nafas saat melihat sifat luar dari dirinya itu. Kemudian Moka teringat sesuatu dan berkata "Apa yang kau maksud dengan aneh, Ura-chan?"

"MaksudkuKau yang memutuskan untuk berbagi si Uzumaki itu berdua dengan Yuki-Onna itu, tapi kau masih saja cemburu cuma gara-gara dia tidur di kamar gadis itu hanya karena dia meminta perlindungannya karena dia masih trauma. Percayalah sedikit pada si Uzumaki itu jika kau mencintainya, Omote" Jawab Ura dan suara Ura pun menghilang dan Moka pun membatin dengan tersenyum 'Terima kasih, Ura-chan'

"Moka-chan, kau tidak apa-apa kan? Dari tadi kau melamun tahu" Tanya Naruto yang menunjukkan raut wajah khawatir pada Moka

"Aku hanya bicara pada sisi lainku via Rosario milikku saja Naruto-kun, jadi jangan khawatir" Jawab Moka dengan cara berbisik di telinga Naruto

"Baguslah kalau begitu" Balas Naruto yang sudah menghela nafas lega

"Dan Mizore-chan, jangan merasa bersalah seperti itu. Aku saja yang bodoh, cemburu padamu saat kau mendapat musibah" Ucap Moka yang sudah melihat Mizore dan mengeluarkan senyum termanisnya, kemudian dia melanjutkan "Lagipula kau juga berhak atas Naruto-kun juga, Mizore-chan"

"Terima kasih, Moka-chan" Balas mizore yang wajahnya sudah memerah karena Moka mengingatkan fakta bahwa dia juga merupakan kekasih Naruto dan juga berhak atas dirinya

'Berhak… Apa maksud Moka-chan sebenarnya? Apa Moka-chan dan Mizore-san / Yuki-Onna itu sudah official menjadi pasangan Naruto' Batin Tsukune dan Kurumu saat mendengar pernyataan gamblang dari Moka

Setelah kejadian itu, Nekonome pun masuk, kemudian dia berkata "Ohayou minna!"

"Ohayou Nekonome-sensei" Balas semua murid disitu kecuali Naruto yang sepertinya sedang mencari buku di tas pemberian Tenmei selama dia menjadi pelajar disitu

'Kuso dimana buku pelajaran sejarah itu? Aku bisa diusir dari kelas kalau begini' Batin Naruto yang panik karena buku pelajaran sejarahnya tidak ada sama sekali di tasnya padahal pelajaran pertama dari Nekonome adalah sejarah

"Ada sesuatu yang salah, Uzumaki-kun?" Tanya Nekonome

"Ti..Tidak ada sama sekali sensei" Balas Naruto

"Bagus, kalau begitu buka buku pelajaran kalian masing-masing" Ucap Nekonome, Nekonome pun melihat semua orang sudah mengeluarkan buku pelajaran masing-masing, kecuali Naruto. Membuatnya menjadi melihat Naruto dengan tajam dan berkata "Mana buku pelajaranmu, Naruto-kun?"

"Hehehehe, aku lupa membawanya sensei" Jawab Naruto dengan tenang, tapi dia langsung merinding saat dia melihat aura hitam kegelapan yang sudah menyelumuti Nekonome

"Keluar…" Ucap Nekonome dengan dingin. Saat melihat Naruto masih duduk di tempatnya, dia pun berkata "Kalau tidak, aku akan mencakar wajahmu Uzumaki-kun"

"Ha'i sensei" Balas Naruto, kemudian dia keluar dari kelas dan saat di luar, dia pun berkata "Arrrggghhh, benar-benar sial nasibku hari ini. Pakai lupa bawa buku pelajarannya lagi"

"Naruto, kau bisa mendengarku kan?" Tanya seseorang dari dalam tubuh Naruto

"Gerotora, itu kau?" Tanya balik Naruto saat menyadari siapa yang mengajaknya bicara

"Tentu saja ini aku bocah bodoh" Balas Gerotora

"Ooohhh, aku pikir kau sudah mati dimakan dan ditelan oleh Kyuubi" Ucap Naruto

Gerotora pun kesal akan perkataan Naruto, kemudian dia membalas "Dasar bocah sialan, kau menyumpahiku supaya cepat mati ya?"

"Aku tidak ingat mengatakan hal ini lho Gerotora, kau sendiri loh yang mengatakannya" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Jadi ada apa kau berbicara padaku saat ini?"

