Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x ?, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 13: Naruto vs Kurama

Saat ini di klub surat kabar yaitu klub yang diketuai, Gin Morioka dan juga beranggotakan para teman-teman Naruto… Salah satu dari kekasih Naruto yaitu Mizore Shirayuki saat ini menatap Arashi, bunshin darah Naruto dengan intens. Meskipun Moka dan juga Yukari percaya bahwa dia adalah Naruto… Entah kenapa, dia tidak bisa mempercayai kalau dia itu adalah Naruto sama sekali. Saat dia berada di dekat Arashi, perasaan dia mengatakan kalau dia bukan Naruto dan membuatnya selalu mencurigainya. Dia juga tahu kalau Tsukune dan juga Kurumu juga ikut mencurigai Arashi. Moka yang berada disebelahnya pun melihat Mizore dan menepuk pundaknya

"Mizore-chan… Apa kau tidak apa-apa?" Tanya Moka

"Aku tidak apa-apa Moka-chan" Jawab Mizore

"Apa benar Mizore-nee-chan? Dari tadi kau terus melamun lho" Tanya Yukari

"Aku benar-benar tidak apa-apa Mizore-chan" Jawab Mizore yang tersenyum lembut pada Yukari, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya merasa kepalaku pening sekali. Gin-senpa… Boleh aku izin pulang cepat hari ini dari kegiatan klub?"

"Ah, tentu Mizore-san" Jawab Gin, kemudian dia melanjutkan "Kalau kau sakit dan kenapa-napa, aku bisa dibunuh Naruto nanti hahahaha"

"Terima kasih" Balas Mizore, kemudian dia keluar dari ruang klub setelah memasukkan barang-barangnya ke tas miliknya

Saat ini di ruang latihannya, Naruto dan juga Killer Bee sedang berlatih tanding satu sama lain dengan Naruto yang sedang memakai Sennin Mode… Naruto tidak mengerti, kenapa Bee meminta Naruto untuk berlatih tanding dengannya. Bukan melawan Kurama seperti yang dia katakan pada awal-awal latihan mereka agar dia bisa mendapatkan dan menguasai kekuatan dari Kurama.

"Bee-sensei…" Ucap Naruto yang sudah melancarkan pukulannya ke arah Bee, tapi berhasil diblock olehnya

"Hmm…" Balas Bee yang tangannya masih sibuk menahan pukulan Naruto yang terasa lebih kuat dari sebelumnya karena dia telah menggunakan Sennin Mode

"Kenapa kita harus melakukan ini?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bukannya tujuanku adalah melawan dan mengalahkan Kuramauntuk mendapatkan dan mengendalikan kekuatannya"

"Kita melakukan ini untuk memperkuat fisikmu gaki" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Karena fisikmu ini belum cukup untuk melawan Kyuubi… Mungkin ada kesempatan bagimu menang dengan menggunakan Sennin Mode milikmu. Tapi itu tidak akan bertahan lama. Jadi kau harus memperkuat fisikmu dalam Base Form, dan lalu jika kekuatan Kyuubi sudah berkurang banyak karena kelelahan kau bisa melakukan finishing dengan menggunakan Sennin Mode. Latihan kali ini cukup, kau bisa beristirahat sebentar..."

"Jangan bercanda! Aku masih sanggup Bee-sensei" Ucap Naruto dengan lantang

"Aku tahu kau khawatir dengan keadaan dua kekasihmu kan?" Tanya Bee. Saat mendengar itu, Naruto pun terkejut. Dia memang khawatir tentang keadaan Moka dan Mizore apalagi bunshinnya belum memberikan kabar. Melihat itu, Bee pun berkata "Pergilah… Lagipula dalam waktu istirahatmu, kau bisa menemui bunshinmu dan juga menanyakan keadaan dua kekasihmu kan… Si Vampire dan Yuki-Onna itu"

"Baiklah… Kalau begitu aku pergi dulu Bee-sensei" Balas Naruto yang sudah keluar dari tempat latihannya

Naruto pun yang sudah keluar dari kamarnya pun langsung mencari Arashi, ternyata dia menemukan Arashi yang sedang berlatih dan menghampirinya. Dan tanpa mereka sadari, ada gadis berambut violet pendek yang memakai baju dress berwarna putih dengan lollipop di mulutnya yang merupakan kekasih Naruto, yaitu Mizore tapi mereka tidak bisa merasakannya karena mereka tidak memakai Sennin Mode

'Kenapa ada dua Naruto-kun… Sudah kuduga, yang tadi berada di kelas dan ruang klub itu palsu. Itu cuma bunshinnya' Batin Mizore yang mengepalkan tangannya dan menahan amarahnya karena Naruto menipu semua teman-temannya… Termasuk Moka, Yukari, dan juga Gin

"Oyabun… Apa yang kau lakukan disini? Bagaimana dengan latihanmu?" Tanya Arashi yang menghentikan latihannya

"Bagus…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku berhasil melewati tahap pertama dalam mengendalikan kekuatan Kyuubi. Dan bagaimana keadaan disini? Dan bagaimana keadaan Moka-hime, Yuki-hime, dan imoutoku… Apa mereka baik-baik saja?"

