Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x ?, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 12: The Dark Naruto

Sinar pagi telah menyinari Youkai Academy… Uzumaki Naruto sudah bertekad untuk belajar mengendalikan Kyuubi di dalam tubuhnya bersama Killer Bee. Dia sebenarnya sulit untuk memutuskan ini, karena dia selalu berpikir… Siapa yang akan melindungi adiknya dan juga dua kekasihnya selama dia tidak ada? Apalagi menurut Gin, ada musuh yang berbahaya di Youkai Academy yang bernama Kuyou. Tsukune belum pasti bisa diharapkan begitu saja karena dia masih baru belajar menjadi seorang Shinobi, sedangkan Gin… Dan soal Gin, dia percaya dia sangat kuat apalagi kalau penyakit mesumnya tidak kumat tapi apakah dia bisa diharapkan oleh Naruto untuk mengalahkan Kuyou? Karena sepertinya Gin memiliki pengalaman buruk saat melawan Kuyou. Tapi dia enyahkan pikiran itu dan mencoba berpikiran positif pada kekuatan Kurumu. Tsukune dan juga Gin untuk melindungi Moka, Mizore, dan juga Yukari

"Tidak… Aku harus percaya pada mereka bertiga untuk melindungi Moka-hime, Yuki-hime, dan juga Yukari-chan" Ucap Naruto yang sudah memakai outfitnya sewaktu dia menjadi shinobi di desa Konoha. Setelah itu dia pun menggores permukaan jarinya dan jatuhlah tetesan darah Naruto, kemudian dia membuat handseal "Chi-Bunshin no Jutsu!"

Kemudian gumpalan darah Naruto yang jatuh ketanah pun perlahan naik dan membentuk sosok Naruto. Naruto yang melihat itu langsung berkata pada bunshin darahnya "Tolong jaga teman-temanku. Terutama Moka-hime, Yuki-hime, dan juga adikku Yukari"

"Tentu saja oyabun" Balas bunshinnya, kemudian dia berkata "Aku akan melindungi mereka dengan sekuat tenagaku"

"Arigatou…" Ucap Naruto, kemudian dia keluar dari kamarnya melalui jendela dan mencari Killer Bee

Naruto pun langsung pergi dan mencari Killer Bee di tempat mereka bertemu kemarin, dan dia kemudian menemukan Bee yang sudah memakai baju ninjanya dan pedang Samehada di belakang badannya. Bee pun tidak terkejut saat melihat Naruto, kemudian dia berkata

"Aku tidak menyangka, kau akan memutuskan secepat itu Uzumaki Naruto" Ucap Bee

"Kyuubi menghubungiku kemarin" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kemudian dia mengancam akan melukai Moka-hime, Yuki-hime, dan Yukari-chan. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Aku tidak ingin kejadian yang menimpa Sakura-chan terjadi pada mereka"

"Semangat yang bagus… Sama seperti Yugito" Ucap Bee

"Yugito… Siapa itu?" Tanya Naruto

"Yugito Nii adalah saudara kita sesama Jinchuuriki, dia pemegang kekuatan Nibi no Nekomata. Dia juga merupakan ninja dari Kumogakure sepertiku" Jawab Bee yang sudah pergi meninggalkan Naruto

"Hei! Kau mau kemana?" Tanya Naruto

"Kita akan ke tempat Tenmei dulu, sepertinya dia tahu tempat yang cocok untuk latihan kita" Jawab Bee. Naruto yang mendengar itu pun langsung mengejar Bee

Sedangkan bunshin darah Naruto atau yang bakal ane sebut Arashi disini sedang berjalan bersama dengan Yukari ke kelasnya, kemudian mereka bertemu dengan Moka dan Mizore. Karena Arashi merupakan bunshin yang terbuat dari darah. Penciuman vampire Moka pun mulai mengambil alih dan dia pun menghampiri Arashi

"Ohayou Naruto-kun!" Sapa Moka dan Mizore

"Ohayou Moka-chan dan Mizore-chan" Balas Arashi, tapi perkataan itu membuat dua gadis itu kaget, kemudian dia membatin 'Dasar bodoh, aku lupa kalau oyabun selalu memanggil kekasihnya dengan sebutan Moka-hime dan Yuki-hime'

"Siapa kau sebenarnya?" Tanya Mizore yang sepertinyasudah mencurigai Arashi, kemudian dia pun melanjutkan "Kau bukan Naruto-kun kan?"