"Kau sudah bertemu dengan Jinchuuriki Hachibi?" Tanya Gerotora, dan dibalas anggukan oleh Naruto. Kemudian dia berkata "Kalau begitu, apa kau tahu kalau Jinchuuriki Hachibi memiliki full control saat dia berubah menjadi bijuu"

Naruto pun melihat Gerotora dengan tatapan shock, kemudian dia berkata "Kau serius?"

"Sangat…" Balas Gerotora

"Lalu kenapa kau membicarakan hal ini kepadaku?" Tanya Naruto

"Naruto, apa kau benar-benar ingin menguasai chakra Kyuubi?" Tanya balik Gerotora

"Ya, aku hanya tidak ingin Kyuubi menyakiti orang-orang terdekatku lagi" Jawab Naruto, dan Gerotora tersenyum sebentar saat menerima jawaban pertanyaan dari Gerotora

"Kalau begitu berlatihlah dengan dia. Killer Bee, sang Jinchuuriki Hachibi" Ucap Gerotora

"Kau serius Gerotora? Tapi jika kau ingat, shinobi sekaliber ero-sennin saja tidak bisa membuatku menguasai kekuatan super besar Kyuubi saaat dia baru mencapai ekor 4, apalagi orang itu" Balas Naruto yang masih belum bisa percaya atas permintaan Gerotora itu

Gerotora yang mendengar ini hanya mendengus dan berkata "Jangan meremehkannya, gaki… Dia sudah menguasai penuh mode Bijuu miliknya, sedangkan Jiraiya tidak, meskipun dia mempunyai skill dan pengalaman lebih banyak dari Killer Bee dan juga master fuinjutsu tapi tetap saja Bee lebih unggul dalam hal ini dibandingkan Jiraiya"

"Ya, terserahlah. Aku akan pikirkan nanti" Ucap Naruto yang sudah memutuskan koneksinya dengan Gerotora

Naruto saat ini sudah berada di bawah pohon dia dan Mizore selalu bertemu dan mulai bermeditasi untuk mengumpulkan chakra alam miliknya. Beberapa lama kemudian, dia membuka matanya dan memperlihatkan matanya yang sudah memasuki Sennin Mode dan dia melihat Kurumu, Moka, Mizore, dan Tsukune datang ke arahnya

"Kenapa kalian semua berada disini, memangnya sekarang sudah waktunya istirahat?" Tanya Naruto

"Ini memang sudah waktunya istirahat, Naruto-kun" Jawab Moka

"Souka, aku tidak menyangka aku sudah bermeditasi selama ini" Balas Naruto

"Naruto, kau bilang kemarin ada yang ingin kau katakan padaku kan? Kalau boleh bisa aku tahu itu sekarang?" Tanya Tsukune

"Tentu saja" Balas Naruto, kemudian dia berkata "Apa kalian semua sudah tahu kalau Tsukune adalah manusia?"

Semua orang terkejut apalagi Moka dan Mizore yang kaget kenapa bisa Naruto membocorkan rahasia temannya sendiri, Kurumu saat ini hatinya sedang terluka karena mengetahui orang yang dicintainya adalah seorang manusia.

"Kenapa kau memberitahu rahasia kalau aku adalah manusia, Naruto!" Teriak Tsukune yang marah karena sahabatnya itu telah membongkar rahasianya

"Diamlah…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau ingin kekuatan atau tidak?"

"Naruto-kun… Sebenarnya apa yang ingin kau rencanakan?" Tanya Moka

"Tidak ada" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya berfikiran, karena Tsukune adalah manusia. Maka dia akan vital dari serangan para Youkai disini, lagipula memang benar aku adalah pelindungnya tapi aku tidak bisa melindunginya terus-terusan kan. Karena mungkin ada saatnya dimana aku tidak bisa menolongnya sama-sekali, jadi aku ingin dia memiliki kekuatan supaya dia bisa melindungi dirinya sendiri"

Tsukune yang sudah mengerti alur pembicaraan Naruto pun berkata "Lalu kau akan melakukan apa?"

"Seperti ini" Jawab Naruto yang sudah menempelkan tangan kirinya yang sudah dia masukkan chakra di bagian perut Tsukune

Jleeebbbb

Lima jari milik Naruto yang dia tempelkan di bagian perut Tsukune pun menembus tubuh Tsukune dan dia menyalurkan energy chakra yang dia punya secara paksa pada Tsukune, membuatnya berteriak"Arrrrgggghhhh!"