"Mereka baik-baik saja" Balas Arashi, kemudian dia melanjutkan "Tapi ada sedikit masalah dengan Mizore-san"

"Masalah apa? Apa yang terjadi pada Yuki-hime?" Tanya Naruto dengan nada marah

Arashi pun terkejut melihat perubahan ekspresi bos-nya, apalagi Naruto sudah mengeluarkan Rasengan ditangannya dan sudah siap untuk diarahkan untuk menghancurkannya. Sepertinya dia salah paham dan mengira bahwa Arashi tidak becus untuk menjaga kekasihnya dan membuatnya terluka. Melihat itu dia pun berkata "Tu-tunggu dulu, oyabun… Kau salah paham, yang kumaksud masalah adalah bukan karena Mizore-san terluka. Tapi karena, dia sepertinya sudah menyadari dan curiga akan identitasku"

"Maksudnya, dia sudah tahu kau adalah bunshin?" Tanya Naruto

"Sepertinya begitu… Bahkan dua temanmu, Tsukune-san dan Kurumu-san juga sepertinya mulai curiga padaku oyabun" Jawab Arashi

"Jadi benar kau telah menipu banyak orang Naruto-kun" Ucap Mizore yang sudah keluar dari persembunyiannya

"Yuki-hime…" Ucap Naruto dengan nada bergetar, karena rencananya ketahuan oleh salah satu kekasihnya

Plaaaakkkk

Sebuah tamparan mendarat ke arah pipi kanan Naruto, kemudian dia berkata "Ke-Kenapa kau membohongi kami Naruto-kun… Kau mungkin bisa membohongi Moka-chan dan Yukari-chan… Tapi tidak denganku, Naruto-kun!"

"Oyabun…"

"Kau pergilah ke asramaku… Biar aku yang menyelesaikan masalah ini sendiri" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Lagipula Yuki-hime adalah kekasihku"

"Ha'i"

"Kenapa kau melakukan ini Naruto-kun, kenapa!" Teriak Mizore yang sudah meneteskan air mata

"Aku minta maaf Mizore-chan, tapi waktuku telah tiba" Balas Naruto yang membuat Mizore terbelalak, kemudian dia melanjutkan "Waktuku telah tiba untuk mengendalikan Kyuubi sehingga dia tidak bisa menyakiti orang-orang berharga bagi diriku lagi termasuk kamu, Moka-hime dan juga Yukari-chan. Suatu hari, aku berbicara dengan Kyuubi… Dia mengancamku, kalau dia akan melukai kalian bertiga… Aku takut kalau itu benar-benar terjadi. Tapi ada orang yang menawariku untuk dia latih supaya kekuatan Kyuubi bisa aku kendalikan. Tapi aku cemas kalau aku latihan, tidak ada yang mengawasi kalian bertiga kalau kalian bertiga terkena masalah. Jadi aku menggunakan bunshin sebagai penggantiku untuk melindungi kalian bertiga… Aku minta maaf, Yuki-hime"

"Tapi kenapa, hiks… Kau tidak pernah membicarakan ini pada aku dan Moka-chan, hiks" Ucap Mizore yang menepuk-nepuk dada Naruto sampai-sampai air matanya menetes ke jaket milik Naruto, kemudian dia berkata dengan lirih "Atau karena kau berfikir aku dan Moka-chan tidak penting bagimu… Jadi kau merahasiakan hal ini dari kami"

Naruto pun terkejut saat mendengar perkataan Mizore, kemudian dia membantahnya "Jangan bicara sembarangan! Kau dan Moka-hime adalah dua orang yang sangat penting bagiku, jadi kumohon jangan katakan itu… A-Aku hanya tidak ingin kau khawatir karena dalam pelatihanku ini aku harus melawan Kyuubi yang notabennya monster terkuat kedua di dimensiku… Aku tidak tahu akan apa yang terjadi saat aku melawannya. Aku bisa saja sekarat, mati, atau hal-hal buruk terjadi padaku. Aku hanya tidak ingin kau bersedih karena terus memikirkanku Yuki-hime"