"Mizore-neechan / Mizore-chan, apa yang kau katakan itu?" Tanya Yukari dan juga Moka

"Kau tidak ingat Moka-chan kalau Naruto-kun itu selalu memanggilmu dengan panggilan Moka-hime dan dia memanggilku dengan panggilan Yuki-hime, bukan dengan suffiks-chan" Jawab Mizore

'Sial, apa yang harus aku lakukan? Kalau terus begini, kekasih oyabun bisa mengetahui kalau aku cuma bunshin' Batin Arashi, kemudian dia berkata "Kenapa kau berkata seperti itu Yuki-hime? Aku ini benar-benar Uzumaki Naruto… Apa kau tidak percaya padaku?"

"Baiklah, tunjukkan kalau kau benar-benar Naruto-kun" Tantang Mizore

Arashi pun langsung membuat handseal dan berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"

Booooffff

Booooffff

Booooffff

Muncul 3 bunshin yang dibuat oleh Arashi, kemudian Mizore berkata "Baiklah, aku percaya padamu. Cepat hilangkan bunshinmu sebelum dilihat banyak orang"

"Baik-baik" Balas Arashi, kemudian dia menghilangkan bunshin-bunshinnya

Pooooffff

Pooooffff

Pooooffff

"Kalau begitu, ayo kita pergi. Nanti kita terlambat dalam pelajaran Nekonome-sensei" Ucap Arashi

"Baiklah" Balas Moka, kemudian dia berkata "Naruto-kun, boleh aku menghisap darahmu?"

"Maaf Moka-hime, untuk kali ini tidak bisa. Aku tidak enak badan" Jawab Arashi, kemudian dia berkata "Aku tidak ingin kau tertular penyakitku nanti"

"Ya sudah kalau begitu"Ucap Moka dengan nada kecewa, kemudian dia berkata "Ayo kita pergi Naruto-kun, Mizoe-chan"

"Ha'i" Balas Naruto dan Mizore. Kemudian Naruto pun melihat Yukari dan berkata "Jaga dirimu ya imouto dan jangan buat masalah di sekolah"

"Baik onii-chan" Balas Yukari, kemudian dia pergi dari hadapan mereka bertiga. Tapi saat dia sudah jauh dari mereka, Yukari pun membatin 'Ada yang aneh dengan onii-chan… Biasanya dia mengusap-ngusap kepalaku jika kita akan berpisah ke kelas, dan sejak kapan onii-chan menolak permintaan Moka-neechan untuk menghisap darahnya? Menurut Tsukune-san, onii-chan tidak pernah menolak permintaan Moka-niichan, apalagi dia berbohong kalau dia sedang sakit'

Mizore pun melihat Moka dan Arashi yang berjalan bersama, kemudian dia membatin 'Kau mungkin bisa membohongi Moka-chan dan Yukari-chan, tapi tidak denganku… Aku akan membuktikan kalau kau itu bukan Naruto-kun yang sebenarnya'

Naruto dan Bee saat ini sudah sampai di ruangan Mikogami Tenmei, salah satu anggota Dark Lord dan juga kepala sekolah dari Youkai Academy. Saat di dalam mereka pun menemukan Tenmei yang sedang berbicara dengan saudaranya, sang supir bisa

"Kalian kenapa berpakaian seperti itu? Apa kalian ingin kembali ke dimensi kalian? Portalnya belum selesai kubuat kau tahu" Tanya Tenmei secara membabi buta pada Naruto dan Bee yang memasuki ruangannya dengan memakai pakaian ninjanya

"Kau salah paham Tenmei" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bukan itu tujuanku dan orang ini kesini"

"Lalu apa?" Tanya Tenmei yang bingung akan keperluan dua orang ini

"Biar aku yang jelaskan" Ucap Bee dan diberi anggukan oleh Naruto, kemudian dia menjawab "Begini, anak disebelahku ini kau tahu kan kalau dia adalah Jinchuuriki yang memiliki kekuatan yang besar yaitu Bijuu terkuat di dimensi kami, Kyuubi no Yoko… Masalahnya kekuatan dia itu tidak bisa dia kontrol dan membuat rekannya terluka. Karena aku adalah Jinchuuriki yang bisa memakai kekuatan monsterku tanpa dikuasai olehnya, aku pun menawarkan diri untuk melatihnya. Tapi kami butuh tempat yang nyaman untuk berlatih, apa kau tahu tempat yang cocok untuk melatih anak ini"