"NARUTOOO!" Teriak Kurumu, kemudian dia berkata "APA YANG KAU LAKUKAN PADA TSUKUNE!

"Tenanglah, Kurumu. Sebentar lagi, proses ini akan selesai" Ucap Naruto, kemudian setelah beberapa lama dia melepaskan jarinya yang menembus tubuh Tsukune dan berkata "Bagaimana keadaanmu sekarang, Tsukune?"

"Naruto… Sebenarnya apa yang telah kau lakukan? Kenapa tubuhku serasa lebih ringan dan tubuhku terasa lebih kuat daripada biasanya?" Tanya Tsukune pada Naruto dengan bertubi-tubi

"Itu karena aku memasukkan sebagian chakra milikku secara paksa ke dalam tubuhmu Tsukune. Dan itu membuatmu menjadi lebih kuat sama sepertiku" Jawab Naruto, tubuhnya roboh tapi sebelum tubuhnya telak membentur tanah. Dia telah ditahan oleh Moka dan Mizore

"Naruto-kun… Apa kau baik-baik saja?" Tanya Moka

"Aku baik-baik saja, hanya lelah karena aku memberikan chakra yang lumayan banyaknya ke dalam tubuh Tsukune. Sepertinya aku tidak bisa mengikuti pelajaran lagi nanti, aku butuh banyak istirahat untuk memulihkan chakraku. Kalian bisa memberikan kabar ini pada Nekonome-sensei bukan"

"Tentu saja, Naruto-kun. Aku dan Moka-chan akan memberikan kabar darimu ini pada Nekonome-sensei" Jawab Mizore

"Arigatou Mizore-chan. Oh ya Tsukune, jika kau ingin tahu caranya memakai kekuatan pemberianku itu tanya saja pada Fukasaku-jiji dan Shima-baachan. Mereka pasti akan menolongmu" Ucap Naruto, kemudian dia pergi ke kelasnya dalam keadaan terhuyung-huyung

"Naruto-kun, biarkan aku dan Mizore-chan antar kau ke kamarmu" Ucap Moka

"Tidak perlu, Moka-chan, Mizore-chan. Aku bisa sendiri kok. Lagipula aku tidak ingin merepotkan kalian" Balas Naruto yang sudah mempercepat langkahnya dan sudah menghilang dari hadapan Moka, Mizore, Kurumu, dan Tsukune

"Si Uzumaki itu sangat tangguh ya. Dia memaksakan sebagian kekuatan di tubuhnya untuk dikeluarkan dan kemudian dia transferkan ke dalam tubuh Tsukune, kalau aku jadi dia mungkin aku sudah pingsan setelah dia melakukan itu karena factor kelelahan" Ucap Ura yang mulai bicara dari Rosario milik Moka

"Kau benar Ura, Naruto-kun memang selalu penuh dengan kejutan" Balas Moka, kemudian dia berkata "Dan juga kekuatannya itu membuatnya tidak perlu dibantu atau bersembunyi di balik dirimu, Ura-chan"

"Itu memang benar, tapi bilang pada kekasihmu itu untuk membiarkanku keluar satu kali saja. Aku bosan terus berada di Rosario ini tau, lagipula aku juga ingin have fun dengannya dengan tubuh asliku" Balas Ura

"Aku sih tidak masalah dengan itu" Ucap Moka, kemudian dia berkata dengan nada jengkel dan cemburu pada sisi lainnya itu "Tapi apa maksudmu dengan have fun itu, HAH?"

"Oh ayolah, aku hanya ingin menghisap darahnya saja dan mungkin saja bisa lebih daripada menghisap darah fufufufu" Jawab Ura yang sudah mengeluarkan tawa sadisnya dan membuat Moka sweatdrop akan perilaku Ura

Naruto yang sedang dalam perjalanan menuju ruang asramanya badannya tidak bisa menahan diri lagi. Selama beberapa hari, sehabis pertarungannya dengan Gin. Dia selalu memaksakan dirinya untuk berlatih dan terus menjadi kuat untuk melindungi Moka dan Mizore, tapi dia tidak pernah beristirahat secara penuh dan itu berpengaruh pada kondisi chakranya yang menjadi tidak stabil. Apalagi saat dia sudah memberikan chakranya kepada Tsukune, chakra Naruto sudah setengahnya saja karena dirinya beristirahat secara penuh sewaktu di kamar Mizore saja. Setelah itu dia pun roboh dan jatuh di lorong sekolah. Beberapa lama kemudian, Naruto pun terbangun dan dia terkejut saat dia terbangun dan dia menyadari bahwa dia sedang tidak berada di kamarnya