"Naruto-kun…"

Cup

Naruto pun menyambar bibir lembut Mizore dan menciumnya dengan lembut dan Mizore pun membalas ciuman Naruto. Sehingga mereka berdua saling bertukar saliva dan juga membuat Mizore mendesah pelan. Naruto pun menghentikan ciumannya dan berkata "Tapi Yuki-hime,kau tidak usah khawatir… Aku tidak ada keinginan untuk mati secepat itu. Aku berjanji aku akan kembali dengan keadaan hidup-hidup padamu dan Moka-hime, dan aku akan menikahi kalian berdua. Lalu aku membawa kalian berdua sekaligus Yukari yang merupakan adikku ke rumahku dan kita akan menjadi keluarga bahagia setelah aku mengalahkan Akatsuki"

"Akatsuki…" Ucap Mizore yang bingung dengan perkataan terakhir Mizore. Wajahnya juga sangat memerah karena mendengar perkataan Naruto yang seolah-olah merupakan lamaran secara tidak langsung

"Aku akan menjelaskannya, nanti" Balas Naruto yang mengecup dahi Naruto

"Woy, gaki! Kau lama sekali!" Teriak Bee yang ternyata menyusul Narut, kemudian dia melanjutkan "Ternyata kau sedang berpacaran di sini… Maaf aku mengganggumu, gaki"

"Tidak masalah, sensei" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita kembali, sensei"

"Tunggu Naruto-kun" Ucap Mizore yang menahan tangannya agar dia tidak pergi

"Ada apa, Mizore-chan?" Tanya Naruto

"Aku juga akan ikut denganmu, Naruto-kun" Jawab Mizore

"Kau serius?" Tanya Naruto, dan dibalas anggukan oleh Mizore. Seelah melihat itu, dia pun menghela nafas dan berkata "Tapi bagaimana kalau para teman kita curiga atas absennya dirimu?"

"Kau lupa ya? Bukan hanya kau yang bisa membuat klon" Jawab Mizore dengan nada manis, kemudian dari tubuh Mizore keluar patung yang terbuat dari es dan tiba-tiba patung es membentuk Mizore dengan sempurna

'Aku lupa dia bisa melakukan itu' Batin Naruto yang mengingat dirinya yang dikecoh klon milik Mizore saat dia sedang bersama Moka, Tsukune, dan Kurumu

Naruto pun bersama Mizore dan Bee langsung kembali ke tempat latihan Naruto sedangkan klon dari Mizore kembali ke kamarnya… Dan saat mereka sampai disana, Naruto pun langsung dibawa Bee ke dalam gua yang berada di belakang air terjun tempat Naruto berlatih untuk mengalahkan kegelapannya diikuti dengan Mizore(AN: Tempat-nya sama saja dengan air terjun kebenaran. Soalnya tempat latihan Naruto itu beradaptasi atas apa yang dipikirkan oleh pengguna-nya. Karena Bee memikirkan air terjun kebenaran makanya tempatnya seperti air terjun kebenaran)

"Kenapa kau membawaku kesini sensei?" Tanya Naruto

"Nanti kau juga tahu gaki" Jawab Bee yang mulai masuk ke dalam gua untuk menuju ke ruangan khusus didalam gedung itu yang diberitahukan oleh Tenmei saat dia bertemu dengannya untuk mencari Naruto dan diikuti oleh Mizore dan Naruto

"Oh ya Bee-sensei… Aku memang akan berhadapan dengan Kyuubi secara langsung kan kali ini?" Tanya Naruto

"Tentu saja" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Apa kau takut?"

"Aku tidak takut pada apapun" Balas Naruto, kemudian dia melihat Mizore yang terus menundukkan kepalanya karena takut akan terjadi apa-apa pada Naruto. Melihat itu, Naruto pun berkata "Jangan cemas begitu, Yuki-hime… Aku akan baik-baik saja kok, ttebayo"

"I-Iya"

'Patung itu benar-benar seperti di air terjun kebenaran' Batin Bee saat melihat patung suci berbentuk kepala hewan yang lumayan besar, kemudian dia melanjutkan 'Ternyata benar kata Tenmei… Tempat ini beradaptasi dengan tempat yang dipikirkan penggunanya'

"Hei, sensei… " Panggil Naruto, kemudian Bee melihatnya dan Naruto pun berkata "Ada patung disitu… Apa yang harus aku lakukan?"