"Izin bicara, saudaraku" Ucap sang pengendara bus

"Tentu saja, izin diberikan" Balas Tenmei

"Bagaimana kalau mereka berdua berlatih di tempatmu dulu berlatih untuk menjadi seorang Exorcist?" Usul sang pengendara bus

"Purification Room maksudmu…?" Tanya Tenmei, dan dibalas anggukan oleh pengendara bus. Melihat itu dia pun berkata "Itu ide bagus, kau bisa melatih dia di Purification Room, Bee-san"

"Ano… Tapi dimana kami bisa menemukan Purification Room itu, Tenmei?" Tanya Naruto

"Apa kau tahu tempat portal yang menghubungkan tempat ini dan juga dunia manusia, Naruto-san?" Tanya Tenmei

"Tempat yang dipenuhi tulang belulang dan juga kuburan itu maksudmu?" Balas Naruto

"Ya" Balas Tenmei, kemudian dia berkata "Kau pasti lihat menara hitam besar disitu. Itu adalah pintu masuk rahasia menuju ke Purification Room"

"Tapi bagaimana kami membuka pintu rahasia itu? Aku tahu kalau pintu rahasia seperti itu pasti ada kunci khusus untuk membukanya kan?" Tanya Naruto

"Tentu saja" Jawab Tenmei, kemudian dia melemparkan sesuatu pada Bee "Tangkap!"

Bee pun berhasil menangkap sesuatu yang dilemparkan Tenmei yang ternyata adalah sebuah salib, kemudian dia berkata "Bukannya ini salib?"

Tiba-tiba bagian bawah salib itu langsung mengeluarkan suatu bagian yang seperti ujung kunci. Naruto yang melihatnya pun berkata "Sugoiii"

"Semoga kau berhasil dalam latihanmu, Naruto" Ucap Tenmei

"Heh, kalau latihanku tidak berhasil… Bukan Uzumaki Naruto namanya" Balas Naruto, kemudian dia berkata "Ayo Bee-sensei"

"Hn"

Saat ini Arashi sedang beada di kelasnya… Para siswa terutama Nekonome terkejut saat melihat Naruto yang tidak tertidur atau mengantuk di kelasnya. Dia sangat serius mengikuti pelajaran, tidak seperti Naruto yang asli yang selalu bermalas-malasan selama di kelas sama seperti sahabatnya, Tsukune

'Apa ini benar-benar Naruto?' Batin Tsukune yang sedang melihat Arashi sedang mengisi soal yang diberikan Nekonome

"Tsukune-kun… Kau tidak apa-apa kan?" Tanya Kurumu yang berbisik pada Tsukune

"Aku tidak apa-apa kok, Kurumu-chan" Jawab Tsukune, kemudian dia berkata "Memangnya kenapa?"

"Kau dari tadi terus-terusan melihat Naruto, memangnya kenapa dengan dia?" Tanya Kurumu

"Apa kau tidak aneh dengan dia, Kurumu-chan?" Tanya balik Tsukune

"Aneh gimana?" Balas Kurumu

"Tidak biasanya dia memperdulikan pelajaran seperti ini apalagi ini bukan ulangan" Jawab Tsukune

"Mungkin dia ingin mencoba untuk berubah, Tsukune-kun" Ucap Kurumu

"Dalam satu hari, Kurumu-chan. Tidak mungkin orang bisa berubah dalam waktu satu hari. Perubahan itu butuh proses, tapi ini… Ini terlihat mendadak sekali" Balas Tsukune

"Benar juga yang dikatakan oleh Tsukune-kun, tidak mungkin Naruto berubah hanya dalam waktu satu hari tanpa proses yang lama" Gumam Kurumu, dan dia juga sudah mulai mengawasi Naruto

'Sial… Sebenarnya apa lagi yang aku telah salah lakukan sampai-sampai kedua teman oyabun juga curiga padaku?' Batin Arashi yang sudah berhenti untuk menulis di bukunya

Moka yang melihat itu pun membatin 'Sebenarnya apa yang terjadi sampai-sampai Tsukune-kun, Kurumu-chan, dan juga Mizore-chan melihat Naruto-kun seperti itu?'