'Dimana ini… Ini seperti kamar asrama, tapi bukan kamar asramaku' Batin Naruto

"Jadi kau sudah bangun, desu" Ucap suara gadis, dan Naruto melihat gadis kecil berambut hitam dan memakai pakaian penyihir yang duduk di bangku yang lumayan dekat dari tempat Naruto berbaring

"Siapa kau? Dan dimana aku?" Tanya Naruto pada gadis itu

"Namaku Yukari Sendo, desu" Jawab gadis kecil bernama Yukari itu, kemudian dia menjawab pertanyaan kedua Naruto "Dan kau saat ini berada di kamarku, desu. Karena saat itu di ruang perawatan tidak ada orang, aku memutuskan untuk membawamu ke kamarku dan memberikan ramuan yang kubuat padamu desu. Dan sepertinya itu berhasil desu"

Naruto pun tersenyum saat mendengar perkataan Yukari. Apalagi ciri khasnya yang selalu mengatakan kata desu saat mengakhiri kalimatnya hampir sama seperti dirinya yang sering keceplosan dalam menyebutkan kata dattebayo. Naruto tidak mengerti kenapa dia bisa sering mengatakan hal itu, jika dia mengingatnya baik-baik. Andai saja kau tahu ibumu juga sama sepertimu Naruto, malah lebih parah

"Perkenalkan namaku Uzumaki Naruto" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Oh ya, apa kau penyihir Yukari-chan?"

"Iya" Balas Yukari dengan nada takut. Dia sudah siap untuk dibenci oleh Naruto. Menurut pikirannya, tentu saja dia siap untuk dibenci karena dia adalah penyihir, yaitu half-breed antara Youkai dan manusia. Karena itu dia selalu sendirian dan tidak pernah mempunyai teman

"Kenapa raut wajahmu seperti itu Yukari-chan, apa karena kau adalah penyihir maka kau pikir aku akan membencimu?" Tanya Naruto, Yukari pun hanya bisa terdiam saat mendengar pertanyaan Naruto. Melihat itu dia pun bangkit dari kasur Yukari dan menghampiri Yukari. Setelah itu, dia pun berjongkok untuk menyamakan tingginya dan Yukari dan menepuk pelan pundak Yukari dan berkata "Kau tidak perlu sedih seperti itu. Lagipula kita sama, aku juga sama sepertimu, lebih tepatnya aku manusia tapi aku memiliki kekuatan monster di tubuhku. Yang tahu hanya aku, kepala sekolah, teman-temanku, dan kau saja loh. Jadi jangan beritahu hal ini, OK"

"Benarkah?" Tanya Yukari, kemudian Naruto pun menggangguk dan Yukari pun menerjang Naruto dan memeluknya, membuat Naruto terjatuh ke lantai. Kemudian dia bangkit dari tubuh Naruto dan berkata "Maaf…"

"Tidak masalah" Balas Naruto

"Oh ya, boleh aku punya satu permintaaan" Ucap Yukari

"Tentu saja, kalau boleh tau apa permintaanmu itu Yukari-chan?" Tanya Naruto

"Bolehkah aku memanggilmu nii-chan?" Balas Yukari dan permintaan itu membuat Naruto terkejut bukan main

Naruto bingung, padahal dia sudah biasa mendengar Konohamaru, Moegi dan Udon serta Inari memanggilnya dengan sebutan Nii-chan. Tapi kenapa saat dia mendengar Yukari mengatakannya, dia serasa tenang dan bebannya karena kehilangan banyak chakra menghilang begitu saja. Melihat Yukari, dia menjadi kepikiran untuk memiliki seorang adik, apalagi adik perempuan yang lebih mudah diatur daripada adik laki-laki. Tapi dari siapa? Ayah dan ibunya sudah meninggal, jadi tidak mungkin dia mempunyai seorang adik kan. Tapi Naruto sudah membulatkan tekadnya untuk menjadi sebuah kakak bagi Yukari yang hidupnya di Youkai Academy sama seperti di neraka karena diskriminasi banyak siswa sebab dia adalah penyihir half-breed dari Youkai dan manusia sama seperti dirinya dulu saat dia masih belum menjadi desa di Konoha. Mulai saat itulah, Naruto sudah mempunyai keluarga baru yaitu Yukari Sendo, adik angkatnya