"Ok, karena tempat ini beradaptasi dengan air terjun kebenaran… Karena aku sebagai pengguna tempat ini memikirkan tempat itu, aku akan jelaskan" Balas Bee, kemudian dia melanjutkan "Kau akan berbicara dengan Kyuubi disini. Masuklah melalui lubang itu tapi hanya yang terpilih yang bisa memasukinya tanpa sisi jahat didalam hatinya"

"Jadi itu alasannya aku menjalankan tes pertama itu?" Tanya Naruto

"Iya" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Tapi seperti yang kau lihat… Kau tahu kan bahwa tempat ini sama seperti air terjun kebenaran di Elemental Nation? Jadi kau bisa samakan patung-patung tanpa kepala ini dengan patung yang berada disana"

"Kenapa Naruto-kun harus menyamakan patung-patung disini dengan patung ditempatmu Bee-sensei?" Tanya Mizore

"Karena nona Mizore. Karena patung diduniaku ini adalah Jinchuuriki Hachibi sebelumnya yang masih memiliki sedikit saja sisi jahat di hatinya… Sehingga pintu itu akan tertutup dan membuat kepala mereka terpisah dari tubuhnya

Gleeeekkkk

Naruto pun meneguk ludah karena takut akan perkataan Bee. Dia masih takut kalau sisi jahatnya masih ada yang menempel sedikit dan akan membaut dia checkmate… Apalagi ada Mizore yang berada didekatnya. Dia pun ingin mencoba dengan bunshin, tapi Bee berkata "Percuma, bunshin tidak akan berhasil…"

"Naruto-kun, bisa kau pikirkan ini baik-baik…" Ucap Mizore yang khawatir pada Naruto

"Maaf Yuki-hime, tapi ini kesempatan yang aku tunggu-tunggu. Aku tidak bisa mundur sekarang, aku tidak mau Kyuubi menyakiti kau dan Moka-hime karena aku menunda-nunda hal ini"

Naruto pun memberanikan dirinya untuk memasukkan setengah badannya kedalam patung itu. Mizore pun nafasnya terus memburu karena takut akan nasib kekasihnya itu, sedangkan Bee tetap menatap Naruto secara serius. Tapi tiba-tiba Naruto pun menjerit kesakitan dan membuat Mizore panic tapi Bee menahan tawanya

"Waaaaaaaaaaahhhhh" Teriak Naruto

"Naruto-kun!" Teriak Mizore, dia pun berusaha mengeluarkan Naruto secara paksa. Dia takut kalau kekasihnya ini kenapa-napa… Akhirnya Naruto pun berhasil dikeluarkan tapi kepalanya menghilang dan membuatnya berteriak "Oh, tidak… Naruto-kun!"

Naruto pun menarik bajunya dan berkata "BOOO! Hahaha, kau seharusnya lihat ekspresimu tadi Yuki-hime… Itu sangat lucu hahahaha. Lagipula aku tidak apa-apa kok didalam sana cuma ada suatu tombol untuk membuka pintu disana"

Jdduuaaaakkk

"Itttaaaiii!"

"Da-Dasar Naruto-kun baka! Kau tidak tahu apa… Aku sangat khawatir denganmu tahu! Kau malah memanfaatkan kekhawatiranku seperti itu, dasar menyebalkan!" Teriak Mizore yang sudah memukul puncuk kepala Naruto sampai Naruto nyunsep ke tanah

"Go-Gomen Yuki-hime" Balas Naruto

Sebuah dinding pun terbuka karena Naruto sudah menekan tombol di dalam lubang tadi, dan mereka bertiga pun masuk ke dalam tempat itu yang ternyata tempat berwarna tembok keputihan dan juga tempatnya sangat bersih. Melihat itu, Naruto pun melihat Bee dan berkata

"Jadi bagaimana aku bisa caranya aku berbicara dengan bola bulu itu?" Tanya Naruto

"Berkonsentrasilah seperti saat kau melawan kegelapanmu di dalam air terjun itu. Dan kau akan langsung berhadapan dengan Kyuubi" Jawab Bee

"Apa kau yakin?" Tanya Naruto

"Tentu saja, kau meragukanku?" Tanya balik Bee

"Tidak sensei" Jawab Naruto

"Oh ya… Apa kau tahu segel apa yang digunakan untuk menyegel Kyuubi?" Tanya Bee

"Kalau tidak salah itu adalah segel Hakke Fuin" Jawab Naruto

"Itu lebih hebat dari Tekko Fuin milikku. Apa kau punya kuncinya?" Tanya Bee

"Ya" Jawab Naruto, kemudian dia berkata pada Gamatora "Kau bisa keluar sekarang Gamatora?"