Kembali pada Naruto dan Bee… Mereka saat ini sedang berada di tempat perbatasan antara dunia manusia dan juga Youkai Academy, tepatnya di tugu hitam yang dikatakan oleh Tenmei. Bee pun langsung memasukkan kunci yang didapatkannya dari Tenmei ke slot yang berada di tugu itu dan membuat tugu itu bergeser dan memunculkan tangga yang menuju kebawah. Saat mereka menuruni tangga itu, tugu itu pun bergeser kembali dan menutupi tangga rahasia itu

"Jadi ini tempatnya…" Ucap Naruto yang sudah berhasil menuruni tangga terakhir dan sampai di lantai paling bawah. Dia pun melihat air terjun di dekatnya dan berkata "Aku tidak menyangka dibawah tanah seperti ini ada air terjun seperti ini"

"Hmm, tempat ini hampir sama dengan air terjun kebenaran" Ucap Bee yang melihat keseluruhan tempat latihan Naruto bersama dirinya

"Air terjun kebenaran… Tempat apa itu Bee-sensei?" Tanya Naruto

"Itu adalah tempatku dan Yugito berlatih untuk menguasai kekuatan Bijuu milik kami di Kumogakure" Jawab Bee

'Andai saja, di Konoha ada tempat seperti itu' Batin Naruto, kemudian dia berkata "Jadi apa yang harus aku lakukan?"

"Bersemedilah di dekat pusat air itu dan tutuplah matamu" Jawab Bee

"Baiklah" Ucap Naruto, kemudian dia duduk bersila dan membatin 'Cuma itu saja kan, hmm… Mudah'

'Kau terlalu meremehkan tes ini bocah' Batin Bee saat melihat Naruto

Naruto pun bersemedi lama sekali, dan kemudian dia mendengar suatu suara yang keluar dari dalam air terjun itu dan berkata "Kenapa kau tidak memberikan tanda tangan di Kedai Ichiraku?"

"Hah"

"Mereka memberikan kertas kepadamu seolah kau adalah teman baik mereka" Ucap orang itu

'Sebenarnya siapa yang mengatakan ini' Batin Naruto

"Benar-benar tidak tahu diuntung bukan" Ucap orang itu, kemudian dia keluar dari air terjun itu dan membuat Naruto terbelalak

"Siapa kau? Kenapa kau sanga mirip sepertiku?" Tanya Naruto

"Dasar bodoh" Balas orang itu, kemudian dia melanjutkan "Sudah melihatku saja kau belum tahu siapa aku? Aku ini adalah kamu, Uzumaki Naruto"

"Hah" Ucap Naruto dengan nada tidak percaya, kemudian dia berkata "Jangan bercanda! Aku tidak ingat membuat sebuah Kage Bunshin, aku hanya membuat Chi Bunshin dan dia sedang berada di Akademi"

"Aku adalah jati dirimu yang sebenarnya, jati dirimu yang tinggal cukup lama di dalam lubuk hatimu" Balas Dark Naruto

"Apa yang kau katakan? Aku tidak kenal kau! Sudahi omong kosong ini sekarang juga!" Teriak Naruto pada Dark Naruto

"Kau tahu tempat ini, meskipun tempat ini bukan air terjun kebenaran yang tapi tempat ini cukup bagus sampai-sampai bisa membawaku keluar" Ucap Dark Naruto

"Apa maksudmu? Kenapa kau membawa-bawa tempat yang diberitahukan Bee-sensei ke masalah kita" Tanya Naruto

"Karena air terjun kebenaran dan tempat ini sama-sama membawa kebenaran dalam sifat seseorang" Jawab Dark Naruto, kemudian dia berkata "Dan aku adalah dirimu yang sebenarnya"

"Diriku yang sebenarnya" Ucap Naruto yang saling adu tatap dengan kembarannya ini

"Ya…" Balas Dark Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku adalah dirimu yang sebenarnya… Aku adalah kegelapan dari dirimu, Naruto! Aku adalah kebencian yang kau simpan! Jika aku melakukan kesalahan, maka aku akan membiarkan diriku menarik perhatian Kyuubi"

'Kau…' Batin Naruto yang teringat perkataan Gerotora setelah pembicaraan tidak menyenangkannya bersama Kyuubi yang mengatakan bahwa sekuat apapun Naruto berusaha melawannya, hal itu hanya akan membuatnya bergabung dengan kebencian yang tersembunyi di dalam dirinya. Kemudian dia berpikir 'Jadi orang ini dan Kyuubi…'

"Itu benar! Aku adalah kau yang sebenarnya! Kau tidak akan bisa menyingkirkanku penipu!" Teriak Dark Naruto yang sudah melesat ke arah Naruto

"Jadi begitu…" Ucap Naruto, dia pun memblock pukulan dari Dark Naruto. Naruto yang melihat itu pun langsung melancarkan serangan balik, tapi berhasil diblock oleh Dark Naruto dan membuat Naruto berkata "Kaulah yang penipu!"