"Tentu saja imouto" Balas Naruto dan Yukari pun memeluk kakak angkatnya itu dengan erat

-To Be Continued-

AN: OK, this chapter is finished. Fiuuuh, capek juga bikin fanfic ini. Ane sampe tidak bisa tidur buat nyari idenya dan thanks banget buat ibu ane, kopi susunya ngebantu banget untuk tetap awake. Bagaimana minna, bagus? Atau masih banyak kekurangannya? Jadi Yukari sudah muncul tapi bukan jadi anggota harem Naruto tapi jadi adik dari Naruto. Ingat, Yukari itu adik Naruto. Dan kalo yang penasaran kenapa bisa Naruto mengenal Fuu. Ane bakal bilang, apa kalian ingat misi Naruto di Takigakure yang filler itu. Ane lupa nama judulnya dan episode berapa, tapi disini Naruto berkenalan dengan Fuu sebelum Team 7 kembali ke Konoha. Buat Tsukune, ane minta maaf kalo kekuatan yang diberikan Naruto dengan cara begini. Pasti nanti bakal ada yang flame, tapi gak papa ane terima deh. Yang penting sekarang satu masalah udah settle, yaitu tentang kekuatan Tsukune. Dan ingat, mungkin Tsukune mempunyai setengah chakra Naruto. Tapi dia gak bakal ane buat mempunyai Rasengan tapi kalau Kage Bunshin sih bisa lah tapi lama. Oh ya, BTW… Bagusan elemen dasar untuk Tsukune apa? Air, api, tanah, atau petir. Ane gak mau masukkin angin soalnya gak mau elemennya sama kaya Naruto meskipun mempunyai sebagian chakra Naruto

Review:

Neko Twins Kagamine: Thanks

The Dark: Ini udah lanjut

Uzuuchi007: Thanks

Namikaze Ichza: Sorry, ane kelupaan. Kagak hiatus sih dan lemon masih lama. Ane buat Naruto melakukan itu habis menikahi Moka dan Mizore

Alan Sahlan 65: Deskripsi yang gimana dulu. Deskripsi jutsu-jutsu Naruto, atau yang lain

Devan Boy Steln: Kalo Bee rencana pairnya sih Nekonome-sensei, kalo Gin ane masih bingung. Kalo dari Naruto Universe, nanti dia bakal tinggal disana dong. Ane sekarang udah fokus scene di Rosario Universe dulu, setelah melawan bapaknya Moka atau mungkin Kuyou, baru ane mulai bikin scene tentang Naruto Universe

Grand560: Memang biasanya segitu, 3k word 1 chapter standarnya. Kalo panjang bisa sampe 4k word 1 chapter

Michael Gabriel 455: Tentu saja, kan mereka berdua jadi nyonya Hokage

Hyuuhi Ga Ara: Kalo Yukari udah muncul dan kalo Ruby bukannya munculnya pas udah lawan Kuyou ya?

Harasan: Karena Naruto disini tidak seperti canon Tsukune sebelum dia mendapat kekuatan Ghoul dari Moka yang tidak bisa mengatasi musuhnya sendiri. Jadi dia tidak perlu memakai kekuatan Ura-Moka dan bersembunyi di belakang badannya untuk perlindungan

Juan Matheus Asarya: Poll aja yang polling cuma 3, that suck

Darknamikaze SS: Kan Kurama masih belum CS-an sama Naruto. Masih lama sepertinya

Paramarthauzumaki45: Masih lama, ngelatih kekuatan Kyuubi aja belum

Yami No Bee: Ane cuma membuat Tsukune disini mempunyai chakra biar dia bisa melindungi dirinya sendiri, plus biar Kuyou nanti gak tahu dia manusia biasa

RaditDevilBoy001: Ada, tapi sepertinya masih lama

Ayub Pratama 792: Masih lama dan buat tempat Naru latihan nanti rahasia. Ketemu dong nanti mami Kushina juga bakal membahas Moka dan Mizore, sama ngebahas tentang Yukari juga deh

The Rev of Hakuryuukou: Thanks atas pembakar semangatnya vroh