"Tentu" Balas Gamatora yang muncul dengan Sunshin diselbelah Naruto, kemudian dia berkata "Jadi apa yang ingin kau lakukan?"

"Bisa kau berikan kunci segel yang tou-chan pakai untuk menyegel Kyuubi?" Pinta Naruto

"Kau serius, Naruto?" Tanya Gamatora

"Aku akan mengalahkannya disini dan mengendalikan kekuatannya" Jawab Naruto

"Baka, bagaimana kalau kau gagal dan kau tidak bisa mengendalikannya. Kau tahu, Kyuubi akan kembali bangkit kan?" Tanya Gamatora

"Aku akan menguncinya disini… Lagipula percuma dia bangkit, toh dia juga tidak akan bisa kembali ke Elemental Nation kan?" Balas Bee

"Baiklah, Naruto… Tapi berhati-hatilah dan jangan sampai terbunuh, karena kau adalah Yogen no Ko" Ucap Gamatora, dan Gyuuki yang berada di tubuh Bee pun terkejut setelah mendengar kabar ini dan membatin 'Jadi benar dia anak yang dimaksud tou-sama?'

Gamatora pun memberikan kunci segelnya pada Naruto, kemudian dia berkata "Kalau begitu, aku pergi dulu dan kembali pada Fukasaku-sama dan Shima-sama. Jaa ne!

Naruto pun duduk bersila setelah melihat kepergian Gamatora, kemudian dia berkata "Aku siap, Bee-sensei"

Bee pun langsung menyatukan kepalan tangannya dengan kepalan tangan milik Naruto. Sedangkan Naruto, saat ini sudah berada di mindscapenya dan dia mulai berjalan ke penjara yang menahan Kyuubi karena segelnya sudah dilepas oleh Gamatora… Tapi sebelum itu, dia pun berhenti setelah mendengar Bee berbicara melalui pikirannya

"Naruto… Ini aku. Kau pasti sudah berada di dalam alam bawah sadarmu, jadi dengarkan baik-baik" Ucap Bee, kemudian dia berkata "Pertama, kau harus melawan Kyuubi dalam pikiranmu dan dapatkan dan kendalikan kekuatannya"

"Aku mengerti" Balas Naruto yang sudah melanjutkan jalannya dan dia pun bertemu Kuramayang shock saat melihatnya dan membuatnya berkata "Kenapa kau? Kau seperti habis melihat iblis saja?"

"Naruto, kau…" Ucap Kurama

"Apa?" Potong Naruto

"Mana dirimu yang sebenarnya? Aku tidak merasakannya?" Tanya Kurama

Naruto ingin membalas tapi suara Bee mengalir ke telinganya "Kau memang sudah mengalahkan kegelapanmu, tapi jangan santai dulu gaki. Emosi Kyuubi adalah kebencian besar yang memuncak"

"Aku telah melihat diriku yang sebenarnya" Balas Naruto, kemudian dia langsung berlari ke arah penjara yang menahan Kuramadan dia pun melepaskan kertas segel yang menutupi penjara milik Kurama 'Tinggal Hakke Fuin saja yang harus ku lepas…'

"Apa yang kau lakukan?" Tanya Kurama

"Lihat dan perhatikan" Balas Naruto

Naruto pun membuka segel Hakke Fuin dan berhasil melepaskannya dan membuat Kurama bangkit, dan dia langsung menyerang Naruto dan membuatnya terpental "Ugh…"

"Kau melakukan kesalahan besar gaki" Ucap Kurama

"Kunci chakranya dengan chakramu. Kau tidak akan bisa menguncinya sekaligus… Jika dipaksakan, maka kau akan terbius olehnya. Jika kita bisa mengambil chakranya, kita bisa menangkapnya. Gunakan chakramu untuk mengunci chakra Kyuubi untuk memotong dan menariknya keluar"

Kemudian muncul chakra milik Naruto yang menyerupai dirinya yang tiba-tiba saja keluar dari belakangnya. Dan Bee yang melihat Naruto butuh waktu untuk melakukan langkah berikutnya langsung menolong Naruto dengan menggunakan tentakel milik Gyuuki untuk menahan Kurama yang melesat ke arah Naruto

"Grrrrrr, sialan kau Hachibi!" Ucap Kurama yang melihat Naruto dibantu oleh saudaranya sesama Bijuu

"Tahan rubah itu dan satukan chakranya dengan chakramu. Maka, akan terjadi perang tarik menarik chakra antara kau dan Kyuubi" Ucap Bee