Bee pun melihat Naruto yang sedang bersemedi dan Gyuuki yang melihatnya pun langsung berkata pada Bee "Kau tidak membantunya, Bee?"

"Aku ingin melihat potensial, anak ini" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Lagipula, dia saat ini sedang melawan kegelapannya sendiri. Hanya dia sendiri yang bisa melakukannya. Sama sepertiku dan Yugito"

Saat ini, Naruto dan juga Dark Naruto sedang bertarung dengan semua kemampuan mereka tapi sayangnya karena kemampuan Dark Naruto yang sama dengan kemampuannya sendiri. Naruto pun belum berhasil mengalahkannya

"Kenapa, sudah menyerah penipu?" Tanya Dark Naruto

"Omong kosong! Kaulah yang penipu, bukan aku" Ucap Naruto, kemudian dia membuat handseal jurus favoritnya "Tajuu Kage Bunshin no Jutsu!"

Boooooffff

Boooooffff

Boooooffff

Boooooffff

'Bodoh…' Batin Dark Naruto yang melihat Naruto membuat banyak bunshin, kemudian dia berkata "Tajuu Kage Bunshin no Jutsu!"

Booooooffff

Booooooffff

Booooooffff

Booooooffff

'Mustahil! Dia bisa membuat bunshin yang sama banyaknya denganku' Batin Naruto, kemudian dia dan para bunshinnya membuat Rasengan dan mengarahkannya ke arah Dark Naruto dan para bunshinnya "Rasengan!"

"Rasengan!" Ucap Dark Naruto dan para bunshinnya yang juga melakukan teknik yang sama dengannya

Boooooommmm

Boooooommmm

Boooooommmm

Duaaaaarrrrrrrrrr

Duaaaaarrrrrrrrrr

Duaaaaarrrrrrrrrr

'Mustahil… Bahkan Rasengan juga' Batin Naruto yang sudah menghilangkan semua Kage Bunshin miliknya, kemudian dia berkonsentrasi dan matanya berubah menjadi kekuningan dengan pigmen berwarna orange di sekitar matanya "Senjutsu…"

"Bukan hanya kau yang bisa menggunakan itu" Ucap Dark Naruto yang juga sama-sama menggunakan Senjutsu

'Ternyata benar, dia bisa menggunakan semua jurusku' Batin Naruto, kemudian dia membuat Kage Bunshin dan membuat Rasenshuriken "Futon: Rasenshuriken!"

"Futon: Rasenshuriken!" Ucap Dark Naruto yang juga sudah melemparkan Rasenshuriken dengan bantuan bunshinnya

Booooooommmm

Booooooommmm

Duuuuaaaaarrrrrr

"Hah… Hah… Hah… Apa itu tadi?" Ucap Naruto yang sudah bangun dari semedinya dan dia melihat Bee yang berada di belakangnya

"Sepertinya kau belum bisa mengalahkan dia ya, Naruto?" Tanya Bee, Naruto yang ditanya pun menggangguk saja atas pertanyaan Bee

"Apa aku harus mengalahkan orang itu, Bee-sensei?" Tanya Naruto

"Tentu saja" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Jika tidak bisa maka kau tidak akab bisa menguasai kekuatan Kyuubi didalam tubuhmu"

"Tapi bagaimana caraku mengalahkannya? Aku tidak bisa mengalahkan orang dengan jutsu-jutsu yang sama sepertiku" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia lebih sulit daripada Pain"

"Oh ya Bee-sensei…" Ucap Naruto

"Ada apa?" Tanya Bee

"Kau berhasil melalui ini kan? Bisa kau ceritakan sebuah petunjuk untuk mengalahkannya" Balas Naruto

"Yang perlu kau lakukan hanyalah mengerti penderitaanmu sebagai seorang Jinchuuriki dan menerima dengan tulus sisi lain dirimu itu" Jawab Bee