"Graaaaaawwwwlllll!" Teriak Kurama yang telah memberontak saat merasakan chakranya mulai terhisap oleh tentakel milik Gyuuki

"Sial… Aku berusaha untuk menolongmu, tapi ini cukup buruk Naruto. Didalam tubuhmu, aku tidak bisa mengeluarkan kekuatanku sepenuhnya. Benar-benar menyedihkan" Ucap Bee

"Sial, dia sangat kuat" Ucap Naruto yang melihat tentakel milik Gyuuki mulai terpotong-potong oleh chakra milik Kurama

"Naruto, ada yang harus kau dengar sebelum kau bertarung dengannya satu persatu" Ucap Bee, kemudian dia melanjutkan "Saat kau mencoba menarik keluar chakranya, maka dia akan menarikmu masuk ke dalam dirinya. Jika dia menarik semua yang kita punya dan chakra kita menipis… Kau tahu kan apa yang akan terjadi?"

"Jadi kau datang kesini untuk mengendalikan kekuatanku ya?" Tanya Kurama

'Aku tidak boleh mundur sekarang, demi Moka-hime, Yuki-hime, Yukari-chan, Gin, Tsukune, Kurumu, dan teman-temanku di Konoha… Aku tidak boleh kalah disini" Jawab Naruto, kemudian dia berkata dengan lantang "Lawan aku, Kyuubi!"

Kurama pun langsung menggunakan kesempatan untuk menyerang Naruto, tapi dia berhasil menghindari serangan Kurama. Kemudian Kurama pun merasakan chakra Gyuuki dan berkata "Rupanya kau dibantu oleh Hachibi juga ya gaki. Dan kau sebut kau ini adalah Jinchuuriki! Seharusnya kau malu!"

"Ini lah yang membuat para Jinchuuriki lain selain aku dan Bee-sensei tewas selain Gaara. Kalian terlalu mementingkan ego kalian masing-masing dan melawan Akatsuki karena kalian pikir bahwa kalian para Bijuu lebih hebat dari Akatsuki tanpa bantuan para Jinchuuriki lain. Kalau semua Jinchuuriki bekerja sama untuk melawan Akatsuki… Aku yakin kita pasti menang" Bantah Naruto

"Cih, bocah sepertimu tidak tahu apapun gaki" Ucap Kurama dengan nada marah

"Naruto, aku tahu ini sangat beresiko! Tapi kalau ini berhasil, kekuatannya akan menjadi milikmu. Lepaskan chakra Kyuubi itu dari pikirannya maka kau akan memiliki kekuatannya. Jangan biarkan kebenciannya memperngaruhi dirimu! Gunakan keyakinan yang kuat untuk menghalanginya agar kau tidak terpengaruh" Ucap Bee

"Aku mengerti sensei" Balas Naruto

Kurama pun langsung mengumpulkan chakra pada satu titik dan terbentuklah bola-bola kecil berwarna biru dan merah yang kemudian bergabung menjadi bola besar berwarna hitam. Bee yang melihat itu pun membatin 'Sial… Dia mulai mengeluarkan Bijuudama"

"Bijuudama!" Ucap Kurama yang menembakkan bola besar hitam itu ke arah Naruto

"AWAS NARUTO!" Teriak Bee, kemudian dia menggunakan tangan besar yang terbentuk dari tentakel Gyuuki

Booooooommmm

"Terima kasih Bee-sensei" Ucap Naruto yang melihat gurunya menggunakan kekuatannya untuk melindunginya dari serangan Kurama

"Grrrrrr, kau benar-benar sialan, Hachibi!" Teriak Kurama yang menahan marah karena serangannya digagalkan oleh Gyuuki

Tentakel itu pun berubah menjadi wajah Gyuuki, kemudian menghilang. Setelah itu Bee pun berkata "Aku sudah menahan serangan itu, tapi itu yang terakhir. Sisanya kau selesaikan sendiri, Naruto!"

"Aku mengerti. Terima kasih sensei, pasti dia sudah menghabiskan banyak chakra untuk serangan itu" Ucap Naruto yang menutup matanya, kemudian dia membuka matanya yang sudah berubah warna menjadi kuning dengan pola ( - ) dan berkata "Senjutsu!"

Naruto pun langsung melesat dengan Rasengan super besar terbentuk di tangannya, kemudian dia melesat ke arah Kuramadan berkata "Senpo: Chou-Oodama Rasengan!"

Duuuuuaaarrr

'Mustahil…' Batin Naruto yang Rasengan super besar miliknya ditahan oleh Kurama menggunakan salah satu ekornya. Naruto ingin melompat menjauh dari Kurama, tapi ada salah satu ekornya yang menerjangnya sampai terpental "Ugh…"

"Hahahahahaha…" Ucap Kurama yang sudah tertawa seperti maniak, kemudian dia melanjutkan "Kau pikir kau akan menang dariku, gaki!"

"Aku tidak akan bisa mengendalikan kekuatanmu jika aku tidak bisa mengalahkanmu Kyuubi, lagipula…" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Aku belum mau menyerah, Senpo: Kawazu Kumite!"

Naruto pun melesat ke arah Kurama dan berhasil menghindari beberapa serangan ekornya. Saat serangan terakhir ekornya mengarah ke arahnya, dia pun menangkap ekor itu dan berkata "Rasakan ini, bola bulu!"

Naruto pun membanting tubuh Kurama dengan keras dan dia pun terjatuh ketanah. Tapi itu belum selesai, Naruto pun melihat kedua bunshinnya siap dengan serangan lanjutan 'Waktu yang tepat, minna…'

"Futon: Rasenshuriken!"

Boooooommmmm

"Grrrrooooooaaarrrr!" Teriak Kyuubi yang terlempar karena serangan Naruto dan terjatuh dengan luka lumayan parah

"Sudah saatnya…" Ucap Naruto, kemudian dia mengambil kesempatan itu untuk mengambil chakra Kurama tapi dia sulit untuk mengambil chakranya dan membuatnya dalam kondisi susah payah "Ayo sialannn! Dia sudah tidak berdaya! Ini kesempatanku!"

Namun sayangnya itu tidak semudah yang Naruto pikirkan, ternyata seperti perkataan Bee… Selain menghisap chakra Kurama, dia juga menghisap emosi jahat dari tubuh Kurama dan membuatnya mendengar kebencian Kurama yang menghantuinya

"Aku benci mereka! Perih sekali! Aku ingin membunuh mereka semua! Tolong kami! Kenapa? Kau tidak ada disini? Biarkan saja? Aku benci semua hal tentang dirimu! Aku ingin balas dendam. Dia selalu saja, dia…"

"Sial, apa ini?" Tanya Naruto pada dirinya sendiri. Emosi Kurama telah menguasai tubuh Naruto. Dia hampir kehilangan kendali atas dirinya walaupun Kurama sudah bisa dikalahkannya

Bee dan Mizore pun terkejut saat melihat setengah tubuh Naruto sudah mulai berubah. Kebencian itu telah masuk dan menguasai setengah tubuh Naruto. Mizore yang khawatir pun berkata

"Bee-sensei, apa yang terjadi pada Naruto-kun?" Tanya Mizore dengan nada cemas

"Dia sedang dikuasai kebenciannya… Jika kebenciannya sudah menguasai seluruh tubuhnya, ini sangat buruk" Jawab Bee, kemudian dia membatin 'Jangan kalah bodoh… Ingat dua kekasihmu dan adikmu disini'

"Haah… Haah… Haah…" Ucap Naruto dengan nada terengah-engah

"Kau tidak akan bisa mengendalikanku! Kau hanyalah bagian kecil dari kebencianku pada dunia terkutuk ini, Naruto Uzumaki!" Ucap Kurama dengan nada meremehkan Naruto

Sedangkan Naruto saat ini diperlihatkan pada masa kecilnya saat dia harus melihat dirinya sewaktu kecil dan dicaci maki oleh para penduduk Konoha dan membuatnya berteriak "Kumohon, hentikan! To-Tolong aku, Bee-sensei, Yuki-hime, Moka-hime, Yukari-chan, Kakashi-sensei… Arrrrgggghhhhh!"

"Kebencian Kyuubi ternyata lebih besar daripada yang aku bayangkan. Ini sangat gawat, dia butuh bantuan lagi!" Ucap Bee

"Aku akan membantumu" Ucap Mizore yang sudah memegang tangan Naruto, dia merasakan kebencian cukup pekat dari dalam tubuh Naruto. Tapi dia berhasil mengendalikan diri dan menyalurkan Youki miliknya kedalam tubuh Naruto 'Bertahanlah Naruto-kun…'

Siksaan batin dikarenakan kebencian Naruto pun masih berlanjut, tapi dia merasakan aura nyaman yang berasal dari Mizore tapi itu masih belum cukup untuk mengalahkan kebencian Kurama dan membuatnya membatin 'Ini aura milik Yuki-hime… Tapi masih belum cukup'

"Naruto…" Panggil sosok wanita berambut merah yang tiba-tiba saja muncul dan membuyarkan penglihatan-penglihatan yang diberikan oleh Kurama

Naruto pun terkejut saat melihat sosok cantik berambut merah yang berada didekatnya, kemudian dia berkata "Siapa kau?" Apa yang kau lakukan disini? Dan bagaimana bisa kau mengetahui namaku?"