"Penderitaan… Bukannya kau adalah Jinchuuriki yang bisa mengendalikan kekuatan Bijuu milikmu secara sempurna? Bagaimana bisa kau memiliki penderitaan seperti diriku dan sahabatku, Gaara?" Tanya Naruto

"Kau salah…" Balas Bee, Naruto pun melihat ke arahnya dan membuat Bee berkata "Memang saat ini penduduk Kumo memberikanku respect padaku karena aku berhasil mengendalikan kekuatan Hachibi dengan sempurna. Tapi dulu, aku sama sepertimu… Mereka selalu mencaci maki aku bahkan mereka pernah melempar kepalaku dengan telur,meskipun aku adalah anak angkat dari Sandaime Hokage dan juga adik angkat dari Yondaime Raikage. Tapi aku hanya membalasnya dengan senyuman dan rap milikku"

Naruto pun terhenyak saat melihat gurunya itu. Seingatnya dulu dia tidak pernah sampai seperti itu. Ya memang sih, dia pernah dimaki oleh warga atau dilukai penduduk, tapi dilempar dengan telur seperti itu membuatnya membatin 'Sebenarnya seberapa besar kesabaran Bee-sensei?'

"Tapi ada yang lebih buruk daripada itu" Tambah Bee

"Apa itu?" Tanya Naruto

"Yaitu sahabatku pernah mencoba membunuhku karena aku adalah Jinchuuriki dari Hachibi" Jawab Bee dan itu membuat Naruto terbelalak. Naruto memang pernah hampir dibunuh oleh Sasuke, tapi itu bukan karena dia adalah Jinchuuriki Kyuubi… Tapi karena Sasuke pikir dengan membunuh Naruto, maka dia akan memunculkan kekuatan terkuat Sharingan miliknya. Setelah dia berhasil sembuh dari kekagetannya, dia pun bertanya dengan nada marah "Tapi kenapa dia mencoba untuk membunuhmu? Kau tidak meminta kan untuk menjadi Jinchuuriki Hachibi"

"Dulu sebelum aku menjadi Jinchuuriki, pamanku yang bernama Blue B kehilangan kendali dan membunuh ayah dari sahabatku Motoi. Setelah Blue B mati karena kehilangan kendali atas Hachibi, mereka pun membuatku menjadi Jinchuuriki untuk menggantikan Blue B. Tapi Motoi yang sudah membenci Hachibi, dia berusaha membunuhku karena dia tahu bahwa aku akan sama seperti para pendahuluku… Yaitu gagal untuk mengendalikan Hachibi. Dan dia juga bernafsu untuk membunuhku karena dia pikir kalau aku mati, bahwa Hachibi juga akan mati. Dia mencoba membunuhku tapi gagal" Jawab Bee

"Apa kau membencinya?" Tanya Naruto

"Tidak sama sekali" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Meskipun dia tidak mau lagi berbicara padaku karena rasa bersalahnya, aku tidak mempersalahkan hal itu. Bahkan jika aku kembali ke Kumo lagi, aku akan merajut ikatan persahabatan antara kita lagi"

'Dan aku juga akan merajut ikatan persahabatanku dengan Sasuke' Batin Naruto, kemudian dia kembali ke tempatnya semula

Bee yang melihatnya pun berkata "Kau akan memulainya lagi, Naruto?"

"Ya" Balas Naruto

"Kau ingat akan perkataanku tadi sebelum aku menceritakan masa laluku kan?" Tanya Bee

"Ya, aku tahu. Dan saat ini aku sudah mengerti akan penderitaanku sebagai Jinchuuriki dan aku harus menerima sisi gelapku itu kan" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Lagipula dia benar… Dia adalah aku dan aku adalah dia. Jadi aku harus menerimanya, karena kita adalah satu"

'Semoga berhasil Naruto' Batin Bee yang tersenyum saat melihat Naruto memulai semedinya lagi

Naruto pun sudah kembali di alam pikirannya, kemudian dia melihat Dark Naruto yang sedang berdiri tidak jauh di hadapannya. Wajah Dark Naruto pun mengeras saat melihat Naruto kembali muncul di hadapannya

"Mau apa kau kembali lagi? Kau ingin membuat perubahan heh? Takkan ada yang berubah, kau tidak akan bisa mengalahkanku" Ucap Dark Naruto

"Aku tahu itu" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak akan pernah bisa mengalahkanmu, karena kau sama denganku"