"Kau belum tahu ya. Coba tebak siapa aku ini, Naruto" Balas wanita itu dengan memberikan senyuman

"Jangan-jangan…"

"Hmmm… Ayo coba tebak!"

"Aha…" Ucap Naruto, kemudian dia menunjuk wanita itu dan berkata dengan lantang "Kau pasti wujud dari Kyuubi kan?"

"Hahahahahaa"

"Jangan tertawa begitu" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Jangan kira karena kau merubah wujudmu menjadi wanita, kau bisa mengelabuiku… Kyuubi!"

Bletaaakkk

"Bukan, ttebane" Ucap wanita itu sambil memberikan jitakan pada Naruto

'Huh, ttebane… Kenapa ini terdengar familiar' Batin Naruto sambil memegang kepalanya yang dijitak dengan keras oleh sang wanita berambut merah itu

'Are, sepertinya aku agak keras memukulnya' Batin wanita berambut merah itu, kemudian dia berkata "Aku suka cepat marah dan tidak sabaran sejak aku dilahirkan. Aku bicara seperti tadi jika sedang bersemangat. Aku sudah mencoba untuk menahannya, tapi mulutku tetap tidak bisa menahannya. Bagaimana denganmu? Aku harap kau tidak pernah mengatakan kata-kata seperti itu saat sedang bersemangat sepertiku ya, Naruto"

'Dia…' Batin Naruto yang sudah tahu pasti siapa orang didepannya itu, kemudian terjatuhlah air mata dari kedua mata Naruto dan dia memeluk wanita itu dan berkata "Kaa-chan!"

"Jadi kau sudah mengetahuinya?" Tanya wanita itu, tapi Naruto hanya memperdalam pelukannya karena dia sangat merindukan sosok yang sedang dipeluknya itu. Kemudian wanita itu pun tersenyum dan berkata "Iya, Naruto. Ini aku ibumu, ibu kandungmu. Uzumaki Kushina"

-To Be Continued-

Review:

Gilbert Ootsuki Eden: Bukan hanya sama Moka tapi hanya Mizore juga

Damrieo: Dia udah lumayan kuat kok. Dia kan bukan Akeno, vak. Ya belom, ikut pertemuan 5 Kage aja belum. Ini harem, NaruMokaMizo

Jono: Udh fix pairnya… Kalo enggak suka ya enggak usah baca aja ya, terimakasih. Note: Ini bukan canon, jadi jangan mentang-mentang Hinata canon pairnya harus sama Naruto terus

Uchiha Madara: Udah ketahuan tapi sama Mizore aja

Akuma no Arman: Sorry deh… Itu cuma agar Naruto tahu kalau penderitaan Bee lebih besar dari dia, dan dia lebih percaya diri ngelawan kegelapannya. Lagian perkataan Bee itu dari canon Motoi kan?

Piiipp: Ane buat tanda tangan Naruto itu sebelum dia pergi dari Konoha ke gunung Myoboku, so twist…

Donquixote D. Madara: Masih lama…

Yami Nugroho: Kalo kemampuan Naruto yang ente bilang ane bakal nambahinnya di post-war

Michael Gabriel: Ya sih, tapi ada twistnya

Hi no Ketsui: Hinata ada kekasihnya sendiri entar, tapi bukan Naruto

Hole in Heart: Bukannya bagus kalo Adventure lebih gede dari Romance. Kan Romance cuma selingan aja

Fumoriki: Pertarungan NaruKura sekarang, tapi baru sampe ketemu sama Kushina aja

Ayub Pratama 792: Dia tau kok, mamih Kushina know everything

Devan Boy Steln: Udah battle sama Kurama dan ketemu Kushina juga. Makanya itu Arashi enggak ngijinin Moka minum darahnya, karena kalau Moka menghisap darahnya… Dia akan melemah. Ya sih, harusnya Raikage… Dari kemarin juga scene Rosario mulu kan abis Bee kekirim ke dunia Rosario

Hyuuhi Ga Ara: Iya, tapi dia ketahuan sama Mizore di chap ini. Masih lama, dia ketahuannya abis dia hancur saat ngelawan Kuyou