"Kau juga tidak akan bisa menghilangkanku dari pikiranmu"Ucap Dark Naruto

"Jadi kau sudah tahu ya?" Tanya Naruto

"Tidak" Jawab Dark Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak tahu maksudmu" Jawab Dark Naruto

"Jangan main-main denganku" Ucap Naruto dengan nada santai, kemudian dia melanjutkan "Omong-omong, tempat ini merefleksikan dirimu kan? Jadi jika aku fokus, maka penggambaran diriku tidak akan bisa menunjukkan diriku kepadamu sebagai seseorang"

Naruto pun menutup matanya dan memperlihatkan telapak tangannya yang bertuliskan sesuatu, Dark Naruto yang melihatnya pun berkata "Kau…"

"Kau melihatnya kan… Itu adalah tanda tanganku yang tidak bisa kubuat di Kedai Ichiraku" Ucap Naruto

"Siapa yang peduli dengan tanda tangamu, bodoh!" Teriak Dark Naruto, kemudian dia melanjutkan "Mereka baik karena mereka ada maunya kepadamu, mereka telah membohongi dan memperdaya kita selama bertahun-tahun karena aturan mereka. Kau harus ingat kita berada di kasta bawah karena hal itu. Menyakitkan bukan? Akulah yang mengerti semua hal itu. Kau tak bisa mempercayai mereka!"

"Hmm, penduduk itu penting tapi pertama-tama… Harus ada seseorang yang mau belajar pada kepercayaan. Aku yakin pada diriku sendiri, kepercayaan dirikulah yang mereka percayai" Balas Naruto

"Huft"

Dark Naruto pun tertunduk dan berkata "Kenapa mereka menyakiti kita?"

"Bee-sensei, dia sangat yakin pada dirinya sendiri. Bahkan walaupun kepalanya dilempar telur atau hampir dibunuh sahabatnya sendiri, dia tetap terus maju dengan kepercayaan bahwa semua warga desanya akan merubah sifatnya kepadanya. Dan itu berhasil" Jawab Naruto

"Jadi aku hanya hambatan untukmu? Lalu apa! Lalu apa yang membuatku…" Teriak Dark Naruto

"Aku tumbuh menjadi kuat karena dirimu, kau alasan aku disini sekarang" Potong Naruto membuat Dark Naruto tersentak

"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?" Tanya Dark Naruto yang ingin berusaha menyerangnya

"Menurutmu apa? Kau adalah aku dan aku adalah kau. Bantulah aku! Bantulah aku melindungi semua orang-orang yang terpenting bagiku, aku tidak akan bisa melakukan ini tanpamu" Ucap Naruto yang sudah menjulurkan tangannya dan Dark Naruto pun menghentikan niatannya untuk menyerang Naruto dan membalas jabatan tangannya dan membuat Naruto berkata "Terima kasih, semua akan baik-baik saja"

Dark Naruto pun menghilang, dan Naruto pun sudah bangkit dari semedinya. Bee yang melihatnya pun berkata "Bagaimana hasilnya?"

"Yatta! Aku berhasil sensei" Jawab Naruto

-To Be Continued-

Review:

Uchiha Madara: Enggak bakal kok, nanti ane bikin pas Naruto balik ke Konoha… Perang baru saja dimulai

Yami Nugroho: Ane sih ngikutin canon, tapi idenya bagus sih

Firdaus Minato: ….

Donquixote D. Madara: Ikut dong

Michael Gabriel 455: Ada dong tempatnya, ini udah mulai latihannya

Hi no Ketsui: Udah mulai kok disini, Naruto berhadapan sama Dark Naruto

Hyuuhi Ga Ara: Gin kan gak tau kalo Naruto bisa buka Rosario punya Moka

Aoi Kitsuka: Tentu saja

Devan Boy Steln: Hahahaha, biar greget. Narutox Omote x Ura x Mizore. Kisame lihat saja nanti, kan Gin tinggalnya di Rosario World. Untuk sekarang Low-Chunin aja dulu. Boleh juga tuh, ide ente

Ayub Pratama 792: Pasti dibantu dong sama mami Kushina. Tempat latihannya liat aja di chapter ini

Riki Ryugasaki: Sebentar dulu, empat apa dua sih. Waktu itu ane kelupaan sama Doton

Kuro-s: Bentar lagi tapi scene tim klub surat kabar vs Ishigami-sensei dulu